Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Education Research

Penggunaan Metode Audiolingual dalam Maharah Istima' di Madrasah Tsanawiyah Al-Kahfi Hidayatullah Surakarta Yusuf Al-Ayubi, Shalahudin; Sudarmadi Putra; Mokodenseho, Sabil
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.530

Abstract

Metode audiolingual merupakan satu metode dalam pembelajaran bahasa asing yang menitikberatkan pada keterampilan mendengar, berbicara, membaca, dan menulis. Sementara maharah istima' atau kemampuan menyimak adalah salah satu dari empat kemampuan bahasa dalam bahasa Arab. Maharah istima bertujuan untuk melatih kemampuan dasar manusia dalam mendengarkan bahasa terutama dalam bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan, langkah-langkah, teknik, kelebihan dan kekurangan metode audiolingual dalam maharah istima' di Madrasah Tsanawiyah Al Kahfi Hidayatullah Surakarta. Jenis penelitian ini adalah studi kasus, sedangkan metode dan pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Informasi dari guru bahasa Arab dan peserta didik yang terlibat langsung dalam pembelajaran maharah istima’ dijadikan data primer, sedangkan buku dan artikel jurnal dijadikan data sekunder. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: penggunaan metode audiolingual untuk kemahiran menyimak bertujuan agar siswa dapat memahami pembicaraan pembicara dengan benar dan baik tanpa merasa kesulitan; langkah-langkah penggunaan metode audiolingual meliputi penyajian teks dialog, siswa menghafal dialog, penyajian kalimat pola dialog, mendramatisir dialog, dan guru meminta siswa menyusun kalimat sesuai dengan pola kalimat dalam dialog; teknik yang digunakan dalam penggunaan metode audiolingual adalah mendengarkan dialog, menghafal dialog, mendikte, dan menghubungkan kata-kata; kelebihan metode audiolingual adalah siswa menjadi mahir dalam membentuk pola kalimat, mempunyai pengucapan yang baik dan benar, aktif berdialog, dan memperoleh pengalaman berbahasa secara langsung, sedangkan kekurangannya adalah siswa cenderung meniru karena kurang memerhatikan saat pembelajaran berlangsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode audiolingual dalam maharah istima’ efektif digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab.
Penggunaan Metode Audiolingual dalam Maharah Istima' di Madrasah Tsanawiyah Al-Kahfi Hidayatullah Surakarta Yusuf Al-Ayubi, Shalahudin; Sudarmadi Putra; Mokodenseho, Sabil
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.530

