p-Index From 2021 - 2026
11.546
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Mandatory (Match and Learn History) Card Game Untuk Meningkatkan Kemampuan Bernalar Kritis Pada Pembelajaran IPS Windika, Ivenna Salsa; Suprijono, Agus; Niswatin, Niswatin; Prastiyono, Hendri
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 3 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i3.55906

Abstract

Perkembangan Century 21th Skills atau kemampuan abad 21 menuntut seseorang untuk mampu berpikir secara kreatif dan kritis, hal ini bertujuan agar seseorang mampu memecahkan masalah dan mengambil keputusan dalam praktik kehidupan sehari-hari. Pendidikan memiliki peran penuh dalam membantu menumbuhkan kemampuan peserta didik dalam bernalar kritis yang salah satunya dapat ditumbuhkan melalui pembelajaran IPS dengan metode high order thinking skills yakni melalui proses belajar kritis-analitis. Penggunaan media pembelajaran merupakan salah satu cara dalam menciptakan suasana belajar interaktif yang terbukti mampu mendukung kemampuan kognitif peserta didik.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media Mandatory (Match and Learn History) Card Game yang layak, praktis, dan efektif untuk membantu meningkatkan kemampuan bernalar kritis pada pembelajaran IPS di kelas VIII SMP. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 30 Surabaya, dengan subjek penelitian dosen ahli media, dosen ahli materi, guru selaku praktisi pendidikan, dan peserta didik kelas VIII SMP Negeri 30 Surabaya selaku pengguna media.Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa media Mandatory Card Game memiliki tingkat kelayakan media sebesar 92% (sangat layak), kelayakan materi 91% (sangat layak), kepraktisan media sebesar 93% (sangat praktis), dan dinyatakan cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan bernalar kritis pada peserta didik kelas VIII dengan nilai sig (2-tailed) equal variances not asummed 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan pada kemampuan bernalar kritis peserta didik yang diberi perlakuan media Mandatory dan peserta didik yang tidak diberi perlakuan. Serta memperoleh skor n-gain 0,64 atau 64% dengan kriteria cukup efektif
Harmonisasi Agama Dan Budaya Masyarakat Candi Pari Studi Deskriptif Karakter Toleransi Dalam Aktivitas Budaya Bersih Desa Pratama, Cindy Arinda Diah; Suprijono, Agus; Sarmini, Sarmini; Niswatin, Niswatin
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 3 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i3.55979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harmonisasi agama dan budaya serta menggambarkan nilai karakter toleransi yang terkandung dalam prosesi aktivitas Budaya Bersih Desa yang dilakukan oleh masyarakat Candi Pari. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yang terbagi menjadi key informant dan informan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, serta menggunakan analisis data model Miles dan Huberman. Penelitian ini menggunakan teknik triangulasi guna memeriksa keabsahan data. Penelitian ini menggunakan teori interaksionisme simbolik dari Herbert Blumer. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai karakter toleransi terjadi melalui berbagai aspek kegiatan budaya seperti tumpengan dan gunungan, ritual keagamaan, seni dan musik tradisional seperti wayangan dan karawitan, serta kerja sama dalam acara-acara seperti pembuatan gunungan. Adanya Budaya Bersih Desa memunculkan nilai-nilai karakter seperti nilai moral, sosial, spiritual, estetika, sentimental. Melalui nilai-nilai tersebut, masyarakat Candi Pari belajar untuk menerima perbedaan dan hidup berdampingan dengan harmoni.
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Berpikir Induktif (Thinking Inductively) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Pembelajaran IPS Supriadi, Andika; Suprijono, Agus; Imron, Ali; Marzuqi, Muhammad Ilyas
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 3 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i3.56197

