p-Index From 2021 - 2026
12.566
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Jurnal IKA Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Teknologi Pembelajaran Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI) Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha Global Conference Index Thinking Skills and Creativity Journal SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Indonesian Values and Character Education Journal Journal of Applied Data Sciences Journal for Lesson and Learning Studies Empiricism Journal Indonesian Journal of Innovation Studies Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Indonesian Journal Of Educational Research and Review Jurnal Penjaminan Mutu KENDALI: Economics and Social Humanities Innovative: Journal Of Social Science Research QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Council: Education Journal of Social Studies Journal of Innovation and Learning JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran)
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GI (GROUP INVESTIGATION) BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Putu Agus Dikantara Putra .; I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v3i1.5866

Abstract

Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini adalah rendahnya perolehan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA, siswa tidak aktif dalam pembelajaran, pembelajaran yang tidak melibatkan siswa, kurangnya media dalam proses pembelajaran dan siswa cepat mengalami kebosanan. Penelitian ini membahas tentang (1) Bagaimanakah hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional tanpa berbantuan multimedia interaktif, (2) Bagaimanakah hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) berbantuan multimedia interaktif, (3) Apakah terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) berbantuan multimedia interaktif dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvesional tanpa berbantuan multimedia interaktif di kelas VII SMPN 3 Sawan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttes-control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 3 Sawan tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 208 siswa terdiri dari 8 kelas. Sampel diambil dengan teknik random sampling, yang terpilih menjadi kelas eksperimen adalah kelas VII A3 sebanyak 27 siswa dan yang terpilih menjadi kelas kontrol adalah kelas VIIA5 sebanyak 25 siswa. Data dikumpulkan dengan metode tes dengan tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata skor hasil belajar IPA kelas eksperimen adalah 25,00 sedangkan kelas kontrol 20,60. Di dalam analisis data hasil uji-t menunjukkan thitung = 6,141 sedangkan ttabel = 2,021. Jadi thitung > ttabel sehingga hasil penelitian ini adalah signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) berbantuan multimedia interaktif dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran, Group Investigation, dan hasil belajar The problems that faced in this research was decreasing of students’ learning result in Science subject matter, the students were not active in learning process, lack of method that involved the students learning process, lack of media and lack of motivation that made students feel bored. This research discussed about the differences which was valuable toward the result of students’ learning in science subject by using GI (Group Investigation) cooperative learning method which was combined with interactive multimedia. This method was used for students who used conventional learning method in 7th grade students in SMP N 3 Sawan academic year 2014/2015 which had some problems as follow: (1) how is the result of students’ learning that uses conventional method without interactive multimedia in science subject. (2) How is the result of students’ learning that uses GI (Group Investigation) cooperative learning method with interactive multimedia. (3) Is there any significant and differences between the result of students’ science learning that use conventional method without interactive multimedia and the result of students’ learning that uses GI (Group Investigation) cooperative learning method with interactive multimedia in 7th grade students in SMP N 3 Sawan academic year 2014/2015. This research was experiment research which designed by using posttest-control group design. The population of this research was all of 7th grade students in SMP N 3 Sawan which contained 208 students and 8 classes. Sample was obtained by using random sampling which was selected as follow: VII A3 was selected as an experiment group which was contained 27 students and VII A5 was selected as control group which was contained 25 students. The data was collected by using test and test result method. The data collections were analyzed by using descriptive-quantitative statistical analysis technique. Based on the result of data description, the average of students’ score in experiment class was 25.00 meanwhile control group class was 20.60. In data analysis, the result of T-experiment showed T-hitung = 6.141 while T-tabel = 2.021. So, T-hitung> T- table, T- hitung was bigger than T-table, it means there is a significant difference in this study. In conclusion, there is a significant difference between the result of students’ learning that uses GI (Group Investigation) cooperative learning method with interactive multimedia and the result of students’ learning that use conventional method without interactive multimedia in science subject.keyword : learning method, Group Investigation, and the result of students’ learning
PENGEMBANGAN COMPUTER ASSISTED TEST (CAT) DALAM PROSES EVALUASI HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 1 SINGARAJA. Komang Damayasa .; I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v3i1.6213

