p-Index From 2021 - 2026
28.336
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Kurios Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi Jurnal Teologi Berita Hidup Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Jurnal Gamaliel Teologi Praktika Khazanah Theologia The Way: Jurnal Teologi dan Kependidikan Manna Rafflesia Khazanah Theologia PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Diegesis: Jurnal Teologi KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Jurnal Shanan JURNAL TERUNA BHAKTI JURNAL TEOLOGI GRACIA DEO EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership BONAFIDE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Angelion: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Jurnal Teologi Praktika Didache: Journal of Christian Education Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi LOGIA : Jurnal Teologi Pentakosta Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi dan Pendidikan SHAMAYIM: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani IMMANUEL: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Jurnal Teologi (JUTEOLOG) CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Jurnal Pendidikan Agama Kristen (JUPAK) Transformasi Fondasi Iman Kristen dalam Pelayanan Pastoral di Era Society 5.0 Jurnal DIDASKO Jurnal Teologi Amreta Matheteuo TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Sabda : Jurnal Teologi Kristen ELEOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen LOGON ZOES: Jurnal Teologi, Sosial, dan Budaya KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen Dunamos: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika Illuminate: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen THRONOS: Jurnal Teologi Kristen Real Coster ALUCIO DEI Metanoia : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Jurnal Salvation Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani Harati: Jurnal Pendidikan Kristen Shalom: Jurnal Teologi Kristen PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi/Kependetaan DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan Voice of HAMI REAL DIDACHE: Journal of Christian Education MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen Widyadewata: Jurnal Balai Diklat Keagamaan Denpasar Harvester: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Jurnal Missio Cristo Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Theologia Insani: Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif Lentera Nusantara TEMISIEN: Jurnal Teologi, Misi, dan Entrepreneurship Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Redominate : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristiani Jurnal Efata: Jurnal Teologi dan Pelayanan HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen EUANGGELION: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Discreet: Journal Didache of Christian Education Apostolos: Journal of Theology and Christian Education Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen Jurnal Teologi Rahmat EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani KARDIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Jurnal Ap-Kain SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Khamisyim : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan GRAFTA: Journal of Christian Religion Education and Biblical Studies AMBASSADORS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Redominate : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristiani Hymnos : Jurnal Teologi Dan Keagamaan Kristen
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Lentera Nusantara

Penerapan Metode Luring Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Susanto, Lasarus Ari; Arifianto, Yonatan Alex; Triposa, Reni
Jurnal Lentera Nusantara Vol 1, No 2 (2022): Teologi dan Pendidikan Agama Kristen - Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.226 KB) | DOI: 10.59177/jls.v1i2.148

Abstract

Education is an activity to civilize young people to live a cultured life in accordance with standards that can be accepted by society. The accuracy of using the learning method depends on the suitability of the learning method with certain factors, for example the suitability of the learning method with the learning objectives, the suitability of the method with the material, the suitability of the learning method with available resources and facilities. one of them is how the phenomenon of the application of offline learning methods. With the application of the offline method, it can be seen the obstacles and how the school's solutions in dealing with the application of the offline method in learning Christian religious education in the current covid-19 pandemic situation faced by the Indonesian people. The method used is a descriptive analysis method using a qualitative approach. The writing uses triangulation techniques to analyze the data, then to further clarify the results of the research. Researchers also use methods or techniques of data collection with the method of observation, interviews, and documentation. The steps taken by the teacher in dealing with the application of the learning method are to give assignments to be done and collected by one of the students and then delivered to the school, then at certain times the teacher visits the students to each house.AbstrakPendidikan merupakan suatu kegiatan untuk membudayakan manusia muda untuk hidup berbudaya sesuai dengan standar yang dapat di terima oleh masyarakat. Ketepatan penggunaan metode pembelajaran tergantung kepada kesesuaian metode pembelajaran dengan faktor tertentu, misalnya kesesuaian metode pembelajaran dengan tujuan pembelajaran, kesesuaian metode dengan materi, kesesuaian metode pembelajaran dengan sumber dan fasilitas yang tersedia. salah satunya ialah bagaimana fenomena penerapan metode pembelajaran luring. Dengan adanya penerapan metode luring tersebut dapat diketahui kendala dan bagaimana solusi sekolah dalam menghadapi penerapan metode luring dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen disituasi pandemi covid -19 yang di hadapi oleh bangsa Indonesia saat ini. Metode yang di gunakan merupakan metode deskriptif analisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. penulisan menggunakan teknik trianggulasi untuk menganalisis data, kemudian untuk lebih memperjelas hasil dari penelitian. Peneliti juga menggunakan cara atau teknik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, serta dokumentasi. Langkah-langkah yang diambil oleh guru dalam menangani penerapan metode pembelajaran ialah dengan memberikan tugas untuk di kerjakan dan di kumpulkan disalah satu peserta didik kemudian diantarkan ke sekolah, selanjutnya dalam waktu-waktu tertentu guru mengunjungi peserta didik ke setiap rumah.
Kelompok Sel dalam Perspektif Kolose 3: 14-15, Upaya Membangun Spiritual dan Pertumbuhan Gereja Rahayu, Yohana Fajar; Hadi, Sukarno; Arifianto, Yonatan Alex
Jurnal Lentera Nusantara Vol 2, No 2 (2023): Teologi dan Pendidikan Kristen - Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/jls.v2i2.219

