p-Index From 2021 - 2026
13.02
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Kesehatan Humano: Research Journal Jurnal Riset Kesehatan Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education The Indonesian Journal of Public Health The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Journal of Health (JoH) Jurnal Ilmiah Peuradeun Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Analisa Sosiologi Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Bina Generasi Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Jurnal Kesehatan Manarang Journal of Health Policy and Management Journal of Health Promotion and Behavior Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Etika Demokrasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Manuju : Malahayati Nursing Journal Indonesian Journal for Health Sciences (IJHS) Ensiklopedia of Journal Journal of Health Sciences 2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Jurnal Sehat Mandiri Jurnal Administrasi dan Manajemen Jurnal Kesehatan Celebes Health Journal Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Borneo Nursing Journal (BNJ) Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Value: Jurnal Manajemen dan Akuntansi JAZ: Jurnal Akuntansi Unihaz Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai Devotion: Journal of Research and Community Service Community Research Of Epidemiology (CORE) Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Journal Peqguruang: Conference Series Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Jurnal Kolaboratif Sains Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Jurnal Berita Kesehatan Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) Mando Care Jurnal Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Jurnal Pengabdian Mandiri Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) JURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATAN Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Mitrasehat Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Journal of Innovative and Creativity Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Advances in Healthcare Research JER Jurnal Kesehatan Marendeng Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran Holistik Jurnal Kesehatan Joong-Ki Journal of Global Research in Public Health Mega Buana Journal of Public Health International Journal of Health Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Determinants Related to Low Back Pain Complaints in Rice Farmers in Pantilang Village, North Bastem District Kabupaten Luwu Sombolinggi, Yeltiani; Adam, Arlin; Alim, Andi
Devotion : Journal of Research and Community Service Vol. 6 No. 9 (2025): Devotion: Journal of Community Research
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/devotion.v6i9.25511

Abstract

Low back pain is pain felt in the lower back that originates from the spine, muscles, nerves, or other structures in the area. Back pain can be caused by diseases or disorders that originate outside the lower back, such as diseases or disorders in the waist. This study aims to identify the determinants related to low back pain complaints in rice farmers in Pantilang Village, North Bastem District, Luwu Regency in 2023. The research employed a quantitative observational analytical study with a cross-sectional approach. The population consisted of all rice farmers in Pantilang Village, and based on the Slovin formula calculation, a total of 37 samples was obtained using simple random sampling technique. Data collection instruments included questionnaires and REBA sheets, with Chi-square test analysis using SPSS 20 software. The study results showed significant relationships between work posture and low back pain complaints (p=0.002), workload (p=0.000), duration of work (p=0.018), and exercise habits (p=0.004). The conclusion indicates that there are significant relationships between work posture, work duration, workload, and exercise habits with low back pain complaints in rice farmers in Pantilang Village, North Bastem District, Luwu Regency in 2023.
FAKTOR SOSIAL BUDAYA, PSIKOLOGIS, DAN INTERVENSI TERHADAP PRAKTIK PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF: TINJAUAN LITERATUR Lisna; Uly, Nilawati; Alim, Andi
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 17 No 1 (2025): Bina Generasi : Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35907/bgjk.v17i1.447

Abstract

Latar Belakang: Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif selama enam bulan pertama merupakan anjuran global dari WHO dan UNICEF karena manfaatnya yang besar bagi kesehatan ibu dan bayi. Namun, praktik ini masih menghadapi berbagai hambatan di tingkat individu dan masyarakat. Tujuan: Kajian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis berbagai faktor psikologis, sosial budaya, dan efektivitas intervensi terhadap praktik pemberian ASI eksklusif. Metode: Penelitian ini merupakan literature review naratif yang menganalisis 30 artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025. Artikel dianalisis secara tematik berdasarkan faktor determinan dan jenis intervensi yang dilaporkan, dengan mempertimbangkan konteks sosial dan budaya yang beragam. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa efikasi diri menyusui, stres, dan depresi postpartum merupakan faktor psikologis utama yang memengaruhi keberhasilan ASI eksklusif. Dukungan sosial dari suami, keluarga, dan tenaga kesehatan sangat membantu mempertahankan praktik menyusui. Nilai budaya lokal juga berperan besar, baik sebagai penguat maupun hambatan, tergantung pada kepercayaan yang berlaku. Intervensi yang terbukti efektif mencakup edukasi menyusui, konseling berbasis budaya, kelompok dukungan ibu, dan penerapan program rumah sakit ramah bayi (BFHI), termasuk inisiasi menyusu dini (IMD) dan rawat gabung. Kesimpulan: Keberhasilan ASI eksklusif membutuhkan pendekatan yang komprehensif, berbasis budaya, dan melibatkan multiaktor. Program promosi menyusui sebaiknya dirancang secara partisipatif dan disesuaikan dengan nilai-nilai lokal agar lebih efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: ASI eksklusif, efikasi diri, dukungan sosial, budaya, intervensi, literature review.
Studi Fenomenologis Transformasi Digital dan Dampak Sosial Budaya di Laboratorium Kesehatan Klinik Suhardin, Mien Asrha; Adam, Arlin; Alim, Andi
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 2 (2025): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v5i2.1023