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancang bangun pengembangan, mendeskripsikan kualitas/validasi hasil pengembangan dan mengetahui efektivitas penggunaan Computer Assisted Test (CAT) dalam proses evaluasi hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas VIII semester genap di SMP Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian Pengembangan atau Research and Development yang menggunakan rancang bangun tipe ADDIE. Terdapat lima tahapan dalam rancang bangun tipe ADDIE yaitu meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa program yang dikembangkan telah melalui langkah-langkah validasi yang sesuai dengan rancang bangun ADDIE sehingga diperoleh program yang memiliki kualitas yang baik. Validasi dilakukan baik melalui uji validitas, reliabilitas, daya pembeda dan taraf kesukaran soal serta dilakukan uji dan review dari para ahli (uji jugdes) baik ahli materi maupun ahli media. Disamping itu juga pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket/kuisioner tentang pendapat pengguna terhadap program CAT tersebut. Selanjutnya angket tersebut dikonversi dengan skala Linkert untuk selanjutnya dilakukan analisis inferensial. Dari hasil analisis terhadap uji ahli materi maupun uji media diketahui bahwa program layak digunakan dan berada pada kategori baik dimana dari ahli materi dicapai persentase sebesar 85 % dan dari uji ahli media mencapai 89 % pada kategori baik dan sangat layak. Hasil analisis terhadap instrumen penelitian juga menunjukkan bahwa program yang dikembangkan juga cukup efektif terutama dari segi penghematan waktu. Disamping itu hasil penyebaran angket kepada siswa menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menyatakan setuju dengan penerapan model evaluasi pembelajaran berbantuan computer dan sebagian menyatakan sangat setuju dengan berbagai item penilaian positif terhadap program. Dilihat dari persentase yang mencapai 89.70 % yang artinya media sangat efektif. Terhadap tanggapan positif pada program. Pada kolom saran didapatkan beberapa alasan dan saran siswa antara lain: 1) siswa merasa bebas untuk mengerjakan tes, tanpa ada rasa khawatir terhadap pengawasan; 2) Siswa merasa tertantang untuk menelusuri lebih jauh jawaban yang diberikan, 3) siswa dapat mengakses kembali evaluasi yang pernah dikerjakan; 4) kegiatan siswa bersifat individu sehingga mengurangi kecemasan, 5) Siswa dengan cepat bisa mendapatkan umpan balik dan hasil; dan 6) siswa banyak ingin tahu karena menggunakan teknologi baru.Kata Kunci : pengembangan, computer assisted test, hasil belajar This research aims to describe the design of the development,quality / validation results of development and determine the effectiveness of the use of Computer Assisted Test (CAT) in evaluation process of students' learning outcomes in science subjects in the second semester of class VIII SMP Negeri 1 Singaraja. This research is a Research and Development research that use ADDIE design type. There are five stages in the design ADDIE types which include analysis, design, development, implementation and evaluation. This research shows that the program has been developed through the steps of validation in accordance with the design ADDIE order to obtain a program that has a good quality. Validation was done either through the validity, reliability, distinguishing features and level of difficulty of questions as well as test and review of the experts (test Judges) both matter experts and media experts. Besides, the data collection was done by distributing questionnaires / questionnaire on user opinion against the CAT program. The questionnaire subsequently converted by Linkert scale for further inferential analysis. From the analysis of the material test and experts' test noted that the program deserves as "well used" and either in the good category of expert material which was achieved by 85% and the percentage of test media experts reached 89% in both categories and very decent. Analysis of the research instruments also showed that the developed program was also quite effective, especially in terms of time savings. Besides, the results of questionnaire to the students showed that most of the students agreed with the application of computer assisted learning evaluation model and some states strongly disagree with various items of a positive assessment of the program. Judging from the percentage reached 89.70%, which means a very effective media. Against the positive response to the program. On the advice column obtained several reasons and suggestions of students, among others: 1) students felt free to take tests, without any anxiety to supervision; 2) Students were challenged to explore further the answers given, 3) students could access the back of evaluation ever undertaken; 4) The student activities were an individual, thereby reducing anxiety, 5) Students could quickly got feedback and results; and 6) students wanted to know because it uses many new technologies.keyword : development, computer assisted test, learning result
PENGEMBANGAN E-LEARNING DENGAN MODEL WATERFALL BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PELAJARAN IPA KELAS VIII SMPN 1 NEGARA Ni Kade Yuni Ratnasari .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .; I Kadek Suartama, M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7613

Abstract

Permasalahan yang melandasi penelitian ini adalah kurangnya jam pembelajaran di kelas, kurang nya pengintegrasian pendidikan karakter dan rendahnya kualitas belajar IPA. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan e-learning berorientasi pendidikan karakter 2) mengetahui kualitas e-learning berorientasi pendidikan karakter 3) mengetahui efektivitas penggunaan e-learning berorientasi pendidikan karakter. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan model waterfall. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII C. Data kevalidan uji ahli isi, ahli desain, ahli media, uji perorangan, uji kelompok kecil, dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif, analisis statistik inferensial. Penelitian ini dilaksanakan sesuai tahapan model waterfall yaitu 1) analisis kebutuhan, 2) desain sistem, 3) pembuatan kode program, 4) integrasi dan pengujian, 5) pemeliharaan. Hasil evaluasi ahli isi sebebsar 83,07% berada pada kualifikasi baik. Hasil evaluasi ahli desain sebesar 80% berada pada kualifikasi baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 94% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji peroangan sebesar 91,3% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 91% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji lapangan sebesar 91% berada pada kualifikasi sangat baik. Perhitungan hasil belajar diperoleh hasil t hitung sebesar 18,77. Harga t tabel taraf signifikan 5% adalah 2,00. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal tersebut menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan e-learning berorientasi pendidikan karakter. Nilai rata-rata setelah menggunakan media (86,65) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (66,38).Kata Kunci : Pengembengan e-learning, waterfall, pendidikan karakter This study is based on the problem hotspot facility which is not used maximally, the lack of character integration and the low level of the quality of studying and learning in IPA subject of students seen from minimum passing criteria. This study is aimed to 1) make an E-Learning oriented with character education in IPA subject in second semester of 8th grade academic year year 2015/2016 in SMP Negeri 1 Negara; 2) to know the quality of e-learning oriented with the character education; 3) to know the level of effectiveness of the usage of e-learning oriented with the character education. The type of this study is the development research by using waterfall model. This study involved students in VIII C class in SMP Negeri 1 Negara. The data validation method was acquired through, expert judges; design expert; media expert, individual test; small group test, and field test was acquired through questionnaire. Then the data acquired were analyzed in through descriptive qualitative, descriptive analysis, and inferential statistical analysis.This study was conducted based on the waterfall model step which are 1) need analysis, 2) system design, 3) make code program, 4) integration and calibration, 5) maintenance. The expert content evaluation result is 83,07% which is categorized as good category. The result of media expert evaluation is 91,3% categorized as good category. Small test evaluation result shows 91% categorized as very good category. The calculation of achievement of the study which is obtained manually through t test, shows 18,77. The value of t table in 5% significance is 2,00. And the value t test is bigger that the value of t table thus H0is denied and H1 is accepted. So there is a difference between the students achievement in IPA subject before and after using e-learning oriented with character education. The average sore after using media (86,65) is higher if it is compared with the score before using media (66,38). keyword : E-learning development, waterfall,character education
PENGEMBANGAN E-LEARNING DENGAN MODEL PROTOTYPE BERORIENTASI MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY SISWA KELAS VII SMPN 2 NEGARA Indriana Pratiwi .; I Kadek Suartama, M.Pd. .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7615

