Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA 24-59 BULAN DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2024 Dalsabilah, Sobrina; Sitorus, Mido Ester J; Nababan, Donal; Sinaga, Taruli Rohana; Manurung, Kesaktian; Brahmana, Netti Etalia Br.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.10144

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak dan kualitas sumber daya manusia. Di Kabupaten Tapanuli Selatan, prevalensi Stunting pada balita masih tergolong tinggi dan menjadi perhatian utama dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Stunting pada balita usia 24–59 bulan di Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2024Sampel penelitian berjumlah 99 responden balita usia 24–59 bulan yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi langsung, serta dianalisis dengan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Variabel yang diteliti meliputi pengetahuan ibu, pemberian ASI eksklusif, riwayat penyakit infeksi, pemberian MP-ASI, dan ketersediaan air bersih. Hasil penelitian ini adalah Ada hubungan pengetahuan ibu dengan Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024 dengan nilai Fisher Exact = 0,000. Ada hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024 dengan nilai Fisher Exact = 0,000. Ada hubungan Penyakit Infeksi dengan Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024 dengan nilai Fisher Exact = 0,000. Ada hubungan MP-ASI dengan Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024 dengan nilai Fisher Exact = 0,000. Ada hubungan Ketersediaan Air Bersih dengan Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024 dengan nilai Fisher Exact = 0,000. Faktor paling dominan yang mempengaruhi Kejadian Stunting adalah variabel Ketersediaan Air Bersih Sig = 0,000 < 0,05 dan 95% CI = 0.885 - 23.177.
ANALISIS KESIAPAN RUMAH SAKIT UMUM SARI MUTIARA LUBUK PAKAM DALAM MENGHADAPI RISIKO BENCANA KEBAKARAN Purba, Agustinus Hamonangan Winston; Manurung, Kesaktian; Sinaga, Taruli Rohana; Tarigan, Frida Lina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.10731

Abstract

Penelitian berjudul ‘Analisis Kesiapan Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Lubuk Pakam dalam Menghadapi Risiko Bencana Kebakaran tahun 2025. Penelitian dilakukan oleh Agustinus Hamonangan Winston Purba pada 2025. Penelitian bertujuan untuk menilai kesiapan RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam dalam menghadapi risiko bencana kebakaran sesuai Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit tahun 2022 dari Kementerian Kesehatan khususnya pada MFK 6 yang mencakup pengkajian risiko kebakaran, proses proteksi kebakaran, penetapkan kebijakan dan melakukan pemantauan larangan merokok di seluruh area rumah sakit, pengkajian risiko proteksi kebakaran, memastikan semua staf memahami proses proteksi kebakaran termasuk melakukan pelatihan penggunaan APAR, hidran dan simulasi kebakaran setiap tahun serta memiliki peralatan pemadaman kebakaran aktif dan sistem peringatan dini serta proteksi kebakaran secara pasif telah diinventarisasi, diperiksa, di ujicoba dan dipelihara sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan didokumentasikan. Metode penelitian adalah observasi dan wawancara mendalam. Temuan Secara keseluruhan diperoleh rata rata hasil dari parameter MFK 6 untuk elemen terpenuhi yaitu sebesar 73% di RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam. Originality/novelty adalah belum pernah dilakukan penelitian ini di Rumah Sakit Sari Mutiara Lubuk Pakam.
DETERMINAN MOTIVASI KERJA ASN DI UPTD PELATIHAN KESEHATAN DINAS KESEHATAN PROVINSI SUMATERA UTARA Purba, Lidya; Manurung, Kesaktian; Sinaga, Taruli Rohana; Nababan, Donal; Sitorus, , Mido Ester J.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.21820