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah kunci dari kehidupan, pendidikan menjadi sektor vital demi memajukan sebuah negara, negara yang maju dapat dinilai dari tingkat kependidikan dari bangsanya. Era pendidikan tak luput dari berjalannya waktu demi waktu, terlebih di era globalisasi saat ini berbagai kompetensi diperlukan demi memenuhi kebutuhan dalam kehidupan nyata, salah satu kompetensi yakni 4C, (Critical Thinking, Creative Thinking, Collaboration, and Communication). Sehingga dalam kebutuhannya, sektor pendidikan menjadi peran penting dalam memenuhi keterampilan yang dimiliki oleh para peserta didik guna memenuhi kebutuhan di dalam kehidupan setelah sekolah. Sehingga dalam pengelolaan model pembelajaran guru dituntut untuk dapat berinovasi dan berkreativitas dalam mengembangkan model pembelajaran Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Quasi Eksperimental Design dengan model Non-equivalent Control Group Design. Dengan menggunakan sampel Peserta Didik kelas VIII E dan F SMP Muhammadiyah 2 Taman. Yang mana kelas VIII-F sebagai kelas eksperimen dan VIII-E sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang peneliti gunakan adalah nonprobability sampling yang berjenis cluster sampling purposive dengan pertimbangan tertentu. Berdasarkan pada uji hipotesis yang telah dilakukan penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh penggunaan model pembelajaran berpikir induktif (Thinking Inductively) terhadap kemampuan berpikir kritis pada peserta didik berdasarkan pada uji Mann Whitney. Dari hasil uji Mann Whitney didapatkan nilai Sig. 0,000 sehingga Ha dapat diterima. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berpikir induktif berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kirtis pada peserta didik
STUDI DESKRIPTIF PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TEMA KEWIRAUSAHAAN PADA KELAS VII Khasanah, Luthfiyatul; Khotimah, Kusnul; Suprijono, Agus; Imron, Ali
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 3 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i3.56361

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi dari pelaksanaan P5 di UPT SMPN 2 Gresik pada tema kewirausahaan dari perencanaan, pelaksanaan, hingga hasilnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengambilan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kelas VII-D menjadi sasaran sampel penelitian ini dengan total peserta didiknya sebesar 32 anak. Berdasarkan hasil temuan peneliti, perencanaan terdiri dari pembentukan tim fasilitator; mengidentifikasi kesiapan satuan pendidikan; menentukan dimensi, tema dan alokasi waktu; menyusun modul; dan merancang pelaporan proyek. Dan pelaksanaan dilakukan dengan 12 kali pertemuan dengan alur aktivitas menginspirasi, menciptakan, dan mendedikasikan. Dan hasil penelitian ini, pada sub elemen kerja sama sebanyak 13 peserta didik termasuk sangat berkembang, 13 lainnya masuk pada berkembang sesuai harapan, dan 6 lainnya masuk pada mulai berkembang. Pada sub elemen kordinasi sosial, semua masuk pada kategori berkembang sesuai harapan. Sub elemen mengajukan pertanyaan ada 26 peserta didik masuk pada kategori berkembang sesuai harapan dan 6 lainnya termasuk mulai berkembang. Dan pada sub elemen mengolah informasi, 19 peserta didik masuk pada berkembang sesuai harapan dan 13 lainnya masuk pada sangat berkembang. Dalam sub elemen gagasan dan karya orisinil mendapatkan 25 peserta didik yang masuk kategori berkembang sesuai harapan dan 7 lainnya masuk pada mulai berkembang. Dan pada sub elemen berpikiran luwes dalam mencari solusi sebanyak 13 orang masuk pada kategori mulai berkembang, 13 orang berkembang sesuai harapan, dan 6 sisanya masuk pada sangat berkembang. Bisa diambil kesimpulan bahwa penanaman karakter profil pelajar pancasila di UPT SMPN 2 Gresik sudah terwujud melalui P5 tema kewirausahaan.
Pengembangan Media Pembelajaran Returra (Rembukan Kultur Nusantara) Card Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa KKO Pada Pembelajaran IPS Di SMPN 2 Sidoarjo Artatila, Mayangsari; Suprijono, Agus; Imron, Ali; Riyadi, Riyadi
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 3 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i3.56371

