p-Index From 2021 - 2026
7.736
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Model Strategi Kepemimpinan Tranformasional Dan Budaya Organisasi Sebagai Mediasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran Widagdo, Teguh Harso; Nurcahyo, Satria Avianda; Sudiyono; Ali, Ahmad; Purwanto, Adi
Jurnal Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2025): JULI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/jiembi.v3i2.2091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pegawai dengan budaya organisasi sebagai variabel mediasi pada RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Pengambilan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin, menghasilkan 120 responden yang terdiri dari pegawai RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan software SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Hipotesis 1). Budaya organisasi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Hipotesis 2). Selain itu, budaya organisasi mampu memediasi hubungan antara kepemimpinan transformasional dan kinerja pegawai secara positif dan signifikan (Hipotesis 3). Temuan ini mengindikasikan bahwa budaya organisasi yang kuat dapat memperkuat dampak kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kinerja pegawai.Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya rumah sakit untuk mengadopsi gaya kepemimpinan transformasional dan memperkuat budaya organisasi guna meningkatkan kinerja pegawai. Manajemen RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran diharapkan dapat menyusun program pengembangan kepemimpinan yang mendorong komunikasi, motivasi, dan inovasi, serta memastikan penerapan nilai-nilai budaya organisasi secara konsisten.Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap literatur tentang kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan kinerja pegawai, khususnya dalam konteks rumah sakit daerah. Studi lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi variabel lain yang dapat memediasi atau memoderasi hubungan ini, seperti motivasi kerja atau kepuasan kerja.
Inovasi Diversifikasi Pangan Fungsional Berbasis Jamur Tiram Sebagai Camilan Sehat Penderita Diabetes Militus Muntamah, Ummu; Anugerah, Riva Mustika; Isnwati, Setya Indah; Nurcahyo, Satria AVIANDA Avianda; Devi, Chindya Paramitha
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v8i3.3127

Abstract

Latar Belakang: Kabupaten Sragen memiliki potensi besar dalam budidaya jamur tiram yang kaya serat, β-glukan, dan antioksidan sehingga berpotensi dikembangkan menjadi pangan fungsional ramah diabetes. Namun, pemanfaatannya masih terbatas, baik dari sisi diversifikasi produk maupun strategi pemasaran. Tujuan: Program ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok tani “Berkah Tani” melalui inovasi diversifikasi olahan jamur tiram dan penguatan strategi pemasaran digital, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah produk sekaligus mendukung kesehatan masyarakat. Metode: Kegiatan dilakukan dalam empat tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, serta pendampingan dan evaluasi. Pelatihan mencakup diversifikasi produk (abon dan es krim jamur tiram), edukasi pangan fungsional, kemasan dan labelisasi, serta pemasaran digital. Evaluasi dilakukan melalui observasi, diskusi kelompok, dan uji coba produk. Hasil: Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan mitra mengenai manfaat gizi jamur tiram dan teknik pengolahan pangan fungsional. Mitra juga berhasil mengembangkan branding dan strategi digital marketing sehingga mampu memperluas jangkauan pasar. Dampak program terlihat pada peningkatan kemandirian kelompok tani, bertambahnya nilai ekonomi produk, dan meningkatnya kesadaran akan pangan sehat ramah diabetes. Simpulan: Program pemberdayaan ini berhasil meningkatkan kapasitas mitra dalam diversifikasi produk pangan fungsional dan pemasaran digital. Inovasi berbasis jamur tiram tidak hanya memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi mitra, tetapi juga mendukung promosi kesehatan. Kata kunci: Jamur tiram, pangan fungsional, diabetes, pemasaran digital
Strategic Innovation Quality: Technological Innovation Capability Model to Improve Competitive Advantage and Human Resource Performance of Tourism Industry Sudiyono, Sudiyono; Nurcahyo, Satria Avianda; Widagdo, Teguh Harso
Jurnal Penelitian Ekonomi dan Bisnis Vol. 10 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/jpeb.v10i2.12604