Abstract

Motivasi kerja merupakan dorongan atau semangat untuk bekerja keras yang berhubungan dengan internal individu dengan tujuan hasil kerja yang baik dari segi kualitas maupun kuantitas yang dicapai. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ASN sebanyak 47 orang, dengan sampel penelitian sebanyak 47 responden dengan teknik total sampling. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD Pelatihan Tenaga Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. Waktu penelitian dilaksanakan mulai dari bulan Agustus sampai dengan Desember 2024. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan analisis bivariat diolah menggunakan uji Chi Square, dan analisis multivariat diolah menggunakan uji regresi logistic berganda. Hasil penelitian berdasarkan tabulasi silang menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan itu sendiri (p-value 0.001), tanggung jawab (P-value 0.004), kebijakan organisasi (p-value 0.007), supervisi (P- value 0.013), dan kondisi kerja (p-value 0.023), faktor yang paling dominan berpengaruh adalah tanggung jawab (p-value 0.018, Exp(B) 11.631) artinya tanggung jawab yang baik berpeluang 11.6 kali memiliki motivasi kerja yang tinggi. Saran penelitian untuk Kepala UPTD Pelatihan Tenaga Kesehatan agar kegiatan supervisi yang baik perlu dilakukan bimbingan serta pengawasan dan dilakukan secara berkala sesuai dengan waktu yang ditentukan, dan memberikan penjelasan/arahan dalam melaksanakan pelatihan Kesehatan, saran pada peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian mix method untuk mencapai hasil yang maksimal.
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Tempat Persalinan Ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Ambukha Kecamatan Lolofitu MOI Kabupaten Nias Barat Tahun 2024 Gulo, Mery Kristinawati; Ginting, Daniel; Sirait, Asima; Manurung, Kesaktian; Sinaga, Janno
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 4 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i4.1202

Abstract

Background: Maternal mortality remains a significant public health concern in Indonesia, where 19.3% of deliveries are still conducted outside healthcare facilities or without skilled birth attendants. The working area of Ambukha Public Health Centre (Puskesmas) has the lowest proportion of facility-based deliveries in the West Nias District (67% in 2023), indicating the need to analyse factors associated with delivery place choice. Objective: To identify factors related to the selection of delivery place among mothers in the working area of Ambukha Public Health Centre, Lolofitu Moi Subdistrict, West Nias District. Methods: This study employed an observational analytic design with a cross-sectional approach. The population consisted of all mothers who delivered within the Ambukha Public Health Centre area in 2023 (N=78), and samples were obtained using a total sampling approach. Data were collected using structured questionnaires and analysed using Chi-square tests and logistic regression. Results: Significant associations were found between the choice of delivery place and maternal knowledge (p=0.000; OR=2.267), maternal attitude (p=0.000; OR=4.250), national health insurance (JKN) membership (p=0.000; OR=5.333), access to healthcare facilities (p=0.000; OR=6.038), husband’s support (p=0.000; OR=4.250), perceived need factors (p=0.000; OR=3.333), as well as cultural beliefs (p=0.004; OR=2.473). Multivariate logistic regression identified maternal knowledge as the most influential factor in delivery place selection, as indicated by the most significant coefficient value (B = –4.204) and statistical significance (p=0.005). Conclusion: Maternal knowledge, attitude, JKN membership, access to healthcare facilities, husband’s support, perceived need, and cultural beliefs are significantly associated with the selection of delivery place. Efforts to increase facility-based delivery coverage in this area should prioritise improving maternal knowledge, followed by strengthening other supporting factors.
Determinan Kejadian Stunting di UPT Puskesmas Sumbul Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi Tahun 2024 Sihotang, Nola Winarta; Manurung, Kesaktian; Lia Rosa Veronika; Sembiring, Rinawati; Ginting, Daniel
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 4 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i4.1206

