Claim Missing Document
Check
Articles

Mengoptimalkan literasi numerasi siswa: Pengaruh project based learning (PjBL) terintegrasi nilai-nilai Islam Asani, Maulida Juni; Hayati, Nila; Ahmad Rasidi; Fahrurrozi
NOTASI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Alpatih Cahaya Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/notasi.v3i1.205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam terhadap kemampuan literasi numerasi siswa pada materi bilangan bulat. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian ini terdiri dari 38 siswa kelas 7, yang seluruhnya dijadikan sebagai sampel, yang dikenal dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian pada pretest dan posttest. Untuk analisis data, uji prasyarat dilakukan dengan uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk, dengan bantuan aplikasi SPSS versi 26. Sedangkan untuk uji hipotesis, digunakan uji Paired Sample t-test, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran PjBL yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam terhadap kemampuan literasi numerasi siswa.
Pemberdayaan perempuan melalui pendidikan wirausaha: Evaluasi program intensif di Lombok Utara Fahrurrozi; Haliliah
ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/alpatih.v3i1.293

Abstract

Metode pemberdayaan ekonomi yang efisien adalah dengan memberikan pelatihan intensif kepada para wirausaha perempuan di Desa Senaru, Lombok Utara, untuk meningkatkan kapasitas mereka. Pendekatan layanan ini memadukan pengembangan keterampilan sosial seperti kepercayaan diri dan jaringan sosial yang kuat dengan pelatihan teknis kewirausahaan. Transfer pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan lokal dipastikan melalui pendekatan kontekstual dan interaktif. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pendapatan dan posisi sosial perempuan di masyarakat, serta peningkatan dalam manajemen bisnis dan kualitas produk. Keberlanjutan bisnis yang berkelanjutan dan keberhasilan implementasi bergantung pada bimbingan pasca-pelatihan yang berkelanjutan. Pengusaha perempuan lebih kompetitif dan bersatu ketika jaringan komunitas diperkuat. Strategi ini mendukung pembangunan ekonomi pedesaan yang inklusif dan berkelanjutan dengan menyediakan kerangka kerja pemberdayaan yang dapat direplikasi.
Empowering Rural Economics through Sutainable Oyster Mushroom Cultivation: a Community Based Approach in Bambang Village Wibowo, Joko; Fahrurrozi
Jurnal Aksi Afirmasi Vol. 6 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnalaksiafirmasi.v6i1.1794

Abstract

Penelitian ini meninvestigasi apakah budidaya jamur tiram dapat meningkatkan perekonomian di desa Bambang. Tujuannya adalah untuk menilai dampak budidaya jamur tiram terhadap kesejahteraan ekonomi dan sosial, yang bertujuan untuk menunjukkan bagaimana inisiatif di bidang pertanian ini dapat meningkatkan mata pencaharian penduduk desa, memberikan pendapatan yang stabil, dan mengatasi tantangan sosial dengan menciptakan komunitas yang saling mendukung. Penelitian ini berfokus pada peningkatan stabilitas ekonomi dan hubungan sosial. Program pengabdian masyarakat ini mencakup dua tahap utama: pelatihan budidaya jamur tiram dan pembentukan Kelompok Wanita Tani. Tahap pertama adalah pelatihan selama dua hari dengan mendatangkan seorang ahli, dengan fokus pada teknik budidaya. Tahap kedua membentuk Kelompok Wanita Tani, untuk mendorong pemberdayaan ekonomi dan keterampilan yang berkelanjutan dengan dukungan kelompok petani hutan sebagai sumber daya informasi dan pelatihan yang berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat ini berhasil melatih 25 warga desa dalam budidaya jamur tiram, menghasilkan pendapatan dan meningkatkan ketahanan ekonomi. Pembentukan Kelompok Tani Wanita semakin memberdayakan perempuan dan mendorong kemandirian di bidang pertanian. Inisiatif-inisiatif ini meningkatkan pengetahuan dan mata pencaharian masyarakat. Rencana yang akan datang mencakup dukungan berkelanjutan untuk budidaya dan pemasaran, di samping pengembangan Kelompok Wanita Tani yang berkelanjutan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal. Program-program pengabdian masyarakat di desa Bambang secara efektif mengatasi masalah-masalah seperti rendahnya pendapatan, putus sekolah, dan tantangan moral. Hal ini memberikan penghasilan yang dapat diandalkan, meningkatkan kesejahteraan sosial, dan memberdayakan perempuan melalui kelompok tani. Potensi pendapatan yang berkelanjutan merevitalisasi moral masyarakat dan bertujuan untuk memperkuat produktivitas, pemasaran, dan pengembangan koperasi untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di masa yang akan datang.
PENYELESAIAN KASUS KDRT MENGGUNAKAN RESTORATIF JUSTICE PERSPEKTIF MAQASHID SYARI’AH (Studi Kasus di Kepolisian Resort Kota Mataram) Fahrurrozi; Apipuddin; Heru Sunardi
Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram Vol. 14 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/alihkam.v14i2.6929

