Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Penyakit Tuberkulosis dan Tuberkulosis Ekstra Pulmoner Pada Suspect Penderitanya Di Wilayah Kerja Puskesmas Kemiling Bandarlampung Muhartono, Muhartono; Saftarina, Fitria; Windarti, Indri
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v1i1.1143

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini merupakan penyebab kematian akibat penyakit infeksi pada usia dewasa terbanyak di dunia dan diperkirakan terdapat 2 juta kematian akibat tuberkulosis setiap tahunnya. Tuberkulosis pada umumnya menyerang paru namun dapat juga menyerang organ di luar paru (tuberkulosis ekstra pulmoner) seperti kelenjar getah bening, kulit, tulang, usus dan selaput otak. Salah satu upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakittuberkulosis ekstra pulmoner adalah dengan melakukan upaya pendidikan kesehatan pada masyarakat. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi untuk memberikan pengetahuan pada khalayak sasaran. Selain itu, jika ada masyarakat yang diduga terkena TB ekstra pulmoner juga akan diperiksa FNAB pada bagian kelenjar nya sebagai metode deteksi dini TB ekstra pulmoner. Evaluasi yang dilakukan untuk menilai keberhasilan kegiatan ini terdiri dari evaluasi awal, evaluasi proses, dan evaluasiakhir dengan menggunakan pre-test dan post-test. Berdasarkan data hasil pengamatan pre-test, sebagian besar peserta pelatihan cukup paham akan penyakit TB dengan skor rata-rata 57,71, tidak ada peserta yang masuk kategori sangat paham, 7% masuk kategori paham, 76% cukup paham dan 17% kurang paham terhadap penyakit TB. Dari hasil post-test menunjukan adanya peningkatan skor rata-rata peserta penyuluhan menjadi 81,46. Simpulan, terdapat peningkatan pengetahuan mengenai faktor risiko dan upaya pencegahan penyakit tuberkulosis.Kata Kunci: FNAB, penyakit tuberkulosis, tuberkulosis ekstra paru
Pelatihan Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan Metode Pap Smear Di Kotabumi Lampung Utara Muhartono, Muhartono; Saftarina, Fitria; Windarti, Indri
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v2i1.1158

Abstract

Kanker serviks merupakan keganasandari leher rahim (serviks) yang disebabkan oleh virus HPV (Human Papiloma Virus) dan merupakan kanker terbanyak kedua yang dialami wanita di seluruh dunia termasuk Indonesia. Insiden dan mortalitas kanker ini menempati urutan kedua setelah kanker payudara. Salah satu penyebab tingginya angka kematian akibat kanker serviks pada wanita adalah minimnya pengertian dan pengetahuan mengenai kanker serviks. Upaya untuk menekan tingginya angka kematian akibat kanker serviks dapat dilakukan dengan pendidikan dan deteksi dini kanker serviks menggunakan metode pap smear kepada tenaga kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatan pengetahuan tenaga kesehatan mengenai pencegahan dan deteksi dini kanker servik menggunakan metode pap smear di Kotabumi Lampung Utara. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan tenaga kesehatan yang dilanjutkan dengan diskusi yang hasilnya dievaluasi menggunakan instrument pre-test dan post-test dan diuji menggunakan uji t berpasangan . Selain itu tenaga kesehatan juga mendapat pelatihan pengambilan dan pembuatan preparat pap smear serta pemeriksaan pap smear gratis kepada masyarakat. Hasil pre-test menunjukan sebagian besar tenaga kesehatan yang mengikuti pelatihan cukup paham dengan kanker serviks dengan nilai rata-rata 57,71. Setelah dilakukan penyuluhan diketahui ada peningkatan pemahaman tenaga kesehatan terhadap kanker serviks yang ditunjukan dengan nilai rata-rata post-test 81,46. Hasil uji t berpasangan menunjukan peningkatan pemahaman ini bermakna secara statistik (p value < 0,000). Simpulan, kegiatan penyuluhan dan pelatihan kanker serviks yang dilakukan mampu meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan mengenai pencegahan dan deteksi dini kanker servik menggunakan metode pap smear di Kotabumi Lampung Utara.Kata kunci: HPV, kanker serviks, pap smear, penyuluhan.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Rumah Tangga di Desa Kalisari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Susianti, Susianti; Rudiyanto, Waluyo; Windarti, Indri; Zuraida, Reni
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2943

