Claim Missing Document
Check
Articles

RENCANA REKLAMASI TAMBANG TANAH URUG BERDASARKAN EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN PANGAN LAHAN KERING DI DESA MURYOLOBO, KECAMATAN NALUMSARI, KABUPATEN JEPARA, JAWA TENGAH Indah Nur Hidayah; Suharwanto Suharwanto; Johan Danu Prasetya
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 21, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v21i2.5985

Abstract

Desa Muryolobo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah, memiliki potensi sumber daya alam yang besar berupa tanah urug. Kegiatan penambangan memberikan dampak terhadap lingkungan berupa penurunan produktivitas lahan, peningkatan erosi, dan potensi gerakan massa tanah. Disamping itu, kebutuhan pangan semakin meningkat tetapi tidak diimbangi dengan peningkatan ketersediaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rencana reklamasi berdasarkan kesesuaian lahan tanaman pangan lahan kering. Metode penelitian yang digunakan diantaranya metode survei dan pemetaan, analisis laboratorium, analisis deskriptif, dan pencocokan dengan faktor pembatas (weigh fector matching). Kriteria kesesuaian lahan mengacu kepada 12 kriteria kesesuaian lahan untuk tanaman pangan berdasarkan Hardjowigeno, 2020. Hasil evaluasi kesesuaian lahan terbagi menjadi 6 kelas kesesuaian lahan tanaman pangan lahan kering yaitu N1sntd, N1snd, N2t, N2s, N2snatdx, dan N1t. Arahan reklamasi tambang diantaranya (1) penataan lahan berbentuk teras bangku dengan kemiringan jenjang sebesar 450, tinggi jenjang 4 m, serta lebar teras 8 m dengan back slope sebesar 20-30 (2) pembuatan saluran pembuangan air (SPA) berbentuk trapesium (3) penanaman kedelai dan ubi kayu dengan sistem guludan, serta penanaman pohon sengon dan rumput vetiver dengan sistem pot. 
Daya Dukung Kawasan dan Daya Dukung Rill pada Ekowisata Sungai Mudal Banyunganti, Jatimulyo, Kulon Progo, DIY Maulidya Anggun Ayumadany; Johan Danu Prasetya; Muammar Gomareuzzaman
Dinamika Lingkungan Indonesia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/dli.9.2.p.90-97

Abstract

Mudal River ecotourism is located in the Menoreh Hills which is a geological protected area and the area around the springs in the RTRW of Kulon Progo Regency. Since 2015 the Mudal River has been used as a tourist spot in the ecotourism category. These ecotourism activities have increased significantly from year to year when viewed from secondary visitor data for 2015-2018. The study was conducted to determine the value of the carrying capacity of the area and the real carrying capacity which is an effort to prevent damage that occurs in ecotourism areas in protected areas. The method used in this research is a survey and field method. Data on the parameters of carrying capacity and area and real carrying capacity were obtained from the survey and field activities. Based on the results and data processing carried out, it was found that the carrying capacity of the area (DDK) was 701 people/day (consisting of DDK utilization of playing water 637 people/day, DDK utilization of sitting relaxed 57 people/day, and DDK utilization of camping 7 people/day). Meanwhile, the real carrying capacity value is 1151 people/day. The two results obtained are still far above the existing visitors to the Mudal River Ecotourism so the carrying capacity of ecotourism activities is still in accordance with the value of the carrying capacity of the area and the real carrying capacity.
MANAJEMEN PENGETAHUAN UNTUK RISIKO BENCANA TSUNAMI –LITERATURE REVIEW Hadi Purwanto; Johan Danu Prasatya; Tedy Agung Cahyadi; Yohana Noradika Maharani
Racic : Rab Construction Research Vol 7 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v7i2.3001

