Claim Missing Document
Check
Articles

Kewenangan Daerah dalam Pengelola Keuangan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah Surahman, Adi; Suryaningsi, Suryaningsi; Rosmini, Rosmini
PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Agustus 2024
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In carrying out regional financial management and how the duties of regional financial management officials Legal arrangements regarding regional state financial management powers are based on the Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2003 concerning State Finance and Law of the Republic of Indonesia Number 23 of 2014 concerning Regional Government. The President as the Head of Government holds the power of state financial management as part of government power. The power to manage State finances includes general authority and special authority and the regional head is the holder of regional financial management power which in its implementation the regional head delegates part or all of its powers in the form of planning, implementation, administration, reporting and accountability, and supervision of regional finances to regional apparatus officials based on the principle of separation of authority between those who order, test, and those who receive/issue money.
Optimalisasi Pengelolaan Keuangan pada Badan Layanan Umum: Peningkatan Efisiensi dan Akuntabilitas Berdasarkan Hukum Perbendaharaan Negara Pajerih, Irwan Saputra; Suryaningsi, Suryaningsi; Rosmini, Rosmini
PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Agustus 2024
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi pengelolaan keuangan pada Badan Layanan Umum (BLU) dengan fokus pada peningkatan efisiensi dan akuntabilitas sesuai dengan Hukum Perbendaharaan Negara. Dalam konteks pengelolaan keuangan publik, BLU memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pengelolaan keuangan yang efektif dan transparan. Studi ini menggunakan metode penelitian, yang mengkaji norma-norma hukum yang berlaku, teori-teori hukum, dan filosofi hukum yang relevan. Data dikumpulkan melalui studi literatur dan analisis dokumen hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pengelolaan keuangan pada BLU dapat dicapai melalui implementasi manajemen keuangan yang lebih terstruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penggunaan teknologi informasi yang memadai. Selain itu, penegakan prinsip-prinsip hukum perbendaharaan negara menjadi kunci utama dalam memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup penguatan regulasi, peningkatan pengawasan internal dan eksternal, serta penerapan best practices dalam pengelolaan keuangan BLU. Dengan demikian, diharapkan BLU dapat meningkatkan efisiensi operasional dan akuntabilitas keuangan yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pelayanan publik yang lebih baik.
Analisis Kemampuan Peserta Didik dalam Berpikir Kritis Melalui Metode Focus Group Discussion (FGD) oleh Guru pada Pembelajaran PKN di Kelas X SMA Negeri 4 Samarinda Wijaya, Nur Aida Fida; Warman, Warman; Suryaningsi, Suryaningsi; Hardoko, Aloysius; Jamil, Jamil; Majid, Novita
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 3 No. 4 (2024): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Agustus 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v3i4.1420

Abstract

Analisis Kemampuan Peserta Didik Salam Berpikir Kritis Melalui Metode Focus Group Discussion (FGD) Oleh Guru Pada Pembelajaran PKn Dikelass X SMA Negeri 4 Samarinda menunjukkan bahwa penerapan metode FGD oleh guru dalam pembelajaran PKn dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis. Melalui diskusi kelompok, peserta didik diajak untuk berpartisipasi aktif, mengemukakan pendapat, mempertimbangkan berbagai sudut pandang, dan mengambil keputusan secara rasional. Temuan ini menunjukkan bahwa metode FGD efektif dalam membentuk kemampuan berpikir kritis peserta didik, sehingga dapat menjadi alternatif yang relevan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PKn di SMA Negeri 4 Samarinda. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan keterampilan berpikir kritis di sekolah menengah atas
Faktor - Faktor dan Upaya Mempengaruhi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa melalui Pembelajaran PKN di Tingkat SMP Ariyani, Alya; Suryaningsi, Suryaningsi; Pardosi, Jawatir
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 3 No. 4 (2024): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Agustus 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v3i4.1421

Abstract

Pelaksanaan metode Problem-Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) untuk siswa kelas VIII telah menghasilkan dampak positif yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis mereka. Dengan menggunakan PBL, siswa didorong untuk secara aktif terlibat dalam diskusi yang memicu minat mereka terhadap materi yang terkait dengan penafsiran aturan hukum. Meskipun pendapat siswa mungkin beragam, secara keseluruhan, pendekatan ini meningkatkan tingkat kolaborasi dan interaksi dalam mengatasi masalah. Partisipasi siswa dalam proses pembelajaran juga dipengaruhi oleh kebiasaan mereka di kelas. Prinsip-prinsip 4C (Critical Thinking, Collaboration, Communication, Creative) terbukti efektif dalam membantu siswa mengatasi berbagai hambatan yang mungkin muncul selama pembelajaran, meskipun mungkin menimbulkan perbedaan pandangan. Kemajuan dalam kemampuan berpikir kritis tercermin dari kemampuan siswa dalam mengevaluasi dan menginterpretasikan informasi, sedangkan peningkatan dalam pemahaman ditunjukkan oleh kemampuan mereka dalam menilai berbagai sumber informasi dan merumuskan solusi atau simpulan. Secara total, pendekatan PBL yang menganut prinsip 4C telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PKN bagi siswa kelas VIII serta dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis mereka.
Analisis Lembaga Pengelola Investasi Terhadap Pengelolaan Keuangan Negara Marbun, Andreas Hari Susanto; Suryaningsi, Suryaningsi; Rosmini, Rosmini
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 3 No. 4 (2024): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Agustus 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v3i4.1434