Abstract

Upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dalam meningkatkan cakupan PHBS Rumah Tangga antara lain melaluiadvokes mendorong keluarnya kebijakan PHBS di kabupaten/ kota, peningkatan kapasitas petugas promosi kesehatan, penyebaran informasi terkait PHBS ke masyarakat dan koordinasi dengan pengelola program terkait indikator PHBS. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu-ibu di Desa Kalisari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan tentang PHBS di rumah tangga dan diterapkannya PHBS di rumah tangga. Ibu-ibu tersebut diharap[kan dapat meneruskan pengetahuannnyakepada anggota rumah tangga untuk tahu, mau dan mampu menjalankan perilaku kehidupan yang bersih dan sehat serta memiliki peran yang aktif pada gerakan di tingkat masyarakat. Tujuan utama dari tatanan PHBS di tingkat rumah tangga adalah tercapainya rumah tangga yang sehat.  Metode pengadian yang dilaksanakan meliputi tiga kegiatan antara lain penyuluhan, diskusi dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 September 2020 di kediaman Bapak Saring pada pukul 15.30sampai dengan 17.30 dan dihadiri oleh 20 orang ibu-ibu. Topik penyuluhan dan diskusi antara lain tentang pengertian PHBS dan10 indikator PHBS pada rumah tangga. Evaluasi yang dilakukan untuk menilai keberhasilan kegiatan ini terdiri dari evaluasi awal (pre-test), evaluasi proses dan evaluasi akhir (pre-test). Dari nilai pre test dan post test yang telah dilakukan didapatkan hasil rata-rata nilai pre test sebesar 62 dan nilai post test 86. Nilai tersebut menunjukkan telah terjadi peningkatan pengetahuan bagi ibu-ibu peserta edukasi tentang PHBS pada rumah tangga. Dengan demikian diharapkan dapat menularkan pengetahuannya  pada keluarga dan masyarakat sekitar sehingga penerapan PHBS dimasyarakat bisa meningkat.
Pemberdayaan Perempuan Dalam Upaya Deteksi Dini Kanker ServiksMelalui Metode Reproductive Organ Self Examination (ROSE) di Desa Sidosari Kecamatan Natar Lampung Selatan Windarti, Indri; Rahmawati, Selvi; Jaya, Bayu Putra Danan
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2951

Abstract

Kanker serviks adalah jenis kanker yang menyerang leher rahim dengan angka morbiditas dan mortalitas tinggi. Keterlambatan diagnosis menjadi salah satu penyebab mortalitas kanker serviks. Kurangnya pengetahuan akan kanker serviks mempengaruhi masyarakat untuk melakukan deteksi dini. Padahal deteksi dini dapat meningkatkan harapan hidup sebesar 85%-95%. Salah satu cara deteksi dini kanker serviks dilakukan dengan metode Reproductive Organ Self Examination (ROSE) yang dapat membantu mengetahui kondisi abnormal organ reproduksi sebagai gejala awal kanker serviks. Meskipun demikian, kebanyakan wanita usia subur belum mengetahui tata cara ROSE. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyampaikan informasi mengenai kanker serviks dan meningkatkan keterampilan deteksi dini dengan metode ROSE pada wanita usia subur di Desa Sidosari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Sasaran dalam kegiatan ini adalah 20-30 orang wanita usia reproduktif di Desa Sidosari Kecamatan Natar Lampung Selatan. Metode yang diterapkan pada kegiatan penyuluhan ini mencakup: 1) pengukuran pengetahuan tentang kanker serviks dan cara deteksi dininya; 2) penyuluhan tentang kanker serviks dan cara deteksi dininya; 3) diskusi dan tanya jawab; 4) evaluasiakhir. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada tanggal 1 September 2021. Penyuluhan tentang kanker serviks dan cara deteksi dininya perlu diadakan secara rutin, agar pengetahuan para wanita usia subur dapat terus meningkat dan dapat dipertahankan. Meningkatnya pengetahuan para wanita usia subur mengenai kanker serviks serta cara deteksi dinikanker serviks diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan kematian akibat kanker serviks. Kata kunci : deteksi dini, kanker serviks, ROSE
Pendidikan Berkelanjutan untuk Ibu “ Mempersiapkan dan Memberikan MP Asi yang Berkualitas ’’ Sebagai Salah Satu Strategi Cegah Stunting pada Masyarakat Desa Jatisari Kecamatan Jatimulyo Lampung Selatan Wulan, Anggraini Janar; Windarti, Indri; Mutiara, Hanna; Mustofa, Syazili; Fiana, Dewi Nur
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3232