Abstract

The application of knowledge management (KM) using Internet of Things (IoT) and Artificial Intelligence (AI) technology is able to capture, store, and disseminate disaster information in all phases of the tsunami disaster. IoT promises to provide continuous fast data, AI used in several disaster risk management applications promises to automate the analysis and dissemination of potential disaster information, as well as the results of disaster event analysis more accurately and faster. This study aims to develop an AI and IoT-based KM model for tsunami risk management based on the comparative results of previous research. The results of the comparison show that most KM, AI, and IoT research focus on the process of knowledge capture, knowledge store, knowledge sharing and mostly focus on pre-disaster. Some other KM research focuses on KM systems without AI, and IoT on the process of knowledge capture, knowledge store, knowledge sharing and only focuses on the stage of a disaster. There is very limited KM research that simultaneously examines KMS, AI, IoT in all knowledge management processes for all stages of tsunami disaster risk. The results of the comparison utilize to develop AI and IoT-based KM models for all stages of tsunami disaster risk management. This study can be a good guidance for stakeholders on the application of AI-based KM and IoT technology to manage tsunami disaster risk in Indonesia.
Analisis Kesesuaian Wisata Di Pantai Glagah, Kalurahan Glagah, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, D.I. Yogyakarta Arya Dipa Aristo Putra; Johan Danu Prasetya; Dian Hudawan Santoso
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 4, No 1 (2022): Vol 4, No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.611 KB) | DOI: 10.31315/psb.v4i1.8908

Abstract

Pantai Glagah merupakan salah satu wisata pantai yang terletak di Kulon Progo yang termasuk kedalam Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD) dimana didalamnya terdapat daya tarik wisata alam pantai dengan didukung  oleh wisata kuliner tepi laut dan surga makanan hasil laut (Seafood Paradise). Pantai Glagah memiliki potensi bencana berupa gelombang pasang dan angin kencang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesesuaian wisata. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh melalui metode purposive sampling, wawancara, matematis berupa skoring, dan analisis deskriptif. Parameter kesesuaian wisata terdiri dari kedalaman perairan, lebar pantai, tipe pantai, kemiringan pantai, kecepatan arus, material dasar perairan, kecerahan perairan, biota berbahaya, ketersediaan air tawar, dan tutupan lahan. Berdasarkan hasil perhitungan analisis kesesuaian wisata di Pantai Glagah didapatkan hasil  indeks kesesuaian wisata ∑IKW sebesar 64,90% yaitu sesuai (S2). Kata Kunci: Kesesuaian Wisata, Pantai, Wisata
Penentuan Kualitas Airtanah dengan Metode Diagram Piper Kloosterman di Desa Kulwaru, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta Foundry Giovani; Rr. Dina Asrifah; Johan Danu Prasetya
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan SATU BUMI Vol 2, No 1 (2020): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu Bumi) Ke-II
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1182.177 KB) | DOI: 10.31315/psb.v2i1.4462

Abstract

Keberadaan airtanah di Desa Kulwaru, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta berhubungan mengenai genesa atau pembentukan airtanah. Sumber airtanah maupun air  bersih berasal dari sumur gali, sumur bor, dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Beberapa sumur pada daerah penelitian bersifat airtanah payau yang merupakan campuran antara air tawar dengan air asin. Tujuan penelitian yaitu menganalisis pengaruh bentuklahan dan penggunaan metode Diagram Piper Kloosterman dalam penentuan genesa airtanah. Metode yang digunakan adalah metode survei dan pemetaan lapangan, metode purposive sampling, dan metode analisis laboratorium. Genesa airtanah menggunakan analisis data bor dan referensi mengenai proses bentuklahan yang memberi pengaruh terhadap pembentukan airtanah. Parameter-parameter kimia airtanah yang merupakan kation dan anion dilakukan plotting pada Diagram Piper Kloosterman. Genesa airtanah di daerah penelitian disebabkan air konat atau air fosil. Air konat atau air fosil disebabkan perubahan iklim purba pada Kala Plistosen yang menyebabkan daerah penelitian yang dulunya merupakan laguna mengering dan meninggalkan kristal-kristal garam dan sedimen marin pada dasar laguna. Hasil plotting Diagram Piper Kloosterman genesa sampel LP 03, LP 12, dan LP 13 adalah air sulfat. Sedangkan genesa sampel LP 10, LP 23, dan LP 24 adalah air fosil. Kata Kunci: Airtanah; Diagram Piper Kloosterman; Genesa Airtanah
Evaluasi Kesesuaian Lahan Ekowisata Sungai Mudal Sebagai Wisata Perairan Darat di Dusun Banyunganti, Jatimulyo, DIY Maulidya Anggun Ayumadany; Johan Danu Prasetya; Muammar Gomareuzzaman
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan SATU BUMI Vol 3, No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu Bumi) Ke-III
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1166.778 KB) | DOI: 10.31315/psb.v3i1.6274

