p-Index From 2021 - 2026
13.225
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SAINS MEDIKA : JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Ilmu Administrasi Publik Avatara Paramita: Historical Studies Journal Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Al-Kimia ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Basicedu JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Jurnal Artefak International Journal for Educational and Vocational Studies Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran The Indonesian Journal of Social Studies Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Syntax Transformation Jurnal Tinta: Jurnal Ilmu Keguruan dan Pendidikan Inteligensi : Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Farmasi SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal DiMas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Media Farmasi Indonesia Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Basicedu Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Ezra Science Bulletin International Journal of Emerging Research and Review PUNDIMAS: Publikasi Kegiatan Abdimas Jurnal Akademika Kimia Journal of Education Technology and Inovation EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Abisatya Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan Media Interaktif Berbasis Video Animasi Terhadap Capaian Pembelajaran Kognitif Siswa Pada Mata Pelajaran Ips Kelas VII SMPN 28 Surabaya Jingga Ayu Pitaloka; Agus Suprijono; Sukma Perdana Prasetya; Muhammad Ilyas Marzuqi
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya capaian pembelajaran kognitif siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) akibat dominannya metode pembelajaran konvensional berbasis ceramah dan media presentasi statis yang kurang mampu mengakomodasi kebutuhan belajar siswa. Media interaktif berbasis video animasi dipandang sebagai alternatif strategi pembelajaran yang mampu menyajikan materi secara visual, dinamis, dan komunikatif sehingga dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan media interaktif berbasis video animasi terhadap capaian pembelajaran kognitif siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMPN 28 Surabaya.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental model Nonequivalent Control Group Design, melibatkan kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran menggunakan video animasi dan kelas kontrol yang mendapat pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik parametris untuk mengetahui perbedaan capaian pembelajaran sebelum dan sesudah perlakuan serta signifikansi pengaruh media video animasi terhadap hasil belajar siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan capaian pembelajaran kognitif yang signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Perbedaan peningkatan tersebut mengindikasikan bahwa penggunaan media interaktif berbasis video animasi berpengaruh secara positif terhadap capaian pembelajaran siswa, karena mampu membantu siswa memahami konsep abstrak dalam IPS melalui tampilan visual yang konkret, menarik, dan mudah diingat. Temuan penelitian ini membuktikan bahwa integrasi media video animasi dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar IPS, serta relevan diterapkan di era digital untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna.
RASIONALITAS KOMUNIKATIF DALAM DISKUSI PEMBELAJARAN SEJARAH SEBAGAI RUANG PUBLIK MINI Vito Cahya Misran; Agus Suprijono
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.12160

Abstract

ABSTRACT History education plays an important role in fostering students’ critical thinking and democratic attitudes through dialogue and the exchange of ideas. Previous studies on discussion-based learning have primarily focused on learning outcomes and critical thinking skills, while research examining classroom discussions in history learning through the lens of Jürgen Habermas’s communicative rationality, particularly in vocational high schools, remains limited. This study aims to analyze the practice of communicative rationality in history learning discussions among students of class XI TKJ 2 at SMK Antartika Surabaya. The research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observations, interviews, and documentation and were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings indicate that history learning discussions reflected several dimensions of communicative rationality, particularly freedom of expression, openness to different viewpoints, and the use of argumentation to achieve mutual understanding, which emerged as the most dominant characteristics