Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MAHASISWA FAKULTAS TARBIYAH Munira, Munira; Agus Yudiawan; Rabiudin Rabiudin
JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): Maret
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is based on the importance of reading interest and communication skills among students of the Faculty of Tarbiyah at IAIN Sorong. The purpose of this research is to 1) determine the reading interest of students, 2) determine the communication skills of students, and 3) determine the relationship between reading interest and communication skills of students at the Faculty of Tarbiyah, IAIN Sorong. This research uses a correlational quantitative method. The population used was 279, and by using Stratified Random Sampling, a sample of 164 was taken. Data collection techniques used questionnaires, interviews, and documentation, for validity testing using Product Moment, while reliability testing used Alpha Cronbach. Data analysis uses descriptive analysis and parametric statistical techniques. The results of the descriptive analysis show that students' reading interest falls into the low category at 59.76%, and students' communication skills also fall into the low category at 53.66%. The results of the statistical analysis using the product moment correlation technique obtained values of 0.305 and 0.152, at a significance level of 5% (>), thus the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (Ho) is rejected. It can be concluded that there is a positive and significant relationship between reading interest and communication skills among students of the Faculty of Tarbiyah at IAIN Sorong, meaning that if students have a good reading interest, it is likely that they will also have good communication skills. The implications of this research indicate that the Faculty of Tarbiyah at IAIN Sorong needs to enhance students' reading interest, as reading interest is closely related to students' communication skills.
KELIMPAHAN DAN KARAKTERISTIK HABITAT UNDUR-UNDUR LAUT (Hippa sp) DI ZONA INTERTIDAL PANTAI BELAKANG DESA PULAU AY, KECAMATAN BANDA Kadja, Ranan; Munira, Munira; Abidin, Jenny; Ahad, Yeny
MUNGGAI : Jurnal Ilmu Perikanan dan Masyarakat Pesisir Vol 11 No 01 (2025): MUNGGAI: Jurnal Ilmu Perikanan dan Masyarakat Pesisir
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/.v11i01.490

Abstract

Undur-undur laut adalah salah satu jenis hewan Crustacea. Di beberapa daerah di Indonesia, masyarakat menyebutnya sebagai ketam pasir sedangkan di Kepulauan Banda masyarakat mengenalnya dengan sebutan lokal potok. Salah satu jenis diantaranya adalah Hippa. Tidak banyak yang mengenal undur-undur laut dari Famili Hippidae ini. Hewan ini dapat ditemukan di pesisir pantai berpasir pada beberapa tempat yang ada di Kepulaan Banda, salah satunya adalah Pulau Ay. Undur-undur laut belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat secara umum, walaupun beberapa penelitian menyebutkan bahwa undur–undur laut memiliki kandungan gizi yang baik bagi pertumbuhan anak–anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis undur-undur laut apa saja yang ada di pesisir pantai Belakang Desa Pulau Ay dan untuk mengetahui kelimpahan, dan karakteristik habitat undur-undur laut di pesisir pantai Belakang Desa Pulau Ay. Analisis terhadap kelimpahan jenis mengacu pada formula menurut Dahuri et al. (1993). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 4 jenis undur-undur laut (Hippa) yaitu Hippa ovalis, Hippa adactyla, Hippa marmorata, dan Hippa sp dengan nilai kelimpahan jenis tertinggi tertinggi adalah Hippa ovalis (0.2175 ind/m2) dan Hippa sp memiliki nilai terendah (0,0875 ind/m2). Karakteristik habitat menyangkut suhu, salinitas, pH dan substrat. Suhu yang didapatkan yaitu 27oC-29oC, salinitas pada kisaran 30%o-32 %o, pH yang didapatkan adalah 7 dan substrat di lokasi penelitian adalah kerikil dan pasir halus.
Menakar Efektivitas Mediasi Elektronik di Pengadilan: Solusi atau Tantangan Baru? Munira, Munira; Hasan, Hasan; Abbas, Ririn Yulandari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18741

Abstract

Mediasi elektronik (e-mediation) merupakan inovasi dalam penyelesaian sengketa perdata di era digital. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas implementasi mediasi elektronik di pengadilan, dengan menyoroti tantangan dan peluang yang muncul. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif berbasis literatur hukum dan peraturan yang berlaku. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun e-mediation menawarkan efisiensi waktu dan biaya, masih terdapat hambatan dalam aspek regulasi, kesiapan infrastruktur teknologi, serta kompetensi sumber daya manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mediasi elektronik berpotensi menjadi solusi masa depan, namun perlu penguatan kebijakan dan kesiapan sistemik agar dapat diimplementasikan secara optimal di lingkungan peradilan.
Peningkatan Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Cara Kontrol Plak Yang Benar Pada Anak SDN 53 Kota Banda Aceh Mardiah, Ainun; Reca, Reca; Nuraskin, Cut Aja; Salfiyadi, Teuku; Rahayu, Eka Sri; Munira, Munira
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): EDISI I
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jeumpa.v3i1.554

