Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERIMAAN ORANG TUA PADA PEMBERIAN IMUNISASI nOPV2 (NOVEL ORAL POLIO VACCINE TYPE 2) ANAK USIA 0-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANDREHE KABUPATEN NIAS BARAT Dharma Putra Waruwu, Eka; Priajaya Warouw, Sonny; Sinaga, Janno; Alyakin. Dakhi, Rahmat; Irennius Girsang, Vierto
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.35236

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor  yang berhubungan dengan penerimaan orang tua pada pemberian imunisasi nOPV2 (Novel Oral Polio Vaccine Type 2) anak usia 0-59 bulan diwilayah kerja Puskesmas Mandrehe Kabuapten Nias Barat. Penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik kuantitatif dengan desain studi potong lintang (cross sectional) dikarenakan penelitian ini dilakukan dalam satu waktu pengukuran yang sama untuk variabel dependen dan variabel independent. Jumlah Sampel dalam penelitian ini adalah 95 orang tua yang mempunyai anak usia 0-59 bulan, dengan teknik probability sampling arti semakin banyak jumlah populasi semakin banyak juga jumlah sampel yang diambil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki nilai sig-p 0,000 < 0,05, sikap sig-p 0,001 < 0,05, kepercayaan sig-p 0,007 < 0,05, peran Petugas kesehatan sig-p 0,000 < 0,05 dan dukungan keluarga sig-p 0,002 < 0,05, Yang artinya memiliki hubungan dengan penerimaan orang tua pada pemberian imunisasi nOPV2. Untuk Variabel pekerjaan nilai sig-p 0,651 > 0,05 dan keterjangkauan sig-p 0,381 > 0,05, Yang artinya tidak memiliki hubungan dengan penerimaan orang tua pada pemberian imunisasi nOPV2. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan pengetahuan, sikap, kepercayaan, dukungan keluarga serta peran petugas Kesehatan yang menjadi faktor dominan dengan penerimaan orang tua pada pemberian Imunisasi nOPV2, sedangkan pekerjaan dan keterjangkauan tidak memiliki hubungan dengan penerimaan orang tua pada pemberian imunisasi nOPV2. Dinas Kesehatan diharapkan berperan dalam pengembangan mutu dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia serta memfasiltasi petugas kesehatan sehingga membantu menjaga dan memperkuat kepercayaan orangtua terhadap kualitas pelayanan kesehatan.
ANALISIS SISTEM PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG FARMASI DINAS KESEHATAN KABUPATEN SAMOSIR TAHUN 2024 Sari Sagala, Nomita; Alyakin Dakhi, Rahmat; Ester J. Sitorus, Mido; Nababan, Donal; Irennius Girsang, Vierto; Manurung, Kesaktian
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.35239

Abstract

Menurut WHO di negara berkembang, biaya obat sebesar 24-66% dari total biaya kesehatan. Belanja obat yang demikian besar tentunya harus dikelola dengan efektif dan efisien. Perencanaan merupakan kegiatan dasar dari pengelolaan obat untuk menentukan kebutuhan obat dan merupakan salah satu fungsi yang menentukan keberhasilan kegiatan selanjutnya di Gudang Farmasi Kabupaten yang nantinya akan bermanfaat bagi kelancaran pelayanan di rumah sakit dan puskesmas. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis terhadap sistem penyimpanan obat di Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir. Penelitian ini dilakukan di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir.Penelitian ini dilakukan pada bulan Pebruari – Juli 2024.  Input penyimpanan obat di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir sudah tersedia dan sudah mencukupi yang terdiri dari Sumber Daya Manusia, Dokumen, SOP, Anggaran dan Sarana Prasarana. Hanya saja  belum optimalnya kerjasama antar petugas gudang farmasi sebagai suatu tim dalam suatu sistem, pegawai baru harus diajarkan dan dibiasakan mengikuti SOP yang sudah ada, kekurangtelitian petugas mencatat transaksi obat, dan jumlah pallet yang tersedia masih perlu penambahan merupakan kendala dalam input penyimpanan.Proses penyimpanan obat di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir sudah dilakukan sesuai prosedur yang terdiri dari penerimaan, penyusunan, pengeluaran, stock opname dan pencatatan dan pelaporan. Namun masih ada kedala dalam pencatatan yakni terkadang terdapat kesalahan dalam pencatatan akibat petugas kurang teliti dalam melakukan pencatatan. Sehingga masih ditemukan jumlah stok fisik berbeda dengan kartu stok. Demikian juga pegawai baru masih perlu diajari agar dapat menyesuaikan diri dengan prosedur penyimpanan obat.
PENERAPAN MANAJEMEN PUSKESMAS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KINERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS KESEHATAN KABUPATEN NIAS BARAT TAHUN 2023 Hia, Ermelinda; Purba, Ivan Elisabeth; Tarigan, Yenni Gustiani; Dachi, Rahmat Alyakin; Sinaga, Taruli Rohana
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v9i2.5544

