Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Kasus tentang Pelanggaran Norma Masyarakat yang Membuang Sampah Sembarangan dan Peningkatkan Kesadaran Masyarakat Dwi Vika Sari; Suryaningsi Suryaningsi
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v2i1.1493

Abstract

Keberadaan hukum dalam masyarakat sangat urgent, karena hukum mengatur perilaku manusia hukum tidak terlepas dari masyarakat, begitupun sebaliknya, karena selain hukum itu berfugsi pasif, hukum juga berfungsi aktif dalam mengontrol setiap pasif, hukum juga berfungsi aktif dalam mengontrol setiap Tindakan individu dan selalu berusaha membawa masyarakat ke dalam suatu perubahan yang terencana. Hukum yang berlaku dalam masyarakat, pada dasarnya berasal dari masyarakat itu sendiri dan secara sengaja pula dibebankan kepadanya, agar masalah/ konflik dapat diminimalisirkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, catatan lapangan. Teknik pengumpulan data berdasarkan fakta dan kejadian yang terjadi di lapangan langsung. Hasil dari penelitian saya kali ini adalah :Pelanggaran Norma Masyarakat Yang Membuang Sampah Sembarangan. Kesadaran dan ketaatan hukum masyarakat sangat mempengaruhi terjadinya pelanggaran tentang membuang sampah sembarangan.Karena sesungguhnya masyarakat menyadari bahwa membuang sampah tidak pada tempatnya itu melanggar peraturan yang ada di masyarakat.
Education For Indonesian Citizens: From Good Citizens to Active Citizens Venna Puspita Sari; Suryaningsi Suryaningsi
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 1 No. 10 (2023): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v1i10.73

Abstract

This paper emphasizes the imperative for Indonesia to shift from passive good citizens to active citizens in order to confront the nation's multifaceted challenges. Active citizenship is pivotal for promoting good governance, combatting corruption, advancing social justice, and fortifying democracy. To realize this transition, collaboration between the government, civil society organizations, and educational institutions is crucial. Civic education is identified as a critical tool for nurturing active citizens, with schools playing a vital role in imparting knowledge about rights, responsibilities, critical thinking, civic participation, and social responsibility. The Pancasila learner profile and the active citizen framework are proposed as interconnected concepts that can shape students' character and behavior while endorsing social justice. However, this transformation faces complexities including political illiteracy, elite influence, and educational inadequacies. Resolving these challenges demands concerted efforts and resource allocation. The government's commitment to civic education, enhancement of educational quality, provision of a free and impartial media platform, and encouragement of active citizenship are deemed imperative for fostering an engaged and participatory citizenry that contributes positively to Indonesia's societal progress.
The Role of Legal Consultation and Legal Aid Assistance for Disadvantaged Communities Suryaningsi, Suryaningsi; Yulianingrum, Aullia Vivi; Mulawarman, Widyatmike Gede; Rosmini, Rosmini; Marwiah, Marwiah; Herliah, Endang
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.10.1.467-476.2024

Abstract

The Constitution mandates that every person receive fair legal recognition, guarantees, protection and certainty as well as equal treatment before the law as the protection of human rights. Therefore, the government is responsible for providing legal assistance to poor people or groups of people as a manifestation of access to justice. Using a qualitative descriptive type with data collection techniques through observation, interviews and documentation with predetermined informants. Data analysis techniques consist of data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions or data verification. The subjects of this research are representatives of the management of the Law and Human Rights Council in 9 Regencies and Cities in East Kalimantan as Seekers of Justice. Next, the data obtained is used to analyze roles. The research results show that initial knowledge about the existence of Posbakum is limited within the 'Aisyiyah Organization, highlighting the need for increased outreach efforts. However, after learning about its existence, the community expressed the need for Posbakum as an alternative way to obtain legal assistance, especially in the context of legal problems. The conclusion highlights the importance of outreach efforts, providing information, and the role of Posbakum in providing access to justice. Therefore, this research contributes to the understanding of the effectiveness of Posbakum and its implications in the context of legal services at the local level.
Socialization of Law No. 16 of 2011 by The Aisyiyah Community in Samarinda: Efforts to Fulfill Justice and Equality before The Law for People Experiencing Poverty Suryaningsi, Suryaningsi
Salasika Vol 7 No 1 (2024): Salasika (Indonesian Journal of Gender, Women, Child, and Social Inclusion's Stud
Publisher : Asosiasi Pusat Studi Wanita/Gender & Anak Indonesia (ASWGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36625/sj.v7i1.152

