Articles
Tutor Teman Sebaya dalam Pembentukan Karakter Peduli terhadap Sesama di Era Digitalisasi
Amalia Rizki Wandani;
Tin Rustini
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1559
Melalui Surat Edaran Mendikbud No. 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran COVID-19, kegiatan pembelajaran di sekolah terpaksa harus dilaksanakan secara daring atau pembelajaran jarak jauh. Ketika pelaksanaan jarak jauh dilaksanakan tidaklah mudah, banyak hambatan dan juga dampak yang terjadi terhadap karakter peduli siswa yang semakin memudar. Karakter peduli ini juga memudar bukan hanya dampak dari pembelajaran jarak jauh namun juga dikarenakan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan pembentukan karakter peduli siswa terhadap sesama melalui tutor teman sebaya. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di kelas 3B SDN Cinunuk 01. Dengan diadakannya tutor teman sekelas sangat berpengaruh bukan hanya pada karakter peduli siswa namun juga pada hasil belajar siswa. Hal ini dapat terjadi karena saat pembelajaran dengan tutor teman sebaya siswa akan hilang rasa keraguan siswa yang belum memahaminya untuk bertanya mengenai materi belajar
Kinerja Pengawas Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Guru
Lia Merianti;
Yulia Alda Martiana;
Tin Rustini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini berjudul Kinerja Pengawas Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Guru, sedangkan pokok bahasan dalam artikel ini adalah Bagaimana Kinerja Pengawas Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Guru. Gambaran tentang pelaksanaan tugas pengawas sekolah pada satuan pendidikan sekolah dasar, serta apa saja faktor pendukung dan penghambat peran/kinerja pengawas sekolah dalam peningkatan kompetensi guru. Guru harus mengikuti perkembangan dan kemajuan pendidikan dimana kompetensi sangat penting untuk ditingkatkan. Sedangkan peran pengawas cukup signifikan dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh guru. Hasil observasi menunjukkan bahwa pertama, kompetensi profesional guru yang menjadi guru masih cukup lemah yaitu mengenai konsep, struktur dan metode ilmiah bahan ajar serta keterkaitan antar konsep bahan ajar. Indikasi penguasaan kompetensi profesional hanya pada aspek penyiapan bahan ajar seperti menyusun RPP sebelum proses pembelajaran yang telah dilaksanakan oleh guru. Peran pengawas yang kedua adalah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru. Dalam supervisi ini juga melaksanakan tugas dari aspek akademik yaitu membina dan berdiskusi kemudian mengarahkan guru. Pengawas juga terlihat mengikuti berbagai kegiatan untuk meningkatkan kualitas pendidik. Kunjungan kelas juga merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh dosen pembimbing. Kunjungan ini dapat memotivasi para guru untuk meningkatkan kompetensi profesionalnya.
Mekanisme Kolaborasi Antar Masyarakat dan Sekolah sebagai Tindakan Manajemen untuk Memperbaiki Mutu Sekolah
Salma Alvira;
Uum Umairoh;
Tin Rustini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji tentang kolaborasi antar masyarakat dan sekolah sebagai tindakan manajemen untuk memperbaiki mutu sekolah. Kolaborasi antar sekolah dan masyarakat menjadi bagian yang penting untuk mendukung ketercapainya tujuan pendidikan. Tanpa adanya ketrelibatan masyarakat dalam proses pendidikan mustahil berkembangnya suatu lembaga pendidikan. Membangun kolaborasi dengan masyarakat tentunya memerlukan strategi atau manajemen yang baik sehingga bisa terlaksana sesuai denga tujuan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan 1) bagaimana kondisi kolaborasi antar sekolah dan masyarakat dilapangan; 2) peran dan tindakan kepala sekolah dalam mewujudkan kolaborasi humas dan sekolah; 3) pengaruh kolaborasi terhadap mutu sekolah; dan 4) hambatan dalam mewujudkan kolaborasi antara sekolah dan masyarakat. Subjek penelitian ini adalah guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara dan studi literatur dengan cara membaca, membandingkan beberapa artikel atau jurnal yang relevan dengan pembahasan.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPAS di Kelas Awal pada Kurikulum Merdeka melalui Pemanfaatan TIK
Nurul Mutia Ramdhani;
Rahma Putri Andini;
Tin Rustini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan adalah salah satu isu yang dihadapi oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Pendidikan dianggap sebagai sarana untuk mengembangkan potensi, karakter, dan keterampilan individu. Kurikulum merupakan nyawa yang harus dikaji dan diganti dengan terobosan secara berkala sesuai dengan perkembangan zaman khususnya IPTEK. Perkembangan IPTEK yang terjadi tidak bisa dihindari hal ini memberi kemungkinan bahwa pendidikan harus berevolusi dan keluar dari “zona nyaman” yang berlaku. Penelitian ini tergolong dengan jenis penelitian kualitatif yang memerlukan analisis deskriptif. Artikel ini disusun berdasarkan penelitian kepustakaan yang menggunakan kajian pustaka sebagai sumber informasi. Dengan menggunakan analisis deskriftif penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kuantitatif. Sementara itu, hasil membuktikan bahwa penggunaan Ilmu Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran IPAS memiliki peran penting dalam meningkatkan akses informasi, memfasilitasi kolaborasi dan komunikasi, serta mengembangkan keterampilan digital siswa. Namun, penggunaan TIK juga memiliki dampak negatif, seperti ketergantungan pada teknologi, ketidaksetaraan akses, dan gangguan- distraksi.