Abstract

Pengembangan Media Pop-up Book dengan Model ADDIE untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII di UPT SMPN 9 Gresik Maghsyuroh, Risdyah Khurum; Utami, Wiwik Sri; Suprijono, Agus; Marzuqi, Muhammad Ilyas
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 4 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i4.56498

Abstract

Strategi Penerapan Pembelajaran IPS Berdiferensiasi Dalam Kurikulum Merdeka Di SMPN 31 Gresik Nurasita, Putri Intan; Riyadi, Riyadi; Suprijono, Agus; Marzuqi, Muhammad Ilyas
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang lahir saat pandemi Covid-19 di Indonesia. Kurikulum Merdeka diperkenalkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel dan juga berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter serta keterampilan peserta didik. Kurikulum merdeka lebih memberi ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki. Pembelajaran berdiferensiasi ini memiliki kesinambungan yang kuat dengan kurikulum merdeka yang saat ini sedang dilaksanakan. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan jawaban dari tujuan kurikulum merdeka yakni menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Strategi Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Kurikulum Merdeka di UPT SMPN 31 Gresik . Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pada penelitian ini, peneliti menjadi subyek yang terjun langsung melaksanakan strategi penerapan pembelajaran berdiferensiasi sebagai wujud implementasi kurikulum merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam pembelajaran IPS dengan menerapkan tiga elemen (konten, proses, produk) mampu memberikan pembelajaran yang menyenangkan dan dapat mengembangkan kreativitas peserta didik. Melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi peserta didik merasa diberikan ruang untuk mengekspresikan bakat dan kemampuannya.
PEMAKNAAN PESERTA DIDIK SEBAGAI PEMAIN KESENIAN BESUTAN JOMBANG (Studi Kasus di SMPN 2 Megaluh) Setiawan, Wahyu; Segara, Nuansa Bayu; Suprijono, Agus; Imron, Ali
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 4 No. 2 (2024): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v4i2.59568

