p-Index From 2021 - 2026
8.529
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Jendela Nursing Journal (JNJ) Jurnal Keperawatan Sriwijaya Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Keperawatan BSI Jurnal Keperawatan Padjadjaran Belitung Nursing Journal Jurnal Keperawatan Silampari Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Journal of Maternity Care and Reproductive Health Media Karya Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Malahayati International Journal of Nursing and Health Science JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research MAHESA : Malahayati Health Student Journal The Journal of Palembang Nursing Studies HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Journal of Health and Nutrition Research International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Riset Informasi Kesehatan Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Aliansi : Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional Journal of Innovative and Creativity Indonesian Jurnal of Nursing Sciences and Practice Jurnal Keperawatan Profesional Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Halotherapy pada Anak dengan Penyakit Respirasi: A Scooping Review Kartika Alifah; Suci Dewi Utami; Yuke Liza Fitri Dhadila; Tazkiah Aulia; Anita Apriliawati; Nyimas Heny Purwati; Titin Sutini; Awaliah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4458

Abstract

Latar Belakang: Penyakit pernapasan merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada anak, dengan angka kejadian tinggi di tingkat global dan nasional. Implementasi kebijakan seperti Practical Approach to Lung Health (PAL) masih menghadapi kendala, terutama dalam hal fasilitas diagnostik dan akses terapi inhalasi. Haloterapi, sebagai pendekatan non-farmakologis, menunjukkan potensi membantu meredakan gejala dan memperbaiki fungsi paru pada anak dengan gangguan pernapasan. Tujuan: Tinjauan cakupan ini bertujuan untuk memetakan bukti ilmiah terkait penerapan halotherapy pada anak-anak dengan gangguan respirasi. Metode: Studi ini menggunakan kerangka kerja PCC (Population, Concept, Context) dengan populasi anak usia <18 tahun yang mengalami gangguan respirasi, konsep halotherapy, dan konteks pelayanan kesehatan (RS dan klinik) tanpa batasan geografis. Literatur dicari melalui database PubMed, ProQuest, dan ScienceDirect menggunakan kombinasi kata kunci dan operator boolean. Seleksi dilakukan berdasarkan kriteria inklusi. Hasil: Terdapat 9 artikel yang diinklusikan yang menunjukkan bahwa halotherapy menjanjikan dalam meningkatkan fungsi paru, mengurangi gejala, dan memperpendek masa rawat inap pada berbagai kondisi respirasi anak. Efektivitas paling konsisten ditemukan pada penggunaan saline hipertonik 3% pada pasien bronkiolitis. Kombinasi halotherapy dan senam pernapasan juga menunjukkan manfaat tambahan pada anak dengan asma. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan, namun hasil antar studi masih bervariasi. Kesimpulan: Halotherapy dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer yang aman dan menjanjikan bagi anak-anak dengan gangguan respirasi ringan hingga sedang, serta menjadi bagian dari pendekatan multidisiplin dalam layanan kesehatan anak.
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Status Gizi pada Anak Usia Pra Sekolah Ika Novika; Tazkiah Aulia; Suci Dewi Utami; Elmi Susanti; Kartika Alifah; Yesa Junita Sari; Nuryati Nuryati; Yuke Liza Fitri Dhadila; Titin Sutini
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50814

Abstract

Masalah gizi pada anak usia pra-sekolah masih menjadi perhatian penting, mengingat periode ini merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Faktor pengetahuan orang tua, khususnya ibu, berperan besar dalam menentukan status gizi anak melalui pemilihan makanan, pola asuh, dan praktik pemberian makan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan Ibudengan status gizi pada anak usia pra-sekolah di PAUD Putri Nasyiah, Jakarta Timur. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 28 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur pengetahuan orang tua, sedangkan status gizi anak diukur menggunakan lembar observasi berdasarkan hasil pengukuran antropometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar Ibumemiliki pengetahuan baik (78,6%) dan mayoritas anak berada pada status gizi baik (89,3%). Uji Chi-Square (Fisher’s Exact Test) menghasilkan nilai p = 0,006 (< 0,05), yang menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan Ibudengan status gizi anak usia pra-sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan gizi Ibumerupakan salah satu strategi penting dalam upaya pencegahan masalah gizi pada anak.
Pemberdayaan Guru PAUD dalam Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Prasekolah Kartika Alifah; Suci Dewi Utami; Nuryati Nuryati; Yuke Liza Fitri Dhadila; Yesa Junita Sari; Ika Novika; Tazkiah Aulia; Elmi Susanti; Titin Sutini
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50815

