Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi Pembelajaran Kooperatif dan Kolaboratif Model CIRC dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara dan Menulis Siswa Kelas II SDN 1 Pancasura Nurhayati; Ryan Dwi Puspita
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v20i1.43704

Abstract

Abstract The low oral and written communication skills of second-grade students at SDN 1 Pancasura serve as the background for this study. The dominant use of the local language in daily activities has made them unaccustomed to using Indonesian in the classroom. This condition creates obstacles such as hesitation, low self-confidence, and difficulty expressing ideas verbally or in writing. The main objective of this research is to analyze the application of the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) model to optimize students' speaking and writing abilities. The mini-research in this study employed a descriptive qualitative approach divided into three learning sessions. The series of activities proceeded gradually through story video screenings, group discussions, role-playing, as well as writing and presenting fable stories. The CIRC model, combined with cooperative and collaborative approaches, proved capable of fostering a more interactive and enjoyable learning atmosphere. Students who were previously passive began to speak up, express ideas, and produce simple writings. Their self-confidence and social interaction among peers also showed significant improvement during the learning process. The effectiveness of the CIRC model in developing speaking and writing skills makes it a recommended alternative language learning strategy for elementary schools. This model can create a more meaningful learning experience for students. Keywords: CIRC, Collaborative, Cooperative, Speaking, Writing
Application of STAD Approach in Differentiated Learning Assisted by Chromebooks to Improve Science Learning Outcomes in Class VI Juli Putra Sinambela; Ryan Dwi Puspita
Jurnal Profesi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : PPG IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpp.v4i2.27401

Abstract

This study is motivated by the need to improve the quality of teaching and student learning outcomes in elementary schools in the context of rapid technological development. The research aims to analyze the impact of implementing the Student Teams Achievement Divisions (STAD) approach in differentiated learning assisted by Chromebooks on the science learning outcomes of sixthgrade students at SD Negeri 2 Harian, Samosir. The STAD approach emphasizes cooperative learning and shared achievement, while differentiated learning accommodates students’ diverse needs in terms of content, process, and assessment. Chromebooks were utilized to support learning flexibility and access to digital resources. This study employed a descriptive qualitative method with a case study design. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and analysis of students’ learning outcome documents. The research involved seven sixth-grade students with diverse learning characteristics. The results indicate that the integration of the STAD approach with Chromebookassisted differentiated learning increased student engagement, collaboration, and interaction during learning. Quantitative data showed that 85.7% of students achieved scores above the Minimum Completeness Criteria. In addition, qualitative findings revealed improvements in students’ critical thinking, problemsolving abilities, and digital literacy. In conclusion, integrating the STAD approach with Chromebooks creates a collaborative, adaptive, and effective learning environment that enhances science learning outcomes while fostering essential social and technological skills in elementary education.
Transforming Elementary Literacy: A Deep-Learning-Oriented FIVES Model for Mindful, Meaningful, and Joyful Learning Fitri Indriyani; Sri Dewi Nirmala; Ryan Dwi Puspita
Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Vol. 7 No. 1 (2026): February
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/ijoer.v7i1.2602

Abstract

Purpose of the study: The study aims to investigate the impact of the deep-learning-oriented FIVES (Facts, Inferences, Vocabulary, Experiences, Summarize) model on reading and writing literacy among fifth-grade students. It specifically examines how the model facilitates the manifestation of mindful, meaningful, and joyful learning principles within the primary educational context Methodology: This study employs a qualitative descriptive approach to analyze the implementation of the deep-learning-oriented FIVES model. Subjects were selected via purposive sampling, involving fifth-grade students at SDN Ramea 1. Data were gathered through systematic observations and field notes, then analyzed using data reduction, display, and conclusion drawing techniques to ensure the credibility and depth of the findings. Main Findings: The implementation of the deep-learning-oriented FIVES model significantly proves to strengthen the principles of mindful, meaningful, and joyful learning. Students are capable of meticulously analyzing texts, connecting material with personal experiences, and exhibiting high enthusiasm during collaboration. This model effectively transforms literacy into a process of deep meaning construction, which enhances both writing quality and students' critical thinking skills. Novelty/Originality of this study: This study advances existing knowledge by integrating the FIVES model with a deep learning approach, specifically emphasizing the synergy between mindful, meaningful, and joyful principles. It provides a transformative pedagogical framework that transcends technical skill acquisition, offering unique strategies for primary educators to cultivate 21st-century literacy competencies through reflective, student-centered, and emotionally resonant classroom ecosystems.
Penerapan teori kognitif berbasis kearifan lokal melalui media Tempurung Pintar untuk mewujudkn pembelajaran mendalam pada materi perkalian Tita Alawiyah; Ryan Dwi Puspita
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 4 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i4.31511

