p-Index From 2021 - 2026
9.247
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EDU CIVIC Jurnal Natur Indonesia Wardah Jurnal Sains dan Teknologi Pangan FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Jurnal Ilmiah Peuradeun Language Literacy: Journal of Linguistics, Literature, and Language Teaching JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) AL-ATHFAL : JURNAL PENDIDIKAN ANAK PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS Ath Thariq Jurnal Dakwah dan Komunikasi Ghaidan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam dan Kemasyarakatan Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi Al-Azkiya : Jurnal Pendidikan MI/SD Jambura Early Childhood Education Journal Bulletin of Counseling and Psychotherapy At-Tarbawi : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Berdaya Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dharmas Education Journal (DE_Journal) Al-Hanif: Jurnal Pendidikan Anak dan Parenting Mahseer : Jurnal Ilmu-ilmu Perairan dan Perikanan Jurnal Derma Pengabdian Dosen Perguruan Tinggi (Jurnal DEPUTI) Jurnal Sains Pertanian Jurnal Komunikasi Islam dan Kehumasan MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Lokomotif Abdimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Journal of Pharmaceutical and Sciences. Journal of English Literature and Linguistic Studies (JELLS) Bharasumba Jurnal Multidispliner Jurnal Multidisipliner Kapalamada Jurnal Pendidikan Islam Didactica : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran IndoMath: Indonesia Mathematics Education Indonesian Educational Administration and Leadership Journal (IDEAL) Jurnal Lingkungan Almuslim El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Innovative and Creativity Jurnal Multidisiplin Indonesia Journal of Community Empowerment Indonesian Culture and Religion Issues Jurnal Desain Komunikasi Visual CONVERSE Journal Communication Science Jurnal Manajemen Dakwah Social Science and Contemporary Issues Journal Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan Ulil Albab Jurnal Arsitektur ARCADE e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Dakwah Ustadz Das’ad Latif Tema Ibu Kunci Rezeki Yang Terlupakan Di Youtube Hamdaini Rohmadanti; Nuraida Nuraida; Muslimin Muslimin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dakwah Ustadz Das’ad Latif dalam video ceramah bertema “Ibu Kunci Rezeki yang Terlupakan” pada platform YouTube. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan dakwah Islam di era digital yang menuntut adanya transformasi metode penyampaian pesan keagamaan agar lebih relevan dengan kondisi masyarakat modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh dari video ceramah Ustadz Das’ad Latif yang diunggah pada channel YouTube resmi @Das’ad Latif, sedangkan data sekunder berasal dari jurnal ilmiah, buku, dan literatur yang berkaitan dengan dakwah, komunikasi, dan media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah yang digunakan Ustadz Das’ad Latif meliputi pemilihan tema yang kontekstual, penggunaan bahasa yang sederhana dan komunikatif, pemanfaatan humor, serta pendekatan emosional yang menekankan nilai birrul walidain. Media YouTube terbukti efektif sebagai sarana dakwah kontemporer karena mampu menjangkau audiens secara luas serta memungkinkan interaksi dua arah antara dai dan mad’u.
Analisis Framing Pemberitaan Kasus Pelecehan Seksual I Wayan Agus Suwartana: Perbandingan Pada Detik.com Dan Tribunnews.com Erlangga Erlangga; Nuraida Nuraida; Muslimin Muslimin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7481

