Claim Missing Document
Check
Articles

Perkembangan Arsitektur Masjid Raya Bandung (1973-2003): Studi Sejarah-Arkeologi Komparatif Hidayat, Asep Achmad; Thohir, Ajid; Supendi, Usman; Nurcahya, Yan; Sugiarto, Deri
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i129
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari peran strategis Masjid Raya Bandung sebagai ikon religius sekaligus ruang publik utama kota yang mengalami transformasi arsitektural seiring dinamika sosial, politik, dan budaya perkotaan. Perubahan tersebut belum banyak dikaji secara komprehensif dalam perspektif sejarah dan arkeologi bangunan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan arsitektur Masjid Raya Bandung pada periode 1973–2003 dengan menelusuri perubahan bentuk, fungsi, struktur, dan makna ruangnya. Metode yang digunakan adalah metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, didukung pendekatan arkeologi bangunan untuk mengkaji data material berupa struktur fisik, elemen dekoratif, tata ruang, kubah, menara, serta orientasi ruang ibadah. Data diperoleh melalui studi arsip, dokumen resmi pembangunan, laporan teknis, dan observasi jejak material bangunan, kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Raya Bandung mengalami tiga fase transformasi utama, yaitu modernisasi awal, fase monumentalitas dan ekspansi ruang, serta rekonstruksi besar menuju konsep masjid kota modern. Transformasi tersebut mencerminkan adaptasi terhadap kebutuhan umat, kebijakan pemerintah daerah, dan perubahan identitas Islam perkotaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa arsitektur Masjid Raya Bandung merepresentasikan dinamika sosial, historis, dan politis Kota Bandung dalam konteks ruang religius dan publik
Dinasti Umayyah di Andalusia: Perkembangan Ilmu Pengetahuan (756-1031 M) M Kautsar Thariq Syah; Nurcahya, Yan; M Zikril Oksa Putra; Zaahidah Aufaa Ahdillah; Riyan Haqi Khoerul Anwar
Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities Vol. 6 No. 01 (2025): Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/isnad.v6i01.11762

Abstract

Dinasti Umayyah merupakan sebuah rezim pemerintahan Islam yang berada di bawah kekuasaan keluarga Umayyah yang berlangsung dari tahun  661 M-750 M. Kekhalifahan Umayyah atau Dinasti Umayyah adalah kekhalifahan Islam kedua setelah pembubaran Kekhalifahan Rasyidin di Jazirah Arab, Dinasti Umayyah di Al-Andalus adalah periode penting dalam sejarah Spanyol yang dimulai pada tahun 756 Masehi ketika Abdul ar-Rahman I melarikan diri dari Konstantinopel setelah kekalahan pasukan Umayyah di Timur Tengah. Dinasti ini berakhir pada tahun 1031 Masehi ketika keruntuhan politik dan pemberontakan membagi Al-Andalus menjadi berbagai kerajaan taifa kecil. Kota Kordoba menjadi pusat kebudayaan dan ekonomi yang penting, dengan Al-Andalus menjadi salah satu pusat intelektual dunia Islam. Langkah dalam penelitian ini dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu tahap pengumpulan sumber, dan tahap penyajian hasil analisis. Pengumpulan sumber dalam penelitian ini menggunakan teknik library research (penelitian pustaka). Dinasti Umayyah di Andalusia merupakan periode emas dalam sejarah perkembangan ilmu pengetahuan dan budaya. Kebijakan toleransi dan dukungan terhadap pendidikan dan penelitian memungkinkan lahirnya inovasi-inovasi yang tidak hanya memperkaya dunia Islam, tetapi juga memiliki pengaruh yang mendalam dan bertahan lama di seluruh dunia. Kata Kunci: Dinasti Umayyah; Ilmu Pengefahuan;Perkembangan
Co-Authors Abdul Aziz Abdul Karim, Mohamad Aqbil Wikarya Ading Kusdiana Ahmad, Nurwadjah Ajid Hakim Ajid Thohir Akbar, Adha Syahidil Al Fatah, Ichsan Buchyatutthalibin Alfahmi, Ibrahim Nasrul Haq Allatif, I Gilang Miftah Ana Ramdani Sari Arsyad, M Fikri Arsyad, Muhammad Fikri Asep Yudi Permana Aufaa Ahdillah, Zaahidah Avicena, Muhamad Zaky Aziz, Muhammad Fadhlan Basor, Saepul Dandie Hambaliana Darmilah, Diah Dedi Supriadi Dendi Yuda S Dwidayati, Kunthi Herma Gumilar, Setia Hadiansyah, Tantan Hafiy Bin Abdul Rashid, Muhammad Hakim, Ajid Hawari, Ilham Faisal Hesti Wulandari Hidayat, Asep Achmad Hilmayani, Syalwa Linda Ilham Maulana istiqomah istiqomah Kautsar Thariq Syah, Muhammad Lucy Yosita M Kautsar Thariq Syah M Zikril Oksa Putra M. Kautsar Thariq Syah Maulana, Ahmad Sobri Mostafa, Mohamed Abd El Motaleb Mulyanudin, Mulyanudin Murni , Fitria Eka Dewi Murni, Fitria Eka Dewi Najmudin, Salman Noor, Arba'iyah Mohd Nugraha, Patra Sentosa Oksa Putra, M Zikril Oksa Putra, M. Zikril Putra, Almawardi Putra, M Zikril Oksa Putra, M. Zikril Oksa putra, rian ananda Putri Lailatus Sa’adah Qolbiya Sakinah, Syahidah Riyan Haqi Khoerul Anwar Sa'adah, Putri Lailatus Sakinah, Syahidah Qolbiya Salsabila, Marisa Jahra Samsudin Samsudin Sa’adah, Putri Lailatus Sidik, Mohammad Dindin Hamam Solehudin, Solehudin Sudana, Djojo Sukardjo Sufriadi, Dedi Sugiarto, Deri Sukamto, Ika Sumiyarsi Sulasman Sulasman Sulasman Suparman Suparman Supi Septia Wahyuni Suprianto, Sopian Suwanda, Satya Adilaga Syah, M Kautsar Thariq Syah, M. Kautsar Thariq Syah, Muhammad Kautsar Thariq Syakira, Mutiara Khansa Teddiansyah Nata Negara Thariq Syah, M Kautsar Thariqq Syah, M Kautsar Tjahyani Busono Usman Supendi Wahyuni, Supi Septia Zaahidah Aufaa Ahdillah