Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH CAIRAN JAGUNG  TERHADAP KUALITAS DAN KUANTITAS BIOGAS  DARI KOTORAN SAPI  I Wayan Joniarta; Febrian Purnama; I Made Mara; I Kade Wiratama
Energy, Materials and Product Design Vol. 5 No. 1 (2026): Energy, Materials and Product Design
Publisher : Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/empd.v5n1.331-337

Abstract

Biogas is one of the alternative energies that can be utilized to meet fuel energy needs. It originates from the fermentation process of biomass, such as cow dung. This research focuses on producing biogas from cow dung with the addition of corn waste water to determine the influence of adding corn waste water on the quality and quantity of the generated biogas. Treatments were applied by varying the composition of cow dung with corn waste water (A, B, C) and cow dung with water (D) as a control. The successive compositions created were composition A (1:1j), composition B (1:2j), composition C (1:3j), and composition D (1:1a), each repeated three times, and the study was conducted for 30 days. The research results indicate that with the addition of corn waste water, the highest quantity of biogas was obtained in composition A, amounting to 1168.08 cm3, while the lowest quantity was obtained in composition B, totaling 791.21 cm3. Regarding the quality testing of biogas with the addition of corn waste water, the highest quality was observed in composition A at 49.76%, whereas the lowest quality was found in composition B at 23%. However, in composition D, which consists of cow dung biogas with water demonstrated superior quality and quantity, with a quality value of 52.82% and a quantity of 1384.05 cm3. The data obtained suggest that corn waste water may not be as effective as a supplementary material for the mixture of cow dung biogas.
PENERAPAN MESIN POLES ERGONOMIS BERPENDINGIN AIR UNTUK USAHA KREATIF KERAJINAN KULIT KERANG MUTIARA “CONCHA” HANDYCRAFT MENUNJANG PARIWISATA BERKELANJUTAN DI DESA MENINTING LOMBOK BARAT I Wayan Joniarta; Made Wijana; I Nyoman Nugraha Ardana Putra; Ilham Maulana Akbar; I Komang Gelgel Widana Putra
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 5 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i5.3710

Abstract

Concha Handycraft merupakan usaha kerajinan produk kreatif sejak awal tahun 2016. Alamat di Jalan Pesantren No.14, Dusun Tegal, Meninting, Batu Layar, Lombok Barat, NTB. Produk yang dihasilkan yaitu perhiasan untuk asesoris pakaian wanita.  Bahan baku utama kulit kerang mutiara, resin dan perak. Permasalahan mitra yaitu proses penghalusan produk masih menggunakan amplas manual sehingga waktunya lama.  Permasalahan lainnya adalah manajemen keuangan yang belum tertata. Tujuan dari kegiatan ini adalah mempercepat  proses produksi bagian pemolesan produk. Tujuan kedua yaitu pendampingan manajemen keuangan dengan pelatihan pembuatan proposal kredit. Metode pelaksanaan Program yaitu Up-Grade teknologi proses produksi dengan cara mendesain, membeli komponen, pembuatan di bengkel, tahap pengujian dan penyerahan ke mitra.  Metode pendampingan bidang manajemen di mulai dengan pelatihan pembuatan proposal kredit. Hasil kegiatan adalah produk TTG berupa  mesin poles berpendingin air.  Spesifikasi mesin: panjang 70  cm Lebar 55 cm tinggi  75 cm, rangka  besi siku tebal 2 mm  5 x 5 cm,    motor listrik 1/2 HP, 2880  rpm, pulley  Ǿ 3 inch terhubung V belt ke pulley tengah  dameter  Ǿ 6 “ (15 cm)  sehingga putaran piringan amplas menjadi 1440 rpm.  Untuk proses kerja bisa menggunakan amplas ukuran 400 – 800. Sirkulasi air pendingin menggunakan pompa rendam daya 35 watt. Hasil kegiatan manajemen keuangan yaitu draft proposal kredit untuk perbankan. Tingkat keberdayaan mitra setelah aplikasi mesin poles berdasarkan testimony pemilik  ada kenaikan produktifitas 15 %. kegiatan pengabdian masyarakat ini sudah berhasil memberikan peningkatan kapasitas produksi sebesar 15% dan peningkatan kecepatan proses produksi sebesar 10%. Untuk mengevaluasi keberlanjutan kegiatan di tempat mitra dilakukan pendampingan selama 1 bulan pasca kegiatan berakhir.
Pengenalan dan Edukasi Postur Kerja Ergonomis pada Aktivitas Menggunakan Gerinda Tangan di Bengkel Mobil Listrik Jurusan Teknik Mesin Universitas Mataram I Gede Bawa Susana; I Gusti Agung Ketut Chatur Adhi Wirya Aryadi; I Wayan Joniarta; I Made Mara; I Ketut Perdana Putra
JURNAL KARYA PENGABDIAN TEKNIK MESIN Vol. 8 No. 1 (2026): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v8i1.241

