p-Index From 2021 - 2026
7.868
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Penanaman Nilai-Nilai Toleransi Antar Umat Beragama Rahayu Eka Putri; Yulda Dina Septiana; Salman
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 2 (2022): July
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v7i2.25

Abstract

Dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa : Penanaman nilai toleransi beragama siswa melalui budaya sekolah di SD S Anwar Karim III PT Agrowiratama melalui 3 tahap, yaitu: Tahap Transfer nilai, pada tahap ini SD S Anwar Karim III PT Agrowiratama mengintegrasikan pada kebijakan sekolah yaitu termuat dalam misi sekolah, peraturan sekolah yang termuat dalam tata tertib kelas, dan slogan, Tahap transaksi nilai, pada tahap ini SD S Anwar Karim III PT Agrowiratama mengitegrasikan melalui kegiatan keteladanan, Tahap transinternalisasi nilai, pada tahap ini terlihat saat siswa SD S Anwar Karim III PT Agrowiratama terlibat dalam kegiatan hari besar keagamaan serta hubungan antar teman. Kendala yang dialami oleh guru dalam menanamkan nilai toleransi beragama siswa melalui budaya sekolah ialah masih adanya siswa yang bersikap terlalu fanatik terhadap agama. Solusi untuk kendala tersebut adalah guru dan orang tua harus ekstra dalam mendidik dan memahamkan siswa/anak bahwa nilai toleransi beragama itu sangat penting. Faktor Pendorong Penanaman Nilai-Nilai Toleransi Antar Umat Beragama di SD S Anwar Karim III PT Agrowiratama. Faktor pendorong terjadinya penanaman nilai nilai toleransi atar umat beragama karena siswa di SD S Anwar Karim III PT Agrowiratama terdiri dari berbagai agama, jadi perlu rasanya untuk menanamkan sikap toleransi agar terciptanya kerukunan dan kedamaian.
Perilaku Belajar Siswa di Sekolah Dasar Negeri 13 Pasaman Marhayani; Salman; Iswandi
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2021): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i1.41

Abstract

Perilaku belajar adalah suatu sikap yang muncul dari diri siswa dalam menanggapi dan meresponi setiap kegiatan belajar mengajar yang terjadi, menunjukkan sikapnya apakah antusias dan bertanggung jawab atas kesempatan belajar yang diberikan kepadanya. Berdasarkan hasil observasi awal pada SDN 13 Pasaman, ditemukan masih banyak perilaku siswa khususnya dalam proses pembelajaran masih rendah seperti masih kurangnya kesadaran mereka di dalam mengikuti proses pembelajaran, kurang mengulangi pelajaran dirumah, dan kurang di dalam membaca buku. Selain observasi awal penulis juga melakukan wawancara dengan salah seorang guru pendidikan agama Islam yaitu Ibuk NoviaHenni yang menyatakan bahwa: selama ini saya memang melihat banyak dari siswa atau anak-anak yang perilaku atau sikapnya dalam menerima pembelajaran masih kurangnya kesadaran mereka di dalam mengikuti proses pembelajaran, kurang mengulangi pelajaran dirumah, dan kurang di dalam membaca buku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku belajar siswa di dalam kelas, perilaku belajar siswa di luar kelas serta perilaku belajar siswa di lingkungan keluarga di SDN 13 Pasaman Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu menggambarkan suatu gejala, peristiwa, kejadian yang terjadi dengan menggunakan data kualitatif sebagaimana adanya.Sumber datanya peneliti peroleh dari kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua siswa dengan demikian peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya perilaku belajar siswa di kelas sudah mulai baik hal ini dapat dibuktikan dengan siswa sudah mulai disiplin di dalam proses pembelajaran salah satu indicator siswa disiplin di dalam kelas adalah pada saat masuk kelas dan kehadiran siswa tersebut di dalam proses pembelajaran, Setelah proses pembelajaran selesai dan siswa keluar kelas materi yang disampaikan guru di sekolah harus di aplikasikan di rumah dan adapun implikasinya terhadap sikap perilaku belajar siswa adalah sikap siswa yang sudah mulai berubah ke arah yang lebih baik hal ini dapat dilihat ketika suara azan dikumandan siswa tersebut tanpa disuruh mereka mengambil wudu dan melaksanakan shalat, Setelah proses pembelajaran selesai dan siswa pulang ke rumah materi yang disampaikan guru di sekolah harus di aplikasikan di rumah dan adapun implikasinya terhadap sikap perilaku belajar siswa adalah sikap siswa yang sudah mulai berubah ke arah yang lebih baik hal ini dapat dilihat ketika suara azan dikumandan siswa tersebut tanpa disuruh mereka mengambil wudu dan melaksanakan shalat.
Model Pembelajaran Problem Solving Putri Rohani; Salman; Yulda Dina Septiana
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2021): July
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i2.43