Abstract

Kawasan sekitar mata air dalam RTRW Kulon Progo merupakan kawasan lindung geologi. Mata air yangterdapat pada hulu Sungai Mudal merupakan salah satu kawasan yang tercantum dalam RTRW Kulon Progosebagai kawasan lindung geologi. Walaupun aktivitas pariwisata yang dilakukan pada kawasan lindung geologisesuai dengan peraturan yang ada bersifat diizinkan dengan catatan tidak berdampak pada rusaknya kualitas airdan tetap mempertimbangkan peraturan terkait lebar sempadan sungai. Namun pada kenyataannya denganmeningkatnya jumlah pengunjung pada Ekowisata Sungai Mudal tentu perlu diperhatikan terkait evaluasikesesuaian lahan pada kawasan wisata tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kesesuaianlahan wisata air terjun yang terdapat pada Sungai Mudal berdasarkan pemanfaatannya yakni sebagai kawasanbermain air. Metode yang digunakan antara lainnya adalah metode survei dan lapangan untuk memperoleh dataprimer pada lapangan berupa kedalaman, kecepatan arus, pemandangan, tutupan lahan dan lainnya sertamelakukan cross check lapangan, metode uji laboratorium untuk mengetahui parameter yang diuji yakni berupabau dan metode analisis data dengan melakukan skoring dan pembobotan dari hasil data lapangan. Hasil akhirdari penelitian ini adalah nilai indeks kesesuaian wisata pada masing-masing pemanfaatan lahan.Kata Kunci : Ekowisata; Kawasan Lindung; Kesesuaian Lahan; Lingkungan
Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Daya Dukung Kawasan Wisata di Pantai Drini, Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY Trie Adelia Ambarwathy; Johan Danu Prasetya; Aditya Pandu Wicaksono
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan SATU BUMI Vol 3, No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu Bumi) Ke-III
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.858 KB) | DOI: 10.31315/psb.v3i1.6242

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu daerah tujuan pariwisata yang diminati di Indonesia. Datastatistik jumlah pengunjung kawasan pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta berdasarkan Dinas PariwisataYogyakarta tahun 2015 - 2019 terus mengalami kenaikan. Jumlah kunjungan wisatawan khusunya di KabupatenGunungkidul baik wisata mancanegara maupun nusantara mengalami kenaikan. Pada tahun 2015 wisatawanmancanegara dan nusantara yaitu 4.122.205 setiap tahunnya mengalami kenaikan jumlah wisatawan pada tahun2019 jumlah pengunjung wisatawan dan mancanegara yaitu 6.549.381. Daerah penelitian berlokasi di Pantai Drini,Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada tanggal 25juli 2018 Pantai Drini merupakan salah satu pantai yang terkena dampak akibat gelombang pasang setinggi 5-7meter. Kerusakan pada Pantai Drini mencakup 5 warung makan hilang dan 12 rumah rusak berat dan 20 unitgazebo, selain itu ada juga tower Early Warning System (EWS) rusak yang berfungsi sebagai sistem peringatandini untuk memberitahukan akan timbulnya kejadian alam, dapat berupa bencana maupun tanda-tanda alam lainyadan bangunan Posko SAR Drini hilang. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengevaluasi kesesuian lahan untuk wisatadan menganalisis daya dukung Kawasan wisata.Kata Kunci: Daya Dukung Kawasan; Evaluasi; Kesesuaian Lahan
Arahan Pengelolaan Airtanah Akibat Pencemaran Hidrokarbon di Dusun Sidadadi, Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap Johan Danu Prasetya; Herwin Lukito; Annisa Dewi Masyithoh
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan SATU BUMI Vol 3, No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu Bumi) Ke-III
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.414 KB) | DOI: 10.31315/psb.v3i1.6269

