p-Index From 2021 - 2026
10.329
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Majalah Kesehatan FKUB Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman (JGPS) Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Jurnal Kesehatan Manarang JURNAL PengaMAS JURNAL PHOTON Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Ensiklopedia of Journal Journal of Midwifery and Nursing JOMIS (Journal of Midwifery Science) Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG) Menara Ilmu Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Majalah Ilmiah Warta Dharmawangsa Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Science Midwifery Jurnal Abdidas Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences JESS (Journal of Education on Social Science) Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Warta Pengabdian Andalas: Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan Ipteks Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal Of Community Health Service) Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Jurnal Media Kesmas (Public Health Media) Jurnal Olahraga dan Kesehatan (Orkes) Science and Education Journal Jurnal Medika: Medika Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERENCANAAN MANAJEMEN LOGISTIK OBAT DI ISATALASI FARMASI RUMAH SAKIT X TAHUN 2024 Renal, Renal; Yunita, Jasrida; Mulya, Adrian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41903

Abstract

Rumah sakit merupakan bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan yang dikembangkan melalui rencana pembangunan kesehatan nasional. Pengembangan rumah sakit di Indonesia sangat bergantung pada kebijakan pembangunan kesehatan yang tertuang dalam program Indonesia Sehat 2010, yang diatur dalam Undang-Undang Kesehatan No. 23 Tahun 1992. Salah satu aspek penting dalam pengelolaan rumah sakit adalah manajemen logistik obat yang efektif, karena berdampak langsung pada ketersediaan obat dan kualitas pelayanan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan manajemen logistik obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit X tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan evaluatif. Informan dalam penelitian ini meliputi Manajer Penunjang Medik sebagai informan pertama, Kepala Instalasi Farmasi sebagai informan kedua, Kepala Gudang Farmasi sebagai informan ketiga, dan bagian pemesanan sebagai informan keempat. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling untuk mendapatkan data yang relevan dan mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen terkait perencanaan logistik obat. Analisis data menggunakan teknik problem-solving cycle yang mencakup analisis situasi, identifikasi masalah, prioritas masalah, serta penentuan alternatif solusi dengan menggunakan Fishbone Analysis. Hasil penelitian menunjukkan beberapa kendala dalam perencanaan logistik obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit X, antara lain kurangnya pemahaman mengenai manajemen logistik obat, keterbatasan anggaran, tidak diterapkannya Standar Prosedur Operasional (SPO), keterbatasan dalam Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), serta sarana penyimpanan yang belum memadai. Agar perencanaan logistik obat lebih efektif, perlu dilakukan peningkatan kompetensi SDM melalui pelatihan yang terstruktur, kepatuhan terhadap SOP, serta penguatan sistem informasi dan anggaran yang memadai.
PELATIHAN KADER DALAM DETEKSI DINI STUNTING DAN PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENDEKATAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT Mitra Mitra; Novita Rany; Jasrida Yunita; Nurlisis Nurlisis
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i3.2450

Abstract

Abstract: Situasi pandemic COVID19 berdampak pada terhentinya aktifitas kegiatan posyandu yang tentunya berpengaruh pada pemantauan pertumbuhan anak untuk deteksi dini stunting. Untuk itu perlu disiasati dengan memberdayakan kader dalam mendeteksi stunting dan mencegah terjadinya stunting. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan kader dalam deteksi dini stunting dan pencegahan stunting melalui pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Metode pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan. Kelompok sasaran adalah kader yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbai Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru berjumlah 35 orang kader. Tahapan pengabdian pengabdian kepada masyarakat dimulai dengan mengadakan kerjasama dengan Puskesmas Rumbai, menghubungi Kader, Pelaksanaan Kegiatan, dan Penyusunan Laporan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Kegiatan pengabdian terlaksana dengan baik. Permasalahan yang ditemui antara lain masih ada warga yang buang air besar sembarangan terutama pada warga yang tinggal di bantaran Sungai Siak, sampah yang menumpuk, beberapa tempat belum ada saluran limbah, pemantauan tumbuh kembang balita belum berjalan sebagai mana mestinya akibat pandemic COVID 19.
ANALISIS PENATALAKSANAAN GIZI BALITA STUNTING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS(AHP) DI PUSKESMAS MUARA BASUNG Sumengen, Sumengen; Melati, Rima; Hartono, Budi; Mahyuddin, Meriwati; Yunita, Jasrida
Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman Vol 6 No 2 (2022): JURNAL GIZI DAN PANGAN SOEDIRMAN
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi, Jurusan Kesmas Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.13 KB) | DOI: 10.20884/1.jgipas.2022.6.2.5621