Abstract

Penerapan manajemen puskesmas yang baik searah dengan peningkatan capaian kinerja puskesmas, namun pada kenyataannya tidak semua puskesmas dapat menerapkan manajemen puskesmas sesuai standar yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan manajemen puskesmas sebagai upaya peningkatan kinerja Unit Pelaksana Teknis Kabupaten Nias Barat.  Jenis penelitian ini adalah mixed method dengan desain sequential eksplanatory.  Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan perencanaan (P1) dari 13 Puskesmas di Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat kategori baik berjumlah 6 Puskesmas (46,15), kategori sedang berjumlah 5 Puskesmas (38,4%), kategori kurang berjumlah 2 (15,3%), seluruh puskesmas di Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat menerapkan penggerakaan dan pelaksanaan (P2)  dengan baik  (≥ 8,5), sedangkan pengawasan, pengendalian, dan penilaian (P3) didapatkan hasil dari 13 puskesmas berkategori baik (> 8,5) berjumlah 7 Puskesmas (54%) dan berkategori sedang (5,5-8,4) berjumlah 6 Puskesmas (46%). Penerapan upaya kesehatan masyarakat (UKM) Esensial di Puskesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat Tahun 2023 mayoritas kategori kurang (<80%) berjumlah 12 Puskesmas (92%), kategori baik (> 91%) berjumlah 1 Puskesmas (8%) dan juga penerapan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Pengembangan masih kurang (<80%). Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait penerapan manajemen dan capaian kinerja Unit Pelaksana Teknis Kabupaten Nias Barat sehingga dapat menjadi evaluasi dalam meningkatkan kinerja puskesmas.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Kecelakaan Kerja Di Laboratorium Zega, Hesti Nurani; Nababan, Donal; Brahman, Netti Netalia; Dachi, Rahmad Alyakin; Sitorus, Mido Ester
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10160

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian kecelakaan kerja di laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen. Jenis Penelitian ini menggunakan metode adalah analitik kuantitatif deskriptif dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2024 sampai dengan Agustus 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah Semua Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen Medan Semester II yaitu sebanyak 50 orang  dengan menggunkan teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, data sekunder dikumpulakan dengan menelaah dokumen yang tersedia di Laboratorium FK Universitas HKBP Nommesen, dan data tersier dikumpulkan dari jurnal nasional,internasional,buku teks dan sumber elektronik. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisis univariat bertujuan menggambarkan karakteristik setiap variabel penelitian, yaitu kejadian kecelakaan kerja, penerapan SOP, penggunaaan APD, pemahaman pengetahuan K3, dan Sikap. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh penerapan SOP dengan kejadian kecelakaan kerja di laboratorium praktikum FK Universitas HKBP Nommensen Medan,  ada pengaruh penggunaan APD dengan kejadian kecelakaan kerja di laboratorium praktikum FK Universitas HKBP Nommensen Medan , ada pengaruh Pemahaman Pengetahuan K3 dengan kejadian kecelakaan kerja di laboratorium praktikum Universitas HKBP Nommensen Medan dan ada pengaruh sikap dengan kejadian kecelakaan kerja di Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen Tahun 2023
Menganalisis Ulasan Mobile Legends: Analisis Kinerja Berdasarkan Opini Pengguna dengan Naive Bayes Kariyamin, Kariyamin; Alyakin, Muh. Ikhsan; Alyandi, La Ode
Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam (BUSITI) Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/busiti.v6i1.2475