Abstract

Transformasi digital di sektor kesehatan telah membawa perubahan besar tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada dinamika sosial dan budaya kerja. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman subjektif tenaga laboratorium dalam menghadapi peralihan dari sistem manual ke sistem digital di Laboratorium Klinik RSJPD Oputa Yi Koo, Kota Kendari. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-fenomenologis. Informan dipilih secara purposive, yaitu empat tenaga laboratorium yang telah mengalami masa transisi digital dan terlibat aktif dalam penerapannya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses pengolahan data, dan mempermudah integrasi informasi. Namun, proses ini juga menimbulkan tantangan, seperti kecemasan teknologi (tech anxiety), gangguan teknis sistem, dan penurunan intensitas interaksi sosial. Perubahan budaya kerja juga tampak dari bergesernya pola kerja yang sebelumnya fleksibel menjadi lebih kaku dan terdokumentasi secara sistemik. Fenomena ini mencerminkan bahwa transformasi digital tidak hanya bersifat prosedural, melainkan juga struktural dan kultural. Oleh karena itu, keberhasilan digitalisasi sangat bergantung pada kesiapan psikologis, sosial, dan kompetensi adaptif tenaga kerja. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pendekatan humanistik dalam manajemen perubahan digital di institusi kesehatan.
PATIENT FAMILIES' EXPERIENCES IN THE INFORMED CONSENT PROCESS AT GMIM BETHESDA TOMOHON HOSPITAL: A QUALITATIVE STUDY Walewangko, Alfriando; Adam, Arlin; Alim, Andi
HEARTY Vol 13 No 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v13i5.21064

Abstract

Informed consent is a crucial aspect of healthcare services that emphasizes effective communication between medical personnel, patients, and families, especially in high-risk medical procedures. This study aims to understand the experiences of patients’ families during the informed consent process at RSU GMIM Bethesda Tomohon, considering communication dynamics, cultural values, and medical decision-making. A qualitative case study method was used, involving in-depth interviews, observations, and documentation with families of patients who underwent informed consent for surgical procedures. The results show that communication occurs both verbally and in writing with a participatory two-way pattern. The credibility of medical staff, particularly specialist doctors, enhances family trust and acceptance of medical decisions. The collectivist cultural values of the Minahasa community play a role in decision-making through family deliberation. Empathetic, clear, and repeated communication reduces psychological barriers and improves understanding of medical risks. Families act as decision-makers, emotional supporters, and moral responsible parties for medical actions. The study recommends standardizing informed consent communication procedures based on local culture, involving responsible doctors directly in information delivery, and providing empathetic communication training for medical staff. Flexible communication policies and regular evaluations of medical communication quality are also necessary to protect patient rights and improve the quality of humane healthcare services.
Perubahan Perilaku Sosial dan Praktik Kesehatan Gigi Anak SD dalam Konteks Penerapan Kantin Sehat Sekolah di Kabupaten Luwu Timur dan Kabupaten Luwu Utara Nufninu, Robert; Adam, Arlin; Alim, Andi
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 4 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v20i4.2750