Abstract

  Plaque control is very important for maintaining oral healt. The habit of maintaining healthy teeth and mouth is influenced by the knowledge one has and proper tooth brushing techniques are very important in achieving dental and oral hygiene. Therefore, delivering dental and oral health education to students is very important. This community service aims to increase knowledge about how to control plaque and how to brush teeth properly and correctly in children at SDN 53 Banda Aceh City. This community service was carried out using a descriptive method, with the target being all 30 class V students at SDN 53 Banda Aceh City. The intervention provided is in the form of education about children's dental health and demonstrations on how to see plaque and how to control plaque (brushing teeth properly and correctly). Keywords: Imroved dental health, plaque control
Analisis Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Penguatan Karakter Siswa Kelas IV di MI Quba Kota Sorong Munira, Munira
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian dan Pendampingan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian dan Pendampingan Masyarakat
Publisher : LPPM IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-khidmah.v5i1.1942

Abstract

This research aims to describe how the Project Based Learning (PJBL) learning model is implemented to strengthen the character of the Pancasila student profile of class IV students collection tencningques using interviews, observation and documentation. The population in this study were students in class IVA MI Quba, Sorong City, totaling 21 students. The research results obtained show that the application of the Project Based Learning model can strengthen the character profil of Pancasila students in creating project where studentare more creative in creating their own works by managing waste and turning it into unique items. Based on the result of observations, each student has an average creative level that is able to create something unique that can be reused. This proves that the Project Based Learning model can help students strengthen their character by creating a project that can be used or reused
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Paku Laut (Acrostichum Aureum) Dari Kawasan Geotermal Dan Non-Geotermal Terhadap Staphylococcus aureus Dan Escherichia coli Munira, Munira; Nazira, Jihan; Mailisa, Wiska; Nasir, Muhammad
Jurnal Pharmacopoeia Vol 4 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jp.v4i1.944

Abstract

Tumbuhan pakis laut (Acrostichum aureum L) termasuk famili pteridaceae. Tumbuhan pakis laut mengandung banyak zat antibakteri, termasuk steroid, terpenoid, flavonoid, saponin, fenolik, dan tanin. Kawasan panas bumi (geotermal) Ie Seum Aceh Besar memiliki pH dan suhu tanah yang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun pakis laut baik dari dalam maupun luar kawasan panas bumi terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Empat perlakuan yaitu akuades, siprofloksasin, ekstrak daun pakis laut geothermal (EDPLG), dan ekstrak daun pakis laut non-geothermal (EDPLNG) masing-masing dengan enam kali ulangan digunakan dalam percobaan eksperimental ini, yang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun pakis laut yang tumbuh di dalam dan luar area panas bumi sangat efektif (P=0,000) dalam menghambat pertumbuhan Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Menurut hasil uji lamjut Duncan, EDPLG menghasilkan zona penghambatan terbesar dengan diameter rata-rata 10,86 mm, yang jauh berbeda dari EDPLNG (8,70) mm dalam hal menghambat pertumbuhan mikroba Staphylococcus aureus. Demikian pula, untuk Escherichia coli, EDPLG menghasilkan zona penghambatan terbesar (12,10 mm), yang berbeda secara signifikan dari EDPLNG (8,23 mm). Ekstrak etanol daun pakis laut menunjukkan sifat antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Krim Kombinasi Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica) Dan Ekstrak Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Mailisa, Wiska; Miska, Laiyana; Munira, Munira
Jurnal Pharmacopoeia Vol 4 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jp.v4i1.979

