p-Index From 2021 - 2026
10.37
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Successful School Literacy Movement through Angkringan Baca Prodyanatasari, Arshy; Marsida, Refki; Maharani, Anita; Kharisma, Dahniar Widya; Primanda, Lea Tarissha
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 4 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.358

Abstract

This study emphasizes the importance of cultivating reading habits from an early age to support the success of the School Literacy Movement (Gerakan Literasi Sekolah or GLS) through the Angkringan Baca Program. The program revitalizes the school library to create a more inviting space that encourages student engagement with books. Conducted as part of the Collaborative Action Plan (RAK) of Teaching Campus 7, this community service project employed the Participatory Action Research (PAR) method. The project, implemented from February to June 2024 at SDN Bujel 3 in Kediri, targeted students from grades I to VI. The intervention was carried out in four stages, each designed to progressively increase student involvement. The results demonstrated a consistent rise in library visits each month, correlating with heightened interest in reading. This increased interest significantly enhanced students’ literacy skills, contributing to the broader goals of GLS by fostering critical thinking and academic success.
Membangun Komunitas Sehat Bersama Paguyuban Asma Arshy Prodyanatasari; Rahmawati, Dwi; Hardini, Kurniani Fatma; Fahruddin, Bagus; Tafdillah, Chaizut; Wakhdania, Fira; Putri, Melia Luthfiana
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 5 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.416

Abstract

Kegiatan pengabdian Masyarakat (PkM) untuk meningkatkan kualitas hiduo penderitas asma dilatarbelakangi tingginya prevalensi, keterbatasan kualitas hidup penderita asma, dan pentingnya edukasi dan kesadaran Kesehatan. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara RSP. Manguharjo Madiun dan IIK Bhakta Kediri, yang berlangsung selama tiga sesi, yaitu penyuluhan, senam asma, dan pengisian kuesioner. Metode yang digunakan dalam PkM ini adalah Participatory Action Research (PAR). Evaluasi dilakukan dengan tanya jawab langsung dan pengisian lembar kuesioner kepada peserta untuk mengetahui perubahan dalam gejala asma dan kualitas hidup peserta sebelum dan sesudah program. Hasil menunjukkan bahwa 82% peserta senam asma yang rutin melakukan olahraga mengalami peningkatan kesehatan dan terjadi penurunan frekuensi kekambuhan gejala asma, sehingga kualitas hidup juga meningkat. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat fisik, tetapi juga membangun dukungan sosial di antara anggota paguyuban. 92% peserta kegiatan menyatakan lebih percaya diri untuk berinteraksi sosial. Hal ini dikarenakan intensitas kekambuhan asma terjadi penurunan dan kekambuhan asma dapat dikontrol. Sesama anggota dapat memberikan motivasi dan dorongan untuk menjalani hidup sehat dan saling mengingatkan untuk rutin melakukan olah raga teratur. Temuan ini menegaskan pentingnya senam asma sebagai intervensi dalam pengelolaan asma, serta potensi kolaborasi antara institusi kesehatan dan pendidikan dalam kegiatan pengabdian masyarakat.
Peningkatan Kesadaran Bahaya dan Dampak Bullying melalui Pendidikan Stop Bullying Prodyanatasari, Arshy; Purnadianti, Mely; Putri, Mardiana Prasetyani
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying tends to be done repeatedly to victims and can have a negative impact on victims, including discomfort, excessive depression, depression, stress, low self-esteem, trauma, and other negative impacts. The importance of knowledge on the negative impact of bullying needs to be given to students to minimize bullying, especially in the school environment. The Community Service activities (PkM) were carried out through five stages, namely: pretest, education, role playing, mentoring, and evaluation. The participants of the activity were class XII students in one public school in Kediri Regency. The selection of activity targets is based on considerations, including: (1) class XII is the highest class which will be used as a role model for the class below, (2) class XII will be assigned to be a peer tutor in transferring knowledge related to bullying actions, (3) class XII can help the school to conduct cadre in the class below, and (4) class XII can be a senior who is able to nurture, protect, and set a good example for the younger class. In the data analysis using the Wilcoxon test, it was found that the sig value was smaller than 0.05, so it can be interpreted that there is a significant difference between the pretest and posttest scores, where the posttest score is greater than the pretest score. Based on the analysis of the data obtained, it can be concluded that stop bullying education can increase students' awareness of the dangers and impacts of bullying.
Sehat dan Bahagia dengan Senam Ceria bersama Siswa SDN Blimbing I Kabupaten Kediri Prodyanatasari, Arshy; Purwasih, Yefi; Fernanda, Jerhi Wahyu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 2 No. 1 (2023): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v2i1.73