Abstract

Penelitia ini bertujuan untuk mengkaji pemaknaan kesenian besutan pada para pemain kesenian besutan yaitu siswa-siswi SMPN 2 Megaluh Jombang. Penelitian ini merupakan penlitian kualitatif dengan menggunakan metode deskripsi, teori yang digunakan ialah teori interaksi simbolik sebagai pisau analisis. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumetasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengn menggunakan tujuh informan. Hasil dari pengumpulan data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data sesuai dengan miles, hurberman dan George Herbert Mead. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesenian besutan sebagai bentuk komunikasi ritual difungsikan sebagai tempat untuk merukunkan lingkungan sekitar peneguhan kepercayan bersam, penghormatan leluhur, permohonan kesalamatan dan menjauhkan dari mara bahaya. Kesenian besutan masih jarang dilestarikan meski tempat asal berada dikabupaten jombang. Mekipun dalam makna serta filososi yang terkadung dalam kesenian besutan banyak sekali nilai-nilai yang selaras dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini juga menemukan bahwa terdapat simbol-simbol yang sarat akan makna. Pada prosesnya terdapat pemakanaan berbeda-beda dari setiap individu tergantung dari latar belakangnya. Meskipun dari penjelasan yang didapat dari narasumber terdapat upaya untuk menghormati pemahaman yang telah disepakati bersama.
Studi Eksplorasi Tradisi Mendhak Sanggring Untuk Pengembangan Profil Pelajar Pancasila Yudianto, Galang Rizqullah; Setyawan, Katon Galih; Suprijono, Agus; Prastiyono, Hendri
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai yang terkandung dalam Tradisi Mendhak Sanggring di Desa Tlemang, Lamongan untuk pengembangan Profil Pelajar Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diambil melalui pengamatan langsung dan wawancara mendalam. Penelitian ini mengambil dua informan penting melalui teknik purposive. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis interaktif dengan penyajian data dalam bentuk deskriptif naratif. Hasil penelitian ini menjelaskan rangkaian kegiatan dilakukan selama 4 hari serta didapatkan 7 acara inti dari tradisi Mendhak Sanggring dengan berbagai ritual dan simbol yang mengandung nilai dan makna di dalamnya. Dari rangkaian upacara, ritual dan simbol-simbol yang digunakan mampu diindentifikasi nilai dan maknanya, maka dapat diinternalisasikan dalam pengembangan program Profil Pelajar Pancasila. Nilai dan makna yang terungkap sesuai dengan dimensi pada Profil Pelajar Pancasila yaitu Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, Mandiri, Bergotong Royong, Berkebhinekaan Global, dan Bernalar Kritis. Sehingga tradisi mendhak sanggring dapat dijadikan sarana dalam penguatan karakter siswa melalui program Profil Pelajar Pancasila yang dicakupkan kedalam tema besar kearifan lokal dan menyesuaikan dimensi, elemen dan sub-elemen di dalam Profil Pelajar Pancasila.
Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Berbasis Demokrasi Deliberatif Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VII Pada Mata Pelajaran IPS Di SMPN 25 Surabaya Rendianto, Fakrul Aldi; Suprijono, Agus; Khotimah, Kusnul; Sarmini, Sarmini
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran IPS harus mampu mengoptimalkan keterampilan sosial didalamnya. Penerapan pembelajaran kooperatif berbasis demokrasi deliberatif memiliki urgensi yang tinggi untuk siswa mencari solusi dan penyelesaian permasalahan sendiri, sehingga kemampuan pemecahan masalah peserta didik dapat ditingkatkan.Tujuan dari penelitian ini menjelaskan pengaruh pembelajaran kooperatif berbasis demokrasi deliberatif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMPN 25 Surabaya.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 25 Surabaya. Sampel dalam penelitian ini meliputi kelas eksperimen dan kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar. Teknik analisis data dilakukan dengan langkah uji validitas dan reliabilitas instrumen soal tes hasil belajar, kemudian dilakukan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil analisis hasil uji hipotesis menggunakan Paired Sample T Test menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) adalah 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif berbasis demokrasi deliberatif berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII SMPN 25 Surabaya. Kesimpulan bahwa ada pengaruh pembelajaran kooperatif berbasi demokrasi deliberratif terdapat peningkatan hasil yang dikategorikan baik, perihal ini diketahui nilai akhir pembelajaran siswa kelompok eksperimen 83 dan kontrol 73.
