p-Index From 2021 - 2026
9.611
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SAINSMAT Jurnal Kreatif Tadulako Online Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Indonesia Chimica Acta JOIV : International Journal on Informatics Visualization Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jambura Journal of Educational Chemistry Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Diseminasi : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Applied Science, Engineering, Technology, and Education Journal On Teacher Education (Jote) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara SPIN: Jurnal Kimia & Pendidikan Kimia Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat JINAV: Journal of Information and Visualization Quantitative Economics and Management Studies Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat EduLine: Journal of Education and Learning Innovation Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation ARRUS Journal of Mathematics and Applied Science SAINSMAT: Journal of Applied Sciences, Mathematics, and Its Education Media Eksakta Journal of Disruptive Learning Innovation (JODLI) al-fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan Satwika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Arfak Chem: Chemistry Education Journal ATHENA: Journal of Social Culture and Society Tadibia Islamika: Journal of Holistic Islamic Education Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan Al-khidmah: Jurnal Pengabdian dan Pendampingan Masyarakat SEARCH: Science Education Research Journal of Education, Social & Communication Studies Golden Age and Inclusive Education EDUTREND: Journal of Emerging Issues and Trends in Education Journal of Chemistry Sciences and Education Jurnal Pendidikan MIPA SINORA: Jurnal Sosial dan Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SAINSMAT

Hubungan antara Regulasi Diri dengan Kemampuan Berpikir Kreatif Dalam Kimia Peserta Didik Kelas XI IPA Se-Kabupaten Takalar AHMAR, Dewi Satria
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.622 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat5130442016

Abstract

ABSTRAKKemampuan berpikir kreatif merupakan salah satu jenis kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking). Wasis dkk. (2014) menyatakan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi bukan hanya diperlukan dalam proses pembelajaran melainkan juga diperlukan untuk aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kemampuan berpikir kreatif sebagai bagian kemampuan berpikir tingkat tinggi perlu untuk dijadikan sebagai salah satu tujuan penting yang ingin dicapai untuk pendidikan saat ini. Sebagai usaha untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik, maka diperlukan aspek-aspek yang dapat dijadikan sebagai dasar pemgembangan kemampuan berpikir kreatif peserta didik, salah satu aspek yang dapat dikaji adalah kemampuan regulasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara regulasi diri dengan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas XI IPA se-Kabupaten Takalar. Sampel penelitian terdiri dari 134 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik strativied purposive random sampling. Data dikumpulkan dengan mengunakan angket regulasi diri yang terdiri dari 40 item (α = 0,756) dan angket kemampuan berpikir kreatif yang terdiri dari 32 item (α = 0,825). Dengan menggunakan analisis korelasi dan regresi sederhana, diperoleh bahwa koefisien korelasi antara kedua variabel tersebut adalah 0,595 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Nilai tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara regulasi diri dengan kemampuan berpikir kreatif dalam kimia dan hubungan kedua variabel merupakan hubungan yang positif.Kata kunci: Regulasi diri, kemampuan berpikir kreatif. ABSTRACTThe ability to think creatively is one kind of higher order thinking. Wasis et al. (2014) stated that the ability to think critically is not only necessary in the learning process but also necessary for applications in everyday life. Therefore, the ability to think creatively as part of higher order thinking necessary to serve as one of the important objectives to be achieved for education today. In an effort to develop creative thinking abilities of students, the necessary aspects that can serve as the basis development creative thinking abilities of students, one of the aspects that can be assessed is the ability of self-regulation. This study aims to determine whether there is a relationship between self-regulation with creative thinking ability of students of grade XI in Takalar. The study sample consisted of 134 students who were selected using purposive random sampling technique strativied. Data were collected by using self-regulation questionnaire consists of 40 items (α = 0.756) and creative thinking abilities questionnaire consisting of 32 items (α = 0.825). By using simple correlation and regression analysis, found that the correlation coefficient between these two variables is 0.595, p = 0.000 (p <0.05). This value indicates that there is a relationship between self-regulation with creative thinking ability in chemistry and the relationship between the two variables is a positive relationship. Key words: Self-regulation, the ability to think creatively.
Implementation of Concept Learning Model to Improve Creative Thinking Ability of Chemistry SMA Negeri 1 Galesong Utara Ahmar, Dewi Satria
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.806 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat6264632017

Abstract

The learning concept is divided into two namely the formation of concepts and the achievement of concepts. This learning is presented in the form of examples and definitions that lead to an active interaction between learners and teachers. Because in each learner learning has different abilities in understanding a concept, then the samples and definitions of each learner will also be different and it will be a nuance that will train learners to think creatively. This research is a descriptive research that aims to determine the effectiveness of conceptual learning in terms of creative thinking ability of learners. The subjects of the study were students of class X.2 SMA Negeri 1 Galesong Utara which amounted to 36 students. Data collection is done by using a learning result test that provides an overview of the creative thinking skills of learners that include the ability to think smoothly, the ability to think flexibly, the ability to think original, and the ability to think in detail. The result of descriptive statistic analysis shows that the effectiveness of concept learning is viewed from the ability of creative thinking in chemistry of learners in SMA Negeri 1 Galesong Utara on the subject matter of hydrocarbon equal to 44,38%.
Hubungan antara Kemampuan Awal dengan Kemampuan Berpikir Kreatif dalam Kimia Peserta Didik Kelas XI IPA SMA Negeri se-Kabupaten Takalar Ahmar, Dewi Satria
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 2 (2016): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.37 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat5232462016