during classroom interactions. However, unequal student participation and the persistence of teacher authority structures remained obstacles to achieving an ideal speech situation. This study contributes to extending the application of Habermas’s communicative rationality theory in history education by demonstrating how classroom discussions can function as democratic learning spaces that encourage participation, dialogue, and consensus-building. The findings highlight the importance of creating more inclusive discussion practices to strengthen democratic values and communicative competence in history learning. ABSTRAK Pembelajaran sejarah memiliki peran strategis dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan sikap demokratis peserta didik melalui proses dialog dan pertukaran gagasan. Meskipun berbagai penelitian telah mengkaji metode diskusi dalam pembelajaran sejarah, sebagian besar masih berfokus pada peningkatan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis, sedangkan kajian yang menganalisis praktik diskusi pembelajaran sejarah menggunakan perspektif rasionalitas komunikatif Jürgen Habermas, khususnya pada konteks Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik rasionalitas komunikatif dalam diskusi pembelajaran sejarah di kelas XI TKJ 2 SMK Antartika Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik diskusi pembelajaran sejarah telah mencerminkan karakteristik rasionalitas komunikatif melalui kebebasan menyampaikan pendapat, keterbukaan terhadap argumentasi yang berbeda, serta upaya mencapai kesepahaman secara rasional yang menjadi aspek paling dominan dalam interaksi pembelajaran. Namun demikian, ketimpangan partisipasi peserta didik dan dominasi otoritas guru masih menjadi kendala dalam mewujudkan komunikasi yang sepenuhnya setara. Temuan ini menegaskan bahwa kelas sejarah berpotensi menjadi ruang dialog demokratis yang mendukung terbentuknya budaya komunikasi partisipatif, sekaligus memperluas penerapan teori rasionalitas komunikatif Habermas dalam kajian pendidikan sejarah. Penelitian ini juga memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan strategi pembelajaran sejarah yang lebih dialogis, reflektif, dan berorientasi pada penguatan nilai-nilai demokrasi di sekolah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VCT TERHADAP RASIONALITAS KOMUNIKATIF DALAM MENILAI SEJARAH KONTROVERSIAL DI SMA Anindya Rukmamaya Argiyanti; Agus Suprijono
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.12212

Abstract

The low communicative rationality of students in controversial history learning is often caused by the lack of argumentative dialogue spaces in the classroom. This study aims to analyze the differences in students' communicative rationality skills between those taught using the Value Clarification Technique (VCT) model and Problem-Based Learning (PBL), as well as to measure the magnitude of the VCT model's influence in assessing the controversial history of Romusha. This quantitative research utilized a quasi-experimental method with a Non-Equivalent Control Group Design. The sample was selected via purposive sampling, establishing class XI.3 (31 students) as the experimental group using the VCT model and class XI.1 (29 students) as the control group using the PBL model at SMA Ta'miriyah Surabaya. Data were collected through a triangulation of quantitative data collection methods, namely a self-assessment questionnaire as the primary instrument and a structured observation sheet as supporting data, to strengthen the validity of measuring communicative rationality. The Independent Samples T-test hypothesis testing revealed a significant difference in communicative rationality skills between the two groups, thereby accepting Ha. The effect size test using Cohen’s d yielded a value of 0.61, categorized as a medium effect. The VCT model proved effective in reinforcing Habermas's validity claims, particularly truth and comprehensibility, although the sincerity claim recorded the lowest increase due to the dynamics of students' social conformity in the field. In conclusion, the VCT model has a significant and more optimal effect on enhancing students' communicative rationality compared to the PBL model. ABSTRAK Rendahnya rasionalitas komunikatif peserta didik dalam pembelajaran sejarah kontroversial sering kali disebabkan oleh minimnya ruang dialog berbasis argumentasi di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kemampuan rasionalitas komunikatif peserta didik antara yang dibelajarkan dengan model Value Clarification Technique (VCT) dan Problem Based Learning (PBL), serta mengukur besar pengaruh model VCT dalam menilai sejarah kontroversial Romusha. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi-experiment) dengan desain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel dipilih melalui teknik purposive sampling, menetapkan kelas XI.3 (31 peserta didik) sebagai kelas eksperimen dengan model VCT dan kelas XI.1 (29 peserta didik) sebagai kelas kontrol dengan model PBL di SMA Ta'miriyah Surabaya. Data dikumpulkan melalui triangulasi metode pengumpulan data kuantitatif, yaitu kuesioner self-assessment sebagai instrumen utama dan lembar observasi terstruktur sebagai data pendukung, guna memperkuat validitas pengukuran rasionalitas komunikatif. Hasil uji hipotesis Independent Samples T-test menunjukkan perbedaan yang signifikan pada kemampuan komunikasi rasional antara kedua kelompok, sehingga Ha diterima. Hasil uji effect size menggunakan Cohen’s d diperoleh nilai 0,61 yang termasuk dalam kategori pengaruh sedang (medium effect). Model VCT terbukti efektif memperkuat klaim validitas Habermas, khususnya klaim kebenaran (truth) dan kejelasan (comprehensibility), meskipun klaim kejujuran (sincerity) mencatatkan peningkatan paling rendah akibat adanya dinamika konformitas sosial peserta didik di lapangan. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa model VCT berpengaruh secara signifikan dan lebih optimal meningkatkan rasionalitas komunikatif peserta didik dibandingkan model PBL.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Artificial Intelligence terhadap Kemampuan Berpikir Ilmiah Peserta Didik SMPN 8 Gresik pada Pembelajaran IPS Pirana Rachma Sari; Agus Suprijono; Nuansa Bayu Segara
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 12 No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v12i2.34230

Abstract

Education is an important and useful thing in improving the standard of human life; through education, participants can improve skills that lead to a changing learning process. Education in the 21st century requires a transformation of learning that fosters deeper engagement with knowledge and encourages adaptive problem-solving. One of the skills that needs to be developed in Social Studies learning is scientific thinking ability. The inquiry-based learning model is one of the student-centered learning models that sharpens thinking skills through exploration and problem-solving. Artificial intelligence is a technology that helps students in learning, so that students can easily obtain information. This study aims to analyze the effect of the Artificial Intelligence (AI)-assisted guided inquiry learning model on the scientific thinking skills of eighth-grade students at Junior High School 8 Gresik. This research uses a quantitative approach with a non-equivalent control group experimental design. Data was collected through pretests and posttests, as well as observation sheets, and then analyzed using statistical tests. The research results indicate that the application of the Artificial Intelligence-assisted guided inquiry learning model significantly impacts the improvement of students' scientific thinking abilities. This model is effective in promoting scientific inquiry, analysis, inference, and argumentation activities in social studies learning.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PENGEMBANGAN LKS LITERASI SEJARAH TINGKAT SMA/MA DI SURABAYA Sri Mastuti; Agus Suprijono; Corry Liana; Riyadi Riyadi; Dinar Rizky L
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 1 (2023): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v1i1.20081

Abstract

Abstrak Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring) di Prodi Pendidikan Sejarah FISH Unesa. Peserta luring sebanyak 30 orang merupakan alumni Prodi Pendidikan Sejarah yang mengajar mata pelajaran Sejarah di SMA/MA di Surabaya dan Sidoarjo, sementara 40 peserta yang mengikuti secara daring merupakan alumni yang berdomisili di kota-kota Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Madura. Materi yang diberikan adalah pengembangan instrumen penilaian non tes berupa LKS yang berliterasi sejarah. Pelatihan ini berguna bagi guru mata pelajaran sejarah dalam melatihkan dan menumbuhkan kesadaran sejarah siswa serta untuk mengembangkan penilaian non kognitif siswa. Melalui LKS berliterasi sejarah akan menumbuhkan minat dan ketertarikan belajar sejarah. Dengan demikian guru dapat memantau kendala yang dihadapi siswa dan melakukan upaya untuk mengatasinya. Dampak yang diperoleh guru dari kegiatan tersebut adalah meningkatnya kompetensi guru dalam mengembangkan penilaian non tes (LKS) yang berliterasi sejarah.
PELATIHAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS LUMIO BAGI GURU SEJARAH JAWA TIMUR Sri Mastuti; Agus Suprijono; Corry Liana; Riyadi Riyadi; Septina Alrianingrum; Dinar Rizky Listyaputri; Izzatul Fajriyah
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 3 No. 1 (2025): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v3i1.35786

Abstract

Keberadaan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru.Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, seorang guru harus memahami dan memiliki kemampuan Pengetahuan Pedagogi Konten Teknologi (TPCK) di dalam dirinya. Berkaitan dengan Pengetahuan Konten Pedagogis (PCK), yang terdiri dari pengetahuan konten dan pengetahuan pedagogis yang seharusnya dimiliki oleh seorang guru, pemerintah Republik Indonesia sebenarnya telah mengatur hal tersebut melalui Peraturan Pemerintah Nomor.74 tahun 2008. Pada rumusan Peraturan Pemerintah tersebut, salah satunya adalah bahwa seorang guru harus menguasai dan menggunakan teknologi dalam pembelajarannya. Kompetensi tersebut ditingkatkan melalui Kurikulum Merdeka yang telah mewajibkan penggunaan sumber-sumber belajar digital dalam pembelajaran yang disusun oleh para guru. Berdasarkan hal tersebut, sudahkah para guru menggunakan aplikasi digital dalam pembelajarannya? Oleh karena sangat pentingnyaa, penguatan literasi digital dalam hal pemanfaatan aplikasi digital untuk pembelajaran sejarah, maka pelatihan penggunaan ekosistem Lumio untuk mengembangkan inovasi pembelajaran sejarah bermanfaat secara signifikan meningkatkan ketrampilan guru dalam penggunaan tehnologi digital.Habituasi guru dalam penggunaan tehnologi cukup tinggi yaitu 85,4, tetapi dalam hal  penggunaan aplikasi pembelajaran terintegrasi hampir tidak ada. Karena itu untuk lebih menguatkan literasi digital guru sejarah maka dilakukan pelatihan pemanfaatan aplikasi Lumio untuk pembelajaran sejarah. Pelatihan dirancang dengan menggunakan model hybrid (in-house/off-site training dan online/virtual training), yang terdiri dari dua sesi pertemuan dan satu sesi penugasan. Sesi pertama dilakukan tes diagnostic ekosistem digital untuk mengetahui seberapa jauh literasi digital guru. Kemudian dilanjutkan pemaparan materi pemahaman konsep dan materi ekosistem digital. Pertemuan kedua diisi dengan perancangan penyusunan inovasi perangkat pembelajaran digital. Dan sesi ketiga berupa kegiatan penugasan yang dilaksanakandibawah bimbingan, dengan hasil akhir berupa inovasi perangkat pembelajaran digital yang terintegrasi dengan platform Lumio. Hasil pelatihan menunjukkan, para guru sejarah berhasil menyusun perangkat pembelajaran digital yang inovatif secara mandiri. Para guru mencapai keberhasilan dalam membuat desain kelas dan pembelajaran sejarah di aplikasi Lumio dengan cara mengisi perpustakaan Lumio dengan bahan ajar, materi ajar, dan asesmen. Dengan demikian para guru sejarah berhasil memanfaatkan aplikasi Lumio untuk pembelajaran sejarah.