Abstract

Model Problem solving(pemecahan masalah) merupakan metode yang sangat penting dalam pembelajaran.Pelajaran akan jauh lebih dipahami dan tidak mudah untuk dilupakan jika guru dan siswa memahami pemecahan masalah dalam mata pelajaran yang bersangkutan. Hingga akhirnya masalah adalah hal sehari-hari yang akan ditemui oleh siswa. Namun, dibalik itu metode ini juga cukup dinamis untuk dimodifikasi dan disesuaikan dengan keadaan siswa atau sekolah. Sifatnya yang dinamis, para siswa sangat dituntutmemiliki kemampuan untuk menganalisis materi mulai dengan mencari data sampai dengan menarik kesimpulan. Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk mendeskripsikan apa sebenarnya yang dimaksud dengan problem solving dan mendeskripsikan tahapannya dalam setiap pembelajaran? Model pembelajaran problem solving merupakan model pembelajaran yang berbentuk pemecahan masalah dalam kegiatan belajar dengan tujuan untuk memperkuat daya ingat dan kreativitas peserta didik agar mendapatkan pemahaman yang lebih mendasar dari materi yang disampaikan. Adapun tahapan yang diterapkan dalam model pembelajaran ini yaitu guru menjelaskan tujuan dari point pembelajaran yang dibahas dan memberikan permasalahan yang perlu dicari solusinya; guru memberikan arahan tentang tata cara pemecahan masalah yang benar dan peserta didik mencari data atau bahan-bahan yang mendukung untuk menyelesaikan permasalahan yang diberikan guru; peserta didik mencatat solusi apa saja yang bisa digunakan untuk menyelesaikan permasalahan; dan terakhir melaporkan tugas tersebut kepada guru yang bersangkutan.
Transformation of Islamic Religious Education Learning in the 21st Century Era in Senior High Schools Efendi, Sahrul; Salman; Septiana, Yulda Dina; Syamsurizal
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 11 No. 2 (2025): July
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v11i2.434

Abstract

The transformation of Islamic Religious Education (IRE) learning in the 21st century is a crucial response to rapid developments in technology, information, and educational paradigms. This study aims to examine how Islamic Religious Education learning is transformed in senior high schools to meet the demands of 21st-century education, particularly in fostering critical thinking, creativity, collaboration, communication, and digital literacy among students. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through classroom observations, interviews with teachers, and analysis of learning documents. The findings indicate that the transformation of IRE learning is reflected in the integration of student-centered learning models, the use of digital learning media, and the implementation of active and contextual learning strategies. However, several challenges remain, including limited technological infrastructure, varying teacher competencies, and time constraints in curriculum implementation. This study concludes that the transformation of Islamic Religious Education learning in senior high schools requires continuous teacher professional development, institutional support, and adaptive learning strategies to ensure that Islamic values are effectively integrated with 21st-century competencies.
CYBERBULLYING PADA ANAK SEKOLAH DASAR: STUDI FENOMENA DI ERA DIGITAL Iswandi; Nasution, Soibatul Aslamiah; Citrowati, Endang; Dina Septiana, Yulda; Salman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42093

Abstract

Cyberbullying among elementary school children is a phenomenon that is increasing along with the development of digital technology and the intensity of social media use by children. Cyberbullying not only takes the form of insults or ridicule, but can also include social exclusion, dissemination of personal content, and collective pressure through comments and sharing features that amplify the impact on victims. This study aims to analyze the phenomenon of cyberbullying among elementary school children in the digital age through a combined approach of Systematic Literature Review (SLR) and social media analysis. Research data was obtained from literature synthesis through the selection of relevant scientific articles and content analysis on TikTok, YouTube, Instagram, and Facebook platforms. The results show that cyberbullying is formed through the interrelationship between individual factors (children's emotional and empathy development), social factors (peer influence and peer pressure culture), and digital system factors (platform algorithms, anonymity, and content virality). The findings from SLR confirm that cyberbullying affects children's psychological, social, and academic aspects, while social media analysis shows that bullying is normalized and reinforced by audience responses in the form of likes, comments, and shares. This study concludes that cyberbullying among elementary school children is a multidimensional problem that requires comprehensive prevention through strengthening digital literacy, character education, school and parent involvement, and the formation of a healthy communication culture in the digital space.
Etika Komunikasi Islam di Media Sosial: Studi Kasus Penggunaan Bahasa dan Gaya Berkomunikasi Ustadz Abdul Somad Erwan Efendi; Salman; Darul Arifin
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 4 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i4.6777