Abstract

Masalah kekerasan dalam rumah tangga merupakan masalah yang seringkali menyita perhatian banyak kalangan serta salah satu bentuk dari tindak pidana yang sifatnya delik aduan. Kekerasan dalam rumah tangga terjadi karena beberapa sebab baik itu dari dalam diri pelaku maupun dari luar diri pelaku, kekerasan dalam rumah tangga bilamana berlanjut kepada proses penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan maka hubungan keluarga yang telah terjalin akan sulit seperti semula bahkan tidak bisa. Penyelesaian kasus pidana seringkali menggunakan pendekatan Retributive Justice sehingga tidak dapat mencapai aspek keadilan substansi yang diharapkan. Penyelesaian dengan pendekatan tersebut bukan membuat permasalahan menjadi selesai tetapi semakin membesar. Penelitian yang bersetting pada yurisdiksi POLRESTA Mataram mencoba menganalisis dan merekonstruksikan permasalahan serta penyelesaian kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh POLRESTA Mataram menggunakan metode normatif-empiris dengan pendekatan kasus, dalam hal ini menggunakan penyelesaian dengan menggunakan Surat Edaran Kapolri No.8/VII/2018 tentang penyelesaian kekerasan dalam rumah tangga menggunakan Restoartif Justice. Penelitian ini menghasilkan temuan berupa bagaimana penyelesaian kekerasan dalam rumah tangga menggunakan pendekatan Restoratif Justice yang dilihat melalui perspektif Maqashid Syariah dengan sedikit membandingkannya dengan penyelesaian Retributive Justice.
PENGEMBANGAN MEDIA GAME INTERAKTIF BERBASIS CANVA MATERI BILANGAN CACAH SAMPAI 10.000 KELAS IV SEKOLAH DASAR Mawardika, Ega; Prayuningtyas Angger Wardhani; Fahrurrozi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27564

Abstract

This research aims to develop an interactive media game called CacaBoomtown which is designed to help students' understanding of the concept of integers in a more fun and simple way. In addition, this study also aims to assess how feasible CacaBoomtown media is used as learning media in learning integers in grade IV. In this development, respondents consisted of one teacher and 37 fourth grade students. The method used is Research and Development (R&D) because researchers want to develop learning products in the form of Canva-based Interactive Games using the Hannafin and Peck (1988) model. This research was carried out up to the design stage. The results of the analysis show that the learning media used by teachers so far, such as student books and simple tools in the form of cups, have not been effective in building understanding of the concept of numerical numbers up to 10,000. Learners still have difficulty counting, understanding place value, and ordering and comparing numbers. The design stage resulted in a Canva-based CacaBoomtown media design that presents a simulation of buying and selling in the context of students' daily lives. This media is considered potential to be continued to the development stage because it incorporates visual elements, contextual, and play activities that are in accordance with the characteristics of learners.
PESANTREN IDEOLOGY AND MANAGEMENT PATTERNS ON THE EFFECTIVENESS OF PESANTREN KILAT PROGRAMS Firmansah, Rizal Fikri; Fahrurrozi
Jurnal Isema : Islamic Educational Management Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Islamic Educational Management
Publisher : Laboratorium Jurusan S1 Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/isema.v10i1.38884

