p-Index From 2021 - 2026
10.866
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Pastura; Journal Of Tropical Forage Science Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop Radiasi BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology JURNAL ILMU PERTANIAN Jurnal Produksi Tanaman CEMARA JURNAL AGROTEKNOLOGI JURNAL PETERNAKAN Jurnal Agroekoteknologi Gontor AGROTECH Science Journal AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian JOIV : International Journal on Informatics Visualization Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian JURNAL GALUNG TROPIKA Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Jurnal Biologi Tropis Jurnal Pertanian Agros Journal of Applied Agricultural Science and Technology Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan JURNAL PERTANIAN PRESISI (JOURNAL OF PRECISION AGRICULTURE) JURNAL AGROHITA JURNAL AGRIBISAINS Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Hilirisasi IPTEKS (JHI) Jerami Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA) Jurnal Agrotek Indonesia International Journal of Agricultural Sciences Agroteknika Jurnal Agrotek Lestari Agro Bali: Agricultural Journal Akta Agrosia Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Jurnal Sains Agro Jurnal Triton Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis International Journal of Science and Society (IJSOC) Jurnal Terapan Pemerintahan Minangkabau Jurnal Riset Perkebunan (JRP) Journal of Applied Agricultural Science and Technology Jurnal Embrio Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Jagur: Jurnal Agroteknologi SAINTEK Horizon: Indonesian Journal of Multidisciplinary Jurnal Research Ilmu Pertanian Jurnal Pertanian Agros
Claim Missing Document
Check
Articles

Inventarisasi Pola Tanam di Antara Tegakan Kelapa di Kabupaten Padang Pariaman Dewi, Riska Kurnia; Suliansyah, Irfan; Anwar, Aswaldi; Syarif, Auzar; Suryani, Nova
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 4 : Al Qalam (Juli 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i4.2424

Abstract

Kabupeten Padang Pariaman merupakan daerah dengan luas area dan produksi tanaman kelapa paling luas di Provinsi Sumatera Barat, namun belum semua petani di Kabupaten Padang Pariaman memanfaatkan daerah di antara tegakan kelapa dengan tanaman lain, padahal dengan pengaturan pola tanam dan varietas tanaman yang sesuai dapat meningkatkan produktivitas lahan dan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk pola tanam dan mengidentifikasi varietas tanaman yang umum dibudidayakan di antara tanaman kelapa di Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan metode survei, yang ditentukan secara sengaja (purposive sampling) pada 12 Kecamatan dengan produksi kelapa paling banyak dari 17 Kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman. Kecamatan yang dipilih sebagai sampel adalah Kecamatan yang memiliki lahan kelapa yang diusahakan masyarakat. Jumlah responden sebanyak 100 orang petani sebagai data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 Kecamatan yang memanfaatkan lahan di antara tegakan kelapa, yaitu, Kecamatan Lubuk Alung, Kecamatan VII Koto Sungai Sarik, Kecamatan V Koto Timur, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kecamatan Sungai Garingging dan Kecamatan Batang Gasan. Pola tanam yang diterapkan yaitu pola tanam tumpang sari, monokultur dan campuran. Adapun varietas tanaman yang umumnya dibudidayakan dibawah tegakan kelapa yaitu jagung, kacang panjang, cabe, timun, ubi kayu, pisang, jahe, mentimun, manggis, kacang tanah dan lain-lain. Setiap daerah memiliki variasi dalam pemanfaatan lahan di antara tanaman perkebunan termasuk tegakan kelapa. Hal tersebut tergantung pada tingkat kebutuhan, sosial budaya, pendidikan masyarakat serta faktor fisik dan ekologi daerah setempat sehingga membutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai hal tersebut.
Metode Penentuan Toleransi Cekaman Kekeringan Menggunakan Indeks Sensitivitas Kekeringan Pada Fase Kecambah Cabai (Capsicum annum L.) Budiyanti, Tri; Indriyani, NLP; Riska; Kirana, Rinda; Suliansyah, Irfan; Harvani, Dini
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drought stress can cause a decrease in crop production. The development of drought stress tolerant chili varieties can be done to overcome this problem. Several methods, including the drought stress selection method in the sprouting phase, can be carried out using Polyethylene glycol (PEG-6000) stress simulation. The drought sensitivity index (ISK) or stress susceptibility index (SSI) is used to select for drought stress tolerance in plants. This research aims to determine the level of drought stress tolerance of several chili genotypes at the sprouting stage based on the drought sensitivity index. The research used a complete randomized block design with 23 local West Sumatran chili genotypes treated with drought stress at the germination stage with 15% PEG and control (0% PEG). Based on the drought sensitivity index (ISK) criteria, the results of the screening of chili tolerance to drought using five variables obtained six genotypes which were included in the tolerant category, namely genotypes (7) Tanah Datar Green Bonsai, (6) 33 Taijan, (21) Akar Solsel , (18) Lolai Chili, (1) Tali and (5) CI Sijunjung. DM-2, Bukitinggi and Dhamasraya-1 chilies have the highest total ISK score which indicates they are susceptible to drought stress at the germination stage.
Pertumbuhan dan Hasil Kentang G1 Melalui Modifikasi Media Tanam dan Aplikasi Zat Pengatur Tumbuh Suliansyah, Irfan; Hervani, Dini; Sari, Silvia Permata; Muhsanati, Muhsanati; Ekawati, Fitri Ekawati,
Jurnal Agroekoteknologi Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jur.agroekotetek.v15i2.23183