Abstract

Deteksi dini tumbuh kembang anak merupakan langkah penting dalam mencegah keterlambatan perkembangan dan memastikan intervensi tepat waktu. Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam mendeteksi pertumbuhan dan perkembangan anak. Studi menunjukkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) masih terbatas. Pengabdian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelatihan KPSP dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru PAUD dalam melakukan deteksi dini tumbuh kembang. Desain penelitian yang digunakan pada pengabdian Pra-eksperimental one-group pretest–posttest, menggunakan instrumen kuesioner pengetahuan serta lembar observasi keterampilan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan dan keterampilan guru setelah pelatihan, terutama dalam mengidentifikasi aspek perkembangan motorik kasar, motorik halus, bahasa, dan personal–sosial. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan KPSP efektif dalam meningkatkan kapasitas guru PAUD untuk melakukan deteksi dini tumbuh kembang. Oleh karena itu, program pelatihan berkesinambungan perlu diintegrasikan dalam pengembangan kompetensi guru guna mendukung optimalisasi perkembangan anak.
Differences Effectiveness Premature Infant Oralmotor Intervention (PIOMI) And Oromotor Stimulation (OMS) To Readiness Oral Feeding Sumarni - Sumarni; Titin Sutini; Rohadi Hariyanto
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 11 No 01 (2021): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, Volume 11 No. 01 Year 2021 : Surgery
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.886 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v11i01.943

Abstract

Introduction: Premature birth is one of the biggest contributors to neonatal mortality and morbidity. It is difficult for premature infants to adapt to life outside the womb due to the immaturity of various organ systems, one of which is the suction reflex relevant to the readiness to oral feeding. Difficulty in oral feeding due to the weakness of sucking is a concern since it often delays the discharge of the infants from the hospital, negatively affects the relationship between mother and infants, and potentially causes eating disorders in children. Some of these reasons are the basis for early intervention to improve oral feeding ability. Interventions that can be carried out are PIOMI and OMS interventions. Objectives: This research aimed at identifying the differences in effectiveness between PIOMI and OMS with respect to the readiness of premature infants to oral feeding in the perinatology division of KMC Hospital, Luragung. Methods: The method used was a quasi-experimental research with pretest and posttest using a number of samples (N) = 32 respondents divided into two intervention groups respectively consisting of 16 respondents. Results: The results indicated that PIOMI (Δ = 9.0, p-value = 0.000) and OMS (Δ = 7.3, p-value = 0.000) had an effect on the readiness of premature infants to oral feeding. PIOMI intervention had a greater difference that consequently, it was more effective than OMS intervention. The confounding factors affecting the readiness of premature infants to oral feeding were gestational age and body weight, while chronological age did not affect. Conclusion: Based on the research results, it was suggested that nurses can use PIOMI intervention to make premature infants ready for oral feeding.
Penguatan Kesiapsiagaan Bencana Anak melalui Edukasi Mitigasi di Wilayah Berisiko Tinggi Medya Aprilia Astuti; Anita Apriliawati; Titin Sutini; Irma Permatasari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 8 (2026): Volume 9 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i8.26689