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa, minimnya sumber belajar, dan kurangnya jam pelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan e-learning, (2) mengetahui kualitas e-learning, (3) mengetahui efektivitas e-learning. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan tes tertulis. Mengacu pada metode tersebut, maka instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu lembar observasi, pedoman wawancara, angket, dan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif kuantitatif, dan teknik analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rancang bangun pengembagan e-learning mengacu pada model prototype yaitu mulai dari menentukan software, menentukan materi, merancang flowchart, storyboard, dan program mapping hingga menjadi e-learning berbasis moodle. (2) Hasil validitas produk diperoleh ahli isi mata pelajaran berada pada kategori sangat baik dengan persentase 92%, ahli desain pembelajaran pada kategori cukup dengan persentase 74%, ahli media e-learning pada kategori sangat baik dengan persentase 92%, uji coba perorangan pada kategori sangat baik dengan persentase 90%, uji coba kelompok kecil pada kategori sangat baik dengan persentase 90,67%, dan uji coba lapangan pada kategori sangat baik dengan persentase 91,13%. (3) Hasil uji efektivitas e-learning yaitu diperoleh thitung lebih besar dari pada ttabel dengan taraf signifikansi 5% dan db 74 yaitu 16,94 > 2,00. Hasil penelitian tersebut menunjukkan efektivitas pengembangan e-learning menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas VII J sebelum dan sesudah menggunakan e-learning. Berdasarkan pemaparan tersebut, dapat dikatakan bahwa e-learning secara efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci : pengembangan, e-learning, prototype, inquiry The problems of this research are the lack of students learning outcomes, lack of learning sources, and the lack of lesson time in the class. This research aims to 1) Describe the design development of e-learning, 2) know the quality of e-learning, 3) know the effectiveness of e-learning. The data was collected by using observation method, interviews, questionnaires, and a written test. Referring to the method, the instrument used to collect data are the observation sheets, interview, questionnaire and tests. The data that were collected were analyzed by using descriptive analysis of qualitative, quantitative descriptive analysis techniques and inferential statistical analysis techniques (test-t). The results showed that 1) the design of the development of e-learning refers to the prototype model that determines the start of the software, determine the materials, designing flowcharts, storyboards, and mapping program become a moodle-based e-learning 2) Results showed that the product validity of the expert content of the subjects are in the very good category with a percentage of 92%, instructional design experts in the category enough with the percentage of 74%, media expert e-learning in the very good category with a percentage of 92%. individual testing is in the very good category with a percentage of 90%, small group testing in the very good category with a percentage of 90.67%, field testing in the very good category with a percentage of 91.13%. The result of the effectiveness of e-learning that is acquired tcount bigger than ttable with a significance level of 5% and 74 db is 16.94> 2.00. The results showed that the effectiveness of e-learning development shows there are significant differences on learning outcomes science students in grade VII J before and after using e-learning. Based on exposure above, it can be conclude that e-learning can effectively improve students learning outcomes students.keyword : development, e-learning, prototype, inquiry
PENGEMBANGAN VIDEO PEMEBELAJARAN IPA KELAS VI DI SD N 2 BANJAR BALI TAHUN 2015/2016 I Putu Andi Pramana .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .; Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7631

Abstract

Rata-rata nilai pelajaran IPA yang diperoleh oleh peserta didik yaitu 71 dengan KKM 75. Rendahnya rata-rata nilai tersebut diduga disebabkan kurangnya penggunaan media video dalam pembelajaran. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan video pembelajaran IPA, (2) mengetahui kualitas pengembangan video pembelajaran IPA, (3) mengetahui efektifitas pengembangan video pembelajaran IPA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementasi, evaluation). Validasi video pembelajaran dilakukan oleh ahli isi pembelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Efektivitas video pembelajaran dilakukan oleh 30 orang siswa menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner, tes dan wawancara dengan instrumen lembar kuesioner, tes objektif dan pedoman wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Pengembangan video pembelajaran dikembangkan dengan model ADDIE melalui 5 tahapan yaitu menetukan user, merancang naskah, melakukan shooting, menerapkan produk, dan melakukan evaluasi. (2) Validitas pengembangan video pembelajaran menurut review para ahli diperoleh asil sangat baik dengan presentase tingkat pencapain ahli isi 92%, ahli desain pembelajaran 92% dan ahli media 90%. Berdasarkan hasil ujicoba produk diperoleh hasil yang sangat baik dengan presentase uji perorangan 94,66%, uji coba kelompok kecil 94,5% dan uji coba lapangan 95,04%. (3) Efektivitas hasil pengembangan media video pembelajaran menunjukkan signifikansi yang diperoleh adalah = 17,149 > = 2,002. Ini berarti media video pembelajaran efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci : IPA, pengembangan, video pembelajaran The average value of science subjects acquired by learners at 71 to 75. The low KKM average value was allegedly due to lack of use of video media in learning. Therefore, this study aims to (1) describe design of the development of science video learning, (2) determine the quality of the development of science video learning, (3) determine the effectiveness of the development of science video learning. This study is a research and development study that used ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation) model. The validation of the learning video was done by a learning content expert, an instructional design expert, a media learning expert, 3 individual testing students, 12 students in small group trial, and 25 students in field trials. Pre-test and post-test were used to test the effectiveness of the instructional video performed by 30 students. The data were collected through questionnaires, tests and interviews with questionnaire sheets, objective tests and interview guidelines. The data analysis used was a qualitative descriptive analysis, quantitative and inferential statistic. The results of this study are : ( 1 ) Development of learning videos developed by the model ADDIE through 5 stages that determine the user , draft a text , do the shooting , applying products, and evaluating . ( 2 ) The validity of the development of learning videos obtainable according to the review experts acyl very well with a percentage level of achievement content expert 92 % , 92 % instructional design experts and media experts 90 % . Based on product test results obtained excellent results with a percentage of 94.66 % of individual tests , small group trial of 94.5 % and 95.04 % field trials . ( 3 ) The effectiveness of the development of instructional video media indicate significance obtained is = 17.149 > = 2.002 . This means learning video media effective in improving student learning outcomes .keyword : science, development, video learning.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN MODEL HANNAFIN DAN PECK PADA MATA PELAJARAN AGAMA HINDU UNTUK SISWA KELAS IV SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2015/2016 DI SD NEGERI 3 TAMAN KECAMATAN ABIANSEMAL KABUPATEN BADUNG I Kadek Oka Mahendra Jaya Pg .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .; I Kadek Suartama, M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7632

