Claim Missing Document
Check
Articles

Kendali Genetik Stay Greenness dan Hasil serta Identifikasi Segregan Transgresif pada Empat Populasi F2 Sorgum Munarti; Trikoesoemaningtyas; Muhamad Syukur; Sobir; Wirnas, Desta; Didy Sopandie
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 50 No. 1 (2022): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.453 KB) | DOI: 10.24831/jai.v50i1.39067

Abstract

Karakter stay greenness pada sorgum berkaitan dengan kemampuan mempertahankan kehijauan daun dan laju fotosintesis pada kondisi cekaman. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi kendali genetik karakter agronomi, stay greenness serta identifikasi segregan transgresif empat populasi F2 sorgum. Penelitian telah dilaksanakan bulan Februari sampai Mei 2020 di Kebun Percobaan IPB University Leuwikopo, Dramaga, Bogor, dengan ketinggian 250 m di atas permukaan laut (dpl). Bahan genetik yang digunakan adalah populasi Numbu x Samurai 2, Kawali x Pahat, Kawali x B69, Super 2 x PI-150-20-A, dan tujuh genotipe tetuanya. Setiap populasi terdiri atas 300 tanaman F2 dan masing-masing tetua sebanyak 60 tanaman. Pendugaan kendali genetik berdasarkan nilai skewness dan kurtosis. Identifikasi segregan transgresif menggunakan karakter terpilih berdasarkan nilai parameter genetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter bobot biji per tanaman dikendalikan banyak gen aditif pada populasi Numbu x Samurai 2 dan Kawali x Pahat, sedangkan karakter stay greenness pada semua populasi dikendalikan banyak gen aditif. Semua karakter yang diamati memiliki nilai heritabilitas arti luas sedang sampai tinggi. Delapan belas individu dari persilangan Kawali x B69 dan Super 2 x PI-150-20-A diduga sebagai segregan transgresif berdasarkan karakter bobot biji per tanaman dan stay greenness. Segregan yang diperoleh digalurkan dengan menerapkan metode pedigree. Kata kunci: aksi gen, aditif, indeks transgresif, keragaman genetik
Variability Response of Growth of 17 Taro Genotype Under Drought and Flooding Cahyanti, Lutfy Ditya; Sopandie, Didy; Santosa, Edi; Purnamawati, Heni
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 50 No. 2 (2022): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.977 KB) | DOI: 10.24831/jai.v50i2.41814

Abstract

Salah satu alternatif sumber bahan pangan ditengah terjadinya perubahan iklim adalah tanaman talas. Selain sebagai sumber karbohidrat, tanaman talas dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi agroklimat sehingga mudah ditemukan di seluruh Indonesia Tujuan penelitian ini adalah memperoleh informasi genotipe tanaman talas yang mampu beradaptasi pada cekaman kekeringan dan genangan. Penelitian menggunakan rancangan petak terbagi dengan petak utama perlakuan cekaman air yang terdiri dari 2 taraf, yaitu tadah hujan dan genangan, sedangkan anak petak adalah 17 genotipe tanaman talas. Pada parameter pertumbuhan tanaman talas umur pengamatan 20 minggu setelah tanam, genotipe tanaman talas berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman, diameter batang, jumlah anakan dan lebar tajuk tanaman; adapun perlakuan air memberikan pengaruh yang sangat nyata pada tinggi tanaman dan jumlah anakan, serta memberikan pengaruh yang nyata pada diameter batang dan lebar tajuk. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan semua genotipe talas lebih vigor pada perlakuan air tadah hujan, dimana genotipe tanaman talas memiliki tinggi tanaman, diameter batang, lebar tajuk, jumlah anakan dan diameter umbi yang lebih baik bila dibandingkan dengan perlakuan genangan. Kata kunci: adaptasi, genangan, kekeringan, perubahan iklim, stres
Phosphorus deficiency tolerance in sorghum Sopandie, Didy; Trikoesoemaningtyas; Desta Wirnas
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 51 No. 1 (2023): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.236 KB) | DOI: 10.24831/ija.v51i1.46535

Abstract

Sorghum is a globally important commodity for food, feed, and fuel, and is known to have a high tolerance to heat, drought, and other abiotic stresses, and have a large genetic variation for grain yield under low-P conditions. Agricultural land in Indonesia is dominated by acid soils with limited P availability, of a total of 144.5 million ha, around 107.3 million ha are acid soils. Information regarding the tolerance of sorghum to P deficiency conditions is still very limited. The review aimed to discuss the adaptation strategy of sorghum to P deficiency. Studies showed that sorghum has a moderate adaptation to Al3+ stress with low P. Under various P levels, the performance of sorghum was also very diverse following the wide genetic diversity. From evaluations of several varieties and inbred lines with high tolerance to P deficiency that has been obtained, sorghum tolerance strategies to low P conditions are: (1) increase root size (length, diameter, and volume), and root proteoid on several genotypes, (2) increase secretion of oxalic acid, particularly in tolerant genotypes, the secretion of which are higher when Al3+ is present, (3) higher P-use efficiency (PUE), eventhough the specific absorption ratio (SAR) was lower than the sensitive ones. The high PUE is thought to contribute to higher grain weight compared to sensitive genotypes under P starvation condition, and (4) higher stay green percentage, which has a high correlation to grain weight/plant. Such strategies should be considered in precission breeding program of sorghum to P deficiency. Keywords: adaptation strategy; oxalic acid; P-use efficiency; sorghum genotypes; sorghum low P; stay green
Responses of shallot to ameliorant and actinobacteria applications in water-saturated system on tidal land Haitami, A.; Ghulamahdi, Munif; Sopandie, Didy; Susila, Anas Dinurrohman; Lestari, Yulin
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 52 No. 1 (2024): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24831/jai.v52i1.50768