Abstract

ABSTRAK Anak merupakan kelompok yang sangat rentan terdampak bencana sehingga perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan kesiapsiagaan sejak dini. Edukasi mitigasi bencana di sekolah menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kapasitas anak menghadapi situasi darurat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan memperkuat kesiapsiagaan bencana pada anak sekolah dasar melalui edukasi mitigasi bencana di wilayah berisiko tinggi. Kegiatan dilaksanakan di SDN Ciasmara 01 Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor dengan melibatkan 251 siswa. Edukasi diberikan menggunakan metode ceramah, pemutaran video edukatif, diskusi interaktif, dan role play. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner berisi 31 pertanyaan melalui pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Rata-rata nilai pengetahuan siswa meningkat dari 6,51 sebelum edukasi menjadi 6,79 setelah edukasi. Hasil uji paired t-test menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan yang bermakna secara statistik (p=0,004). Selama kegiatan, siswa juga menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang diberikan. Edukasi mitigasi dan kesiapsiagaan bencana efektif meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai kesiapsiagaan bencana. Program edukasi serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan serta dikombinasikan dengan simulasi dan latihan evakuasi agar mampu membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Mitigasi, Kesiapsiagaan Bencana, Anak Usia Sekolah.  ABSTRACT Children are among the most vulnerable groups affected by disasters; therefore, they need adequate disaster preparedness knowledge and skills from an early age. School-based disaster mitigation education is an important strategy to improve children's capacity to respond appropriately during emergencies. This community service program aimed to improve disaster preparedness knowledge among elementary school students through disaster mitigation education in a high-risk disaster area. The program was conducted at SDN Ciasmara 01, Pamijahan District, Bogor Regency, involving 251 elementary school students. Educational interventions consisted of lectures, educational videos, interactive discussions, and role-play activities. Knowledge was evaluated using a 31-item questionnaire administered before and after the intervention. Data were analyzed using a paired t-test. The mean knowledge score increased from 6.51 before the intervention to 6.79 after the educational program. Paired t-test analysis demonstrated a statistically significant improvement in students' knowledge (p=0.004). Students also showed active participation and enthusiasm throughout the learning activities. Disaster mitigation education effectively improved elementary school students' knowledge regarding disaster preparedness. Similar educational programs should be implemented regularly and integrated with disaster simulations and evacuation drills to strengthen disaster preparedness culture within school communities. Keywords: Mitigation, Disaster Preparedness, School Age Children.
The Effect of Nutrinest Application-Based Feeding Rules Education on the Nutritional Status of Toddlers Sarah Rahmania; Syamsul Anwar; Titin Sutini
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 3 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i3.5982

Abstract

Toddlers are an age stage that is vulnerable to malnutrition. This is due to the lack of understanding of mothers about feeding rules which affects feeding practices. NutriNest application based feeding rules education can increase maternal knowledge in improving the nutritional status of toddlers. This study aims to analyze the effect of feeding rules education based on the NutriNest application on the Nutritional status of toddlers. The research method is a quasi-experimental pre-post test control group with repeated measures with purposive sampling technique of 40 mothers who have toddlers. Respondents are divided into two groups, namely intervention and control. Measurement of toddler nutritional status is carried out every week for 1 month, both before and after the intervention based on BB/TB then converted into a z-score values. Data analysis used the Mann-Whitney bivariate test and GLM-RM multivariate analysis. The results showed that there was an average difference between the intervention and control groups of 14.55 with a p-value of 0.000 (<0.05). The difference in nutritional status of toddlers in the intervention group was seen in the 4th measurement (1 month of intervention) with a p-value of 0.027 (<0.05). It can be concluded that there is an effect of providing feeding rules education on the nutritional status of toddlers at the Cipondoh Health Center, Tangerang City. The NutriNest application-based feeding rules education program is expected to be integrated into health services as an effort to prevent malnutrition and improve the nutritional status of toddlers.
GAMBARAN DUKUNGAN SOSIAL YANG DIPERSEPSIKAN OLEH KELUARGA PASIEN KANKER DI RUMAH TEDUH SAHABAT IIN BANDUNG Rizky Maulana; Titin Sutini; Imas Rafiyah
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v5i4.14891