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan pola konsumsi makanan tidak sehat pada anak usia sekolah dasar masih menjadi isu penting di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana penerapan kantin sehat di sekolah mempengaruhi perubahan perilaku sosial dan praktik kesehatan gigi anak secara kontekstual. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi fenomenologis, yang menggali makna pengalaman siswa, guru, pengelola kantin, orang tua, dan petugas kesehatan di dua kabupaten di Sulawesi Selatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, FGD, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kantin sehat mampu mendorong transformasi perilaku konsumsi anak ke arah yang lebih sehat, ditandai dengan meningkatnya kesadaran gizi dan pemilihan jajanan bergizi. Di sisi lain, praktik kesehatan gigi anak juga mengalami perbaikan melalui edukasi, penyuluhan, dan pembiasaan menyikat gigi di sekolah. Perubahan ini merupakan hasil dari sinergi antara guru, pengelola kantin, orang tua, dan puskesmas yang secara kolaboratif membentuk budaya sehat di sekolah. Anak-anak memaknai kantin sehat sebagai ruang belajar yang menyenangkan dan aman untuk memilih makanan sehat, sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya kebersihan gigi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kantin sehat tidak hanya menjadi intervensi fisik terhadap pilihan makanan, tetapi juga instrumen kultural dalam membangun norma baru tentang pola hidup sehat di lingkungan sekolah dasar. Diperlukan kebijakan berkelanjutan dan partisipasi lintas sektor agar perubahan perilaku ini terjaga dan berkembang.
Krisis Identitas Remaja di Era Digital: Studi Kualitatif tentang Dampak Media Sosial terhadap Kesehatan Mental dan Relasi Sosial Purnama, Purnama; Arlin Adam; Andi Alim
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.10886

Abstract

Era digital telah menghadirkan perubahan besar dalam dinamika pembentukan identitas remaja. Media sosial tidak hanya menjadi sarana ekspresi dan komunikasi, tetapi juga ruang yang memunculkan tekanan sosial, pencitraan ideal, dan tuntutan validasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana remaja mengalami krisis identitas sebagai dampak dari penggunaan media sosial, serta bagaimana kondisi tersebut memengaruhi kesehatan mental dan relasi sosial mereka. Pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis digunakan untuk menggali pengalaman subjektif tiga orang remaja berusia 15–18 tahun yang aktif bermedia sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi digital, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial mendorong pembentukan identitas yang tidak otentik, memicu stres, kecemasan, minder, hingga ketidakstabilan emosi. Media sosial juga memperlemah kualitas relasi sosial langsung dan menimbulkan rasa kesepian. Ketahanan diri remaja dipengaruhi oleh kesadaran kritis, strategi koping, dan dukungan sosial, namun masih banyak yang tidak memperoleh pendampingan dari keluarga maupun institusi pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan literasi digital, pendidikan kesehatan mental, serta penciptaan lingkungan sosial yang suportif bagi remaja di era digital.
Studi Kualitatif Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Puskesmas Lakawali Kecamata Malili Kabupaten Luwu Timur Tahun 2025 Eka Dharmawati Lewa; Arlin Adam; Andi Alim
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v7i1.467

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) merupakan inovasi digital dalam pengelolaan pelayanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akurasi data pada fasilitas kesehatan tingkat pertama. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan SIMPUS dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan di Puskesmas Lakawali, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dipilih secara purposif dan terdiri atas kepala puskesmas, penanggung jawab program, operator SIMPUS, tenaga medis, dan pasien. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMPUS telah diimplementasikan dalam berbagai aspek pelayanan, namun belum terintegrasi secara menyeluruh di seluruh unit, seperti Unit Gawat Darurat (UGD) dan kamar bersalin. Hambatan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan integrasi sistem antarunit serta belum optimalnya sistem penyimpanan data. Oleh karena itu, disarankan adanya peningkatan koordinasi lintas unit, pelatihan sumber daya manusia, dan penguatan manajemen sistem informasi guna mendukung pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Studi Kualitatif Perubahan Kebudayaan dalam Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Masyarakat di Kota Palopo Anna Handayani; Arlin Adam; Andi Alim
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v7i1.470

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian tak terpisahkan dari kesehatan umum dan perlu mendapatkan perhatian yang serius karena dapat mempengaruhi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan kebudayaan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut di kalangan masyarakat Kota Palopo, termasuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi transformasi perilaku tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini dipilih secara purposive yang terdiri dari anggota masyarakat, tokoh masyarakat atau pemimpin adat, dokter gigi dan perawat gigi, pihak pemerintah atau pengelola program promosi kesehatan masyarakat, dan tokoh agama atau budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi transformasi perilaku dalam perubahan kebudayaan ini adalah faktor pengetahuan atau pendidikan kesehatan dalam mengakses informasi, sikap atau perilaku dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut, serta pelayanan kesehatan dari pemerintah berupa program layanan kesehatan di setiap daerah. Selain itu, dinamika perubahan dan nilai budaya masyarakat Kota Palopo dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut terdiri dari pola tradisional masyarakart, perubahan kebudayaan dalam perawatannya, dampak perubahan dari kebudayaannya, pelestarian nilai tradisional dan modernisasi masyarakat, serta peran institusi dan masyarakat terhadap perubahan kebudayaan tersebut. Hambatan dalam penelitian ini ialah keterbatasan dalam sistem sehingga data belum tersimpan secara optimal.
Studi Kualitatif tentang Persepsi dan Pengalaman Pasien terhadap Pelayanan Kefarmasian di UPT Puskesmas Tomata, Kabupaten Morowali Utara Darmayadi Danduru; Arlin Adam; Andi Alim
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v7i1.471

