p-Index From 2021 - 2026
12.566
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Jurnal IKA Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Teknologi Pembelajaran Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI) Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha Global Conference Index Thinking Skills and Creativity Journal SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Indonesian Values and Character Education Journal Journal of Applied Data Sciences Journal for Lesson and Learning Studies Empiricism Journal Indonesian Journal of Innovation Studies Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Indonesian Journal Of Educational Research and Review Jurnal Penjaminan Mutu KENDALI: Economics and Social Humanities Innovative: Journal Of Social Science Research QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Council: Education Journal of Social Studies Journal of Innovation and Learning JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran)
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS VII SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI SMP NEGERI 1 TEJAKULA Gede Tamba Arya Wargaya .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .; I Kadek Suartama, S.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.2271

Abstract

Kurangnya daya serap siswa terhadap materi yang disampaikan, sehingga nilai rata-rata pada mata pelajaran IPA masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan karena kurangnya penggunaan, media dalam proses pembelajaran. Maka penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran pada mata pelajaran IPA, (2) mengetahui kualitas hasil produk pengembang multimedia pembelajaran berdasarkan review ahli isi, ahli desain, ahli media, uji perorangan, kelompok kecil dan uji lapangan yang telah dilakukan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model penelitian yang digunakan adalah model pengembangan Pembelajaran Berbantuan Komputer (PBK) yang dikembangkan oleh Luther dengan enam tahap (1) konsep, (2) desain, (3) pengumpulan bahan, (4) pembuatan, (5) pengujian, dan (6) pendistribusian. Validator melibatkan review dari ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran selanjutnya dilakukan uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan pada siswa kelas VII Semester 1 di SMP Negeri 1 Tejakula. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pencatatan dokumen dan kuesioner. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah menghasilkan rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran seperti flowchart, storyboard, penentuan kebutuhan material, dan produk akhir multimedia pembelajaran. Kualitas multimedia pembelajaran yang telah dikembangkan adalah: (1) review ahli isi mata pelajaran menunjukkan persentase 98,50% katagori sangat baik, (2) review ahli desain pembelajaran menunjukkan persentase 83,64% katagori baik, (3) review ahli media pembelajaran menunjukkan persentase 80,00% katagori baik, (4) uji coba perorangan menunjukkan persentase 93,34% katagori sangat baik, (5) uji coba kelompok kecil menunjukkan persentase 90,59% katagori sangat baik, dan (6) uji coba lapangan menunjukkan persentase 93,23% katagori sangat baik.Kata Kunci : pengembangan, multimedia pembelajaran, IPA The lack of absorbance students to material presented, so the average value of the IPA subjects still relatively low. It is caused due to lack of use, the media in the learning process. There fore this study aimed to ( 1 ) describe the development of multimedia learning plan up on the subjects of IPA, ( 2 ) know the quality of the produce learning multimedia developer based review of the content, the design, media, test the individual, small group and test field was performed. These research is expansion. Research model used is the model development of computer aided learning ( CAL ) developed by Luther with six stages: (1 ) concept, ( 2 ) design, ( 3 ) the collection of materials, ( 4 ) manufacturing, ( 5 ) testing, and ( 6 ) distributions. Validator involves reviews of the content of the subjects, the learning design, learning media members more committed individual trials, testing small batches and field trial in VII Semester 1 grade students at SMP Negeri 1 TEJAKULA. Methods for collecting data is the recording of documents and questionnaires. Data analysis using descriptive analysis techniques of quantitative and qualitative. Results of this study was to produce up expansion plans multimedia learning such as flowchart, storyboard, determining material requirements, and end-products of multimedia learning. Quality of multimedia learning have been developed are : ( 1 ) review the substance of the subject indicates the percentage of 98.50% very good category , ( 2 ) review the learning design represents the percentage of 83.64% good categories, ( 3 ) review the learning media show good percentage of 80,00% category, ( 4 ) individual trial showed a percentage 93.34% categories very well, ( 5 ) a small test group represents the percentage of 90.59% very good categories, and ( 6 ) shows the percentage of field trial 93.23% very good category.keyword : development, multimedia learning, teaching science
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VII SEMESTER 1 DI SMP NEGERI 1 BANJAR TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Sang Putu Supradnyana .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .; I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.2397