Abstract

ABSTRACT Nutritional status in children under five is very important, if malnutrition occurs and if not treated immediately it will reduce the quality of human resources resulting in physical disorders, impaired intelligence and productivity. The COVID-19 pandemic increases the risk of an increase in the prevalence of stunting. The purpose of this study was to analyze the nutritional management of stunting toddlers during the COVID-19 pandemic using the Analytic Hierarchy Process (AHP) method at the X Health centre, Bengkalis Regency based on input, process and output components. Method: This study used a qualitative approach using the analytic hierarchy process method. Data collection methods were carried out by in-depth interviews and observations to 15 informants, consisting of the administrative head of the Health Centre, nutrition officers, MCH coordinator midwife, village midwife, posyandu cadres and mothers of stunting toddlers. Result: showed that at the input stage, health workers such as TPG and village midwives had met the competency requirements, there were no special appointments for stunting cadres and specific technical guidelines for stunting management, as well as the lack of infrastructure for monitoring growth and development in Posyandu. Implemented properly include antenatal care, supplementary feeding, vitamin A administration, the coverage of which is still low is exclusive breastfeeding and visits to Posyandu. In the output element, the prevalence of stunting at the X Health Center in 2020 reached 15.02%Keyword : AHP, Management of stunting, Covid 19
Gambaran Informasi Pada Layanan Publik Penerbitan Rekomendasi Perizinan Rumah Sakit di Dinas Kesehatan Provinsi Riau Meilani, Silvia; Yunita, Jasrida
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i1.6534

Abstract

Pelayanan publik merupakan salah satu fungsi yang harus dilaksanakan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), adapun bentuk pelayanan publik tersebut dapat berupa pelayanan barang, jasa dan administrasi publik yang dilakukan oleh suatu instansi pemerintah. Perizinan rumah sakit mengharuskan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh rumah sakit untuk memastikan bahwa mereka mematuhi standar yang ditetapkan untuk menyediakan pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas. Berdasarkan survey awal perizinan rumah sakit yang seharusnya  menjadi salah satu layanan publik di Dinas Kesehatan Provinsi Riau masih menjadi masalah yang belum sepenuhnya optimal seperti masih kurangnya media informasi yang mudah di peroleh dan di akses bagi rumah sakit yang akan mengajukan rekomendasi perizinan rumah sakit baik itu perpanjangan izin operasional rumah sakit maupun rekomendasi rumah sakit baru. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif yang didasarkan atas hasil observasi, penelusuran dokumen terkait dan wawancara mendalam yang penulis lakukan serta memberikan argumentasi atau pendapat terhadap apa yang ditemukan di lapangan. Penelitian di laksanakan dari tanggal 11-28 November 2024 di Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Hasil penelitian belum optimalnya informasi dalam penerbitan rekomendasi pelayanan perizinan rumah sakit di Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Disarankan kepada Dinas Kesehatan optimalisasi pelayanan publik dalam rekomendasi perizinan rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan publik Dinas Kesehatan Provinsi Riau, dimana dapat mempermudah akses pemenuhan data data terkait rekomendasi perizinan rumah sakit.Kata Kunci: Pelayanan Publik, Penerbitan Rekomendasi, Perizinan Rumah Sakit 
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT PEMANFAATAN ULANG PELAYANAN KESEHATAN PADA ANGGOTA TNI AU DI RSAU DR. SUKIRMAN TAHUN 2024 Pertiwi, Putri; Yunita, Jasrida; Lita, Lita; Ismaniar, Hetty; Hartono, Budi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46997