Abstract

This research aims to analyze Islamic communication ethics applied by Ustadz Abdul Somad through case studies of his use of language and communication style on social media. The method used in this research is content analysis by examining various lectures and posts by Ustadz Abdul Somad on platforms such as YouTube, Instagram and Twitter. The main focus of this research is to explore how Ustadz Abdul Somad uses language that is polite, easy to understand, and in accordance with Islamic principles, as well as how he avoids hate speech, maintains politeness, and promotes constructive dialogue. The research results show that Ustadz Abdul Somad applies Islamic communication ethics which prioritizes openness, tolerance, honesty and trustworthiness in every message he conveys. The language used is simple but still full of meaning, and the communication style used prioritizes dialogue full of peace and respect, both between Muslims and with other parties. Thus, Ustadz Abdul Somad is an example of implementing Islamic communication ethics in the digital era, where technology and social media can be effective means for spreading da'wah wisely and responsibly.
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK WRITING THERAPY UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS (WELL BEING) SISWA KORBAN BULLYING DI KELAS VII SMP NEGERI 7 BAUBAU Salman; Ria Safaria Sadif
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 4 No. 02 (2025): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v4i02.8076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling kelompok dengan teknik writing thearpy untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis (well being) siswa korban bullying kelas VII SMP Negeri 7 Baubau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest dan teknik purposive sampling terhadap 6 siswa dengan kesejahtreaan psikologis (well being) rendah. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil pretest menunjukkan bahwa 6 siswa (8%) berada pada kategori tinggi, 61 siswa (84%) kategori sedang, dan 6 siswa (8%) berada pada kategori kategori rendah. Enam siswa kategori rendah diberikan perlakuan berupa konseling kelompok dengan teknik riting thearpy selama lima pertemuan. Hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan, di mana seluruh siswa (100%) berada pada kategori tinggi. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai p = 0.027 (p < 0.05), yang menandakan bahwa konseling kelompok dengan teknik writing therapy efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis (well being) siswa korban bullyying kelas VII SMP Negeri 7 Baubau.
THE EFFECT OF NICKEL ELECTROPLATING ON THE SURFACE HARDNESS OF LOW CARBON STEEL Salman; Ardi Wiranata; Sinarep; Paryanto Dwi Setyawan
Energy, Materials and Product Design Vol. 1 No. 2 (2022): Energy, Materials and Product Design
Publisher : Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electroplating on steel is basically done with the aim of protecting the steel surface from corrosion attack. However, it is necessary to know the quality surface hardness of steel that has undergone electroplating. This research is determining the electroplating time and the best anode and cathode distance to surface hardness in the nickel electroplating process on low carbon steel. The method was done by placing the specimen into a electrolyte solution. Then the hardness test was carried out on the specimen. The results shown that the ST-37 steel coating with nickel with a variation of the plating time of 12 minutes and the distance between the anode and cathode of 150mm,has highest hardness number of 246.7kg/mm2. By ANOVA analysis the coating time greatly affects the surface hardness.
KARAKTERISTIK GETARAN DALAM BENTUK WAVEFORM DAN SPEKTRUM MELALUI TRANSFORMASI FOURIER Salman; I Dewa Ketut Okariawan; Nurchayati; Arif Mulyanto; Emmy Dyah Sulistyowati
Energy, Materials and Product Design Vol. 4 No. 2 (2025): Energy, Materials and Product Design
Publisher : Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/enatq908

Abstract

The analysis of machine vibration is therefore essential for predictive maintenance and condition monitoring. Modern approaches, ranging from time-domain measurements of acceleration, velocity, and displacement to frequency-domain and modal analysis. This study investigates the vibration characteristics of rotating equipment in a manufacturing environment, focusing on identifying dominant frequencies, evaluating amplitude trends, and assessing overall machine condition. Data collected from accelerometers mounted on a centrifugal pump were processed using time-domain and frequency-domain techniques. The results highlight clear signatures of imbalance and bearing wear, demonstrating the value of predictive maintenance based on vibration monitoring. As the result the amplitude–frequency spectrum demonstrates that the machine is primarily influenced by rotational imbalance, with minimal evidence of high-frequency faults.
Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Teknologi Digital dan Kearifan Lokal Minangkabau Soibatul Aslamiah Nasution; Supratman Zakir; Salman; Sesra Budio; Ramadhoni Aulia Gusli
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1060