Abstract

Kunyit (Curcuma domestica) mengandung kurkumin, polifenol dengan aktivitas antioksidan dan antiinflamasi, namun kelarutannya rendah dan bioavailabilitas topikalnya terbatas. Sebagai strategi, formulasi dalam bentuk krim dipilih untuk meningkatkan kelarutan, stabilitas, dan penetrasi kurkumin ke lapisan kulit. Penambahan ekstrak buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.), kaya akan quercetin, flavonoid, dan fenol, diharapkan memperkuat efek antioksidan dan antibakteri melalui sinergisme fito­kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak kunyit dan belimbing wuluh dapat diformulasikan sebagai sediaan krim yang memenuhi persyaratan evaluasi. Tiga formula krim dikembangkan dengan variasi konsentrasi ekstrak, yaitu F1 (2% belimbing wuluh dan 0% kunyit), F2 (1% belimbing wuluh dan 1% kunyit), dan F3 (0% belimbing wuluh dan 2% kunyit). Evaluasi sediaan dilakukan melalui uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, tipe krim, dan viskositas. Hasil menunjukkan bahwa ketiga formula memenuhi persyaratan fisik sediaan topikal, dengan bentuk krim, beraroma khas kunyit, warna yang bervariasi yaitu putih tulang (F1), kuning cerah (F2), hingga kuning agak gelap (F3), homogenitas baik, pH dalam rentang 5,1–5,8, daya sebar 4–5 cm, tipe emulsi air dalam minyak, dan viskositas antara 6.000–8.000 cps. Dengan demikian, kombinasi ekstrak kunyit dan belimbing wuluh dapat diformulasikan menjadi sediaan krim dan menunjukkan kestabilan fisik yang baik.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) SEBAGAI ANTHELMINTIK TERHADAP CACING Ascaridia galli: UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) SEBAGAI ANTHELMINTIK TERHADAP CACING Ascaridia galli Khaliza, Nur; Handayani, Rini; Aulianshah, Vonna; Zakiah, Noni; Munira, Munira; Nindia, Yuni
JURNAL ILMIAH FARMASI SIMPLISIA Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Jurusan Farmasi, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jifs.v5i1.890

Abstract

Infeksi cacing masih menjadi masalah kesehatan yang umum di negara tropis seperti Indonesia. Salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia adalah pepaya (Carica papaya L.), yang bijinya diketahui memiliki sifat anthelmintik, tetapi biji pepaya seringkali dibuang tanpa dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak biji pepaya terhadap mortalitas cacing Ascaridia galli. Sebanyak 75 ekor cacing digunakan dalam penelitian ini, dibagi dalam tiga kali ulangan, masing-masing terdiri dari lima kelompok perlakuan: kontrol negatif (NaCl 0,9%), kontrol positif (Pirantel Pamoat 0,5%), serta ekstrak biji pepaya dengan konsentrasi 10%, 15%, dan 20%. Penilaian dilakukan berdasarkan skor gerakan cacing setelah inkubasi selama 12, 24, dan 36 jam. Skor 2 diberikan jika seluruh tubuh cacing bergerak, skor 1 diberikan jika cacing tidak bergerak namun masih hidup, dan skor 0 diberikan jika cacing mati. Hasil uji in vitro menunjukkan bahwa ekstrak biji pepaya 10% menyebabkan kelumpuhan pasca inkubasi 12 jam pertama dan kematian seluruh cacing setelah 24 jam pasca inkubasi. Konsentrasi 15% dan 20% menyebabkan kematian pada semua cacing pasca inkubasi 12 jam pertama. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak biji pepaya konsetrasi 10%, 15% dan 20% efektif sebagai anthelmintik terhadap Ascaridia galli.
Variasi tipe pelarut dan pengaruhnya terhadap kadar flavonoid total daun kirinyuh (Chromolaena odorata) yang tumbuh di kawasan geotermal Ie Seum Aceh Besar menggunakan spektrofotometri uv-vis Munira, Munira; Zakiah, Noni; Handayani, Rini; Nasir, Muhammad; Frengki, Frengki
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v6i2.2575

Abstract

Background: One plant that can be a source of natural healing for various ailments is the kirinyuh (Chromolaena odorata). This plant can grow in geothermal areas. Plants grown in geothermal areas have the potential to produce higher levels of active substances. The kirinyuh plant is rich in flavonoid compounds. Flavonoids have antioxidant, anti-inflammatory, antibacterial, antiviral properties, and have potential as anticancer agents. The level and quality of flavonoid compounds are influenced by the type of solvent.Objectives: This study was conducted to determine the total flavonoid content of kirinyuh leaf extract from the Ie Seum geothermal area of Aceh Besar based on different types of solvents.Methods: Determination of total flavonoid content using UV-Vis spectrophotometry and quercetin was used as a standard in the measurement. Each measurement was repeated three times. The results were analyzed using an independent t-test.Results: The results of the determination of total flavonoid levels obtained in kirinyuh leaves using ethanol solvent were 10,65 mg QE/g and ethyl acetate was 8,97 mg QE/g. Based on the results of the Independent T-test, a significance result of 0,000 (P<0,05) was obtained. These results indicate that there is a difference in total flavonoid levels between ethanol and ethyl acetate solvents.Conclusion: The total flavonoid content using ethanol solvent types were higher than ethyl acetate.
Pengenalan Aplikasi Kipin School Sebagai Upaya Meningkatkan Inovasi Pembelajaran Berbasis Digital di SDN 22 Tondongkura Ansyari, Ilman Indra; Razak, Firdha; Alam, Aztri Fithrayani; Rasmi, Rasmi; Munira, Munira; Fadillah, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 4 (2025): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i4.1021

