Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL KUCING DAN TIKUS TERHADAP KEMAMPUAN KERJA SAMA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK TUNAS HARAPAN KABUPATEN KETAPANG KALIMANTAN BARAT Natalia Kemba, Lidia; Lukmanulhakim, Lukmanulhakim; Amalia, Annisa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47547

Abstract

This study aims to determine the effect of the traditional “cat and mouse” game on the cooperative skills of 5-6-year-old children at Tunas Harapan Kindergarten in Ketapang Regency, West Kalimantan. The background of this study is the importance of cooperative skills as an aspect of early childhood social development that can be fostered through fun and interactive play activities. This study employed a quantitative approach using a pre-experimental method and a one-group pretest-posttest design. The study subjects consisted of 7 children from Group B, selected via purposive sampling. Data collection was conducted through observation and documentation using an observation sheet covering five indicators: active participation, shared goals, role division, adherence to rules, and organized social interaction. Data analysis involved quantitative descriptive analysis, the Shapiro-Wilk normality test, and a paired-sample t-test. The results indicated an improvement in the children’s cooperation skills, with the pretest mean score of 67.14 increasing to 82.86 on the posttest. The t-test results showed a significant value (p < 0.05), so it can be concluded that the traditional cat-and-mouse game has a positive and significant effect on the cooperation skills of children aged 5-6 years. Thus, this game is effective as an active, contextual learning strategy that aligns with the characteristics of children.
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MENGURUTKAN URUTAN BILANGAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL PELANGKUNG MODIFIKASI DESA LANGAN KABUPATEN MELAWI KALIMANTAN BARAT Tresia Afila; Lukmanulhakim Lukmanulhakim; Annisa Amalia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48767

Abstract

Playing is one of the needs of early childhood and is an important tool in their learning process, including developing cognitive abilities. One aspect of cognitive development is the ability to sequence numbers. This study aims to determine the ability of children aged 5-6 years in sequencing numbers through the traditional game of Pelangkung in Langan Village, West Kalimantan. The research method used a descriptive qualitative approach with participatory observation techniques, involving two 6-year-old children as research subjects. The results show that the Pelangkung game has the potential to help children understand number sequences through the activity of counting and taking game stones sequentially, thereby developing their ability to determine number sequences more accurately and independently.
The Use Of Code-mixing by Nathalie Kezia in Indonesia’s Next Top model cycle 3 Annisa Amalia; Heri Heryono
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v9i1.2103

Abstract

This research aims to categorize the types and functions of code mixing used by one of the contestants in Indonesia’s Next Top Model Cycle 3, Nathalie Kezia. This research used a descriptive-qualitative method to analyze the conversation. The data source was taken from a YouTube channel entitled “Indonesia’s Next Top Model Cycle 3”. The result showed there are three types of code mixing found in the total 43 data; 35 of insertion (82%), 4 of alternation (9%), and 4 of congruent lexicalizations (9%). In the data analyzed, the most dominant type of code mixing is insertion, which indicates that Nathalie frequently inserts one language into another in her utterances. Moreover, it is clear from the findings that Nathalie Kezia used code mixing with several functions, which are 30 data of ‘talking about a particular topic’ (70%), 3 data of ‘being emphatic about something’ (7%), 8 data of ‘interjection’ (18%), and 2 data of ‘intention of clarifying the speech content for the interlocutor’ (5%).
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN BERBASIS MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG HIV/AIDS Metha Fahriani; Gatot Supriyanto; Annisa Amalia
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 9, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v9i1.30906

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan global yang serius, dengan kelompok usia remaja (15-24 tahun) sebagai salah satu kelompok yang paling rentan terinfeksi. Pengetahuan yang rendah tentang HIV/AIDS menjadi faktor risiko utama penularan di kalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan berbasis media video animasi terhadap pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di SMA Negeri 12 Rejang Lebong. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dengan jumlah sampel sebanyak 72 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Intervensi yang diberikan berupa penayangan video animasi berdurasi 12-15 menit. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Paired Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan kategori kurang sebanyak 29 orang dengan nilai rata-rata 61,83. Setelah intervensi, mayoritas responden memiliki pengetahuan kategori baik sebanyak 58 orang dengan nilai rata-rata meningkat menjadi 85,24. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pendidikan kesehatan berbasis video animasi terhadap tingkat pengetahuan remaja, guna mencegah penularan penyakit HIV/AIDS diharapkan bagi siswa-siswi dapat terus meningkatkan kesadaran diri dan aktif dalam mencari informasi kesehatan mengenai HIV/AIDS.
Pemanfaatan Virtual Reality dalam Menumbuhkan Pengetahuan Religius Anak Usia Dini: Analisis Bentuk Pengalaman Kognitif dan Afektif Dias Khairina Sabila; Dian Miranda; Annisa Amalia; Sopy Nuraieda
Jurnal Raudhah Vol 13, No 2 (2025): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v13i2.5048