Abstract

Kesehatan adalah unsur yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Dengan tubuh yang sehat, anak akan lebih optimal dalam tumbung kembangnya. Upaya yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan salah satunya adalah dengan melalukan aktivitas fisik berolah raga, seperti melakukan Senam Ceria. Senam selain dapat menjaga kesehatan fisik juga dapat melatih kemampuan motorik kasar, seperti meningkatkan kekuatan otot, perbaikan postur tubuh, keseimbangan dan stabilitas gerakan terkoordinasi. Peningkatan kemampuan motorik kasar dapat berpengaruh kepada peningkatan kondisi fisik siswa. Dengan kemampuan motorik kasar yang baik, siswa akan lebih sehat dan mudah dalam melakukan aktivitas fisik sehari-hari, sehingga menjadikannya lebih bahagia. Berdasarkan hal tersebut pentingnya dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan sasaran siswa sekolah dasar di SDN Blimbing I, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Tujuan kegiatan PkM ini adalah mengajak siswa untuk rutin melakukan aktivitas fisik melalui senam ceria sebagai upaya untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup serta rasa bahagia. Senam Ceria dilaksanakan selama tiga minggu dengan intensitas tiga kali seminggu dan durasi 20 menit/sesi. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan senam ceria, siswa terlihat sangat antusias dan bersemangat dalam menirukan setiap gerakan senam yang dicontohkan oleh instruktur. Hasil yang dirasakan oleh siswa setelah mengikuti senam ceria, diantaranya: (1) adanya peningkatan kemampuan fisik siswa, meliputi: kekuatan otot, keseimbangan dan stabilitas, dan gerakan terkoordinasi yang lebih baik, (2) badan lebih bugar, (2) tidak mudah sakit, (3) tidak mudah mengantuk dan merasa lelah, (4) tidur lebih nyenyak,  (5) mudah berkonsentrasi atau fokus Ketika mengikuti pembelajaran, dan (6) merasa lebih bahagia ketika bermain dan belajar.
A Death Rate in Patients Ngudi Waluyo Blitar District Hospital Jayanti, Krisnita Dwi; Hidayat, Andra Dwitama; Wahyuni, Titin; Prodyanatasari, Arshy; Bisono, Eva Firdayanti; Maharani, Eva Ratih
Procedia of Engineering and Life Science Vol. 6 (2024): The 3rd International Scientific Meeting on Health Information Management (3rd ISMoHI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pels.v6i0.1965

Abstract

Record by integration (RME) management efficiency has improved the health care database at the hospital, including mortality data. Mortalitas data an indicator of health service that evaluates the quality of critical care in a hospital, that is essential for decision making strategic and policy evaluation. The research aimed to identify the mortality in patients at Ngudi Waluyo Blitar District Hospital in 2023. This research used the descriptive to describe method mortality in patients at hospital Ngudi Waluyo Blitar District in 2023. The result showed that the total number of patients alive and died in 2023 was 14.485, with the number of 13410 live patients and the patient dies of 1.075. The analysis shows ICCU death as a room with the highest death, especially in time; it is < 25 ‰ or < 2.5 ‰ per year. Factors such as age, associated territories, and some septicemia as a medical condition, chronic kidney disease, stage 5, intracerebral hemorrhage, intraventricular, keys respiratory failure, and pneumonia, unspecified as the cause of death. For that reason, we need to repair constants on information systems and electronic medical records to support better decision making in the management of health services. Evaluation deep to events of death, especially in the ICCU, and focus on management of elderly patients and patients with chronic diseases such as septicemia and chronic kidney disease, be a key to increasing the quality of services.
OPTIMIZATION OF EXERCISE THERAPY TO INCREASE THORACIC CAGE EXPANSION IN TUBERCULOUS MENINGITIS CASES Dinda Dwi Anggari; Isna Rahma Septiana; Enitha Gamganora; Amalga Tri Gusta Nanda; Arshy Prodyanatasari; Whida Rahmawati; Pamungkas, Ahmad Akbar
Journal Of Applied Multidisiplinary Studies Vol 2 No 1 (2025): November 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberculous meningitis (TBM) is the most severe form of tuberculosis, causing significant neurological impairment and respiratory complications in children. The novelty of this research (a) lies in demonstrating the application of a simple, practical physiotherapy protocol within a resource-limited healthcare setting. The objective of this study (b) is to report the effectiveness of this physiotherapy intervention for a 9-year-old boy with TBM. The methods employed (c) included a series of interventions over three sessions, comprising positioning to optimize ventilation and prevent pressure sores, passive breathing exercises to support lung capacity, and passive mobilization to maintain joint range of motion and control spasticity. Evaluation was based on thoracic expansion measurements, the Glasgow Coma Scale (GCS), and spasticity assessment. The empirical results (d) indicated notable clinical improvements, including increased thoracic expansion, enhanced level of consciousness, and stabilized spasticity. The study's implications (e) confirm that a consistent regimen of straightforward physiotherapy techniques can significantly support the recovery process of pediatric TBM patients, offering a viable and accessible supportive care model for hospitals with constrained resources.
"SEHATI LESTARI": STRENGTHENING HEALTH CADRES TO REALIZE A TB-FREE AND HEALTHY COMMUNITY: "SEHATI LESTARI": PENGUATAN KADER KESEHATAN WUJUDKAN MASYARAKAT BEBAS TBC DAN HIDUP SEHAT Prodyanatasari, Arshy; Pratiwi, Wahyu Nur; Astutik, Wahyu Sri; Laksono, Adi; Werdiningsih, Wiwik; Anikasari, Erni; Fernanda, jerhi Wahyu
Darmabakti Cendekia: Journal of Community Service and Engagements Vol. 7 No. 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Faculty of Vocational Studies, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/dc.V7.I2.2025.125-132