Abstract

Bertitik tolak dari pentingnya komunitas sel bagi pertumbuhan gereja yang mana juga  bertujuan  untuk mmeberikan pengalaman bahwa kasih dalam komunitas sel sebagai pengikat menjadi tetap relevan dalam komunitas sel.  maka salah satu cara gereja untuk mengalami pertumbuhan gereja secara kuantitas dan kualitas dalam  menjangkau dan merangkul para pelayan maupun anggota yang melayani dalam komsel. Menggunakan metode kualitatif deskritif dan juga pendekatan dengan studi literartur serta eksegis ayat dapat disimpulkan bahwa: Prinsip komunitas Sel  kelompok sel dalam perspektif kolose 3: 14-15, upaya membangun spiritual dan pertumbuhan gereja merupakan kesadaran untuk mengasihi Tuhan melalui tindakan kasih yang mana kasih tersebut mengikat sera pvertikal maupun horizontal. Maka orang percaya pertama memahami dan mengetahui Hakikat dan Definisi KomSel supaya orang percaya dapat merespon dengan baik adanya tantangan dan upaya pertumbuhan Gereja. Hal itu di hasilkan dari eksegesis maupun ataupun kajian biblikal  Teologis Kolose 3: 14-15. Sehingga dari data tersebut ditemukan adanya Peran Kelompom Sel Upaya Membangun Spritualitas
Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Mengembangkan Karakter Siswa di Era Digital Tambunan, Ruhut Parningotan; Arifianto, Yonatan Alex; Triposa, Reni
Jurnal Lentera Nusantara Vol 4, No 1 (2024): Teologi dan Pendidikan Kristen (Desember 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/jln.v4i1.321

Abstract

This research examines that where Christian religious education plays an important role in shaping student character in the digital era. Christian religious education provides a strong moral and spiritual foundation, and emphasises the values of honesty, responsibility and integrity to students. In facing the challenges of using technology, Christian religious education helps students to use technology wisely and ethically, so as to develop the ability to think critically in selecting and filtering the information they get. Using a descriptive qualitative method with a literature study approach, it can be concluded that the role of technology integration in Christian religious education allows for a more interactive and interesting teaching method, to deepen students' spiritual understanding. In addition, Christian religious education also plays an important role in shaping the adaptive and innovative character of students and preparing students to be able to face the development of the digital world with high morality.AbstrakPenelitian ini mengkaji bahwa peran penting pendidikan agama Kristen dalam membentuk karakter siswa di era digital. Pendidikan agama Kristen memberikan dasar moral dan spiritual yang kuat, serta menekankan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas kepada siswa. Dalam menghadapi tantangan pada penggunan teknologi, pendidikan agama Kristen membantu siswa untuk menggunakan teknologi secara bijaksana dan etis, sehingga dapat mengembangkan kemampuan berpikir secara kritis dalam memilih dan menyaring informasi yang di dapat. Menggunakan metode kualitatif deskritif dengan pendekatan studi literature maka dapat disimpulkan bahwaa peran integrasi teknologi dalam pendidikan agama Kristen memungkinkan sebagai metode pengajaran yang lebih interaktif dan menarik, untuk memperdalam pemahaman spiritual para siswa. Selain itu, pendidikan agama Kristen juga berperan penting dalam membentuk karakter siswa yang adaptif dan inovatif serta menyiapkan siswa untuk dapat menghadapi perkembangan dunia digital dengan moralitas yang tinggi.
Peran Kode Etik dan Integritas Guru PAK dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Christina, Shintia; Tambunan, Ruhut Parningotan; Arifianto, Yonatan Alex
Jurnal Lentera Nusantara Vol 4, No 2 (2025): Lentera Nusantara: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/jln.v4i2.390