Abstract

Success in cultivating potatoes is the use of good quality potato seeds. Good quality potato seeds are produced through several stages starting from in vitro culture to extension seed production. One of the important stages in potato seed production is the production of first generation (G1) potato seeds. Efforts to increase the yield of G1 tubers can be made through modifying the planting media and applying growth regulators. This research aims to produce G1 potato tubers by adjusting the composition of the planting media (cocopeat, cocofiber, charcoal husk) and applying a growth inhibitor (Daminozide). The research consisted of four series of experiments. Each experiment was carried out using a Completely Randomized Design (CRD) with six treatments, each repeated four times. Experiment 1 (a. Cocopeat 100% + 0% husk charcoal; b. Cocopeat 20% + 80% husk charcoal; c. Cocopeat 40% + 60% husk charcoal; d. Cocopeat 60% + 40% husk charcoal; e. Cocopeat 80% + Charcoal Husk 20%; f. Cocopeat 0% + Charcoal Husk 100%. Experiment 2 (a. Cocofiber 100%; b. Cocopeat 100%; c. Cocopeat 20% + Cocofiber 80%; d. Cocopeat 40% + Cocofiber 60%; e. Cocopeat 60% + Cocofiber 40%; f. Cocopeat 80% + Cocofiber 20%. Experiment 3 (a. Cocopeat + Cocofiber + husk charcoal (1 : 1 : 1); b. Cocopeat + Cocofiber + charcoal husk (1 : 1 : 2); c. Cocopeat + Cocofiber + husk charcoal (1 : 2 : 1); d. Cocopeat + Cocofiber + husk charcoal (2 : 1 : 1). Experiment 4 (a. Daminozide 0 ppm; b. Daminozide 500 ppm; c. Daminozide 1000 ppm; d. Daminozide 1500 ppm). From the research results it can be concluded: 1) The combination treatment of 80% cocopeat + 20% cocofiber is the best treatment combination in the vegetative growth phase; 2) Composition treatment 60% cocopeat + 40% husk charcoal is the best treatment for the growth and number of G1 potato tubers; 3) Treatment of the composition of the planting media with cocopeat, cocofiber, and husk charcoal with a composition of 1:1:1 produces the highest number of tubers; 4) The best concentration of daminozide for the growth and production of G1 potato seed tubers is 3500 ppm.
Pengaruh Pemberian Beberapa Dosis Pupuk NPK dan Komposisi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.) Nabila, Fitri; Suliansyah, Irfan; Kristina, Nilla
Jurnal Agroekoteknologi Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jur.agroekotetek.v16i1.24432

Abstract

Red chilli is a crucial vegetable crop in Indonesia, facing a rising demand that calls for increased production. Enhancements in red chilli production may be achieved by adopting polybag cultivation techniques. This study aims to find the interaction between various NPK fertilizer dosages and planting media compositions on the best growth and yield of red chilli plants and to determine the best NPK fertilizer dosage and plant media composition for the growth and yield of red chilli plants. The research was conducted at the net house, Faculty of Agriculture, Andalas University, from March to August 2023. This investigation was a factorial experiment organized in a Completely Randomized Design (CRD), comprising two factors with three replicates each. The first factor was the dosages of NPK fertilizer: 300, 400, and 500 kg/ha. The second factor concerned the composition of the planting medium, consisting of ultisol soil, cow manure, and cocopeat in ratios of 2:1:1, 2:2:1, and 2:1:2. Data analysis was conducted using the F-test followed by DNMRT at a 5% significance level. The findings indicated no interaction between the dosages of NPK fertilizer and the composition of the planting medium concerning the growth and yield of red chilli plants. The application of NPK fertilizer at a dosage of 400 kg/ha positively influenced the variables of dichotomous branch number and the number of fruits per plant, whereas the planting medium composition of 2:2:1 exerted the most favourable effect on plant height, flowering age, number of fruits per plant, and fruit weight per plant.
Sistematik Literatur Review Eksplorasi dan Identifikasi Karakteristik Padi Lokal Sumatra Barat Zulkarnaini, Zulkarnaini; Suliansyah, Irfan; Gusmini, Gusmini; Yasin, Syafrimen
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2024): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v2i1.665

