p-Index From 2021 - 2026
10.546
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Risalah : Jurnal Imu Syariah dan Hukum AL-Daulah Jurnal Diskursus Islam Jurnal Adabiyah Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam NUKHBATUL 'ULUM : Jurnal Bidang Kajian Islam Siyasatuna Jurnal Ilmiyah Mahasiswa Siyasah Syariyyah Al-Fath Al-Minhaj Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam JURNAL ILMU PERPUSTAKAN (JIPER) El-Iqtishady Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah TASAMUH: Jurnal Studi Islam MADDIKA: Journal Of Islamic Family Law Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an AL-KHIYAR: Jurnal Bidang Muamalah dan Ekonomi Islam Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Anoa: Journal of Animal Husbandry Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam El-Maqra' : Tafsir, Hadis dan Teologi Inkunabula: Journal of Library Science and Islamic Information AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Aksioreligia : Jurnal Studi Keislaman PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) TAFAKKUR : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir International Journal of Islamic Studies HISABUNA: Jurnal Ilmu Falak EDUKASI Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik (IDENTIK) Parewa Saraq: Journal of Islamic Law and Fatwa Review Balance: Jurnal Ekonomi Jurnal Ilmu Agama Indonesia (JIGAMNA) Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum dan Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Konsep Ulama Dalam Al-Qur’an: Kajian Tafsir Tematik Dan Analisis Linguistik Terhadap Makna, Kedudukan, Dan Relevansinya Di Era Modern Ummu Fadhilah Imran Ibrahim; Sohrah; Rosmini
Jurnal Ilmu Agama Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JIGAMNA - Januari
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jigamna.v2i1.1028

Abstract

The point of departure for this research lies in the growing anxiety over the transformation of meaning and authority attached to the figure of the ulama in contemporary Muslim contexts, which are increasingly influenced by digital dynamics, the reconfiguration of values in modern life, and the widening gap in moral orientation. Within the present socio-cultural landscape, ulama are no longer perceived solely as custodians of religious knowledge and spirituality, but also as social actors who are compelled to respond to ethical, epistemological, and representational dilemmas. Accordingly, this study seeks to investigate how the Qur’an conceptualizes the notion of ulama by adopting a qualitative design grounded in library research, utilizing the methodological framework of thematic Qur’anic interpretation (tafsir maudhū‘ī) combined with semantic and linguistic analysis. The data set was compiled through a close and critical reading of Qur’anic passages, alongside classical and modern exegetical works as well as relevant academic studies, and was subsequently examined through a thematic lens to map out patterns of meaning and semantic linkages among the concepts of ‘ilm (knowledge), khasyiah (reverent consciousness), and hikmah (wisdom). The analysis yields three central thematic formulations. First, the Qur’anic portrait of ulama highlights individuals who harmonize intellectual reasoning with spiritual humility, thereby presenting an equilibrium between cognitive mastery and moral awareness. Second, the study identifies a growing tension between traditional scholarly authority and expanding popular visibility in the digital sphere, where markers of religious legitimacy tend to shift from profundity of knowledge toward public exposure and symbolic recognition. Third, the research uncovers indications of a moral degeneration among certain ulama figures, which underscores the urgency of redefining their function as moral guardians and agents of ethical and social responsibility within the Muslim ummah. Collectively, these results demonstrate that the Qur’anic conception of ulama should not be understood as a fixed status, but as a dynamic construct that interweaves intellectual, spiritual, and sociological dimensions. From a theoretical standpoint, this work contributes to the enrichment of thematic-linguistic approaches in Qur’anic exegesis and the sociology of Islamic scholarship; from a practical perspective, it provides reflective input for strengthening public ethics, advancing morally grounded Islamic education, and cultivating digital religious literacy in contemporary society.
KONSEP LINGKUNGAN DALAM AL-QUR’AN: PERSPEKTIF LITERASI INFORMASI DI PERPUSTAKAAN Touku Umar; Sohrah Sohrah; Rosmini Rosmini
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 8, No. 1 (2026): Maret
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v7i1.37438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep lingkungan dalam Al-Qur’an serta mengkaji integrasinya dengan literasi informasi di perpustakaan sebagai upaya penguatan kesadaran ekologis masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis isi (content analysis) terhadap sejumlah ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan lingkungan hidup, seperti konsep mīzān (keseimbangan), khalifah, fasād (kerusakan), dan pelestarian alam. Analisis dilakukan melalui pendekatan tafsir tematik dengan memanfaatkan literatur tafsir klasik dan kontemporer, kajian ekoteologi Islam, serta sumber ilmiah mengenai literasi informasi perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep lingkungan dalam Al-Qur’an tidak hanya dipahami sebagai ajaran normatif, tetapi juga membentuk kerangka etika ekologis yang menempatkan manusia sebagai subjek yang bertanggung jawab terhadap keberlanjutan alam. Dalam perspektif literasi informasi, perpustakaan berfungsi sebagai ruang edukasi yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai Qur’ani dengan penyediaan informasi lingkungan melalui koleksi, program literasi, dan diseminasi pengetahuan berbasis keberlanjutan. Penelitian ini menawarkan kontribusi berupa model integrasi literasi informasi berbasis nilai Qur’ani yang menempatkan perpustakaan tidak hanya sebagai pusat informasi ilmiah, tetapi juga sebagai media transformasi nilai spiritual dan moral dalam mendukung pembangunan lingkungan berkelanjutan.
Pemaknaan Al-Mutaṭahharûn dalam al-Qur'an Dan Implikasinya Terhadap Problematika Hukum Perempuan Haid Nur Sa'ada Mukmin; sohrah; Rosmini
Tasamuh: Jurnal Studi Islam Vol. 18 No. 1 (2026): Tasamuh: Jurnal Studi Islam
Publisher : LPPM IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/tasamuh.v18i1.2869

