p-Index From 2021 - 2026
13.967
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Pedagogia: Jurnal Pendidikan REFLEKSI EDUKATIKA Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual IJoLE: International Journal of Language Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Journal of Education and Instruction (JOEAI) Jurnal Pendidikan Matematika (JUDIKA EDUCATION) Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha Journal on Education JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Journal of Science and Education (JSE) Indonesian Gender and Society Journal JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION JURNAL PENDIDIKAN IPS Journal of Basic Education Research INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE International Journal of Science and Society (IJSOC) Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Indonesian Journal Of Educational Research and Review Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Jurnal Cakrawala Pendas SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Asian Journal of Applied Education Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Journal of Innovation and Learning Jurnal Ilmiah Tri Hita Karana Joyful Learning Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TEENIQUE (VCT) TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V ., I Dewa Made Arta Putra; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Value Clarification Teenique dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SD Gugus XV Kecamatan Buleleng yang berjumlah 231 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Anturan yang berjumlah 39 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 3 Kalibukbuk yang berjumlah 34 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t polled varians). Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh rata–rata hasil belajar PKn kelompok eksperimen adalah 23,95, sedangkan dari rata–rata hasil belajar PKn kelompok kontrol yaitu 14,26. Dari hasil analisis data, diperoleh thitung = 9,06 lebih besar daripada ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Value Clarification Teenique dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Value Clarification Teenique, hasil belajar This research aimed at knowing the differences of result in studying Pkn (civic) between students who were taught by using conventional technique and students who were taught by using value clarification technique. This was a quasi- experimental research. The design of this research was non-equivalent posy-test only control group design. The population of this research were all of students at the fifth grade in first semester of SD Cluster XV in Buleleng subdistrict in academic year 2013/2014 and were amounted 231 students. The sample of this research were 39 students of the fifth grade of SDN 1 Anturan as experimental group and 34 students of the fifth grade of SDN 3 Kalibukbuk as control group. Data of the result in studying civic were collected by using test instrument in form of subjective test. The collected data were analyzed by using descriptive statistic analysis and inferential statistic (t-test polled varians). Based on the result, it was gotten the mean of the result in studying civic for experimental group was 23.95, whereas the mean of control group was 14.26. from the result, it was gotten result of th = 9.06. it was bigger than tt (in significant level 5%) = 2.00, in conclusion, this result showed that there was significant difference on the result of studying civic between students who were taught by using value clarification technique and students who were taught by using conventional technique.keyword : Result of Study, Value Clarification Technique
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CTL BERBASIS BUDAYA BALI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD GUGUS SUKAWANA ., I Kadek Nadiartana; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2448

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep dalam mata pelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CTL berbasis budaya Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V tahun pelajaran 2013/2014 di SD Gugus Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten bangli. Prosedur penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain post-test only with non equivalent control group design. Popupasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus Sukawana Kecamatan Kintamani Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 49 orang. Teknik pengambilan sampel adalah teknik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data pemahaman konsep siswa diperoleh dengan menggunakan tes pilihan ganda diperluas. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep dalam mata pelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CTL berbasis budaya Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini dibuktikan dengan Rata-rata skor pemahaman konsep siswa kelompok eksperimen adalah 31,1 berada pada kategori tinggi sedangkan skor pemahaman konsep siswa kelompok kontrol adalah 24,8 berada pada kategori sedang dengan nilai thitung sebesar 3,215 dan ttab = 2,021 maka thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CTL berbasis budaya Bali lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : CTL, budaya Bali, pemahaman konsep Abstract The research aims to determine differences in understanding of concepts in science among the group of students who learned with CTL-based learning model Balinese culture and the group of students who learned with conventional learning models in class V student of the school year 2013/2014 in the SD group Sukawana district of Kintamani Bangli regency. The research procedure is quasi-experimental studies and using post-test only design with non-equivalent control group design. Popupasi this study were all fifth grade students of elementary schools in the district of Kintamani Sukawana Cluster Academic Year 2012/2013. The sample used in this study amounted to 49 people. Sampling technique is random sampling technique, but the class was randomly assigned. Data obtained with students' understanding of the concept of using extended multiple choice test. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The analysis showed that there were differences in understanding concepts in science among the group of students who learned with CTL-based learning model Balinese culture and the group of students who learned with conventional learning models. This is evidenced by the average score of the experimental group students' understanding of concepts was 31.1 at the high category while scores of understanding the concept of the control group was 24.8 students in middle category with tcount ttab = 3,215 and then 2,021 t greater than ttab. Based on these results it can be said that a group of students who learned with CTL-based learning model Balinese culture is better than the group of students who learned with conventional learning models. keyword : CTL, Balinese culture, understanding concepts
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TSTS DENGAN TEKNIK KANCING GEMERINCING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN KELAS IV ., I Putu Giri Yuda Putra; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2546

Abstract

Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan Teknik Kancing Gemerincing dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Semester 1 Gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan non-equivalent post-test only control group desain. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV di gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Sampel dipilih sebanyak dua sekolah dari delapan sekolah dengan menggunakan teknik “random sampling”. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, yaitu tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan Teknik Kancing Gemerincing dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh adanya pencapaian nilai siswa yang dibelajarkan menggunakan model siklus belajar berdasarkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan Teknik Kancing Gemerincing yang tergolong sangat tinggi dengan rata-rata 15,9 sedangkan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional tergolong tinggi dengan rata-rata 12,06.Kata Kunci : model pembelajaran tsts, teknik kancing gemerincing, hasil belajar Research was conducted to determine differences in outcome between groups of students learn civic education that learned using learning cooperative model two stay two stray with talking chips technique with students that learned using conventional learning models in grade IV Semester 1 Group cluster XV Buleleng Distric Buleleng Regency Academic Year 2013/2014. The research was quasi-experimental research design using non-equivalent post-test only control group design. Subjects of this research are fourth grade students in the group cluster XV Buleleng distric Buleleng regency. Samples were selected as two schools from eight schools by using the technique of "random sampling". The research data collected using test methods, namely multiple choice test. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics (t-test). The results showed that there were significant differences between students, civic education learning outcomes that learned using learning cooperative model two stay two stray with talking chips technique devided with students that learned using conventional learning models. This is demonstrated by the average achievement of the students that learned using learning cooperative model two stay two stray with talking chips technique is classified as very high with an average of 15.9, while the students that learned using conventional learning model is high with an average of 12.06.keyword : cooperative model tsts, talking chips technique, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V ., Komang Tariani; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3114