Abstract

Metode audiolingual merupakan satu metode dalam pembelajaran bahasa asing yang menitikberatkan pada keterampilan mendengar, berbicara, membaca, dan menulis. Sementara maharah istima' atau kemampuan menyimak adalah salah satu dari empat kemampuan bahasa dalam bahasa Arab. Maharah istima bertujuan untuk melatih kemampuan dasar manusia dalam mendengarkan bahasa terutama dalam bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan, langkah-langkah, teknik, kelebihan dan kekurangan metode audiolingual dalam maharah istima' di Madrasah Tsanawiyah Al Kahfi Hidayatullah Surakarta. Jenis penelitian ini adalah studi kasus, sedangkan metode dan pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Informasi dari guru bahasa Arab dan peserta didik yang terlibat langsung dalam pembelajaran maharah istima’ dijadikan data primer, sedangkan buku dan artikel jurnal dijadikan data sekunder. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: penggunaan metode audiolingual untuk kemahiran menyimak bertujuan agar siswa dapat memahami pembicaraan pembicara dengan benar dan baik tanpa merasa kesulitan; langkah-langkah penggunaan metode audiolingual meliputi penyajian teks dialog, siswa menghafal dialog, penyajian kalimat pola dialog, mendramatisir dialog, dan guru meminta siswa menyusun kalimat sesuai dengan pola kalimat dalam dialog; teknik yang digunakan dalam penggunaan metode audiolingual adalah mendengarkan dialog, menghafal dialog, mendikte, dan menghubungkan kata-kata; kelebihan metode audiolingual adalah siswa menjadi mahir dalam membentuk pola kalimat, mempunyai pengucapan yang baik dan benar, aktif berdialog, dan memperoleh pengalaman berbahasa secara langsung, sedangkan kekurangannya adalah siswa cenderung meniru karena kurang memerhatikan saat pembelajaran berlangsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode audiolingual dalam maharah istima’ efektif digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab.
Co-Authors Abdul Wahid Ahmad Labib Majdi Akmal Akmal Akontalo, Yohana Arib, Juhrah M. Arief Yanto Rukmana Arif Ismunandar Arif Zamhari Arifannisa, Arifannisa Arkam Lahiya Aswati Asri, Aswati Awumbas, Radiyastika Aziz, Adit Mohammad Birah, Ismail Fahriassin Dali, Maghfirah Daud, Sri Dede Apriyansyah Dilapanga, Sarini Dotinggulo, Elvi Durand, Naneng Elis Mediawati, Elis Erwina Kartika Devi Evra Willya Fachry Abda El Rahman Fini Widya Fransiska, Fini Widya Ginoga, Noviana Hanafiah, Nur Arifah Hanta, Samsudin Harsya, Rabith Madah Khulaili Hasan, Zainol Hasibuan, Kalijunjung Hasini, La Hasrullah Hasrullah, Hasrullah Hayati, Feb Amni Hendratri, Bhaswarendra Guntur Hersiyati Palayukan Hidayat, Arsad Husain Husain Ibrahim, Yasin Imban, Yuniarti Irdhayanti, Efa Jasiah Jasiah Jayawarsa, A.A. Ketut Jemmy, Jemmy Judijanto, Loso Kaino , Elin Kobandaha, Cindra Patricia Kobandaha, Serli Koko Komaruddin, Koko Kolu, Harun Korompot, Liliana Kurdi, Muqarramah Sulaiman Kusuma Dewi, Ratna Ayu Pawestri Lantong, Siti Madina Lau, Elfreda Aplonia Laudji, Ramlin Tamrin Limbalo, Syifa Sumayyah Azzahrah Makalalag, Indra Wati Mamonto, Anggi Mamonto, Irsan Mamonto, Jessyka Mamonto, Kurnia Mamonto, Magfira Mamonto, Merdi F Mamonto, Merdi F. Mamonto, Riani Mamonto, Tania Prinita Aulia Mamonto, Tofhan Manangin, Tindra Manggo, Tetriana Manoppo, Sinta Mardiani, Eri Marditama, Theresia Maronrong, Ahmad B. Bintang Masloman, Nana Rolina Matiala, Tiara Fathulmila Meilina, Duwi Modeong, Nazria Mokoagow, Hestina Mokodenseho, Rahmat Mokodompit, Abdul Tiar Mokodompit, Ayudia Mokodompit, Nesa Yuliska Mokodompit, Nurcahyani Mokodongan, Gia Lestia Mokodonseho, Nini Mokoginta, Annisa Mootalu , Sisman MS, Muh. Idil Mu'min, Halek Muh Idris, Muh MUHAMMAD HARIS Muhammad Irham Muhammad Syafri, Muhammad Muharam, Suhari Musa, Yahya Muslim, Shohib Naim, Sidrotun Najamuddin Petta Solong Nasution, Emmi Rahmiwita Nuril Huda Pakelo, Fadlun Paputungan, Aisa Paputungan, Prayascita Paputungan, Siti Nisroha Pobela, Putri Revadila Podomi, Adelia Priyana, Yana Purwoko , Bambang Puspitaningrum, Tri Lestari R, Rinovian Rachmi Rachmi, Rachmi Rahman Rahman Rahmanudin, Deden Riniati, Wa Ode Rizaq, Muhammad Rumondor, Prasetio Sa'diyah, Sa'diyah Sabalius Uhai Sabir, Ranti Sarib, Suprijati Sarilah, Sarilah Sarwan, Sarwan Semmawi , Ramli Silaban, Yabes Sentosa Siregar, Retnawati Siti Rohmah Subroto, Desty Endrawati Sudarmadi Putra Suryadinata, M. Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Yusuf Tabilantang, Boby Hidayat Tabo, Novita tapaningsih, weni indah doktri agus Toani, Fatmawaty Utami, Eva Yuniarti Wahyu Nugroho Widjayanto, Febby Yanti, Dawi Yarbo, Sahara Yulianti Yulianti Yusuf Al-Ayubi, Shalahudin Zaenal Muttaqin Zahruddin, Achmad Zainal Arifin Zakaria, Siti Fatimah Zuhriyah, Fatimatuz Zulkifli Musthan, Zulkifli Zuwanda, Zulkham Sadat