Abstract

Padang City, despite being known as a religious region that upholds Minangkabau customs and traditions rich in moral values, still faces significant challenges in implementing religious moderation. One prominent issue is the rise in intolerance and discrimination, particularly against minority groups, both socially and administratively. Eliminating this discrimination and intolerance is the ultimate goal of the Pelita Padang community, which continues to strive to implement religious moderation in the city. This paper aims to analyze the implementation of religious moderation by the Pelita Padang community in Padang City. This research uses a descriptive qualitative method with a case study approach as the basis for its analysis. Data collection uses interviews, observations, and literature. The collected data are then analyzed thematically. The findings of this study reveal that the Pelita Padang community actively contributes to implementing religious moderation in Padang City through various activities, such as interfaith dialogue, religious moderation training, socio-religious activities, and advocacy related to diversity issues. This initiative has had a positive impact in increasing awareness of the importance of tolerance and strengthening national identity among the people of Padang City
Komunikasi Lingkungan dalam Perspektif Al-Qur’an: Pendekatan Ekoteologi Islam terhadap Kesadaran Ekologis Masyarakat Andi Fauziah Astrid; Achmad Abubakar; Sohrah
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2026): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v7i1.584

Abstract

Krisis lingkungan hidup yang melanda dunia modern menjadi tantangan serius yang memerlukan pendekatan holistik dan perspektif nilai-nilai spiritual. Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam mengandung pesan-pesan penting tentang pentingnya preservasi lingkungan dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah (wakil Allah) di bumi. Penelitian ini bertujuan mengungkap konsep komunikasi lingkungan melalui pendekatan ekoteologi Islam untuk meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode tafsir tematik (tafsir maudhu’i) terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan isu lingkungan, dikombinasikan dengan analisis perspektif fiqhi (hukum Islam) dan kontekstual. Penelitian ini menemukan bahwa Al-Qur’an menawarkan paradigma ekoteologi Islam yang mengintegrasikan aspek spiritual, hukum, dan sosial untuk mendorong perilaku ramah lingkungan. Implikasi praktis dari penelitian adalah perlunya mengintegrasikan nilai-nilai ekoteologi Islam dalam kurikulum pendidikan, dakwah lingkungan berbasis Al-Qur’an, dan kebijakan publik yang responsif terhadap krisis ekologis. Rekomendasi akademik mencakup pengembangan model komunikasi lingkungan yang kontekstual dan kolaborasi antara akademisi, tokoh agama, dan pemangku kebijakan.
Takwa Dalam Perspektif Al-Qur’an: Analisis Integrasi Nilai Spritual Dan Sosial Nurlaili Apriani; Achmad Abubakar; Sohrah Sohrah
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 11 No 4 (2026): IN PRESS
Publisher : Konsorsium Dosen Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55102/alyasini.v11i4.219