Abstract

Stunting atau kerdil merupakan masalah gizi kronis pada balita yang ditandai dengan tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan anak seusianya. Salah satu penyebab terjadinya masalah kekurangan gizi pada bayi adalah praktekpemberian MP ASI yang kurang tepat seperti pemberian MP ASI terlalu dini atau terlambat, pemilihan bahan yang tidak bervariasi, serta MP-ASI yang tidak memenuhi kebutuhan zat gizi. Para ibu dan juga para kader Kesehatan diwilayah Jatisari, Kecamatan Jatimulyo, Lampung Selatan belum mendapatkan pengetahuan yang memadai mengenai MP ASI. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya promotif untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para ibudengan bayi dan balita mengenai seluk beluk tentang pemberian MP ASI yang benar. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang berkesinambungan dengan pelatihan manajemen ASI Eksklusif pada tahun 2022. Kegiatan meliputi penyuluhandan diskusi interaktif. Pemberian penyuluhan meningkatan pengetahuan diketahui dari hasil pre test dan post test. Pemberian penyuluhan meningkatan  pengetahuan diketahui dari hasil pre test dan post test. Pada pre test p’ada pretest didapatkan bahwa 9 peserta (33,3 %) memiliki tingkat pengetahuan kurang paham mengenai MP ASI, 11 peserta (40,7%) sudah cukup paham dan terdapat 7 peserta (25,9%) yang sangat paham mengenai MP ASI. Pada hasil post testdidapatkan hampir seluruh peserta kegiatan atau 20 peserta (74,1%) sudah sangat paham mengenai MP ASI dan terdapat 7 peserta (25,9%) yang cukup paham dengan manajemen laktasi. Kegiatan pengabdian dikatakan berhasilkarena meningkatkan pengetahuan pada 74,07% peserta. Disimpulkan bahwa setelah mendapatkan penyuluhan mengenai MP ASI, maka pengetahuan Masyarakat khususnya ibu-ibu dengan bayi dan balita mengenai MP ASI di DesaJatisari, Kecamatan Jatimulyo, Lampung Selatan  meningkat. Kata kunci: MP ASI, Stunting
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM UPAYA MENINGKATKAN CAKUPAN 90 TABLET TAMBAH DARAH DAN MENURUNKAN PREVALENSI ANEMIA IBU HAMIL Zuraida, Reni; Windarti, Indri; Suwandi, Jhons Fatriyadi; Komala, Ramadhana
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3293

Abstract

Ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Tanjung Sari Natar merupakan yang tertinggi di Kabupaten Lampung Selatan, yaitu 258 orang dari 329 orang ibu hamil yang diperiksa (78,42%). Menurut data dari Puskesmas Rawat Inap Tanjung Sari, cakupan pemberian Tablet Tambah Darah pada tahun 2022 yaitu sebesar 81,7% dari target 98% dan belum ada kegiatan pemberdayaan kader posyandu untuk membantu menangani masalah ini. Untuk itu perlu dilakukan upaya untuk memperbaiki pengetahuan kader posyandu tentang anemia dan tablet tambah darah dalam upaya meningkatkan cakupan tablet tambah darah dan menurunkan prevalensi anemia ibu hamil di Puskesmas Tanjung Sari Natar. Kegiatan pengabdian mencakup Focus Group Discussion untuk mengetahui pengetahuan awal kader posyandu, penyusunan media informasi dan peningkatan pengetahuan kader posyandu tentang anemia dan kepatuhan minum tablet tambah darah ibu hamil. Setelah mendapatkan penyuluhan materi tentang definisi, faktor- faktor yang memengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil, tanda, gejala dan dampak anemia, upaya pencegahan anemia pada ibu hamil, makanan yang dianjurkan untuk mengatasi anemia ibu hamil dan Tablet Tambah Darah (isi, kegunaan, cara minum), maka pengetahuan ibu-ibu hamil, kader kesehatan dan bidan desa pembina menjadi meningkat. Hasil pengamatan pada pre-test, dimana 20% peserta tidak paham, 73,3% cukup paham, 6,7% paham mengenai materi yang disampaikan. Setelah dilakukan kegiatan penyuluhan, nilai hasil pengamatan meningkat. Peserta yang paham sebanyak 33,3% dan yang sangat paham sebanyak 66,7%. Rata-rata tingkat pengetahuan peserta pada pre-test adalah 56,7 menjadi bertambah pada post-test menjadi 94,0. Kata kunci: Anemia, Ibu Hamil, Kader Posyandu, Tablet Tambah Darah, Pengetahuan
EDUKASI PENGELOLAAN PENYAKIT TIDAK MENULAR DI DESA KALISARI KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Susianti; Hanriko, Rizki; Windarti, Indri; Rudiyanto, Waluyo; Islami, Suryadi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3307