PENGARUH METODE SIMULASI PARLEMEN PADA MATERI SUPERSEMAR DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH TERHADAP KEMAMPUAN DELIBERATIF SISWA Nur Azizah; Agus Suprijono
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.13450

Abstract

ABSTRACT Deliberative competence is an essential outcome of history education because it equips students to construct reasoned arguments, engage in constructive dialogue, and make decisions through collective consideration. Nevertheless, history instruction remains largely teacher-centered, limiting opportunities for students to debate, exchange perspectives, and develop shared decision-making skills, particularly in learning about the Supersemar event. This study examines the effectiveness of the parliamentary simulation method in strengthening students' deliberative competence at SMKS Sejahtera Surabaya. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental design with a nonequivalent control group. The participants comprised 52 students selected through purposive sampling, including 26 students in the experimental class and 26 in the control class. Data were collected through tests, questionnaires, observations, and documentation, and subsequently analyzed using normality and homogeneity tests, an Independent Samples t-test, and Cohen's d effect size analysis. The findings revealed a highly significant difference between the two groups, with a significance value of 0.000 (p < 0.05). Moreover, the intervention demonstrated a large effect size, indicated by a Cohen's d value of 1.7. These results suggest that the parliamentary simulation method effectively enhances students' ability to analyze historical issues, formulate rational arguments, and reach collective decisions, making it a promising instructional strategy for promoting active participation and strengthening democratic competencies in history learning. ABSTRAK Pembelajaran sejarah tidak hanya ditujukan untuk memperluas pemahaman terhadap peristiwa masa lalu, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk membangun kemampuan berdialog, menyusun argumentasi yang berlandaskan alasan, dan menghasilkan keputusan melalui proses musyawarah. Kondisi tersebut belum sepenuhnya terwujud karena proses pembelajaran masih cenderung berorientasi pada penyampaian materi oleh guru, sehingga interaksi deliberatif peserta didik, terutama pada pembahasan materi Supersemar, belum berkembang secara optimal. Penelitian ini mengkaji efektivitas penerapan metode simulasi parlemen dalam memperkuat kemampuan deliberatif peserta didik di SMKS Sejahtera Surabaya. Kajian dilaksanakan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui rancangan quasi-experimental dengan desain nonequivalent control group. Sebanyak 52 peserta didik dipilih melalui purposive sampling dan dibagi ke dalam kelas eksperimen (26 peserta didik) serta kelas kontrol (26 peserta didik). Pengumpulan data memanfaatkan tes, angket, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, Independent Samples t-test, dan perhitungan effect size Cohen's d. Analisis menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan antara kedua kelompok dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05). Besarnya pengaruh perlakuan juga tergolong tinggi, ditunjukkan oleh nilai Cohen's d sebesar 1,7. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa simulasi parlemen mampu memperkuat kemampuan peserta didik dalam menganalisis persoalan, menyampaikan argumentasi secara rasional, serta merumuskan keputusan bersama, sehingga layak dipertimbangkan sebagai strategi pembelajaran sejarah yang mendukung partisipasi aktif dan pengembangan kompetensi demokratis.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS) MELALUI GOOGLE SITES UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL SISWA KELAS VIII SMPN 23 SURABAYA Fery Ardiansyah Muzaki; Sukma Perdana Prasetya; Agus Suprijono; Hendri Prastiyono
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan dan efektivitas media pembelajaran berbasis Internet of Things (IoT) melalui Google Sites dalam mendukung literasi digital siswa pada pembelajaran materi IPS Proses Kebangsaan Menuju Kemerdekaan di SMP Negeri 23 Surabaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi digital siswa dalam mengakses dan memanfaatkan sumber belajar digital secara optimal. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE dan melibatkan 32 siswa kelas VIII-C sebagai subjek penelitian. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli media dan ahli materi, angket literasi digital siswa, serta pretest dan posttest. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Aiken's V, N-Gain, dan Paired Sample t-Test. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis IoT melalui Google Sites berada pada kategori sangat layak dengan skor 98%. Hasil angket literasi digital menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dengan rata-rata persentase sebesar 87% pada kategori sangat baik. Selain itu, hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan dengan nilai N-Gain sebesar 0,66 pada kategori sedang, yang menandakan bahwa media pembelajaran berbasis IoT cukup efektif dalam mendukung literasi digital siswa. Berdasarkan temuan tersebut, media pembelajaran berbasis IoT melalui Google Sites dinyatakan layak dan efektif untuk mendukung proses pembelajaran IPS.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS APLIKASI POWTOON TERHADAP CAPAIAN PEMBELAJARAN PENGETAHUAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII DI SMPN 19 SURABAYA Tiara Inas Salsabila; Agus Suprijono; Sukma Perdana Prasetya; Silvi Nur Afifah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh media Powtoon dalam meningkatkan capaian pembelajaran pengetahuan peserta didik kelas VIII pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SMPN 19 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment. Subjek penelitian terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan instrumen tes objektif. Analisis data memanfaatkan uji statistik komparatif untuk melihat perbedaan peningkatan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan capaian pembelajaran pada kelas yang memanfaatkan Powtoon dibandingkan kelas yang menggunakan PowerPoint pasif berisi teks panjang tanpa visual yang menarik. Temuan tersebut menandakan bahwa media berbasis animasi dan visualisasi mampu memperkuat keterlibatan kognitif serta memperkaya pemahaman peserta didik. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa Powtoon layak diterapkan sebagai alternatif media pembelajaran yang mendukung pencapaian kompetensi pengetahuan IPS. Saran penelitian mendorong guru untuk mengintegrasikan media interaktif dalam pembelajaran serta memperluas penerapan pada materi IPS lainnya agar efektivitasnya dapat diuji lebih luas.
