Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Kesehatan Simulasi Senam Anti Hipertensi Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Hipertensi Di RW 3 Kelurahan Jayawaras Garut Witdiawati Witdiawati; Udin Rosidin; Dadang Purnama
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3777

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi dengan tingginya penyakit hipertensi di RW 03 Desa Jayawaras Garut. Survey awal menunjukkan ada sebagian masyarakat yang tidak melakukan upaya pencegahan. Karena pandemi covid 19 maka kegiatan pengabdian ini diutamakan kepada tokoh masyarakat. Tujuan yang ingin dicapai kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan tokoh masyarakat dalam pencegahan penyakit Hipertensi. Metoda pelaksanaan PPM diawali dengan persiapan sosial dengan melakukan pendekatan lintas program maupun lintas sektoral. Kemudian melakukan serangkaian kegiatan untuk  pencegahan penyakit hipertensi. Pendidikan kesehatan diikuti oleh 20 orang tokoh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan rata rata nila pengetahuan sebelum dilaksanakan pendidikan kesehatan sebesar 67 point dan meningkat menjadi 78 point. Kesimpulan adanya peningkatan pengetahuan tokoh masyarakat di RW 03 Desa Jayawaras. Dengan meningkatnya pengetahuan tentang pencegahan penyakit hipertensi pada tokoh masyarakat di RW 03 Desa Jayawaras diharapkan seluruh masyarakat mengikuti perilaku tokoh masyarakat dalam pencegahan penyakit hipertensi. Kata kunci  : Pendidikan Kesehatan, Pencegahan hipertensi, Senam anti hipertensi. ABSTRACTThis dedication activity was motivated by the high level of hypertension in RW 03 Jayawaras Garut Village. Initial surveys show that there are some people who do not take preventive measures. Due to the Covid 19 pandemic, this service activity is prioritized for community leaders. The goal of this activity is to increase the knowledge of community leaders in the prevention of hypertension. The method of implementing PPM begins with social preparation by taking a cross-programmatic and cross-sectoral approach. Then carry out a series of activities to prevent hypertension. Health education was attended by 20 community leaders. The results showed that the average value of knowledge before health education was implemented was 67 points and increased to 78 points. The conclusion is that there is an increase in the knowledge of community leaders in RW 03 Jayawaras Village. With the increase in knowledge about the prevention of hypertension among community leaders in RW 03 Jayawaras Village, it is hoped that the entire community will follow the behavior of community leaders in preventing hypertension. Keywords:  Health Education, Prevention of Hypertension, Anti-hypertensive Gymnastics.      
Bahaya Anemia Dan Pencegahannya Pada Remaja Putri Di SMPN 1 Garut Nina Sumarni; Ema Arum Rukmasari; Udin Rosidin
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3430