Abstract

As much as 75% of people's daily calorie input in Asian countries comes from rice One of the provinces that has great potential as a contributor to national rice production is West Sumatra. Supported by natural resources and good climatic conditions and a large population, which is 4,846,909 people. The purpose of this article is to find out the development and mapping of research topics on Exploration and Identification of Local Rice Characteristics of West Sumatra. The type of research used is literature review using bibliometric analysis. The bibliometric analysis in this study shows a study of the evolutionary process on the research topic with local West Sumatran rice from 2010 to 2023. Vosviewer is an important programming tool for visualizing and analyzing network visualizations in mapping bibliometric analysis. Around 235 articles obtained from the Google Scholar database show that there is a use of the term West Sumatran local rice and can be a topic of future research.
PENGARUH GULMA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH DI KENAGARIAN ALAHAN PANJANG KABUPATEN SOLOK Hariandi, Doni; Ekawati, Fitri; Suliansyah, Irfan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8351

Abstract

Bawang merah merupakan komoditas hortikultura unggulan yang memiliki peran penting bagi masyarakat, baik dari segi kegunaan, nilai ekonomi, maupun dari prospek pasar yang baik. Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, permintaan bawang merah dalam negeri juga meningkat. Akan tetapi sangat disayangkan sekali, peningkatan konsumsi bawang merah tidak berkorelasi positif dengan produksi. Mengingat besarnya kebutuhan bawang merah dan hasil yang terus menurun maka perlu rasanya dilakukan upaya untuk meningkatkan produksi bawang merah yaitu melalui pemilihan lokasi dan cara budidaya yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah : Mengetahui pengaruh gulma terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di kenagarian Alahan Panjang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei - November 2021 di Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, dengan ketinggian tempat 1400 m dpl. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor dengan tiga kelompok. Faktor pertama adalah perlakuan gulma terdiri dari tiga aras : bergulma sampai panen, disiangi pada periode kritis, dan bebas gulma sampai panen. Faktor kedua adalah varietas bawang merah terdiri dari tiga varietas yaitu Singkil Medan, Birma dan Cirebon. Berdasarkan analisis data penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa keberadaan gulma pada lokasi budidaya tanaman bawang merah dapat menurunkan hasil tanaman yang dibuktikan dengan menurunya hasil bobot segar, bobot kering dan jumlah umbi pada perlakuan bergulma hingga panen. Penurunan hasil akibat adanya gulma selama pertumbuhan tanaman bawang merah mencapai 50%.
Respon Genotipe Padi Lokal Kuantan Singingi Terhadap Kombinasi Pupuk Organik dan Anorganik Ezward, Chairil; Suliansyah, Irfan; Rozen, Nalwida; Dwipa, Indra
Jurnal Agrosains dan Teknologi Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jat.9.2.%p

Abstract

Genotipe padi lokal beradaptasi pada agroekosistem spesifik merupkan sumber plasma nutfah padi. Upaya peningkatan produksi padi tidak terlepas dari penggunaan pupuk. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi genotipe padi lokal Kuantan Singingi terhadap kombinasi pemupukan. Metode yang digunakan yaitu eksperiment dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, diantaranya : Faktor G = Genotipe padi lokal, terdiri : A (Beras kuning umur panjang), B (Beras singgam putih), C (Beras samo putiah), D (Pulut kari), E (Beras limbayang) dan F (Beras kuning). Faktor P = Kombinasi Pupuk, terdiri : P1 = 0 + 100, P2 = 25 + 75, P3 = 50 + 50, P4 = 75 + 25  dan P5 = 100 + 0. Hasil penelitian menunjukkan tanaman tertinggi terdapat pada genotipe singgam putih (B) yaitu 132,00 cm dan perlakuan P1 yaitu 123,67 cm. Umur panen tercepat terdapat pada perlakuan genotipe beras kuning umur panjang (A) dan perlakuan P1 yaitu 158,00 hari setelah tanam. Bobot gabah panen perumpun terbanyak pada perlakuan genotipe pulut kari (D) dan perlakuan P1 yaitu 121,99 g. Berdasarkan perlakuan kombinasi pupuk, maka genotipe yang paling responsif adalah genotipe pulut kari. Pupuk organik pada perlakuan P1 telah tersedia di tanah sawah yang berasal dari pelapukan jerami padi. Hal ini karena tanah sawah yang digunakan berasal dari sawah petani dengan musim tanam sekali dalam setahun. Penelitian lanjutan yang akan dilakukan yaitu menggali informasi karakter agronomi lainnya dari genotipe padi lokal Kuantan Singingi.
Pengaruh Bobot Umbi G1 Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) Varietas Granola Generasi Dua (G2) Marshanda, Marshanda; Suliansyah, Irfan; Swasti, Etti
JURNAL AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS ANDALAS Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jagur.6.2.92-105.2024

