This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Majalah Kesehatan FKUB Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman (JGPS) Jurnal Kesehatan Manarang Journal of Health Promotion and Behavior JURNAL PengaMAS JURNAL PHOTON Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Ensiklopedia of Journal Journal of Midwifery and Nursing JOMIS (Journal of Midwifery Science) Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG) Menara Ilmu Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Majalah Ilmiah Warta Dharmawangsa Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Science Midwifery Jurnal Abdidas Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Warta Pengabdian Andalas: Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan Ipteks Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal Of Community Health Service) Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Jurnal Media Kesmas (Public Health Media) Jurnal Olahraga dan Kesehatan (Orkes) Jurnal Medika: Medika Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS MINAT LANSIA DALAM PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HARAPAN RAYA KECAMATAN BUKIT RAYA KOTA PEKANBARU: ANALYSIS OF INTEREST OF THE ELDERLY IN THE UTILIZATION OF THE ELDERLY POSYANDU IN THE WORK AREA OF THE HARAPAN RAYA PUSKESMAS, BUKIT RAYA DISTRICT, PEKANBARU CITY rospita , rospita rahmi; Yunita, Jasrida; Kamal, Yanwir; Widodo, dedi; Efendi, Ahmad Satria
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/kesmas.Vol2.Iss1.547

Abstract

Puskesmas Harapan Raya adalah salah satu Puskesmas di Kota Pekanbaru yang memiliki jumlah lansia yang cukup banyak yaitu sekitar 4.762 orang lansia (6,9%) dari 5 Posyandu Lansia dan total persentase kehadiran lansia pada posyandu lansia yaitu sebanyak 9,2%. Permasalahannya adalah kurang atau rendahnyaminat lansia dalam pemanfaatan Posyandu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Harapan Raya dari target yang telah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru yaitu 60%. Tujuan penelitian ini secara umum untuk menganalisis minat lansia dalam pemanfaatan posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Harapan Raya Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan jenis penelitian kualitatif. Melakukan wawancara dan observasi kepada 11 informan secara purposive sampling. Lokasi penelitian dilakukan pada Posyandu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Raya Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru pada bulan Februari-Juli 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan lansia masih kurang atau rendah, dukungan keluarga sangat baik, ketersediaan sarana sudah cukup mendukung dan prasarana yaitu gedung posyandu lansia belum mendukung untuk kapasitas besar, program posyandu lansia sudah berjalan dengan baik, dan minat lansia terhadap posyandu lansia masih sangat kurang atau rendah.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan minat lansia terhadap Posyandu Lansia masih sangat kurang atau rendah. Sarannya adalah perlu peningkatan pengetahuan dan minat lansia terhadap Posyandu Lansia yaitu dengan cara mengadakan sosialisasi atau penyuluhan tentang Posyandu Lansia. Harapan Raya Health Center is one of the health centers in Pekanbaru City which has a large number of elderly people, which is around 4,762 elderly people (6.9%) from 5 Elderly Posyandu and the total percentage of elderly attendance at the elderly Posyandu is 9.2%. The problem is the lack or low interest of the elderly in the use of the Elderly Posyandu in the work area of ​​the Harapan Raya Health Center from the target set by the Pekanbaru City Health Office, which is 60%. The purpose of this study in general is to analyze the interest of the elderly in the use of posyandu for the elderly in the work area of ​​the Harapan Raya Health Center, Bukit Raya District, Pekanbaru City. This research is a descriptive analytic study with a qualitative type of research. Conducting interviews and observations to 11 informants by purposive sampling. The research location was carried out at the Elderly Posyandu in the Harapan Raya Health Center Work Area, Bukit Raya District, Pekanbaru City in February-July 2021. The results showed that the knowledge of the elderly was still lacking or low, family support was very good, the availability of facilities was sufficient and infrastructure, namely the posyandu building the elderly have not supported for large capacity, the elderly posyandu program has been running well, and the elderly's interest in the elderly posyandu is still very lacking or low. The suggestion is that it is necessary to increase the knowledge and interest of the elderly towards the Elderly Posyandu, namely by conducting socialization or counseling about the Elderly Posyandu.
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT KUNJUNGAN ULANG PASIEN DI POLI OBSTETRI DAN GINEKOLOGI DI RSIA X PEKANBARU TAHUN 2024 Yanto, Widi; Ismainar, Hetty; Yunita, Jasrida; Hartono, Budi; Lita, Lita
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33913