Abstract

ABSTRAK Anemia pada remaja putri  disebabkan oleh pola makan  yang rendah zat besi yang berasal dari tumbuhan dan hewani. Daya ingat merupakan salah satu sektor yang terpengaruh ketika anemia sehingga pada remaja dapat mengakibatkan hasil akademik yang kurang maksimal. Selain itu, efek anemia pada wanita  muda dapat menyebabkan anemia ketika mengalami kehamilan. Oleh karena itu, penatalaksanaan kasus anemia pada anak perempuan usia 10 sampai 19 tahun harus diutamakan, karena dapat mengganggu siklus anemia pada  saat  terjadi  kehamilan  dan kemungkinan besar akan melahirkan bayi dengan gangguan kognitif. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi untuk mengikuti  pembelajaran mengenai   Bahaya  anemia  dan pencegahannya bagi remaja di SMPN 1 Garut. Metode yang digunaan pada kegiatan ini ialah ceramah dan diskusi serta tanya jawab . Hasil  yang dicapai setelah dilakukan pendidikan kesehatan melalui  penyuluhan kesehatan ,para peserta dapat mengetahui dan memahami  serta mengungkapkan kembali tentang bahaya anemia dan cara mencegah risiko anemia pada remaja putri. Kata kunci: Anemia, Bahaya, Pencegahan.  ABSTRAC Anemia in young women is caused by a diet low in iron from plants and animals.  Memory is one of the sectors that can be affected when anemia occurs, in adolescents it can lead to un optimaly academic results.  In addition, the effects of anemia in young women can cause anemia during pregnancy.  Therefore, the management of cases of anemia in girls aged 10 to 19 years should be prioritized, because it can disrupt the cycle of anemia during pregnancy and is likely to give birth to a baby with cognitive impairment.  The purpose of the activity is to provide education to follow lessons about the jeopardy of anemia and its prevention for adolescents at SMPN 1 Garut.  The methods used in this activity are lectures and discussions and questions and answers.  The results achieved after carrying out health education through health education, participants can know and understand and reveal again about the jeopardy of anemia and how to prevent the risk of anemia in adolescent girls. Keywords: Anemia, Jeopardy, Prevention.
Edukasi Pada Masyarakat Desa Mekarbakti Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang Tentang Pentingnya Upaya-Upaya Pencegahan Penularan Penyakit Covid-19 Iwan Shalahuddin; Udin Rosidin; Dadang Purnama
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3594

Abstract

ABSTRAK Desa Mekarbakti tidak memiliki program atau aturan khusus terkait pencegahan penularan Covid 19. Pelayanan screening tes Covid 19 (Rapid test dan Swab test) juga belum mencakup keseluruhan masyarakat di Desa Mekarbakti, hanya beberapa orang yang memiliki tanda gejala, memiliki kontak erat dengan orang positif Covid 19, dan yang memiliki riwayat perjalanan dari daerah zona merah Covid 19 yang diprioritaskan mendapatkan screening tes Covid 19 (Rapid test dan Swab test. Tujuan pengabdian untuk menjelaskan cara pencegahan penularan penyakit Covid 19 yang baik dan benar, menjelaskan dampak yang ditimbulkan jika tidak melakukan upaya tersebut, menjelaskan solusi untuk masyarakat yang belum menerapkan upaya pencegahan. Metode yang digunakan dimasa pandemi ini, kegiatan promosi kesehatan dilakukan dengan pemberian pendidikan kesehatan melalui virtual menggunakan platform Whatsapp Group Chat dengan metode ceramah, Tanya jawab, diskusi dan demonstrasi.. Hasil Jumlah audience : 46 orang Audience yang dihadiri oleh sejumlah stakeholder Desa Mekarbakti seperti petugas promosi kesehatan dari puskesmas haurngombong, bidan desa, kader dan masyarakat desa mekarbakti, sebelum dilakukan kegiatan peserta sudah mengenal tentang upaya penegahan Covid 19 hanya belum tahu cara yang benar, setelah di lakukan edukasii peserta secara keseluruhan dapat memahami dengan benar. peserta tampak antusian mengikuti kegiatan. Kesimpulan Peserta mengikuti penyuluhan dengan senang hati karena penyuluhan dilaksanakan dengan menyenangkan melalui virtual dan di tempat tinggal masing-masing. Kegiatan penyuluhan berjalan kondusif karena peserta memperhatikan materi yang disampaikan dengan baik.  Kata Kunci: Covid-19, Edukasi, Masyarakat, Perilaku ABSTRACTMekarbakti Village does not have any special programs or regulations related to the prevention of Covid 19 transmission. Covid 19 test screening services (Rapid test and Swab test) also do not cover the entire community in Mekarbakti Village, only a few people who have symptomatic signs, have close contact with positive Covid people 19, and those who have a travel history from the Covid 19 red zone that are prioritized for getting the Covid 19 test screening (Rapid test and Swab test. The purpose of dedication is to explain how to prevent the transmission of the Covid 19 disease that is good and correct, explaining the impact if not making efforts The method used in this pandemic, health promotion activities are carried out by providing virtual health education using the Whatsapp Group Chat platform with the method of lectures, questions and answers, discussions and demonstrations. Audience 46 people which was attended by a number of Mekarbakti Village stakeholders such as health promotion officers from the Haurngombong Community Health Center, village midwives, cadres and the community of Bembangbakti village, before the activity was carried out the participants already knew about the efforts to prevent Covid 19 but did not know the right way, after educating the participants as a whole they could understand correctly. the participants seemed enthusiastic about participating in the activity. Conclusion Participants take part in the counseling happily because the counseling is carried out fun through virtual and in their respective residences. Extension activities run conducive because the participants pay attention to the material presented well. Keywords: Covid-19, Education, Community, Behavior
Pengelolaan Posyandu Citra Sebagai Upaya Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Bidang Kesehatan Di RT 04 RW 12 Desa Jayaraga Tarogong Kidul Garut Udin Rosidin; Theresia Eriyani; Iwan Shalahuddin
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i2.2678