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (2) deskripsi pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan (3) perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh SD kelas V di Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2013/2014, dengan jumlah populasi 206 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling melalui teknik undian, tetapi yang diundi adalah kelas. Dari hasil undian, diperoleh kelas V dari SD N 5 Bungkulan dan SD N 6 Bungkulan sebagai sampel penelitian. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pemahaman konsep IPA. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) pemahaman konsep IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional cenderung rendah dengan rata-rata skor = 11, (2) pemahaman konsep IPA siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing cenderung tinggi dengan rata-rata skor = 32,08, dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (thitung = 16,20 > ttabel = 2,00). Hal ini berarti model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional dalam pemahaman konsep IPA di kelas V SD. Kata Kunci : Kata kunci: inkuiri terbimbing, pemahaman konsep, IPA. Abstract This present research was aimed to know: (1) the description of students’ Sains Concept comprehension who were taught by Conventional Learning Model, (2) the description of students’ Sains Concept comprehension who were taught by Inkuiri Terbimbing Learning Model, (3) the significant different between students who were by Conventional Learning Model and students who were taught by Inkuiri Terbimbing Learning Model. The research design for this research was quasi-experimental research with post-test only control group design. The research population was all fifth grade students in Cluster IV Sawan district in Academic Year 2013/2014, which consisted of 206 students. The sample was taken by using random sampling design through class lottery. The sampling result was fifth grade students of SD N 5 Bungkulan and fifth grade students of SD N 6 Bungkulan became the sample of this research. The instrument used for collecting data was Sains Comprehension Test. The obtained data was analyzed by using descriptive statistic analysis and inferential statistic analysis (t-test). The results of this research were: (1) Students’ Sains Concept Comprehension who were taught by using conventional learning model tended to show low score with the score was 11, (2) Students’ Sains Concept Comprehension who were taugh by using Inkuiri Terbimbing learning model tended to show high score with the score was 32.08, and (3) there was a significant different between who were by Conventional Learning Model and students who were taught by Inkuiri Terbimbing Learning Model (tscore = 16.20 > ttable = 2.00). It indicated that Inkuiri Terbimbing Learning Model was better than Conventional Learning Model for Fifth Grade Students’ Sains Concept Comprehension of Eelementary School.keyword : Key words: Inkuiri Terbimbing, conceptual comprehension, Science
PENGARUH METODE HILL CLIMBING (PENDAKIAN BUKIT) BERBANTUAN LKS TERSTRUKTUR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KARANGASEM TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Putu Aurora; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara kelas yang dibelajarkan dengan metode Hill Climbing (Pendakian Bukit) berbantuan LKS terstruktur dengan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus I Karangasem. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas V di Sekolah Dasar No. 3 Seraya Tengah sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V di Sekolah Dasar No. 1 Seraya Tengah sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar matematika dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rata-rata skor hasil belajar matematika yang dicapai kelas eksperimen adalah 23,25 atau 77,5% dengan kategori tinggi. Sementara rata-rata skor yang dicapai kelas kontrol yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional adalah 18,50 atau 61,7% dengan kategori cukup. Berdasarkan pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelas yang dibelajarkan dengan metode Hill climbing (Pendakian Bukit) berbantuan LKS terstruktur dengan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Metode Hill Climbing (Pendakian Bukit), LKS terstruktur, hasil belajar This study aimed at knowing the differences in math learning outcomes between the Math class which was taught by Hill Climbing method with structured worksheet with the class which was taught by conventional method on the fifth grade students of SD Gugus I Karangasem. This study was a quasi experimental study. The population was the fifth grade students of SD No. 3 Seraya Tengah as the experiment group and the fifth grade students of SD No. 1 Seraya Tengah as the control group. The data was collected through the test’s outcomes which were analyzed descriptive statistically and t-test. The result of the study shows that the average score of Math learning outcomes on the experiment class was 23,25 or 77,5% with high category. While the average score of control group which was taught by conventional method was 18,50 of 61,7% with adequate category .Based on the hypothesis’ test, it can be concluded that there were significant differences between the class who was taught