p-Index From 2021 - 2026
10.546
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Risalah : Jurnal Imu Syariah dan Hukum AL-Daulah Jurnal Diskursus Islam Jurnal Adabiyah Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam NUKHBATUL 'ULUM : Jurnal Bidang Kajian Islam Siyasatuna Jurnal Ilmiyah Mahasiswa Siyasah Syariyyah Al-Fath Al-Minhaj Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam JURNAL ILMU PERPUSTAKAN (JIPER) El-Iqtishady Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah TASAMUH: Jurnal Studi Islam MADDIKA: Journal Of Islamic Family Law Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an AL-KHIYAR: Jurnal Bidang Muamalah dan Ekonomi Islam Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Anoa: Journal of Animal Husbandry Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam El-Maqra' : Tafsir, Hadis dan Teologi Inkunabula: Journal of Library Science and Islamic Information AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Aksioreligia : Jurnal Studi Keislaman PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) TAFAKKUR : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir International Journal of Islamic Studies HISABUNA: Jurnal Ilmu Falak EDUKASI Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik (IDENTIK) Parewa Saraq: Journal of Islamic Law and Fatwa Review Balance: Jurnal Ekonomi Jurnal Ilmu Agama Indonesia (JIGAMNA) Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum dan Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

GREEN QUR’ANIC HERMENEUTICS AS A NEW PARADIGM OF ECOLOGICAL EXEGESIS IN THE CONTEXT OF SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) Muhammad Radiyal; Achmad Abubakar; Sohrah
Jurnal Diskursus Islam Vol 13 No 2 (2025): Tafsir, Hadis, Syariah, Ekonomi Islam
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v13i2.62167

Abstract

This study explores the intersection between Qur’anic interpretation and the global sustainability agenda through the framework of Green Qur’anic Hermeneutics. By re-examining the revelation within the moral horizon of the Sustainable Development Goals (SDGs), this research seeks to demonstrate that the Qur’an not only provides theological foundations for ecological ethics but also offers a comprehensive spiritual framework for environmental sustainability. Employing a qualitative and interpretive method, the study conducts a thematic analysis (tafsīr mawḍū’ī) on selected verses related to environmental balance (mīzān), corruption on earth (fasād fī al-arḍ), stewardship (khilāfah), and moderation (wasatiyyah). These concepts are contextualized within SDG pillars such as clean water, climate action, sustainable consumption, and life on land. The findings reveal that the Qur’anic ecological discourse anticipates modern sustainability paradigms by emphasizing moral restraint, accountability, and the unity of creation under divine order. Moreover, the integration of hermeneutical reflection and environmental ethics provides a new epistemological orientation for Islamic scholarship: from textual exegesis toward eco-ethical praxis. The study concludes that Green Qur’anic Hermeneutics contributes not only to the development of Islamic eco-theology but also to the global effort in realizing SDG principles through faith-based ecological awareness. This approach strengthens the dialogue between religion and environmental science, positioning the Qur’an as a living guide for sustainable civilization.
Etika Makan dan Minum dalam Pandangan Syariah Sohrah, Sohrah
Al-Daulah : Journal of Criminal Law and State Administration Law Vol 5 No 1 (2016): (June)
Publisher : Jurusan Hukum Tatanegara Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ad.v5i1.1439

Abstract

Aktivitas makan dan minum merupakan hal urgen bagi manusia yang setiap hari dilakukan secara berulang-ulang. Terkait adab makan dan minum merupakan kebiasaan alamiah dalam kehidupan yang sangat bermanfaat  bagi  kelangsungan  hidup  manusia.  Hal  ini  pula  telah diatur oleh syariat tentang variasi serta asupan makanan dan minuman, termasuk kebersihan makanan dan minuman serta kebiasaan atau adab makan dan minum dan sebagainya. Atas dasar tersebut, maka praktik makan dan minum mestinya dilakukan secara benar  dan  sesuai  dengan  syariat  Islam,  baik  dilakukan  sendiri, bersama keluarga ataupun dengan teman atau orang lain. Menjaga kebersihan anggota badan termasuk mencuci tangan sebelum  makan atau minum, tidak makan  secara  berlebih-lebihan hingga kekenyangan, begitu pula tidak makan dan minum sambil berdiri merupakan adab makan dan minum yang telah dikenal dalam ajaran Islam. Meskipun demikian, adab makan dan minum tersebut seringkali terabaikan bahkan terkadang hampir tidak lagi dilakukan. Dari sudut syariat Islam, makan dan minum sebagai kebutuhan manusia adalah perbuatan mubah. Akan tetapi, syariat yang mulia ini tetap memberi aturan atau tata cara sebagaimana lazimnya perkara- perkara lain.
Konsep Syura dan Gagasan Demokrasi (Telaah Ayat-ayat Al-Qur’an) Sohrah, Sohrah
Al-Daulah : Journal of Criminal Law and State Administration Law Vol 4 No 1 (2015): (June)
Publisher : Jurusan Hukum Tatanegara Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ad.v4i1.1515