Pengaruh Penggunaan Game Edukasi Wordwall terhadap Karakter Kejujuran Siswa dalam Pembelajaran IPS Kelas VII-D di SMPN 21 Surabaya Fajar Wulan Lestari; Agus Suprijono; Sukma Perdana Prasetya; Silvi Nur Afifah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPS tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga berperan penting dalam pembentukan karakter siswa, khususnya karakter kejujuran yang masih menjadi tantangan dalam praktik pembelajaran di sekolah. Salah satu upaya yang berkembang adalah pemanfaatan media pembelajaran digital berbasis game edukasi, seperti Wordwall, yang telah digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan game edukasi Wordwall dan karakter kejujuran siswa dalam pembelajaran IPS kelas VII-D di SMP Negeri 21 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dokumentasi dengan jumlah responden sebanyak 28 siswa. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan game edukasi Wordwall dan karakter kejujuran siswa, dengan nilai koefisien korelasi r = 0,669 dan signifikansi 0,000 (< 0,05), yang termasuk dalam kategori hubungan kuat dan bersifat positif. Analisis regresi menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakter kejujuran siswa dengan koefisien determinasi sebesar 44,8%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman belajar berbasis game edukasi dapat menjadi bagian dari lingkungan pembelajaran yang mendukung penguatan karakter kejujuran. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas subjek, menambahkan variabel lain, atau menggunakan desain penelitian yang berbeda agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Co-Authors , LINDRIASTUTI ., Sarmini A, Dhimas Achmad Dicky Setyawan Adityasmara, Dhimas Agung Stiawan Ajeng Ulima Athaillah Kelana Ali Imron AMINUDDIN KASDI Anam Miftakhul Huda Anindita Surya Mahanani Anindya Rukmamaya Argiyanti Anindya, Salsa Anis Nurhayati Annas Waladul Mufid, M. Khoirul Ariani Hesti Wulan Arif, Syahrizal Artatila, Mayangsari BAYU SEGARA PUTRA, GEDE Budi Utomo, Anang Corry Liana Damayanti, Tifani Aviva Defit Ekawati Dety Purwantini Dhimas Adhityasmara Dian Ayu Larasati Dias Alvy Pratama Dinar Rizky L Dinar Rizky Listyaputri Djahilape, Sari R. Durrotun Nafisah DWI MEKARSARI, RIRIS Dyah Pratiwi, Arini DZATIYAH HUDA, MAHBUB Eka Susanti EM, Uning Riningsih Ervina Halit Fahmi, Muhammad Qoiri Faiza, Maya Nurani Fajar Wulan Lestari Fery Ardiansyah Muzaki Fika Anggreini GURNIWAN KAMIL PASYA, GURNIWAN KAMIL H.P., Eka Hanandi, Afwin Hanhadyanaputri, Eka Susanti Hanugalih Hanugalih, Hanugalih Harmanto Harmanto Harmanto Harmanto Harmanto Harmanto Harmanto Harni Pebriani, Tris Harni, Tris Hendra Sukmana HENDRATNO Henri Perwira