Abstract

This study aims to analyze the influence of Strategic Innovation Quality (SIQ) on Competitive Advantage (CA) and Human Resource Performance (HRP), with Technological Innovation Capability (TIC) as a mediating variable. The research was conducted on employees of Lawu Group Tourist Attractions in Central Java, with a saturated sample of 255 employees. A quantitative research method was applied using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS).The results indicate that SIQ has a positive influence on TIC and HRP. TIC also has a positive and significant impact on CA and HRP, while it mediates the relationship between SIQ and CA. However, the direct relationship between SIQ and CA is not significant, suggesting that technological innovation capability plays a more dominant role in creating a competitive advantage than strategic innovation alone. These findings highlight that in the tourism industry, strengthening technological innovation capabilities is crucial for enhancing both competitive advantage and human resource performance.The study's implications suggest that the management of Lawu Group Tourist Attractions should focus on strengthening technological innovation strategies to enhance competitiveness and optimize employee performance. Moreover, organizations need to emphasize technology development as a bridge between strategic innovation and competitive advantage. This research contributes academically to the development of strategic innovation theories in the tourism sector and provides practical recommendations for tourism destination managers to improve organizational performance sustainably.
The Role of Organizational Learning Culture and Workplace Empowerment in Improving Workplace Spirituality through Knowledge Sharing Behavior as a Mediation Variable Nurcahyo, Satria Avianda; Rachmawati, Meida
IJIBE (International Journal of Islamic Business Ethics) Vol 9, No 1 (2024): March 2024
Publisher : UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijibe.9.1.15-31

Abstract

This research aims to find the role of Organizational Learning Culture and Workplace Empowerment on Workplace Spirituality through Knowledge Sharing Behavior as a mediating variable in PT. Sidomuncul herbal medicine industry, Semarang Regency. This research is quantitative research using the Partial Least Square SEM PLS application tool, carried out to test hypotheses with the aim of strengthening the hypothesis or rejecting theories or hypotheses from existing research results. the population was permanent employees at PT. Sidomuncul herbal medicine industry, Semarang Regency. The Human Capital Technology Division and Market Capability Division were deemed suitable for the Knowledge Sharing Behavior variable, totaling 255 people consisting of 200 male employees and 55 female employees. The sampling technique used in this research is census with the aim of the total population being used to determine the sample size, the research used a census technique of 255 respondents. The results of this research prove that Knowledge Sharing Behavior has a positive and significant effect on Workplace Empowerment, Knowledge Sharing Behavior has a positive and significant effect on Workplace Spirituality, that Organizational Learning Culture has a positive and significant effect on Knowledge Sharing Behavior, that Organizational Learning Culture has a positive and significant effect on Workplace Spirituality, Knowledge Sharing Behavior can greatly mediate the influence of Organizational Learning Culture on Workplace Empowerment.
Humanistic Leadership for Organizational Learning Capability: Integration of Maqashid Syariah and Knowledge Management Nurcahyo, Satria Avianda; Anis, Muhammad; Thoha, Anis Malik
International Journal Ihya' 'Ulum al-Din Vol. 26 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ihya.26.2.22936

Abstract

This research aims to explore the application of humanistic leadership within the Ministry of Religion, Semarang Regency, particularly in how it enhances organizational learning capability (OLC) through the perspectives of Maqasid Syariah and knowledge management.Humanistic leadership emphasizes human values, interpersonal relationships, and self-development within organizations. This study explores how humanistic leadership can improve OLC through the perspectives of Maqasid Syariah and knowledge management. Using a qualitative method with in-depth interviews, data was collected from employees regarding their perceptions and experiences with humanistic leadership, Maqasid Syariah principles, and knowledge management practices. Thematic analysis identified patterns in the application of these principles in the work environment. Findings indicate that humanistic leadership significantly fosters a work atmosphere conducive to learning and innovation. The incorporation of Maqasid Syariah values, like spiritual and intellectual well-being, supports an ethical and inclusive organizational culture. Additionally, effective knowledge management practices, such as documentation and knowledge sharing, reinforce OLC by motivating and engaging employees in continuous learning. This research underscores the importance of integrating humanistic leadership with Maqasid Syariah and knowledge management in organizational development strategies. The Ministry of Religion can leverage these findings to enhance employee performance and capability, promoting the achievement of organizational goals more sustainably.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DESA GUNA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI PEREMPUAN PADA INDUSTRI KONVENSI MELALUI PENGABDIAN MASYARAKAT DI KECAMATAN TINGKIR, KOTA SALATIGA Avianda Nurcahyo, Satria
Edusight Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Edusight Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Meira Visi Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69726/edujpm.v1i1.5

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi melalui pengolahan limbah konveksi di Desa Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pembagian tiga tahapan nyata yaitu edukasi limbah, pengolahan limbah dan digitalisasi desa. Dengan adanya pengabdian masyarakat dan program yang telah disebutkan dapat diketahui bahwa pemberdayaan perempuan yang dilakukan mempunyai dampak positif dengan terjadinya peningkatan pendapatan subjek dan meningkatkan pula kemandirian ekonomi perempuan di Desa Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.
Implementation of Digital Marketing Strategy in MSME Development in Candisari Ungaran Village Rachmawati, Meida; Widagdo, Teguh Harso; Sudiyono, Sudiyono; Nurcahyo, Satria Avianda; Ali, Ahmad
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 4 No. 08 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v4i08.863