Abstract

This research explores sentiment analysis on user reviews of the game Mobile Legends: Bang Bang using the Naïve Bayes method. With the rapid growth in user numbers, the reviews received reflect a diverse range of positive, negative, and neutral sentiments. One of the main challenges is the data imbalance among the three sentiments, which can affect the model's accuracy. Data was collected through scraping techniques from the Google Play Store, followed by preprocessing to enhance data quality. The analysis results show that the Naïve Bayes model achieved an accuracy of 75.28%, demonstrating good performance in identifying negative reviews, although there is still room for improvement in the positive and neutral categories. These findings are expected to provide valuable insights for game developers in understanding user experiences and improving application features based on sentiment analysis. 
Penanggulangan Bencana Serta Peningkatan Kapasitas Dan Pengurangan Risiko Bencana Di UPT Puskesmas Sukaramai Kota Medan Alyakin Dachi, Rahmat; Johansen Hutajulu; Otniel Kateren; Mesri Elisabet; Nurhayati Marbun
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana merupakan aspek penting dalam sistem layanan kesehatan, terutama di tingkat fasilitas kesehatan primer seperti Puskesmas. UPT Puskesmas Sukaramai Kota Medan berada di wilayah yang rentan terhadap bencana, seperti banjir dan kebakaran, yang dapat mengganggu pelayanan kesehatan serta membahayakan tenaga medis dan masyarakat sekitar. Namun, tingkat kesiapan tenaga kesehatan dan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat masih tergolong rendah. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dan masyarakat dalam menghadapi bencana serta mengurangi risiko yang ditimbulkan. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi sosialisasi dan pelatihan kesiapsiagaan bencana bagi tenaga medis dan masyarakat, simulasi tanggap darurat, penyusunan standar operasional prosedur (SOP) kebencanaan, serta pengadaan fasilitas dan alat-alat penunjang evakuasi di Puskesmas. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, observasi selama simulasi bencana, serta survei kepuasan peserta terhadap program yang dijalankan. Lokasi pengmas ini dilaksanakan di UPT Puskesmas Sukaramai Kota Medan, dan waktu pelaksanaan pada bulan September-November 2024. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan tenaga medis serta masyarakat dalam menghadapi situasi bencana. Simulasi evakuasi juga membantu mengidentifikasi jalur evakuasi yang lebih efektif serta memastikan bahwa peralatan medis darurat tersedia dan dapat digunakan dengan optimal. Program ini diharapkan dapat menjadi model dalam penguatan sistem kesiapsiagaan bencana di tingkat Puskesmas serta mendorong keberlanjutan program mitigasi bencana di lingkungan kesehatan dan masyarakat sekitar.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT TERHADAP BENCANA BANJIR DI DESA SAMPUR TOBA KECAMATAN HARIAN KABUPATEN SAMOSIR TAHUN 2024 Hutapea, Joice Fransisca Aprilia; Tarigan, Frida lina; Dakhi, Rahmat A; Manurung, Kesaktian; Sembiring, Rinawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.12088

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di Desa Sampur Toba Kecamatan Harian Kabupaten Samosir. Penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yaitu penelitian yang hanya dilakukan sekali sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh peneliti dengan melihat adanya hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Penelitian dilaksanakan di Desa Sampur Toba Kecamatan Harian Kabupaten Samosir selama 6 bulan yaitu bulan September 2024 s/d bulan Pebruari 2025. Populasi penelitian adalah seluruh keluarga yang bertempat tinggal di Desa Sampur Toba Kecamatan Harian Kabupaten Samosir yang berjumlah 211 keluarga dengan sampel berjumlah 68 keluarga. Sampel dipilih secara proporsional random sampling dengan memperhatikan tempat tinggal keluarga di setiap dusun. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa lembar kuesioner dimana responden diberikan pertanyaan yang disusun serta tertulis untuk mengumpulkan data, sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui telaah dokumen khususnya gambaran profil lokasi penelitian. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, intervensi pencegahan, dan nilai-nilai yang dianut dengan kesiapsiagaan masyarakat terhadap banjir di Desa Sampur Toba Kecamatan Harian Kabupaten Samosir. Berdasarkan hasil penelitian sebagai penelitian adalah diperlukan pendekatan yang berbeda berbasis tingkat pendidikan, status pekerjaan terhadap upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di Desa Sampur Toba Kecamatan Harian Kabupaten Samosir.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI RSUD H.BACHTIAR DJAFAR MEDAN LABUHAN TAHUN 2024 Simanjorang, Elfrida; Dakhi, Rahmat Alyakin; Tarigan, Frida Lina; Ketaren, Otniel; Manurung, Jasmen
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.12369