Abstract

Faktor-faktor yang berhubungan dengan minat pemanfaatan ulang pelayanan kesehatan terdiri dari faktor predisposisi, faktor pemungkin dan faktor pendorong. Laporan bulanan kunjungan pasien menunjukkan adanya penurunan kunjungan pada anggota TNI AU di RSAU dr. Sukirman dalam dua tahun terakhir, dengan jumlah kunjungan ulang lebih sedikit dari kunjungan baru. Hal ini menunjukkan bahwa lebih banyak pasien anggota TNI AU yang tidak memanfaatkan ulang pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat pemanfaatan ulang pelayanan kesehatan terhadap anggota TNI AU di RSAU dr. Sukirman tahun 2024. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2024 dengan jumlah sampel 231 orang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Dari hasil penelitian dan pembahasan didapatkan variabel yang berhubungan dengan minat pemanfaatan ulang pelayanan kesehatan adalah ketersediaan pelayanan dokter, sarana fasilitas umum, ketersediaan obat, akses dan lokasi rumah sakit, waktu tunggu pelayanan, akses informasi pelayanan, biaya dan dukungan keluarga. Sedangkan variabel usia dan tingkat pendidikan tidak berhubungan dengan minat pemanfaatan ulang pelayanan kesehatan. Pada hasil uji multivariat, variabel yang dominan adalah akses informasi pelayanan (POR=4.244) dilanjutkan dengan ketersediaan pelayanan dokter (POR=3.770) dan sarana fasilitas umum (POR=3.605) serta akses dan lokasi rumah sakit (POR=3.558). Kesimpulan pada penelitian ini adalah variabel akses informasi pelayanan menjadi variabel yang paling berpengaruh terhadap minat pemanfaatan ulang pelayanan kesehatan. Saran yang dapat dilakukan yaitu dengan menerapkan program Health-Promoting Hospital (HPH) yang memiliki empat strategi yaitu memenuhi kebutuhan pasien, memfasilitasi hak tenaga kesehatan, mendorong tim manajemen rumah sakit untuk mengembangkan promosi kesehatan, dan merencanakan pemenuhan kebutuhan masyarakat sekitar.
SOSIALISASI PENGELOLAAN POSYANDU KESEHATAN JIWA DI PUSKESMAS LANGSAT KOTA PEKANBARU: Sosialisasi Pengelolaan Posyandu Kesehatan Jiwa Di Puskesmas Langsat Kota Pekanbaru Yunita, Jasrida; Ismainar, Hetty; Nurlisis, Nurlisis; Anwir, Harvandy; Kalrosa, Nurva
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 4 No. 1 (2024): JPKK Edisi April 2024
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol3.Iss3.1771

Abstract

The Langsat Health Center in Pekanbaru City was not managing the high prevalence of People with Severe Mental Disorders (ODGJ) optimally. This was due to lack of personnel and the absence of a mental health post that was used to provide integrated mental health services. The purpose of community service is to raise awareness of the value of mental health in Posyandu among all medical staff members who work in community health centers. The method was carried out by socialization and mutual commitment to ensure the success of the Mental Health Posyandu program at the Langsat Community Health Center in Pekanbaru City. Every officer at a community health center took part in the socialization process. The activity resulted in the officers' understanding of the concept of Mental Health Posyandu after the socialization process was completed. Additionally, the Community Health Center is committed to making this program one of its programs and would use it as an innovation program for the health center. To continue this activity, interested parties will be contacted, including the Pekanbaru City Social Service, Mental Hospital, Sukajadi Subdistrict Head, Village Head Kampung Tengah, Village Head Kampung Melayu,  Village Jadirejo, and the community as a whole, who will take part as a cadre in Mental Health Posyandu activities. Abstrak Tingginya angka kejadian Orang Dengan Gangguna Jiwa (ODGJ) Berat di Puskesmas Langsat Kota Pekanbaru tidak tertangani dengan optimal. Hal ini karena kurangnya tenaga dan belum adanya Posyandu Jiwa yang dapat digunakan dalam memberikan pelayanan kesehatan jiwa secara terpadu. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah memberikan sosialisasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang terlibat di puskesmas tentang pentingnya Posyandu Kesehatan Jiwa. Metode kegiatan melalui sosialisasi dan komitmen bersama dalam mensukseskan program Posyandu Kesehatan Jiwa di Puskesmas Langsat Kota Pekanbaru. Peserta sosialisasi adalah seluruh petugas puskesmas. Hasil kegiatan didapatkan bahwa setelah dilakukan sosialisasi dapat diketahui bahwa para petugas memahami konsep dari Posyandu Kesehatan Jiwa dan Puskesmas berkomitmen menjadikan program ini sebagai salah satu program puskesmas dan akan dijadikan program inovasi puskesmas karena belum ada Posyandu Kesehatan Jiwa di Kota Pekanbaru. Kegiatan ini akan terus dilanjutkan dengan melakukan pendekatan kepada pihak-pihak berkepentingan seperti Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Rumah Sakit Jiwa, Camat Kecamatan Sukajadi, Lurah Kelurahan Jadirejo, Lurah Kampung Tengah, dan Lurah Kampung Melayu, serta Masyarakat yang akan ikut berpartisipasi sebagai kader dalam kegaitan Posyandu Kesehatan Jiwa.
STRATEGI PENINGKATAN KUNJUNGAN PASIEN RAWAT JALAN MELALUI METODE FISHBONE ANALYSIS DI RSAU DR. SUKIRMAN LANUD ROESMIN NURJADIN Fitra, Rosi Deli; Yunita, Jasrida; Saputra, Kirby
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25782