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Penyakit seperti ini berkembang secara bertahap dan bertahan dalam waktu yang lama. Penyakit degeneratif, penyakit non-infeksi non communicable disease, dan penyakit degeneratif adalah beberapa istilah yang digunakan untuk menggambarkan PTM. Berbagai penyakit yang termasuk dalam kategori penyakit tidak menular antara lain penyakit kardiovaskular, gula darah, lipid, obesitas, berbagai jenis kanker, penyakit pernafasan kronis, alzheimer, artritis, epilepsi, hemofilia, dan berbagai penyakit tidak menular lainnya. Data sensus menunjukkan bahwa Kecamatan Natar adalah yang memiliki populasi tertinggi di Kabupaten Lampung Selatan. Desa Kalisari juga termasuk populasi terpadat di Kecamatan Natar, meskipun lokasinya dekat dengan ibu kota provinsi dan kecamatan hanya satu jam. Keterbatasan angkutan umum adalah salah satu penyebab keterbatasan tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberi ibu-ibu di Desa Kalisari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan lebih banyak pengetahuan tentang cara mengelola penyakit tidak menular. Penyuluhan, diskusi, dan evaluasi adalah tiga kegiatan yang digunakan dalam metode pengabdian ini. Kegiatan tersebut diadakan pada tanggal 24 Agustus 2023 di rumah Pak Agus, seorang warga, dari pukul 16.00 hingga 18.00, dan dihadiri oleh 42 orang ibu-ibu. Dari nilai pre test dan post test yang telah dilakukan didapatkan hasil rata-rata nilai pre test sebesar 49,30 dan nilai post test 73,02. Nilai tersebut menunjukkan telah terjadi peningkatan pengetahuan bagi ibu-ibu peserta edukasi tentang pengelolaan penyakit tidak menular. Kata kunci: Penyakit tidak menular, edukasi, pengabdian masyarakat, kalisari, natar
PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH, GULA DARAH DAN ASAM URAT PADA WARGA PERUMAHAN POLRI HAJIMENA KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Susianti, Susianti; Ambarwati, Yuli; Bahri, Syaiful; Apriliana, Ety; Windarti, Indri; Janar Wulan, Anggraini; Rodiani, Rodiani
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3426