Abstract

In general, every Muslim across the globe is familiar with the term taqwa, yet not all understand it comprehensively. Taqwa is frequently interpreted solely as a vertical relationship with God, whereas it also encompasses a horizontal dimension—the relationship with fellow human beings. This study aims to explore how the Qur'an integrates the vertical relationship (Habl min Allah) and the horizontal relationship (Habl min an-Nas) into a single unified concept: taqwa. The research method employed is qualitative research using a tafsir maudhu’i (thematic interpretation) approach. The results indicate that taqwa serves as an integrative moral consciousness that combines vertical devotion to God with social responsibility toward others. This synergy fosters justice, non-discrimination, and respect for human dignity, as reflected in honesty, responsibility, empathy, and noble character (akhlak). Based on this comprehensive interpretation, taqwa can be understood as a holistic principle that integrates inner piety, moral integrity, and social commitment within a single framework of values
Co-Authors A. Habib Amanatullah Rahdar Abdul Wahid Haddade Abidin, Saenal Abrar, Andi Abubakar, Achmad Achmad Abubakar Achmad Abubakar Adhayanti, A Nurzafira Afifah, Andi Nur Aguspian Aisyah Arsyad Akbar Alfiah, Dhiya Ali Fathurrahman Alimuddin AM, Memi Pratiwi Amrain, Deefa Augista Andi Anggun Dwi Utami Darwis Andi Fauziah Astrid Andi Indra Puteri Andi Intan Cahyani Andi Miswar Andi Sugirman, Andi Anggraeni, Reny Anita Marwing, Anita Annisa Reski Syamsuri Arfah, M. Thahir Arisandi, Nadia Putri Asmaul Husna Asniati Jabbar Ayu Trysnawati Baharuddin Baiq Raudatussolihah Basir Paly Bintang, Qurniah Citra, Anira Emir Surya Kautsar Fadia Magfirah Fajriany S, Imaniar Nur Fakhri Afif Fatimah, Andi Husnul Fatmawati, Fatmawati Fitri Wulandari Galib, M. Hadi Daeng Mappuna Hadi Daeng Mapuna Hajma, Zelviyah Nur Halimah B Halimah Basri Hamzah Hasan Hamzah Saputra Handayani Indah Susanti Hasbullah, Irma Juliana Hasriani Hasir Heni Pujiastuti Heri Iswandi Hesti Hildawati Almah Husna, Zulfaniyatul Ifal Arfandi Ihsan HB, Muh. Nur Ihwan Wahid Minu Irdan, Alfiani Irmawaty Irmawaty Jayawarsa, A.A. Ketut Kamal Kamal Kamriah Karunia, Ayu Fajri Kasjim Salenda Khaidir Ali Sahid Lomba Sultan M, M. Galib Mahfudz, Muhsin Mahyuddin Latuconsina Mariani Mega Wati Megawati, Lydia Muajizat Muchtar, Zulayka Muh. Nasruddin A Muhammad Anis Muhammad Arqam Azikin H. Muslimin Muhammad Aswad Muhammad Gufran Abdi Muhammad Irham Muhammad Kahar, Muhammad Muhammad Nur Muhammad Radiyal Muhammad Sabri Muhammad Saleh Ridwan Mursyid Fikri Muslimin Kara Musrianaa Nigrah MS, Agustina Nilam, Nur Nur Alamsyah NUR ALAMSYAH Nur Reyztafirigi Andayani Nur Sa'ada Mukmin Nur, Chamdar Nurfadhila, Nurfadhila Nurfadillah Ahmad Nur Nurjannah Nurjannah Nurlaili Apriani Nurmadina Nurul Mufidah Panggih Widodo Pertiwi, Fitrah Prili Dwi Utami Putra, Adjie Yunus Eka Putri, Ainun Amaliah Rahma Ashari Hamzah Rahmatul Akbar Ramadhani, Ahmad Fathur Risdayanti Rofiqah Al Munawwarah Rosdiana Deceng Rosmini Rosmini Rosmini Rosmini Rosmini Sabari Sabari Saleh, Musyirah Saleng, Ahmad Dani Sapinah St. Nurhaniza S St. Nurjannah Suriyadi Syafruddin, A. Ummu Fauziyyah Syam, Asriadi Syamsuddin Syamsuddin Touku Umar Touku Umar Ummu Fadhilah Imran Ibrahim Umni Alwiyah Wahyudi, Feri Eko Wijaya, Febri Ainul Yuni Nurdiah Kurniati