Abstract

The Aisyiyah Community in Samarinda has taken the initiative to organize socialization regarding Law No. 16 of 2011 concerning Legal Aid, focusing on people experiencing poverty. This activity aims to increase legal understanding among underprivileged communities and ensure they get fair access to legal services. This socialization is a concrete step in realizing the principle of "equality before the law," where every individual, regardless of economic status, has equal rights. Through this counseling, Komunitas Aisyiyah seeks to facilitate access to justice, reduce legal gaps, and empower people experiencing poverty to be more aware of their legal rights and obligations. The results of this activity are expected to increase the confidence of people experiencing poverty in the legal system and reduce the injustices they face in various aspects of life.
Manajemen Strategik Kegiatan Ekstrakurikuler guna Penguatan Nilai Toleransi Beragama di SMP Negeri 22 Samarinda Nulwelen, Maria; Jamil, M.; Pardosi, Jawatir; Suryaningsi, Suryaningsi; Asnar, Asnar; Wingkolatin, Wingkolatin
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan serangkaian upaya yang terorganisir dalam mewujudkan kegiatan belajar mengajar yang optimal sehingga memungkinkan peserta didik untuk aktif dalam hal pengembangan diri dan karakter seperti spiritual keagamaan, akhlak mulia, pengendalian diri, serta kecerdasan dan keterampilan yang pada dasarnya merupakan fondasi utama dalam kehidupan sosial. Pendidikan karakter toleransi antar umat beragama dikemas dalam bentuk pembelajaran agama yang tidak hanya berfokus pada sisi pengetahuan peserta didik saja namun juga berfokus pada sikap maupun perilaku peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana strategi penguatan nilai toleransi beragama dapat diimplementasikan melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, kemudian peran pembina kegiatan ekstrakurikuler dalam memastikan keberhasilan strategi penguatan nilai toleransi beragama di sekolah serta mengetahui dampak positif dari strategi penguatan nilai toleransi beragama melalui kegiatan ekstrakurikuler terhadap hubungan antaragama di sekolah. Jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 22 Samarinda pada bulan Februari 2024-April 2024. Subjek penelitian ini ialah pembina ekstrakurikuler, ketua dan anggota ekstrakurikuler, serta siswa kelas IX dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penguatan nilai toleransi beragama melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka, palang merah remaja, dan paduan suara. Adapun peran pembina dalam memastikan keberhasilan penguatan nilai toleransi beragama dengan memberikan materi edukatif, mentoring dan bimbingan, serta mengarahkan untuk membangun tim kerja, yang dimana hal tersebut dapat berpartisipasi dalam dialog antaragama untuk saling memahami, penguatan antarumat bergama, serta membentuk generasi muda  yang toleran.
Studi Implementasi Pembelajaran Berdifferensiasi Oleh Guru PPKn di Kelas X SMK Negeri 17 Samarinda Inarsia, Inarsia; Hardoko , A.; Bahzar , Moh.; Suryaningsi, Suryaningsi; Marwiah, Marwiah; Majid , Novita
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penentuan keriteria murid dalam pembelajaran berdifferensiasi oleh guru PPKn, kemudian faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya pemebelajaran berdifferensiasi. Jenis penelitian kualitatif deskripsi penelitian dilakukan di SMK Negeri 17 Samarinda pada bulan Februari 2024 sampai dengan April 2024. Subjek penelitian ini adalah Guru PPKn, Guru bidang lainya, Waka Kurikulum dan Siswa kelas X SMK Negeri 17 Samarinda dengan menggunakan teknik obeservasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sebagai fasilitator dan evaluator harus mampu memfasilitasi siswa dalam pembelajaran, guru juga harus mampu membimbing siswa dan memberikan pengajaran sesuai dengan minat dan bakat mereka dan merefleksi diri untuk mencapai tujuan serta guru harus mampu memberikan pelayanan serta kemudahan siswa pada saat pembelajaran didalam kelas.
Penerapan Prinsip Keadilan Sosial Terhadap Hak Tenaga Kerja Perempuan di Pertambangan Batubara Samarinda Rahmawati, Yulia; Suryaningsi, Suryaningsi; Majid, Novita
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 3 No. 1 (2024): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Februari 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v3i1.1183