Abstract

Candisari Village is a village where some of its MSMEs have utilized digital marketing platforms. With the rapid development of technology, the digital world and the internet have also impacted the field of marketing. The marketing trend, which was initially conventional (offline), has now shifted to digital (online). This study adopts a qualitative approach and descriptive analysis approach, which means using a qualitative approach to understand and describe the implications of analysis principles contained in MSMEs' digital marketing strategies. The research aims to gather information about digital marketing strategies for the development of micro, small, and medium-sized enterprises (MSMEs). The digital marketing strategies implemented by food and beverage MSMEs in Candisari Village include marketing through social media platforms and various e-commerce applications such as GrabFood, GoFood, and ShopeeFood. To promote their businesses, the majority of MSMEs utilize Instagram, Facebook, TikTok, and WhatsApp as platforms to upload attractive photos and videos of their products on their Instagram accounts, including Instagram Reels, Instagram Feed, and Instagram Stories. Overall, MSMEs in Candisari Village have experienced progress and healthy competition in business development after implementing digital marketing strategies, leading to the advancement of their businesses
Strategi Human Capital Development Guna Membangun Sustainable Organization dengan Maqasid Syariah Pada Pegawai Kementrian Agama Kabupaten Semarang Satria Avianda Nurcahyo; Sudiyono, Sudiyono; Rachmawati, Meida; Widagdo, Teguh Harso; Ahmad Ali
Jurnal Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2024): JULI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/jiembi.v2i2.1525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengembangan sumber daya manusia (Human Capital Development) dalam membangun organisasi yang berkelanjutan dengan pendekatan Maqasid Syariah pada pegawai Kementerian Agama Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan human capital yang efektif melibatkan pelatihan berkelanjutan, peningkatan kompetensi profesional, dan penanaman nilai-nilai syariah dalam budaya organisasi. Implementasi Maqasid Syariah dalam pengembangan sumber daya manusia tidak hanya meningkatkan kinerja pegawai tetapi juga memastikan kesejahteraan holistik yang mencakup aspek spiritual, moral, dan sosial.Hasil penelitian mengungkapkan beberapa temuan penting: (1) Pelatihan berkelanjutan yang mengintegrasikan nilai-nilai syariah telah meningkatkan motivasi dan produktivitas pegawai; (2) Peningkatan kompetensi profesional melalui program pengembangan karir telah berhasil meningkatkan kualitas pelayanan publik; (3) Penanaman nilai-nilai Maqasid Syariah dalam budaya organisasi telah menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan beretika tinggi. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa keterlibatan pegawai dalam pengambilan keputusan strategis memperkuat komitmen mereka terhadap tujuan organisasi yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam merumuskan kebijakan pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, yang diharapkan dapat menjadi model bagi lembaga pemerintah lainnya.
The Role of Strategic Human Resource Management to Improve the Sustainable Fashion Industry in the Start-Up Perspective of Fashion MSMEs Satria Avianda Nurcahyo; Noor Laila Ramadhani; Setya Indah Isnawati
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the role of Strategic Human Resource Management (SHRM) in advancing sustainability within the fashion industry, particularly for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). As sustainability awareness grows among consumers and businesses, MSME fashion startups face unique challenges due to limited resources. Using a quantitative approach with SEM PLS tools, the study collected data through questionnaires from fashion MSMEs and analyzed the relationship between SHRM and sustainable practices. The findings show that SHRM practices, such as recruiting employees with sustainability awareness, providing relevant training, enhancing communication on sustainability goals, and offering incentives aligned with sustainability, positively impact sustainability outcomes. Hypothesis testing confirmed that SHRM has a significant effect, with a t-statistic of 58.166 and a p-value of 0.000, indicating a strong, positive influence on sustainability in the fashion sector. The study highlights the importance of a strategic HR approach in supporting MSME sustainability goals, benefiting social, economic, and environmental aspects. It concludes that integrating SHRM into MSME fashion startups can enhance their competitiveness and contribute positively to the industry’s sustainable growth. This research provides key insights for MSME leaders to implement HR strategies that strengthen both business and sustainability objectives.
The Association Between Infant Massage Frequency, Body Mass Index, and Early Psychomotor Milestones Among Infants Aged 3–12 Months: An Analytical Observational Study in Aligned with SDG 3 Haryani, Siti; Adimayanti, Eka; Astuti, Ana Puji; Minardo, Joyo; Nurcahyo, Satria Avianda
Journal of Applied Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Applied Nursing and Health
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/janh.v8i1.507