Abstract

malnutrition so that the child is too short for his age. Stunting has an impact on children's cognitive decline and productivity in the future. So far, addressing malnutrition has focused on babies from birth to five years old. In fact, the golden period is when the child is still in the womb until the age of two years. Therefore, a paradigm shift in handling malnutrition is needed. Therefore, the government is implementing the Acceleration of Nutrition Improvement Program with the First 1000 Days of Life Movement. SKI data for 2023, Dairi district is in second place with a figure of 32.6% of stunted toddlers out of 439 toddlers and based on the entry of toddler data on the e-PPGBM application in December 2024, the prevalence of stunted toddlers in the Sumbul Community Health Center, Sumbul District is around 13.98% or 258 toddlers. The incidence of stunting is influenced by several factors, namely maternal height, maternal education, compliance with taking blood supplement tablets and smoking. The aim of this research is to determine the determinants of stunting incidents at the Sumbul Community Health Center UPT, Sumbul District, Dairi Regency in 2024. This type of research is cross sectional with research methods. The population in this study were all mothers with toddlers. The number of samples in this study was 70 mothers.  Based on the research results, it was found that there was a relationship between height and stunting (p-value=0.004), there was a relationship between maternal education and stunting (p-value=0.004), there was a relationship between adherence to taking blood supplement tablets and stunting (p-value=0.000) and there was a relationship between smoking and stunting (p-value=0.000). Increasing health promotion to the community about the importance of parenting patterns and fulfilling nutrition in the First 1000 Days of Life, starting from pregnant women until children are 2 years old, as well as outreach about the health of young women and prospective brides.
Determinan Kepatuhan Pasien Tuberkulosis Paru Dalam Menjalani Pengobatan di UPT. Puskesmas Simalingkar Tahun 2024 Barus , Nanda Isabel; Manurung, Kesaktian; Hutajulu , Johansen; Wandra , Toni; Girsang , Vierto Irennius
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 4 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i4.1386

Abstract

Background: Pulmonary tuberculosis (TB) is a chronic infectious disease that remains a major global and national public health problem, with Indonesia ranking second among countries with the highest TB burden worldwide. Non-adherence to treatment is one of the main barriers to successful TB control, as it may lead to treatment failure, drug resistance, and increased morbidity and mortality. At the Simalingkar Community Health Center (UPT Puskesmas Simalingkar), the specific factors determining treatment adherence among pulmonary TB patients have not been extensively studied. Objective: This study aimed to analyze the determinants of treatment adherence among pulmonary tuberculosis patients at the Simalingkar Community Health Center in 2024. Methods: This study employed an analytical cross-sectional design. The study population consisted of all pulmonary TB patients undergoing treatment at the Simalingkar Community Health Center, with a total sample of 90 respondents selected using a total sampling technique. Data were collected through questionnaires and medical records, and analyzed using univariate, bivariate (Chi-square test), and multivariate (logistic regression) analyses, with a significance level of p < 0.05. Results: A total of 77.8% of patients were adherent to treatment. Bivariate analysis showed significant associations between education (p < 0.001), employment status (p = 0.004), knowledge (p = 0.006), and health care services (p = 0.011) with treatment adherence. Age, sex, and family support were not significantly associated with adherence. Multivariate analysis indicated that the most dominant factor associated with treatment adherence was educational level (OR = 9.004; 95% CI: 2.58–31.49), followed by employment status (OR = 5.59; 95% CI: 1.48–21.12), and health care service support (OR = 3.99; 95% CI: 1.09–14.56). Conclusion: The significant determinants of treatment adherence among pulmonary TB patients at the Simalingkar Community Health Center were educational level, employment status, and health care service support, with education being the most dominant factor. It is recommended that TB control programs place greater emphasis on interventions aimed at improving health literacy, socio-economic support, and the quality and accessibility of health care services to enhance treatment adherence.
Implementation of the qanun no smoking area regulation at SMP Negeri 32 Takengon Budi, Satria; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina; Manurung, Kesaktian; Sitorus, Mido Ester J.
Science Midwifery Vol 13 No 6 (2026): February: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i6.2262