Abstract

Hak pekerja perempuan telah dijamin dalam konstitusi, undang-undang, dan beberapa peraturan pelaksanaannya. Jaminan hak tersebut sejalan dengan berbagai konvensi internasional yang mengatur hak pekerja perempuan. Perlindungan hukum terhadap pekerja perempuan merupakan salah satu realisasi hak asasi manusia yang senantiasa diakui, dihargai, dan dilindungi. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan keadilan sosial sebagai prinsip terhadap pemenuhan hak tenaga kerja perempuan di pertambangan batubara Samarinda dan mengetahui faktor penghambat dan pendukung penerapan keadilan sosial sebagai prinsip terhadap pemenuhan hak tenaga kerja perempuan di pertambangan batubara Samarinda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian pelaku usaha telah memenuhi hak tenaga kerja, baik hak di bidang reproduksi maupun hak di bidang sistem pengupahan. Kemudian dalam pelaksanaannya terdapat faktor penghambat seperti sebagian pelaku usaha tidak mencantumkan hak-hak pekerja perempuan sehingga masih terdapat hak-hak pekerja perempuan yang belum dipenuhi, tidak ada sosialisasi, menyediakan fasilitas yang dibutuhkan dan juga kurangnya wawasan pekerja perempuan terhadap haknya yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Namun selain itu juga terdapat faktor pendukung, seperti sebagian pelaku usaha telah mencantumkan dan menjelaskan apa saja hak dan fasilitas yang disediakan untuk pekerja perempuan, menyediakan fasilitas yang dibutuhkan oleh pekerja khususnya pekerja perempuan dan juga membuat kebijakan sendiri guna kesejahteraan pekerja perempuan.
Internalisasi Penguatan Karakter Peduli Lingkungan Pada Siswa Melalui Materi Penegakan Hukum Pengelolan Lingkungan di Industri Pertambangan Nopianto, Eko; Suryaningsi, Suryaningsi; Wingkolatin, Wingkolatin
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 3 No. 1 (2024): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Februari 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v3i1.1195

Abstract

Industri pertambangan seringkali dihadapkan pada tantangan dalam menjaga keseimbangan antara kegiatan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Upaya mengatasi isu lingkungan yang semakin kompleks, diperlukan keterlibatan aktif semua pihak yang terkait, termasuk pemerintah, pelaku industri, masyarakat sipil, dan juga generasi muda dalam memahami isu lingkungan dan hukum yang terkait dengan industri pertambangan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk peningkatan berfikir kritis siswa dalam menghadapi isu kompleks lingkungan di industri pertambangan. Jenis penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif pendekatan naratif dan fenomenologi, melalui wawancara dalam mengumpulkan data dilanjutkan kemetode trianggulasi mengukur keabsahan data. Kesimpulan bahwa penerapan guided learning pada materi penegakan hukum pengelolaan lingkungan di industri pertambangan dapat membekali siswa dengan pemahaman mendalam tentang isu-isu lingkungan, hukum, dan dampak dari industri pertambangan pada ketahanan nasional, kesejahteraan, dan keadilan masyarakat. Dengan meningkatnya kemampuan berfikir kritis, siswa dapat lebih proaktif dalam mengidentifikasi solusi yang berkelanjutan bagi tantangan pengelolaan lingkungan dimasa depan.
Against The Practice of Money Politics: An Analysis of The Potential For Bribery Prevention In The Conduct of Elections Suryaningsi, Suryaningsi; Putri, Novita Amelia
Journal of Mujaddid Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Mujaddid Nusantara June, 2024
Publisher : Institute of Education and Social Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62568/jomn.v1i2.141