Abstract

Pembelajaran agama di PAUD masih didominasi metode konvensional sehingga kurang menyentuh aspek emosional anak secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk pengalaman religius anak melalui teknologi Virtual Reality (VR). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi naratif, penelitian melibatkan 23 anak usia 4–6 tahun dan guru di salah satu TK Islam Pontianak sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif, wawancara naratif, dan dokumentasi menggunakan instrumen panduan observasi serta wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahapan storying hingga restorying. Hasil penelitian menunjukkan VR sangat efektif menumbuhkan dimensi kognitif dan afektif melalui visualisasi konkret serta keterlibatan emosional anak, namun berdampak rendah pada perubahan perilaku nyata dalam jangka pendek. Disarankan integrasi VR dilakukan secara terarah dengan durasi terbatas dan didukung pembiasaan rutin untuk memaksimalkan perubahan perilaku positif.
Pemanfaatan Virtual Reality dalam Menumbuhkan Pengetahuan Religius Anak Usia Dini: Analisis Bentuk Pengalaman Kognitif dan Afektif Dias Khairina Sabila; Dian Miranda; Annisa Amalia; Sopy Nuraieda
Jurnal Raudhah Vol 13, No 2 (2025): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v13i2.5048

Abstract

Pembelajaran agama di PAUD masih didominasi metode konvensional sehingga kurang menyentuh aspek emosional anak secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk pengalaman religius anak melalui teknologi Virtual Reality (VR). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi naratif, penelitian melibatkan 23 anak usia 4–6 tahun dan guru di salah satu TK Islam Pontianak sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif, wawancara naratif, dan dokumentasi menggunakan instrumen panduan observasi serta wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahapan storying hingga restorying. Hasil penelitian menunjukkan VR sangat efektif menumbuhkan dimensi kognitif dan afektif melalui visualisasi konkret serta keterlibatan emosional anak, namun berdampak rendah pada perubahan perilaku nyata dalam jangka pendek. Disarankan integrasi VR dilakukan secara terarah dengan durasi terbatas dan didukung pembiasaan rutin untuk memaksimalkan perubahan perilaku positif.
Co-Authors ,, Asna ,, Fitriani Adelia Nur Tahira Afifah, Firza Nur Agustin, Alpina Alfina Febrianti Amla, Amla Andarti, Maria Lauda Andini Linarsih Andre Pratama Sitepu Apriani Rahmawati Arimbi, Gita ARIYANI RAMADHANI Arsawalnisah, Arsawalnisah Assalwa Tazkia L Audita, Almiati Aunurrahman Aunurrahman Ayunisa, Radhwa Bella Silvesteria Damanik Busri Endang Candra Rindi Irawan Christina Olly Lada Cindi Sandra Corina, Riska Damiania, Sepriana Daulat Saragi Desike, Vivin Desni Yuniarni Desni Yuniarni Desni Yuniarni Destrinelli Destrinelli Destrinelli Dian Miranda Dian Miranda Dian Miranda Dian Miranda Diana, Savira Rahma Dutatiska, Chieta Lara Dwi Utami, Hendrika Eka - Sastrawati Ekhesy, Della Elina, Ernamitha Elisa Elisa Enjela, Bela Ocvi Enjely, Aprilyany Evalinapkapahan Evalinapkapahan Faizati umu Aimanah Fauzi Fauzi Fitriani, Eva Furwanti, Furwanti Gatot Supriyanto Haeruddin Haeruddin Halida Halida Halida Hana Suraya Khairunnisa Hania Dwitri Fadhia Hariandi, Ahmad Hawani, Hanifah Rozalia Heri Heryono Hisny Fajrussalam Iftiza, Fachria Imam Ghozali Ismawati Ismawati Jessica, Agustina Kartika Sari Khairina Sabila, Dias KHOIRUNNISA Kristanti, Valeria Devi Kurniawan, Liyon Linarsih, Andini Lukmanul Hakim Lukmanulhakim Lukmanulhakim ., Lukmanulhakim M. Syukri M. Yamin Marmawi R Marmawi R . Marmawi R. Maulana, Fadillah Maulana, Ivan Mayasari, Ulfayani Maynanda, Aurel Mei Seven Panjaitan Mella Yunita Meri Sri Sugita Metha Fahriani Miranda, Dian Miranda Mortisari, Yuni Muhamad Ali Muhamad Ali Muhamad Ali Muhammad Ikhtiar Muhammad Sofwan Nadiah Indrianti Nasution, Rizki Amelia Natalia Kemba, Lidia Natasya Agustin Nene, Lusila Novianti, Lili Nurhofifah, Nurhofifah Ossi Marga Ramadhan Perdina, Siska Pinta Uli Panjaitan Pradnya, Irene Nindita Purwasih, Atik Raden Burhan Ramadhani, Inka Gita Rhema, Rhema Risdalina Sabila, Dias Khairina Sajidin, Hendra Saputrawan Salsabila, Luvena Saputri, Anggraini Sarkasih, Maulina Sidarta, Sagita Siska Perdina Siswahyudianto Sopy Nuraieda Sunarti Sunarti Sunarti Suriana Suriana Tasya, Claudia Teodosia, Maria Tresia Afila Trisnawati, Rita Usman Radiana Wungouw, Herman Yoga, Yoga Yuni, Emilia De Lodat