Abstract

Kegiatan PPM ini dilatarbelakangi dengan adanya penurunan kunjungan posyandu pada enam bulan terakhir. Kunjungan bayi dan balita yang biasanya 80 sd 90 % setiap bulannya  menurun menjadi 50 atau 60 %. Hal tersebut merupakan masalah kesehatan yang akan berdampak buruk pada kesehatan bayi/balita. Demikian halnya dengan kunjungan lansia,  kunjungan setiap bulanannya mengalami penurunan. Menurut hasil survey yang dilakukan oleh mahasiswa Program Bina Desa ditemukan adanya peranserta masyarakat yang rendah dalam kegiatan di posyandu. Hasil survey tersebut juga menunjukkan bahwa rata rata  pengetahuan masyarakat tentang posyandu sangat kurang. Memperhatikan hal tersebut kami mengadakan  musyawarah dengan tokoh masyarakat setempat, kader kesehatan, ketua RT 4, ketua RW 12, Kepala Desa Jayaraga dan kepala Puskesmas Haurpanggung. Dari pembahasan tersebut disepakati bahwa di RT 4 diperlukan beberapa kegiatan yang dapat meningkatkan peran serta masyarakat di posyandu. Kegiatan tersebut berupa penyuluhan tentang posyandu, mengelola posyandu dengan baik dan melakukan senam bersama di posyandu. Untuk melaksanakan kegiatan tersebut dilakukan pembagian tugas sebagai berikut : Pengelolaan posyandu dilakukan oleh dosen dan kader kesehatan, penyuluhan kesehatan oleh dosen dan mahasiswa program bina desa dan senam bersama dilaksanakan oleh mahasiswa bersama masyarakat. Sedangkan Puskesmas Haurpanggung mengadakan Puskesmas Keliling dan PMT disiapkan oleh Dharma Wanita Pusat Unpad.
PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TATANAN RUMAH TANGGA DI RW 14 DESA JAYARAGA TAROGONG KIDUL KABUPATEN GARUT Udin Rosidin; Iwan Suhendar
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v1i2.32