Abstract

Data jumlah kunjungan pasien di Unit Rawat Jalan RSAU dr. Sukirman Lanud Roesmin Nurjadin pada tahun 2023 cenderung menurun. Ditemukan banyaknya keluhan pasien tentang proses pelayanan di unit rawat jalan, antara lain dokter yang datang tidak tepat waktu, ruang tunggu yang tidak nyaman, rekam medis yang sering terlambat atau terselip, dan jarak unit penunjang seperti apotek, laboratorium dan radiologi yang saling berjauhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan penyebab turunnya kunjungan pasien di unit rawat jalan RSAU dr. Sukirman Lanud Roesmin Nurjadin.  Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jumlah informan sebanyak tujuh orang. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Data dianalisis secara kualitatif dengan metode fishbone. Validitas data dilaksanakan secara triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan jumlah kunjungan pasien di unit rawat jalan RSAU dr. Sukirman Lanud Roesmin Nurjadin disebabkan oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbatas, Standar Operasional Prosedur (SOP) belum sesuai, SIMRS tidak berjalan maksimal, RME yang belum berjalan, anggaran pada pembayaran insentif tenaga medis dan paramedis tidak tepat waktu serta adanya pos penjagaan militer di pintu masuk akses jalan utama ke rumah sakit. Kesimpulan penelitian ini adalah strategi dalam peningkatan jumlah kunjungan pasien yang dapat diusulkan antara lain adalah penyusunan dan pembaharuan SOP, memberikan pelatihan-pelatihan khusus kepada petugas di unit rawat jalan secara internal dan low budget serta melakukan pendekatan holistik dengan melibatkan semua pihak yang terlibat atau stake holder agar dapat membantu menciptakan lingkungan kerja yang positif dan meningkatkan pelaksanaan kebijakan untuk meningkatkan kunjungan pasien di unit rawat jalan
ANALISIS STATUS AKREDITASI PUSKESMAS DI KABUPATEN ROKAN HULU TAHUN 2023 Sari, Risna Puspita; Yunita, Jasrida; Asmarwiati , Septien
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.26862