Abstract

Pelayanan kefarmasian di tingkat puskesmas memiliki peran strategis dalam menunjang efektivitas pengobatan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan primer. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman pasien terhadap pelayanan kefarmasian di UPT Puskesmas Tomata, Kabupaten Morowali Utara, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya dan harapan pasien terhadap layanan yang ideal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi fenomenologis, melibatkan informan yang dipilih secara purposive, yaitu pasien yang pernah menerima pelayanan kefarmasian di puskesmas tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan catatan lapangan, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pasien terhadap pelayanan kefarmasian umumnya positif, terutama terkait keramahan petugas, komunikasi yang mudah dipahami, dan penjelasan obat yang jelas. Namun, terdapat perbedaan pengalaman terkait kecepatan pelayanan, dan beberapa kendala terkait kenyamanan fasilitas serta akses ruang pelayanan. Faktor seperti tingkat pendidikan dan pengetahuan pasien berpengaruh terhadap pemahaman informasi obat, sementara aspek lingkungan sosial juga memengaruhi kenyamanan dalam menerima pelayanan. Harapan utama pasien terfokus pada peningkatan ketersediaan obat, terutama bagi peserta BPJS, agar tidak perlu membeli obat di luar fasilitas kesehatan. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam manajemen logistik obat, penataan fasilitas, penguatan komunikasi edukatif oleh tenaga kefarmasian, serta upaya peningkatan literasi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Makna Sosial Budaya di Balik Praktik Perawatan Anak dan Pencegahan Stunting Pada Keluarga Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Doda, Kabupaten Poso Tange, Warni; Adam, Arlin; Alim, Andi
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 3 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i3.6533