Abstract

ABSTRAK Pedoman Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 2269/MENKES/PER/XI/2011 yang mengatur upaya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat atau disingkat PHBS di seluruh Indonesia dengan mengacu kepada pola manajemen PHBS, mulai dari tahap pengkajian, perencanaan, dan pelaksanaan serta pemantauan dan penilaian. Kita menyadari bahwa upaya tersebut bukanlah suatu hal yang mudah karena upaya tersebut berkaitan sangat erat dengan masalah perilaku sedangkan masalah perilaku merupakan masalah yang khas dan kompleks. PHBS dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari pada lingkungan sekitar, seperti lingkungan rumah tangga, sekolah, dan tempat kerja. PHBS pada tatanan rumah tangga merupakan bentuk perwujudan paradigma sehat dalam budaya hidup perorangan dan keluarga, yang bertujuan untuk meningkatkan, memelihara dan melindungi kesehatannya.              Kata Kunci: Perilaku Hidup bersih dan Sehat, Rumah Tangga, Penyuluhan ABSTRACT Guidelines for the Development of Clean and Healthy Life Behavior as stipulated in the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number: 2269 / MENKES / PER / XI / 2011 which regulates efforts to improve clean and healthy living behavior or abbreviated PHBS throughout Indonesia by referring to PHBS management patterns, starting from the assessment, planning and implementation phases and monitoring and assessment. We realize that these efforts are not an easy thing because these efforts are closely related to behavioral problems while behavior problems are typical and complex problems. PHBS can be applied in everyday life in the surrounding environment, such as the household, school and workplace environment. PHBS in the household order is a manifestation of a healthy paradigm in individual and family life culture, which aims to improve, maintain and protect its health. Keywords: Clean and Healthy Behavior, Household, Counseling
Gambaran Pola Asuh Orangtua yang Menikah Dini dalam Menanamkan Kedisiplinan pada Anak Sobur Setiawan; Tetti Solehati; Udin Rosidin
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.151 KB)

Abstract

Early marriage is a marriage conducted at the age ofe adolescents. Women who are early married are at risk of reproductive health and psychologis and marriage rates in Indonesia were still high so it is feared are at risk of reproductive healt and psychologis increase too. Early marriage can be influenced by several factors, one of which is parenting. The purpose of this research was to description the role of early married parents to investing discipline. The research method used quantitative descriptive with cross sectional approach. The sampling technique used total sampling with a total of 32 respondents. The instruments compiled by researchers with validity and reliability tests results of 0.392-0.863 with r tables of 0.361 with Alpha Cronbach 0.913. The analyzed used a frequuency and percentage distribution. The study was conducted at Rancabango village, Tarogong Kaler Sub-district in the District of Garut in September 2019 after being approved by Padjadjaran University Research Ethics Committee with the letter No.1130/UN6.KEP/EC/2019. The results of this research showed that the role of early married parents in the category of democratic (59.4%), authoritarian (40.6%), permissive (37.5%). Based on the data it can be concluded that parenting of parents who married early in instilling discipline to children was democratic parenting, however authoritarian and permissive types are also high therefore early marriage must be avoided by maintaining parenting to children.
Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa Sekolah Dasar Ikeu Nurhidayah; Lisfa Asifah; Udin Rosidin
The Indonesian Journal of Health Science Vol 13, No 1 (2021): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v13i1.4864

Abstract

Kebiasaan siswa berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah sangat penting dilaksanakan. PHBS sekolah merupakan sekumpulan perilaku yang dilakukan siswa untuk terwujudnya sekolah sehat. Pengetahuan dan sikap merupakan hal yang sangat penting sebagai faktor predisposisi pelaksanaan PHBS, selain faktor penunjang dan pendukung yang sudah tersedia di sekolah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku PHBS siswa sekolah dasar. Rancangan penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif, variabel pengetahuan dan sikap diambil secara crossectional, sedangkan untuk variabel perilaku diambil secara retrospective. Responden penelitian ini siswa kelas V dan VI. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu 87 responden. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan univariat dan disajikan dalam bentuk tabel frekuensi dan presentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar siswa memiliki pengetahuan baik dan sebagian kecil siswa pengetahuannya cukup. Sebagian besar siswa memiliki sikap negatif dan hampir setengahnya memiliki sikap positif. Kemudian hampir seluruh siswa berperilaku kurang baik dan sebagian kecil berperilaku baik. Rendahnya perilaku PHBS tersebut dimungkinkan karena pembinaan yang kurang maksimal dan program usaha kesehatan sekolah (UKS) yang tidak berjalan dengan baik. Upaya meningkatkan PHBS pada siswa SD perlu dilakukan pembinaan secara berkala dengan meningkatkan program UKS melalui penyuluhan, motivasi dalam pelaksanaan PHBS di sekolah. Kata Kunci : Anak Sekolah, Pengetahuan, PHBS Sekolah, Sikap           
Determinan Perilaku Ibu Membawa Anaknya Mendapatkan Imunisasi Dasar Lengkap Di Puskesmas Cibiuk Yuli Yani; Udin Rosidin; Hasniatisari Harun
Jurnal Keperawatan BSI Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.097 KB)