Abstract

Akreditasi Puskesmas Komunitas sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Rokan Hulu. Pada tahun 2023, dari 22 puskesmas komunitas di Kabupaten Rokan Hulu, masih ada 8 yang memiliki status Intermediate, dan 3 belum memperbaiki status akreditasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status akreditasi Puskesmas Komunitas di Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan penelaahan dokumen. Terdapat 7 informan dalam penelitian ini, termasuk Kepala Bagian Pelayanan Kesehatan, Tim Akreditasi TPCB untuk 3 Puskesmas Komunitas yang tidak memperbaiki status akreditasinya, dan Kepala 3 Puskesmas Komunitas dengan status yang sama. Penentuan masalah prioritas menggunakan teknik USG, dan identifikasi penyebab masalah menggunakan teknik analisis fishbone. Masalah yang diprioritaskan dalam penelitian ini adalah adanya 3 Puskesmas Komunitas yang belum memperbaiki status akreditasinya. Penyebab masalah yang diidentifikasi termasuk pelaksanaan layanan yang tidak memenuhi standar akreditasi, keterbatasan anggaran dan fasilitas, serta ketiadaan peningkatan kualitas yang berkelanjutan. Kurangnya perencanaan persiapan, pengetahuan yang kurang dari staf mengenai manajemen puskesmas, dan dokumen yang tidak lengkap mengenai semua prosedur layanan dan protokol juga merupakan faktor kontribusi. Rekomendasi dari penelitian ini adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil akreditasi dan melaksanakan perbaikan serta peningkatan kualitas berdasarkan rekomendasi survei akreditasi.
Factors Associated with Accreditation Status of Private Clinics in Pekanbaru City in 2024 Iin Sriderfi Sitompul; Jasrida Yunita; Yessi Harnani; Ahmad Hanafi; Kiswanto
Viva Medika Vol 17 No 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v17i3.1613

Abstract

Primary clinics play a crucial role in improving public health through healthcare services, disease prevention, and education. However, the challenges in accreditation preparation include the staff's lack of technical understanding in completing applications, limited facilities such as computers, and insufficient support from clinic leadership and monitoring from the Health Office. This study aims to analyze factors related to the accreditation status of primary clinics in Pekanbaru City in 2024. The population consisted of 198 people, with a sample size of 198 respondents. Data analysis was conducted using univariate, bivariate, and multivariate analyse. There is a relationship between activity standardization (p= 0.000), completeness of clinic facilities (p= 0.000), activity coordination (p= 0.016), leadership support (p= 0.013) and attitude (p= 0.005) with the accreditation status of the Pratama Clinic. There is no relationship between knowledge factors (p= 0.596), competence (p= 0.319), work team support (p= 0.237), ease of access to information technology systems (p= 0.074), motivation (p= 0.826) and support from the Health Office (p= 0.367) with the accreditation status of the Pratama Clinic. The most dominant variable related to the accreditation status of the Pratama Clinic in Pekanbaru City in 2024 is the activity standardization variable (POR= 11.572). Suggestion: The Pratama Clinic needs to routinely evaluate and update operational procedures to ensure compliance with national accreditation standards. In addition, the establishment of an internal monitoring system and additional training on ASPAK applications, DFO, and managerial skills are essential to maintain compliance and improve operational effectiveness.
The Optimization of Budget Absorption in the Use of General Allocation Funds (DAU) for the Health Sector in Bengkalis Regency Hafizhah Maulia; Ermanto; Jasrida Yunita
JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/57ctme05

