Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN GURU PAI DALAM MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN SEKOLAH PADA PESERTA DIDIK DI MI AL-KHAIRAT BIROMARU Yulianti A.Yahya; Rustam; Kasmiati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45422

Abstract

This study aims to examine the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in enhancing students' environmental awareness at MI Al-Khairat Biromaru, while simultaneously identifying the impact of that role on students' environmental behavioral changes across cognitive, affective, and psychomotor dimensions. This study employed a qualitative approach with a single case study design. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with the PAI teacher, school principal, and students, as well as documentation study. Data analysis was conducted using the interactive model developed by Miles, Huberman, and Saldana, encompassing the stages of data condensation, data display, and conclusion drawing, with data validity ensured through source triangulation and technique triangulation. The findings reveal that PAI teachers at MI Al-Khairat Biromaru carry out multidimensional roles, functioning as instructors who integrate Islamic values regarding the environment into learning activities, as genuine role models in environmentally friendly behavior, as motivators who drive environmental awareness programs, and as mentors who cultivate students' awareness on a personal and spiritual level. These roles have a significant impact on the formation of students' understanding, caring attitudes, and concrete behaviors in maintaining the cleanliness and sustainability of the madrasah environment consistently and independently, while simultaneously giving rise to a deeply rooted positive environmental culture within the institution. The findings of this study contribute to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 4 on quality education, Goal 13 on climate action, and Goal 15 on the preservation of terrestrial ecosystems, through education grounded in Islamic values from an early age.
Analisis Miskonsepsi Pada Operasi Hitung Bilangan Bulat Berdasarkan Certainty of Response Index Dan Self-Confidence Wahidiyah, Ikhwani; Bistari; Rustam
Jurnal Pembelajaran Prospektif Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Pembelajaran Prospektif
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpp.v11i2.111600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis miskonsepsi dan proses terjadinya kesalahpahaman siswa pada operasi hitung bilangan bulat berdasarkan Certainty of Response Index (CRI), serta mendeskripsikan self-confidence siswa yang mengalami miskonsepsi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di MTs Negeri 2 Pontianak. Subjek penelitian terdiri atas enam siswa kelas VIII yang dipilih secara purposive dari 136 siswa berdasarkan hasil tes diagnostik dan nilai CRI. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik berbasis CRI, angket self-confidence, dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 86 dari 136 siswa (63,2%) mengalami miskonsepsi, dengan kelas 8.7 mencatat persentase tertinggi (82,9%). Tiga jenis miskonsepsi teridentifikasi, yaitu miskonsepsi aturan tanda (20 siswa), miskonsepsi urutan operasi (16 siswa), dan miskonsepsi prosedural (14 siswa), dengan miskonsepsi aturan tanda sebagai jenis paling dominan. Hasil analisis self-confidence menunjukkan tidak ada pola tunggal antara miskonsepsi dan tingkat self-confidence: siswa dengan self-confidence tinggi cenderung mempertahankan konsep keliru karena meyakini jawabannya benar, sedangkan siswa dengan self-confidence sedang cenderung ragu namun tetap mengalami miskonsepsi akibat penalaran yang kurang tepat. Simpulannya, self-confidence tidak menentukan kebenaran konsep siswa, tetapi memengaruhi cara siswa meyakini, mempertahankan, dan merespons miskonsepsi yang dialaminya, sehingga pendekatan diagnostik seperti CRI penting digunakan guru untuk mengungkap miskonsepsi yang tersembunyi di balik self-confidence siswa.
Co-Authors Ade Mirza Afri, Lisa Dwi Agus Winarji Alwandi Yanta Krisna Anita Sukma Aprianda, Muhammad Arlin, Febyana Arum Kartika Dewi Arum Ayu Listiani Badaruddin Bistari Br. Silalahi, Rafiqah Gunawan Citriadin, Yudin Darmawan, Galang Aditya Dede Suratman Dewi Nur Ilahi Dian Ahmad Dian Ahmad Budisatria Dona Fitriawan Dwi Rahayu Edy Yusmin Elis Damayani Fahril, Muhammad Febriani Ratu Sakinah Febriyanti, Auliya Fita Septiana Arya Fitra Saputra Hamdani Hasibuan, Indah Pratiwi heri, heri prihartono Hikmatur Rahmah Indah Afriliyana Irena Cahayani Irfan Ardiansyah Irma Suryani Isnawijayani Jamri Kamaruzzaman Kamaruzzaman Kasmiati Khalid Rijaluddin Khofifa Romaito Siregar Khomsatun Yuliatun Klaudia Alina Koredianto Usman Lily Anvionita Luhur Wicaksono Lusia Oktri Wini Maharani Putri Mahyarni - Maizar Karim Majid, Muhammad Adam Meldi, Nadya Febriani Metia Novianti Misnawati, Desy mohamad rifat Muhammad Iqbal Muhsin Munaldus Nassarudin, Muhammad Nazurty Nazurty Nini Nur Cahaya, Selvi Nur Cahaya Nurfatin, Nafisa Pasaribu, Revi Lestari Pratama, Despita Priyanto Rafli Tuada Yudha Rahman, Muhammad Harits refoina, rindu Rita Purnamasari Safitri, Riesty Salsabila Rohadatul Aisy Saputra, Ade Bayu Sari, Adinda Permata Sholeha, Puji Siregar, Tanti Jumaisyaroh Siti Maysarah Siti Salamah Br Ginting Sophia Rahmawati Sri Rahayu, Nova Sulistiyo, Urip Syahrul Tasya Widyana Ulya, Rukyatun Utrina, Annisa Wahidiyah, Ikhwani Winarji, Agus Wini, Lusia Oktri Yulianti A.Yahya Yunita, Fanni Zaid Amin, Zaid Zubaidah R Zubaidah R, Zubaidah