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Bengkel Mobil Listrik Jurusan Teknik Mesin Universitas Mataram dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa atau operator dalam menerapkan postur kerja ergonomis pada aktivitas penggunaan gerinda tangan. Permasalahan utama yang ditemukan adalah penggunaan postur jongkok atau setengah jongkok saat menggerinda akibat rendahnya posisi benda kerja, yang berpotensi meningkatkan risiko gangguan muskuloskeletal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi tahap observasi awal, penyuluhan ergonomi, demonstrasi teknik postur kerja, serta pelatihan praktis. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa postur jongkok ditandai dengan fleksi batang tubuh dan leher yang besar serta beban statis pada lutut dan pergelangan kaki. Setelah dilakukan edukasi dan penyesuaian fasilitas kerja sederhana, seperti pengaturan ketinggian benda kerja, peserta mampu beralih ke postur berdiri yang lebih alamiah dan ergonomis. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi ergonomi sederhana melalui edukasi dan pelatihan praktis efektif dalam meningkatkan kesadaran, kenyamanan, dan keselamatan kerja pada aktivitas menggerinda di lingkungan bengkel pendidikan.
Analisis Aerodinamika Diffuser Dengan Kurvatur Lengkung Berbasis Airfoil Pada Variasi Sudut Serang dan Tinggi Flange Baginda Arsyi Muhammad; I Kade Wiratama; I Wayan Joniarta
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 4 No 3 (2025): Desember
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v4i3.269

Abstract

Low wind speeds in residential areas often pose an obstacle to the use of small- and micro-scale wind turbines. Various efforts have been made to address this issue, particularly to improve wind turbine performance. One such method is the application of a diffuser, or wind lens, during turbine operation. However, existing diffuser designs still require further development in order to achieve more efficient aerodynamic performance, optimize wind speed, and provide a more compact configuration. In this study, a diffuser with curved geometry based on the Wortmann FX-63-137 airfoil was analyzed using Ansys Fluent simulations. The variations tested included angles of attack of 0°, 4°, 8°, and 12°, as well as flange heights of 0.05D, 0.10D, 0.15D, 0.20D, and 0.25D. The simulation results indicated an increase in wind velocity at the throat area, with the best performance achieved at a 4° angle of attack with a 0.10D flange. Under these conditions, the available wind power reached 203.20 W, representing an increase of approximately 34.01%.
Pendampingan Penerapan Ergonomi melalui Pemindahan Toolbox dari Lantai ke Rak Kerja di Bengkel Mobil Listrik Teknik Mesin Universitas Mataram I Gede Bawa Susana; I Made Mara; I G.A.K. Chatur Adhi Wirya Aryadi; Rudy Sutanto; I Wayan Joniarta; I Ketut Perdana Putra
JURNAL KARYA PENGABDIAN TEKNIK MESIN Vol. 8 No. 2 (2026): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v8i2.262

Abstract

Aktivitas pemindahan toolbox secara manual merupakan salah satu pekerjaan yang berpotensi menimbulkan risiko gangguan muskuloskeletal apabila dilakukan dengan teknik pengangkatan yang tidak ergonomis. Di Bengkel Mobil Listrik Teknik Mesin Universitas Mataram, toolbox yang sebelumnya berada di lantai dipindahkan ke rak kerja sebagai bagian dari penataan fasilitas laboratorium. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan kepada mahasiswa dalam menerapkan teknik pemindahan beban yang aman dan ergonomis selama proses pengangkatan toolbox. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi risiko kerja, sosialisasi prinsip manual material handling, demonstrasi teknik pengangkatan yang benar, pembagian tugas pengangkatan secara berkelompok, serta pendampingan selama proses pemindahan toolbox ke rak kerja. Teknik yang diterapkan meliputi menjaga posisi punggung tetap netral, menekuk lutut saat mengangkat, memegang beban secara seimbang, mengangkat menggunakan kekuatan otot tungkai, serta melakukan koordinasi gerakan antaranggota tim selama proses pengangkatan dan penempatan toolbox pada rak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknik pengangkatan ergonomis mampu memperbaiki postur kerja mahasiswa, meningkatkan koordinasi selama proses pemindahan, serta mengurangi potensi cedera akibat pengangkatan manual. Selain itu, toolbox berhasil dipindahkan ke rak kerja dengan aman sehingga memudahkan akses terhadap peralatan dan mendukung penataan bengkel yang lebih ergonomis. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi mengenai teknik manual material handling merupakan langkah sederhana namun efektif dalam meningkatkan keselamatan dan budaya kerja ergonomis di lingkungan laboratorium.
Green Energy Policy Implementation in Bali: Challenges and Opportunities Ni Putu Bayu Widhi Antari; I.G.A.A. Dewi Sucitawathi Pinatih; I Wayan Joniarta
Bali Membangun Bali: Jurnal Bappeda Litbang Vol 6 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51172/jbmb.v6i2.465