Abstract

Pemberitaan kasus pelecehan seksual di media daring memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman publik terhadap suatu peristiwa hukum. Media tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga membingkai realitas melalui pemilihan sudut pandang tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan framing pemberitaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan I Wayan Agus Suwartama pada media Detik.com dan Tribunnews.com. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang meliputi struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Objek penelitian berupa 12 berita, masing-masing enam berita dari Detik.com dan enam berita dari Tribunnews.com yang dipublikasikan pada Januari 2025. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Detik.com cenderung membingkai pemberitaan dengan penekanan pada aspek kronologi peristiwa dan proses hukum, serta menampilkan narasumber dari aparat penegak hukum. Sementara itu, Tribunnews.com lebih menonjolkan aspek emosional, kondisi psikologis tersangka, dan dampak sosial kasus melalui penggunaan judul yang lebih dramatik dan diksi yang emosional. Perbedaan framing tersebut dipengaruhi oleh karakteristik redaksional masing-masing media. Kesimpulannya, perbedaan cara media membingkai berita berpotensi memengaruhi cara masyarakat memahami dan menilai kasus pelecehan seksual.
Dualisme Moral dalam Film “Sheriff: Narko Integrity” Keberpihakan antara Hukum dan Vigilantisme Amalia, Sari Ifhada; Nuraida, Nuraida; Sukmawati, Lilis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang representasi konflik antara hukum dan vigilantisme dalam film Sheriif: Narko Integrity dengan fokus pada relasi moral antara karakter Sheriff dan Nazri. Film ini dipilih karena menghadirkan persoalan keadilan secara kompleks dan tidak hitam-putih, melalui pertarungan batin antara aparat penegak hukum ditengah kegagalan sistem hukum melindungi korban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes melalui tahapan denotasi, konotasi, dan mitos. Teori representasi Stuart Hall digunakan sebagai kerangka utama untuk membaca pembentukan makna hukum dan vigilantisme dalam film, sedangkan teori konflik sosial digunakan sebagai pendukung untuk memahami pertentangan antara individu dan struktur institusional. Metodologi penelitian ini bersifat interpretatif-deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi teks visual dan naratif terhadap adegan-adegan kunci yang merepresentasikan hukum, vigilantisme dan konflik moral antar tokoh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hukum direpresentasikan sebagai institusi yang sah secara prosedural tetapi lambat dan terbatas dalam menghadirkan keadilan secara substantif. Vigilantisme Nazri ditampilkan sebagai respons emosional atas kegagalan hukum, bukan sebagai solusi ideal. Sheriff direpresentasikan sebagai simbol hukum yang berjuang menjaga integritas institusi, sementara Nazri sebagai figur yang terjebak antara trauma dan profesinya sebagai polisi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film tidak memihak secara mutlak pada hukum maupun vigilantisme, tetapi menempatkan keduanya sebagai dua kutub moral yang sama-sama problematis hingga keadilan dipahami sebagai konflik antara aturan dan nurani manusia.
Analisis Roland Barthes terhadap Pesan Moral dalam Film “Hello Ghost” Karya Indra Gunawan Gustya Aliza; Nuraida Nuraida; Muhammad Randicha Hamandia
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 3 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i3.5688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan moral dalam film Hello Ghost karya Indra Gunawan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode analisis semiotika Roland Barthes. Film Hello Ghost merupakan adaptasi dari film Korea tahun 2010 karya Kim Young-tak, yang memadukan unsur horor, komedi, dan drama keluarga. Ceritanya berpusat pada tokoh Kresna, seorang pria kesepian yang terus gagal bunuh diri hingga akhirnya bertemu empat arwah yang membantunya menemukan kembali makna hidup dan cinta keluarga. Melalui kisah ini, film menampilkan perpaduan humor dan keharuan yang menyentuh, serta menggambarkan pentingnya kasih sayang, pengampunan, dan penerimaan diri. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui dua teknik, yaitu observasi dokumenter dan studi pustaka. Observasi dilakukan dengan menonton film Hello Ghost secara teliti dan berulang untuk mencatat tanda-tanda visual dan verbal, seperti dialog, ekspresi wajah, gerak tubuh, tata busana, serta teknik sinematografi. Studi pustaka dilakukan dengan menelaah literatur mengenai teori komunikasi, semiotika, gender, dan media untuk memperkuat interpretasi. Analisis dilakukan berdasarkan tiga konsep utama dalam semiotika Roland Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Hello Ghost memuat pesan moral tentang pentingnya kasih sayang keluarga, tanggung jawab, keberanian menghadapi masa lalu, serta keikhlasan dan penerimaan diri. Melalui perjalanan tokoh utamanya, film ini menegaskan bahwa cinta keluarga bersifat abadi dan menjadi sumber kekuatan moral serta spiritual dalam menghadapi kehidupan. Dengan demikian, Hello Ghost berfungsi sebagai media refleksi etis yang mengajarkan nilai kemanusiaan, empati, dan kebijaksanaan batin dalam kehidupan modern.
Strategi Pembelajaran Berbasis Kontekstual dalam Mengaitkan Materi dengan Kehidupan Sehari-hari Rizki Amelia Siregar; Nuraida, Nuraida; Gusmaneli, Gusmaneli
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan | E-ISSN : 3062-7788 Vol. 3 No. 1 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jimp.v3i1.1729

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of contextual-based learning strategies in linking instructional materials to students’ daily lives. The contextual approach (Contextual Teaching and Learning) emphasizes students’ active involvement in constructing knowledge through real-life experiences, thereby fostering meaningful learning. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using an interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source and technique triangulation. The results indicate that the implementation of contextual-based learning strategies significantly enhances students’ conceptual understanding, strengthens critical thinking skills, and increases learning motivation. Learning becomes more relevant and applicable as the materials are directly connected to students’ real-life contexts, including family, school, and community environments. The implementation of this strategy involves various methods, such as problem-based learning, group discussions, and the use of real-life case studies. However, several challenges were identified, including time constraints, teachers’ readiness, and differences in students’ characteristics. In conclusion, contextual-based learning strategies are effective in creating meaningful and relevant learning experiences connected to students’ daily lives. Therefore, strengthening teachers’ pedagogical competence and providing supportive educational environments are essential to optimize the implementation of this approach.
Pedagogical and Curricular Needs for ISTEAM Learning in Islamic Early Childhood Education at PAUD Kiddos English School Banda Aceh Nuraida, Nuraida; Amelia, Lina; Miharti, Ridha; Andriansyah, Andriansyah; Kamaliah, Nurul
Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Islamic Early Childhood Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-athfal.2026.121-07