Abstract

Video pembelajaran tentang implementasi puja trisandhya pada siswa SD kelas IV. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan desain pengembangan media video pembelajaran (2) menguji validitas hasil pengembangan media video pembelajaran Agama Hindu untuk siswa kelas IV SD dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan pengembangan media video pembelajaran terhadap hasil belajar Agama Hindu siswa kelas IV SD. Penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan, penelitian pengembangan ini menggunakan model Hannafin dan Peck sebagai tahapan pengembangan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data validasi ahli isi mata pelajaran, ahli media dan ahli desain pembelajaran serta data dari siswa. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner untuk ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, uji coba perseorangan, dan uji coba kelompok kecil. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif naratif, dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 96% pada kualifikasi sangat baik. Ahli desain sebesar 92% pada kualifikasi sangat baik. Ahli media sebesar 96% pada kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 96,6% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 96% pada kualifikasi baik. Hasil uji lapangan sebesar 91,5% pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 5,69. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil belajar Agama Hindu siswa setelah menggunakan media (90,67) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (55,67). Kata Kunci : media video pembelajaran, agana hindu, dan hasil belajar The learning video about the implementation of Trisandhya adoration to IV grade students of elementary school. The purposes of this research are (1) describing the design of the development learning video media (2) checking the result validity of media development of Hinduism religion subject learning video to IV grade students of elementary school (3) knowing the effectiveness of using the media development of learning video toward learning result in Hinduism religion subject of IV grade students of elementary school. This research is development research, this development research used Hannafin dan Peck model as the development stages. The data gathered in this research is the data of content validity of learning course, media expert and design expert of learning and the data from the students. The instruments used in collecting the data in the form of questionnaire for the experts of the learning course content, the experts of learning media, the experts of learning design, individual test and small group test. The data analysis used three technics such as descriptive qualitative analysis, descriptive narrative analysis technic, and descriptive quantitative analysis technic. The result of the evaluation from the experts shown that 96% in very good qualification. The experts of design shown that 92% in good qualification. The experts of media shown that 96% in good qualification. Individual test shown that 96,6% in very good qualification. Small group test shown that 96% in good qualification. Field test shown that 91,5% in good qualification. The calculation of the learning result manually got the result of t arithmetic was 5,69. The result of t table significant degree 5% was 2.000. Thus, the result of t arithmetic is bigger than t table hence H0 rejected and H1 accepted. The students’ learning result in Hinduism religion when using media (90,67) is higher than before using the media (55,67). keyword : learning video media, Hinduism religion and learning result
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MODEL TUTORIAL PADA MATA PELAJARAN PKN KELAS VIII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 6 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Gama Sugiyo Prayoga .; Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7633

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran interaktif model tutorial untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pkn; (2) menguji validitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada kelas VIII di SMP Negeri 6 Singaraja; (3) mengetahui efektivitas penggunaan multimedia pembelajaran interkatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pkn kelas VIII di SMP Negeri 6 Singaraja. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Tutorial. Desain ini digunakan untuk mengembangkan sebuah produk media pembelajaran interaktif Pkn kelas VIII SMP. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kuantitatif, teknik analisis deskriptif kualitatif, dan teknik analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi dan Ahli desain mendapatkan kualifikasi nilai sangat baik sehingga media valid dan dilanjutkan ke ahli media yang mendapatkan kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 93,3% dan hasil uji kelompok kecil sebesar 92% masing-masing pada kualifikasi sangat baik serta hasil uji lapangan sebesar 94,74% pada kualifikasi sangat baik sehingga media dikatakan valid untuk diuji cobakan. Penghitungan hasil belajar t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil belajar Pkn siswa setelah menggunakan media (90,00) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (60). Dengan demikian, penelitian yang dilakukan di SMP Negeri 6 Singaraja ini memperoleh kesimpulan yaitu penggunaan media pembelajaran interaktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar Pkn kelas VIII.Kata Kunci : pengembangan, multimedia interaktif, model tutorial This research is motivated by the problems of student learning outcomes because of the lack of use of media that support the learning process. This research aimed at: (1) describing the development of Macromedia Flash 8 interactive multimedia design throught Tutorial on Pkn subject; (2) testing the validity of the result of the eighth grade students in the second semester in SMP Negeri 6 Singaraja; and (3) knowing the effectiveness of using the development of interactive multimedia to the results on learning Pkn of the eighth grade students in the second semester in SMP Negeri 1 Singaraja. The techniques used three were quantitative descriptive technique, qualitative descriptive technique and inferential statistics analysis technique. Design development of multimedia interactive learning explains the basic reference test , media selection , selection of formats and the initial draft. The results from the experts in content and design showed that the media was valid. Besides, the percentage of individual test reached 93,3% and small group test reached 94,74%. Therefore, the media could be used to conduct the research. In addition, the analysis of t-test was higher than t-table, so H0 was rejected and H1 was accepted. The mean score of students after using media (90.00) was higher than the mean score before using the media (60). It could be concluded that the use of interactive multimedia gave positive and significant effect on the result of learning Pkn subject in the eighth grade. keyword : interactive multimedia, developmen, tutorial design
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 6 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 I Ngh Wira Astawa .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .; Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7663