Abstract

Purpose: This study aims to explain the implementation of green energy policies in Bali as a popular international tourist destination as well as identify various opportunities and challenges faced by the Bali Provincial Government in implementing green energy policies. Research methods: The study utilizes qualitative methods by conducting interview and collecting secondary data. Qualitative data analysis is carried out by making verbatims, reducing the unimportant discussion, coding the discussion, and classifiying to the themes. Findings: Bali provincial government enacted some green energy policies, but in term of sustainable waste management, the policy should regulate about how landfill is built and how the gas is converted to the energy. Implication: The hurdles are enough capacity of fossil energy sources, bad experience in wind power establishment, and lack of government financial supports.
BANALITAS KORUPSI DI INDONESIA (Suatu Tinjauan Dari Perspektif Budaya) i wayan joniarta
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v2i1.358

Abstract

PENDAHULUANKorupsi merupakan satu kata yang selalu memjadi buah bibir dan menjadi isu yang kerap up to date untuk didiskusikan, dengan kata lain bahwa korupsi merupakan fenomena    yang    cendrung    menarik perhatian dan    mengundang opini publik. Dapat disimak pada beberapa media baik media massa, elektronik, maupun media social lainnya yang setiap saat bertambah. Pada berbagai media tersebut setiap rubriknya cendrung tidak mengabaikan kasus-kasus tentang korupsi. Seperti pada era reformasi ini yaitu korupsi dalam kaitan dengan    E-    KTP ,    dugaan    korupsi    Asian Games 2018, proyek simulator ujian SIM Korps Lalu Lintas Polri, kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang, kasus jual beli perkara Pemilukada ( bila dicantumkan semuanya bisa saja akan mempertebal halaman tulisan ini. Mencermati pernyataan tersebut tampaknya korupsi telah mengakar dan mendarah daging terutama dikalangan birokrasi pemerintahan. Ironisnya Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan (Jawa Timur) ditangkap KPK karena menghentikan proses hukum yang ditangani akibat dari menerima suap    Rp    250    juta    rupiah”(Jakarta Compas.Com, Rabu 2/8/2017).
REALITAS KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) PROVINSI BALI Yustina Agninoy Jarut; Wayan Widhiastini; Wayan Joniarta; Wayan Suderana
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v2i2.1707

Abstract

KPU Provinsi Bali sebagai lembaga yang bersifat vertikal, senantiasa berusaha membangun budaya organisasi agar kinerja pegawainya dapat berkembang dengan baik. Sebagai lembaga yang bersifat vertikal dimana seluruh program dan anggarannya sangat tergantung dari KPU-RI sebagai atasannya. Pada titik inilah KPU Provinsi Bali seringkali menghadapi masalah dalam rangka membangun budaya organisasi yang bisa sangat berpengaruh terhadap kinerja pegawainya. Adapun  tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Realitas Kepemimpinan, Budaya Organisasi dan  Kinerja Pegawai Pada Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali. Jenis penelitian ini adalah deskriftif kualitatif, Sumber data yang digunakan dari penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Pemilihan informan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive sampling, yang mana informan yang dalam penelitian ini adalah Komisioner, Sekretaris, Pejabat Struktural dan Pegawai KPU Provinsi Bali. Dalam teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dan teknik pemeriksaan keabsahan data adalah triangulasi (sumber dan metode). Dalam hasil penelitian diperoleh penelitian ini dianalisis dari teori kepemimpinan, teori budaya organisasi  dan teori kinerja yaitu dilihat dari nilai-nilai yang dimiliki pimpinan, fungsi budaya organisasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa kepemimpinan, budaya organisasi dan kinerja pegawai KPU Provinsi Bali sudah optimal dan saran dari penelitian ini yaitu  diharapkan KPU Provinsi Bali lebih meningkatkna lagi kepemimpinan dan budaya organisasi yang sudah ada di KPU Provinsi Bali agar Kinerja Pegawai semakin meningkat.Kata Kunci: Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Kinerja 
RESPONSIVITAS KEBIJAKAN LOKAL DALAM MENGHADAPI DINAMIKA SOSIAL Wayan Joniarta
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.285 KB) | DOI: 10.38043/jids.v3i1.1736