by Hill Climbing method with structured worksheet with the class which was taught by conventional method.keyword : Hill Climbing Method, Structured Worksheet, Students’ Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN TEKNIK KNOW-WANT-LEARN (KWL) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Luh Widyawati; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif dengan teknik KWL dari pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Tembuku Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment), dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus III tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 227 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling, pengundian didapatkan kelas V SD N 1 Yangapi sebagai kelas eksperimen dan SD N 6 Yangapi sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif dengan teknik KWL pada kategori sangat tinggi (rata-rata sebesar 14,82), (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional berada pada kategori tinggi (rata-rata sebesar 12,54), (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif dengan teknik KWL daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (thitung = 2,904>ttabel = 2,000). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan teknik KWL berpengaruh terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : kooperatif dengan teknik know-want-learn (KWL), konvensional, hasil belajar IPA. The study aimed to determine the difference between the science learning outcomes of students who learned with the cooperative learning model with KWL technique of the group of students who learned with the conventional model of learning in the fifth grade of elementary school students in Cluster III, Tembuku district in Academic Year 2013/2014. This study is a quasi experimental study with the design of a post-test only control group design .The population was fifth grade students in elementary school Cluster III in academic year 2013/2014 with 227 students. Samples were taken by using random sampling, the draw got grade fifth of SD N 1 Yangapi as the classroom experiments and SD N 6 Yangapi as the control class. Science learning outcomes data were collected using a multiple-choice test one correct answer. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics ( t-test). The results found that: (1) science learning outcomes of students who take cooperative learning model with KWL technique in the category of very high (average of 14.82), (2) science learning outcomes of students who take conventional learning at the high category ( average of 12.54), (3) there are significant differences between the learning outcomes of students who take science learning with cooperative learning KWL technique with students who take learning with conventional learning models (tcalculate = 2.904 > ttable = 2.000). The existence of a significant difference suggests that learning using cooperative learning model with KWL technique affected science learning outcomes compared with conventional learning models.keyword : cooperative with know-want-learn (KWL) technique, conventional, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA ., Dewa Ayu Pamella; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran snowball throwing dan motivasi belajar terhadap pemahaman konsep IPA siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus Ubud Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 228 orang. Sampel penelitian berjumlah 111 siswa, dipilih dengan teknik random sampling. Data hasil pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes pemahaman konsep, sedangkan data motivasi belajar siswa dikumpulkan melalui kuisioner motivasi belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan anava dua jalur dilanjutkan dengan uji t-scheffe. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran snowball throwing dan konvensional (Fhitung= 13.02 > Ftabel = 4,08), Kedua, terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap pemahaman konsep IPA (Fhitung= 86,40 > Ftabel = 4,08), Ketiga, terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran berbeda (thitung= 9,12 > ttabel = 2,000), Keempat, terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA pada siswa yang memiliki motivasi belajar rendah yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran berbeda (thitung= 4,02 > ttabel = 2,000).Kata Kunci : snowball throwing, motivasi belajar, pemahaman konsep IPA This study aimed at describing the influence of snowball throwing teaching model and learning motivation on students understanding of science concepts.This research is a quasi-experiment.The study population was all students in the fourth grade in elementary cluster Ubud, Gianyar regency academic year 2013/2014 which amounted to 228 students. The sample was 111 students, selected by random sampling technique. The data of students understanding of science concepts collected by the instrument understanding concept test , while the data of students motivation collected through learning motivation questionnaires. Data analysis techniques using descriptive statistical analysis