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa pemahaman peserta didik terhadap konsep perkalian masih rendah karena mereka cenderung hanya mengingat tanpa benar-benar menguasai konsepnya secara fundamental sehingga mereka mengalami hambatan saat harus menghubungkan ide matematika dengan situasi sehari-hari serta memecahkan persoalan yang bersifat kontekstual. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji bagaimana pemanfaatan media tempurung pintar yang berbasis kearifan lokal dapat memperkuat pemahaman konsep perkalian melalui pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning. Metode deskriptif kualitatif diterapkan dalam penelitian ini dengan melibatkan 15 peserta didik kelas V SDN 1 Cimenga pada Tahun Pelajaran 2025/2026 sebagai subjek sementara data dikumpulkan lewat observasi dan wawancara serta tes dan dokumentasi lalu dianalisis melalui tahapan reduksi data kemudian penyajian data dan penarikan kesimpulan sedangkan keabsahan data diperkuat menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep perkalian pada peserta didik yang tercermin dari kenaikan nilai rata-rata dari 55 pada pre-test menjadi 80 pada post-test serta peserta didik menjadi lebih aktif dalam berdiskusi dan percaya diri serta mampu bekerja sama dan juga dapat menjelaskan konsep perkalian dengan bahasa sendiri sambil mengaitkannya dengan pengalaman nyata sehingga media tempurung pintar terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan aktif serta bermakna.
Penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan Tiktok dalam pembelajaran IPAS Ii Istiqomah; Ryan Dwi Puspita
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 4 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i4.31528

Abstract

Abstrak Kemampuan literasi lingkungan yang belum optimal pada siswa kelas VI menjadi latar belakang penelitian ini. Fenomena di lapangan memperlihatkan bahwa pemahaman peserta didik masih bersifat teoritis dan belum terintegrasi dengan dengan kondisi nyata lingkungan di sekitarnya. Indikasi rendahnya kepedulian terhadap kebersihan sekolah dapat diamati dari banyaknya sampah yang masih ditemukan berserakan. Hal tersebut dipicu oleh ketidaksesuaian media pembelajaran dengan kemajuan teknologi dan bersifat kurang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi lingkungan pada siswa kelas VI SDN Wanakerta III. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif untuk mengkaji peningkatan literasi lingkungan siswa. Data penelitian diperoleh melalui metode observasi, wawancara mendalam, dan analisis konten video Tiktok yang dibuat oleh peserta didik. Hasil penelitian ini ditandai dengan meningkatnya kesadaran siswa akan urgensi pelestarian lingkungan. Melalui pendekatan CTL dengan berbantuan platform Tiktok, memotivasi peserta didik untuk terlibat aktif selama proses pembelajaran berlangsung yang terlihat dari hasi produksi konten video edukatif mengenai isu pencemaran yang mereka buat. Kemampuan literasi lingkungan siswa dapat ditingkatkan secara efektif melalui penerapan strategi Contextual Teaching and Learning (CTL) yang diintegrasikan dengan penggunaan media sosial seperti TikTok yang akrab dalam keseharian mereka. Kata Kunci: aplikasi tiktok, literasi lingkungan, pendekatan kontekstual
Pengembangan media word search puzzle menggunakan model game based learning untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa Sekolah Dasar kelas III Risma Rahmawati; Ryan Dwi Puspita; Ruli Setiyadi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 4 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i4.31751