Abstract

Studies on the effectiveness of pesantren kilat (short-term Islamic boarding programs) from the perspectives of ideology and pesantren management remain limited, especially in comparative contexts between modern and traditional pesantren. Pesantren kilat aim to enhance students' religious understanding and cultivate Islamic character. However, differences in ideological orientation and managerial approaches significantly affect the implementation of these programs. This study examines the management of pesantren kilat at the Islamic Centre Bin Baz Boarding School in Wangon, Banyumas (Salafi-modern) and the Al-Ishlah Boarding School in Mangkang, Semarang (Aswaja-traditional). Using a descriptive qualitative method with a comparative approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis. The findings reveal that Bin Baz implements systematic, technology-based planning, flexible organizational structures, and adaptive execution with informal communication. Program evaluation is conducted strictly by coordinators. In contrast, Al-Ishlah applies tradition-based planning directed by the kyai, hierarchical organization emphasizing obedience, charismatic leadership in program implementation, and traditional evaluation methods through sorogan and bandongan. These findings confirm that ideological and managerial differences shape program effectiveness. The study recommends the optimization of technology and the adoption of data-driven evaluation methods to enhance the quality of pesantren kilat programs.
Evaluasi Efektivitas Pembelajaran Campuran, Inovasi Kurikulum, Dan Pengembangan Profesional Guru Terhadap Keterlibatan Siswa Dan Prestasi Akademik Di Pendidikan Menengah Fahrurrozi
Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik Vol. 2 No. 5 (2025): IDENTIK - September
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/identik.v2i5.847

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of blended learning, curriculum innovation, and teacher professional development on student engagement and academic achievement in secondary education. A quantitative research method with an explanatory survey design was employed, involving 400 students and 60 teachers from several secondary schools in Indonesia. Data were collected through questionnaires, academic records, and brief interviews, and analyzed using descriptive statistics, multiple regression, and correlation tests. The results indicate that blended learning, curriculum innovation, and teacher professional development significantly enhance student engagement across behavioral, emotional, and cognitive dimensions. Moreover, these three variables simultaneously have a positive effect on students’ academic achievement, with their synergy explaining 58% of the variance in academic performance. The findings highlight the importance of a holistic and integrative approach in secondary education to create an adaptive, motivating, and productive learning environment.
تطبيق تعليم اللغة العربية المعتمد على تطبيق قويزيز لطلاب الصف العاشر في المدرسة العالية الحكومية الثانية النموذجية ميدان Affandi , Muhammad Rizal; Fahrurrozi
Shaut al Arabiyyah Vol 12 No 1 (2024): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v12i1.49336

Abstract

يبحث هذا البحث في تطبيق قويزيز في تعليم اللغة العربية في المدرسة العالية الحكومية الثانية النموذجية ميدان وكذلك تصورات الطلاب والمعلمين حول استخدامه. والغرض من البحث هو وصف خطوات تطبيق قويزيز ومعرفة تصورات الطلاب والمعلمين تجاه هذا التطبيق. المنهج المستخدم هو المنهج الوصفي النوعي مع جمع البيانات من خلال الملاحظة والمقابلات والتوثيق. وشملت موضوعات البحث المعلمين 36 طالبًا من طلاب الصف العاشر في المدرسة العالية الحكومية الثانية النموذجية ميدان. أظهرت النتائج أن تطبيق قويزيز، بميزاته التفاعلية مثل الاختبارات القصيرة والألعاب التعليمية، قد زاد بشكل فعال من المشاركة النشطة للطلاب وتحفيزهم على التعليم. وتظهر الملاحظات أن الطلاب أكثر تفاعلاً واستمتاعاً بعملية التعليم، وهو ما ينعكس في الاستجابات الإيجابية وتحسين جودة التعليم. يسهل هذا التطبيق على المعلمين تقديم المواد التعليمية وخلق بيئة تعليمية ديناميكية وممتعة.
Analisis Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dengan Menggunakan Metode Hiradc di Pabrik Tempe Kabupaten Pamekasan Indah Afifah Cahyani; Fahrurrozi
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 10 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i10.5238

Abstract

The aim of this research is to create a work environment that is free from work accidents at the tempe factory in Pamekasan district, specifically at the Ibu Syifa tempe factory by applying the HIRADC method. This research uses qualitative methods with the type of field research. Data collection procedures were carried out by interviews, observation and documentation. The results obtained from this research revealed that there were 20 identified hazards, with the results of the risk assessment namely that there were 9 risks categorized as low risk (L) with a value range (1-4), 9 risks categorized as medium risk (M) with a value range (5-9) and 2 more risks which are classified as high risk (H) with a value range of (10-16). Factors that cause work accidents are because workers are not careful in doing so, workers often lose concentration and rush to complete their work. With efforts, one of which is risk analysis using the HIRADC method, factories can reduce work accidents and this can support achieving targets while increasing productivity.
An Analysis of Symbolic Meaning on Jaran Pejanggik Dance Fahrurrozi; Lela rahmawati; Yuda Januar Pratama
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2022): September (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.221 KB) | DOI: 10.57248/jishum.v1i1.8