Abstract

Penelitian ini mengkaji inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mengintegrasikan teknologi digital dan kearifan lokal Minangkabau di tingkat Sekolah Menengah Atas. Latar belakang penelitian didasarkan pada tantangan era Revolusi Industri 4.0 yang mengikis nilai-nilai karakter dan kearifan lokal peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sintesis literatur dan analisis deskriptif terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kearifan lokal Minangkabau seperti Sumbang Duo Baleh, Kato Nan Ampek, petatah-petitih, dan tradisi surau memiliki keselarasan kuat dengan ajaran Islam melalui filosofi Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK); (2) teknologi digital berupa media video, buku digital, e-modul, dan platform media sosial terbukti valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran terintegrasi; (3) integrasi dapat dilakukan melalui pendekatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan pemanfaatan teknologi sebagai media penyampaian; (4) tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi, kompetensi guru, dan ketersediaan bahan ajar terintegrasi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pembelajaran PAI yang kontekstual dan bermakna bagi peserta didik di era digital. Kata Kunci: inovasi pembelajaran; pendidikan agama Islam; teknologi digital; kearifan lokal; Minangkabau
Co-Authors Adelia Alfama Zamista, Adelia Alfama Adillah Herni Adinda Syafa Nabila Agus Gumilar Agustina Br Surbakti Ahmad Tamrin Sikumbang Ahmad, Karmilayana Amin Sitorus, M.Darul Anastasha, Desty Ayu Angga Prayuda Anggraeni, Dea Tri Maya Annisa Humaira, Vinni Aprilia, Cindy Ardi Wiranata Arif Mulyanto Arif Mulyanto, Arif Aryaguna, Lalu Wangsa Ayuninda Putri , Shafa Azmiral Anwar Azri Nur Aisyah Berry Kurnia Vilmala Burhan Hambali Candrasari , Satya Cholidi Cici Saputri Citrowati, Endang Darul Arifin Deprizon Derry Renanda Putra Siahaan Desi Ratu Asih Dina Septiana, Yulda Dora, Mechi Silvia Dwi Setyawan, Paryanto Dyah Ajeng Nur Zahirah Efendi, Sahrul Emmy Dyah Sulistyowati Emmy Dyah Sulistyowati, Emmy Dyah Erwan Efendi Fadhilah, Asri Nur Faza Adinda Fatinah Fithri, Radhiyatul Futri Zahra Hakim, Sukma Hayati Haloho , Heppy New Year Hanum, Nurlaila Hasan Sazali Hasdinawati Hidayatullah, Wahyu Humaira Rizkiya Mardhatillah Humaysah I.D.K. Okariawan Ignatius Ario Sumbogo, Ignatius Ario Ilsya, Marisa Noviyanti Fajrah Imran, Bahtiar Iqbal Zamzami Irma Yusriani Simamora Isnani, Septiya Rahmatul Iswandi Ivan Rivan Firdaus Jumiati Junita Karinah Kheriah Kiki Ariyani Kinanti Oktria Laili Nur Fitri LAKHARIS INUZULA Lalu Darmawan Bakti, Lalu Darmawan M. Chalis M. Darul Amin Sitorus Marhayani Marneli, Diyyan Marnida Maulani, Zahratul Mintari Aprillisa Mira Ziveria, Mira Miswar Muhammad Ahnaf Dzaki Pratama Firmansyah Mutiara Shinta Dewi Nadila Maesara Nanda Salsabilah Nandiani, Elsa Marfina Nasari, Linda Nasrullah, Rully Nasution, Lannuria Nasution, Soibatul Aslamiah Nirwana Nisya Frasetia Nofri Zayani NURCHAYATI Nurfaradila, Aulia Nurlina Okariawan, I Dewa Ketut Paryanto Dwi Setyawan Pratama, M.Febrian Ulmayadi Purnamasidi, Hanis Putra, Rachmad Almi Putri Rohani Rahayu Eka Putri Rahayu, Nastiti Wiji Rahman, Maulana Rahmi Raina Linda Sari Raisa Berliana Ramadhoni Aulia Gusli Rasyidin Ria Safaria Sadif Ridha Sefina Samosir Ridha Sefina Samosir Ridwan, Irwan Muhammad Rihan, Hanifah Ghina Rizka Rony, Zahara Tussoleha Rosiana Rizal Rudini, Heru Sabili Dahlan Sabrian Tri Anda Safrizal Sakban Sefina Samosir , Ridha Septiana, Yulda Dina Septiawan, Redza Dwi Sesra Budio Shinta Nurlaela Sinarep SITI AMINAH Siti Maysarah Siti Ruhana Dara Soibatul Aslamiah Nasution Sudedi, Aprinandi Sulaiman Sumarti, Elinda Syafiuddin Syamsurizal Tessa Jonneva Tiurmaida Hutabarat Toto Tresia Deanra Udi Rusadi Vadilah Maharani Wida Yulia Viridanda Wirantino, Lalu Pikya Yesika Novita Rahmi Yudy Hendrayana Yudy Hendrayana, Yudy Yulda Dina Septiana Yulia Septi Wahyuni Yunita, Anastasia Yusmika Indah Zahrul Fuad Zakir, Supratman Zulkarnaini