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that impacts child growth and development and the quality of human resources. This study aims to explore the socio-cultural meanings behind childcare practices and stunting prevention among families of toddlers in the Doda Community Health Center (Puskesmas) working area, Lore Tengah District, Poso Regency. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation with families of toddlers experiencing stunting and supporting informants such as health cadres and community leaders. The results show that childcare practices are influenced not only by medical knowledge but also by cultural values, social structures, local norms, and beliefs that remain strong within the community. The role of mothers, grandmothers, and extended families is very dominant in caregiving, especially in limited economic contexts. While communities are beginning to adopt modern health approaches, traditional practices such as herbal remedies, dietary restrictions, and traditional parenting practices are still practiced. Understanding of stunting tends to be limited to the physical characteristics of short children, making culturally based health education crucial in supporting the transformation of parenting patterns. This study concludes that childcare and stunting prevention in the region are complex practices influenced by the interaction between local culture and the formal health care system. Culturally based and participatory interventions are needed to ensure health programs are more accepted and effective in sustainably reducing stunting rates.
Co-Authors A, Adhyatma Abdul Gafur Achmad Achmad Achmad R. Muttaqien Al-Maidin Achmad R. Muttaqien Al-Maidin Adam Badwi Adam Badwi Adam Badwi, Adam Adhyatma A Adhyatma A, Adhyatma A Adnan, Yudhi Agus, Rezki Aprianti Agustang Agustang Agustang, Andi Alam, Muhammad Ichwan Iskandar Alamsyah Alamsyah Albertus Ata Maran Ali Imran Ali Imran Ali Imran Alimin Alwi Amalia Amalia Ambali, Defyanti Dwi Amiruddin Ana Welellu ANDI ALIM Andi Asrina Andi Irfan Andi Irfan Andi Irwan Andi Irwan Kasim Andi Nuryadin Angraeni, Sinta Anna Handayani Anzar Abdullah Arfianty Zubair Aripa, Lusyana Arlin Adam Arlin Adam, Arlin Arman Arman Arni Arni Arwan, Yayudia Setriawati M. Ashriady, Ashriady Asnidar Asnidar Aspiati Haji Ali Asri Asri Asriani Minarti S Astri Jayanti Aswar Aswar Benyamin Dimi Bidasari Jamil Birana, Amelia Indriani Bora, Noviana Darmayadi Danduru Dedeng Nurkholik Sidik Permana Dedi Maulana Desiderius H. J. Goo Deslince Solombuku Diane Rineke Kaunang Doken, Stefanus Ama Dwi Jusrini Palungan Eka Dharmawati Lewa Ekafadly Jusuf ekawati, ris Ema Arisandi Erni Kadir Erniati Erniati Ersian Rani Gratia Wongkar Esa Risqianti Fachry Abda El Rahman Fauza Andriyadi Febrianti Dharma Birana Febrianti, Nur Firdawati, Yuyun Firman Alamsyah R Florensia Anjela Ina Fricilia Magda Winosoi Kandou Hairuddin K Hajrah . Hamdan Nur Hamdana Hariati Hariati Hariati, Hariati Harlina Harun, Fachrudin Suryadi Hasma Hasma Haswindah Hesti Hesti Hidayat Hidayat Hidayat, Arham Husni Thamrin Ifdaliah Chalid Iin Fatimah Hanis Iskandar, Ishaq Islah, Dafirah Jamaluddin Jamaluddin Jelni M. Oruh Jesica Chriscalty Kasi Ketut Yudi Arparitna, Ketut Yudi Kowaas, Intan Novita Krisdayanti Latif, Sarifudin Andi Lisdayanti, Lisdayanti Lisna Lodewyk NN Poluan Lujnah Lujnah Maliang, Muhammad Iqbal Malingkas, Hany C mariyati mariyati Marlina Alia Marsumiyanto, Marsumiyanto Masdarwati, Masdarwati MAURITZ PANDAPOTAN MARPAUNG Muhammad Alqadri Burga Muhammad Azwar Munadhir Munadhir Musakkar, Mustika Eka Pratama Musdalifah Musdalifah Muslimin B Musriadi, Musriadi Nabila Nur Azisah Natsir, Nursanita Nilawaty Uly Nilce Astin Novi Purnama Sari Nufninu, Robert Nur Annisa Nur Inah Nurhasibah Nurhaslia . Nurlina Subair Nurrahmat Nurrahmat Nurul Kamaliah Umasangaji Obert, Hendra August Oruh, Shermina Pahmi Pahmi Pahmi Pannyiwi, Rahmat Pasapan, Yasri Pattiwael, Rahmawaty Rahman Prihatini, Surya Purba, Hitler Benny Hendrik Purnama Purnama Putri Dwi Sundari Putri, Tharia Nurizky Rachmadana, Satria Lintang RACHMAT RAMLI Radillah Radillah, Radillah Rahim, Harpandi Rahmat, Rezqiqah Aulia Rahmawaty Rahman Pattiwael Rambu, Sitti Herliyanti Rande Bua', Rudy Rangan, Natalia Rani Wijayanti Raya Senolinggi, Theresia Rina Syarifuddin Rindi Andika Yanti Pasambo Risma Tamrin Rosita Rosita Rosniati Rotasouw, Aswad Rusnita Rusnita, Rusnita Salma Bahsoan Samila, Samila Samrain, Samrain Samsi, La Unga Santi Santi Santriani Samman Saputri Stiawati Selprianti Dalima Serli Serli Setriawati, Yayudia Shermina Oruh Silvester Matrutty Sinna Idris Sirandan, Adryani Sombolinggi, Yeltiani Sri Ayu Lestari Sri Yuniarsih Stefanus Ama Doken Suhardin, Mien Asrha Suhenrik P Sukmawati Sukmawati Sundari Sundari Supardi, Firdaus Alfa Rezha Suriani, Andi Surniah Suwandi N Tangdilambi, Novagita Tange, Warni Tasrim, Tasrim Thamrin, Ali Imran Tri Sukma, Novian Uly, Nilawati Umasangaji, Nurul Kamaliah Uswantun Hasanah Veithzal Rivai Zainal Verawati Wahdani Puspawanti Walewangko, Alfriando Wijayanti, Lumastari Ajeng Wiwin Imelda Opod Yenni Yenni Yenni Yeuis Diah Sri Lestari Yuliana Baharuddin Yulis, Dian Meiliani Yundari, Yundari Yusuf, Ekafadly Zaenal, Isradi Zainuddin Zainuddin Zamli Zamly, Zamly