Abstract

Smoke-free areas are (SFA) an important policy in creating a healthy environment, especially in schools. This study aims to analyze the implementation of Takengon City Regulation No. 10 of 2013 on smoke-free areas at SMP Negeri 32 Takengon, identify the monitoring mechanisms applied, and examine the factors that hinder the effectiveness of the policy. This study uses a qualitative descriptive approach. The research was conducted at SMP Negeri 32 Takengon from January to June 2025. There were 10 informants in this study, consisting of 1 school principal, 1 homeroom teacher, 1 guidance counselor, 6 students, and 1 parent. The data collection techniques used in this study were in-depth interviews, observation, and documentation. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was tested using source triangulation to ensure the accuracy of the research results. The results showed that the implementation of the Qanun KTR had a positive impact on the school environment. Supervision was carried out through routine patrols, the installation of no smoking signs, and periodic inspections. However, there are still obstacles such as the absence of Standard Operating Procedures (SOPs), inconsistency in the application of sanctions between students and staff, and a lack of involvement from parents and external parties in supervision. It is necessary to develop SOPs, apply fair sanctions, and increase cooperation with parents and relevant agencies to strengthen the effectiveness of the smoke-free zone policy.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN PIRDOT (Saurauia vulcani korth) TERHADAP KADAR ERITROSIT TIKUS JANTAN (Rattus novergicus) YANG DI PAPARI TUAK NIAS Manurung, Kesaktian; Janno Sinaga; Ivan Elisabeth Purba; Mido Ester J. Sitorus; Farah Lutfia
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i2.6922