Abstract

Minat kunjung ulang merupakan keinginan yang kuat dari pengunjung untuk mengulang berkunjung kembali sebagai respon langsung pasca kunjungannya di waktu lampau. RSIA  X Pekanbaru mengalami penurunan pasien dari tahun 2022 ke tahun 2023 sebanyak 1.096 pasien. Hal ini dianggap menurunnya minat pasien untuk berkunjung ulang, penurunan pasien ini berdampak bagi petugas kesehatan di RSIA  X Pekanbaru. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat kunjungan ulang pasien di Poli Obgyn RSIA  X Pekanbaru Tahun 2024. Jenis penelitan ini adalah Kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Lokasi penelitian di RSIA  X Pekanbaru. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai Juli 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien di Poli Obgyn RSIA  X selama periode Juni 2024 yang berjumlah 1.213 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan insidental sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 210 orang. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat, bivariat dengan uji chi squre dan multivariat dengan uji regresi logistik ganda . Hasil analisis uji  didapatkan terdapat hubungan antara pengetahuan (p value=0,000, OR= 4,695), citra merek (p value=0,013, OR= 2,342), dukungan keluarga (p value=0,000, OR=5,597), dan peran petugas kesehatan (p value=0,001, OR=3,174) terhadap minat kunjungan ulang pasien. Variabel yang paling dominan mempengaruhi minat kunjungan ulang pasien adalah pengetahuan (p value=0,000, OR= 7,767.). Diharapkan Pihak Rumah Sakit membuat kegiatan Penyelenggaraan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS).
STRATEGI PENINGKATAN CAKUPAN SKRINING FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR DI KABUPATEN ROKAN HULU TAHUN 2024 Sari, Risna Puspita; Yunita, Jasrida; Kiswanto, Kiswanto; Syafrani, Syafrani; Hanafi, Ahmad; Asmarwiati, Septien
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34527

Abstract

Upaya pencegahan dan penanggulangan Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui skrining faktor resiko PTM merupakan salah satu indikator keberhasilan program kesehatan dan masuk dalam SPM Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu yang harus dicapai. Penelitian bertujuan untuk merumuskan strategi peningkatan cakupan skrining faktor risiko penyakit tidak menular di kabupaten Rokan Hulu Tahun 2024. Lokasi penelitian di Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu. Waktu penelitian pada bulan Maret-Juli 2024. Adapun yang menjadi informan sebanyak 16 informan. Uji validitas penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, triangulasi data dan triangulasi metode. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis data kualitatif dilakukan melalui analisis tematik. Perumusan strategi dilakukan dengan analisis SWOT melalui tahap input stage yaitu Internal factor (IF) dan External Factor (EF), Matching stage yaitu SWOT matrix serta Decision Stage yaitu QSPM matrix. Hasil penelitian berdasarkan analisis SWOT, posisi strategi peningkatan cakupan skrining faktor risiko penyakit tidak menular di Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2024 berada di titik (0,875 ; 1,35) terletak di Kuadran I (S-O). Hasil matrik QSPM menunjukkan skor tertinggi berada pada strategi kolaborasi dengan faskes swasta melalui Instruksi Bupati Rokan Hulu Nomor 3 Tahun 2019 dan dukungan Kepala Dinas Kesehatan dengan skor 4,305. Kolaborasi lintas sektor, yang didukung oleh kebijakan yang jelas dan komitmen dari pimpinan daerah, merupakan faktor penting dalam meningkatkan cakupan skrining faktor risiko penyakit tidak menular.
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN GIZI DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RS AWAL BROS PANAM PEKANBARU TAHUN 2024 Putri, Syifa Suciana; Mitra, Mitra; Yunita, Jasrida; Ismainar, Hetty; Abidin, Aldiga Rienarti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34774