and ANOVA followed two paths with Scheffe's t-test. Based on data analysis, the result are: First, there are differences in understanding science concepts significantly between students who take learning using snowball throwing learning models and conventional (Fvalue = 13.02 >Ftable = 4,08) Second, there is an effect of the interaction between the model of learning and motivation to students understanding science concepts (Fvalue= 86,40 >Ftable = 4,08) Third, there are differences in students understanding science concepts on students who have high motivation that learned using different learning models (t value= 9,12 > t table = 2,000) fourth, there are differences in students understanding science concepts on students who have low motivation that learned using different learning models (t value= 4,12 > t table = 2,000).keyword : snowball throwing, motivation, students understanding science concepts
PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS PENDAYAGUNAAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Wayan Ariawan; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui deskripsi prestasi belajar IPA siswa pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional, (2) mengetahui deskripsi prestasi belajar IPA siswa pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan kontekstual berbasis pendayagunaan lingkungan, dan (3) mengetahui perbedaan prestasi belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan kontekstual berbasis pendayagunaan lingkungan dengan kolompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dan dilaksanakan di kelas V SD Gugus III Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2013/2014 dengan menggunakan desain posttest only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 26 orang siswa kelas V SD Negeri Abuan yang digunakan sebagai kelompok eksperimen dan 25 orang siswa SD Negeri Bonyoh yang digunakan sebagai kelompok kontrol dan ditentukan dengan sistem random sampling. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan adalah data prestasi belajar IPA dan dikumpulkan dengan menggunakan tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan statistik infrensial (uji-t). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Prestasi belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional berada pada kategori tinggi. (2) Prestasi belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan kontekstual berbasis pendayagunaan lingkungan berada pada kategori sangat tinggi. (3)Teterdapat perbedaan prestasi belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan kontekstual berbasis pendayagunaan lingkungan sebagai sumber belajar dengan kolompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pendekatan Kontekstual Berbasis Pendayagunaan Lingkungan, Prestasi Belajar IPA, Model Pembelajaran Konvensional This study aims to: 1) to know the description of science learning achievement of students in the group of students who are learned using conventional learning models, (2) determine the description of science learning achievement of students in the group of students who are learned with the utilization of environment-based contextual approach, and 3) determine differences in science learning achievement significantly between groups of students who take the contextual approach based learning environment with group of students who take the learning with conventional learning models. This research is a quasi experimental study conducted in class V and Cluster III Kintamani district year 2013/2014 with a design posttest only control group design. Sample of this study is 26 students of SD Negeri Abuan used as the experimental group and 25 students of SD Negeri Bonyoh used as a control group and were determined by random sampling system. In this study, the data collected is science learning and achievement data were collected using an objective test. Data were analyzed in two stages, namely the descriptive statistics and statistical analysis (t-test). The results of this study it can be concluded that: (1) science learning achievement students who learned with conventional learning models that are in the high category. (2) science learning achievement of students who are learned with contextual approach based on the utilization of the environment are very high category. (3) There are differences in science learning achievement significantly between groups of students who take the contextual approach based learning environment as a learning resource utilization with kolompok students who take learning with conventional learning models in fifth grade elementary school students in Cluster III Kintamani District school year 2013/2014.keyword : Utilization-Based Contextual Approach Environment, Science Achievement, Learning Model Conventional