Abstract

This article examines the prevalence of money politics during local elections in Samarinda City, offering a comprehensive analysis of Article 187A from the 2017 Election Law. The objective is to assess the impact of money politics on electoral integrity and democratic principles, alongside evaluating the efficacy of Article 187A in mitigating these challenges. Employing a qualitative approach with a case study design, the research integrates interviews with officials from the East Kalimantan Election Supervisory Agency and direct observation of money politics cases in Samarinda City. The findings reveal that money politics compromises election integrity and undermines democratic ideals. Despite the potential of Article 187A to address these issues, its implementation encounters significant hurdles. In conclusion, rigorous measures are imperative to combat money politics and enforce electoral laws, ensuring fairness and integrity in the electoral process. The research underscores the necessity for enhanced implementation of Article 187A and heightened public awareness to counteract the influence of money in elections.
Meningkatkan Solusi Praktis Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim Melalui Pembentukan Undang-Undang Perubahan Iklim Ardiansyah, Hirwan; Suryaningsi, Suryaningsi; Rosmini, Rosmini
PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Agustus 2024
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaturan terkait pengembangan energi menjadi kajian yang penting dilakukan, disebabkan energi menjadi hal yang vital dikuasai dan dilindungi karena menyangkut kepentingan banyak pihak. Penelitian bertujuan untuk menganalisis urgensi pembentukan undang-undang tentang peruabahan iklim di Indonesia, kemudian sejauh mana legislasi terkait perubahan iklim dapat mencakup dan menciptakan harmonisasi kebijakan serta koordinasi antarpihak dalam upaya  meningkatkan mitigasi dan adaptasi peningkatan perubahan iklim di Indonesia, serta bagaimana instrumen yang tepat yang diperlukan dalam produk legislasi perubahan iklim untuk menyediakan mekanisme kepatuhan dan penegakan hukum yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Normative atau yang biasa dikenal dengan penelitian Doctrinal, dengan sasaran penelitian pada sekumpulan norma, pada tingkat aplikasi, atau kedalaman penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Indonesia belum memiliki kerangka kebijakan yang jelas dan terukur. Sejatinya, pengaturan terkait dengan perubahan iklim telah diatur dalam beberapa peraturan. Namun demikian, peraturan-peraturan tersebut masih bersifat sektoral. Lebih lanjut, peraturan-peraturan terkait dengan perubahan iklim yang telah ada di Indonesia, belum merujuk pada sebuah peraturan pokok-pokok tentang perubahan iklim yang memiliki daya jangka lebih luas dan panjang. Selain itu, peraturan-peraturan tersebut juga belum terintegrasi dengan setiap kebijakan pembangunan nasional. Oleh karena itu, Undang-Undang Pengelolaan Perubahan Iklim diyakini menjadi sebuah peraturan induk serta kerangka kebijakan yang jelas dan terukur berkaitan dengan pengelolaan perubahan iklim.