Abstract

Patut diakui bahwa terdapat sistem ganda dalam pemerintahan desa yaitu desa dinas dan desa pakraman. Desa Pakraman di Bali merupakan sebutan lain dari desa adat, yang telah mengakar sejak lama. Seiring bergulirnya reformasi yang dimulai tahun 1998, desa pakraman diperkuat oleh Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2001 tentang desa pakraman. Teriring semangat UU No. 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah dan juga hasil amandemen UUD 1945 pasal 18 b ayat (2) dengan tegas telah memberikan peluang untuk membangkitkan atau menghidupkan kembali otonomi asli dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa. Bekat dualisme desa berarti dilihat dari sisi kebijakan maka desa dinas berada pada konteks kebijakan nasional dan desa adat/pakraman berada pada konteks kebijakan tradisional. Tulisan ini mendeskripsikan secara aktual tentang fakta keberadaan desa pakraman, bahwa sesungguhnya desa pakraman yang mempunyai hak otonum dalam kaitan dengan adat istadat dan budaya, namun keluesan, kejujuan, fleksibilitas orang Bali terkadang ternodai oleh tindakan anarkis, seperti terjadinya kasepekang terhadap warga di Desa Pakraman akibat dari kurang aktifnya warga tertentu dalam kegiatan adat istiadat. Disamping itu desa pakraman sebenarnya terbebani untuk merespons isu – isu yang sebenarnya merupakan kewenangan dari pemerintah supra local, seperti masalah narkoba, pungli, rabies, KIPEM dan isu hangat lainnya.Kata Kunci: : Kebijakan lokal, Dinamika Sosial
Co-Authors A. D. Catur A.A Alit Triadi A.A. Alit Triadi, A.A. Alit Abdullah Jundi Ade Aprilian Dika Adhi, I.G.A.K.C. Agus Dwi Catur Agus Suroso Ahliwathany Rivaldi Al Buhori, Rashid Ridho Alfandiansyah Muhammad Alfi Sahrin, Laila Aljibran, Aljibran Anak Agung Alit Triadi Anak Agung Alit Triadi Ananda Putra, Yoga Raditya Aprilian Dika, Ade Arif Mulyanto Astiani, Arbiatun Atas Pracoyo Baginda Arsyi Muhammad Bayu Nata Negara Budiana, I Nyoman CATUR ADHI , I GUSTI AGUNG KETUT Chatur Adi W.A., I G.A.K. Chatur Adi.W.A, I.G.A.K Denanda, Andry Aprillya Dewi, Ni Putu Dian Cahayani Surya Dini Suryaningsih Dodi Setyawan Fani Ladira Farah Najwasyah Farah Najwasyah Febrian Purnama Febriyawan, Gilang Feby Oktavia Fini Laelani Puspitasari Firmansyah, Maman Fitrirayani, Gadis Ariva Harahap, Herpan Syafil Hartana Hartati, Dea Rara Hasyim Kholid Hasan Qorib Hasyim, Hasyim Hendrajid Haerul Putra Hera Rohalia Heri Sulistiyono Hermanto, Koko Herpan Syafil Harahap Huriah Huriah I Dewa Gede Jaya Negara I G.A.K Chatur Adhi W.A. I G.A.K. Chatur Adi W.A. I G.A.K. Chatur Adi W.A. I Gede Bawa Susana I Gusti Agung Ketut Chatur Adhi Wirya Aryadi I Gusti Putu Muliarta Aryana I Gusti Putu Muliarta Aryana I K. Wiratama I Kade Wiratama I Kade Wiratama, I Kade I Ketut Perdana Putra I Ketut Perdana Putra I Ketut Wiryajati I Made Adi Sayoga I Made Adi Sayoga