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERPADU TIPE CONNECTED BERBANTUAN MEDIA KOMIK TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V ., Ni Komang Sumiantini; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran terpadu tipe connected berbantuan media komik dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada kelas V Gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian adalah siswa kelas V Gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 170 siswa. Sampel penelitian yaitu kelas V SDN 1 Kaliuntu yang berjumlah 33 siswa dan kelas V SDN 2 Kaliuntu yang berjumlah 28 siswa. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA. Pengumpulan data hasil belajar IPA dilakukan dengan menggunakan metode tes dan instrumen berbentuk tes objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran terpadu tipe connected berbantuan media komik dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (thitung>ttabel) pada kelas V Gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran terpadu tipe connected berbantuan media komik yaitu 20,36, lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional yaitu 16,36. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran terpadu tipe connected berbantuan media komik berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran terpadu tipe connected, media komik, hasil belajar IPA The aim of this research is to find out the difference of science learning result between students treated with connected guided learning model and students treated with conventional learning model in grade V of Gugus X Kecamatan Buleleng in the academic year 2013/2014. This research is a quasi experiment. The population is 170 students in grade V of Gugus X Kecamatan Buleleng in the academic year 2013/2014. The samples are grade V of SDN 1 Kaliuntu, which is 33 students, and grade V of SDN 2 Kaliuntu which is 28 students. The collected data is science learning result. The collected data of science learning result was done by test method and objective test instrument. The data collected then analyzed using descriptive and inferential statistic (t-test). The result of this research found that there is a difference of science learning result between a group of students treated with connected guided learning model and a group of students treated with conventional learning model (thitung>ttabel) in grade V of Gugus X Kecamatan Buleleng in the academic year 2013/2014. The average of science learning result of students treated with connected learning model is 20,36, which is bigger than the average of science learning result of students treated with conventional learning model, which is only 16,36. This means that the application of connected guided learning model affects the students’ science learning result of grade V in Gugus X Kecamatan Buleleng in the academic year 2013/2014.keyword : connected guided learning model, comic, science learning result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V GUGUS XV KECAMATAN BULELENG TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Putu Citra Arni Kusumaningrum; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4532

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian post-test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah kelas V semester ganjil di Gugus XV Kecamatan Buleleng. Sebanyak 49 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dengan menggunakan tes pilihan ganda dan data yang dikumpulkan adalah data hasil belajar IPA. Data analisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t.Hal ini dapat dilihat dari hasil rerata kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding rerata kelompok kontrol (eksperimen=22,96 > kontrol=18,21) dan hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji-t dengan t_hitung lebih besar dari pada t_tabel yaitu 3,65 > 2,0665. Dengan demikaian, kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, dengan kata lain terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V semester ganjil di Gugus XV Kecamatan Buleleng. Kata Kunci : Model Kooperatif Tipe Team Games Tournament, hasil belajar Abstract This study aims to determine the significant difference of the science learning outcomes between students who learned by using cooperative learning model team games tournament and students who learned with conventional learning models. This study was a quasi-experimental study (quasi-experimental) which design with a post-test only control group design. The population of this was V grade students first semester in XV Clustert of Buleleng Discrict. A total of 49 students were selected as the sample was determined by random sampling technique. The data collection method used is the method using a test with multiple-choice tests and the data that was collected is the outcomes of science learning data. The analysis data using descriptive statistics and inferential statistics that test-t. It can be seen from the results of the experimental group mean is higher than the mean of the control group (experimental = 22.96> control = 18.21) and the results of the hypothesis by using the test-t with t_value greater than t_table ie 3.65> 2.0665. Therefore, the group of students who take learning with cooperative learning model team tournament games showed better results than the students who take learning with conventional learning models, in other words there is the influence of application of cooperative learning model team tournament games toward science learning outcomes of V grade students in XV Cluster of Buleleng District. keyword : Cooperative Learning Model Type Team Games Tournament, learning outcomes
