Claim Missing Document
Check
Articles

Strategy for Creating New Entrepreneurs: Training on Making Purple Sweet Potato Sticks as a Solution for Improving Community Economy Teguh Setiawan Wibowo; Nurul Hidayati
Sciences du Nord Community Service Vol. 3 No. 02 (2026): Sciences du Nord Community Service
Publisher : North Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71238/sncs.v3i02.161

Abstract

This community service activity aims to improve the knowledge and skills of mothers in the Keputih area, Surabaya, in processing purple sweet potatoes into economically valuable stick products, as well as fostering entrepreneurial motivation as an effort to increase family income. The activity was held on June 12, 2026, at Pos PAUD Terpadu Tunas Mulia, Keputih, Surabaya, involving 15 mothers as participants. The implementation method used a participatory and educational approach through three main sessions, namely the presentation of material on the economic potential and nutritional content of purple sweet potatoes, hands-on practice of making purple sweet potato sticks covering all production stages from material preparation to packaging, as well as discussion and evaluation sessions. This activity involved IKBIS undergraduate nutrition students as assistant facilitators and presented Dr. apt. Teguh Setiawan Wibowo, MM., MBA., M.Si., M.Farm., AIFO and Ir. Rr. Nurul Hidayati, M.Si., A.Md.Akup as resource persons. The results showed that there was an increase in participants' understanding of the economic potential of purple sweet potatoes, hygienic processing techniques, calculation of capital and business profits, and product marketing strategies, as evidenced by the results of the pre-test and post-test evaluations. All participants expressed enthusiasm and interest in starting an independent business based on processing purple sweet potato sticks at home. This activity makes a real contribution to improving the family economy amid the burden of economic pressure, while building community economic independence and resilience through optimal utilization of local potential. Sustainable mentoring programs are recommended to ensure the sustainability of participants' businesses.
Edukasi Penggunaan Cefadroxil sebagai Antibiotik Terapi pada Pasien Pasca Operasi Sesar: Sebuah Upaya Peningkatan Kepatuhan dan Pencegahan Resistensi Antibiotik Sarah Zielda Najib; Teguh Setiawan Wibowo
Sciences du Nord Community Service Vol. 3 No. 02 (2026): Sciences du Nord Community Service
Publisher : North Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71238/sncs.v3i02.162

Abstract

Penggunaan antibiotik yang rasional pada pasien pasca operasi sesar merupakan upaya penting dalam mencegah infeksi luka operasi dan menekan angka resistensi antimikroba. Cefadroxil, sebagai sefalosporin generasi pertama oral, sering digunakan sebagai antibiotik terapi lanjutan pada pasien pasca sesar. Namun, rendahnya pemahaman pasien dan keluarga tentang cara penggunaan yang tepat masih menjadi kendala dalam keberhasilan terapi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga tentang penggunaan cefadroxil sebagai antibiotik terapi pada pasien pasca operasi sesar. Sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 4 Juli 2026 di ruang pertemuan RSIA Hikmah Sawi Bangkalan dengan peserta sebanyak 21 orang yang terdiri dari pasien pasca operasi sesar dan keluarga. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan sosialisasi dengan metode ceramah interaktif dan diskusi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan setelah mengikuti sosialisasi, yang tercermin dari peningkatan skor post-test dibandingkan pre-test. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi terstruktur oleh narasumber yang kompeten efektif dalam meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga tentang penggunaan cefadroxil yang rasional. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya integrasi program edukasi serupa dalam paket pelayanan pasca operasi sesar di berbagai fasilitas kesehatan secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Ekonomi dan Peningkatan Kapasitas Perempuan Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Batang Bersama Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) dan Jaringan Perempuan Usaha Kecil (JARPUK) Ani Florida Ngete; Teguh Setiawan Wibowo; Jaka Lepangkari
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 3 No 02 (2025): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v3i02.321

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi dan sebagai upaya perguruan tinggi untuk menjalin kerjasama dengan masyarakat. Perguruan Tinggi bersama Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) dan Jaringan Perempuan Usaha Kecil (JarPUK) fokus pada pemanfaatan potensi bunga telang dan serai sebagai bahan alami dalam pembuatan sabun. Peserta diajarkan mengenai khasiat bunga telang untuk kesehatan kulit, serta manfaat antibakteri dan aromaterapi dari serai. Selain teori, peserta juga melakukan praktik langsung pembuatan sabun, mulai dari persiapan bahan hingga pengemasan produk akhir. Melalui kegiatan Pengabmas ini, peserta diharapkan dapat memproduksi sabun alami berkualitas dan memiliki peluang usaha baru untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
Co-Authors A. Endang Kusuma Intan Aat Ruchiat Nugraha Abimanyu Tuwuh Sembhodo Ade Reka Saputri Adya Hermawati Agus Purbo Widodo Akbar Jaya Alfa Santoso Budiwidjojo Putra Alfi Rochmi Ali Yusron Alvi Abidi Alvia Nur Layli Ambar Kusuma Astuti Amelia Ferdiani Amin Harahap Ani Florida Ngete Ani Florida Ngete Annisah Febriana SE., MSi., Ak., CA Aviv Yuniar Ayu Putri Adi Febrianty Azlina, Yunidyawati Azzahroh Arum Bahtiar Efendi Balthasar Malindar Cakranegara, Pandu Adi Christina Wulansari Damarsari Ratnasahara Elisabeth Daniel Tulasi Daniel Tulasi Didik Supriyanto, Didik Dila Erlianti Dwi Bhakti Iriantini Edhi Juwono Endri Haryati Endri Haryati Endri Haryati Endri Haryati Endri Haryati Erika Putri Sepdianti Fahrudin Arif Fitri Yanti Fitria Fitria Fitroh Annisaul Mubarokah Hendrik Pandiangan Hendy Tannady Herni Utami Rahmawati Husen I Gede Putu Kawiana I Ketut Suada Indah Fadila Ulfa Jaka Lepangkari Jeanis Pretty Aprilia Jemi Pabisangan Tahirs Jennis Pretty Aprilia Jessi Charina Jumiati Jumiati Junita Irawati Kespandiar, Tengku Khusnul Hotimah Klemens Mere Laila Muzdalifah Rahayu Martina Theresia Moi Nede Mochamad Fatchurrohman Moh. Samsul Arifin Mohammad Gifari Sono Muhammad Iqbal Fajri Muhammad Syafri Muhammad Syaiful Saehu Muhammad Syukur Muhammad Syukur Muis Muis Neneng Hidayat Nurul Hidayati Nurul Hidayati Nurul Hidayati Purnomo Putri Raniyatul Hilwah Ratih Dewi Titisari Haryana Ratih Dewi Titisari Haryana Reni Oktavia Saputri Rianti Setyawasih Rika Yatun Nikmah Riza Aulia Widyaningsih Robiatul Adawiyah Rosita Septiani Rudi Setiadi Safia Maulida Sakinah Qurrotul Aini Sandy Muchjidin Latief Sarah Zielda Najib Shobikin Shobikin Siera Syailendra Siregar, Ade Perdana Siti Nur Halimah Siti Nurhalimah Siti Solihah Sri Bintang Sahara Mahaputra Kusumanegara Sudadi Sudarmawan, I Wayan Eka Suharto Suharto Sukirman Sukirman Suparman Susilo Ari Wardani Syailendra Reza Irwansyah Rezeki Syamsul Bahri Uli Wildan Nuryanto Umi Setyorini Wardana, Miko Andi YANITA YANITA Yayuk Suprihartini Zulfa Noraini Zulfiah Larisu  Abd. Karman