Abstract

Hipertensi merupakan gangguan sistem peredaran darah yang menyebabkan kenaikan tekanan darah di atas nilai normal yaitu melebihi 140/90 mmHg. Kasus hipertensi di Indonesia meningkat sebesar 34,4% di tahun 2023, di Sumatera Utara tercatat 52,61 orang menderita hipertensi dan dialami oleh kalangan usia dewasa awal umur 21-40 tahun dengan jumlah 23,128, usia dewasa menengah umur 41-60 tahun dengan jumlah 15,162 dan usia tua umur 61-80 tahun dengan jumlah 13,971. Tujuan dari penelitian ini adalah Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi di RSUD H. Bachtiar Djafar Medan Labuhan tahun 2024. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 825 pasien rawat jalan dan pasien rawat inap selama 6 bulan dan sampelnya sebanyak 90 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah uji-square dengan p-value (0,05). Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan IMT (p-value : 0,005), merokok (p.value : 0,000), konsumsi alkohol (p-value : 0,011), stress (p-value : 0,005) dengan kejadian hipertensi diharapkan agar petugas kesehatan dapat melakukan sosialisasi kepada pasien untuk mencegah dari obesitas dan faktor lain seperti konsumsi alkohol, stress, merokok
Studi Kualitatif Pelaksanaan Pelayanan Swamedikasi di Apotek Bintang Farma Nelli Purba; Rahmat Alyakin Dachi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 2 (2023): April 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14212