Abstract

Regulasi tentang Cipta Kerja bertujuan untuk memperbaiki iklim investasi dengan membentuk Lembaga Pengelola Investasi (LPI). Namun, dasar hukum pembentukan LPI belum jelas, menimbulkan perdebatan dalam pengelolaan keuangan negara. Penelitian ini bertujuan menjawab rasio hukum pembentukan LPI dalam regulasi Cipta Kerja dan implikasinya bagi pengelolaan keuangan negara. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan doktrinal. Rasio hukum pembentukan LPI adalah untuk meningkatkan dan mengoptimalkan nilai investasi jangka panjang guna mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan rakyat. Namun, pengaturan LPI yang tidak mengakui kerugian sebagai kerugian negara dan tidak diaudit oleh BPK menjadi kendala implementasi. Implikasinya, kerugian LPI tidak dianggap kerugian negara meskipun keuangannya adalah keuangan negara, yang dapat menyebabkan praktik korupsi yang merugikan keuangan negara dan menghambat kesejahteraan rakyat. Selain itu, BPK tidak dapat mengaudit LPI karena regulasi mengharuskan audit oleh akuntan publik, yang memungkinkan terjadinya praktik KKN dalam LPI.
Pertanggungjawaban Negara atas Pengalihan Kewenangan Pengawasan Tambang: Kasus Kolam Bekas Tambang di Kalimantan Timur Ghafur, Abd.; Suryaningsi, Suryaningsi; Rosmini, Rosmini
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 3 No. 4 (2024): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Agustus 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v3i4.1435

Abstract

Penelitian ini membahas pertanggungjawaban negara atas pengalihan kewenangan pengawasan pertambangan dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat dan dampaknya terhadap keselamatan masyarakat di sekitar bekas tambang. Dengan fokus pada kasus kolam bekas tambang di Kalimantan Timur, yang telah menyebabkan banyak korban jiwa sejak 2011 hingga 2024, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana perubahan kewenangan tersebut mempengaruhi efektivitas pengawasan dan penegakan hukum lingkungan. Berdasarkan teori hukum lingkungan dan berbagai peraturan perundang-undangan terkait, artikel ini menyoroti kurangnya upaya pencegahan dan penanggulangan oleh pemerintah, serta pentingnya kerja sama yang lebih baik antara pemerintah pusat, daerah, perusahaan tambang, dan masyarakat untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini juga menawarkan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat sistem pengawasan dan meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat dari risiko kecelakaan pertambangan
Menjaga Netralitas Aparatur Sipil Negara dalam Pemilihan Kepala Daerah : Perspektif Good Governance Saleh, Andi Muhammad; Suryaningsi, Suryaningsi; Rosmini, Rosmini
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 3 No. 4 (2024): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Agustus 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v3i4.1436