Abstract

Pengertian syura sebagai masdar dari kata kerja syawara-yusyawiru yang memberi makna menampakkan dan menawarkan sesuatu, dipahami bahwa, musyawarah adalah mengeluarkan atau memberikan gagasan untuk hal-hal yang baik dan benar dalam menyelesaikan suatu masalah. Atau pembahasan bersama yang dimaksudkan untuk memperoleh suatu keputusan dan disepakati bersama oleh peserta musyawarah. Syura, juga adalah suatu forum dimana setiap orang mempunyai kemungkinan untuk terlibat di dalamnya untuk memecahkan persoalan umat. Ketika al-Qur’an   berbicara tentang musyawarah, tidak ditetapkan bentuk-bentuk musyawarah mana yang paling pantas dilakukan. Nabi pun melaksanakan musyawarah dengan bentuk dan cara yang berbeda tergantung dari suasana yang mengitarinya. Karena itu, dipahami pula bahwa, pola dan bentuk pelaksanaan musyawarah tergantung kepada kondisi yang dapat disesuaikan dengan perkembangan budaya dan pengetahuan suatu masyarakat.
URGEN UKHUWAH DALAM BINGKAI BERTETANGGA PERSEPKTIF AL-QUR’AN Hamzah, Rahma Ashari; Alamsyah, Nur; Basri, Halimah; Sohrah, Sohrah
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.1871