Abstract

Kepuasan pasien salah satu masalah utama di rumah sakit. Salah satunya sering tertuju pada pelayanan gizi. Angka kunjungan pasien di RS Awal Bros Panam meningkat dalam tiga tahun terakhir. Hal ini mungkin karena dampak positif kepuasan pasien terhadap pelayanan gizi. Namun disisi lain tiga indikator kualitas layanan gizi yaitu ketepatan waktu, jumlah komplen pasien, kekurangan porsi dan jumlah makanan pasien masih belum mencapai target capaian 100%. Tujuan penelitian yaitu menganalisis hubungan kepuasan pasien dengan mutu pelayanan gizi rumah sakit. Metode penelitian kuantitatif menggunakan desain studi cross-sectional dimulai pada Maret 2024, sampel dari 212 pasien rawat inap menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisa data menggunakan uji univariat, bivariat (Chi-square) dan multivariat (regresi logistik ganda). Menurut hasil uji multivariat regresi logistik ganda, proporsi kepuasan pasien di RS Awal Bros Panam Pekanbaru adalah 59,4%. Variabel ketepatan waktu menunjukkan hubungan yang signifikan OR 2,314 (CI = 1,128-4,748) artinya ketepatan waktu mempunyai peluang 2 kali lebih besar terhadap kepuasan pasien dan dikendalikan oleh variabel cita rasa makanan. Kesimpulannya adalah variabel yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pasien adalah ketepatan waktu yang berasosiasi dengan variabel cita rasa makanan. Untuk lima variabel lainnya tidak ada hubungan yang signifikan. Upaya untuk meningkatkan kepuasan pasien terhadap layanan gizi meliputi pemantauan dan evaluasi beban kerja tenaga ahli gizi, pengkajian multidisipliner perjanjian kerja sama pihak ketiga sebagai penyedia makanan untuk meningkatkan kualitas penyajian makanan, terutama dengan memperbaiki waktu pengantaran dan penjemputan makanan, perubahan cita rasa yang dapat meningkatkan selera makan sehingga pasien makan dengan baik.
Peningkatan Peran Kader Posyandu dalam Penanggulangan Kejadian Balita Bawah Garis Merah Yunita, Jasrida; Nurlisis, Nurlisis; Fadil Amirullah , Muhammad
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health Service) Vol. 1 No. 1 (2021): Pengabdian Kesehatan Komunitas
Publisher : LPPM Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol1.Iss1.901

Abstract

Kejadian Balita Bawah Garis Merah (BGM) di wilayah Puskesmas Umban Sari tahun 2016 ditemukan sekitar 37 balita. Sampai Desember 2017 yang sudah normal 6 balita dan yang masih gizi kurang sebanyak 24 balita, satu diantaranya sampai pada gizi buruk, yang tidak terpantau lagi sekitar 7 orang dikarenakan tidak aktif lagi datang ke posyandu. hasil penelitian kami masih ditemukan peran kader sebagai penghubung masyarakat dengan petugas kesehatan, pembina, perencana dan pelaksana, serta penyuluh masih belum maksimal. Untuk itu perlu dilakukan pelatihan terhadap kader dalam rangka meningkatkan pengetahuan kader tentang balita BGM dan memiliki keterampilan dalam mendeteksi balita BGM. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan pelatihan kepada para kader tentang balita gizi kurang terkait penyebab dan upaya penanggulangannya, dapat melakukan deteksi dini terhadap kejadian BGM di masyarakat. Hasil menunjukkan setelah mengikuti pelatihan tentang BGM, sejumlah 70 persen peserta (kader) menjadi meningkat wawasannya. Kader sangat bekerja keras dilapangan. Kader turun dengan tenaga kesehatan dari puskesmas bersama-sama ikut memantau perkembangan anak BGM. Dengan adanya kegiatan ini menambah pengetahuan dan meningkatkan pertemuan secara rutin. kader di berikan pre test lagi dari hasil pre test tentang pengetahuan mendeteksi balita BGM dari 10 kader hanya 70% yang sudah baik pengetahuannya. Pada saat memberikan materi, peserta (kader) sangat bersemangat untuk mendengarkan dan banyak pertanyaan yg mau di diskusikan ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan dari peserta. Peserta mengusulkan untuk bisa mendapatkan pelatihan lanjut dan Proses monitoring serta evaluasi lebih intensif untuk keberlanjutan dan keberhasilan penurunan anak BGM
Pemberdayaan Kader dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia dalam Upaya Deteksi Dini Penyakit Pada Lansia di Puskesmas Rumbai BUkit Ikhtiyaruddin, Ikhtiyaruddin; Jasrida Yunita; Asep Marzuki; Iswadi, Iswadi
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 8 No. 3 (2024): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v8i3.7888