Abstract

Multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPA untuk siswa SMP kelas VII. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran interaktif (2) mendeskripsikan hasil validasi pengembangan multimedia pembelajaran interaktif dan (3) menguji efektivitas penggunaan multimedia pembelajaran interkatif terhadap pretasi belajar IPA siswa kelas VII SMP. Penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan, penelitian pengembangan ini menggunakan model Borg & Gall sebagai tahapan pengembangan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data validasi ahli isi mata pelajaran, ahli media dan ahli desain pembelajaran serta data dari siswa. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner untuk ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, uji coba perseorangan, dan uji coba kelompok kecil. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif naratif, dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 90% pada kualifikasi sangat baik. Ahli desain sebesar 91,8% pada kualifikasi sangat baik. Ahli media sebesar 93,3% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 91,3% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 94,6% pada kualifikasi baik. Hasil uji lapangan sebesar 89% pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 12,207. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,021. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti hasil belajar IPA terdapat perbedaan yang signifikan yaitu hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan media.Kata Kunci : multimedia interaktif, IPA, prestasi belajar. Interactive learning multimedia in science subject for the seventh grade of junior high school students. The purposes of this study are (1) to describe the design of interactive learning multimedia development (2) to describe the validation result of interactive learning multimedia development (3) to examine the effectiveness of the use of interactive learning multimedia on the seventh grade of junior high school student’s achievement. This study is a development research which used Borg & Gall model as the development stage. The data in this study were collected from the validation of the course content expert, instructional media specialist, expert of the instructional design, as well as data of the student’s learning. The instrument used was questionnaire for the course content expert, instructional media specialist, expert of the instructional design, individual trial, and small group trial. The data analysis techniques were three, namely descriptive qualitative analysis technique, narrative descriptive analysis technique, and descriptive quantitative analysis technique. The result of the evaluation on the course content expert shows 90% falls on the very good qualification, instructional design expert with 91.8% on very good qualification and instructional media specialist 93.3% on the very good qualification. While the result of individual trial shows 91.3% on the good qualification, the small group with 94.6% on the good qualification, and the field tests shows 89% on the good qualification. The result of the manual learning outcome shows that t values 12.207 quantification. The value of t on the 5% significant table level was 2.021. So, the quantification of t is bigger than the significant table of t which made H0 rejected and H1 accepted. This means that there is a significant difference between the science subject learning outcomes before using the media and after using the media.keyword : multimedia interactive, science, learning achievement.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 6 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 I Ngh Wira Astawa .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .; Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7664

Abstract

Multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPA untuk siswa SMP kelas VII. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran interaktif (2) mendeskripsikan hasil validasi pengembangan multimedia pembelajaran interaktif dan (3) menguji efektivitas penggunaan multimedia pembelajaran interkatif terhadap pretasi belajar IPA siswa kelas VII SMP. Penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan, penelitian pengembangan ini menggunakan model Borg & Gall sebagai tahapan pengembangan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data validasi ahli isi mata pelajaran, ahli media dan ahli desain pembelajaran serta data dari siswa. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner untuk ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, uji coba perseorangan, dan uji coba kelompok kecil. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif naratif, dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 90% pada kualifikasi sangat baik. Ahli desain sebesar 91,8% pada kualifikasi sangat baik. Ahli media sebesar 93,3% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 91,3% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 94,6% pada kualifikasi baik. Hasil uji lapangan sebesar 89% pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 12,207. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,021. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti hasil belajar IPA terdapat perbedaan yang signifikan yaitu hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan media.Kata Kunci : multimedia interaktif, IPA, prestasi belajar. Interactive learning multimedia in science subject for the seventh grade of junior high school students. The purposes of this study are (1) to describe the design of interactive learning multimedia development (2) to describe the validation result of interactive learning multimedia development (3) to examine the effectiveness of the use of interactive learning multimedia on the seventh grade of junior high school student’s achievement. This study is a development research which used Borg & Gall model as the development stage. The data in this study were collected from the validation of the course content expert, instructional media specialist, expert of the instructional design, as well as data of the student’s learning. The instrument used was questionnaire for the course content expert, instructional media specialist, expert of the instructional design, individual trial, and small group trial. The data analysis techniques were three, namely descriptive qualitative analysis technique, narrative descriptive analysis technique, and descriptive quantitative analysis technique. The result of the evaluation on the course content expert shows 90% falls on the very good qualification, instructional design expert with 91.8% on very good qualification and instructional media specialist 93.3% on the very good qualification. While the result of individual trial shows 91.3% on the good qualification, the small group with 94.6% on the good qualification, and the field tests shows 89% on the good qualification. The result of the manual learning outcome shows that t values 12.207 quantification. The value of t on the 5% significant table level was 2.021. So, the quantification of t is bigger than the significant table of t which made H0 rejected and H1 accepted. This means that there is a significant difference between the science subject learning outcomes before using the media and after using the media.keyword : multimedia interactive, science, learning achievement.
Pengembangan Media Video Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal pada Mata Pelajaran Agama Hindu untuk Siswa Kelas VIII Semester Genap di SMP N 1 Melaya Tahun Pelajaran 2015/2016 I Putu Dede Juliana .; Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7671