Abstract

Potato (Solanum tuberosum L.) is one of the horticultural commodities that become alternative foods as a source of carbohydrates other than wheat, rice, and corn. One of the efforts to increase potato production can be done through the selection of quality seeds. The selection of G1 generation potato seeds is used because it has not undergone deteoration so that the quality of the seeds is still maintained. This study aims to determine the effect of G1 tuber weight on the growth and yield of potato (Solanum tuberosum L.) G2 Granola varieties. This research was conducted at the Green House of the Pusat Alih Teknologi dan Pengembangan Kawasan Pertanian (PATPKP) of Andalas University located in Jorong Galagah, Nagari Alahan Panjang, Lembah Gumanti District, Solok Regency from August to November 2023. This study used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 levels of treatment, namely the weight of G1 tubers (5-15, 16-30, 31-45, and 46-60) with 3 replications, where there were 12 experimental units. The data obtained were statistically analyzed with the F test at a real level of 5% and if the effect was real, it was continued with Duncan's New Multiple Range Test (DNMRT) with a level of 5%. The results showed that there was an influence of the weight of G1 tubers on the growth and yield of potato plants of the G2 Granola variety. G1 tuber weights of 46-60 g give the best results in increasing plant height growth, number of shoots, stem diameter, and fresh weight of tubers per plant.
PENGARUH GULMA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH DI KENAGARIAN ALAHAN PANJANG KABUPATEN SOLOK Hariandi, Doni; Ekawati, Fitri; Suliansyah, Irfan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8351

Abstract

Bawang merah merupakan komoditas hortikultura unggulan yang memiliki peran penting bagi masyarakat, baik dari segi kegunaan, nilai ekonomi, maupun dari prospek pasar yang baik. Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, permintaan bawang merah dalam negeri juga meningkat. Akan tetapi sangat disayangkan sekali, peningkatan konsumsi bawang merah tidak berkorelasi positif dengan produksi. Mengingat besarnya kebutuhan bawang merah dan hasil yang terus menurun maka perlu rasanya dilakukan upaya untuk meningkatkan produksi bawang merah yaitu melalui pemilihan lokasi dan cara budidaya yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah : Mengetahui pengaruh gulma terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di kenagarian Alahan Panjang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei - November 2021 di Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, dengan ketinggian tempat 1400 m dpl. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor dengan tiga kelompok. Faktor pertama adalah perlakuan gulma terdiri dari tiga aras : bergulma sampai panen, disiangi pada periode kritis, dan bebas gulma sampai panen. Faktor kedua adalah varietas bawang merah terdiri dari tiga varietas yaitu Singkil Medan, Birma dan Cirebon. Berdasarkan analisis data penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa keberadaan gulma pada lokasi budidaya tanaman bawang merah dapat menurunkan hasil tanaman yang dibuktikan dengan menurunya hasil bobot segar, bobot kering dan jumlah umbi pada perlakuan bergulma hingga panen. Penurunan hasil akibat adanya gulma selama pertumbuhan tanaman bawang merah mencapai 50%.
Pengelolaan Perkebunan Berkelanjutan yang Berkearifan Lokal di Lahan Basah Partini; Noer, Melinda; Suliansyah, Irfan; Devianto, Dodi
Jurnal Galung Tropika Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v13i3.1293