Abstract

Purpose – This study examines the pedagogical and curricular needs for ISTEAM (Islamic Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) learning in Islamic early childhood education at PAUD Kiddos English School Banda Aceh. Rather than claiming to develop or validate a full ISTEAM model, the study positions ISTEAM as a sensitizing framework for understanding how Islamic values, STEAM activities, lesson planning, and assessment are currently connected in one institutional context.Design/methods/approach – A qualitative case study design was employed. Data were collected through semi-structured interviews with the principal and five classroom teachers, six non-participant classroom observations, and a structured needs questionnaire used as descriptive triangulation. Interview and observation data were analyzed using six-phase thematic analysis (Braun & Clarke, 2006), while questionnaire responses were used to support the interpretation of recurring needs without statistical generalization.Findings – Three themes emerged. First, PAUD Kiddos has an institutional culture supportive of ISTEAM, with Islamic routines and STEAM-related activities already present in daily practice. Second, there is a gap between verbal or intuitive integration and formal curricular documentation: two of six teachers had documented Islamic value integration in lesson plans, and none had written explicit Qur'anic or hadith connections into learning objectives. Third, the most visible needs were an ISTEAM lesson-plan template, a contextual Qur'an/hadith reference bank, hands-on teacher workshops, integrated assessment rubrics, and formal school-level policy support.Research implications/limitations – The findings should be interpreted as context-bound evidence from one Islamic early childhood institution with six adult participants and six observed classroom sessions. Future research should develop, pilot, and validate ISTEAM learning tools across more diverse Islamic PAUD settings.Practical implications – The findings provide actionable guidance for Islamic early childhood education providers, teacher educators, and curriculum developers in designing contextually appropriate ISTEAM implementation. The identified needs can inform the development of lesson-plan templates, teacher professional development programs, curriculum guidelines, and assessment instruments that systematically integrate Islamic values with STEAM learning in early childhood classrooms.Originality/value – The article contributes a local, practice-oriented needs map for ISTEAM learning in Islamic early childhood education. Its contribution is not a finalized model, but an empirically grounded preliminary basis for subsequent design-based development of ISTEAM lesson planning, classroom activities, and assessment tools.Paper type Research paper  
Epistemology of Islamic Morality: Analyzing the Sedulang Setudung Tradition through Ibn Miskawaih’s Perspective Ahmad Ihwani; Abdullah Idi; Nuraida Nuraida; Duski Ibrahim; Hamidah Hamidah
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 11 No. 1 (2026): Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v11i1.7513