Abstract

Cancer is a chronic disease that affects not only patients but also their families who serve as caregivers. During the treatment process, caregivers face various demands that require adequate social support. This study aimed to describe perceived social support among family caregivers of cancer patients at Rumah Teduh Sahabat Iin Bandung. This study employed a quantitative descriptive design with a cross-sectional approach. A total of 77 family caregivers of cancer patients were recruited using total sampling. Data were collected using the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) and analyzed descriptively using frequency distributions and percentages. The results showed that the majority of caregivers perceived social support as high (76.6%), while 22.1% reported moderate and 1.3% reported low levels. Among the sources of support, the highest proportion of high perceived social support was found for significant others (85.7%), followed by family (84.4%) and friends (70.1%). The main finding indicates that caregivers generally perceived high social support from various sources, with significant others being the most prominent source of support. In conclusion, family caregivers of cancer patients at Rumah Teduh Sahabat Iin Bandung generally perceived high levels of social support while carrying out their caregiving roles. ABSTRAK Kanker merupakan penyakit kronis yang tidak hanya berdampak pada pasien, tetapi juga keluarga yang berperan sebagai caregiver. Selama mendampingi pasien menjalani pengobatan, caregiver menghadapi berbagai tuntutan yang memerlukan dukungan sosial yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dukungan sosial yang dipersepsikan oleh keluarga pasien kanker di Rumah Teduh Sahabat Iin Bandung. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 77 keluarga pasien kanker yang berperan sebagai caregiver direkrut menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dan dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas caregiver memersepsikan dukungan sosial dalam kategori tinggi (76,6%), sedangkan 22,1% berada dalam kategori sedang dan 1,3% dalam kategori rendah. Berdasarkan sumber dukungan, kategori tinggi paling banyak ditemukan pada significant others (85,7%), diikuti keluarga (84,4%) dan teman (70,1%). Temuan utama penelitian menunjukkan bahwa caregiver secara umum memperoleh dukungan sosial yang tinggi dari berbagai sumber, dengan significant others menjadi sumber dukungan yang paling dominan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keluarga pasien kanker di Rumah Teduh Sahabat Iin Bandung secara umum memiliki persepsi dukungan sosial yang tinggi selama menjalankan peran sebagai caregiver.
Pelaksanaan intervensi keperawatan generalis dengan masalah halusinasi pendengaran pada pasien usia dewasa muda (18 – 25 tahun) : Studi Kasus Rica Nur Aprilia Lantang; Iceu Amira DA; Titin Sutini
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 14, No 3 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.14.3.2026.244-256

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang sering memunculkan masalah keperawatan utama berupa gangguan persepsi sensori halusinasi pendengaran. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan jiwa pada Tn. R (20 tahun) dengan diagnosis medis Skizofrenia. Hierarki diagnosis keperawatan diprioritaskan pada Risiko Bunuh Diri dan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, serta Harga Diri Rendah Kronis. Pasien dirawat akibat percobaan bunuh diri melompat dari genteng terpengaruh bisikan perintah (command hallucination). Gejala dirasakan sejak satu tahun sebelum masuk rumah sakit tanpa riwayat pengobatan jiwa maupun penyalahgunaan zat. Pemeriksaan Status Mental (PSM) menunjukkan perilaku gelisah, pembicaraan lambat dan inkohoren, afek tumpul, serta sering tertawa sendiri. Evaluasi halusinasi diukur menggunakan instrumen Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS). Intervensi yang diberikan mengombinasikan strategi pelaksanaan generalis, terapi spiritual (dzikir dan Asmaul Husna), serta kepatuhan farmakoterapi (Olanzapine 10 mg, Risperidone 2 mg, Lorazepam 2 mg). Hasil evaluasi selama perawatan menunjukkan penurunan skor AHRS dari 29 (kategori berat) menjadi 12 (kategori ringan). Penerapan asuhan keperawatan jiwa yang terintegrasi mampu memfasilitasi penurunan intensitas halusinasi pendengaran serta membantu pasien mengontrol halusinasi pendengaran, meningkatkan kemampuan koping, serta menurunkan tingkat keparahan halusinasi yang ditunjukkan melalui penurunan skor AHRS.
Fluid perfusion monitoring in pediatric AML with tumor lysis syndrome and AKI Dewi Hayati; Siti Nuraeni; Caswandi Caswandi; Medya Aprilia Astuti; Titin Sutini; Anita Apriliawati
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol. 9 No. 6 (2026): Volume 9 Number 6
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v9i6.4248

