Claim Missing Document
Check
Articles

PMP-PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MALANU MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN NUGGET IKAN LAYAR Sukmawati, Sukmawati; Christy Radjawane; Fatimah Hardianti; Neneng Suarno Kalidi; Sulfiana, Sulfiana
PROFICIO Vol. 6 No. 1 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i1.4095

Abstract

Kelurahan Malanu, di Distrik Sorong Utara, Kota Sorong, memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan pertanian. Namun, keterbatasan akses terhadap informasi, pendidikan, serta adanya ketimpangan sosial mengakibatkan pemanfaatannya menjadi kurang optimal oleh masyarakat setempat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat melalui pelatihan pembuatan nugget ikan layar dengan penambahan buah sukun, yang diharapkan dapat menjadi cikal bakal Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Metode yang digunakan meliputi sosialisasi tentang potensi produk olahan ikan, pentingnya mengkonsumsi ikan untuk kesehatan, dan pelatihan pembuatan nugget ikan. Hasil dari kegiatan ini menunjukan peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 12,7% terkait pengolahan produk ikan layar dan 11,08% tentang pentingnya konsumsi ikan dalam mencegah stunting. Keterampilan masyarakat khususnya kaum perempuan dalam memproduksi nugget ikan layar yang kaya akan protein, omega-3, vitamin D, dan mineral meningkat, serta kesadaran akan pentingnya diversifikasi produk pangan. Kegiatan ini menjadi lebih efektif dalam mentransfer pengetahuan dan keterampilan praktis, yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluargga. Tantangan yang dihadapi adalah pengembangan pasar yang lebih luas untuk produk olahan ini. Strategi pemasaran yang inovatif diperlukan untuk memperkenalkan produk kepada konsumen di luar komunitas lokal. Selain itu Kegiatan ini juga memperkuat peran masyarakat Malanu dalam memanfaatkan sumber daya lokal serta meningkatkan kesejahteraan melalui inovasi produk olahan bernilai tambah.
PENGEMBANGAN POTENSI DAERAH BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) GUNA MENINGKATKAN PENDAPATAN DAERAH DAN MASYARAKAT Sulfiana, Sulfiana; Rosmiati, Rosmiati; Muchtar, Asikin; Syukur, Anshar; Herawaty, Herawaty; Mariana , Lina
JOURNAL OF TRAINING AND COMMUNITY SERVICE ADPERTISI (JTCSA) Vol. 3 No. 3 (2023): Okt 2023
Publisher : ADPERTISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62728/jtcsa.v3i3.496

Abstract

The purpose of this research is to improve community knowledge, especially sub-district officials, regarding the importance of ICT in developing regional potential and increasing community income. The tool used to determine the extent of employee and community understanding of ICT in the context of developing regional potential and regional income is to use a questionnaire. Questionnaires were distributed to sub-district officials and the community present, distributed via barcode containing several questions about Information and Communication Technology and regional potential. The results show that sub-district officials and the community still do not know how to use ICT, apart from that, the Padoang-Doangan community also does not have a sub-district website. With the role of ICT and village websites, they should be the main capital for the community in introducing the potential of their region so that it is better known globally.
Analisis Terhadap Pengobatan Tradisional Majappi-Jappi Dalam Praktek Kesehatan Masyarakat Kabupaten Soppeng Sulfiana, Sulfiana; Manda, Darman; Mustafa, Mustafa; Najamuddin, Najamuddin
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i1.2242

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis masyarakat Kabupaten Soppeng memaknai pengobatan tradisional Majappi-jappi, (2) menganalisis faktor yang mempengaruhi pemilihan pengobatan tradisional Majappi-jappi sebagai alternatif pada masyarakat Kabupaten Soppeng, (3) mengetahui dampak pengobatan tradisonal Majappi-jappi berperan dalam pengambil keputusan masyarakat Kabupaten Soppeng. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposisive samping. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) masyarakat Kabupaten Soppeng memaknai pengobatan tradisional Majappi-jappi (a) sebagai warisan leluhur dan (b) sistem kepercayaan dan spiritualitas. (2) faktor yang mempengaruhi pemilihan pengobatan tradisional Majappi-jappi sebagai alternatif pada masyarakat Kabupaten Soppeng yaitu (a) faktor sosial, (b) faktor budaya dan (c) faktor habitus. (3) dampak pengobatan tradisonal Majappi-jappi berperan dalam pengambil keputusan masyarakat Kabupaten Soppeng karena (a) ampuh mengobati penyakit dan (b) tanpa efek samping..
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Udang Rebon (Kasia) di Kampung Arar Kabupaten Sorong Abu, Nur; Ibal, La; Sulfiana, Sulfiana; Rahmi, Rahmi; Anwar, Andi Rahayu; Murni, Murni; Miswar, Nur; Salmawati, Salmawati; Dwangga, Mierta; Yasin, Azalia Fajri; Nurbia, Nurbia; Macap, Faridz
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i1.3220