Abstract

Kode etik dan integritas guru pendidikan agama Kristen memegang peran fundamental dalam membentuk karakter peserta didik. Guru bukan hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai teladan dalam menerapkan nilai-nilai moral dan spiritual yang diajarkan. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana kepatuhan terhadap kode etik dan integritas guru pendidikan agama Kristen berkontribusi terhadap pembentukan karakter peserta didik melalui proses pembelajaran yang berlandaskan nilai-nilai kristiani. Dengan metode kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi berbagai aspek etika profesi guru pendidikan agama Kristen serta implikasinya terhadap perkembangan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dengan integritas tinggi mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung internalisasi nilai-nilai moral, seperti kasih, kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin. Dengan demikian, pembentukan karakter peserta didik tidak hanya terjadi melalui pengajaran teoritis, tetapi juga melalui keteladanan dan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kode etik dan integritas guru PAK dalam membentuk karakter peserta didik serta mengidentifikasi strategi efektif dalam penerapannya. Kebaharuan pada penelitian ini terletak pada pendekatan holistik yang menghubungkan kode etik, integritas guru, dan pembentukan karakter peserta didik secara langsung, menawarkan perspektif baru dalam pendidikan agama Kristen.
Penerapan Teori Belajar Humanistik Pada Anak Usia DiniDalam Bingkai Iman Kristen Tupamahu, Gloria; Arifianto, Yonatan Alex; Triposa, Reni
Jurnal Lentera Nusantara Vol 3, No 1 (2023): Pendidikan Kristen dan Teologi - Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/jls.v3i1.248

Abstract

The main function of early childhood education is to be a place for children to process to develop themselves through their world, namely play. The state of the times and its development began to affect the perspective of thinking that in early childhood education institutions more applied play and learning. But nowadays early childhood education institutions are no longer playing while learning but have emphasized learning like elementary school children. Such things as children being forced to accept teaching that is not in accordance with their age is clearly not humanizing because the world of children is a world of play. Using a descriptive qualitative method, it can be concluded that in education, children are expected to feel freedom and also feel unbound by the opinions of other people, both educators and people in the scope of the child's own life, and students are also expected to be able to manage their own personalities with a sense of responsibility without violating existing moral and ethical rules. And where the achievement of humanistic learning in the realm of Christian Religious Education is to shape the child's personality so that the child achieves a change in attitude and is able to become a light in the community. The application of humanistic learning theory in early childhood in the frame of Christian faith can produce experiences that are holistic. with a focus on the needs and potential of children.AbstrakFungsi utama pendidikan anak usia dini adalah menjadi suatu wadah bagi anak untuk berproses mengembangkan dirinya melalui dunia mereka yaitu bermain. Keadaan zaman dan perkembangannya mulai memengaruhi perspektif berpikir yang pada lembaga pendidikan anak usia dini lebih diterapkan bermain dan belajar. Namun dewasa ini lembaga pendidikan anak usia dini bukan lagi bermain sambil belajar tetapi sudah menekankan belajar seperti layaknya anak sekolah dasar. Hal demikian seperti anak dipaksa untuk menerima pengajaran yang tidak sesuai dengan umurnya jelas tidak memanusiakan karena dunia anak adalah dunia bermain. Mengunkan metode kualitatif deskritif maka dapat disimpulkan bahwa Dalam Pendidikan anak diharapkan merasakan kebebasan dan juga merasakan ketidak terikatan oleh pendapat orang lain baik pendidik maupun orang-orang yang ada dalam lingkup kehidupan anak itu sendiri, dan anak didik juga diharapkan dapat mengatur kepribadian mereka sendiri dengan penuh rasa tanggung jawab tanpa melanggar aturan moral dan etika yang ada. Dan di mana capaian pembelajaran humanistik di ranah Pendidikan Agama Kristen untuk membentuk pribadi anak sehingga anak tersebut mencapai perubahan sikap dan mampu menjadi terang di dalam lingkungan Masyarakat. Penerapan teori belajar humanistik pada anak usia dini dalam bingkai iman Kristen dapat menghasilkan pengalaman yang bersifat holistik. dengan fokus pada kebutuhan dan potensi anak.
Transformasi Komunitas Rohani menuju Gereja Lokal melalui Praktik Pemuridan: Sebuah Studi Teologi Praktis Tanhadi, Billy Pebrio; Arifianto, Yonatan Alex; Boiliu, Esti Regina
Jurnal Lentera Nusantara Vol 5, No 1 (2025): Lentera Nusantara: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen - Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/jln.v5i1.428