Abstract

Tujuan penelitian pengembangan ini yaitu 1) untuk mengetahui rancang bangun multimedia pembelajaran yang dikembangkan, dan 2) untuk mengetahui kualitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran yang dikembangkan.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan (Research and Development) yang dilakukan di SMP Negeri 1 Banjar. Objek penelitian ini berupa pengembangan multimedia pembelajaran model kontekstual untuk pembelajaran mandiri pada mata pelajaran IPA dengan materi kalor. metode pengembangan model Luther yang dimulai dari tahap concept, design, materials collecting, assembly, testing, dan distribution. Instrumen pengumpulan data berupa lembar angket untuk ahli materi, ahli desain, ahli media, uji coba perorangan, dan kelompok kecil. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu digunakan untuk mengolah data hasil review yang berupa masukan, tanggapan, kritik dan saran perbaikan yang terdapat pada kuesioner, dan analisis data deskriptif kuantitatif yaitu digunakan untuk mengolah data berupa angka-angka atau persentasi yang diperoleh melalui kuesioner dalam penilaian media pembelajaran yang dikembangkan. Hasil penelitian ini adalah multimedia pembelajaran model kontekstual untuk pembelajaran mandiri pada mata pelajaran IPA yang dikemas dalam sebuah CD (compact disc), sedangkan prosedur pengembangan media pembelajaran yang dilakukan yaitu: (1) Konsep; (2) Design; (3) Materials collecting; (4) Assembly; (5) Testing; dan (6) Distribution. Multimedia dinyatakan layak dilihat dari hasil uji ahli isi menunjukkan nilai 92,5% dan berada pada kualifikasi sangat baik, uji ahli media pembelajaran menilai media dengan hasil 90,47% berada pada kualifikasi sangat baik, dan penilaian dari ahli desain menunjukkan nilai 84,44% berada pada kulaifikasi baik. Hasil uji coba perorangan menunjukkan nilai 86% berada pada kualifikasi baik, dan uji coba kelompok kecil menunjukkan nilai 84% berada pada kualifikasi baik. Kata Kunci : pengembangan, model luther, multimedia pembelajaran The purpose of this development study are 1) to know the draft of building of the developed multimedia learning, and 2) to know the quality of the result of developed multimedia learning development.This evaluation uses research and depelopment study approach wich was done at SMP N 1 Banjar. The object of this study is the contextual model of development of learning multimedia for individual learning in Natural Science with warmth material. Luther model method which is started by concept, design, materials collecting, assembly, testing, and distribution. The data collection instrument in form of worksheet for the material expert, designer, media expert, individual tryout and small group. The data analysis uses descriptive qualitative analysis which is used for data procession as the result in the review in form of suggestions, responds, critics, and correction advice which was stated in questioner. And the data analysis of descriptive quantitative was used the process the data in form of numbers ar presentation which was collected from questioner in the assessment of learning media which is developed. The result of this study is the contextual model of learning multimedia for individual learning in Natural Sciences which is covered in form of CD, mean while the procedure of learning media development is done by: concept, materials collection, assembly, testing, and distribution. Multimedia may be appropriate, it is seen from the results of the try out of the material expert which is shown a value 92,5%, and the qualification is very good, the tryout of the learning media expert evaluate the media with the result is 90,47% with very good qualification, and the evaluation from the designer show 84,44% as the value with good qualification. The result of personal try out shows 86% as the value with good qualification, and small group try out show the value is 84% reaches good qualification. keyword : development, luther model, multimedia learning
PENGARUH STRATEGI KONTEKSTUAL REACT TERHADAP KINERJA PEMECAHAN MASALAH IPA SISWA KELAS VIII SEMESTER GENAP SMP NEGERI 6 SINGARAJA Irwan Kurniawan .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .; I Kadek Suartama, S.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3582

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kinerja pemecahan masalah IPA siswa khususnya kelas VIII SMP Negeri 6 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan perbedaan kinerja pemecahan masalah siswa antara kelompok belajar yang menggunakan strategi kontekstual REACT dan kelompok belajar yang menggunakan strategi konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain penelitian Control Group Pre-test Post-test Design. Populasi penelitian ini adalah Siswa Kelas VIII Semester Genap SMP Negeri 6 Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014, yang terdiri dari 10 kelas dengan jumlah populasi 345 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling yang disertai dengan proses matching (dipasangkan) dan diperoleh 25 siswa anggota kelompok eksperimen dan 25 siswa anggota kelompok kontrol. Data mengenai kinerja pemecahan masalah IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes kinerja pemecahan masalah dan selanjutnya dianalisis dengan uji-t satu ekor pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Terdapat perbedaan kinerja pemecahan masalah siswa yang belajar menggunakan strategi kontekstual REACT dengan kinerja pemecahan masalah siswa yang belajar menggunakan strategi Konvensional (thitung =1.67 > ttabel=1.52 / Ha diterima dan H0 ditolak) pada taraf signifikansi 5%. Dengan kata lain, penerapan strategi kontekstual REACT berpengaruh positif terhadap kinerja pemecahan masalah IPA siswa.Kata Kunci : kinerja pemecahan masalah, strategi kontekstual REACT, pembelajaran IPA The problem in this study is the low performance of students in particular science problem solving SMP Negeri 6 Singaraja. This study aims to describe students' performance problem-solving differences between the study groups that use contextual strategies and the REACT study group using conventional strategies. This research is a quasi experimental (quasi-experiment) with a research design Control Group Pre-test post-test design. The population was Class VIII Second Semester Students of SMP Negeri 6 Singaraja Academic Year 2013/2014, which consists of 10 classes with a total population of 345 people. The research sample was determined by random sampling technique coupled with the matching process (paired) and obtained 25 student members of the experimental group and a control group of 25 student members. Data on science performance problem-solving was collected using a performance test problem solving and then analyzed with a tail t-test at significance level of 5%. Based on the analysis of the results obtained the following results. There are differences in performance problem-solving of students who learn to use contextual strategies REACT with problem-solving performance of students who learn using conventional strategies (tcount=1.67> ttable=1.52 / Ha is accepted and H0 is rejected). In other words, the application of contextual REACT strategy has a positive effect on the performance of science students' problem solving.keyword : performance problem solving, contextual REACT strategy, learning science
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 1 BUKTI Ni Putu Lia Ariati .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .; I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3590