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca pemahaman siswa sekolah dasar, khususnya dalam menemukan ide pokok, menggali informasi, dan memahami isi bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Word Search Puzzle berbasis digital dengan menggunakan model Game Based Learning untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang diadaptasi dari Borg dan Gall dengan delapan tahapan, meliputi analisis kebutuhan, pengembangan produk, validasi ahli, dan uji coba lapangan. Subjek penelitian adalah siswa kelas III sekolah dasar di Kabupaten Purwakarta. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, dan tes, dengan analisis data secara deskriptif kualitatif serta kuantitatif menggunakan uji paired sample t-test dan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa. Penggunaan media berbasis permainan mampu meningkatkan keterlibatan, fokus, dan kemampuan berpikir siswa dalam memahami bacaan. Dengan demikian, media ini memberikan kontribusi sebagai inovasi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman di sekolah dasar.
REAKTUALISASI PERMAINAN BAKIAK DALAM BINGKAI QUANTUM-VIRTUAL LEARNING: UPAYA MEMPERERAT INTERAKSI SOSIAL SISWA DI ERA DIGITAL Nur Tsumniyati, Siti; Ryan Dwi Puspita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47834

Abstract

This study addresses the decline in group cohesion and the rise of student egocentrism driven by the dominance of passive digital learning. To bridge this gap, this research integrates virtual learning technology with local wisdom through the traditional game Bakiak. Utilizing Classroom Action Research (CAR) with a descriptive qualitative approach, the instructional intervention applied the TANDUR cycle of the Quantum Learning model. Within this framework, a virtual simulator served as a cognitive and psychological conditioning medium before students engaged in direct social implementation on the field. The subjects were fourth-grade students at SDN Pedurungan Kidul 02, Semarang. Data were gathered through participant observation and in-depth interviews, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings revealed a significant increase in interpersonal intelligence and a reduction in student social fragmentation. Although individualistic conflicts dominated student interactions during the initial cycle, this resistance was successfully mitigated by Cycle II. Students demonstrated enhanced social maturity, characterized by strengthened empathy and adaptive cooperative skills within groups. This study concludes that the convergence of digital innovation and local tradition can effectively synergize to restore student social dynamics. The practical implication underscores the urgency of reconstructing technology-based learning to remain oriented toward fostering humanistic character and student collectivity in the digital era.
PENERAPAN TEORI BELAJAR HUMANISTIK PADA MATERI KERAGAMAN BUDAYA UNTUK MENUMBUHKAN SIKAP TOLERANSI SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Hidayatna, Hidayatna; Ryan Dwi Puspita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47876