Abstract

Imunisasi dasar lengkap adalah rangkaian kegiatan dalam program pemerintah yang dilaksanakan di berbagai instansi kesehatan. Apabila bayi tidak di imunisasi dasar lengkap maka akan menimbulkan dampak yaitu penyakit seperti TBC, Difteri, Hepatitis B, Polio, dan Campak. Sehingga perilaku ibu membawa anaknya ke pelayanan kesehatan sangat diperlukan untuk mencegah penyakit-penyakit tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan sikap dan motivasi dengan perilaku ibu membawa anaknya untuk mendapatkan imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Cibiuk. Penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Teknik penggambilan sampel yang akan digunakan yaitu random sampling dengan jumlah sebanyak 88 responden ibu yang memiliki bayi usia 1-11 bulan. Instrumen yang digunakan berupa Kuesioner. Meliputi: perilaku ibu, pengetahuan, sikap, dan motivasi. Analisa data yang dilakukan secara univariat dengan analisis dekriptif dan bivariat dengan menggunakan chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan, sikap, dan motivasi berhubungan terhadap perilaku ibu membawa anaknya untuk mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Berdasarkan hasil tersebut, maka perlu dilaksanakan pendidikan kesehatan lebih lanjut guna meningkatkan program kegiatan imunisasi dasar lengkap yang optimal.
Gambaran Kualitas Tidur Lansia Disatuan Pelayanan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kabupaten Garut Jemi Rahmani A; Setiawan; Udin Rosidin
Jurnal Keperawatan BSI Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.614 KB)

Abstract

Lansia mengalami berbagai perubahan, baik dalam aspek fisik maupun psikologis serta penyakit degeneratif yang dialami lansia. Keadaan ini berisiko tinggi dapat menjadi masalah terhadap kualitas tidur buruk yang diakibatkan oleh berbagai faktor. Lansia yang berada di satuan pelayanan rehabilitasi sosial lanjut usia kurang produktif di siang hari dan terkadang tidak mengikut program atau kegiatan yang ada. Tujuan penelitian yang telah dilaksanakan ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas tidur lansia di Satuan Pelayanan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kabupaten Garut. Dari populasi lansia 75 orang yang diambil menjadi sampel yaitu 53 dengan teknik consecutive sampling. Instrumen Pittburgh Sleep Quality Index (PSQI) digunakan untuk mengukur kualitas tidur. Analisa data yang digunakan analisa univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi kualitas tidur lansia. Penelitian dilakukan dari bulan April-Juni 2019. Hasil penelitian menemukan kategori kualitas tidur lansia di Satuan Pelayanan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kabupaten Garut dominan pada kategori buruk (64,2%). Komponen gangguan tidur (96,2%), durasi tidur (30,2%), dan disfungsi aktivitas disiang hari (32,1%) menjadi penyebab kualitas tidur lansia buruk. Perawat dan panti diharapkan dapat mengetahui kualitas tidur pada lansia untuk dapat memberikan intervensi yang tepat pada lansia yang mengalami gangguan tidur salah satunya dengan mempertahankan lingkungan tidur yang adekuat sehingga lansia dapat memenuhi kebutuhan tidur.
GAMBARAN RESPONSIVENESS, TANGIBLES, DAN EMPATHY PADA KARYAWAN DI POLIKLINIK MATA Theresia Eriyani; Sena Yudipaty; Witdiawati; Udin Rosidin
Jurnal Keperawatan BSI Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.981 KB)

