p-Index From 2021 - 2026
11.01
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Jurnal Sendratasik Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Gorga : Jurnal Seni Rupa Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts) Harmonia: Journal of Research and Education Journal of Urban Society´s Arts Al Ishlah Jurnal Pendidikan Panggung Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar IRJE (Indonesian Research Journal in Education) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran International Journal of Educational Dynamics (IJEDS) Ensiklopedia of Journal Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni International Conference on Languages and Arts Global Conference Index Al-Ta'lim SOSHUM : Jurnal Sosial dan Humaniora [Journal of Social Sciences and Humanities] Jurnal Abdidas Science and Environmental Journals for Postgraduate KIDDO: Jurnal pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Journal of English Language and Education Kronologi Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Educational Sciences Jurnal Basicedu Jurnal Ilmu Multidisplin Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media (JURRSENDEM) Jurnal Indonesia Sosial Sains Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Avant-garde: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Pertunjukan Jurnal Mahasiswa Kreatif JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MUSIK Journal of Innovative and Creativity Imajinasi: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi Panggung Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik
Claim Missing Document
Check
Articles

Gandai Tari Suku Pekal Bengkulu Utara: Kajian Fungsi Tari Maryani, Rita; Astuti, Fuji; Ardipal, Ardipal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis semua aspek yang berkaitan dengan fungsi tari Gandai di Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan teknik deskriptif. Peneliti berperan sebagai alat utama, dilengkapi dengan alat tulis, kamera, dan flashdisk. Data yang digunakan meliputi sumber primer dan sekunder. Metode pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data meliputi langkah-langkah pengumpulan data, deskripsi, dan perumusan kesimpulan yang dapat diverifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Gandai mengalami pergeseran fungsi. Awalnya berfungsi sebagai bagian dari tradisi adat dan sarana sosial masyarakat, kini Gandai berfungsi sebagai sarana hiburan, sarana pertunjukan atau tontonan, serta sarana pendidikan. Fungsi pendidikan diwujudkan melalui pembelajaran Gandai sebagai muatan lokal di sekolah. Dengan demikian, tari Gandai tidak hanya berperan sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pelestarian nilai budaya dan identitas masyarakat Pekal di Bengkulu Utara.
Pendekatan Etnografi dalam Penelitian Seni Tari Tradisional Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Rejang Lebong Sari, Rahma Novita; Astuti, Fuji; Ardipal, Ardipal; Indrayuda, Indrayuda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara etnografi tentang seni tari tradisional berbasis kearifan lokal di Kabupaten Rejang Lebong. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dokumentasi. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Langkah-langkah menganalisis data adalah proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukakn bahwa pendekatan etnografi tidak hanya mendokumentasikan gerak tari, tetapi juga memahami tari sebagai hidup yang dijalani (lived experience) oleh masyarakat Rejang Lebong. Dengan demikian, penelitian dapat mengungkap bagaimana kearifan lokal tetap hidup, bertransformasi, atau terancam dalam seni tari tradisional. Hasilnya dapat menjadi dasar untuk pelestarian berbasis komunitas dan pengembangan pendidikan budaya yang kontekstual.
Meningkatkan Keterampilan Menari Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di SMP Negeri 1 Padang Marsiano, Evindo; Astuti, Fuji; Ardipal, Ardipal; Indrayuda, Indrayuda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan menari siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 1 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkaan melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dokumentasi. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Langkah-langkah menganalisis data adalah proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang digunakan dalam ekstrakurikuler seni tari piriang yaitu metode ceramah, demonstrasi dan praktek. Sedangkan sarana prasarana masih dalam kondisi belum memadai meski secara umum sudah terlaksana dengan baik, sarana prasarana dalam kegiatan ini meliputi Handphone dan Spekear. Penilaian pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler seni tari di SMP Negeri 1 Padang yaitu penilaian secara langsung yaitu selama proses latihan, penilaian disiplin yang langsung diberikan secara kualitatif seperti : A (Sangat Baik) yang diberikan dengan rentang nilai dari 85- 100, B (Baik) yang diberikan rentang 76-84, C (Cukup) yang diberikan rentang 65-75, D(Kurang) yang diberikan rentang 55-64. Maka dengan adanya pelaksanaan ekstrakurikuler seni tari piriang di SMP Negeri 1 Padang dengan menerapkan kedisplinan, latihan terus menerus, diberikan fasilitas dapat mengembangkan mutu keterampilan, bakat dan minat yang dimiliki siswa serta melatih rasa percaya diri dan kemampuan dalam menari.
Peran Pendidikan Guru Seni Budaya dalam Pelestarian Seni Tradisional di SMP 1 Koto XI Tarusan Nakiah, Salsa Bila; Astuti, Fuji; Ardipal, Ardipal; Indrayuda, Indrayuda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36393