Abstract

Permasalahan yang dihadapi saat ini bahwa penyebaran video di media sosial tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa, karena penyebaran video tersebut hanya disesuaikan dengan pandangan individu tertentu. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan media video pembelajaran, (2) mengetahui validitas hasil pengembangan media video pembelajaran menurut review para ahli dan uji coba produk, (3) mengetahui efektifitas media video pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Adapun rancang bangun video pembelajaran ini telah dikembangkan terdiri dari melakukan analisis kebutuhan dan mengembangkan naskah. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data validasi ahli isi, ahli media, ahli desain pembelajaran dan dari uji coba siswa. Metode untuk menganalisis kebutuhan berupa instrumen pengumpulan data yaitu kuesioner. Analisis data menggunakan dua teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil evaluasi ahli isi 96% berada pada kualifikasi sangat tinggi, ahli media sebesar 94% berada pada kualifikasi sangat tinggi, ahli desain sebesar 90% berada pada kualifikasi sangat tinggi, uji coba perorangan sebesar 95,3% berada pada kualifikasi sangat tinggi, uji coba kelompok kecil sebesar 94,8% berada pada kualifikasi sangat tinggi, dan uji coba lapangan sebesar 95,1% berada pada kualifikasi sangat tinggi. Perhitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 15,48. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih besar daripada t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar agama hindu siswa setelah menggunakan media (88,17) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (60,00).Kata Kunci : pengembangan, video pembelajaran, hasil belajar The problems faced today that the deployment of video in social media does not correspond to the learning objectives and characteristics of students, because of the spread of these videos is only tailored to the specific individual views. Therefore, this study aims to (1) describe the design development of instructional video media, (2) determine the validity of the results of the development of instructional video media according to the review experts and product trials, (3) determine the effectiveness of instructional video media. This type of research is the development of research using ADDIE models. The design has been developed instructional video consists of doing a needs analysis and develop a script. The data collected in this study is the validation data content expert, media specialists, instructional design experts and students from the trial. Methods for analyzing the needs in the form of data collection instruments were questionnaires. Analysis of the data using two techniques namely descriptive analysis techniques of qualitative and quantitative descriptive analysis techniques. The results of expert evaluation of the content of 96% are at a very high qualification, expert media by 94% at a very high qualification, design experts by 90% at a very high qualification, individual testing of 95.3% are at a very high qualification, testing small group amounted to 94.8% at very high qualification, and field trials of 95.1% are at a very high qualification. Calculation results manually learn the results obtained t calculate equal to 15.48. Price t table 5% significance level is 2.000. So the price of t is greater than t table so that H0 rejected and H1 accepted. It can be concluded that the Hindu religion student learning outcomes after using the media (88.17) is higher than before using the media (60.00.keyword : development, learning videos, learning outcomes
Co-Authors ., ADE KARTIKA ., AYU GDE CHRISNA UDAYANIE ., Erma Widiastuti ., Eva Paramita ., Gama Sugiyo Prayoga ., Gede Ardiasa ., Gede Supartayasa ., I Gede Ogi Adnyana ., I Gusti Ngurah Parama Kusuma Yudha ., I KADEK AGUS DARMAJA GIRI ., I Kadek Oka Mahendra Jaya Pg ., I Made Budhiarta Dharmasastra ., I Made Juni Antara ., I Ngh Wira Astawa ., I Putu Andi Pramana ., I Putu Ari Pradana Kusuma ., I Putu Dede Juliana ., I Wayan Adi Gunawan ., Indriana Pratiwi ., Kadek Krisna Nanda ., Kadek Martina ., Kadek Mas Anggi Dwi Yasari ., Kadek Nila Ambarwati ., Ketut Andi Prahasta ., LUH NELI ANTARI ., Luh Putu Ayu Nandari Putri Wibawa ., M. Restu