Abstract

Background: Acute Myeloid Leukemia (AML) in children may be accompanied by severe complications, including hyperleukocytosis, Tumor Lysis Syndrome (TLS), and Acute Kidney Injury (AKI), which increase the risk of impaired tissue perfusion, multiorgan dysfunction, and mortality. This combination of complications is rarely reported and requires intensive nursing monitoring to facilitate early detection of clinical deterioration. Purpose: This case report aims to describe the clinical course and nursing management using a Fluid Perfusion Monitoring Bundle and to formulate monitoring recommendations for similar pediatric onco-hematologic emergencies. Case Study: A 15-year-old boy was referred with hyperleukocytosis and suspected acute leukemia following progressive weakness, fever, decreased appetite, and weight loss. Laboratory findings revealed a leukocyte count of 118,000/µL, hemoglobin of 5.2 g/dL, platelet count of 87,000/µL, and 74% peripheral blasts, accompanied by hyperuricemia, electrolyte disturbances, and elevated urea and creatinine levels of 194 mg/dL and 4.84 mg/dL, respectively. Immunophenotyping confirmed AML. The patient was diagnosed with AML complicated by hyperleukocytosis, spontaneous TLS, stage 3 AKI, and suspected leukostasis, requiring intensive care in the Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Discussion: Impaired peripheral tissue perfusion was identified as the priority nursing problem due to hyperleukocytosis and leukostasis, further aggravated by severe anemia, TLS, and stage 3 AKI. The Fluid Perfusion Monitoring Bundle, comprising systematic monitoring of hemodynamic status, peripheral perfusion, oxygenation, fluid balance, urine output, renal function, and electrolytes, facilitated early detection of clinical deterioration and supported timely nursing and collaborative interventions. Conclusion: The Fluid Perfusion Monitoring Bundle supports structured monitoring and early detection of changes in tissue perfusion, fluid balance, and renal function in children with AML, TLS, and stage 3 AKI, thereby contributing to optimized nursing care and the prevention of clinical deterioration.
Faktor yang Mempengaruhi Lama Rawat Pasien Skizofrenia dengan Halusinasi Pendengaran Pipit Fitri Setiawati; Indra Maulana; Titin Sutini
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1394