Negara, Henri Perwira Hesti W, Ariani Hesti Wulan S, A. Ariani Hesti Wulan S., A. Ariani Hesti Wulan, Hesti Hidayat, Rachmad Agus Indah Sulistyarini INDARTI Indra Tejamukti Inna Walidiina Khansa Intan Martha Cahyani, Intan Martha Irfana Nuril Fadhilah Ita Mardiani Zain IZZATUL FAJRIYAH Jacky, M Jacky, M Jingga Ayu Pitaloka Jon Abraham Lalang Yame Ketut Prasetyo Khakim, Moh Lukman KHASANAH, ISWATIN Khasanah, Luthfiyatul Kresnawati, Yani Kurnia Imtichatus Sholichah Kusni Kusni Kusnul Khotimah Layinatul Latifah Lina Roesmawati Luthfiyatin, Luthfiyatin M Jacky M Jacky M. Jacky M. JACKY M. Turhan Yani Maghsyuroh, Risdyah Khurum Mahanani, Anindita Surya MALIK HADI PRAJA, NUR Martha C, Intan Martha Cahyani, Intan Marzuqi, Muhammad Ilyas Maskur, Rini Maulana, Yudistira Rizki MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI, MAYA Maya Nurani Faiza Mega Fatimah Rosana Mega Rita Santi Wardhani Melisa Melisa Mohamad Sulthoni Mohammad Hanif Ihsan Mohammad Iqbal Ramdhani Mufid, M. Khoirul Annas Waladul Muhammad Ilyas Marzuqi Muhammad Qoiri Fahmi Muhammad Turhan Yani Muttaqien, Arif Rahman Na'imah, Zaidatun Nandawati, Almania Nasution, Nasution NINDA LAILATUL FAIDA, PUTRI Niswatin Nuansa Bayu Segara Nugroho Hari Purnomo NUR AFIFAH, IMROATUN NUR AINI, SHEERLY Nur Azizah Nur Azizah Dwiyani Nur Habibah NUR TARSILA, HANIF Nur Zakiyatul Fakhiroh Nurasita, Putri Intan NURHAMIDIN, FAUZAN Nurhayati, Anis Pebriani, Tris Harni Pirana Rachma Sari Prastiyono, Hendri Prastyono, Hendri Pratama, Cindy Arinda Diah PUJI RAHAYU, EGA Purwadi, Sarosa PUTRI HIDINIA, DELLA Rachmad Agus Hidayat Raden Mohamad Herdian Bhakti Rendianto, Fakrul Aldi Rendy A.P, Dwi Bagus Rininingsih, Uning Riyadi Riyadi Roesmawati, Lina Roesminingsih Roesminingsih Roesminingsih, Roesminingsih Rusmi, Salsabila Rafidah Ulfah Salsa Anindya Sarmini Sarmini Sarmini Sarmini Sarmini Selta Agatha Z, Vicky Septina Alrianingrum Setyawan, Katon Galih Setyo Trisnadi Shafa Rizqi Nabilah Silvi Nur Afifah Sindy Dwi Jayanti Siti Masruroh Sri Mastuti SUGENG HARIANTO Sugeng Harianto Sukma Perdana Prasetya Sulistiani, Dian Sulthoni, Mohamad Sumarno . Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Supriadi, Andika Susanti Hanhadyanaputri, Eka Suwarmi Suwarmi Suwarmi, Suwarmi Syahrizal Arif Syamsul Arifin Syawaldi, Rizky Bilal sylvia agustin Tejamukti, Indra Tiara Inas Salsabila Trisa, Yosi Trisa, Yosi Tsafinatun Najah Vito Cahya Misran W, Ariani Hesti Wahyu Setiawan Waspodo Tjipto Subroto Windika, Ivenna Salsa Wisnu Wisnu Wisnu Wisnu Wisnu, Mr Wiwik Sri Utami Wulan S., A. A. Hesti YOGA YULIYANTO, AFIF Yosi Trisa Yosi Trisa Yudianto, Galang Rizqullah Yuliatin Yuliatin Yuliatin yuliatin Yullia Susilaningtyas