Abstract

Permasalahan melatarbelakangi penelitian ini, (1) guru masih menggunakan metode konvensional, (2) guru masih menggunakan siswa merasa bosan pada mata pelajaran IPA, Tujuan untuk mendeskripsikan desain pengembangan multimedia interaktif pada mata pelajaran IPA. Disamping itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kualitas hasil pengembangan multimedia interaktif pada mata pelajaran IPA, menurut review ahli, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Hannafin and Peck (analyze, design, development and implementation). Subyek coba terdiri dari seorang ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pencatatan dokumen dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif, analisis deskriptif kualitatif, dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian ini adalah sebuah multimedia interaktif yang dikembangkan berdasarkan desain (flowchat) dan (storyboard). Hasil evaluasi ahli isi sebesar 95,55% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil Evaluasi ahli desain sebesar 80% kualifikasi baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 90% kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 89,86% kualifikasi baik. Hasil uji coba kelompok kecil sebesar 85,13% kualifikasi baik. Hasil uji lapangan sebesar 83,62% kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar manual diperoleh hasil t hitung sebesar 18,53. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih besar dari harga t tabel sehingga H0 ditolak H1 diterima. Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa sebelum dan sesudah menggunakan multimedia interaktif. Rata-rata sebelum menggunakan media yaitu (57,75) lebih rendah dibandingkan sesudah menggunakan media (85,34).Kata Kunci : pengembangan, multimedia interaktif, model Hannafin and Peck The problem underlying the present study, (1) the teachers are still using conventional methods, (2) the teacher is still using students feel bored in science subjects, the design goal is to describe the development of interactive multimedia on teaching science. Besides, this study also aims to determine the quality of the development of interactive multimedia on teaching science, according to expert reviews, individual testing, small group testing, and field trials. This study uses a model development Hannafin and Peck (analyze, design, development and implementation). The subjects consisted of an expert trying to course content, instructional design experts, instructional media expert, individual testing, small group testing, and field trials. Data collection methods used were recording documents and questionnaires. Data analysis technique used is quantitative descriptive analysis, qualitative descriptive analysis and inferential statistical analysis. The results of this study is an interactive multimedia developed by design (flowchart) and (storyboard). The results of the expert evaluation of the content of 95.55% with excellent qualifications. Evaluation results of 80% of design experts well qualified. The results of the expert evaluation of media by 90% excellent qualifications. Individual test results by 89.86% better qualifications. The results of testing a small group of well qualified by 85.13%. The results of the field test was 83.62% better qualifications. The calculation results obtained by manual learning outcomes t count of 18.53. Price t table significance level of 5% is 2.000. So the price of t is greater than t table so the price is rejected H0 H1 accepted. There are significant differences in science learning outcomes of students before and after the use of interactive multimedia. Average before using media that is (57.75) was lower than after using the media (85.34). keyword : development, interactive multimedia, models Hannafin and Peck
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK SISWA KELAS VIII SMP Luh Anggreyoni .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .; I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3633

Abstract

Penelitian ini dilakukan dalam upaya mengembangkan multimedia interaktif untuk siswa SMP. Secara operasional tujuan tersebut dirinci ke dalam tiga tahapan kerja yang berkaitan, yaitu mendeskripsikan rancang bangun multimedia interaktif pada mata pelajaran Bahasa Inggris; mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan multimedia interaktif pada mata pelajaran bahasa inggris untuk siswa SMP; dan mendeskripsikan efektivitas penggunaan multimedia interaktif pada mata pelajaran bahasa inggris untuk siswa SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII-G dan VIII-H SMP Negeri 5 Singaraja. Data kevalidan uji ahli media, ahli isi, ahli desain, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 78% berada pada kualifikasi baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 90% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli desain sebesar 94% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 94,9 % berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 93,2% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji lapangan sebesar 84,97% berada pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 13,85. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa inggris siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia interaktif. Nilai rata-rata setelah menggunakan media (85,83) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (55,67).Kata Kunci : multimedia interaktif, bahasa inggris, dan hasil belajar This research was conducted in order to develop instructional interactive multimedia for junior high school student. Operationally, the aims were compressed in three related stages, which were: to design the blueprint, to describe the quality, and to describe the effectiveness of instructional interactive multimedia of English for junior high school student. This research used Research and Development method, with ADDIE model. The research involved students of class VIII-G and VIII-H of SMP Negeri 5 Singaraja. Expert judgments (media, instructional content, and design), one-to-one, small group and field testing was held by using questionnaire to validate the data. Those data were analyzed by using qualitative descriptive, quantitative descriptive and inferential statistic techniques. Instructional content expert evaluation is 78% indicate good qualification. Media expert evaluation is 90% indicate very good qualification. Design expert evaluation is 94% indicate very good qualification. One-to-one testing is 94.9% indicated very good qualification. Small group testing was 93.2% indicated very good qualification. Field testing is 91.3% indicate very good qualification. Learning outcome that was calculate manually obtains number of tcount 13.85. Value of ttable 5% significance is 2.000. Therefore tcount is higher than ttable. It can be conclud that H0 is refused and H1 was accepted. So, there were significant differences between of English learning outcomes before and after using interactive multimedia. Mean score after usage of media (85,83) is higher than before (55,67).keyword : interactive multimedia, English, learning outcome
PENGEMBANGAN MEDIA PRESENTASI PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL PADA SISWA SD NEGERI 3 TAMBLANG KELAS V Ni Made Wiardi .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .; Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3640