Abstract

Pelestarian seni tradisional merupakan isu penting dalam menghadapi arus globalisasi yang semakin mengikis minat generasi muda terhadap budaya lokal. Pendidikan formal, khususnya melalui mata pelajaran seni budaya, menjadi sarana strategis untuk menanamkan kesadaran, apresiasi, dan keterampilan dalam seni tradisional. Guru seni budaya memiliki peran sentral sebagai fasilitator, motivator, dan mediator antara siswa dengan nilai-nilai budaya yang ingin dilestarikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menganalisis peran guru dalam pelestarian seni tradisional di SMP 1 Koto XI Tarusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah aktif mengintegrasikan materi lokal ke dalam pembelajaran, mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler, dan bekerja sama dengan komunitas seni lokal. Meski demikian, kendala seperti keterbatasan sarana, waktu pembelajaran, dan tekanan kurikulum nasional memengaruhi efektivitas pelestarian. Rekomendasi mencakup penguatan kurikulum berbasis budaya lokal, peningkatan kompetensi guru, penyediaan sarana pendukung, serta kemitraan berkelanjutan antara sekolah, siswa, guru, dan komunitas budaya. Penelitian ini menekankan bahwa pendidikan seni budaya yang kontekstual dan partisipatif menjadi kunci keberlangsungan pelestarian seni tradisional di lingkungan sekolah.
The Effect of RADEC Learning Model on Student Learning Activities and HOTS on Science Learning in Elementary Schools Deni Okta Nadia; Solfema Solfema; Yalvema Miaz; Ardipal Ardipal
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.6702

Abstract

This research was motivated by the low levels of learning activities and higher-order thinking skills (HOTS) among students in science education. The study aims to determine the impact of the RADEC learning model (Read, Answer, Discuss, Explain, and Create) on the learning activities and HOTS of fourth-grade elementary school students. The research design used is experimental research with a Quasi-Experimental design that employs a Non-equivalent Control Group Design. The study's population comprises fourth-grade elementary school students, with class IVA selected as the experimental group and class IVB as the control group at SDN 09 Simpang Tigo, using simple random sampling. The instruments used in this study include questionnaires and tests. Questionnaires assess student learning activities, while tests evaluate students' HOTS. The study results revealed: (1) The Sig value (2-tailed) 0.001 < 0.05. Consequently, H0 is rejected, and H1 is accepted, indicating that the RADEC learning model influences student learning activities in social studies in fourth-grade elementary schools. (2) The Sig value (2-tailed) 0.000 < 0.05. Therefore, H0 is rejected, and H1 is accepted, demonstrating that the RADEC learning model has an impact on students' HOTS in science education in fourth-grade elementary schools. In conclusion, the study findings suggest that the RADEC learning model significantly influences students' learning activities and high-order thinking skills in science education in fourth-grade elementary schools.
Reimagining Speech Therapy for Developmental Language Disorder through Music and Digital Practice Sandryna Rachella Sander; Fuji Astuti; Ardipal; Indrayuda
Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/musikolastika.v8i1.374