Abstract

Lansia merupakan golongan umur yang paling rentan terhadap penyakit menular dan penyakit tidak menular, data dari Puskesmas Rumbai Bukit menunjukan kasus Diabetes Melitus, Hipertensi, Penyakit Jantung Koroner banyak terjadi pada kelompok umur >60 tahun/ lansia ditambah lagi penyakit menular yang memiliki risiko penularan tinggi dan risiko kematian tinggi terjadi pada kelompok umur lansia. Penduduk dengan usia lanjut yang mendapatkan pelayanan kesehatan hanya 50,3% dari total lansia yang ada diwilayah kerja Puskesmas Rumbai. Pencatatan masih dilakukan manual dan berkemungkinan data rekam medis dari lansia yang melakukan pemeriksaan akan rusak dan hilang. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk deteksi dini penyakit pada lansia. Metode pengabdian ini berupa pemeriksaan kesehatan, penyuluhan kesehatan dan pelatihan bagi 33 kader di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbai Bukit. Pada pemeriksaan kesehatan rata rata tekanan darah pada lansia 151/87 mmHg, lingkar perut lansia 85,1 cm, IMT 25, gula darah Sewaktu 152 mm/dL dan asam Urat 6,2 mm/dL. Pada hasil peningkatan pemahaman dan keterampilan melalui pre test yakni dengan nilai 67,6 dan post test dengan nilai 85,2. Peningkatan signifikan ini juga menjadi modal dalam kemandirian kesehatan dalam peningkatan pengetahuan dan peningkatan kunjungan lansia ke posyandu. Diharapkan bagi penanggung jawab program kesehatan masyarakat agar konsisten memberikan pelayanan pemeriksaan disetiap posyandu bersama kader.
Persepsi Remaja Tentang Bahaya Merokok Ditinjau Dari Health Belief Model Siti Handam Dewi; Jasrida Yunita; Tin Gustina; Hetty Ismainar; Mitra Mitra
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 03 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i03.1759

Abstract

Merokok dapat menimbulkan masalah kesehatan kronis, termasuk pada remaja. Tingkat perokok pada remaja usia 10-18 tahun meningkat dari tahun 7,20% tahun 2013 menjadi 9,10% tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi kerentanan, manfaat, hambatan dan aspek sosiopsikologi remaja tentang bahaya merokok ditinjau dari Health Belief Model. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan focus group discussion (FGD). Penelitian dilakukan di Kelurahan Sidomulyo Barat Kota Pekanbaru. Hasil Penelitian menunjukkan sebagian besar remaja percaya dirinya rentan terhadap bahaya akibat merokok, remaja berpersepsi baik jika tidak merokok akan memberikan manfaat kesehatan bagi tubuhnya, remaja percaya adanya hambatan jika tidak merokok, sebagian besar faktor utama yang mempengaruhi remaja merokok adalah teman dan gaya hidup. Diharapkan puskesmas membagikan poster kesehatan, modifikasi penyuluhan melalui media sosial, mengembangkan media sosial dalam kegiatan anti rokok dan diharapkan keluarga sebagai teladan untuk tidak merokok.
POTRET DETERMINAN UNMET NEED KB MELALUI ECOLOGICAL APPROACH DI KABUPATEN ROKAN HILIR PROVINSI RIAU Hastuti Marlina; Ismainar, Hetty; Yunita, Jasrida; Bunyamin, Bubung
Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2025.012.01.4