Abstract

Kreativitas merupakan aspek yang diamanatkan dalam undang-undang dan menjadi hal yang diperlukan bagi perkembangan suatu bangsa agar dapat bersaing dengan bangsa yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara kemampuan awal  dengan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri se-Kabupaten Takalar. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto menggunakan paradigma ganda dengan dua variabel independen. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri Se-Kabupaten Takalar yang terdiri dari 39 kelas atau 1537 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified purposive random sampling dan dipilih kelas XI IPA di SMAN 1 Takalar, SMAN 3 Takalar, SMAN 1 Polongbangkeng Selatan, dan SMAN 3 Polongbangkeng Utara dengan jumlah peserta didik 134 orang. Data dikumpulkan dengan mengunakan tes kemampuan awal yang terdiri dari 16 item (α = 0,883) dan tes kreativitas verbal yang terdiri dari 18 item (α = 0,808). Dengan menggunakan analisis korelasi dan regresi sederhana, diperoleh bahwa koefisien korelasi antara kedua variabel tersebut adalah 0,619 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Nilai tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kemampuan awal dengan kemampuan berpikir kreatif dalam kimia dan hubungan kedua variabel merupakan hubungan yang positif.Kata kunci: kemampuan awal, kemampuan berpikir kreatif.ABSTRACTCreativity is an aspect that is mandated by law and become essential to the development of a nation in order to compete with other nations. The study aimed at examining the correlation between prior knowledge with creative thinking ability of students grade XI IPA at Public Senior high school in entire Takalar district. This study was an ex post facto research. The population was the entire students of grade XI IPA at public senior high school in the entire Takalar which consist of 39 classes with 1537 people. Sample was taken by employing stratified purposive random technique and obtained grade XI  IPA 1 students in SMAN 1 Takalar, SMAN 3 Takalar, SMAN 1 Polongbangkeng Selatan, and SMAN 1 Polongbangkeng Utara with 134 students. The instrument of the study used test of prior knowledge consisting of 16 items (α = 0.883) and test of verbal creativity that consist of 18 items (α = 0.808). by using correlation and simple regression analysis, study founded that coefficient correlation between these two variables is 0.619, p = 0.000 (p <0.05). This value indicated that there was correlation between prior knowledge with creative thinking ability in chemistry and the correlation between the two variables is a positive correlation.Key words: Prior knowledge, creative thinking ability
Co-Authors Aan Febriawan Abdul Kamaruddin Abdur Rahman Arif Aceng Haetami, Aceng Adwi Restafara Afadil Agus Nasir Agus Nasir, Agus Agussatriana Ahmad Kadir Kilo Ahmar, Ansari Saleh Alifa, Nur Alifta Alifta Alimuddin Alimuddin Anang Wahid M.Diah Andi Saadillah Anggreni, Afrillia Anggriani, Windi Arwansyah Arwansyah Arwansyah Ayu Kusumawati Ayu Rahayu Ayu Rahayu Azzajjad, Muhammad Fath Dewi Natalia Marpaung Dian Permana Eko Hariyadi H Halima Hanisa, Siti Haris Munandar Hayyatun Mawaddah Hijrinia Kusumaning Ayu Ifriana, Ifriana Ilimu, Edi Iyan Nurdiyan Haris Jamaludin M Sakung Jesi Jecsen Pongkendek Jesi Jecsen Pongkendek Jesi Jecsen Pongkendek Karina Nadya Sirajuddin Kasmudin Mustapa Khusna Arif Rakhman, Khusna Arif Lilies N Tangge Magfirah Magfirah Magfirah Magfirah Magfirah Magfirah, Magfirah Manalu, Yessi Febianti Mardiana Marpaung, Dewi Natalia Metoli, Erwin Priscal Miswandi Tendrita Mohammad Jamhari Muh. Syahrir Muhammad Ismail Muhammad Ismail Muhammad Zikra Musdalifatul Adewia Mustafa, Linda Kurnia Neks Triani Nur Anisa Nur Jannah Baturante Nurfadila, Safna Nurfatimah Sugrah Nurfianti Nurul Inayah Pathuddin Patmasari, Andi Poba, Detris Pongkendek, Jesi Jecsen Purnama Ningsih Rahim, Fazly Rahman, Nurul Aulia Rahmatia, Sitti Ratman Ratman Ratman Riadhatul Ulum Rizki, Nur Riani Roy Kulyawan Ruslin Hadanu Sangkota, Vivi Dia A. Sari, Nurita Sari, Sintya Puspita Sely Artasasta Lawongo Siti Nuryanti Sitti Rahmatia Sitti Rahmawati Sri Hastuti Virgianti Pulukadang Sri Muliani, Sri Sri Mulyani Sabang Sudir Umar Suherman Suherman, Suherman sukmawati Sukmawati Sukmawati Supriadi Supriadi Syafitri, Dhini Syahrir, Muh. Tonio, Sarinah Emilia Tri Santoso Tri Santoso Tri Santoso Tukaedja, Sindi Velesia Vivi Dia A Sangkota Wahab, Zamil Wilda Utami WINARSIH Yasin, Yusril Zulkifli Zulkifli