Abstract

Kebocoran pipa penyalur solar di Dusun Sidadadi menyebabkan sebagian sumur warga tidak dapat digunakansebagai pemenuhan kebutuhan air domestik seperti biasa.. Tumpahan solar sebanyak 80.000 liter selainmenyebabkan perubahan air sumur yang terlihat secara fisika, juga mengakibatkan ratusan tanaman warga mati.Pencemaran airtanah akibat senyawa hidrokarbon sangat memerlukan pengelolaan guna meminimalisir dampakbagi kesehatan lingkungan baik geo-fisik kimia, biologi, maupun sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui arahan yang tepat secara teknologi maupun sosial ekonomi mengenai pengelolaan pencemaranairtanah akibat senyawa hidrokarbon. Data pada penelitian ini diperoleh dengan metode observasi dan pemetaan,sedangkan pengambilan sampel airtanah menggunakan teknik purposive sampling. Data hasil uji laboratoriumkualitas airtanah diolah dengan perhitungan metode Indeks Pencemaran untuk mengetahui status mutu airtanah.Tingkat pencemaran airtanah di daerah penelitian tergolong ke dalam kondisi “cemar ringan”.Arahanpengelolaan airtanah yang dapat diterapkan untuk meminimalisir pencemaran hidrokarbon adalah denganmemanfaatkan tanaman air, yaitu eceng gondok (Eichornia crassipes) sebagai material sorben yangketersediaannya cukup melimpah di daerah penelitian.Kata Kunci: Pengelolaan Airtanah; Pencemaran Hidrokarbon; Material Sorben
Analisis Tingkat Pencemaran Air pada Laguna Trisik Akibat Limbah Tambak Udang di Desa Banaran, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo Yulinda Vikaya Putri Ady Rukmana; Johan Danu Prasetya
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 4, No 1 (2022): Vol 4, No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4601.74 KB) | DOI: 10.31315/psb.v4i1.8889

Abstract

Budidaya tambak udang di Provinsi D.I.Yogyakarta dari tahun ke tahun terus meningkat ditandai oleh perubahanpenggunaan lahan dengan munculnya kolam-kolam tambak udang di sepanjang pesisir. Salah satunya terletak diDesa Banaran, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo. Perkembangan budidaya tambak udangmenimbulkan permasalahan baru yaitu terjadi pencemaran air di Laguna Trisik dikarenakan pembuangan airlimbah hasil panen budidaya tambak udang yang dibuang langsung tanpa pengolahan ke laguna. SebelumnyaLaguna Trisik dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Banaran untuk budidaya perikanan seperti ikan nila dan ikanbandeng. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui tingkat pencemaran yang terjadi di Laguna Trisik akibat darilimbah tambak udang dengan menganalisis kualitas air di Laguna Trisik. Penelitian dilakukan dengan metodekuantitatif yaitu perhitungan indeks pencemaran dengan parameter yang diuji adalah Total Suspended Solid(TSS), Biological Oxygen Demand (BOD), pH, amonia, dan fosfat serta kelimpahan bakteri. Hasil pengujiandidapatkan air laguna telah melebihi nilai baku mutu menurut Peraturan Gubernur DIY No 20 Tahun 2008 danhasil perhitungan indeks pencemaran didapatkan hasil tercemar ringan dan tercemar sedang dengan angka indekssebesar 4,848 sampai dengan 5,5256.Kata kunci : Laguna; Tambak Udang; Tingkat Pencemaran; Limbah Cair; Fosfat; Amonia
Analisis dan Sebaran Logam Berat Merkuri (Hg) pada Sungai Tajur dan Sungai Datar di Desa Pancurendang, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah Eni Muryani; Johan Danu Prasetya; Fandika Agustiyar
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan SATU BUMI Vol 3, No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu Bumi) Ke-III
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.02 KB) | DOI: 10.31315/psb.v3i1.6232