Abstract

Background: Infant massage is a non-invasive, low-cost intervention that supports early childhood growth and development and is increasingly promoted in community health programs. However, evidence on its relationship with Body Mass Index (BMI) and early psychomotor milestone achievement in low- and middle-income countries, particularly Indonesia, remains limited. Therefore, this study aimed to examine the effect of infant massage on BMI and early psychomotor milestones among infants aged 3–12 months in alignment with Sustainable Development Goal 3 (Good Health and Well-Being). Methods: This study used a quantitative design with multiple linear regression analysis. The population consisted of infants aged 3–12 months in Semarang Regency, Indonesia, with a purposive sample of 250 infants. Inclusion criteria were good health status, age 3–12 months, and parental consent, while infants with congenital anomalies or developmental disorders were excluded. BMI was the dependent variable, and independent variables included infant massage frequency, psychomotor milestone achievement, feeding adequacy, and parental stimulation. Data were collected using WHO-standardized BMI measurements and psychomotor milestone checklists. Infant massage followed the standardized Love Baby Massage technique. Ethical approval was obtained, and data were analyzed using multiple linear regression with p-values, confidence intervals, and effect sizes reported. Results: Descriptive analysis indicated that the majority of infants received regular massage and exhibited nutritional status within the WHO reference standards. Regression analysis demonstrated that infant massage frequency and psychomotor milestone achievement were significant predictors of BMI (p < 0.05). Feeding adequacy showed a positive association with BMI and a moderate effect size, while parental stimulation exhibited a smaller and statistically nonsignificant direct effect. Collectively, the independent variables contributed substantially to explaining variations in BMI among infants aged 3–12 months. Conclusion: Regular infant massage plays a meaningful role in improving BMI and supporting early psychomotor development. Integrating massage practices with adequate nutrition and parental engagement is recommended as a comprehensive strategy to optimize infant growth and early development, consistent with SDG 3.
Co-Authors Abdul Aziz Achmad Rizal Achmad Rizal Adelia Ika Damayanti Adi Purwanto Ahmad Ali Ahmad Ali Ahmad Ali Alif Mustaghfiroh Ana Puji Astuti Andriyani Andriyani Anis Malik Thoha Anis Malik Thoha Anisa Dewi Arismaya Anisa Dewi Arismaya Anugerah, Riva Mustika Ari Pranaditya Ari Siswati Aris Puji Purwatiningsih Ariyani, Julinta Eka Awal, Muhammad Bulan Karima Nurani Damayanti, Adelia Ika Devi, Chindya Paramitha Diah Ayu Kusumawati Diah Ayu Kusumawati Dita Prameswari Dwijayanti, Rahmania Argita Eka Renny Noviati Wahyuni Eko Budiyanto, Ari Eko Budiyanto Ari Fachrunnisa, Olivia Familia Artha Fitri Dwi Jayanti Fitri Dwi Jayanti Harry Soesanto Ilyasa Bin Muhammad Faiq Irfan Wildzan Muafa Irfan Wildzan Muafa Irsal Fauzi Isnawati, Setya Indah Isnwati, Setya Indah Jaya Ramadaey Bangsa Joyo Minardo kristanti Kristanti Kustiyono MA Irfan Rahmana Meida Rachmawati Mohamed El Khawarizmi Mufidah, Luklu'ul Muhammad Anis Muhammad Anis Muhammad Anis Muhammad Anis, Muhammad Muhammad Awal Mustagfiroh, Alif Noor Laila Ramadhani Noor Laila Ramadhani Panca Nur Hayati Pipit Sundari Pratondo, Katon Prihantini, Isra Priyanto Priyanto Raditya Ferdianto Raditya Ferdianto Raditya Ferdianto Rahayu, Indah Rhaissa Anindya Azzahra Rionaldo, Richo Setya Indah Isnawati Siti Aisyah Siti Haryani Sudiyono Sudiyono Sudiyono Sudiyono Sundari, Pipit Tantra, Arda Raditya Teguh Harso Widagdo Teguh Harso Widagdo Tettie Setiyarti Thoha, Anis Malik Tri Wikaningrum Tri Wikaningrum Ucta Pradema Sanjaya Ummu Muntamah Widagdo, Teguh Harso Yeni Indraningtyas