Abstract

Background: The low level of public understanding about tuberculosis (21.9%) and the limited implementation of home ventilation as a preventive measure (31.3%) prompted the launch of the “SEHATI LESTARI” program, which focuses on strengthening health cadres to create a tuberculosis-free community. Objective: This activity aimed to increase community knowledge about TB prevention, promote the adoption of healthy behaviors, and empower health cadres as agents of change at the community level. Method: The program, conducted from 16 September to 15 October 2024 with 32 participants in Tunge Village, combined interactive lectures, simulations, and field audits to ensure a comprehensive understanding. Results: Post-activity evaluations demonstrated significant improvements: participants’ knowledge of TB increased from 21.9% to 71.9%, the adoption of home ventilation practices rose from 31.3% to 68.8%, and 32 trained health cadres were successfully established. Conclusion: This community-based empowerment program through health cadres proved effective in improving knowledge and behavior related to TB prevention. To ensure program sustainability, it is recommended to establish a monthly cadre forum facilitated by the community health center (Puskesmas), integrate the TB education module into routine Posyandu activities, and develop adaptable intervention designs for other agricultural areas with similar characteristics.
KORELASI KADAR HEMOGLOBIN TERGLIKASI (HBA1C) DAN KREATININ PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II Andayani, Anik; Prodyanatasari, Arshy
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i2.21515

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah gangguan metabolisme yang ditandai adanya hiperglikemia diakibatkan abnormalitas metabolisme karbohidrat, lemak dan protein dikarenakan penurunan sekresi insulin atau penurunan sensitivitas insulin atau keduanya yang dapat menyebabkan komplikasi kronis mikrovaskular, makrovaskular, dan neuropati. Pada pasien DM tipe 2 terjadi inaktifasi insulin hal ini menyebabkan kenaikan glukosa darah, glukosa darah yang berlebihan akan diikat oleh hemoglobin maka terbentuklah HbA1C. Tujuan Mengetahui Hubungan Kadar HbA1C dengan Kadar Kreatinin darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe II di Laboratorium Klinik Sumber Waras Medica Blitar. Metode penelitian yang dilakukan adalah survey analitik dengan populasi sebanyak 60 orang dan sampel 30 orang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2023. Analisis data menggunakan Uji Korelasi Spearman-Rank. Hasil analisis data diperoleh bahwa nilai korelasi antara kadar HbA1c dan kadar kreatinin sebesar 0,219 sehingga tingkat korelasinya rendah. Untuk nilai probabilitas diperoleh hasil 0,245, dimana nilai ini lebih besar dari nilai alpha 0,05. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa tidak ada korelasi antara kadar hemoglobin terglikasi (HbA1c) dengan kadar kreatinin di dalam darah pada pasien DM tipe 2.
HUBUNGAN JUMLAH TROMBOSIT DENGAN JUMLAH PARASIT PADA PASIEN MALARIA DI RSUD BIAK Purnadianti, Mely; Prodyanatasari , Arshy; Prasetyani Putri , Mardiana; Agustina, Novia; Katrine Siahan, Elisabet
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v8i1.22553