Abstract

Penelitian ini dilakukan melihat kurangnya pemanfaatan media pembelajaran dan fasilitas sekolah oleh guru serta hasil belajar IPS yang masih di bawah KMM di kelas V SD Negeri 3 Tamblang. Penelitian ini bertujuan: 1) mendeskripsikan rancang bangun media presentasi pembelajaran; 2) mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan media presentasi pembelajaran; dan mengetahui efektivitas penggunaan media presentasi pembelajaran IPS untuk siswa Kelas V SD Negeri 3 Tamblang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan mengacu pada model ASSURE. Untuk mengetahui kualitas hasil pengembangan media dilaksanakannya uji ahli isi mata pelajaran, ahli desain, ahli media, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan angket. Sedangkan untuk mengetahui keefektifan penggunaan media menggunakan pretest dan postest. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi 97,14% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli desain 93,33%berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 87,05% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji perorangan 94,81% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil 94,41% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji lapangan 89,35% berada pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 11,91. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih dari harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara sebelum dan sesudah menggunakan media presentasi pembelajaran yaitu rata-rata sebelum menggunakan media (62,59) lebih rendah dibandingkan sesudah menggunakan media (76,17). Kata Kunci : Kata kunci: media pembelajaran, IPS, hasil belajar This research was conducted in order to check the lack of instructional media and school's facilities utilization by the teacher, also the learning outcomes of IPS which was below of minimum completeness criteria in 5th grade of SD Negeri 3 Tamblang. The aims of the research were: 1) to describe instructional media blueprint; 2) to describe the quality of the instructional media development; and 3) to know the effectiveness of IPS instructional presentation media usage for 5th Grade student of SD Negeri 5 Tamblang. This research type was research and development, that referred to ASSURE model. Expert judgement of instructional content, design, and media, also individual, small group, and field testing was conducted by using questionnaire in order to know the quality result of instructional presentation media. In order to know the effectiveness of media usage, pretest and posttest were administered. Obtained data were analyzed by using qualitative descriptive, quantitative descriptive analysis, and inferential statistical analysis. Instructional content evaluation result is 97.14%, in very good qualification. Design evaluation result is 93.3%, in very good qualification. Media evaluation result is 87.05%, in good qualification.Individual testing result is 94.81%, in very good qualification. Small group testing result is 94.41%, in very good qualification. Field testing result is 89.35%, in good qualification. Manual calculation of learning outcome obtained t count=11.91. T table value with significance 5% is 2.000. So, t count value is higher than t table, that makes H0 is refused and H1 is accepted. It can be concluded that there is significant different of IPS learning outcome before and after using instructional presentation media which the mean before using media (62.59) is lower than after using media (76.17). keyword : Keywords: instructional media, IPS, learning outcome
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN IPS TERPADU SISWA KELAS VII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 1 TEGALLALANG I Made Sukerata .; I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3714

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengembangkan sebuah multimedia pembelajaran untuk siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS Terpadu. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu mulai dari mendeskripsikan rancang bangun multimedia pembelajaran, mendeskripsikan kualitas pengembangan multimedia pembelajaran dan mendeskripsikan efektivitas penggunaan multimedia pembelajaran. Dalam penelitian pengembangan ini munggunakan model pengembangan perangkat pembelajaran 4-D (define, design, develop, disseminate). Penelitian pengembangan ini diawali dengan pengumpulan data, kemudian menyusun desain multimedia yang berupa storyboard dan diaplikasikan di program flash. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VII C di SMP N 1 Tegallalang. Data kevalidan uji ahli isi, ahli media ahli desain, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan data hasil belajar siswa diperoleh dengan metode tes. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Hasil penilaian dari ahli isi sebesar 94,54% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil penilaian dari ahli media sebesar 88,34% berada pada kualifikasi baik. Hasil penilaian ahli desain sebesar 89,09% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 88,48 % berada pada kualifikasi baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 85,14% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji lapangan sebesar 83,64% berada pada baik. Untuk mengetahui efektivitas produk, dilakukanlah penghitungan hasil belajar secara manual, dan diperoleh hasil t hitung sebesar 10,2. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS Terpadu siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran. Kata Kunci : multimedia pembelajaran, IPS terpadu, dan hasil belajar This research was conducted with aims as to develop an instructional media for VII graders in IPS Terpadu subject. The research was completed by describing these following phases, such as: the blueprint, the quality and the effectiveness. In this Research and Development, 4D instructional material developmental (define, design, develop, disseminate) model was used. This Research and Development was started with data collecting, and then constructed multimedia design prototype (storyboard) which would be applied in Flash program. This research involved class VII C graders of SMP N 1 Tegallalang. Validation data of instructional content expert, media expert, design expert, individual testing, small group testing, and field testing was obtained by using questionnaire and student learning outcomes by using test. Those obtained data was analyzed with qualitative descriptive, quantitative descriptive, and inferential descriptive. Instructional content expert judgment is 94.54% indicates excellent qualification. Media expert judgment is 88.34% indicates good qualification. Design expert judgment is 89.09% indicates good qualification. Individual testing is 88.48% indicates good qualification. Small group testing is 85.14% indicates good qualification. Field testing is 83.64% indicates good qualification. In order to know its effectiveness, learning outcomes manual counting was conducted, and obtained tcount=10.2. ttable with significance 5% value is 2.000. Therefore tcount is higher than ttable that makes H0 was rejected and accept H1. As conclusion, there is significance different of IPS Terpadu learning outcomes before and after using the instructional multimedia.keyword : Instructional multimedia, IPS terpadu, and learning outcomes
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN IPA TERPADU KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 TEGALLALANG I Wayan Yudiarta .; I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3884