Abstract

 Self-medication is self-medication that is usually done to treat mild health problems or disorders. The advantage of self-medication is that it is safe if the drug is used according to the rules, it is effective in dealing with it, it is cost-effective, it saves time, and it plays a role in making therapeutic decisions. On the other hand, the disadvantages of self-medication practice include being unsafe and even detrimental to the user if the prescribed medication rules are not complied with. The purpose of this study was to determine the implementation of self-medication services at the Bintang Farma Pharmacy, Lintongnihuta District, Humbang Hasundutan Regency. This type of research was a qualitative study. The main foundation of this research was design phenomenology with a qualitative approach. The informants in this study were eleven people consisting of key informants, main informants and additional informants. Subject selection was carried out using the snowball sampling method. Data was collected through in-depth interviews. Data analysis was carried out with three streams of activities that occurred simultaneously, namely data compaction, data presentation and conclusions (drawing and verification). The results of the analysis showed that the patient's knowledge about self-medication was still limited. Self-medication actions were generally carried out because of personal experience, family advice, the influence of advertising and promotion in the media. Self-medication was believed to be easy to do, fast, more cost-effective and time-effective. Rationality of drug use based on drug packaging labels related to drug indications, drug dosage, method of use and duration of drug use, method of drug storage and drug side effects. Standard operating procedures compiled by pharmacists become guidelines for providing self-medication services. Patient knowledge regarding self-medication services played a role in decision-making to take self-medication. The rationality of drug use was obtained from drug packaging. Standard operating procedures for self-medication were prepared by pharmacists and serve as guidelines for self-medication services. It was concluded that self-medication patients already know about self-medication from themselves, family, advertisements; with good rationality of instructions for using drugs and implementation of standard operating procedures from pharmacists.Keywords: self-medication; pharmacy; rationalization; knowledge ABSTRAK Swamedikasi adalah pengobatan sendiri yang biasanya dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan atau gangguan yang ringan. Keuntungan swamedikasi adalah aman apabila obat digunakan sesuai aturan, efektif mengatasi, hemat biaya, hemat waktu, dan berperan dalam pengambilan keputusan terapi. Sebaliknya, kerugian dari praktik swamedikasi antara lain bersifat tidak aman dan bahkan merugikan pemakai apabila aturan pengobatan yang seharusnya tidak dipatuhi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pelayanan swamedikasi di Apotek Bintang Farma, Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan. Jenis penelitian ini adalah studi kualitatif. Landasan pokok penelitan ini adalah fenomenologi desain dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini sebelas orang yang terdiri informan kunci, informan utama dan informan tambahan. Pemilihan subjek dilakukan dengan metode snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Analisis data dilakukan dengan tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu pemadatan data, penyajian data dan kesimpulan (gambaran dan verifikasi). Hasil analisis menunjukkan bahwa pengetahuan pasien tentang swamedikasi masih terbatas. Tindakan swamedikasi umumnya dilakukan karena pengalaman pribadi, saran keluarga, pengaruh iklan dan promosi di media. Swamedikasi diyakini mudah dilakukan, cepat, lebih hemat biaya dan waktu. Rasionalitas penggunaan obat berdasarkan etiket kemasan obat terkait indikasi obat, dosis obat, cara pemakaian dan lama pemakaian obat, cara penyimpanan obat dan efek samping obat. Standar operasional prosedur disusun oleh apoteker menjadi pedoman untuk memberikan pelayanan swamedikasi. Pengetahuan pasien terkait pelayanan swamedikasi berperan pada pengambilan keputusan untuk melakukan tindakan swamedikasi. Rasionalitas penggunaan obat diperoleh dari kemasan obat. Standar operasional prosedur swamedikasi disusun oleh apoteker dan menjadi pedoman pelayanan swamedikasi. Dismpulkan bahwa pasien swamedikasi sudah mengetahui swamedikasi dari diri pribadi, keluarga, iklan; dengan rasionalitas yang baik dari petunjuk penggunaan obat dan penerapan standar operasional prosedur dari apoteker.Kata kunci: swamedikasi; apotek; rasionalisasi; pengetahuan
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MILITUS TIPE DUA DI PUSKESMAS BESTARI KOTA MEDAN Ohara, Evy; Dakhi, Rahmat Alyakin; Munthe, Seri Asnawati; Nababan, Donal; Manurung, Kesaktian
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.13206