Co-Authors . Jamilah . Jamilah ., Arifa Mardyastuti ., Cokorda Istri Mas Maharani ., Dayu Komang Widiaheni ., Desak Komang Setia Purnama Sari ., Desak Made Evha Sukma Wathi ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Drs. Wayan Tirka,M.Pd ., Gede Agus Subawa ., Gede Darmanta ., I Dewa Gede Wianjana Putra ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd. ., I Gede Agus Ari Andika ., I Gede Arnawa Riana ., I Gede Fajar Dian Mahendra ., I GEDE INDRA WIDIADA ., I Gusti Ayu Widya Tri Wahyunita ., I Komang Cahya Trianandika ., I Komang Kardiyasa ., I Made Dwi Wiguna ., I Made Juni Antara ., I Putu Arie Indra Permana ., I Putu Mardika ., I Wayan Harimawan Rahmadi ., I Wayan Heri Sumayasa ., I Wayan Karma ., I Wayan Weda Gustana P ., Ida Ayu Istri Agung Ardyatmika ., Ida Ayu Kade Novia Puspita Dewi ., Inna Nur Khasanah ., Kadek Ayu Darmayanti ., Kadek Bisma Sudarmika ., Kadek Mita Irmayanti ., Kadek Somarasih ., Kadek Urip Kurniawan ., Kadek Yuda Wibawa ., Ketut Prabawardani ., Komang Dina Yanti ., Komang Jumi Rianti ., Komang Setia Adi Kurniawan ., Luh Eka Repita ., Luh Gede Dita Ernayanti ., Luh Putu Mina Kusuma Dewi ., Made Apri Praditya ., Made Sudiarsini ., Made Sutera Cahhya p ., Made Yogi Budi Astawa ., Muhammad Alfan Juniardi ., Ni Gusti Putu Wahyu Suryastuti ., Ni Kadek Antari ., Ni Kadek Ari Wariani ., Ni Kadek Dwi Sariani ., Ni Kadek Somawati ., NI KADEK TANIA PERMATASARI ., Ni Luh Kadek Diah Puspitasari ., Ni Luh Putu Suaniasih ., Ni Made Ary Astuti ., Ni Made Dani Kusuma ., Ni Made Firma Janayanti ., Ni Made Lastri Karsiani Putri ., Ni Made Meita Purnama_mahasiswa Sari ., Ni Made Novia Pramawati ., Ni Made Sri Ayu Lestari ., Ni Made Srimaheni ., Ni Putu Devi Efriani ., Ni Putu Leoni Susiliastana Dewi ., Ni Putu Yuli Artini ., Ni Wayan Anita Dewi ., Ni Wayan Januk Parwati ., Putu Ayu Widiari Suseni ., Putu Desy Santiani ., Rahmawati Utari A. A. Gede Agung Abas Oya Abdul Rofiq Adi, Ni Nyoman Serma Adnyana, Made Agus Dwi Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Agung, A. A. Gede Akbar, Zulfan Alexander Hamonangan Simamora Amalia, Titah Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Anak Agung Gede Sugianthara Antara, I Gede Wahyu Suwela Antara, I Made Juni Apriliawan, Putu Andre Ardinata, Kadek Ariana, Anak Agung Gede Bagus Ariani, Komang Rina ariati, ketut juni Arina, Ni Komang Sri Asih Arista Dewi, Ni Putu Arista Dewi, Ni Putu Aritonang, Rido Arnawa, I Ketut Tunas Arnawa, I Ketut Tunas Arsita Novelia Artawan, I Putu Astawa, Made Yogi Budi Asti Riandini, Putu Vadia Atmaja, Jessy Parmawati Awe, Ermelinda Yosefa Ayu Dwipayani, Ni Made Azra Fauzi Basilius Redan Werang Budiartini, Ni Nyoman Crisiana, Ni Komang Winda Dear Ramos Damanik . Dear Ramos Damanik ., Dear Ramos Damanik Desak Made Parmika Desak Nyoman Rani Febi Widiastri Dewa Ayu Pamella . Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Bagus Sanjaya Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewa Made Adi Andhika Nida Dewa Nyoman Sudana Dewa Putu Ananda Kusuma . Dewa Putu Widiartana . Dewi , Ni Luh Putu Santika DEWI SARTIKA Dewi, Nia Satyawati Diana Sari, Ni Luh Sintya Didith Pramunditya Ambara Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwi Lestari, Hilmania Efiyanti, Ni Putu Efriani, Ni Putu Devi Enung Nurhayati Ermayani, Luh Fadilah, Ninik Uswatun Fadlurrahman, Muhammad Febriyanti, Dinda Dwi Fredinan Yulianda G.A.P. Suprianti Gede Arif Ardina . Gede Darmanta . Gede Elga Pranata ., Gede Elga Pranata Gede Metta Adnyana ., Gede Metta Adnyana Gede Satya Narendra Arya . Gede Satya Narendra Arya ., Gede Satya Narendra Arya Gracia M. N. Otta Hadiyaturrido, Hadiyaturrido Handayani, Komang Krisna Handayani, Komang Krisna Hendrayani, Nyoman Rusi Hignasari, L.Virginayoga I Dewa Gede Putra Widiarta I Dewa Kade Tastra I Dewa Made Arta Putra . I Gde Wawan Sudatha I Gde Wawan Sudatha I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd . I Gede Agus Suantara I Gede Arnawa Riana I Gede Arnawa Riana . I Gede Astawan I Gede Indra Widiada I Gede Kasih Widana I Gede Margunayasa I Gede Ratnaya I Gusti Agung Ayu Wahyudiantari . I Gusti Agung Ayu Wahyudiantari ., I Gusti Agung Ayu Wahyudiantari I Gusti Ayu Agung Istri Dwi Yulianthi Kusuma I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Kadek Edi Yudiana I Kadek Nadiartana . I Kadek Oka Wira Satria . I Kadek Saputra I Kadek Suartama I Ketut Ardika . I Ketut Gading I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Candiasa I Made Citra Wibawa I Made Juni Antara I Made Kembar I Made Suarjana I Made Sujana I Made Tegeh I Nengah Suastika I Nengah Suastika I Nengah Suba I Noman Jampel I Nyoman Jampel I Nyoman Wirya I Putu Aurora . I Putu Canda Yoga Pratama I Putu Giri Yuda Putra . I Putu Yogy Adi Pradipta . I Wayan Ardana I Wayan Ariawan . I Wayan Aryadhi . I Wayan Aryadhi ., I Wayan Aryadhi I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Misnawan