Abstract

Malaria merupakan salah satu penyakit endemik yang disebabkan oleh Plasmodium sp, infeksi malaria mempengaruhi trombosit total dimana penurunan jumlah trombosit disebabkan oleh peningkatan proses penghancuran trombosit. Rata-rata penurunan jumlah trombosit sesuai dengan peningkatan jumlah parasit dalam darah pada malaria. Tingginya jumlah parasit dalam darah menyebabkan kerusakan trombosit dalam sirkulasi darah menjadi lebih signifikan sehingga penurunan jumlah trombosit semakin tinggi. RSUD Biak merupakan rumah sakit rujukan dengan jumlah kasus malaria terbanyak yang terdapat pada angka 653 pada tahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara jumlah trombosit dengan jumlah parasit pada penderita malaria di RS Biak. Kajian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional Study. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Quota Sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 48 orang. Analisis data penelitian ini menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian diperoleh 47 orang (98%) pasien malaria mengalami penurunan jumlah trombosit dan 1 orang (2%) pasien malaria dengan jumlah trombosit normal, kemudian mendapat hasil penelitian dengan jumlah kategori parasit rendah 3 orang (6%), sedang 27 orang (56%), tinggi 14 orang (29%), dan hiperparasitemia 4 orang (8%). Berdasarkan uji statistik diperoleh p-value p-value 0,000 (<0,05) dan koefisien korelasi -0,632. Hasil Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang kuat antara jumlah penurunan.
Korelasi Kadar Troponin I dengan Kadar Profil Lipid pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Correlation of Troponin I Levels with Lipid Profile Levels in Coronary Heart Disease Patients Andayani, Anik; Prodyanatasari, Arshy; Megaria Oktavia, Johana
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v8i1.22581