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi permasalahan keterbatasan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan materi ajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancang bangun multimedia pembelajaran; mendeskripsikan kualitas multimedia pembelajaran; dan mendeskripsikan efektifitas penggunaan multimedia pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA Terpadu pada siswa kelas VIII semester genap di SMP Negeri 2 Tegallalang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan model ASSURE. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIIIB di SMP Negeri 2 Tegallalang. Data kevalidan uji ahli media, ahli isi, ahli desain, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Rancang bangun multimedia pembelajaran ini telah dikembangkan terdiri dari melakukan analisis kebutuhan, menentukan software, mengembangkan flowchart dan storyboard. Hasil evaluasi ahli isi 75,6% berada pada kualifikasi baik. Hasil evaluasi ahli media 89% berada pada kualifikasi baik. Hasil evaluasi ahli desain 92% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan 96,667% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil 96,25% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji lapangan 92,833% berada pada kualifikasi sangat baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung 35,489. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA Terpadu siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran. Nilai rata-rata setelah menggunakan media (82,33) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (59,83).Kata Kunci : pengembangan, multimedia pembelajaran, hasil belajar. The research is motivated development issues interesting learning media limitations and in accordance with the teaching materials. This study aims to describe the design of multimedia learning; describe the quality of multimedia learning; and describe the use of multimedia learning effectiveness in improving student learning outcomes in science subjects integrated in the second semester of eighth grade students at SMP Negeri 2 Tegallalang. Type of research is the development of research, the model ASSURE. The study involved students in Junior High School class VIIIB at SMP Negeri 2 Tegallalang. Data validity test media expert, expert content, design expert, individual testing, small group testing and field tests obtained using a questionnaire. Data obtained were analyzed by descriptive qualitative, quantitative descriptive and inferential statistics. The design of multimedia learning has been developed consisting of a needs analysis, determine the software, develop flowcharts and storyboards. The results of the expert evaluation of the content of 75.6% at a good qualification. The results of the expert evaluation of the media 89% at a good qualification. The results of expert evaluation of design 92% are at a very good qualification. 96.667% of individual test results are in very good qualification. The result of a small group of 96.25% at a very good qualification. 92.833% field test results are very good in qualifying. Calculation t results obtained manually learning outcomes 35,489. Price t table significance level of 5% is 2.000. So the price of t is greater than the price of the t table so that H0 is rejected and H1 is accepted. So there are significant differences Integrated Sciences student learning outcomes between before and after using the multimedia learning. The average value after using the media (82.33) was higher than before using the media (59,83).keyword : development, multimedia learning, learning outcomes.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS KELAS X SEMESTER GENAP DI SMKN 2 SUKAWATI I Gusti Ngurah Agung Wiratemaja .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .; Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3886

Abstract

Penelitian ini dilakukan dalam upaya mengembangkan multimedia pembelajaran Bahasa Inggris. Secara operasional tujuan tersebut dirinci ke dalam tiga tahapan, yaitu mendeskripsikan rancang bangun multimedia pembelajaran; mendeskripsikan hasil pengembangan multimedia pembelajaran; dan mendeskripsikan efektifitas penggunaan multimedia pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa inggris. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan model pengembangan ASSURE. Penelitian ini melibatkan siswa kelas X SMK N 2 Sukawati. Data kevalidan uji ahli media, ahli isi, ahli desain, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Rancang bangun multimedia pembelajaran ini telah dikembangkan terdiri dari melakukan analisis kebutuhan, menentukan softwere, mengembangkan flowchart dan storyboard. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 96,666% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 83,809% berada pada kualifikasi baik. Hasil evaluasi ahli desain sebesar 90% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 95,38 % berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 95,89% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji lapangan sebesar 93,32% berada pada kualifikasi sangat baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 13,21. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa inggris siswa sebelum dan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran. Nilai rata-rata setelah menggunakan media (81,17) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (61,5)Kata Kunci : multimedia, bahasa inggris, hasil belajar. This study was conducted in an effort to develop a multimedia learning English. Operationally these goals is elaborated in three stages, which describe the design of multimedia learning; describe the results of the development of multimedia learning; and describe the effectiveness of the use of multimedia on learning outcomes of students' learning in English subjects. Type of research is the development of research, using the ASSURE model of development. The study involved students of class X SMK N 2 Sukawati. Data validity test media expert, expert content, design expert, individual testing, small group testing and field tests obtained using a questionnaire. The data obtained were analyzed by descriptive qualitative, quantitative descriptive analysis and inferential statistical analysis. The design of multimedia learning has been developed consisting of a needs analysis, determine softwere, develop flowcharts and storyboards. The results of the expert evaluation of the content of 96.666% at a very good qualification. The results of the evaluation of media experts at 83.809% at good qualifications. The results of the expert evaluation of the design by 90% at a very good qualification. Individual test results by 95.38% at excellent qualifications. The result of a small group of 95.89% at good qualifications. The results of the field test was 93.32% at a very good qualification. Calculation results obtained manually learning outcomes t count of 13.21. Price t table significance level of 5% is 2.000. So the price of t is greater than the price of the t table so that H0 is rejected and H1 is accepted. So there are significant differences english student learning outcomes before and after the use of multimedia learning. The average value after using the media (81.17) was higher than before using the media (61.5)keyword : multimedia, english, learning outcomes.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS VIII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 1 PUPUAN Putu Priska Putra Pratama .; I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3941