Abstract

This community service activity was conducted in Kampung Arar, Sorong Regency, West Papua, which has abundant potential for rebon shrimp (kasia shrimp). Rebon shrimp are rich in protein, calcium, phosphorus, and iron; however, the washing waste from these shrimp has not yet been utilized by the local community. This activity aimed to provide training to the Kampung Arar community on utilizing rebon shrimp waste to produce liquid organic fertilizer (LOF) using the bioactivator Effective Microorganism (EM4). The methods included socialization, training, and assistance in the LOF fermentation process and its application to plants. The results showed an increase in the community's understanding, particularly among women in the PKK group, regarding the benefits of rebon shrimp waste, with a 70% knowledge improvement after the training. Moreover, the community was able to produce LOF independently and apply it to plants such as water spinach, which exhibited better growth. This activity is expected to contribute to waste management and improve community welfare through sustainable agricultural practices
Pelatihan Pembuatan Sambal Udang Kasia Untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kampung Arar Sulfiana, Sulfiana; Ibal, La; Abu, Nur; Anwar, Andi Rahayu; Rahmi, Rahmi; Kayatun, Siti Nur; Murni, Murni; Saleh, Muhammad
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 5 No. 1 Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v5i1.4213

Abstract

Keberadaan udang kasia (Acetes sp.) di Kampung Arar, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Namun, pengolahan udang kasia masih terbatas pada pembuatan terasi tradisional, sehingga nilai tambah produk belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam diversifikasi produk olahan udang kasia, dengan memperkenalkan pembuatan sambal udang kasia. Metode yang digunakan meliputi koordinasi dengan pemerintah setempat, sosialisasi, pelatihan langsung, dan evaluasi hasil. Kegiatan ini berhasil dilaksanakan 100% sesuai rencana, dengan peserta menunjukkan peningkatan keterampilan yang signifikan dalam pengolahan sambal. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat terhadap inovasi produk ini. Diversifikasi produk sambal udang kasia diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi dan meningkatkan pendapatan masyarakat Kampung Arar. Ke depan, diperlukan pendampingan lebih lanjut untuk pemasaran dan pengembangan usaha sambal udang kasia, serta dukungan dari pemerintah setempat untuk memperkuat ekonomi berbasis sumber daya lokal.
HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN USIA PADA WANITA DI GUGUS PULAU KEI TUAL PROVINSI MALUKU Soumena, Rifah Zafarani; Noya, Farah Christina; Rahawarin, Halidah; Bandjar, Fitri Kadarsih; de Lima, Filda Vionita Irene; Asmin, Elpira; Agustin, Rachmawati Dwi; Sulfiana, Sulfiana; Yunita, Melda; Mus, Rosdiana; Latuheru, Grace; Warella, Juen Carla
Molucca Medica Vol 17 (2024): VOLUME 17, NOVEMBER 2024 : EDISI KHUSUS PENELITIAN GAMBARAN POLA PENYAKIT MASYARAKAT
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2024.v17.ik.1

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang memengaruhi 56 juta wanita di seluruh dunia dan dua pertiganya berada di Asia. Pada wanita lanjut usia, kadar hemoglobin bisa terus menurun. Oleh karena itu, wanita perlu memeriksakan kadar hemoglobinnya secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dengan kadar hemoglobin pada wanita. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analisis dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan dari 100 responden yang terdiri dari perempuan dewasa di Kota Tual, Gugusan Pulau Kei, Maluku, dengan mencatat karakteristik demografinya dan memeriksa kadar hemoglobinnya. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov terhadap variabel usia dan kadar hemoglobin. Spearman's rank digunakan untuk mengkorelasikan usia dengan kadar hemoglobin responden. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia dengan kadar hemoglobin responden (p<0,044), yaitu semakin tua usia perempuan maka kadar hemoglobin responden semakin rendah. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara usia dengan kadar hemoglobin menunjukkan perlunya wanita segala usia untuk memeriksakan kadar hemoglobinnya secara rutin. Semakin tua usia seorang wanita, maka kadar hemoglobinnya akan semakin menurun dan semakin rentan mengalami anemia.
PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYRAKAT TERHADAP PENYAKIT KUSTA DI DAERAH ENDEMIS KUSTA, KOTA TUAL, MALUKU: KAJIAN BERBASIS KOMUNITAS Bandjar, Fitri Kadarsih; Asmin, Elpira; Sulfiana, Sulfiana; Noya, Farah Christina; Rahawarin, Halidah; de Lima, Filda Vionita Irene; Agustin, Rachmawati Dwi; Mus, Rosdiana; Yunita, Melda; Latuheru, Grace; Warella, Juen Carla
Molucca Medica Vol 17 (2024): VOLUME 17, NOVEMBER 2024 : EDISI KHUSUS PENELITIAN GAMBARAN POLA PENYAKIT MASYARAKAT
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2024.v17.ik.6