I Made Adi Sayoga, I Made I Made Mara I Made Nuarsa I Made Suartika I Made Suartika I Made Suartika I Made Wijana . I Nyoman Merdana I Nyoman Nugraha Ardana Putra I Nyoman Nugraha Ardana Putra I Putu Yuda Pratama I Wayan Suderana I Wayan Yasa I Wayan Yasa, I Wayan I Wayan, Joniarta I.B Alit I.B. Alit I.D.K. Okariawan I.G.A.A. Dewi Sucitawathi Pinatih I.G.A.AG. Dewi Sucitawathi Pinatih I.G.A.K Chatur A.W.A I.K Wiratama I.M. Mara I.M. Nuarsa I.M.A Sayoga I.M.A. Sayoga Ida Ayu Sri Adnyani Ida Bagus Alit Ida Bagus Fery Citarsa Ilham Maulana Akbar Ilham Maulana Akbar Iswara, I.B.K.T.H. Juleha Juleha Julidio, Alief Jurnal Pepadu Karyawan, I Dewa Made Alit Khairul Amri Laeli, Inayatul Lalu Banu Samudera Latupeirissa, Jonathan Jacob Latupeirissa, Jonathan Jacob Paul Luluk Hariska M Wijana M. Mirmanto, M. M. Wijana M. Wijana, M. Made Mahendra Made Nuarsa, Made Made Wijana Made Wijana Made Wijana Made Wijana Made Wijana, Made Made Wirawan, Made Maharani, Ni Putu Riza Mahendra, Made Masintan, Masintan Melati Budi Srikandi Melinda Ade Kantari Muhamad Renaldi Setiawan Muhamad Renaldi Setiawan Muhamad Renaldi Setiawan Muhammad Arif Fitriyono Muhammad fauzan Mursidin Syaefa N. Nurchayati, N. N. Nurpatria, N. Nabilla Mandalika Nabilla Mandalika Ni Ketut Arniti Ni Ketut Surasni Ni Luh Yulyana Dewi Ni Putu Bayu Widhi Antari Ni Putu Bayu Widhi Antari Ni Putu Sawitri Nandari Ni Putu Yunita Anggreswari Nopia Ramdhani, Riyan Nora Dery Sofya Nuarsa M Nuning Indah Pratiwi Nur Kaliwantoro Nurchayati Nurchayati Nursina Nursina, Nursina Padang, Y.A. Padmiatmi, Pandri Padmiatmi Panca Sunu Pamungkas Pandri Pandiatmi Panesa Aulia, Linda Paryanto Dwi Setyawan Perdana Putra, I Ketut Purnama, Febrian Putra, Ardi Wijaya Putra, I Ketut Perdana Putri , Sarina Adila Putri Ekaresty Haes Putri, Ghea Sabina Anggia Ramadhan, Galang Baruna Rashid Ridho Al Buhori Rashid Ridho Al Buhori Rifki, Lalu Muhammad Riski Hidayah Rizky Fathullah Rohayani, Tri Sari Rudy Sutanto S. Sujita Sabathian Poedjiarso, Benhard Okta Sahri Aflah Ramadiansyah Salsabila, Aulivia Nanda Salwana Islami Samudera Lalu Banu Santosa, Wahyudi Saqinah, Inang Satya Ulumuna Lestari Siti Umrah Sofya, Nora Dery Sony Januarda Sri Maryati Suartika , I Made Suartika M Sucitawathi Pinatih , I Gusti Ayu Agung Dewi Sucitawathi, I G.A.A. Dewi Sujita Darmo Sujita Darmo Sujita, Sujita Sultan Sultan Sultan Sultan Supaerina, Eji Supriono Supriono Surya Buana, I Gede Eka Tiara Dwi Astuti Tiara Dwi Astuti Tira Aulana, Dina Triadi A.A.A Triadi, Anak Agung Alit Usman, Zohimundin Wahyudi Santosa Wayan Widhiastini WAYAN, I WAYAN SUKANIA Widana Putra, I Komang Widiantari, Githa Nirmala Winda Maliana Hainingsih Wirya Aryadi, I Gusti Agung Ketut Chatur Adhi Yudhyadi, I Gusti Ngurah Ketut Yuliadi Yuliadi Yuliadi Yuliadi Yusron Saadi Yustina Agninoy Jarut Zainuri, Ahmad Zainuri Zohimundin Usman