Abstract

SDN 22 Tondongkura in Pangkep Regency, South Sulawesi, still relies on conventional teaching methods with limited utilization of digital technology. To improve learning quality, a Community Service Program (Community Outreach) was implemented with the aim of integrating the Kipin School application into the teaching and learning process. This two-day program involved interactive training combining lectures, discussions, hands-on practice using the application, and classroom observations to provide constructive feedback. Despite technical challenges such as unstable internet connectivity and limited device specifications, evaluation results showed a significant improvement in teachers' ability to utilize the application's features, including educational videos and interactive exercises. The increase in teachers’ confidence and enthusiasm in adopting this technology was also supported by the full commitment of the school principal. These findings indicate that the implementation of the Kipin School application is effective in enhancing the quality of learning at SDN 22 Tondongkura. However, the sustainability of the program requires improvements in technological infrastructure and ongoing training for educators to ensure optimal and sustainable use of digital technology in the learning process.
Co-Authors Abbas, Ririn Yulandari Abdullah, Syahrul Mubarak Abidin, Jenny Agus Yudiawan Agustin, Nesti Ahad, Yeny Aini, Quratul Ainun Mardiah Akhmad Hanafi Dain Yunta Aksiyah, Eli Alam, Aztri Fithrayani Andi Aladin Andi Sumardin, Andi Andriani, Rida Yuliana Andriani, Rika Andzala Cahyani Annisa Miftahussaadah Ansyari, Ilman Indra Arman, Muh Asri Jumadewi Audy Audy Aulia, Husnul Aulianshah, Vonna Awalia, Pertiwi Azzahra, Lilisa Azzahrah, Andi Chairunnisa Chairunnisa Cut Aja Nuraskin Daniel Happy Putra Darnengsih, Darnengsih Dedi Setiawan Dewi Indriani Diah Ayu Wulandari, Diah Ayu Diat, Diat ELIHAMI, ELIHAMI Ergantara, Rani Ismiarti Fangohoi, Latarus Fardilla, Cut Fathur Rahman Ferdi Ferdi, Ferdi Firdha Razak, Firdha Frengki Frengki, Frengki Gusnawati, G. Gusnawati, Gusnawati Gusriani Gusriani Haeruddin Haeruddin Haidir, Haidir Halimatussakdiah Hardyantoro, Vicko Tri Hasan Hasan Hasanah, Agna Khaeratul Heryansyah Humairah Ahsan Irwana Wahab, Irwana Iswandi, Muh Jadid, Miftahul Juliati, Juliati Kadja, Ranan Karim, Izma Khaerunnisa Khaerunnisa, Khaerunnisa Khairani, Zulfa Rahmalia Khaliza, Nur Khotibul Umam L, Andi Besse Sumpala La Ima, Tjameria Lilit, Sona Wanda M. Hatta Mahmuddin, Ronny Mailisa, Wiska Maldrian, Maldrian Mardini, Eki Marina Marina MARLINA, LILIS Maulida, Aura Miska, Laiyana Muhamad Saddam Nurdin Muhammad Nasir Muhammad Nusran muhammad rizky, muhammad Mujiati, Asfi Munawwarah, Al Mustafiah Mustafiah Muttazimah, Muttazimah Nasma, Intan Maulida Natalina Natalina Nazira, Jihan Nidaul Haq Nindia, Yuni Noni Zakiah Nur Fadillah, Nur Nuraeni Nuraeni Nurham, Nurham Nurmasita, Nurmasita Nurul Chairany Nurulrahmatia, Nafisah Nurzahwa, Cindy Lusiana Nusbah, Syam Suryanto octamelia, Mega Pamudi, Berwi Fazri Pengerang, Fitrah Puspitasari, Mutiara Dwi Putri, Dira Nita Yulia Putri, Julianti Rabiudin, Rabiudin Rachmanto, Muhammad Resky Rahayu, Eka Sri Rahmaniah Malik Ramadhani, Uni Rasidah Rasidah Rasmi Rasmi, Rasmi Reca Reca Rendy Retnaningati, Dewi Rini Handayani Risdayani, Risdayani Rony, Zahara Tussoleha Rosita, Nopi Rukka, Hermaya Sam, Nur Fitriana Sam, Zulfiah Samiun, Winda La Septiani, Mimin Sinta, Sinta Siti Suarni, Siti Suarni Sri Ujiana Putri Suparman Suparman Syamsiar, Syamsiar Takdir Syarif Uswanas, Wita Wahyuni, Etty Wilda Reni Yasin, Nur Azizah Yendari, Tirza Dwi Zakiyah Darajat Zartinawati, Nurfitrah