I Wayan Rudiarta I Wayan Widiana I Wayan Widnyana Ignatius I Wayan Suwatra Inna Nur Khasanah Ismawati Iwan Abdy Jamilah . Jampel, I Noman Jayadiningrat, Made Gautama Kade Ferry Apriyana . Kade Ferry Apriyana ., Kade Ferry Apriyana Kadek Ardinata Kadek Ari Wibawa . Kadek Bisma Sudarmika Kadek Dwi Kusumawati . Kadek Edi Yudiana Kadek Mita Yuniari Kadek Rosdiantini Kadek Siska Wulandari Kadek Urip Kurniawan . Kadek Yudiana Kamandewi, Komang Ridja Kasanah, Uswantun ketut juni ariati Ketut Manis Santi Purnami Ketut Prabawardani Ketut Pudjawan Ketut Suciani Ketut Suprismayanti ., Ketut Suprismayanti Ketut Surya Manik Khasanah, Inna Nur Komang Rina Ariani Komang Setia Adi Kurniawan . Komang Tariani . Krismony, Ni Putu Aprilia Krisna Dewi, Kadek Putri Kusuma, I Gusti Ayu Agung Istri Dwi Yulianthi Laksmi, Putu Putri Dena Lestariningsih, Mirawati Dina Luh Ayu Tirtayani Luh Ermayani Luh Komang Yuniari Luh Made Diah Sukmayani ., Luh Made Diah Sukmayani Luh Putu Ayu Laheri Dewi ., Luh Putu Ayu Laheri Dewi Luh Putu Marliawati Luh Putu Mina Kusuma Dewi . Luh Putu Putrini Mahadewi Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd . Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. . Luh Putu Sri Widnyani M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Apri Praditya Made Aryawan Adijaya Made Ayu Puspita Dewi . Made Ayu Puspita Dewi ., Made Ayu Puspita Dewi Made Mei Yudiari ., Made Mei Yudiari Made Sulastri Made Sumantri Made Yogi Budi Astawa Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Manik, Ni Kadek Krisma Devi Yunika Margunayasa, Gede Margunayasa, Gede Maya Hayatun Nupus Misnawan, I Wayan Misrahayu, Yuni Muhammad Hafizin Muhammad Syahruddin Amin Muhammad Yamin Muliani, Putu Lia Muliyantini, Putu Mutiara Magta Ni Kadek Ena Juliatni Ni Kd Desi Natalia ., Ni Kd Desi Natalia Ni Ketut Suarni Ni Ketut Widiartini Ni Komang Sintya Dewi Ni Komang Sumiantini . Ni Luh Gede Karwina Putri ., Ni Luh Gede Karwina Putri Ni Luh Pande Oki Wardani Ni Luh Purniawati . Ni Luh Putu Libriana Lisna Dewara Ni Luh Putu Suaniasih Ni Luh Widyawati . Ni Made Anik Krisna Dewi ., Ni Made Anik Krisna Dewi Ni Made Lastri Karsiani Putri Ni Made Marteni Dewi . Ni Made Okty Purwani . Ni Nengah Arsini ., Ni Nengah Arsini Ni Nyoman Budiartini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Parwati Ni Putu Aprilia Krismony Ni Putu Ayu Puriani . Ni Putu Candra Lestari Ni Putu Devi Efriani Ni Putu Devi Efriani . Ni Putu Heni Dianthi . Ni Putu, Dewi Fitriyanti Ni Wayan Arini Ni Wayan Desi Mariani . Ni Wayan Dyah Endrayanti . Ni Wayan Eka Rippanawati Ni Wayan Misiyanti . Ni Wayan Nia Wijayanti Ni Wayan Sri Widyantari ., Ni Wayan Sri Widyantari Ni Wayan Suniasih Nice Maylani Asril Nida, Dewa Made Adi Andhika Novita Cahyani ., Novita Cahyani Nugraha, A.A. Putu Pradana Yogi Nur ‘Azah Nurmutia Herdiana, Anandea Nyoman Dantes Nyoman Jampel Nyoman Jon Sastrawan . Nyoman Jon Sastrawan ., Nyoman Jon Sastrawan Nyoman Maesha Bramanda Nyoman Sutrana, Kadek Erik Apriliawan Paramitha, Ni Luh Putu Ayu Eka Sri Parmika, Desak Made Pasaribu, Marintan Laurentcya Prabawardani, Ketut Praditya, Made Apri Pranata, I Kadek Adi Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Purba, Ezra Elisa purba, oktaviana nirmala Purnamawati, Ni Kadek Devi Putra, Komang Triana Tantra Putri, Ni Made Lastri Karsiani Putu Aditya Antara Putu Citra Arni Kusumaningrum . Putu Deni Lesmana ., Putu Deni Lesmana Putu Diah Febryani ., Putu Diah Febryani Putu Mira Novita Sari Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Rahayu Ujianti Putu Sandhita Prayoga Putu Widiadnyana ., Putu Widiadnyana Putu Yadi Santika Dana . Putu Yadi Santika Dana ., Putu Yadi Santika Dana Rahmayanti, Isna Maulida Ramadinata, I Putu Sabda Rendra, Ndara Tanggu Rendra, Ndara Tanggu Riana, I Gede Arnawa Riasri, Ni Putu Rosyidah, Ferdiana Rudi, I Wayan S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . Sadeva, Tia Aulia Putri Santiani, Ni Putu Ertha Sapiruddin, Sapiruddin Sari, Putu Mira Novita Sariningsih, Komang Ratna Siahaan, Sevianna Simanjuntak, Ayu Ronauli Sri Hardiningsih Sri Mahalia Br Ginting Suaniasih, Ni Luh Putu Suantini, Ni Nyoman Suarmini, Ni Putu Suarmini, Ni Putu Subarjo, Michael Donny Pradana Suci, Ni Komang Ayu Ari Suci, Ni Komang Ayu Ari Sudarmika, Kadek Bisma Sudatha, I Gede Wawan Sudiartini, Ni Putu Sukmawati, Dedek SUMARTINI, NI WAYAN Susilawati, Aay Suwatra, Ign. I Wayan Syarifuddin Syarifuddin Tarigan, Berwina Ngalemisa Br Tarpin Juandi Tatwi Utaminingsih Tesalonika Trisnawati, Putu Eka Trisnawati, Putu Eka Utama, Kadek Santika Wira Utama, Kadek Santika Wira Utami, Ni Putu Adi Utamiani, Ni Made Utaminingsih, Tatwi Virnayanthi, Ni Putu Erna Surim Wabdaron, Densemina Yunita Wahyuningsih, Linda Wayan Tirka Widana, I Gede Kasih Widiada, I Gede Indra Widiarta, I Dewa Gede Putra Widyaiswara, Gede Putu Widyaningrum, Sephia Wiradana, Kadek Agus Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik Yanti, Ni Kadek Diah Kusuma yudyantara Yugakisha, Made Savitri Yulia Astuti Dewi, Ni Luh Putu Yuliani, Ni Putu Yuliani, Ni Putu Yuni Artini, Ni Wayan Yuniari, Kadek Mita