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyakit yang disebabkan adanya penyempitan arteri koroner. Penyempitan arteri koroner terjadi akibat adanya proses aterosklerosis yang disebabkan oleh dislipidemia. Dislipidemia adalah kondisi Dimana terjadi peningkatan kadar profil lipid di dalam darah, yang meliputi: peningkatan kolesterol total, trigliserida, Low Density Lipoprotein (LDL), dan menurunnya kadar High Density Lipoprotein (HDL). Tingginya kadar lipid di dalam darah yang berlangsung dalam jangka waktu lama akan menyebabkan peningkatan resiko penyakit kardiovaskuler, seperti PJK. Tujuan mengetahui korelasi kadar troponin I dengan kadar profil lipid pada pasien PJK Jenis penelitian yang dilakukan adalah cross sectional dengan Teknik sampling accidental sampling dengan populasi sebanyak 303 orang dan sampel 33 orang. Penelitian dilaksanakan pada 11 Februari – 13 Maret 2023. Analisis data menggunakan Uji Korelasi Spearman-Rank. Hasil analisis data diperoleh bahwa terdapat korelasi antara kadar kadar troponin I dengan kadar profil lipid pada pasien PJK, dimana pada pasien dengan troponin I positif memiliki kadar profil lipid yang tinggi. Hal ini akan menyebabkan terjadinya aterosklerosis yang mengakibatkan kerusakan fungsi organ jantung. Kadar troponin I akan mengalami peningkatan pada pasien yang mengalami kerusakan otot jantung. Berdasarkan penelitian Korelasi Kadar Troponin dengan Kadar Profil Lipid pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di RSUD Simpang Lima Gumul diketahui bahwa kadar profil lipid, yang meliputi: (1) kolesterol, (2) High Density Lipoprotein (HDL), (3) Low Density Lipoprotein (LDL), dan (4) Trigliserida berpengaruh terhadap peningkatan resiko terkena Penyakit Jantung Koroner (PJK), dimana resiko ini meningkat pada pasien dengan usia >40 ahun dan jenis kelamin laki-laki.
Co-Authors Abdullah Farikh Hidayat Adi Laksono Ainur Rivda Silviyah Ainur Rivda Silviyah Aisyah Febrianti Wicaksono Aldino Faizul Wafa Aldino Faizul Wafa, Aldino Amalga Tri Gusta Nanda Amalia, Rifka Amanda Chiquita Putri Amanda Valentina Kusuma Ningrum An-nisa, Qotrunnada Fairuz Syifa Ana Nur Filia Ananda Ika Trisnamwati Andheta Maulidya ANIK ANDAYANI Anikasari, Erni Anita Maharani Anita Maharani Aphrodita, Mayang Hawwin Ar-Raihan Yusuf Adhanny Arifah, Farida Noor Arifatunnisa, Yulvia Artanti Nariswari Asih Imulda Hari Purwani Azizah, Laila Nur Bisono, Eva Firdayanti Cherly Cantika Maharani Christanti, Sherly Herdiana Citra Sari Devi Dahniar Widya Kharisma Dandi Setiawan Deni Luvi Jayanto Deva Raka Satria Diasandy Dewi Sumaningrum, Ningsih Diana, Dwi Ervi dianti, Mely Purna Diasandy, Deva Raka Satria Digea Pramita Akbar Dinda Dwi Anggari Dita Salma Clarabella Djembor Sugeng Walujo DWI RAHMAWATI Dwi Wahyuni Eko Yudha Prasetyo Elvyra Rahma Anggraeni Enitha Gamganora Fahruddin, Bagus Faza Kamilatun Nuha Ferdinand Salomo Leuwol Fery Eko Pujiono, Fery Eko Firliandinurisma Serliana Pramesti Giovanni Iga Firmanda Hardianti, Berliana Putri Hari Untarto Swandono Herdyansyah Akdhiat Syafurryzal Hidayat, Abdullah Farikh Hidayat, Andra Dwitama Hidayat, Muhammad Syam I Gede Prema Sanatana Dharma Ida Royani Imanda’ar, Pavitra Meilina Indah Sri Hartini Indah Sri Hartini Indira Mustika Tandiono Indra Cahyadinata Indra Kumala Dewi , Yoanita Isna Rahma Septiana Izati, Lufia Elen Ayu Jerhi Wahyu Fernanda Jerhi Wahyu Fernanda Jerhi Wahyu Fernanda Jerhi Wahyu Fernanda, Jerhi Wahyu Jewell Renanda Ardita Setiawan Katrine Siahan, Elisabet Khansa Maritza Azzahro Kharisma, Dahniar Widya Koyimah Nur Sholekhah Krisnita Dwi Jayanti Krisnita Dwi Jayanti, Krisnita Dwi Kurniani Fatma Hardini Kusumaratni, Dyah Ayu Laila Nur Azizah Laksono, Adi Lauretha Devi Fajar Vantie Lauretha Devi Fajar Vantie Lea Tarissha Primanda Leuwol, Ferdinand Salomo Lufia Elen Ayu Izati Maharani, Eva Ratih Mardiana Prasetyani Putri Marsida, Refki Maskur Maskur Mattew Jopan Bintatar Simanjutak Megaria Oktavia, Johana Mely Purnadianti Mely Purnadianty Mifta Wahyu Rafa Sakina Mohammad Ilham Fauzi Mufti Aliyul Mughni Muhammad Nurul Ghofar Musyafa’ah, Ana Nelson, Andy Deski Ningsih Dewi Sumaningrum, Ningsih Dewi Novia Agustina Novia Agustina Novia Agustina, Novia Novitasari, Debby Nurul Hidayah Nurul Hidayah NURUL HIDAYAH PALUPI SUSILOWATI Pamungkas, Ahmad Akbar Paramita Ratna Gayatri Prasetyani Putri , Mardiana Prasetyani Putri, Mardiana Prasetyo, Eko Yudha Pratiwi, Wahyu Nur Prayitno, Mustofa Aji Primanda, Lea Tarissha Priyadi, Amanda Agustyaningrum Purwasih, Yefi Putri Ramadani Putri, Mardiana Prasyani Putri, Melia Luthfiana Putu Daneswara Widodo Qurotuaini, Zhalwa Anggoro Rachmadani, Muhammad Nasza Ramadhani, Anggun Berliana Putri Rassya Bunga Maharani Refki Marsida Rita Dewi Sunarno Rivaldy Prayudha Trivana Eksipierwilest Rizky Aulia Fitriana Rossita Rachmania Sabrina Aprilia Sabrina Saskia Eka Nova Santoso, Natasya Tian Harum Saputra, Ferdinand Ghalib Saputri, Della Anfa Septia Purwandari Silvia Okta Ardono Siti Aminah Tafdillah, Chaizut Tahtya Triatmarchge Zabrina Tantowi Rista Adillah Thohir, Rizqina Salma Tajja Aziza Titin Wahyuni Tri Ana Mulyati, Tri Ana Tria Wulandari Milenia Tsabit aqdamal hasan Via Devi Surya Putri Wahyni, Dwi Wahyu Sri Astutik Wakhdania, Fira Werdiningsih, Wiwik Whida Rahmawati Widiastuti, Eka Wira Surya Dinata Santoso Yanuar, Ragilang Gema Yoanita Indra Kumala Dewi, Yoanita Indra Kumala Zahra Aulia Devita Sari