Co-Authors Addriana Bulu Baan Aditiyawan, Haris Rizky Afriliani, Rhiska Ahmad, Fakhrul Mubarak Ainani, Ainani Al Faiq, Muhammad Fadhil Aldo Aditya Ramadhan Alfian Rokhmansyah Alfina, Alfina Ali Gilang Pratama, Ali Gilang Pratama Alias, Alima Tsusyaddya Aloysius Hardoko Andi Muhammad Andriawan, Muhammad Ferry Antonio, Christofher Dylan Anugrah Anugrah Aprily, Fanisa Ardiansyah, Hirwan Ardinawati, Ardinawati Ariyani, Alya Arsanda, Wiwid Asmal Asmara, Hidayah Nur Asmara Asnar Asnar Asnar Asnar, Asnar Astuti, Tina Sesarya Azizah, Imroatul Azyuyun, Azyuyun Bahzar , Moh. Bahzar, Moh. Bahzar, Mohammad Bhazar, Moh Carmela, Herlinda Ragil Feby Citra Ayu Deswina Maharani Darmalaksana, Dedy Darman, Siska Shafrianti Pratiwi Dernayun, Dernayun Dewi, Intan Fitria Dwi Vika Sari Edi Rahmad Eki, Lusia Elvira, Alma Endang Dwi Sulistyowati Erika H, Yulita Erika, Yulita Erwiantono Fadila, Nilda Fadillah, Ridha Khusnul Ghafur, Abd. Hafida, Khoirunisa Hamdawang, Hamdawang Handayani, Nur Fitri Hardoko , A. Hardoko , Aloysius Hardoko, A. Hatima, Siti Fahmatul Hautami Nadia Zahratul Afifah Henny Pagoray Herliah , Endang Herliah, Endang Herni Johan Ibrahim, Jihan Fhadillah Inarsia, Inarsia Indah Dwi Lestari Jaafar, Muhammad Sukar Jamil Jamil Jamil Jamil Jamil, M. Jawatir Pardosi Jody, Exca Sukas K., Iriyani Kalsela, Wanda Frisilia Khatimah, Kusnul Kurniawan, Rio Agung Latif, Angel Lusiana, Putri M Jamil, M M. Amir Masruhim Maharani, Nurani Majid , Novita Majid, Novita Marbun, Andreas Hari Susanto Marina Marina Marwiah Johansyah, Marwiah Marwiah Marwiah Marwiah, Marwiah Masaid, Femy Febriyanti Mauldya Nailya, Cut Muhammad Akmal Muhammad Luthfi Muhammad Rean Wahyudi Musdalifah Azis Mustangin Mustangin Ni Luh Suparni Asih Nila, Nila Nopianto, Eko Nulwelen, Maria Nur Fauzia Nur Yanti, Nur Oon Darmansyah Pajerih, Irwan Saputra Paran, Fransiskus Pardosi , Jawatir Pardosi, Jawatir Pardosi Pranaditya, Wahyu Dhira Pratama, Ali Gilang Pujianti, Titin Puspitasari, Ratiani Putri, Novita Amelia Putri, Rani Anggara RAHAYU, ANA Rahmi, Adelia Hidayatul Ramadani, Fivin Ramadhan, Widzar Alghifary Ramadhanita, Shavira Ramayanti, Livia Rosmini Rosmini Ruslan, Ridwan Da’I Malarangeng SAFITRI, SELVI Sainah, Saniah Saleh, Andi Muhammad Samdi, Abizar Kausar Saputri, Alma Elvira Saputri, Fadhila Dwi Saputri Saputri, Rizda Sandiva Sari, Dwi Vika Savitri, Pitaloka Alif Setiani, Intan Kumala Siti Rabbani Karimuna Solly Aryza Songli, Ariani Sri Muliani, Sri Sri YM, Feranda Surahman, Adi Syafira, Auliya Defi Tabina, Farrah Naila Tammu, Herlindar Taoha, Aurel Amelia Putri Taufik, Aliyyah Nisrina Umi Rahayu, Umi Utami, Faradhita Utsa, M. Nur Darussalam Venna Puspita Sari Wahyuni, Putri Sri Wardani, Indri Reva Warman , Warman Warman Warman Wibowo, Najwa Putri Pratama Widyaningsih, Tika Widyatmike Gede Mulawarman Wijaya, Nur Aida Fida Wingkolatin , Wingkolatin Wingkolatin, Wingkolatin Wirapuspita Wisnuwardani, Ratih Wulandari, Melda Nur Yulia Rahmawati, Yulia Yulianingrum, Aullia Vivi