Co-Authors , LINDRIASTUTI ., Sarmini A, Dhimas Adityasmara, Dhimas Afifah , Silvi Nur Afifah, Silvi Nur Agustin, Sylvia Ali Imron AMINUDDIN KASDI Anindita Surya Mahanani Anindya, Salsa Anis Nurhayati Annas Waladul Mufid, M. Khoirul Ariani Hesti Wulan Arif, Syahrizal Artatila, Mayangsari Bayu Kristianto, Yosua BAYU SEGARA PUTRA, GEDE Billadina, Azharia Aghni Budi Utomo, Anang CORRY LIANA Damayanti, Tifani Aviva Defit Ekawati Dewi Saraswati Dhimas Adhityasmara Dias Alvy Pratama Djahilape, Sari R. DWI MEKARSARI, RIRIS Dyah Pratiwi, Arini DZATIYAH HUDA, MAHBUB Eka Susanti Eka Susanti Hanhadyanaputri EM, Uning Riningsih Ervina Halit Fahmi, Muhammad Qoiri Faiza, Maya Nurani GURNIWAN KAMIL PASYA, GURNIWAN KAMIL H.P., Eka Hanandi, Afwin Hanhadyanaputri, Eka Susanti Hanugalih Hanugalih, Hanugalih Harmanto Harmanto Harmanto Harmanto Harmanto Harni Pebriani, Tris Harni, Tris HENDRA SUKMANA, RAHMADHANI HENDRATNO Henri Perwira Negara, Henri Perwira Hesti W, Ariani Hesti W.S, A.Ariani Hesti Wulan S, A. Ariani Hesti Wulan S., A. Ariani Hesti Wulan, Hesti Hidayat, Rachmad Agus Indah Sulistyarini Indari INDARTI Indra Tejamukti Intan Martha Cahyani, Intan Martha Izzatul Fajriyah, Izzatul Jacky, M Jacky, M Jon Abraham Lalang Yame Katon Galih Setyawan Ketut Prasetyo Khakim, Moh Lukman KHASANAH, ISWATIN Khasanah, Luthfiyatul Kresnawati, Yani Kurnia Imtichatus Sholichah Kusni Kusni Kusnul Khotimah Lestari, Fajar Wulan Lina Roesmawati Listyaputri, Dinar Rizky Luthfiyatin, Luthfiyatin M Jacky M Jacky M. JACKY M. Jacky M. Turhan Yani Maghsyuroh, Risdyah Khurum Mahanani, Anindita Surya Maharani, Ika MALIK HADI PRAJA, NUR Martha C, Intan Martha Cahyani, Intan Marzuqi, Muhammad Ilyas Maskur, Rini Maulana, Yudistira Rizki Maya Nurani Faiza Melisa Melisa Mohamad Sulthoni Mufid, M. Khoirul Annas Waladul Muhammad Qoiri Fahmi Muhammad Turhan Yani Muttaqien, Arif Rahman Na'imah, Zaidatun Nabilah, Shafa Rizqi Nandawati, Almania Nasution, Nasution Nia Dewi Kumalasari NINDA LAILATUL FAIDA, PUTRI Niswatin Nuansa Bayu Segara Nugroho Hari Purnomo NUR AFIFAH, IMROATUN Nur Afifah, silvi NUR AINI, SHEERLY Nur Azizah Dwiyani NUR TARSILA, HANIF Nur Zakiyatul Fakhiroh Nurasita, Putri Intan NURHAMIDIN, FAUZAN Nurhayati, Anis Pebriani, Tris Harni Prasetya , Sukma Perdana Prastiyono, Hendri Prastyono, Hendri Pratama, Cindy Arinda Diah PUJI RAHAYU, EGA Purwadi, Sarosa Purwantini, Dety PUTRI HIDINIA, DELLA Rachmad Agus Hidayat Raden Mohamad Herdian Bhakti Rendianto, Fakrul Aldi Rendy A.P, Dwi Bagus Rininingsih, Uning Riyadi Riyadi Rizky L, Dinar Roesmawati, Lina Roesminingsih Roesminingsih Roesminingsih, Roesminingsih Rusmi, Salsabila Rafidah Ulfah Salsa Anindya Salsabila, Tiara Inas Sarmini Sarmini Sarmini Sarmini Sarmini Selta Agatha Z, Vicky SEPTINA ALRIANINGRUM Setyawan, Achmad Dicky Setyawan, Katon Galih Setyawan, Katon Galih Setyo Trisnadi Sindy Dwi Jayanti Siti Masruroh Sri Mastuti Sugeng Harianto SUGENG HARIANTO Sukma Perdana Prasetya Sulistiani, Dian Sulthoni, Mohamad Sumarno . Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Supriadi, Andika Susanti Hanhadyanaputri, Eka Susanti Hp, Eka Suwarmi Suwarmi Suwarmi, Suwarmi Syahrizal Arif Syamsul Arifin Syawaldi, Rizky Bilal Tejamukti, Indra Trisa, Yosi Trisa, Yosi W, Ariani Hesti Wahyu Setiawan Waspodo Tjipto Subroto Windika, Ivenna Salsa Wisnu Wisnu wisnu wisnu, wisnu Wisnu, Mr Wiwik Sri Utami Wulan S., A. A. Hesti YOGA YULIYANTO, AFIF Yosi Trisa Yosi Trisa Yudianto, Galang Rizqullah Yuliatin yuliatin Yuliatin Yuliatin Yullia Susilaningtyas