Abstract

Latar belakang: Eritrosit merupakan sel darah merah yang berperan penting dalam transportasi oksigen, pengangkutan karbon dioksida, serta menjaga keseimbangan asam-basa tubuh. Daun pirdot (Saurauia vulcani Korth.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Tujuan: Senyawa ini berpotensi mendukung proses eritropoiesis melalui stimulasi sumsum tulang dan aktivitas antioksidan yang melindungi sel darah merah dari kerusakan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan tahap penyiapan sampel, pembuatan ekstrak etanol daun pirdot melalui maserasi, karakterisasi simplisia, skrining fitokimia, serta uji efektivitas terhadap eritrosit tikus jantan (Rattus norvegicus) yang dipapari tuak Nias 29% alkohol. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa simplisia daun pirdot memenuhi standar FHI edisi II 2022 dan ekstrak etanol positif mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Uji efektivitas menunjukkan rata-rata kadar eritrosit: K0 = 5,00×10¹²/L, P1 = 1,65×10¹²/L, P2 = 4,82×10¹²/L, P3 = 4,17×10¹²/L, P4 = 4,19×10¹²/L, dan P5 = 5,45×10¹²/L. Kelompok P1 mengalami penurunan eritrosit paling signifikan, sedangkan P5 menunjukkan peningkatan tertinggi. Analisis ANOVA (p<0,05) dan uji Tukey HSD membuktikan bahwa ekstrak daun pirdot secara signifikan meningkatkan kadar eritrosit dibanding kelompok yang hanya menerima paparan alkohol. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun pirdot memiliki potensi sebagai agen protektif terhadap penurunan eritrosit akibat paparan alkohol, sekaligus mendukung pemulihan fungsi hematopoietik.
Co-Authors Adiansyah Adiansyah, Adiansyah Alrasyad, Muhammad Iqbal Ambarita, Elparida Anjelin Juni Kristin Gea Asima Sirait Bancin , Dewi Bangun, Henny Arwina Barus , Nanda Isabel Brahmana, Netti Etalia Br. Brahmana, Nettietalia Br. budi, satria Daely, Ruth Christiani N Dalsabilah, Sobrina Damanik, Elsarika Daniel Ginting Denny Satria, Denny Desy Lustiyani Rajagukguk Dewi Ginting, Fitri Dewi Mustikani Saragih Dianta Ulina Ginting, Sri Dicky Yuswardi Wiratma E Sitorus, Mido Eriwaty Silalahi, Yosy Cinthya Ester, Mido Evawani Martalena Silitonga Farah Lutfia Fatmini, Fatmini Fentiana, Nina Fitri, Widya Frida Lina Tarigan Gea, Dermawani Girsang , Vierto Irennius Gulo, Mery Kristinawati Gultom, Rumondang Gustiani Tarigan, Yenni Handani, Myrnawati Crie Harefa, Feriani Harefa, Karnerius Haryantari, Rizky Hasibuan, Mei Sri Rezeki Hayati, Sry Heru Santoso Hidayat, Wisnu Hutabarat, Andrian Hutahaean, Sri Hartati Rahayu Lambok Hutajulu , Johansen Hutajulu, Johansen Hutapea, Joice Fransisca Aprilia Hutauruk, Ricardo Irennius Girsang, Vierto Isnaeni, Lira Mufti Azzahri Itoleleng Naibaho, Nursyah Ivan Elisabeth Purba Jannah, Hafzil Janno Sinaga Janno, Janno Jasmen Manurung Kahayati, Dewi Ketaren, Otniel Ketaren, Sinar Otniel Laia, Fidalina Lia Rosa Veronika Lumban Gaol, Hoddi Raju Lumbangaol, Fernando Lyenta Simanullang Malau, Riris Manalu, Maya Eka Mardianis, Mardianis Marlindawani Purba, Jenny Marpaung, Jon Kenedy Marpaung, Jon Kennedy Martalena Silitonga, Evawani Masdalina Pane Maulana, Fazri Mido Ester J. Sitorus Mindo Tua Siagian Monica, Yohana Mutiara, Grace MYRNAWATI CRIE HANDINI Nababan, Dona Nababan, Donal Nerdy, Nerdy Ohara, Evy Otniel Ketaren, Sinar Pakpahan, Leonardo Parhusip, Hamonangan Pasaribu, Grace Florita Prayoga, Andre Primasyukra, Mhd. Aldi Priyulida, Fitria Purba, Agustinus Hamonangan Winston Purba, Lidya R.Kintoko Rochadi Rahmat Alyakin Dakhi Rajagukguk, Desy Lustiyani Reja, M Rhoma, Tien Nelly Rivany, Hany Athaya Syifa Rizkia, Isna Rochadi , Kintoko Rohani, Taruli Roos Etty Nainggolan, Christine Rosdiana Rosdiana S, Mido Ester Sari Sagala, Nomita Sembiring, Rinawati Sembiring, Rinawati Seri Asnawati Munthe Siagian, Mindo Tua Siahaan, Eka Sianipar, Artha Yuliana Siboro , Vinny Aslinar Sihaloho , Lasmauli Sihotang, Junita Lisbet Sihotang, Nola Winarta Silaban, Lidia Silalahi, Hotnida Estirawaty Silitonga, Evawani M Silitonga, Evawani M. Simanjuntak, Amsal Wahyu Maralus Simanjuntak, Bobby Simaremare, Hizkia Simaremare, Robinsar Simarmata, Yettrie Sinaga , Taruli Rohana Sinaga, Lia Rossa Veronika Sinaga, Taruli Rohana Sinurat , Astriatalita Lastiar Sipayung , Rosetty Sipayung, Rosetty Siska Andriyani Siti Maimunah Siti Nurbaya Sitorus, , Mido Ester J. Sitorus, Mido E Sitorus, Mido Ester Sitorus, Mido J Sofwan, Ahmad Gazali SRI RAHAYU Sumarni, Eli Supartiningsih - - Syaviera, Soraya Tarigan , Frida Lina Tarigan, Fridalina Tarigan, Juni Asnita Tarigan, Yenni Gustiani Taruli Rohana Sinaga Telaumbanua, May Fransisca Thaib, Cut Masyitah Thaib, Cut Masyithah Tinambunan, Sarma TIROMSI SITANGGANG Toni Wandra Tua Siagian, Mindo Ulina, Sri Wandra , Toni Wilda, Safri Yanti, Nelly Yohanes Mercius Ndruru Yosy Cinthya Eriwaty Silalahi Zulfendri Zulfendri