Abstract

Unmet Need Keluarga Berencana (KB) adalah Pasangan Usia Subur (PUS) yang masih usia produktif (15-49 tahun) dan mereka tidak memakai kontrasepsi modern. Masih tingginya unmet need KB di Provinsi Riau tahun 2021 yaitu sebesar 25,6% (target nasional 5%) dan masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Hal ini memicu peneliti untuk menelaah faktor penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor determinan unmet need KB melalui Ecological Approach, seperti: faktor intrapersonal (pengetahuan, kepercayaan budaya), faktor interpersonal (dukungan suami, keluarga, teman dan tokoh masyarakat (TOMA)), faktor institusi (tenaga kesehatan dan fasilitas), faktor komunitas (media sosial, e-media) dan kebijakan publik. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Riset dilakukan selama empat bulan (Mei-Agustus 2022). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah divalidasi. Responden berjumlah 103 orang Wanita Usia Subur (WUS) yang dipilih dengan teknik proportional stratified random sampling. Analisis statistik yang digunakan yaitu: analisis univariat, bivariat (Confident Interval; 95%) dan multivariat (uji regresi logistik berganda). Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat tujuh variabel dalam ecological approach yang berhubungan dengan unmet need KB (p < 0,05), yaitu: pengetahuan, dukungan suami, dukungan keluarga, dukungan teman, faktor institusi, faktor komunitas dan kebijakan publik. Sedangkan dua faktor lainnya tidak berhubungan yaitu kepercayaan dan dukungan TOMA. Terdapat empat faktor yang menunjukkan faktor dominan penyebab unmet need KB, yaitu: faktor intrapersonal (pengetahuan), faktor interpersonal (dukungan teman), faktor komunitas (media sosial dan e-media) dan kebijakan publik dengan nilai R2=0,246. Terbukti bahwa 24,6% proporsi ecological approach berkontribusi terhadap potret penyebab tingginya unmet need KB di Kabupaten Rokan Hilir.
The Relationship of Community-Based Total Sanitation with Stunting Incidences in Toddlers Fajriyati, Auliya; Rany, Novita; Yunita, Jasrida; Dewi, Oktavia; Leonita, Emy
Journal of Health Promotion and Behavior Vol. 6 No. 3 (2021)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Stunting is a condition where toddlers have a length or height that is less than their age. The prevalence of stunting in Riau Province in 2019 based on survey data on the nutritional status of Indonesian toddlers was 23.7%, at the Sidomulyo Health Center there were 161 stunting toddlers and the results of the study found stunting toddlers 36.9%. The purpose of this study was to determine the relationship between Community Based Total Sanitation (cbts) and the incidence of stunting in children under five in the working area of the Sidomulyo Health Center Pekanbaru City in 2021.Subjects and Method: The cross-sectional study was conducted in the working area of the Sidomulyo Public Health Center, Pekanbaru, Riau, Sumatra from July to August 2021. A total of 163 subjects were selected in this study using a purposive sampling technique. The dependent variable is the incidence of stunting. The independent variables are open defecation (stop defeca­tion), hand washing with soap, household drinking water and food management, household waste protection, and household liquid waste protection. Data were collected using a questionnaire and analyzed using chi-square test and multiple regression test.Results: Open defecation (OR= 20.25; 95% CI= 6.59 to 62.15; p<0.001), household waste management (OR= 13.84; 95% CI= 6.27 to 30.55; p<0.001), household waste (OR= 11.91; 95% CI= 5.53 to 25.58; p<0.001) associated with stunting and was statistically significant.Conclusion: Open defecation, household waste, household waste are associated with stunting and are statistically significant.Keywords: toddler, Community Based Total Sanitation, stuntingCorrespondence:Auliya Fajriyati. School of Health Sciences Hang Tuah, Pekanbaru, Indonesia. Jl. Mustafa Sari No.5, Tengkerang Selatan, Bukit Raya, Pekanbaru, Riau. Email: auliyafrh@gmail.com. Mobile: +6281261668168.Journal of Health Promotion and Behavior (2021), 06(03): 224-232DOI: https://doi.org/10.26911/thejhpb.2021.06.03.06 
PENYULUHAN KELOMPOK KECIL DAN PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM PENINGKATAN CAPAIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP (IDL) DI PUSKESMAS SIAK Widyawati, Erna; Yunita, Jasrida; Zulfikar, Zulfikar
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v7i1.7382