Abstract

Wetlands are essential in economic and ecological systems, especially in tropical regions. Economically, this land has the potential to be used for agriculture, fishery plantations, and animal husbandry. Ecologically, wetlands are ecosystems that are rich in biodiversity and function as carbon sinks, natural water filters, and providers of natural resources for surrounding communities. The management approach must involve not only modern technology but also local wisdom to realize sustainable plantations in wetlands. Local practices in wetland management that support sustainable plantations include local knowledge in choosing adaptive commodities, fire prevention, agroforestry systems, togetherness in society, rituals, traditions and community beliefs, cooperation in communities, and customary law. The wisdom values contained in this practice include respect for the environment, collaboration within the community, preservation of heritage and culture, adaptability and resistance to change, spiritual values, and respect for ancestors.
Co-Authors , Kasli . Adrinal . Gusmini Ade Noferta Afifah, Aditya Nurul Afrima Sari Agus Sutanto Anwar, Aswaldi Aprizal Zainal Ardhana, Abdillah Ardi Aries Kusumawati Atman Atman Atman Atman Atman Auzar Syarif Azwaldi Anwar Bambang Hariyanto Benny Warman Budi Santosa Budi, Rahmad Setia Chairil Ezward, Chairil Daimon Syukri Devianto, Dodi Dewi, Riska Kurnia Diah Sundari Ilyani Dini Hervani Dini Hervani Doni Hariandi Edwin Edwin Ekasari Putri, Nurwanita ekawati, fitri Ekawati, Fitri Elfrida Ratnawati ermawati erma Etti Swasti Evricia, Oliviana Ezward, Chairil Ezward Fadilla Arishadea Fahluzi, Dynrum Yendar Fatardho Zudri Feri Arlius Filya Hidayati Harvani, Dini Hasmiandy Hamid Hayati, PK Dewi Helmi Helmi Helmi Helmi Henmaidi Henmaidi Henmaidi, - Henmaidi, Henmaidi Henny Puspita Sari Hervani, Dini Hidayati, Filya I Made Jaya Mejana Indra Dwipa Indri Yeni Indriyani, NLP Indriyani, NLP. Irawati Irawati Chaniago Irawati Irawati Isna Gita Izni Havira J Juniarti Jamsari Jamsari Juniarti Juniarti Khandra Fahmy KRISTINA, NILLA Kusuma, Rudy Le Huu Phuoc Le Huu Phuoc Luthfi Luthfi Majid, Nur Kholish Mala Nurilmala Mardhiyetti Mardhiyetti MARIA ENDO MAHATA Marshanda, Marshanda Masruri Masruri Masruri Masruri Masruri, - Maulidya Fachra Nisa Yusri Mejaya, I Made Jana Melinda Noer Mimi Harni Mimi Harni Mimi Harni Mimi Harni Miskana Miskana Mismawarni Srima Ningsih Mochammad Imron Awalludin Mudinillah, Adam Muhammad Nizar Hanafiah MUHSANATI MUHSANATI Munzir Busniah Musliar Kasim MY SYAHRAWATI Nabila, Fitri Nalwida Rozen Narti Sutia Nasrez Akhir Nela Anggita Netti Herawati Nguyen Thi Thanh Xuan Nguyen Thi Thanh Xuan Nini Marta Nofrizal Nofrizal Nova Suryani Noverina Chaniago Noverina Chaniago Novirman Jamarun Novizar Nazir NOVRI NELLY Nunung Hidayaty Obel, Obel Ogy Saputra Syafril Oktafia Melati Partini Partini Partini Partini, Partini Pham Van Quan Pham Van Quang Purwanto, Hendri Purwoko, Agus Putri Rizki Utami Putri Wulandari Zainal Rachmad Hersi Martinsyah Rahma Salvina Hirza RAHMAT SYAHNI RAHMAT SYAHNI Ramadhan, Nugraha Rasmita Adelina Renfiyeni Rika Ampuh Hadiguna Rince Alfia Fadri Rince Alfia Fadri Rinda Kirana Rini B RINI RINI Rini Rini Rini Rini Rini Suryani Rini Suryani, Rini Riska Riska Riska Roza Yunita RR. Ella Evrita Hestiandari Rusmanida Rusmanida Saipul Sihotang Sanna Paija Hasibuan Sari Susanti sari, sari susanti Sayuti, Kesuma Septaria, Vera Shalati Febjislami Silitonga, Yusnita Wahyuni Silvia Permata Sari Siska Efendi Sobrizal Sobrizal Sobrizal Sobrizal Solly Aryza Sukartini Sukartini Sukartini Sutoyo Sutoyo Syafrimen Yasin Tanjung, Hery Bachrizal Tari Gita Puspa Sari Taufiq Hidayatullah Taufiq Hidayatullah Taufiq Hidayatullah Teguh Budi Prasetyo Tengku Riza Zarzani N Tri Budiyanti Tuty Anggraini Ulvi Fitri Handayani Vera Septaria Vika Amelia Warnita Widodo Haryoko Winda Purnama Sari Winda Purnama Sari Wizna Wizna Wulan Kumala Sari Yasin, Syfarimen Yose Rizal Yosi Amnurrahman Yulistriani, Yulistriani Yulmira Yanti Yusniwati Yusniwati Zulfadli Syarif Zulfadly Syarif Zulkarnaini Zulkarnaini