Abstract

Penambangan dan pengolahan emas skala kecil dengan metode amalgamasi yang dilakukan masyarakat DesaPancurendang, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah mengakibatkan terkontaminasinya lingkungan olehlogam berat merkuri. Kontaminasi merkuri disinyalir telah terjadi pada Sungai Tajur dan Sungai Datar. Penelitianini bertujuan menganalisis kadar logam berat merkuri (Hg) pada air dan sedimen dasar Sungai Tajur dan SungaiDatar yang melintasi Desa Pancurendang dan memetakan persebarannya. Pengambilan sampel air dan sedimendilakukan di 12 lokasi dengan metode purposive sampling dan grab sampling (sesaat). Pengambilan sampel airsungai menggunakan botol plastik 1500 ml. Pengambilan sampel sedimen menggunakan alat berupa pipa paralonatau besi berbentuk silinder. Analisis logam berat merkuri (Hg) dilakukan di Laboratorium Penelitian danPengujian Terpadu (LPPT) UGM dengan Mercury Analyzer. Pemetaan sebaran merkuri pada sungai menggunakansoftware ArcMap. Kadar Hg pada air sungai sebesar <0,00007 hingga 0,00164 ppm. Nilai tersebut masih beradadi bawah baku mutu Hg air sungai yang tertuang pada Lampiran VI Peraturan Pemerintah Republik IndonesiaNomor 22 Tahun 2021. Hg pada sedimen sungai berada pada rentang 0,01-7,74 ppm. Kadar logam Hg sedimensungai pada 8 lokasi melebihi baku mutu US-EPA 1997, tersebar pada lokasi 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 12. Hal inimembuktikan bahwa sifat merkuri sebagai logam berat lebih mudah mengendap, sehingga kadar logam Hg yangmengendap di bagian dasar sungai lebih tinggi dibanding kadar pada air sungai.Kata Kunci: Desa Pancurendang; Logam Berat Hg; Penambangan Emas; Sebaran Merkuri; Sungai
Co-Authors Aditya Pandu Wicaksono Aditya Pandu Wicaksono Aditya Pandu Wicaksono Agung Yulianto Nugroho Agus Bambang Irawan Agus Bambang Irawan Ahmad Sobirin Aisya Rahmanita Algary, Tissia Ayu Andi Renata Ade Yudono Anka Indra Pangestu Annisa Dewi Masyithoh Arif Rianto Budi Nugroho Artha Putri, Awanda Dias Rizkia Arya Dipa Aristo Putra Awang Hendrianto Pratomo Ayu Utami Ayu Utami, Ayu Ayumadany, Maulidya Anggun Bambang Dwijo Pranowo Benny Antony Kaban Bramantio Dzaki Wirayuda Cahyadi, Teddy Agung Cahyadi, Tedy Agung Deni Rahman Saputra Dian Hudawan Dian Hudawan Santoso Dian Hudawan Santoso Dina Asrifah Dina Asrifah, Dina Dyah Nunki Yalesrie Effantra Effendi Eko Teguh Paripurno Elga MBM da Costa Elma, Irfan Dzaky Eni Muryani Fadhil, Achmad Restu Fairus Jelita Regita Putri Fandika Agustiyar Fara Disa Durry Ficky Adi Kurniawan Ficky Adi Kurniawan Fitriani Fitriani Foundry Giovani Galih Haryo Wisanggeni Gandar Mahojwala Gomareuzzaman, Muammar Hadi Purwanto Happitasyari, Stevanie Haryanto, Slamet Herwin Lukito Herwin Lukito Herwin Lukito Herwin Lukito, Herwin Ichsan Azrian Ika Wahyuning Widiarti Indah Nur Hidayah Inggit Fandayati Ira Andriani Ronting Irfan Dzaky Elma Istiana Rahatmawati, Istiana Kristanto, Wisnu Aji Dwi Kurniawan, Ficky Adi Listi, Listi Marzun, Muhammad Hakiim Maulidya Anggun Ayumadany Maulidya Anggun Ayumadany Misya, Meilyn Monica Warih Widi Krisanti Muammar Gomareuzzaman Muammar Gomareuzzaman Muammar Gomareuzzaman Mucharomah, Nur Mugi Rahayu Mussodaq, Mochamad Nabila Farhaini Nandra Eko Nugroho Novia Mawar Sari Nugrahajati, Susilastuti Dwi Nugroho , Arif Rianto Budi Nugroho, Arif Rianto Budi Nugroho, Nandra Eko Nur Mucharomah Prastistho, Bambang Priandeni, Fitriyan Nujud Priza Tiara Titisari PUJI LESTARI PUJI LESTARI Purbudi Wahyuni PURBUDI WAHYUNI, PURBUDI Purwanta, Jaka Purwanto, Hadi Puspitasari, Lisa Putri, Fairus Jelita Regita Raiwa Mara Puspa Rohman, Taufik Fatkur Rr. Dina Asrifah Sabrina Umi Khabibah Setiyo Hartato Setiyo Hartato M Shella G Kakisina Siregar, Imerilda Parlina Sobirin, Ahmad Stephanus Maria Eduat Suharwanto Suharwanto Suharwanto Suharwanto Sukma Sahadewa, Sukma Taufik Fatkur Rohman Tissia Ayu Algary Titi tiara Anasstasia Titisari, Priza Tiara Trie Adelia Ambarwathy Vikahadi, Nanda Wenny Kartika Widyawanto Prastistho Winata, Lionesya Sukma Windyantini, Hanna Wirayuda, Bramantio Dzaki Wisanggeni, Galih Haryo Wisnu Aji Dwi Kristanto Yohana Nodarika Maharani Yohana Noradika Yohana Noradika Maharani Yohanes Ary Prayoga Yulinda Vikaya Putri Ady Rukmana Zulfa, Qonitina