Implementasi Pendidikan Karakter pada Pembelajaran IPS di SD Kelas Awal dalam Kurikulum Merdeka
Aulia Zahra Ihsani;
Riesma Aulia Salsabila;
Tin Rustini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan yaitu salah satu aksi yang dilakukan secara sadar sebagai proses untuk meningkatkan kemampuan yang ada pada setiap peserta didik dengan cara yang optimal. Dalam pendidikan juga perlu adanya penguatan pendidikan karakter sebagai upaya menjadikan manusia dan warga masyarakat yang baik, agar dapat menghadapi gejala krisis moral. Pendidikan karakter dapat dipadukan dengan pembelajaran IPS di SD kelas awal pada kurikulum merdeka yang saat ini belum banyak diterapkan di SD. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menelaah proses implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran IPS di SD pada kurikulum merdeka. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menelaah proses implementasi pendidikan karakter pada pembelajaran IPS di SD dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan metode dengan jenis studi literatur atau mencari dan mengumpulkan kepustakaan juga mengkaji teori yang berkaitan dengan topik. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca serta menganalisis karya literatur yang sudah ada. Hasil penelitian ini yaitu pembelajaran IPS di SD kelas awal pada kurikulum merdeka digabungkan dengan pembelajaran IPA, sehingga diberi nama pembelajaran IPAS. Pada pembelajaran IPS di kurikulum merdeka, pendidikan karakter dapat diimplementasikan oleh guru dengan memadukan nilai-nilai karakter pada RPP yang dibuat, sehingga tujuan pembelajaran sekaligus pendidikan karakter dapat tercapai dan terwujud secara bersamaan.
Analysis of Public Relations Problems in Al-Falah Elementary School
Endah Parawangsa;
Risfa Khoerunisa Harliani;
Tin Rustini
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2023): July 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/aurelia.v2i2.644
Public relations has an important role in school organizations, but there are many problems in implementing the roles and functions of public relations at Al-Falah Elementary School. This will be the focus of study in this research. This research uses a qualitative approach, in which the researcher tries to describe what happened in the field (field facts) into a narrative. public relations has roles and functions including as a mediator with external parties, promoting the existence of schools and maintaining harmony with the community by sticking to the eight principles of public relations. As for carrying out his public relations duties at Al-Falah Elementary School, there are three main problems in carrying out their roles and functions, namely multiple positions, miscommunication and lots of extortion. The solution is to work with school principals, utilize technology and cooperate with authorized agencies.
Optimization of Facilities and Infrastructure in Elementary Schools through Management of Facilities and Infrastructure
Chica Awaliyah;
Frysca Amanda Putri;
Tin Rustini
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2023): July 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/aurelia.v2i2.628
To produce quality young people, education is very important. Facilities and infrastructure in schools are one of the components that affect the quality of education. So, this article will discuss the importance of optimizing facilities and infrastructure in elementary schools through the management of facilities and infrastructure. It is expected to improve quality in optimizing facilities and infrastructure. This research method is a research using a qualitative approach which is carried out in order to find out the optimization of facilities and infrastructure through proper management of facilities and infrastructure.
Lack of Educational Facilities and Infrastructure in Indonesia
Belva Saskia Permana;
Galuh Nur Insani;
Haldini Reygita;
Tin Rustini
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2023): July 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/aurelia.v2i2.646
Facilities and infrastructure are one of the factors that greatly affect the success of the teaching and learning process, every school must have adequate facilities and infrastructure in order to support a sustainable learning process. It is still a problem in education in Indonesia, namely the inadequate facilities and infrastructure, there are still many schools, especially elementary schools that do not have facilities. The purpose of this study is to determine the causes of problems in facilities and infrastructure and to find out how facilities and infrastructure in related schools. The approach that the author uses in the preparation of this article is a qualitative approach. Then for the method carried out, namely by the method of literature study. Based on this, it can be concluded that there are still many school infrastructure facilities in Indonesia that are inadequate.
The Role of School Committees in Optimizing Administration in Elementary Schools
Dinda Oktaviana;
Shalwa Rizkya Shalsabila;
Tin Rustini
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2023): July 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/aurelia.v2i2.624
The school committee plays an important role in optimizing administration in elementary schools. The purpose of this study is to examine the role of school committees in improving school governance and creating an optimal learning environment. The research method used is qualitative research with literature study methods by collecting data from various sources. The results showed that the role of the school committee in improving administration includes financial supervision and management, work plans and programs, performance evaluation, education quality coaching, and cooperation with parents and other stakeholders. The school committee actively carries out its roles and duties can create a better learning environment and ensure the success of the educational process in primary school.
The Effect of the School Environment on Learning Effectiveness in Elementary School Students
Mutia Ade Syafitri;
Putri Amelia Adhari;
Tin Rustini
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2023): July 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/aurelia.v2i2.625
The purpose of this study was to determine the condition of the elementary school environment, to determine the teacher's role in creating effective and efficient learning in elementary schools, to determine the inhibiting factors of the learning process and to determine the extent to which the school environment influences the effectiveness of learning in elementary schools. The type of research chosen by the researcher is survey research and is a qualitative research by exploring field data using descriptive analysis methods. the study took the research location at SDN Rancairung 1 because it was strategically located, easy to reach and did not require a lot of money, and in collecting data the authors conducted interviews, observations and documentation to complete the required data. The results of this study indicate that in creating effective learning in the classroom the teacher's role is very important because the teacher provides the most services to students when students are at school. Factors that become obstacles to the learning process.