Abstract

Diabetes Melitus merupakan PTM yang disebabkan oleh pankreas yang tidak dapat membentuk insulin, sehingga kadar glukosa dalam darah tidak terkontrol. Menurut IDF, pada tahun 2021 di dunia terdapat 537 orang yang mengidap diabetes. Jenis Diabetes Melitus yang paling banyak diderita yaitu DM Tipe II. Tidak terkontrolnya kadar gula darah pada penderita DM Tipe II sering disebabkan oleh faktor Kepatuhan kegiatan prolanis, Aktivitas fisik, status gizi yang baik, kepatuhan minum obat yang baik serta riwayat genetik penderita itu sendiri. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif dengan menggunakan metode cross secsional. Populasi penelitian berjumlah 185 dengan jumlah sampel 65, pengambulan sampel menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner. Analisa bivariat meggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara kepatuhan prolanis dengan kadar gula darah pada pasien diabetes militus tipe dua p value = 0,000. Ada hubungan antara Aktivitas fisik dengan dengan kadar gula darah pada pasien diabetes militus tipe dua dengan p value = 0,000. Ada hubungan antara status gizi  dengan kadar gula darah pada pasien diabetes militus tipe dua dengan p value = 0,000. Ada hubungan antara kepatuhan minum obat dengan p value = 0,000. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara kepatuhan kegiatan prolanis, aktivitas fisik, status gizi dan kepathuhan minum obat dengan dengan dengan kadar gula darah pada pasien diabetes militus tipe dua di Puskesmas Bestari Kota Medan. Faktor yang paling dominan mempengaruhi kadar gula darah pada penderita DM Tipe II adalah kepatuhan minum obat Kepatuhan pasien sangat diperlukan untuk mencapai keberhasilan terapi diabetes mellitus sehingga secara tidak langsung berperan untuk menstabilkan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus.
Co-Authors Adinda Dwi Rachmah Mendrofa Afif Husain Faizar Agnes Febri Roman Putri Mendrofa Alyandi, La Ode Anita , Surya Apriliani Apriliani Aruna Ragini Asima Sirait Brahman, Netti Netalia Brahmana, Netti Etalia Br. Brahmana, Nettietalia Br Brahmana, Nettietalia Br. Dachi, Sidita Daeli, Debora Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Darwinsyah, Darwinsyah Dasrina Dasrina Desni Roma Putra Nasution Dewi Mustikani Saragih Dewi R Bancin Dharma Putra Waruwu, Eka DONAL NABABAN donal nababan Donal Nababan Donal Nababan Donal Nababan Donal Nababan Donal Nababan Donal Nababan Donal Nababan Elisabeth Purba, Ivan Elya Nora Girsang Erwin Silitonga Eva Aulia Budiman Evawani M. Silitonga Evawani Silitonga Evawani Silitonga Feronika Christin Fikarwin Zuska Forniat Putri Gea Frida Lina Tarigan Frida Lina Tarigan Geovani Arta Sihite Ginting, Desideria Yosepha Ginting, Ira Sehati Br. Gultom, Rumondang Habeahan, J.S. Hamonangan Hamonangan, Jan Effendi Harahap, Diana Harefa, Feriani Hasugian, Lilis Enjelina Helvinus Laia Henny Arwina Bangun Hia, Ermelinda Hutajulu, Johansen Hutapea, Joice Fransisca Aprilia Irennius Girsang, Vierto Isroni Azhari Siregar Itoleleng Naibaho, Nursyah Ivan Elisabeth Purba Janno Sinaga Jasmen Manurung Juang Putra Telaumbanua Juni Mariati Simarmata Kamilah, Anita Kariyamin, Kariyamin Karnirius Harefa Kesaktian Manurung Ketaren, Otniel Ketaren, S.Otniel Khairina Khairina, Khairina Laowo, Oktorisman Lasrina E. Tambun Laura Mariati Siregar Lukman Hakim Lyenta Simanullang Manurung , Kesaktian Manurung, Hotman Manurung, Kesakitan Manurung, Kesaktian MARIA AGUSTINA Masdalina Pane Masdalina Pane Maulana Ramzi, Tengku Mendrofa, Debora Mesri Elisabet Mido Ester J. Sitorus Mido Ester J. Sitorus Mido Ester Juniati Sitorus Mido Ester Sitorus Muhammad Yusuf MYRNAWATI CRIE HANDINI Nababan, Donal Nadiyah Salma Wirahma Nelli Purba Netti Etalia Br. Brahmana Netti Etalia Brahmana Nina Fentiana Nurhayati Marbun Ohara, Evy Otniel Kataren Otniel Kateren Parlindungan Purba Parlindungan Purba Pasaribu, Fatimah Azhari S Pratiwi Siahaan, Dewi Priajaya Warouw, Sonny Rosa Sinaga, Lia Rosmawaty Irma Suryani Siagian Rosmawaty Irma Suryani Siagian Sari Sagala, Nomita Sari, Fertika Sembiring, Chory Vevayosa Br Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Sembiring, Rinawati Seri Asnawati Munthe Siagian, Mindo Tua Sibarani , Melda Silitonga, Evawani M. Simanjorang, Elfrida Simanullang, Elysa Sinaga , Lia Rosa Veronika Sinaga, Lia Rosa Veronika Sinaga, Taruli Rohana Sinurat , Astriatalita Lastiar Sipayung, Rosetty Siska Evi Simanjuntak Sitorus, Friska Sitorus, Mido E Sitorus, Mido Ester Sonny P. Warouw Sonny Priajaya Warouw Subarma, Didik Sukardi Kardi Surya Fahmi Fahmi Susanti Sitanggang, Henni Syafitri, Henny Tarigan , Frida Lina Tarigan, Yenni Gustiani Taruli Rohana Taruli Rohana Sinaga Togatorop, Lamtiar Betty Toni Wandra Winda Ningsih Sitompul Winda Permata Sari Wisnu Hidayat Zahra, Rina Zega, Hesti Nurani Zulfendri Zulfendri