Abstract

This study aims to identify and analyze the factors influencing the low absorption rate of the General Allocation Fund (DAU) for the health sector by the Bengkalis Regency Health Office in 2024. The research employed a qualitative approach using data collection methods such as direct observation, interviews, and document analysis. Data were analyzed using a Fishbone diagram to identify root causes, the USG (Urgency, Seriousness, Growth) method to determine problem priorities, and the Delphi method to formulate solutions. The findings revealed that by the third quarter of 2024, DAU absorption was only 58%, far below the target. The main issues included poor inter-sectoral coordination, administrative delays, and limited human resource capacity. Proposed strategies include developing SOPs, establishing cross-sectoral teams, and implementing technology-based monitoring systems to enhance efficiency, transparency, and accountability. This study provides practical recommendations for optimizing DAU absorption to support better public health services.
Co-Authors Abdurrahman Hamid Abidin, Aldiga Rienarti Adrian Mulya Agni Yuwanna Bhakti Agus Alamsyah Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Ahmad Satria Efendi, Ahmad Satria Aldiga Reinarti Abidin Aldiga Rienarti Abidin Anggi Wahyuni Anggraini, Lola Anusirman Anusirman Anwir, Harvandy arief wahyudi Arif Susanto Arif Susanto Arnawilis Arnawilis Asep Marzuki Asfeni Asfeni Asfeni, Asfeni Asmala Sari Asmarwiati , Septien Asmarwiati, Septien Asril Asril Aulia Astri Baehaqi Bubung Bunyamin, Bubung Buchari Lapau Budi Hartono Budi Hartono Budi Hartono chaliza bebby ewys Cindy Friskhilia Tarigan Dedi Afandi Dedi Sambudi Dendi Zulheri Dendi Zulheri Devi Aswandi Dewi Hayati Prabu Diah Elvira Syafruddin Donel S ega kartini Elfindri Elfindri Elfindri, Elfindri Endang Budianingsih Endang Susilawati Ennimay Ennimay Lita Ermanto Erna Widyawati Ervira Dwiaprini As Syifa Fadil Amirullah , Muhammad Fajriyati, Auliya Fauziah, Kharisma Yuhana Fitra, Rosi Deli Gusliati, Gusliati Hafizhah Maulia Helda Suryani Munir Henni Djuhaeni henny Djuhaeni Herdiyanti, Fithri Herlina Susmaneli Herniwanti Herniwanti Heryudarini Harahap Hetty Ismainar ifa, mazdalifa Iin Rodearni Iin Sriderfi Sitompul Ikhtiyaruddin Indra Kurniawan Indradewa, Rhian Irwan Muryanto Irwan Muryanto Islamiyah Islamiyah Ismail Marzuki Hasibuan Ismaniar, Hetty Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Jeanny Susana Magretta Jepisah, Doni Kalrosa, Nurva Kamal, Yanwir Kamali Zaman Karjoso, Tri Krianto Kholida Hosni Kirby Saputra Kismiyatul Fitriya Muftika Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Komala Sari Leonita, Emy Lita Lita, Lita M Dedi Widodo M.Kamali Zaman Mahyuddin, Meriwati Maimun, Nur Mardiana Mardiana Marlina, Hastuti Marna Dewi Masdalena Masdalena Medy Surtiawaty Megasari, Miratu Meilani, Silvia Mishbahuddin Mishbahuddin Mitra Mitra Mitra Mitra Mitra Mitra Muhamad Dedi Widodo Muhammad Muzakir Fahmi Muhammad Rizul Efendi Muhardi Muhardi Mukhtar, Hidayati Mulya, Adrian Nailul Fithri Arrasily Nofiyadi Nofiyadi Nopriadi Novi Nurmayanty Novita Rani Nur Asjeti Nurlisis Nurlisis, Nurlisis Nurmaimun, Nurmaimun Nurmala Sari Jambago Nurul Anisha Hakim Nurvi Susanti Oktavia Dewi Oktavia Dewi Oktavia Dewi, Oktavia Petty Rismawati Popi Purnama Sari Priwahyuni, Yuyun Priwahyuni Putri Pertiwi Putri, Syifa Suciana Rabita Rabita Rahayu, Endang Purnawati Ramadhania Putri Rany, Novita Raviola Raviola Renal, Renal renaldi, reno Renaldi, Reno Rima Melati Riri Julianti Rizal Husfaudin rospita , rospita rahmi RR. Ella Evrita Hestiandari Santi Miyusliani Santoso Santoso Sari, Risna Puspita Sari, Siska Mayang satiti rahayu Sekani Niriyah Shanti Veroniga Handayani Sinaga, Rotua Novita Siti Handam Dewi Sri Desfita, Sri Sri Wardani Suharsanto Suharsanto Sumengen Sumengen Sumengen Sutomo Sumengen Sutomo Suparno Suparno Syafrani Syafrani Syafrani Syafrani SYAFRANI, SYAFRANI Syamsul Bahri Riva'i Syamsul Bahri Rivaí T. Yohana Bayu Tin Gustina Tin Gustina Tin Gustina Tursini Tursini Vanny Hilda Fabiola Vidia Putri Maharani Wahidah Fitri Wahyuni, Anggi Welly Sando widi yanto Widodo, Dedi Widodo, M. Dedi Widyawati, Erna Wirdaningsih Wirdaningsih Wulan Sari Yanthi, Dami Yanti, Desri Novita Yanwir Kamal Yanwir Kamal Yasrin, Palji Alpala yeni afriani Yenti Fitri, Yenti Yessi Harnani Yuli Wulandari Zainal Abidin Zainal Abidin Zainal Abidin Zainal Abidin Zaini Rizaldi Zaman, M.Kamali Zela Familta Zulfahman Zulfan Saam