Abstract

Penyakit kusta merupakan penyakit menular kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium Leprae yang berpotensi menyebabkan kecacatan sehingga menimbulkan diskriminasi dan stigma. Keterlambatan deteksi kasus pada penderita kusta merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kecacatan. Maluku menduduki peringkat ke-4 dari 6 provinsi di Indonesia yang belum melakukan eliminasi kusta. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan tahun 2022, prevalensi kasus baru yang dilaporkan 11,97/100.000 dengan 65% kasus merupakan kusta multibasiler. Memahami perbedaan pengetahuan dan sikap mengenai kusta di negara-negara endemik dapat membantu kita mengembangkan intervensi pendidikan dan perubahan perilaku yang ditargetkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap terhadap penyakit kusta pada masyarakat di Kota Tual. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif cross-sectional ini dilakukan terhadap sampel 153 orang dewasa berusia 18 tahun ke atas pada masyarakat di Kota Tual, Gugusan Pulau Kei, Maluku. Kuesioner terstruktur yang diberikan pewawancara digunakan sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat di Tual tentang penyakit kusta masih kurang. Sebanyak 92,2% berpengetahuan rendah dan hanya 7,8% berpengetahuan baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa meskipun penyakit kusta berstatus endemis di Maluku dan khususnya di Kota Tual, pengetahuan masyarakat mengenai penyakit kusta masih kurang. Upaya-upaya pendidikan kesehatan yang ada saat ini perlu ditingkatkan dengan menggunakan strategi pendidikan terkini dan berkolaborasi dengan layanan kesehatan, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan kedokteran dalam upaya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan mengurangi stigma penyakit kusta.
KARAKTERISIK PENDERITA HIPERTENSI PADA MASYARAKAT KOTA TUAL Mus, Rosdiana; Noya, Farah; Asmin, Elpira; Yunita, Melda; Latuheru, Grace; Warella, Juen Carla; Rahawarin, Halidah; Agustin, Rachmawati Dwi; Sulfiana, Sulfiana; Bandjar, Fitri Kadarsih; de Lima, Filda V. I.
Molucca Medica Vol 17 (2024): VOLUME 17, NOVEMBER 2024 : EDISI KHUSUS PENELITIAN GAMBARAN POLA PENYAKIT MASYARAKAT
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2024.v17.ik.11

Abstract

Hipertensi sebagai faktor risiko utama penyakit kardiovaskular dan menyebabkan sebagian besar kematian dini. Pemahaman empiris tentang karakteristik dasar subjek hipertensi penting dalam mengembangkan strategi pencegahan dan pengendalian yang efektif dan juga penting dalam proses pengambilan keputusan dan perencanaan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat karakteristik subjek hipertensi pada masyarakat di Kota Tual, Ambon. Desain penelitian ini yaitu cross sectional dengan melibatkan 122 subjek penelitian berusia 18-65 tahun. Data yang dikumpulkan diantaranya, tekanan darah, jenis kelamin, umur, status perkawinan, pendidikan terakhir, pendapatan, pekerjaan, IMT, GDS, kadar kolesterol, AU dan Hb. Pemeriksaan GDS, Kolesterol, AU dan Hb dengan metode POCT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar subjek adalah perempuan 69,7%, dengan kategori usia terbanyak adalah dewasa 45,1%, pra-lansia 38,5% dan lansia 16,4%. Status IMT obesitas sebanyak 54,1% dengan status menikah 73,0%, sebagian besar pendapatan <UMR 77,0% dengan status pekerjaan IRT 60,7%. Pendidikan dasar dan pendidikan lanjut masing-masing 47,5 dan 52,5%. Hasil pemeriksaan GDS dan AU sebagian besar normal, masing-masing 92,6% dan 82,8%. Hasil pemeriksan kolesterol tinggi sebanyak 62,3% dan kadar hb rendah sebnayak 32,8%. Karakeristik penderita hipertensi di Kota Tual sebagian besar adalah perempuan status menikah dengan kategori usia dewasa dan pendapatan kurang dari UMR. Selain itu, subjek banyak yang obesitas dengan hasil pemeriksaan GDS, AU dan Hb sebagian besar normal sedangkan kolesterol sebagian besar tinggi.
PENGETAHUAN STROKE DAN FAKTOR RISIKONYA PADA PENDERITA HIPERTENSI-NON HIPERTENSI Asmin, Elpira; Mus, Rosdiana; Noya, Farah; Yunita, Melda; Latuheru, Grace; Warella, Juen Carla; Sulfiana, Sulfiana; Bandjar, Fitri Kardasih; Rahawarin, Halidah; Agustin, Rachmawati Dwi; de Lima, Filda V.I.
Molucca Medica Vol 17 (2024): VOLUME 17, NOVEMBER 2024 : EDISI KHUSUS PENELITIAN GAMBARAN POLA PENYAKIT MASYARAKAT
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2024.v17.ik.20