Fajar ., MADE ARDY KUSUMA WARDANA ., Made Ayu Desy Anandani ., Made Rita Dwi Pramayanti ., Made Sutrisna ., Mia Ismawati ., Muhammad Fais Alfafa ., Nancy Maria Cicilia Pusung ., Ni Kade Yuni Ratnasari ., NI KETUT UTAMI HANDAYANI ., NI LUH PUTU SRIE EKA MELANI ., Ni Luh Yuni Astari ., Ni Made Deny Novia Damayanti ., Ni Made Dwi Wisma Yanthi ., Ni Nyoman Ayu Widya Santhi ., Ni Putu Dessy Rumilasari ., Ni Putu Widiantari ., Ni Wayan Citrasmi ., Ni Wayan Selamet ., Nur Fatimah ., Nurul Qoyyimah ., Nyoman Rohmaniah ., Pande Made Hendra Kesuma ., Pebri Damaryanti Ni Putu ., Prof. Dr. I Wayan Santyasa, M.Si. ., PROF. DR. I WAYAN SANTYASA, M.Si. ., Putu Andi Saputra ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd. ., Putu Ayu Rima Chrismayanti ., Putu Ayu Riska Candrayani ., Putu Ayu Sri Setiawati ., Rudi Kurniawan ., Sasmita Sindy Intan Mawarni Amkas ., SYAMSUHARI ., Tri Gatari Ernawati ., Tria Rossyta Dewi A. A. Gde. Ekayana A. A. Gede Agung A.A. Gede Agung A.A. Gede Agung Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Agung, A. A. Gede Agung, Anak Agung Gde Agustini, Tini Alexander Hamonangan Simamora Alexander Hamonangan Simamora Alfafa, Muhammad Fais Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede ANAK AGUNG ISTRI RAI MARTA DEWI . Anandani, Made Ayu Desy Andriani, Ni Made Andriyani, P. I. Anggraeni, Gusti Ayu Putri Aniek Suryanti Kusuma Anjelina Putri, Ayu Ade Antara, I Made Juni Aprilia Agata APRILIYANA DEWI, NI LUH PUTU Ardiasa, Gede Ariantini, Dessy Arini, Ni Kadek Merna Ariyantini, Komang Yuni Artanayasa, Wayan Aryani, Wayan Astiti, Putu Juli Ayu Ade Anjelina Putri Ayu, Kintan B.Lanang Darma Wigunanta ., B.Lanang Darma Wigunanta Bawanti, Ni Made Dewi Cintya Budiartini, Ni Komang Sri Cahyani, Gita Restu Candradewi, W M V Cahyanti Chow Teng Poh Cyntia, Anastasia Ade Desak Made Giliwati Desak Putu Parmiti Dessy Ariantini Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Ayu Ratih Purnama Sari Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewa Kade Tastra Dewa Nyoman Sudana Dewi, Anak Agung Sri Dharsana, I Ketut Dharsana, I Ketut Dharwisesa, Made Wruh Didith Pramunditya Ambara Dr. Ida Bagus Nyoman Sudria,M.Sc . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwipayana, Kadek Erlin Erlin Fikri, Mu'tasim Firdaus, Mohammad Hendra Fredi, Yosep Gama Sugiyo Prayoga . Gede Agus Febrianto . Gede Agus Febrianto ., Gede Agus Febrianto Gede Ardiasa Gede Eva Ariska Putra ., Gede Eva Ariska Putra Gede Saindra Santyadiputra, Gede Saindra Gede Supartayasa Gede Tamba Arya Wargaya . Gede Weda Rukmana Gede Wira Bayu Guo Xiojing Gusti Ayu Putu Pramitha Sari Gusti Ayu Putu Sukma Trisna Gusti Ngurah Satria Nugraha Hajizah, Nurul Handayani Putri, Made Selly I Dewa Ayu Nyoman Artanti, I Dewa Ayu Nyoman Artanti I DEWA GEDE ALIT RAI BAWA . I Dewa Kade Tastra I Gde Wawan Sudatha I Gde Wawan Sudatha I Gede Margunayasa I Gede Nurjaya I Gede Putu Ekadani Apriana . I Gede Rudiksa Wiradnyana . I Gede Suriantara I Gst Lanang Agung Parwata I Gusti Agung Ayu Novia Cahyani . I Gusti Agung Ayu Novia Cahyani ., I Gusti Agung Ayu Novia Cahyani I Gusti Ayu Agung Manik Wulandari I Gusti Ayu Arry Diah Triutami . I Gusti Kadek Surya Adnyana I Gusti Ngurah Agung Wiratemaja . I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Parama Kusuma Yudha I Gusti Putu Suharta I Kadek Oka Mahendra Jaya Pg . I Kadek Suartama I KETUT AGUS ARTHA . I Ketut Dharsana I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Andreano Deny Putra . I Made Andreano Deny Putra ., I Made Andreano Deny Putra I Made Candiasa I Made Citra Wibawa I Made Indrawan I Made Juni Antara I Made Kirna I Made Kirna I Made Kirna I Made Medi Sastrawan Giri . I MADE SOMA . I Made Suarjana I Made Sukerata . I Made Yudi Premana I N. Widya Artha I Ngh Wira Astawa . I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Nyoman Laba Layanta I NYOMAN SUDIARTA . I Nyoman Tri Esaputra I Nyoman Wirya I Putu Andi Pramana . I Putu Dalbo Manik Krishna ., I Putu Dalbo Manik Krishna I Putu Dede Juliana . I Wayan Kertih I Wayan Romi Sudhita I Wayan Rudiarta I Wayan Santyasa I Wayan Santyasa I Wayan Sudiarta I Wayan Sukra Warpala I Wayan Suwatra I Wayan Widiana I Wayan Yudiarta . Ida Bagus Made Astawa Ida I Dewa Ayu Ratih Widnyani ., Ida I Dewa Ayu Ratih Widnyani Ign. Wayan Swatra