Abstract

The transformation of spiritual communities into local churches is a strategic challenge in the development of the church today, particularly in forming congregations that are mature in faith and active in ministry. Many spiritual communities experience obstacles in transferring spiritual experiences in a structured manner, resulting in uneven growth in the faith of their members. In addition, technological advances and social changes demand more adaptive, contextual, and congregation-oriented discipleship methods. Various phenomena show that planned and mentoring-based discipleship practices can encourage spiritual growth among members and strengthen community bonds. This study aims to analyse how discipleship practices can transform spiritual communities into mature, resilient, and sustainable local churches. The method used is practical theological study with a qualitative approach through analysis of theological literature, pastoral practices, and the experiences of spiritual communities. The results reveal that systematic discipleship increases individual faith maturity, strengthens spiritual culture, and prepares spiritual communities to become local churches. Mentoring practices, applied Bible teaching, and effective Christian leadership are key factors in the success of this transformation. The integration of contextual strategies and the use of digital technology also expand congregational involvement and increase the effectiveness of discipleship. Thus, discipleship can serve as a strategic tool in building an inclusive, adaptive, and sustainable local church.AbstrakTransformasi komunitas rohani menuju gereja lokal merupakan tantangan strategis dalam perkembangan gereja masa kini, khususnya dalam membentuk jemaat yang matang secara iman dan aktif dalam pelayanan. Banyak komunitas rohani mengalami kendala dalam mengalihkan pengalaman spiritual secara terstruktur, sehingga pertumbuhan iman anggotanya menjadi tidak merata. Selain itu, kemajuan teknologi dan perubahan sosial menuntut hadirnya metode pemuridan yang lebih adaptif, kontekstual, dan sesuai kebutuhan jemaat. Berbagai fenomena menunjukkan bahwa praktik pemuridan yang terencana dan berbasis mentoring mampu mendorong pertumbuhan spiritual anggota serta memperkuat ikatan komunitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana praktik pemuridan dapat mentransformasi komunitas rohani menjadi gereja lokal yang dewasa iman, tangguh, dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah studi teologi praktis dengan pendekatan kualitatif melalui analisis literatur teologis, praktik pastoral, serta pengalaman komunitas rohani. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pemuridan yang sistematis meningkatkan kedewasaan iman individu, memperkokoh budaya spiritual, dan mempersiapkan komunitas rohani menjadi gereja lokal. Praktik mentoring, pengajaran Alkitab yang aplikatif, serta kepemimpinan Kristen yang efektif menjadi faktor utama keberhasilan transformasi tersebut. Integrasi strategi yang kontekstual dan penggunaan teknologi digital turut memperluas keterlibatan jemaat serta meningkatkan efektivitas pemuridan Novelty penelitian ini terletak pada pemetaan pemuridan sebagai mekanisme transisional, bukan sekadar program rohani yang menjembatani relasi komunitas cair menuju institusionalisasi gereja lokal yang berkelanjutan.