Abstract

Seseorang yang mengalami hipertensi menyebabkan rusaknya dinding pembuluh darah sehingga pembuluh darah di otak tersumbat atau bahkan pecah. Faktor risiko stroke antara lain merokok, diabetes, kolesterol tinggi, obesitas, kurang aktivitas fisik, pola makan serta konsumsi alkohol yang berlebihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor risiko dan pengetahuan stroke pada penderita hipertensi dan non hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang dengan sampelnya adalah penderita hipertensi dan non hipertensi berusia 18 tahun sampai usia 60 tahun yang berdomisili di Kota Tual. Sampel sebanyak 96 orang dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan responden yang mengalami hipertensi (93,75%) lebih banyak dibandingkan yang tidak hipertensi. Responden yang mengalami hipertensi mengaku pernah mendengar stroke sebanyak 92,4%, sedangkan yang tidak pernah mendengar stroke lebih banyak yaitu 96,7%. Penderita hipertensi sebagian besar memiliki faktor risiko seperti rendahnya pengetahuan tentang stroke, mengonsumsi minuman beralkohol, merokok dan obesitas. Rekomendasi dari penelitian ini dapat menjadi informasi bagi masyarakat terkait faktor risiko stroke dan dapat termotivasi untuk menghindari rokok serta konsumsi alkohol yang berlebihan. Sosialisasi terkait stroke sangat diperlukan untuk peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat.
KAJIAN ETNOBOTANI DAN ETNOFARMAKOLOGI TANAMAN OBAT YANG DIMANFAATKAN MASYARAKAT PESISIR GUGUS KEPULAUAN KEI, KOTA TUAL, MALUKU Agustin, Rachmawati Dwi; Noya, Farah Christina; de Lima, Filda Vionita Irene; Asmin, Elpira; Rahawarin, Halidah; Sulfiana, Sulfiana; Bandjar, Fitri Kadarsih; Mus, Rosdiana; Latuheru, Grace; Warella, Juen Carla; Yunita, Melda
Molucca Medica Vol 17 (2024): VOLUME 17, NOVEMBER 2024 : EDISI KHUSUS PENELITIAN GAMBARAN POLA PENYAKIT MASYARAKAT
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2024.v17.ik.27