Abstract

Penelitian ini didasari oleh jumlah kunjungan pasien ke BKMM yang mengalami penurunan dari tahun 2010 sebanyak 9372 pasien, menurun tahun 2011 menjadi 9314 pasien, dan menurun kembali tahun 2012 menjadi 8621 pasien. Sampai saat ini belum pernah diadakan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan hal tersebut, tetapi dari keluhan beberapa pasien menyatakan kurangnya perhatian dari petugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran daya tanggap (responsiveness), bukti fisik (tangibles), dan perhatian (empathy) karyawan BKMM di poliklinik mata BKMM. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah pasien yang pernah berkunjung ke poliklinik rawat jalan BKMM lebih dari satu kali. Jumlah sampel sebanyak 89 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran waktu. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat. Hasil penelitian ini daya tanggap karyawan BKMM cepat, bukti fisik BKMM nyaman, dan karyawan BKMM tidak memberikan perhatian. Karyawan BKMM, terutama perawat, diharapkan lebih meningkatkan pelayanan dan lebih memberikan perhatian kepada pasien. Salah satunya dengan cara membudayakan 5S yaitu; salam, sopan, santun, senyum dan sapa dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
Co-Authors Aat Sriati Adelse Prima Mulya Ahmad Yamin Ahmad Yamin Ajeng Fajriati Nurul Fatimah Alam, Ismailah Anggi Putri Ariyani Anggi Putri Ariyani Anggi Putri Ariyani Ariyani, Anggi Putri Astiani, Santi Aulia, Syifa Nurul Cah Soniman Nitema Gea Cecep Eli Kosasih Citra Sari Citra Windani M.S Dadang Purnama Desy Indra Yani Ema Arum R. Ema Arum Rukmasari Erna Herawati Fatmaningsih, Nurul Khotimah Fauziyah, Shafira Fitri Fortuna, Amanda Dwi Furkon Nurhakim Furkon Nurhakim Habsyah Saparidah Agustina Haelena Wibowo, Gita Amoria Hartiah Haroen Harun, Hasniatisari Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati Iceu Amira Iceu Amira Iceu Amira D.A Iceu Amira DA Ikeu Nurhidayah Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana` Indra Maulana Iqbal Pramukti Iwan Shalahhudin Iwan Shalahuddin Iwan Sholahhudin Iwan Sholahuddin Iwan Sholahudin Iwan Sholahudin Iwan Suhendar Iyus Yosep Jatiningtyas, Kurnia Jemi Rahmani A Jemi, Jemi Rahmani A Komariah, Mariah Kosim Kosim Kurniawan Yudianto Kusman Ibrahim Laili Rahayuwati Lisfa Asifah Luthfi, Wazirul Luthfiyani, Nida M Noor, Rohmahalia Mamat Lukman Maziyya, Nur Mediawati, Ati Surya Mira Trisyani Koeryaman Mohammad Abdul Mubaroq, Bagja Al Mulya, Adelse Prima Neti Juniarti Nida Luthfiyani Nida Luthfiyani Nida Luthfiyani Nina Sumarni Noor, Rohmahalia M. Noor, Rohmahallia M Pristasari, Sheizi Purba, Avrilia Roroarta Wahyuni Purnama, Erita Cahya Putri, Dea Sephia Putri, Syifa Nabilla R, Ema Arum Rahmawati, Sephia Raini Diah Susanti Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M. Noor Rohmahalia M. Noor Rohmahalian M. Noor Rohman Hikmat Ryan Hara Permana Sandra Pebrianti Sandra Pebrianti Sandra Restuti Sena Yudipaty Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan, Sobur Shalahhudin, Iwan Sholahudin, Iwan Sobur Setiawan Sopia Marlina Sri Amanda Sri Hendrawati Sukma Senjaya Sukmawati Sukmawati Sumarna, Umar Sumarna, Umar Sumarna, Umar Taty Hernawaty Tetti Solehati Theresia Eriyani Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Windani, Citra Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati, Witdiawati Witdiawati, Witidiawati Yuli Yani