Abstract

Jaran Pejanggik dance is performed as a thanks giving for sasak tribe community especially for parents whose son will be circumcised. The aim of this study is to describe the symbolic meaning of Jaran Pejanggik dance in traditional circumcision ritual of Sasak ethnic group, Pejanggik village, Praya Central District, Middle Lombok Regency, West Nusa Tenggara. This study uses descriptive method because the data collected in this study are in the form of images and words, not numbers. In gathering the data, this research used metode simak (observing method). A qualitative approach is the workings of research that emphasizes data deepening aspects in order to get the quality of the results of a study Based on the data reviewed, in most cases Jaran Pejanggik dance has as symbolic meaning in the range of simple motion in circumcision ritual Sasak ethnic group in Pejanggik Village, are as follows: 1). A man in his world will always have lose ground whether economically, in cultural and many facets of life that he will get success, 2). A lot of trials and obstacles have to be faced by human beings even sometimes the temptation of many ways might be misleading, life will not always be smooth in positive or negative way, 3). Humans must have been struck by disaster, obstacles and obstructions in life, when a tidal wave that never stops bumpy, but if the waves of life passed with enough courage, patience and granting advices, then all obstacles can be passed, 4). Circling clockwise a sekenam is a symbol that Islam has six pillars of faith that must be maintained by the Muslims under any circumstances. The symbolic Meaning of Jaran Pejanggik Dance is connoted as a journey of life and hope in the future, which is always related to Islam. Keywords: Symbolic Meaning, Jaran Pejanggik Dance, circumcision ritual of Sasak ethnic group
Co-Authors Abdul Aziz Abdul Malik Abdullah Ach Alfan Irhamsyah Achmad Room Fitrianto Affandi , Muhammad Rizal Afifah, Nawal Agustiningsih, Fany Ahmad Rasidi Ainol Yakin Amelia Putri Pertiwi Aminuddin Aziz, M.PdI, Abdullah Angger Wardhani, Prayuningtas Angger Wardhani, Prayuningtyas Anjani, Tarisa Apipuddin, Apipuddin Aprilentina Apriliana, Anggi Citra Asani, Maulida Juni Atsani, Lalu Gede Muhammad Zainuddin Cahyaningsih, Andini Tri Chaerunnisa, Hanna Dea Gita Tasya Dewi Febriani Dwi Ria Latifah Faizun, M Febe Patricia Lawalata Febriani Rofiqoh Firmansah, Rizal Fikri Haliliah Halimah Hariska, Luluk Mamli'atul Hasir Heru Sunardi Heru Sunardi Hildatul Azmaliyah I G.N.K. Yudhyadi I G.N.K. Yudhyadi, I G.N.K. I Made Suartika I Made Suartika Iftekhar Ahmed Robin Ika Lestari Ika Lestari, Ika Indah Afifah Cahyani Iqbal Dzulfikar Jasmine, Annisa Julipa Isnaeni Lalu Gede Muhammad Zainuddin Astani Lalu Puji Indra Kharisma Latifah, Dwi Ria Lela Rahmawati M. Luthfi Made Wijana Made Wijana, Made Mahliatussikah , Hanik Mawardika, Ega Mubarak, Aidi Muhammad Aminullah Muhammad Thohri, Muhammad Murni Winarsih Mustopa Mutiara Ramadhani, Putri Nabila Saqbanni, Syahwa Nadhifah, Mafruhatun Neny Endriana Nikmatillah Nila Hayati Nur Islami Nurul Farian Paulus Mbette Suhendro, Petrus Petrus Paulus Mbette Suhendro Petrus Suhendro Pratiwi, Imania Prayunigtyas Angger Wardhani Prayuningtyas Angger Wardhani Qudsiah, Jiatri Rahimatul Rachmah, Aulia Rahman, Aziz Rahman, Idrus Rahmayani, Mutiara Ramdhani, Suci Rizal, Ahmad Ashril Rodi Satriawan Rody Satriawan Rukmana, Diana Sakinah Sarah Kartika Ningrum Sa’idul Arfan Siti Aqidatul Mardiah siti rahmatullah Siti Rahmatullah, Siti Sobihatun Nur Abdul Salam Sri Supiyati Suhardi Tahta Aunillah, Jembar Taseman Totok Bintoro Tri Rachmanto Tri Rachmanto, Tri USWATUN HASANAH Uswatun Hasanah Wardi, Zoatul Wibowo, Joko Wicaksono, Jatu Wahyu Yuda Januar Pratama Zahirah, Malichatuz Zahra Auliya Zaini Miftah, Zaini Miftah Zoatul Wardi