Co-Authors Abel, Angela Adithia, Wahyu Prima Adu, Esterina Yunita Agata, Bulanda Aji Suseno Aji Suseno Andreas Danang Rusmiyanto Andreas Fernando Andreas Fernando Andreas Joswanto Andreas Joswanto Andreas Sese Sunarko Andrias Kemal Bulo Andrias Pujiono Andrias Pujiono Anjaya, Carolina Etnasari Anton Santoso Ari Suksmono Hertanto Ate, Norbertus Mawo Barus, Mariani Bawamenewi, Yunida Berliana Ourisa Febrian Boiliu, Esti Regina Boni Boni Boni Boni Boni, Boni Brian Rivan Assa Budiana, Benniardi Andreas Budiyana, Hardi Bulanda Agata Carolina Etnasari Anjaya Carolina Etnasari Anjaya Carolina Etnasari Anjaya Carolina Etnasari Anjaya Christian Bayu Prakoso Dandel, Fredrik Daniel Supriyadi Daniel Supriyadi Darius Darius Desi Ratnasari Desi Wasari Dewi, Ester Yunita Dicky Dominggus Dominius, Fransiskus Dwikoryanto, Matius I Totok Edwin Edwin Elisa, Saturnina Ester Berlian Haan Ester Putri Setiyowati Etni Grace Andi Yusuf Eunike Anggraeni Susilo Eunike Anggraeni Susilo Fati Aro Zega Felia Limbong Fereddy Siagian Fernando, Andreas Gideon Rusli Gloria Tupamahu Hadi, Sukarno Hana Hana Hanny Setiawan Hardi Budiyana Harianto, GP Hasudungan Sidabutar Heppy Yohanes Imanuel Nuban Indarsih, Titi Indriana, Nining Indrianto Indrianto Inge Gunawan Ita Lintarwati J, Valentina Dwi Kuntari Jepina, Jepina Jerrymia Heaven Johanes Paryono Joseph Christ Santo Joswanto, Andreas Jutela Jutela, Jutela Kalensang, Priscilla Cantia Kalis Stevanus Kanafi, Kanafi Kharisda Mueleni Waruwu Korina Sanosa Kowal, Roike R. Kristien Oktavia Kristina, Ariana Kuntari , Valentina Dwi Langi, Elsjani A Lende, Stefani Natalia Limbong, Felia Listari Listari Loveano, Noel Yosan Lumingas, Gloria Gabriel Mangetek, Adriano Markuat Mega Mega Meliani Konda Betu Mesirawati Waruwu Momongan, Jefri Mooy, Venida Jeliati Mulus, Mulus Nainggolan, Richardo Neni Viani Neni Viani Ngesthi, Yonathan Salmon Efrayim Nikolaos Nikolaos Nikolaos, Nikolaos Novianti, Rizka Nugroho, Widhi Arief Okris Pitay Oktavia, Kristien Oktavianus Oktavianus Pantow, Frangky Paoki, Suzan Grace Paulus Karaeng Lembongan Paulus Kunto Baskoro Paulus Purwoto Perangin Angin, Yakub Hendrawan Poerti Poerti Poluan, Deice Miske Pongoh, Fanli Feydi Priyantori Widodo Pujiono, Andrias Purnama, Ferry Purnamasari, Citaning Rahayu, Yohana Fajar Rares, Irwan Revianto Rejoice Leny Simatupang Rini, Wahju Astjarjo Ririn Utari Rusmiati Rusmiati Rutdiana, Eldea Happy S Siswanto Sabuna, Jelita Lauren Cuning Samuel Purdaryanto Saptorini, Sari Sarah Andrianti Sari Saptorini Sari Saptorini Saturnina Elisa Saturnina Elisa Sembiring, Lena Anjarsari Setiyowati, Ester Putri Shintia Christina Sibuea, Ezra Yani Sihite, Franseda Simatupang, Rejoice Leny Simon Simon Simon Simon Simon Simon Soinbala, Nusriwan Chrismanto Sonya, Margaretha Sri Lina Betty Lamsihar Simorangkir Sri Wahyuni Sri Wahyuni Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suharijono, Jirmia Dofi Sujaka, Adi Sumiwi, Asih Rachmani Endang Sumiyati Sumiyati Sumual, Elisa Nimbo Suryadi Nicolaas Napoleon Tatura, Suryadi Nicolaas Napoleon Suryadi, Devina Herfiantika Suryati, Dewi Susanto, Lasarus Ari Suseno, Aji Sutono, Yohanes Taloim, Merianus Tambunan, Ruhut Parningotan Tampenawas, Alfons Renaldo Tamtomo, Setya Budi Tamu Ama, Ferdinandus Tan Lie Lie Tanhadi, Billy Pebrio Taogan, Frischo Ridhoi Telaumbanua, Agus Arda Setiawan Tenny Tenny Thomas Prajnamitra Tilaar, Bonny Bruce Tiwa, Jerry F. Tiwa, Jerry Fanny Toisuta, Jakson Sespa Tri Astuti Yeniretnowati Triposa, Reni Tupamahu, Gloria Un Seran, Soviana Dominggas Utomo, Karyo Vena Melinda Tiladuru Viani, Neni Wahju Astarjo Rini Wakkary, Adriaan M. F. Wasari, Desi Wicaksono, Aditya Putra Pangestu Widodo, Priyantoro Worek, Natalia Yevonne Wulan Agung Wulan Agung Wulan Agung Yahya yahya Yakub Hendrawan Perangin Angin Yakub Hendrawan Perangin Angin Yedija, Yedija Yehezkiel, Reinhard Yeniretnowati, Tri Astuti Yohana Fajar Rahayu Yohana Fajar Rahayu Yohanes Hadi Wibowo Yonathan Salmon Efrayim Ngesthi Yudi Hendrilia Yudi Santoso Yunida Bawamenewi