Abstract

Abstract: The implementation of ukhuwah in reality is currently experiencing a shift when discussed in a neighborly frame where in reality many people are neighbors but it turns out they still don't relate to each other so it is very interesting to study. The aim of this research is to provide clarity regarding the study of the importance of strengthening ukhuwwah within a neighborly frame from the perspective of the Qur'an. This article uses the maudhu'iy method or thematic method. This article uses a normative approach. The interpretation analysis technique used is: content analysis technique. In the data collection method, researchers used two types of data, namely; primary and secondary. The collected data is then processed using the comparative method with content analysis techniques. The results of the research shed more light on the importance of strengthening and maintaining ukhuwah within a neighborly framework so that people can live in peace and love.Keywords: ukhuwwah; neighboring frames; Al-Qur'an perspective Abstrak: Implementasi ukhuwah pada realitanya saat ini mengalami pergeseran ketika dibahas pada bingkai bertetangga dimana realitanya banyak orang yang bertetangga namun ternyata masih tidak saling mengenal satu dengan lainnya sehingga sangat menarik untuk dikaji. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memberikan kejelasan terkait kajian pentingnya mempererat ukhwuwah dalam bingkai bertetangga dari perpektif Al- Qur’an. Artikel ini menggunakan metode maudhu’iy atau metode tematik. Artikel ini menggunakan pendekatan normatif. Teknik analisis tafsir yang digunakan yaitu: teknik analisis isi. Dalam metode pengumpulan data, peneliti menggunakan dua jenis data, yaitu; primer dan sekunder. Data yang terkumpul kemudian diolah dengan menggunakan metode komparasi dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian memperjelas lebih mendalam terkait pentingnya mempererat dan memelihara ukhuwah dalam bingkai bertetangga sehingga masyarakat dapat hidup dengan penuh kedamaian dan cinta kasih.Kata Kunci: ukhuwwah; bingkai bertetangga; perspektif Al-Qur’an
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL NAMA-NAMA MALAIKAT ALLAH MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL PADA PESERTA DIDIK FASE FONDASI Sohrah
Al-Minhaj : Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2022): Al-Minhaj : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menghafal nama-nama malaikat Allah pada peserta didik fase fondasi di TK Al Hikmah melalui metode media audiovisual. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah 10 peserta didik kelompok B di TK Al Hikmah Tahun Ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual dapat meningkatkan kemampuan menghafal nama-nama malaikat Allah. Sebelum penerapan media audiovisual, hanya 3 siswa (30%) yang mampu menghafal dengan baik, dengan nilai rata-rata 64. Setelah penerapan pada siklus I, terjadi peningkatan menjadi 5 siswa (50%) dengan nilai rata-rata 72, dan pada siklus II, meningkat lagi menjadi 8 siswa (80%) dengan nilai rata-rata 82. Penerapan media audiovisual membuat pembelajaran lebih menarik dan meningkatkan antusiasme serta partisipasi aktif peserta didik dalam menghafal
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP POLITIK DINASTI Karunia, Ayu Fajri; Sohrah, Sohrah
Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah Vol 3 No 2 (2022): SIYASATUNA
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syariyyah) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dynastic politics has always reaped pros and cons, the pro side thinks dynastic politics is not contrary to democratic principles, but the contra side regards dynastic politics as a tool for maintaining power. This study aims to find out how Islamic law views dynastic politics, especially in Balleanging Village, Ujung Loe District, Bulukumba Regency. The research methods used are field qualitative, with juridical, historical, and syar'i approaches. The results showed that historically, the leadership relay in Balleanging Village had used dynastic politics, especially during the Gallarang-an period. Meanwhile, when using a democratic system, it was recorded that there had been a transition of leadership in one lineage, namely from Bundu Boto (1965 - 1993) which was replaced through the election process by Djohan Boto (1993 - 2007), and both were considered village heads who succeeded in building Balleanging Village. The Quran and the leadership practices of the Messenger of Allah do not specifically regulate the ideal system of government, only affirm the basic principles of leadership such as siddiq, tabligh, amanah, and fathanah, and the political history of Islam after the leadership of the Prophet and the khulafaurrasidins, recorded as having used dynastic politics, namely during the reigns of the Bani Ummayah and the Abbasids.
PENGAWASAN TERHADAP WARGA NEGARA ASING DI WILAYAH KERJA KANTOR IMIGRASI KELAS 1 MAKASSAR PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYYAH Aswad, Muhammad; Sultan, Lomba; Sohrah, Sohrah
Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syariyyah) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mekanisme pengawasan terhadap warga negara asing di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas 1 Makassar, dengan mengangkat beberapa permasalahan, yaitu bagaimana urgensi pengawasan warga negara asing dan bagaimana dampak atas kedatangan warga negara asing serta pandangan Siyasah Syar’iyyah terhadap keberadaan warga negara asing. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris dan normatif syar’i. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan terhadap warga negara asing tetap penting dilakukan, apalagi data tahun 2018 sampai 2019 tercatat beberapa pelanggaran dilakukan oleh warga negara asing, seperti overstay, ilegal entry/ilegal stay, tidak memiliki izin tinggal, penyalahgunaan izin tinggal. Dampak positif kedatangan warga negara asing seperti menambah devisa negara dan meningkatkan perekonomian masyarakat didaerah wisata, sedangkan dampak negatifnya adalah berkurangnya lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal dan terjadinya pelanggaran keimigrasian. Pada prinsipnya, al-Quran tidak secara spesifik membatasi interaksi antar manusia sekalipun berbeda kewarganegaraan, karena sudah sunnatullah manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal dan saling memberi manfaat, seperti yang termuat dalam QS. al-Hujurat ayat 13, tetapi hubungan yang terjalin sebisa mungkin tidak menimbulkan dampak negatif.Kata Kunci: Imigrasi; Warga Negara Asing; Pengawasan; Siyasah Syar’iyyah
PANDANGAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK KEBEBASAN BERAGAMA DI INDONESIA PADA ERA REFORMASI Arisandi, Nadia Putri; Sohrah, Sohrah
Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah Vol 3 No 1 (2022): SIYASATUNA
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syariyyah) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is a multireligious country with a majority muslim population. This research aims to find out how Islamic law views religious freedom in Indonesia, especially in the reform era. The type of research used is a type of literature research with normative juridical approaches, syar'i, and phenomenology. The results showed that religious freedom in Indonesia as a country of law has been very much considered by the government, and is in accordance with the provisions of Islamic law. While in terms of regulation, the foundation of religious freedom has been very supportive, even guaranteed by the constitution and there are sanctions available for those who violate the rights of others in religion. Some conflicts involving religious people and discriminatory treatment from the government are caused more by low levels of legal awareness.
EFEKTIVITAS PERATURAN DAERAH NOMOR 20 TAHUN 2009 TENTANG PEMELIHARAAN TERNAK DI KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Wijaya, Febri Ainul; Hasan, Hamzah; Sohrah, Sohrah
Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah Vol 4 No 3 (2023): SIYASATUNA
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syariyyah) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The existence of wild animals in Selayar Islands Regency reaps various polemics, ranging from disturbances of order, public comfort, destruction of agricultural land and destruction of public facilities. This study aims to determine how effective Regional Regulation Number 20 of 2009 concerning Livestock Rearing in Selayar Island Islamic Law Perspective. The type of research used is descriptive qualitative, with normative juridical and syar'i approaches. The results showed that Regional Regulation Number 20 of 2009 has not been implemented optimally in carrying out supervision and control of wild livestock due to lack of public awareness and government indecision in implementing sanctions for livestock owners. Islam allows keeping livestock for the purpose of obtaining benefits, but it is also expressly stipulated that every farmer is obliged to keep and care for his pets to prevent damage (inconvenience) caused by pets.
PELAKSANAAN KODE ETIK HAKIM PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYYAH Ramadhani, Ahmad Fathur; Sohrah
Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah Vol 5 No 3 (2024): SIYASATUNA
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syariyyah) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the implementation of the judge's code of ethics from the perspective of siyasah syar'iyyah. The problem of this research is the number of judges who violate the judge's code of ethics. This research uses a type of qualitative field research with a normative (Syar'i) approach and a juridical approach. Data collection methods were carried out by means of observation, interviews and documentation. The results of this research show that judges are state judicial officials who are authorized by law to adjudicate. The emergence of a discourse on the professional code of ethics for judges arises because it departs from the reality of law enforcers (especially judges) who ignore moral values. Even though we already have a professional code of ethics for judges as a moral standard, it turns out that it has not had a positive impact, because in implementing the code of ethics for judges there are still many professional judges who violate this code of ethics, as has happened at the Makassar District Court.
Co-Authors A. Habib Amanatullah Rahdar Abdul Wahid Haddade Abidin, Saenal Abrar, Andi Abubakar, Achmad Achmad Abubakar Achmad Abubakar Adhayanti, A Nurzafira Afifah, Andi Nur Aguspian Aisyah Arsyad Akbar Alfiah, Dhiya Ali Fathurrahman Alimuddin AM, Memi Pratiwi Amrain, Deefa Augista Andi Anggun Dwi Utami Darwis Andi Fauziah Astrid Andi Indra Puteri Andi Intan Cahyani Andi Miswar Andi Sugirman, Andi Anggraeni, Reny Anita Marwing, Anita Annisa Reski Syamsuri Arfah, M. Thahir Arisandi, Nadia Putri Asmaul Husna Asniati Jabbar Ayu Trysnawati Baharuddin Baiq Raudatussolihah Basir Paly Bintang, Qurniah Citra, Anira Emir Surya Kautsar Fadia Magfirah Fajriany S, Imaniar Nur Fakhri Afif Fatimah, Andi Husnul Fatmawati, Fatmawati Fitri Wulandari Galib, M. Hadi Daeng Mappuna Hadi Daeng Mapuna Hajma, Zelviyah Nur Halimah B Halimah Basri Hamzah Hasan Hamzah Saputra Handayani Indah Susanti Hasbullah, Irma Juliana Hasriani Hasir Heni Pujiastuti Heri Iswandi Hesti Hildawati Almah Husna, Zulfaniyatul Ifal Arfandi Ihsan HB, Muh. Nur Ihwan Wahid Minu Irdan, Alfiani Irmawaty Irmawaty Jayawarsa, A.A. Ketut Kamal Kamal Kamriah Karunia, Ayu Fajri Kasjim Salenda Khaidir Ali Sahid Lomba Sultan M, M. Galib Mahfudz, Muhsin Mahyuddin Latuconsina Mariani Mega Wati Megawati, Lydia Muajizat Muchtar, Zulayka Muh. Nasruddin A Muhammad Anis Muhammad Arqam Azikin H. Muslimin Muhammad Aswad Muhammad Gufran Abdi Muhammad Irham Muhammad Kahar, Muhammad Muhammad Nur Muhammad Radiyal Muhammad Sabri Muhammad Saleh Ridwan Mursyid Fikri Muslimin Kara Musrianaa Nigrah MS, Agustina Nilam, Nur NUR ALAMSYAH Nur Alamsyah Nur Reyztafirigi Andayani Nur Sa'ada Mukmin Nur, Chamdar Nurfadhila, Nurfadhila Nurfadillah Ahmad Nur Nurjannah Nurjannah Nurlaili Apriani Nurmadina Nurul Mufidah Panggih Widodo Pertiwi, Fitrah Prili Dwi Utami Putra, Adjie Yunus Eka Putri, Ainun Amaliah Rahma Ashari Hamzah Rahmatul Akbar Ramadhani, Ahmad Fathur Risdayanti Rofiqah Al Munawwarah Rosdiana Deceng Rosmini Rosmini Rosmini Rosmini Rosmini Sabari Sabari Saleh, Musyirah Saleng, Ahmad Dani Sapinah St. Nurhaniza S St. Nurjannah Suriyadi Syafruddin, A. Ummu Fauziyyah Syam, Asriadi Syamsuddin Syamsuddin Touku Umar Touku Umar Ummu Fadhilah Imran Ibrahim Umni Alwiyah Wahyudi, Feri Eko Wijaya, Febri Ainul Yuni Nurdiah Kurniati