Abstract

Masyarakat Kota Tual, Gugus Kepulauan Kei, Maluku merupakan salah satu kelompok masyarakat yang saat ini masih memanfaatkan tanaman sebagai bahan baku obat tradisional. Namun, pengetahuan lokal tersebut belum terdokumentasikan dengan baik hingga saat ini dan hanya bersifat empiris. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan melaporkan tanaman obat yang digunakan sebagai pengobatan empiris di Kota Tual sehingga tanaman obat dapat digunakan sebagai bahan baku pengembangan obat tradisional yang diolah secara modern. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik probabilitas proporsional terhadap besarnya populasi. Penelitian dilakukan dengan cara wawancara dan penyajian data dengan cara kuantitatif yang dilakukan dengan mengukur persentase sitasi (FC). Data etnobotani diperoleh dari 64 informan lokal. Hasil menunjukkan diperoleh 14 spesies tanaman yang termasuk dalam 12 famili telah diidentifikasi. Famili yang paling banyak teridentifikasi adalah Apocynaceae, diikuti oleh Myrtaceae, dan Lamiaceae. Sebagian besar obat herbal dikonsumsi dalam bentuk rebusan. Daun (79,69%) merupakan bagian tanaman yang paling banyak digunakan, diikuti oleh batang (9,37%), akar (7,81%), dan buah (3,13%). Alstonia beatricis, Tinospora cordifolia, dan Orthosiphon aristatus memiliki nilai FC tertinggi. Sebagian besar tanaman digunakan untuk pengobatan diabetes, kolesterol, dan demam. Metode pengolahan yang paling sering digunakan adalah dengan merebus (67,18%). Berdasarkan hasil tersebut diperoleh kesimpulan bahwa terdapat beragam tanaman obat yang digunakan di masyarakat Kota Tual yang dapat berkontribusi pada pengembangan obat-obatan tanaman baru. Pengetahuan lokal tentang terapi herbal dapat digunakan sebagai pengobatan komplementer dan sebagai panduan untuk studi farmakologis di masa mendatang. Tanaman yang kurang dikenal dengan skor FC tinggi dapat diselidiki secara fitokimia dan farmakologis dalam penelitian di masa mendatang.
Co-Authors - Murtiningrum Abbas, Mutmainnah Abu, Nur Agus Salim AHMAD FAHRIZAL Akmal Aminullah, A. Antoh, Maikel Anwar, Andi Rahayu Asikin Muchtar Asrib, Ahmad Rifqi Asrib Awainah, Nurul Awariti, Mohammad Haris Azalia Fajri Yasin Azis, Emmi Badarudin, M Iksan Bandjar, Fitri Kadarsih Bandjar, Fitri Kardasih Bension, Johan Bruyif Bertha Mangallo Christy Radjawane Cintya Nurika Irma Darma, Darma Darman Manda Manda de Lima, Filda V.I. de Lima, Filda Vionita Irene Deasy Soraya A.Aminartha Dominique Mayliana Lewedalu Durand, Anugerah Reindra Lamma Elisabeth, Cherly Elpira Asmin Evangelista Risalia Haurissa Farah Christina Noya Fatimah Hardianti Filda de Lima Firman Firman Fitrawati Fitrawati Ghela, Maria Marselina Hadisaputra, Hadisaputra Hardianti A, Fatimah Hardianti, Fatimah Hasmirati Hasriyanti Haurissa, Evangelista Risalia Helda Ibrahim Herawaty, Herawaty Herlina Arifin Husain, Fahrisal Jamaluddin Jamaluddin Kadir, Muhammad Arifin Abd Kayatun, Siti Nur Kelibay, Amirula Komal, Elvira La Ibal Latief, Nur Alya Mariska Latuheru, Grace Leba, Herlyn Winda Wie Liswahyuni, Andi Lucky Riawan M. Sukarno Macap, Faridz Madina, Madina Maghfira, Nanda Majdah M Zain Mangallo, Bherta Mariana , Lina Maryam, Andi Melda Yunita Meta Mahendradatta Metusalach Metusalach, Metusalach Mierta Dwangga MS, Nurliani Muhammad Agus Muljanto Muhammad Ardiansyah Muhammad Saleh Muhammad Yani, Muhammad Mukhlisa, Mukhlisa murni murni Mursalim Mursalim Mus, Rosdiana Muttalib, Abdul Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Neneng Suarno Kalidi Noya, Farah C Nur Asisah Nur Miswar Nur, Andi Asywid Nurastri, Vista Dhea Nurbia, Nurbia Nurfaidah Nurfaidah Nurhaedah Nurhaedah Nurul Fajeriana M Nurul Sari Mansur, Desya Paquita Sari, Maylani Ponisri, Ponisri Rachmawati Dwi Agustin Rahawarin, Halidah Rahayu, Andi Rahmawati, Miftah Sigit Rahmi Rahmi Refra, Mohamad Saleh Rian Histiariani, Aprisa Riska Dewi Riskawati Riskawati, Riskawati Rosalina, Febrianti Rosmiati Rosmiati Rumkowas, Saleh Rumwokas, M Saleh Rumwokas, Muhamad Saleh Said, Amal Said, H. Amal Salam, Suryawati Salmawati Salmawati, Salmawati Sammane, Agustina Tappi Sandjaya, Galih Saptenno, Lidya Siti Hadijah Solissa, Ferdinando Soumena, Rifah Zafarani SRY WAHYUNI, SRY Su'un, Muhammad Suardi Bakri, Suardi Sucianti, Riska Sufardin, Sufardin Sukmawati Sukmawati Sulferawati, Sulferawati Suruan, Yermias Syukur, Anshar Takbir, Takbir Tamalsir, Dylan Tampubolon, Irianty Tanasali, Fadalia Tang, Muhammad Teguh Hidayat Iskandar Alam Thahir, Ratnawati Unga Mega, Dian Asri Wahyudi, Rizky Warella, Juen Carla Winarno Priyanto, Winarno Zakariah, Mohd Ihwan Bin