Abstract

Seiring dengan kemajuan dan perkembangan di berbagai sektor serta perubahan pola hidup di masyarakat, penyakit yang awalnya banyak penyakit menular sekarang bergeser menjadi didominasi penyakit tidak menular yang semakin hari semakin meningkat. Penyakit tidak menular antara lain hipertensi, diabetes mellitus, gout (asam urat), kanker, jantung koroner, stroke, obesitas, dan berbagai penyakit degeneratif. Sedangkan penyakit menular adalah berbagai penyakit yang sebabkan infeksi mikroorganisme seperti virus, bakteri, jamur, protozoa, maupun berbagai parasit. Penyakit tidak menular dalam prosesnya sebagian memakan waktu yang lama baik proses perkembangannya dan juga pengobatannya. Oleh karena itu, dalam upaya mengurangi kecepatan perkembangan penyakit maupun untuk memberikan terapi dalam waktu yang tepat maka diperlukan deteksi lebih awal. Mendeteksi penyakit tidak menular bisa dilakukan dengan berbagai cara diantaranya metode wawancara (anamnesis), pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan penunjang dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan darah. Ada beberapa penyakit yang bisa dideteksi dengan cara sederhana, diantaranya hipertensi dengan pemeriksaan tekanan darah, diabetes mellitus maupun asam urat dengan pemeriksaan menggunakan strip uji pada darah perifer. Dalam rangka berperan dalam deteksi awal penyakit tidak menular dan menjalankan salah satu tridharma perguruan tinggi berupa pengabdian kepada masyarakat, pada kegiatan kali ini dosen Universitas Lampung mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah, gula darah dan asam urat pada masyarakat di Perumahan Polri di Desa Hajimena Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 15 September 2024 di Komplek Perumahan Polri Hajimena dan diikut sebanyak 40 orang masyarakat yang diperiksa. Kegiatan ini dibantu oleh masyarakat sekitar dan juga mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Kata kunci: pemeriksaan kesehatan, tekanan darah, gula darah, asam urat
KARAKTERISTIK KLINIKOPATOLOGI PENDERITA KANKER SERVIKS DI RSUD DR. H. ABDUL MOLOEK TAHUN 2018-2021 Sezia Marina; Rizki Hanriko; Liana Sidharti; Indri Windarti
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia dan di Indonesia menjadi penyebab mortalitas tertinggi kedua setelah penyakit kardiovaskular. Kanker serviks adalah tumor ganas epitel leher rahim yang merupakan jenis kanker kedua paling umum dan menyebabkan kematian pada wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik klinikopatologi penderita kanker serviks di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek tahun 2018-2021 meliputi distribusi usia, lokasi tempat tinggal, gejala klinis, tipe histopatologi, derajat diferensiasi (grading), stadum tumor dan tatalaksana. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif observasional. Jumlah sampel yang didapat sebanyak 204 sampel yang didapat menggunakan teknik Consecutive Sampling. Analisis yang digunakan adalah uji analyse descriptive statistic. Hasil uji analyze descriptive statistic menunjukan penderita kanker serviks terbanyak pada kelompok usia 40-60 tahun (66,2%), lokasi tempat tinggal terbanyak berasal dari Bandar Lampung (28,4%), gejala klinis yang sering dikeluhkan adalah perdarahan pervaginam (45,6%), tipe histopatologi terbanyak yang ditemukan adalah Squamous Cell Carcinoma(75,5%), derajat differensiasi (grading) terbanyak adalah grade I dan grade II (35,3%), stadium tumor terbanyak adalah stadium IIIB (38%), dan tatalaksana terbanyak yaitu terapi radiasi eksterna (67,2%). Karakteristik klinikopatologi penderita kanker serviks palingbanyak ditemukan pada kelompok usia 40-60 tahun yang banyak berasal dari Bandar Lampung dengan gejala klinis tersering adalah perdarahan pervaginam, tipe histopatologi terbanyak yaitu Squamous Cell Carcinoma dengan derajat differensiasi (grading) terbanyak adalah grade I dan grade II, stadium tumor terbanyak yaitu stadium IIIB dan tatalaksanayang paling sering dilakukan yaitu terapi radiasi eksterna.Kata kunci: Karakteristik Klinikopatologi, Kanker Serviks, Serviks
PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI JUS APEL HIJAU (Malus domestica ) DAN PARE (Momordica charantia) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI PANKREAS TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) GALUR Sprague Dawley JANTAN MODEL DIABETES MELITUS M. Aqmal Hidayah; Helmi Ismunandar; Khairunnisa Berawi; Indri Windarti