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk multimedia pembelajaran pada mata pelajaran IPS. Secara operasional tujuan tersebut dirinci kedalam tiga tahapan kerja, yaitu mendeskripsikan rancang bangun pembelajaran multimedia pembelajaran, mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran dan mendeskripsikan efektifitas penggunaan multimedia pembelajaran pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas VIII. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII C SMPN 1 Pupuan. Data kevalidan uji ahli media, ahli isi, ahli desain, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan angket, dan data hasil belajar dikumpulkan dengan tes. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran dikembangkan melalui analisis kebutuhan, menentukan software, mengembangkan flowchart dan storyboard. Hasil uji ahli isi yaitu 95% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji ahli desain 86% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji ahli media 85% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji perorangan 90,7% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil 90,7% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji lapangan 88,6% berada pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung 24,7. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih besar daripada t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran. Nilai rata-rata setelah menggunakan multimedia pembelajaran (81,17) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan multimedia pembelajaran (61,17).Kata Kunci : multimedia pembelajaran, IPS, dan hasil belajar This research aims to produce multimedia learning in social studies. Operationally these objectives elaborated into three phases, namely describing multimedia learning design learning, describes the quality of the learning outcomes of multimedia development and describes the effective use of multimedia learning in social studies for students of class VIII. Type of research is the development of research. Development model used is ADDIE models. The study involved students of class VIII C SMPN1 Pupuan. Data validity test media expert, expert content, design expert, individual testing, small group testing and field tests obtained by using a questionnaire, and the data collected with the test results to learn. The data obtained were analyzed by descriptive qualitative, quantitative descriptive analysis and inferential statistical analysis. Design is developed through the development of multimedia learning needs analysis, determine the software, develop flowcharts and storyboards. The result of the expert content of 95% at a very good qualification. The result of 86% of design experts are at a good qualification. The result of 85% of media experts are on good qualification. 90.7% of individual test results were very good in qualifying. The result of a small group of 90.7% at a very good qualification. The results of the field test were 88.6% in both qualifications. Calculation results obtained manually learning outcomes 24.7 t. Price t table significance level of 5% is 2.000. So the price of t is greater than t table so that H0 is rejected and H1 is accepted. So there is a significant difference between the results of social studies students before and after the use of multimedia learning. The average value after using the multimedia learning (81.17) is higher than before the use of multimedia learning (61.17).keyword : Instructional multimedia, IPS terpadu, and learning outcomes
Co-Authors ., ADE KARTIKA ., AYU GDE CHRISNA UDAYANIE ., Erma Widiastuti ., Eva Paramita ., Gama Sugiyo Prayoga ., Gede Ardiasa ., Gede Supartayasa ., I Gede Ogi Adnyana ., I Gusti Ngurah Parama Kusuma Yudha ., I KADEK AGUS DARMAJA GIRI ., I Kadek Oka Mahendra Jaya Pg ., I Made Budhiarta Dharmasastra ., I Made Juni Antara ., I Ngh Wira Astawa ., I Putu Andi Pramana ., I Putu Ari Pradana Kusuma ., I Putu Dede Juliana ., I Wayan Adi Gunawan ., Indriana Pratiwi ., Kadek Krisna Nanda ., Kadek Martina ., Kadek Mas Anggi Dwi Yasari ., Kadek Nila Ambarwati ., Ketut Andi Prahasta ., LUH NELI ANTARI ., Luh Putu Ayu Nandari Putri Wibawa ., M. Restu Fajar ., MADE ARDY KUSUMA WARDANA ., Made Ayu Desy Anandani ., Made Rita Dwi