Abstract

Penelitian menggambarkan upaya reformasi birokrasi dalam konteks good governance di Indonesia, khususnya fokus pada netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam proses kontestasi antara calon Kepala Daerah. Good governance menuntut sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan menjaga keadilan dalam penyelenggaraan demokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi hak ASN dalam proses kontestasi dan dampak loyalitas ASN terhadap promosi jabatan, dengan menggunakan pendekatan doktrinal dan data primer dari wilayah Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran ASN dalam menjaga netralitas birokrasi serta implikasinya terhadap good governance di tingkat lokal.
PENYULUHAN SANITASI SEKOLAH DI SMAN 10 KENDARI MELALUI PROGRAM SERASI (SEKOLAH RAMAH SANITASI) Siti Rabbani Karimuna; Latif, Angel; Suryaningsi, Suryaningsi; Darman, Siska Shafrianti Pratiwi; Fadila, Nilda; Dernayun, Dernayun; Wardani, Indri Reva; Ardinawati, Ardinawati; Arsanda, Wiwid; Hamdawang, Hamdawang
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanitasi dasar di sekolah mengacu pada upaya minimum yang harus dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, sesuai dengan standar kesehatan. Fokusnya adalah mengawasi berbagai aspek lingkungan yang memengaruhi kesehatan siswa. Penyuluhan sanitasi sekolah di SMAN 10 Kendari melalui program SERASI (Sekolah Ramah Sanitasi) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang sanitasi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini melibatkan tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, dilakukan pengajuan izin dan pendataan untuk kegiatan penyuluhan. Pelaksanaan meliputi pre-test untuk mengukur pengetahuan awal siswa, diikuti dengan edukasi tentang sanitasi, jenis-jenisnya, serta penyakit yang dapat timbul akibat sanitasi yang buruk. Setelah penyuluhan, post-test dilakukan untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana 22 dari 31 siswa mengalami peningkatan pemahaman setelah penyuluhan. Rata-rata peningkatan pengetahuan mencapai 11,50, dengan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, yang menunjukkan bahwa ha diterima. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penyuluhan sanitasi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai sanitasi sekolah dan yang penting untuk mencegah penyebaran penyakit serta menciptakan lingkungan belajar yang sehat.
WAWANCARA DAN EDUKASI PENGGUNAAN PESTISIDA DI RUMAH TANGGA PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN LALOLARA, KECAMATAN KAMBU, KOTA KENDARI, SULAWESI TENGGARA Siti Rabbani Karimuna; Latif, Angel; Ainani, Ainani; Suryaningsi, Suryaningsi; Saputri, Rizda Sandiva; Taufik, Aliyyah Nisrina; Astuti, Tina Sesarya; Muliani, Sri; Safitri, Selvi; Darman, Siska Shafrianti Pratiwi; Azyuyun, Azyuyun; Taoha, Aurel Amelia Putri
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Pestisida sering dilakukan dalam rumah tangga dalam menangani hama, namun penggunaannya dapat memberikan efek negatif terhadap kesehatan manusia. Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengetahuan dan praktik ibu rumah tangga di Lr. Beringin, Kel. Lalolara, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara terkait dengan penggunaan pestisida dan dampaknya terhadap kesehatan. Sebanyak 6 partisipan diwawancarai menggunakan kuesioner semi ter-struktur mengenai cara penggunaan, frekuensi, dan sikap mereka terhadap pestisida. Hasil menunjukkan bahwa semua responden mengetahui penggunaan pestisida, tetapi tingkat pemahaman tentang risiko kesehatan masih terbatas. Kebanyakan responden memperoleh informasi dari kemasan pestisida, dan frekuensi penggunaannya bervariasi tergantung pada tingkat keberadaan hama. Meskipun semua partisipan menyadari adanya risiko, mereka cenderung tidak menerapkan langkah-langkah pencegahan yang memadai saat menggunakan pestisida. Dengan meningkatnya kesadaran tentang efek kesehatan jangka pendek dan panjang, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam memilih dan menggunakan produk pestisida, serta mempertimbangkan alternatif yang lebih aman. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan pentingnya peningkatan pengetahuan dan praktik yang lebih baik untuk melindungi kesehatan keluarga dan lingkungan.
EDUKASI PENGARUH SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN DIARE DI KELURAHAN KAMPUNG SALO KECAMATAN KENDARI BARAT, KOTA KENDARI, SULAWESI TENGGARA Siti Rabbani Karimuna; Ahmad, Fakhrul Mubarak; Ainani, Ainani; Suryaningsi, Suryaningsi; Latif, Angel; Dernayun, Dernayun; Masaid, Femy Febriyanti; Ramadani, Fivin; Fadila, Nilda; Yanti, Nur