Ignatius I Wayan Suwatra Indriana Pratiwi . Irwan Febryan Irwan Kurniawan . Ismawati, Mia Ita Fitriati Jannah, Siti Miftahul Juliangkary, Eliska Kadek Ade Puspitarini ., Kadek Ade Puspitarini Kadek Dwipayana Kadek Krisna Nanda kadek martina Ketut Agustini Ketut Andi Prahasta Ketut Andi Prahasta, Ketut Andi Ketut Pudjawan Khaerunnisa Khaerunnisa Khaerunnisa Khaerunnisa, Khaerunnisa Kholifah, Isna Nur Kiti Nada Puspita Gea Komang Damayasa . Komang Damayasa ., Komang Damayasa Komang Mega Wedayanti . Komang Yuli Setiani . Laksana, Made Arya Dharma Larasantika, Ni Komang Luh Anggreyoni . Luh Ayu Tirtayani Luh Dera Adnyani Luh Dera Adnyani Luh Made Ayu Tresnawati Luh Made Sariasih ., Luh Made Sariasih Luh Putu Ayu Febriani . Luh Putu Ayu Febriani ., Luh Putu Ayu Febriani Luh Putu Eva Novita Luh Putu Putrini Mahadewi M.Ed. M.Pd Prof. Dr. Sukadi . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Ayu Desy Anandani Made Delina Rusnawati Made Eka Sari Made Juniantari, Made Made Rasmiadi . Made Setio Artayana Made Sumantri Made Vina Arie Paramita Made Wruh Dharwisesa Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Maharani, Kadek Dwik Prasetya martina, kadek Martiningsih, Ni Made Sri Maulani, Ani Mia Ismawati Mohamad Irsan Hadi Muhammad Fais Alfafa Muslim, Suyitno Mutiara Magta Nabila Sindy Pratiwi Nancy Maria Cicilia Pusung . Nanda, Kadek Krisna Naswan Suharsono Ni Kade Yuni Ratnasari Ni Kade Yuni Ratnasari . Ni Kadek Ary Noviyani Ni Kadek Ayu Noverayanti . Ni Kadek Dwi Purnamayanti Ni Kadek Epa Listiana NI KADEK YUNITA SARI Ni Ketut Suarni Ni Komang Widiarti Ni Luh Ariesti Pratiwi Ni Luh Putu Bagiani Ni Luh Putu Jesi Agustini . Ni Luh Putu Kamela Tristiana Dewi . Ni Luh Putu Kamela Tristiana Dewi ., Ni Luh Putu Kamela Tristiana Dewi Ni Luh Sumer Utami Ni Made Ayu Dwi Oktaviani Ni Made Dwitayani Ni Made Nia Widiya Paramita Ni Made Penawati . Ni Made Penawati ., Ni Made Penawati Ni Made Wiardi . Ni Nyoman Parwati Ni Putu Ari Wulan Dwi Pertami Ni Putu Ayu Samiasih . Ni Putu Ayu Samiasih ., Ni Putu Ayu Samiasih Ni Putu Diah Rahayu Ningtyas Ni Putu Dian Sri Widiartini . Ni Putu Eka Ariesta Wati . Ni Putu Lia Ariati . Ni Wayan Arini Ni Wayan Eka Widiastini Nice Maylani Asril Ningtyas, Ni Putu Diah Rahayu Nisa, Fitriyan Niya Selfiana Panggabean Novita, Luh Putu Eva Nugraha, Gusti Ngurah Satria Nur Fatimah . Nyoman Dantes Nyoman Jampel Nyoman Nopi Purnama Yanti . Ostavianei, Bernadeth Grace Ostaviani, Bernadeth Grace P. WAYAN ARTA SUYASA Paramita, Ni Made Nia Widiya Paramita, Ni Putu Priska Pasaribu, Grace Melly Pertami, Ni Putu Ari Wulan Dwi Praekanata, I Wayan Indra Pratia Sucita, Ni Putu Ayu Jusita Pratiwi, Ni Luh Ariesti Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si . Purnamayanti, Ni Kadek Dwi Putra, Gede Wahyu Pratama Putra, Putu Arik Fernanda Putri Ningrat, Sayu Putu Aditya Antara Putu Agus Dikantara Putra . Putu Agus Dikantara Putra ., Putu Agus Dikantara Putra Putu Desi Apriani Putu Edi Sastrawan . Putu Priska Putra Pratama . Putu Rahayu Ujianti Putu Yogi Santosa . Ratnasari, Ni Kade Yuni Ratu Ayu Astri Desiani . Ratu Ayu Astri Desiani ., Ratu Ayu Astri Desiani Rediarpi, Ni Made Riana, Ni Komang Ida Rohaima Saragi Rudi Kurniawan Rudi Kurniawan Rusnawati, Made Delina Ryan Ardiansyah Putra S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. Sang Putu Supradnyana . Saputra, Putu Eka Bayu Sari, Dewa Ayu Ratih Purnama Sari, Gusti Ayu Putu Pramitha Sari, Kadek Yunita Sari, Made Nirmala Karunika Savitri, I Gusti Ayu Putu Sayu Putri Ningrat Setyatmoko, Kristina Madalena Sitanggang, Riccy Riandi Situmorang, Cindy Fruth Novi Srijaya, Gede Edi Subakti, Ketut Priadnyana Subakti SUBARONO PRI HARTOYO . Sukiana, I Made Sulastri, Indrayani Ari Sulistianti, Mei Lia Sundria, Ida Bagus Nyoman Supartayasa, Gede Supuwiningsih, Ni Nyoman Suwatra, I W. Suyitno Muslim Swatra, Ign. Wayan Tastra, Dewa Kade Teresiya, Henny Wanda Tini Agustini Verawati, Ni Komang Rai Virianingsih, Perima Virnayanthi, Ni Putu Erna Surim Warphala, I Wayan Sukra Wedaswari, Ni Made Natalia Widiartha, Komang Kurniawan Widiarti, Ni Komang Widiastini, Ni Wayan Eka Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik Wulandari, Ketut Yuli Ayu Yani, Ari Novi Yoga, I Dewa Gede Agus Kusuma Yohanes, I Nyoman Yudha, I Gusti Ngurah Parama Kusuma Zainul Arifin