Abstract

Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) merupakan program prioritas di Puskesmas Siak. Dalam setahun terakhir mengalami penurunan capaian dari 48% pada tahun 2022 ke 45,9% di tahun 2023.  Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan Penyuluhan Kelompok Kecil dan Pendampingan Keluarga dalam Peningkatan Capaian Imunisasi Dasar Lengkap di Puskesmas Siak yang masih dibawah target. Metode pengabdian masyarakat menggunakan metode penyuluhan secara langsung pada Kelompok Kecil dan pendampingan Keluarga secara berkelanjutan, dimana penyuluhan dilakukan di rumah warga dengan kondisi informal agar lebih efektif. Pemaparan materi dengan berdialog dibantu dengan media lembar balik dapat membuat ibu menyadari pentingnya imunisasi dasar lengkap. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat, menunjukkan tanggapan yang sangat baik dari ibu dengan adanya respon yang positif dari ibu dilihat dari antusiasnya untuk bertanya dan menjelaskan kembali apa yang disampaikan saat penyuluhan Kelompok Kecil juga dan Pendampingan Keluarga dengan melibatkan keluarga secara berkelanjutan di rumah warga. Penyuluhan dan pendampingan ibu dan keluarga melalui pemaparan materi dengan berdialog dibantu dengan media lembar balik pentingnya imunisasi dasar lengkap bagi ibu sehingga memberikan kemudahan bagi ibu. Kegiatan ini menekankan pentingnya penyuluhan dan pendampingan yang berkelanjutan untuk memastikan efektivitas program imunisasi. Diharapkan ibu dapat melakukan imunisasi dasar lengkap pada bayinya sehingga capaian imunisasi di Puskesmas Siak dapat meningkat.
Co-Authors Abdurrahman Hamid Abidin, Aldiga Rienarti Agus Alamsyah Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Ahmad Satria Efendi, Ahmad Satria Aldiga Reinarti Abidin Aldiga Rienarti Abidin Amirullah, M. Fadil Anggraini, Lola Anwir, Harvandy arief wahyudi Arif Susanto Arnawilis Arnawilis Asep Marzuki Asfeni, Asfeni Asmala Sari Asmarwiati , Septien Asmarwiati, Septien ASRIL ASRIL Aulia Astri Baehaqi Bubung Bunyamin, Bubung Buchari Lapau Budi Hartono Budi Hartono Budi Hartono chaliza bebby ewys Cindy Friskhilia Tarigan Dedi Afandi Dedi Sambudi Dendi Zulheri Donel S ega kartini Elfindri Elfindri Elfindri, Elfindri Ennimay Ennimay Lita Ermanto Ervira Dwiaprini As Syifa EVA MAYASARI Fabiola, Vanny Hilda Fadil Amirullah , Muhammad Fajriyati, Auliya Fauziah, Kharisma Yuhana Fitra, Rosi Deli Gusliati, Gusliati Hafizhah Maulia Helda Suryani Munir Henni Djuhaeni henny Djuhaeni Herdiyanti, Fithri Herlina Susmaneli Herniwanti Herniwanti Heryudarini Harahap Hetty Ismainar Hutabarat, Christien Natalia ifa, mazdalifa Iin Rodearni Iin Sriderfi Sitompul Ikhtiyaruddin Indra Kurniawan Indradewa, Rhian Irwan Muryanto Irwan Muryanto Islamiyah Islamiyah Ismail Marzuki Hasibuan Ismaniar, Hetty Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Jepisah, Doni Kalrosa, Nurva Kamal, Yanwir Kamali Zaman Karjoso, Tri Krianto Kholida Hosni Kirby Saputra Kismiyatul Fitriya Muftika Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Komala Sari Leonita, Emy Leonita, Emy Lita Lita, Lita Mahyuddin, Meriwati Maimun, Nur Marlina, Hastuti Marna Dewi Masdalena Masdalena Medy Surtiawaty Megasari, Miratu Meilani, Silvia Mishbahuddin Mishbahuddin Mitra Mitra Mitra Mitra Mitra Mitra Muhamad Dedi Widodo Muhammad Muzakir Fahmi Muhammad Rizul Efendi Mukhtar, Hidayati Mulya, Adrian Nopriadi Novi Nurmayanty Novita Rani Nur Asjeti Nurlisis Nurlisis, Nurlisis Nurmaimun, Nurmaimun Nurmala Sari Jambago Nurvi Susanti Oktavia Dewi Oktavia Dewi Oktavia Dewi, Oktavia Petty Rismawati Popi Purnama Sari Priwahyuni, Yuyun Priwahyuni Putri Pertiwi Putri, Ramadhania Putri, Syifa Suciana Putri, Tri Rabita Rabita Rahayu, Endang Purnawati Rany, Novita Raviola Raviola Renal, Renal renaldi, reno Renaldi, Reno Rika Mianna Rima Melati Riri Julianti Rizal Husfaudin rospita , rospita rahmi RR. Ella Evrita Hestiandari Santi Miyusliani SANTOSO SANTOSO Sari, Nila Puspita Sari, Risna Puspita satiti rahayu Sekani Niriyah Shanti Veroniga Handayani Sinaga, Rotua Novita Siska Mayang Sari Siti Handam Dewi Sri Desfita, Sri Sri Wardani Suharsanto Suharsanto Sumengen Sumengen Sumengen Sutomo Suparno Suparno Syafrani Syafrani SYAFRANI, SYAFRANI Syamsul Bahri Riva'i Syamsul Bahri Rivaí Tin Gustina Tin Gustina Tin Gustina Tursini Tursini Wahidah Fitri Wahyuni, Anggi Welly Sando widi yanto Widodo, Dedi Widodo, M. Dedi Widyawati, Erna Wirdaningsih Wirdaningsih Wulan Sari Yanthi, Dami Yanti, Desri Novita Yanwir Kamal Yanwir Kamal Yasrin, Palji Alpala yeni afriani Yenti Fitri, Yenti Yessi Harnani Yuli Wulandari Zainal Abidin Zainal Abidin Zainal Abidin Zaini Rizaldi Zaman, Kamali Zaman, M.Kamali Zela Familta Zulfahman Zulfan Saam