Abstract

This study aims to describe the application of humanistic theory to the material of cultural diversity and test its effectiveness in fostering tolerance attitudes in fourth-grade elementary school students. The study used descriptive qualitative methods with observation, interviews, and questionnaires. The subjects were 36 fourth-grade students of Lembang Elementary School. The background of this study is because of the continued discovery of behavior that does not respect or does not accept differences such as teasing, isolating friends, negative prejudice, and a lack of mutual assistance among elementary school students of different cultural backgrounds. Humanistic learning theory with a student-centered learning approach positions students as unique individuals, with diverse backgrounds, needs, interests, and abilities. In the context of student diversity in schools, student management must be carried out with compassion (empathy) by paying attention to their emotional, social, and psychological aspects, so that the learning atmosphere can take place safely, comfortably, and pleasantly. Humanistic-oriented student management not only emphasizes academic achievement, but also the development of human values ​​such as respecting differences among others, mutual respect, and attitudes of mutual love and help. The application of humanistic learning theory is highly effective in fostering tolerance in fourth-grade elementary school students on cultural diversity. The results of this study indicate that the application of humanistic learning theory through student-centered learning activities, respect for differences, and the provision of freedom of expression can create a humanistic and meaningful learning environment. Students' tolerance significantly increased, as evidenced by indicators such as respect for differences, cooperation in groups, and acceptance of peers from different cultural backgrounds. This study recommends a humanistic approach for character education in elementary schools.
Co-Authors Agni Muftianti AGUS PRIYANTO Ahmad Muhibbullah Aji Satrio Andreas Ivan Anggraeni, Poppy Anggraini, Alif Tulusiyah Ani Nur’aeni Annisa Fitri, Salsabila Anugrah Ramadhan Firdaus Apriyanti Syariana Adiha Ari Widodo Asep Deni Gustiana Asep Ikin Sugandi Asep Samsudin Aulia Ismiyani Mubariqoh Azzahro, Namira Aulia Bachrudin Musthafa Bunyamin Maftuh Cunayah, Hana Dadang Sunendar Daniel Krisna Santoso Deden Herdiana Altaftazani Della Arumnita Sudrajat Dendi Irawan Deri Fadly Pratama, Deri Fadly Devita Anggraeni Dewi Santi Dhiemas Diah Pujasari Dinar Nur Inten Duhita Savira Wardani Duhita Savira Wardani Eka Kurnia Eris Septiana Eti Rohaeti, Euis Evi Susanti Fasha, Linda Hania Fathurrahman Fathurrahman Fathurrahman Fathurrahman Fauzi, Muhammad Rizal Firmansyah, Dida Fitri Indriyani Fitri Indriyani Fitria, Amie Fivtia Neri Yusra Galih Dani Septiyan Rahayu Ghany Taufik Sidik Gustiana, Asep Deni Hajah Raafi Iman Harahap, Suaibah Aslamiyah Heni Nafiqoh Heny Djoehaeni Herawati Herdiana Althaftazani, Deden Hidayatna, Hidayatna Ii Istiqomah Ika Mustika Indrawan, Gusma Jamil, Anisa Syarifah Jehan Nisak Nasution Juli Putra Sinambela Julia Adenti Julianti Julianti Kartimi Khoerunnisa, Adinda Kurniawan, Pandi Fajar Kustiana, Kustiana Lia Amalia LISYALAMA, AMALIA Mira Astria Mubiar Agustin Muftianti, Agni Mursyiddah, Delya Azmiyati Mustika, Ika NAFIQOH, HENI Namira Aulia Azzahro Novitasari, Veradiana Nur Khadijah Nur Mahardika, Sofyan Nur Tsumniyati, Siti Nuraeni Nuraeni Nurfalah, Nenden Nurhayati Nurmaya, Sulastri Oktamia Suci, Lidya Popong Hoerun Nisa Pramularsih, Mariano Satya Prayogi, Oky Pujasari, Diah Putri Aprichylla, Pinky Qurnia Permata Rabbani, Sylvia RAHMA AYUNI Rahma Rahadiana Rahman Rahman Rahman ` Rahmawati Permana, Rima Resty Setyoningsih Reynaldi Azhar Riska Riska Riska Risma Rahmawati Robi’ah Al-Adawiyah, Isyfa Rointan Sipangkar Ronny Mugara Ronny Mugara, Ronny Rossa Aulia Putri Barus Rully Agung Rully Agung Yudiantara Salma Apriliya Salsa Sabila Dwi Amorita Salsabila Annisa Fitri Samsudin, Asep Sandi, Neneng Kurnia Sarah Nur’aini Luthfiyah Satrio Umar Gani Satrio, Aji Selvi nur santi Selvia Anggraeni Setiyadi, Ruli Shalfa Annisa Putri Adiwirya Silvya Rabbani Sisma, Astrian Siti Fahriyah Siti Nurhasanah Hidayat Sri Dewi Nirmala Sri Dewi Nirmala Sukma Murni Susanti Agustina Susanti Agustina, Susanti Susanti, Dini Susi Setiawati Sutinah, Cucun Tantris, Intan Ega Tanty Aulina Tita Alawiyah Ulfah Fauziyyah Hakim Umar Gani, Satrio Wahyu Sopandi Wardani, Duhita Savira Wardani, Duhita Savira Wardhani, Duhita Savira WIDIASTARI, NI GUSTI AYU PUTU Widiastuti, Indri Wina Meida Yanti Aprianti Kartini Yeni Hadianti Yoga Adi Pratama Yonanda, Devi Afriyuni Yulia Indra Rahayu Zam Zam Jamaludin Zaqiyah Lailatul Farihah Zulfikar, Raudhahtul Jannah