Pramayanti ., Made Sutrisna ., Mia Ismawati ., Muhammad Fais Alfafa ., Nancy Maria Cicilia Pusung ., Ni Kade Yuni Ratnasari ., NI KETUT UTAMI HANDAYANI ., NI LUH PUTU SRIE EKA MELANI ., Ni Luh Yuni Astari ., Ni Made Deny Novia Damayanti ., Ni Made Dwi Wisma Yanthi ., Ni Nyoman Ayu Widya Santhi ., Ni Putu Dessy Rumilasari ., Ni Putu Widiantari ., Ni Wayan Citrasmi ., Ni Wayan Selamet ., Nur Fatimah ., Nurul Qoyyimah ., Nyoman Rohmaniah ., Pande Made Hendra Kesuma ., Pebri Damaryanti Ni Putu ., PROF. DR. I WAYAN SANTYASA, M.Si. ., Prof. Dr. I Wayan Santyasa, M.Si. ., Putu Andi Saputra ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd. ., Putu Ayu Rima Chrismayanti ., Putu Ayu Riska Candrayani ., Putu Ayu Sri Setiawati ., Rudi Kurniawan ., Sasmita Sindy Intan Mawarni Amkas ., SYAMSUHARI ., Tri Gatari Ernawati ., Tria Rossyta Dewi A. A. Gde. Ekayana A. A. Gede Agung A.A. Gede Agung A.A. Gede Agung Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Agung, A. A. Gede Agung, Anak Agung Gde Agustini, Tini Alexander Hamonangan Simamora Alexander Hamonangan Simamora Alfafa, Muhammad Fais Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede ANAK AGUNG ISTRI RAI MARTA DEWI . Anandani, Made Ayu Desy Andriani, Ni Made Andriyani, P. I. Anggraeni, Gusti Ayu Putri Aniek Suryanti Kusuma Anjelina Putri, Ayu Ade Antara, I Made Juni Aprilia Agata APRILIYANA DEWI, NI LUH PUTU Ardiasa, Gede Ariantini, Dessy Arini, Ni Kadek Merna Ariyantini, Komang Yuni Artanayasa, Wayan Aryani, Wayan Astiti, Putu Juli Ayu Ade Anjelina Putri Ayu, Kintan B.Lanang Darma Wigunanta ., B.Lanang Darma Wigunanta Bawanti, Ni Made Dewi Cintya Budiartini, Ni Komang Sri Cahyani, Gita Restu Candradewi, W M V Cahyanti Chow Teng Poh Cyntia, Anastasia Ade Desak Made Giliwati Desak Putu Parmiti Dessy Ariantini Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Ayu Ratih Purnama Sari Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewa Kade Tastra Dewa Nyoman Sudana Dewi, Anak Agung Sri Dharsana, I Ketut Dharsana, I Ketut Dharwisesa, Made Wruh Didith Pramunditya Ambara Dr. Ida Bagus Nyoman Sudria,M.Sc . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwipayana, Kadek Erlin Erlin Fikri, Mu'tasim Firdaus, Mohammad Hendra Fredi, Yosep Gama Sugiyo Prayoga . Gede Agus Febrianto . Gede Agus Febrianto ., Gede Agus Febrianto Gede Ardiasa Gede Eva Ariska Putra ., Gede Eva Ariska Putra Gede Saindra Santyadiputra, Gede Saindra Gede Supartayasa Gede Tamba Arya Wargaya . Gede Weda Rukmana Gede Wira Bayu Guo Xiojing Gusti Ayu Putu Pramitha Sari Gusti Ayu Putu Sukma Trisna Gusti Ngurah Satria Nugraha Hajizah, Nurul Handayani Putri, Made Selly I Dewa Ayu Nyoman Artanti, I Dewa Ayu Nyoman Artanti I DEWA GEDE ALIT RAI BAWA . I Dewa Kade Tastra I Gde Wawan Sudatha I Gde Wawan Sudatha I Gede Margunayasa I Gede Nurjaya I Gede Putu Ekadani Apriana . I Gede Rudiksa Wiradnyana . I Gede Suriantara I Gst Lanang Agung Parwata I Gusti Agung Ayu Novia Cahyani . I Gusti Agung Ayu Novia Cahyani ., I Gusti Agung Ayu Novia Cahyani I Gusti Ayu Agung Manik Wulandari I Gusti Ayu Arry Diah Triutami . I Gusti Kadek Surya Adnyana I Gusti Ngurah Agung Wiratemaja . I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Parama Kusuma Yudha I Gusti Putu Suharta I Kadek Oka Mahendra Jaya Pg . I Kadek Suartama I KETUT AGUS ARTHA . I Ketut Dharsana I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Andreano Deny Putra . I Made Andreano Deny Putra ., I Made Andreano Deny Putra I Made Candiasa I Made Citra Wibawa I Made Indrawan I Made Juni Antara I Made Kirna I Made Kirna I Made Kirna I Made Medi Sastrawan Giri . I MADE SOMA . I Made Suarjana I Made Sukerata . I Made Yudi Premana I N. Widya Artha I Ngh Wira Astawa . I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Nyoman Laba Layanta I NYOMAN SUDIARTA . I Nyoman Tri Esaputra I Nyoman Wirya I Putu Andi Pramana . I Putu Dalbo Manik Krishna ., I Putu Dalbo Manik Krishna I Putu Dede Juliana . I Wayan Kertih I Wayan Romi Sudhita I Wayan Rudiarta I Wayan Santyasa I Wayan Santyasa I Wayan Sudiarta I Wayan Sukra Warpala I Wayan Suwatra I Wayan Widiana I Wayan Yudiarta . Ida Bagus Made Astawa Ida I Dewa Ayu Ratih Widnyani ., Ida I Dewa Ayu Ratih Widnyani Ign. Wayan Swatra Ignatius I Wayan Suwatra Indriana Pratiwi . Irwan Febryan Irwan Kurniawan . Ismawati, Mia Ita Fitriati Jannah, Siti Miftahul Juliangkary, Eliska Kadek Ade Puspitarini ., Kadek Ade Puspitarini Kadek Dwipayana Kadek Krisna Nanda kadek martina Ketut Agustini Ketut Andi Prahasta Ketut Andi Prahasta, Ketut Andi Ketut Pudjawan Khaerunnisa Khaerunnisa Khaerunnisa Khaerunnisa, Khaerunnisa Kholifah, Isna Nur Kiti Nada Puspita Gea Komang Damayasa . Komang Damayasa ., Komang Damayasa Komang Mega Wedayanti . Komang Yuli Setiani . Laksana, Made Arya Dharma Larasantika, Ni Komang Luh Anggreyoni . Luh Ayu Tirtayani Luh Dera Adnyani Luh Dera Adnyani Luh Made Ayu Tresnawati Luh Made Sariasih ., Luh Made Sariasih Luh Putu Ayu Febriani . Luh Putu Ayu Febriani ., Luh Putu Ayu Febriani Luh Putu Eva Novita Luh Putu Putrini Mahadewi M.Ed. M.Pd Prof. Dr. Sukadi . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Ayu Desy Anandani Made Delina Rusnawati Made Eka Sari Made Juniantari, Made Made Rasmiadi . Made Setio Artayana Made Sumantri Made Vina Arie Paramita Made Wruh Dharwisesa Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Maharani, Kadek Dwik Prasetya martina, kadek Martiningsih, Ni Made Sri Maulani, Ani Mia Ismawati Mohamad Irsan Hadi Muhammad Fais Alfafa Muslim, Suyitno Mutiara Magta Nabila Sindy Pratiwi Nancy Maria Cicilia Pusung . Nanda, Kadek Krisna Naswan Suharsono Ni Kade Yuni Ratnasari Ni Kade Yuni Ratnasari . Ni Kadek Ary Noviyani Ni Kadek Ayu Noverayanti . Ni Kadek Dwi Purnamayanti Ni Kadek Epa Listiana NI KADEK YUNITA SARI Ni Ketut Suarni Ni Komang Widiarti Ni Luh Ariesti Pratiwi Ni Luh Putu Bagiani Ni Luh Putu Jesi Agustini . Ni Luh Putu Kamela Tristiana Dewi . Ni Luh Putu Kamela Tristiana Dewi ., Ni Luh Putu Kamela Tristiana Dewi Ni Luh Sumer Utami Ni Made Ayu Dwi Oktaviani Ni Made Dwitayani Ni Made Nia Widiya Paramita Ni Made Penawati . Ni Made Penawati ., Ni Made Penawati Ni Made Wiardi . Ni Nyoman Parwati Ni Putu Ari Wulan Dwi Pertami Ni Putu Ayu Samiasih . Ni Putu Ayu Samiasih ., Ni Putu Ayu Samiasih Ni Putu Diah Rahayu Ningtyas Ni Putu Dian Sri Widiartini . Ni Putu Eka Ariesta Wati . Ni Putu Lia Ariati . Ni Wayan Arini Ni Wayan Eka Widiastini Nice Maylani Asril Ningtyas, Ni Putu Diah Rahayu Nisa, Fitriyan Niya Selfiana Panggabean Novita, Luh Putu Eva Nugraha, Gusti Ngurah Satria Nur Fatimah . Nyoman Dantes Nyoman Jampel Nyoman Nopi Purnama Yanti . Ostavianei, Bernadeth Grace Ostaviani, Bernadeth Grace P. WAYAN ARTA SUYASA Paramita, Ni Made Nia Widiya Paramita, Ni Putu Priska Pasaribu, Grace Melly Pertami, Ni Putu Ari Wulan Dwi Praekanata, I Wayan Indra Pratia Sucita, Ni Putu Ayu Jusita Pratiwi, Ni Luh Ariesti Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si . Purnamayanti, Ni Kadek Dwi Putra, Gede Wahyu Pratama Putra, Putu Arik Fernanda Putri Ningrat, Sayu Putu Aditya Antara Putu Agus Dikantara Putra . Putu Agus Dikantara Putra ., Putu Agus Dikantara Putra Putu Desi Apriani Putu Edi Sastrawan . Putu Priska Putra Pratama . Putu Rahayu Ujianti Putu Yogi Santosa . Ratnasari, Ni Kade Yuni Ratu Ayu Astri Desiani . Ratu Ayu Astri Desiani ., Ratu Ayu Astri Desiani Rediarpi, Ni Made Riana, Ni Komang Ida Rohaima Saragi Rudi Kurniawan Rudi Kurniawan Rusnawati, Made Delina Ryan Ardiansyah Putra S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. Sang Putu Supradnyana . Saputra, Putu Eka Bayu Sari, Dewa Ayu Ratih Purnama Sari, Gusti Ayu Putu Pramitha Sari, Kadek Yunita Sari, Made Nirmala Karunika Savitri, I Gusti Ayu Putu Sayu Putri Ningrat Setyatmoko, Kristina Madalena Sitanggang, Riccy Riandi Situmorang, Cindy Fruth Novi Srijaya, Gede Edi Subakti, Ketut Priadnyana Subakti SUBARONO PRI HARTOYO . Sukiana, I Made Sulastri, Indrayani Ari Sulistianti, Mei Lia Sundria, Ida Bagus Nyoman Supartayasa, Gede Supuwiningsih, Ni Nyoman Suwatra, I W. Suyitno Muslim Swatra, Ign. Wayan Tastra, Dewa Kade Teresiya, Henny Wanda Tini Agustini Verawati, Ni Komang Rai Virianingsih, Perima Virnayanthi, Ni Putu Erna Surim Warphala, I Wayan Sukra Wedaswari, Ni Made Natalia Widiartha, Komang Kurniawan Widiarti, Ni Komang Widiastini, Ni Wayan Eka Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik Wulandari, Ketut Yuli Ayu Yani, Ari Novi Yoga, I Dewa Gede Agus Kusuma Yohanes, I Nyoman Yudha, I Gusti Ngurah Parama Kusuma Zainul Arifin