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Diabates Mellitus (DM) terjadi karena defisiensi insulin yang diproduksi pankreas. Fungsi endokrin oleh sel Langerhans menghasilkan hormon glukagon dan insulin yang berperanan ketika tubuh hipoglikemia maka terjadi glikogenelisis di hati. Apel memiliki pektin yang berpotensi menurunkan glukosa darah sedangkan pare saponin, flavonoid, polifenol, dan vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang bertujuan menangkal radikal bebas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus apel hijau  dan pare terhadap gambaran histopatologi pankreas tikus putih jantan model diabetes melitus. Metode Penelitian : Penelitian ini eksperimental desain post test only control group design. Jumlah sampel 25 ekor tikus putih dibagi 5 kelompok yaitu KN (diet standar), K- (aloksan 150 mg/KgBB), P1(aloksan+ jus pare 50 mg/KgBB), P2 (aloksan+jus apel 3,25 g/KgBB), P3(aloksan+jus apel 20 mg/KgBB+jus pare 20 mg/KgBB). Pemeriksaan kadar glukosa darah digunakan glukometer dan pemeriksaan gambaran histopatologi.Hasil Penelitian: Rerata glukosa darah didapatkan KN= 80  K- = 413,3,  P1= 254,4, P2= 171, P3=232,6. Jumlah pulau langerhans rerata KN=29,2, K- = 6, P1=7,8,  P2=13,6, P3=9,2 Kruskal Wallis p=0,003. Rerata pulau yaitu KN=5.489,9 µm2, K- =18.497,5 µm2, P1=7.416,6 µm2, P2=10.125,7 µm2, P3=8.715,4 µm2, uji One Way ANOVA nilai p= 0,000Simpulan: Penelitian ini disimpulkan terdapat pengaruh jus apel terhadap kadar glukosa darah dan gambaran histopatologi pankreas tikus putih (jantan model diabetes melitus, sedangkan jus pare dan kombinasi jus apel dan pare tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar glukosa dan gambaran histopatologi tikus putih. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Apel, Pare,Pankreas
Co-Authors - Muhartono Agustyas Tjiptaningrum Aisyah Lubis, Aisyah Ajipurnomo, Adhari Alwiyah, Fadilah Ambarwati, Yuli ananti, anggini tasyakurillah Andi Rassya Daffa Islami Andreas Infianto Andreas Infianto Apri Lyanda Asep Sukohar Atmakusuma, Tubagus Djumhana Ayu Tiara Fitri Bayu Putra Danan Jaya, Bayu Putra Danan Bayu Putra DJ Chicy Widya Morfi Cyntithia, L. Gita Danan Jaya, Bayu Putra Devya Aulia Dewi Nur Fiana Diah Septia Liantari, Diah Septia Dwi Indria Anggraini Ekawati, Diyan Endah Setyaningrum, Endah Endang SR Hardjolukito Ety Apriliana Exsa Hadibrata Fadila Gustiani Daraz Fadly, Ahmad Aulia Fala, Arzety Rifda Fatah Satya Wibawa Firdaus, Elman Dani Fitria Saftarina Gatot Sudiro Hendarto, Gatot Sudiro Hadibrata, Exsa Haikal Shiddiq Ham, Maria Francisca Hana Muthi'a Putri Hanna Mutiara, Hanna Hardjolukito, Endang SR Helmi Ismunandar Hendri Busman Hendri Tarigan S I Gede Eka Widayana Infianto, Andreas Inna Kurniaji Intanri Kurniati Iswandi Darwis Janar Wulan, Anggraini Jausal, Anisa Nuraisa Jhons Fatriyadi Suwandi Joni, Agnesia Priskila Khairun Nisa Kusumajati, Pusparini Kusumaningtyas, Aditya Laisa Azka Liana Sidharti Linda Septiani M. Aqmal Hidayah Marzel, Rivaldi Mayasari, Diana Mubarak, Raka Anzil Muhartono Muhartono Muhartono Muhartono Muhartono Muhartono Muhartono Muhartono Muhartono Sudarmo Kasban Nanda Fitri Wardani Nanda Frisila Rajagukguk Novita Carolia Nur Ayu Virginia Irawati Nur Irawati Nurmayeni Nurmayeni Nurmayeni Nurul Islamy Nurul Islamy Oktadoni Saputra Qurani, Istiqomatul rahmawati, selvi Rajagukguk, Nanda Frisila Ramadhana Komala Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna, Maya Ganda Reni Zuraida Resti Arania Rian Hendriyana Dwi Imanta Rika Lisiswati Risal Wintoko Risti Graharti Rizki Hanriko Rodiani, Rodiani Rosbhaiti Chodijah Rudiyanto, Waluyo Salsa Nurfajri Yuska Salsabila Amalia Sangging, Putu Ristyaning Ayu Septia Eva Lusina Septiani, Linda Setiorini, Anggi Sezia Marina Shaneisha Ophelya Sinaga, Fransisca T.Y. Siregar, Bintang Abadi Soemarwoto, Retno Ariza S Suryadi Islami Susianti Susianti Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Syahna Rizkiya Qatrunnada SYAIFUL BAHRI Syazili Mustofa Talin, Jinan Naura Tri Umiana Soleha Tubagus Djumhana Atmakusuma Wahdah, Annisa Shohifatul Waluyo Rudiyanto Wardani, Nanda Fitri Wulan, Anggraini Janar Wulyo Rajabto Yolanda Fratiwi Yunianto, Andi Eka Zulfa, Fathimah