Abstract

This study explores the relationship between local traditions and societal morality within the context of ethics and Islamic thought. With concerns about moral decline and weakening community bonds amid modernization and individualistic digital culture in Indonesia, there is an urgent need to strengthen ethical foundations rooted in local wisdom to maintain social cohesion. A noticeable effect of this decline is the reduction in participation in tradition-based social activities in South Sumatra, which historically fostered the transmission of moral values. This research specifically analyzes the Sedulang Setudung tradition in Banyuasin as a medium for character development and examines its epistemological foundations through Ibn Miskawaih’s thought. Using a qualitative approach, the study incorporates participatory observation, in-depth interviews, and documentation of traditional practices. The analysis reveals that the Sedulang Setudung tradition transmits values such as togetherness, social solidarity, and collective responsibility, internalized through cultural symbols and communal participation. According to Ibn Miskawaih, this process aligns with the concept of ta‘wīd al-nafs, where virtue is cultivated through repeated actions, becoming ingrained character traits. The findings underscore that local traditions serve not just as heritage but also as vital tools for moral education, enhancing the ethical resilience of society. This research contributes to Islamic moral philosophy by emphasizing the integration of local wisdom and Islamic ethics to strengthen contemporary societal morality.
Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Meningkatkan Personal Branding AL15PHOTO di Media Sosial Instagram Dwi Agustira; Nuraida Nuraida; Muhammad Randicha Hamandia
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 2 No. 3 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v2i3.4082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan personal branding al15photo di media sosial instagram. Masalah yang dikaji meliputi bagaimana strategi komunikasi yang dapat digunakan oleh AL15Photo dalam membangun personal branding?. Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara, observasi konten instagram, analisis strategi komunikasi pemasaran dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi pemasaran yang digunakan Al15photo dalam membangun personal branding dengan memanfaatkan instagram sangatlah efektif untuk meningkatkan visibilitas dan daya tarik bisnis melalui postingan konten visual yang menarik, penggunaan postingan feeds, stories, reels, serta promosi berbayar. Penelitian ini menggunakan teori integrated marketing communication. Teori imc membantu bahwa strategi ini dapat membantu meningkatkan engagement pengguna dan mendorong konsumen berinteraksi lebih aktif dengan pengguna akun. Penelitian ini menyumpulkan bahwa instagram merupakan media pemasaran / promosi yang efektif dalam bidang industri kreative.
Co-Authors Abdul Halim Abdullah Idi Achmad Mustafid Achmad Syarifudin, Achmad Adam , Koji Al Adnana, Adnana Afrianita, Susi Afrinanda, Cut Agafe Pakpahan, Veriana Erfina Agustin, Salsabila Ahmad Ihwani Ahmad Laut Hasibuan Aidil Fitriansyah Akmal, Ajmir Alchalil Alchalil Alrama Tripina Anamiah Amalia, Sari Ifhada Andriansyah Andriansyah Anggia Septiani Angi, Nur Fadila Anira Kulta Aprilia, Nisrina Syifa Wulan Ardiani, Desi Aries, Muhlin Arnis En Yulia Astuti, Junia Baihaqi Baihaqi Candra Darmawan Candra Darmawan, Candra Cut Azizah Dabet, Abubakar Daulay , Anny Sartika Dermawan Hutagaol, Dermawan Duski Duski Dwi Agustira Dwi Aprilia, Puput Edi Rahman, Edi Emi Puspita Dewi Erlangga Erlangga Fakhri Yacob Farida Hariani Fauzan, Saniar Fauzi Ahmad Muda Fidrayani Fidrayani Firdaus Rahmadi Fitri, Mutia Fitri, Rini - Fridayati, Dyah Gusmaneli Gusmaneli Gustya Aliza Hadiansyah, M. Insan Hafaz Furqan Hakim, Syahirman Hamandia, Muhammad Randicha Hamdaini Rohmadanti Hamidah Hamidah Haris Munandar Nasution Hasmiwati, Antin Hayati, Masrura Helia, Helia Heni Subagiharti Herlina Herlina Hertimi, Sri Hrp, Muhammad Royhan Indah Permata Sari Irwansyah Irwansyah jelita, jelita Jumadil, Jumadil Junia Astuti Kalsum, Eka Umi Kamaliah, Nurul Kamandana Robbi, Muhammad Ij'alni Kamsani, Siti Rozaina Khalifatun, Salsa Khasanah, Alfina Fatwa La Ode Safuan Lara Agristaria Lilis Sukmawati Lina Amelia Lina Andriyani, Lina Lina Andriyani, Lina Andriyani M. Amrul Khoiri Maharani, Ayu Mahidin Mahidin Mareta Mareta Maulia, Alfiah Mazlan, Mazlan Mia Aulia, Mia Miharti, Ridha Muhamad Afdoli Ramadoni Muhammad Nasir Muhammad Randicha Hamandia Muhammad Zaki Munawaroh Munawaroh Muslimin Muslimin Muzayanah Muzayanah Mu’amar Abdan Neni Noviza Netty Herawati Nini Mila Rahni Nisrina Syifa Wulan Aprilia, Nisrina Syifa Wulan Aprilia Nur Hatijah Nur Intan Simangunsong Nurbaini, Nurbaini Nusa Indah, Dina Okta Lasriani Padang, Welly Liku Paramitha Utari, Ade Pereira, Jerito Rahmadika, Dhia Rahmawati, Rahmawati Ramadhan, Andri Rida Satriani Ridwanto Ridwanto Rizki Amelia Siregar Rossy Azhar Rustam Efendi Safitri, Amelia Safitri, Juwi Safriwardi, Ferri Salmatia, Salmatia Saputra, Ekky Sarif Robo Sayed Ahmad Zaki Yamani Setiyadi, Bradley Simanungkalit, Priska Nurlia Br. Sinring, Abdullah Sipahutar, Ervina Siregar, Roswani Sri Yoseva Sri Yunita Srimulyati, Srimulyati Sumaina Duku Supriadi Supriadi Syafitri Handayani, Diah Tando, Arjal Umi Kalsum, Eka Usman Aripin, Usman Usman, Abdul Hanif Utari, Ade Paramitha Wahyudi Wahyudi Walian, anang Wan Chalidaziah Yahya, Ahmad Harun Yanti, Cut Yopi Salendra Yulianti, Riza Randicha Zhila Jannati