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang dapat ditandai dengan munculnya halusinasi pendengaran dan memerlukan perawatan di rumah sakit. Lama rawat (Length of Stay/LOS) merupakan salah satu indikator penting dalam pelayanan kesehatan jiwa yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Studi kasus ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap lama rawat pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus pada seorang pasien perempuan berusia 16 tahun dengan diagnosis skizofrenia hebefrenik yang menjalani perawatan selama 22 hari di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telaah rekam medis. Hasil studi menunjukkan bahwa lama rawat pasien dipengaruhi oleh keparahan gejala yang dialami, riwayat ketidakpatuhan terhadap pengobatan, keterbatasan insight, serta faktor psikososial berupa pengalaman perundungan, kehilangan figur ibu sejak usia dini, kurangnya dukungan emosional keluarga, dan pengalaman kehilangan akibat putus hubungan dengan pasangan. Dapat disimpulkan bahwa lama rawat pasien skizofrenia dipengaruhi oleh faktor klinis dan psikososial yang saling berinteraksi sehingga diperlukan pengkajian yang komprehensif selama proses perawatan.
Co-Authors Aan Nuraeni Aat Sriati Agustine, Eska Madya Ai Mardhiyah AI MARDHIYAH, AI Ajeng Dwi Retnani Alfiyah, Nur Andis Pratama Anggraeni, Atika Dhiah Anita Apriliawati Anita Setyawati Anita, Apriliawati Annantusia Annantusia Anwar, Syamsul Apriliawati, Anita Apriliawati, Anita Asri Wahyu Candrawati Astrid Kizy Primadani Awaliah Ayu Prawesti Priambodo Beri, Edo Septa Budi Anna Keliat Caswandi Caswandi Dais, Exsos Grend Damayanti Palopa Dayana Noprida Desy Indra Yani Deviana Indriyanti Dewi Gayatri Dewi Hayati Didi Satiadi Dyah Setyorini Efri Widianti Elmi Susanti ENDAH NESTITI URIP RAHAYU Endah Wahyuni Ermiati Ermiati Ermiati Ermiati Eska Madya Agustine Esrha Theresya Siagian Eti Karwati Etika Emaliyawati Etika Emaliyawati Farizal, Rinezia Rinza Fatimah, Anugrah Nur Fernandes, Intan Agusti Firdaus, Rifqii Daiatul Fitri Handayani Fitriana, Anantusia Fitriyati, Fitriyati Gilang Purnama, Gilang Grisela Parisa Rahim Handayani, Annisa Yuniar Haryanto, Rohadi Hasna Nurul Naafiah Jamaludin Hendrawati H Henny Suzana Mediani Hermin Setiorini Hikmat Pramajati Hikmat, Rohman Hilmi Adillah Iceu Amira Iceu Amira D.A Iceu Amira DA Ika Novika Ikeu Nurhidayah Imas Rafiah Imas Rafiyah Indah Mentari Artani Siagian Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana` Indra Maulana Indrayati, Novi Indriyanti, Deviana Intan Nurul Khofifah Irma Permatasari Iskawati, Melda Iwan Shalahuddin Iyus Yosep Jani, Devi Triana Kadewi, Ami Kartika Alifah Karwati, Eti Khoirunnisa, Fadila Komariah, Elis Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kusman Ibrahim Lameky, Vernando Yanry Laurentza Rikma Manika Lestari, Popy Lindayani, Emi Lumbatoruan, Astuti Lusty, junita Maimunah, Ai Mamat Lukman Marwasariaty Masruroh, Riri Maya Sari Medya Aprilia Astuti Melinda, Yuyun Mira Trisyani Muhammad Zikri Munaya Fauziah Mursiah, Mursiah Mutiarasani, Anjani Nina Sumarni Novia Rahmawati Nur Oktavia Hidayati Nur Oktavia Hidayati Nur Oktavia Hidayati Nuraeni, Nopi Nuraidah Nuraidah, Nuraidah Nurhabibatulkamil, Alivia Nurhuda, Puspa Madya Nurohmah, Endah Nuryani, Reni Nuryati Nuryati Nyimas Heny Purwati Oktovianti, Asti P, Nyimas Heny Pebriana, Tika Rifa Luthfiyah Pipit Fitri Setiawati Pratiwi, Yayu Prihartono, Maulidya Ninda Purnawati, Tri Purwati, Nyimas Heni Purwati, Nyimas Heny Qonnayda, Umi Rahim, Grisela Parisa Reihana Rofilla Renhoran, Farida Restiani Paripurna Sari Restuning Widiasih Rica Nur Aprilia Lantang Rifqii Daiatul Firdaus Rini - Anggraeni Ristina Mirwanti Rizky Maulana Rohadi Hariyanto Rohadi Haryanto Ruriwinita, Ruriwinita Sahariah Sahariah Sahureka, Marthina Sahureka, Marthine Sarah Rahmania Sari, Denny Novita Mayang Sarini Sarini Sasmito, Priyo Sejati, Femmy Aditya Purnama Setiawan Setiawan Setiawati, Dewi Nur Setiorini, Hermin Shania Desi Pangestu Sinthia Rosanti Maelissa Siti Nuraeni Sofyan, Evi Sri Hendrawati Sri Sumartini Srimurni, Nita Ayu Srisantyorini, Triana Suci Dewi Utami Sugiharto, Firman Suharsiwi, Suharsiwi Suhendar Sulaeman Suhendar Sulaeman Suherman Suherman Sukaesih, Nunung Siti Sukma Senjaya Sulistiani, Eka Sulistiawati, Helda Sulistiawati, Reni Sumarni - Sumarni Suryani S Suryani Suryani Suryani Suryani Syafitri, Ardyanti Syamsul Anwar, Syamsul Syifa Melya Fauziyah Tasijawa, Fandro Armando Taty Hernawati Taty Hernawaty Tazkiah Aulia Tetti Solehati Toha Muhaimin Tri Imroatun Triana Srisantyorini Tuti Pahria Urip Rahayu Wahyuni Agustina Wahyuni, Emmy Putri Windy Rachmawati Wini Resna Novianti Wiwi Mardiah, Wiwi Wulan Lindasari, Sri Yanny Trisyani Yanny Trisyani Yesa Junita Sari Yuke Liza Fitri Dhadila Yusnika Damayanti Zein, Jus Yuly Evi Zein