Abstract

Purpose: This study aims to examine the representation of speech therapy practices for children with Developmental Language Disorder (DLD) through the use of the nursery rhyme “Bingo”, as manifested in professional digital interactions. Methods: The study employs a descriptive qualitative approach by examining narrative, comments, and professional reflections shared by speech therapist, support teacher, and special education practitioner on professional digital platforms. This approach enables an in depth understanding of the experiences, strategies, and practical meanings that envolve within the digital ecosystem. Results and Discussion: Findings reveal that the nursery rhyme “Bingo” is represented as an applicable, flexible, and easily adaptable therapeutic medium in field practice. The song’s characteristics as repetitive lyrics, a simple rhythmic structure, and the integration of body movements are perceived as effective in stimulating both receptive and expressive language abilities in children with DLD. Professional digital interactions function not only as spaces for sharing experiences but also as sources of collective practical knowledge that complement theoretical perspectives in speech therapy. Conclusion: The use of the nursery rhyme “Bingo” in speech therapy for children with DLD can be understood as an experience-based professional practice that develops collaboratively through digital platforms. Professional digital interactions play a crucial role in strengthening the dissemination of effective practices and supporting the development of contextual, adaptive, and sustainable speech therapy approaches.
Co-Authors Agung Dwi Putra Agusti Efi Agustin, Sinta Medya Ahmad Zikri Algiani, Hawa Madya Amalyah, Nesya Ameliza Madina Andrizal Andrizal Aprilla Hel Susana Arfenia Ramadani Ario Susanto Asma Ulhusna Astutu, Fuji Ayu Niza Machfauzia Azizah, Fitriah Azwar Ananda Badrianti Anugrah Putri Budiwirman, Budiwirman Danu, Dicha Maulia Darnis Arief Datmi, Rezki Ridho Delvia Mona Delvia Mona DENI OKTA NADIA Desyandri Desyandri Dhaniel Rahmat Ameva Dimas Frans Widevanto Elfina Firman Erfan Erfan Erfan Erfan Erika, Masni Fadhilla Tirrahmah Fanshuri, Masni Farida F Farida Mayar fatia Apriliana Yudha Fauziah Rahman Fauziyyah, Ulfiyah Febrianto Ahmad Fidrianti, Syahrani Firdayu Fitri Firman Hidayat Firmon Firmon Fitri, Firdayu Fitria, Yanti Fitrisia, Azmi Fransiska Wulandari Frasandy, Rendy Fuji Astuti Fuji Astuti Fuji Astuti Fuji Astuti Heldi Heldi Heldi Ice Muniwastia Ihsan Sanil Indrayuda Indrayuda Insani, Fitrah Ioqo Alhamra Fikri Irdhan Epria Darma Putra Iswandi Iswandi Jagar Lumbantoruan Jerry Rahmad Jupriani Jupriani Jupriani Jupriani, Jupriani Kemri Firdana Khairannisa, Halda Kusdiarsari Kusdiarsari Leni Zahara Lia Nurdiana M. Riko Nurrohim Madina, Ameliza Maladerita, Wiwik Mansyera Pratama, Vischa Marsiano, Evindo Maryani, Rita Marzam Marzam Mason, Paul H Mimanda, Fela Vio Muhamad Fajri Mulya Muhammad, Saparudin Muhammadi Muhammadi Mulyeti Marzal Mustika Hati Nakiah, Salsa Bila Neti Lestari Nofia Henita Novi Eka Putri Novia Mapriscka Utami Novri Kurnia Sandi Nurhamidah Nurhamidah Nurhizrah Gistituati Nurhizrah Nurhizrah Oktri Maulana, Ridho Olivia Martiana Olong, Aholongan Nauli Patdila Ningsih Fardila Putri Dwi Hayati Putri Johana Putri, Resha Gustina Rahmadani, Sherina Pasma Rahmi, Gustia Ramalis Hakim Renthy Tri Deviani Resti Yulia Gusti Restu Putra Rio Ilham Reza Olivia Rezky Dekmo RICKY GUSTIAWAN Rilvi Handani Rina Marlina Rio Zuharmen Ririn Amaliah Putri Sarah Riska Putri Taupik Ronal Yulmiando S. Suharto Safhira, Elsa Sahat Simanjuntak Samudro, Giffy Fawaz Sandryna Rachella Sander Sarah, Ririn Amaliah Putri Sari, Rahma Novita Sarpin Sarpin Sarpin Sarpin Septigamandari, Sonia Septria Niko Amerta Septriadi Hanri Shadila Deykisy Shintia, Newahyu Jamalika Siregar, Happy Siregar, Lindasari Siska Tresia Oktari Sofia Madonna Solfema Sonia Septigamandari Sonia Septigamandari Sonia, Uthi Sri Mustika Aulia Suharto Suharto Sundari, Regina Susanti, Nelly Susmiarti Sutra Laila Syafriandi Syafriandi Syahrel Syahrel Syeilendra Syeilendra Tiffani Manda Sari Tiwi Hartati Tomi, Krispra Tomi suharto Toruan, Jagar Trinindi Eriswan Fitri Tulus Handra Kadir Vani Qhairum Nisa Utami Viani, Wellindi Cintita Vinna Aulya Vulfia Novi Yeska Wadiyo Wadiyo Wellindi Cintita Viani Weni Aulia Widevanto, Dimas Frans Widya Paramita Wimbrayardi Wimbrayardi Winda Febrianti Sari Wirdanengsih, Wirdanengsih Wiwik Maladerita Yalvema Miaz Yalvema Miaz Yanti Fitriaice Muniwastia Yasri Yasri Yavelma Miaz Yenni, Thasya Dwi Hendri Yensharti Yesy Gusnita Yolandri, Yuri Yona Syaida Oktira Yos Sudarman Yosi Elinda Yuliasma Yuliasma Yusman, Ahmad Fauzan Zamil, Ilham Zen, Zelhendri Zikri, Ahmad