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanitasi dasar merupakan syarat kesehatan lingkungan yang harus di miliki oleh setiap keluarga. Diare merupakan penyakit berbasis lingkungan yang terjadi hampir di seluruh daerah geografis di dunia. Pengabdian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi, wawancara ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi mengenai kondisi sanitasi lingkungan dan penyakit diare. Metode pengabdian yang digunakan adalah dengan wawancara dan edukasi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada masyarakat dengan 50 informan. Hasil pengabdian ditemukan bahwa meskipun sebagian besar rumah tangga memiliki akses ke air bersih, masih banyak yang menggunakan jamban tidak memenuhi syarat dan tidak memiliki saluran pembuangan air limbah yang baik. Hal ini menyebabkan pencemaran lingkungan dan meningkatkan risiko penularan penyakit melalui jalur fekal-oral. Selain itu, tempat pembuangan sampah yang tidak memadai juga berperan dalam penyebaran vektor penyakit. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa sanitasi yang buruk dapat berkontribusi signifikan terhadap meningkatnya insiden diare di masyarakat. Pengabdian ini mengungkapkan bahwa ketersediaan sarana sanitasi seperti jamban, air bersih, dan pengelolaan limbah yang tidak memadai bisa menjadi faktor utama penyebab terjadinya penyakit diare.
Co-Authors Addriana Bulu Baan Aditiyawan, Haris Rizky Afriliani, Rhiska Ahmad, Fakhrul Mubarak Ainani, Ainani Al Faiq, Muhammad Fadhil Aldo Aditya Ramadhan Alfian Rokhmansyah Alfina, Alfina Ali Gilang Pratama, Ali Gilang Pratama Alias, Alima Tsusyaddya Aloysius Hardoko Andi Muhammad Andriawan, Muhammad Ferry Antonio, Christofher Dylan Anugrah Anugrah Aprily, Fanisa Ardiansyah, Hirwan Ardinawati, Ardinawati Ariyani, Alya Arsanda, Wiwid Asmal Asmara, Hidayah Nur Asmara Asnar Asnar Asnar Asnar, Asnar Astuti, Tina Sesarya Azizah, Imroatul Azyuyun, Azyuyun Bahzar , Moh. Bahzar, Moh. Bahzar, Mohammad Bhazar, Moh Carmela, Herlinda Ragil Feby Citra Ayu Deswina Maharani Darmalaksana, Dedy Darman, Siska Shafrianti Pratiwi Dernayun, Dernayun Dewi, Intan Fitria Dwi Vika Sari Edi Rahmad Eki, Lusia Elvira, Alma Endang Dwi Sulistyowati Erika H, Yulita Erika, Yulita Erwiantono Fadila, Nilda Fadillah, Ridha Khusnul Ghafur, Abd. Hafida, Khoirunisa Hamdawang, Hamdawang Handayani, Nur Fitri Hardoko , A. Hardoko , Aloysius Hardoko, A. Hatima, Siti Fahmatul Hautami Nadia Zahratul Afifah Henny Pagoray Herliah , Endang Herliah, Endang Herni Johan Ibrahim, Jihan Fhadillah Inarsia, Inarsia Indah Dwi Lestari Jaafar, Muhammad Sukar Jamil Jamil Jamil Jamil Jamil, M. Jawatir Pardosi Jody, Exca Sukas K., Iriyani Kalsela, Wanda Frisilia Khatimah, Kusnul Kurniawan, Rio Agung Latif, Angel Lusiana, Putri M Jamil, M M. Amir Masruhim Maharani, Nurani Majid , Novita Majid, Novita Marbun, Andreas Hari Susanto Marina Marina Marwiah Johansyah, Marwiah Marwiah Marwiah Marwiah, Marwiah Masaid, Femy Febriyanti Mauldya Nailya, Cut Muhammad Akmal Muhammad Luthfi Muhammad Rean Wahyudi Musdalifah Azis Mustangin Mustangin Ni Luh Suparni Asih Nila, Nila Nopianto, Eko Nulwelen, Maria Nur Fauzia Nur Yanti, Nur Oon Darmansyah Pajerih, Irwan Saputra Paran, Fransiskus Pardosi , Jawatir Pardosi, Jawatir Pardosi Pranaditya, Wahyu Dhira Pratama, Ali Gilang Pujianti, Titin Puspitasari, Ratiani Putri, Novita Amelia Putri, Rani Anggara RAHAYU, ANA Rahmi, Adelia Hidayatul Ramadani, Fivin Ramadhan, Widzar Alghifary Ramadhanita, Shavira Ramayanti, Livia Rosmini Rosmini Ruslan, Ridwan Da’I Malarangeng SAFITRI, SELVI Sainah, Saniah Saleh, Andi Muhammad Samdi, Abizar Kausar Saputri, Alma Elvira Saputri, Fadhila Dwi Saputri Saputri, Rizda Sandiva Sari, Dwi Vika Savitri, Pitaloka Alif Setiani, Intan Kumala Siti Rabbani Karimuna Solly Aryza Songli, Ariani Sri Muliani, Sri Sri YM, Feranda Surahman, Adi Syafira, Auliya Defi Tabina, Farrah Naila Tammu, Herlindar Taoha, Aurel Amelia Putri Taufik, Aliyyah Nisrina Umi Rahayu, Umi Utami, Faradhita Utsa, M. Nur Darussalam Venna Puspita Sari Wahyuni, Putri Sri Wardani, Indri Reva Warman , Warman Warman Warman Wibowo, Najwa Putri Pratama Widyaningsih, Tika Widyatmike Gede Mulawarman Wijaya, Nur Aida Fida Wingkolatin , Wingkolatin Wingkolatin, Wingkolatin Wirapuspita Wisnuwardani, Ratih Wulandari, Melda Nur Yulia Rahmawati, Yulia Yulianingrum, Aullia Vivi