Abstract

Tidal areas are believed as future land for many commodities in Indonesia. Here, shallot growing was evaluated on tidal land supplemented with soil conditioners. The research aimed to evaluate the adaptive response of shallot varieties for growing on tidal land with a water-saturated system indicating Fe and Al stress by applying soil ameliorant and actinobacterial. The study used a completely randomized factorial design with three replications. The first factor was shallot variety (Bima Brebes, Batu Ijo, and SS Sakato) and the second factor was soil conditioners (no ameliorant, actinobacteria, ameliorant+actinobacteria, and actinobacteria+ameliorant+dolomite). Bima Brebes and Batu Ijo cultivars had the highest growth percentage, age at shoot emergence, plant height, and number of leaves, while the SS Sakato variety had the slowest growth. Shallot production variable had a significant interaction with soil conditioners. Bima Brebes variety demonstrated high suitability for a water-saturated system in tidal land, and actinobacteria+ameliorant+dolomite was a more promising conditioner than other treatments. Keywords: pyrite, saturated soil culture, tidal swamps, growth, yield, marginal land.
Hubungan antara Pengelolaan Tajuk dan Produksi Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kebun Tandun Kabupaten Kampar, Riau Sandi, Yusri Iryas; Sopandie, Didy; Suwarto
Buletin Agrohorti Vol. 11 No. 3 (2023): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v11i3.48825

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Kebun Tandun, Kabupaten Kampar, Riau pada bulan Januari hingga Mei 2022. Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengelolaan tajuk dan produksi kelapa sawit. Pengamatan yang dilakukan meliputi sistem penunasan, kriteria dan prosedur penunasan, teknik penunasan, jumlah pelepah, pengukuran tajuk, dan ILD. Sistem penunasan yang digunakan adalah sistem korektif untuk tanaman remaja sampai tua dan sistem periodik untuk tanaman muda. Penerapan teknik songgo sesuai SOP memiliki persentase diatas 65%. Jumlah pelepah dipertahankan berdasarkan SOP berada diatas 50%. Jumlah pelepah yang baik dipertahankan pada tanaman umur 4-7,8-13 dan diatas 13 tahun adalah 56-64, 48-56, dan 40-48 untuk seluruh varietas tetapi varietas Sriwijaya umur diatas 13 tahun dapat menggunakan jumlah pelepah dipertahankan 32-40. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis Uji t-student. Blok J20A tanpa kondisi under pruning memiliki produksi yang lebih baik dibanding blok J24A yang mengalami kondisi under pruning mencapai 7.5%. Blok K18 dengan kondisi over pruning 25% memiliki produksi lebih baik dibanding Blok K24 dan K26 yang memiliki kondisi over pruning 37.51% dan 30.91%. Pemangkasan pada TM umur diatas 13 tahun tidak terlalu berpengaruh terhadap produktivitas. Varietas yang berbeda memiliki nilai ILD yang berbeda. Produksi tertinggi didapat pada nilai ILD 6.45 dengan umur tanaman 8-13 tahun. Kata kunci: ILD, jumlah pelepah, penunasan, songgo
Pengelolaan Gulma Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kebun Negeri Lama Selatan, Sumatera Utara Nasution, Annisa Andrini; Sopandie, Didy; Lontoh, Adolf Pieter
Buletin Agrohorti Vol. 12 No. 1 (2024): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v12i1.51386

Abstract

Pengelolaan gulma pada kelapa sawit dibutuhkan untuk meningkatkan keefektifan pengendalian gulma dan memperbaiki produktivitas kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari hingga Mei 2022 yang berlokasi di Kebun Negeri Lama Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari jenis gulma dominan dan teknik pengendaliannya. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa perhitungan NJD, gulma yang dominan adalah Cynodon dactylon (L.) (36.43%), Asystasia gangetica (L.) T. Anderson (25.24%), Echinochloa colona (L.) (17.29%), dan Cleome rutidosperma (17.15%). Hasil pengamatan lain mengindikasikan bahwa kegiatan kalibrasi belum diterapkan sesuai dengan standar kebun berdasarkan hasil uji t- student pada taraf 5%. Metode penerapan herbisida untuk dosis (rata-rata 0.27 L per tanaman), lebar semprot (rata-rata 116 cm), cara semprot, dan bahan aktif yang dipakai sudah memenuhi standar ketepatan kebun berdasarkan hasil uji t-student pada taraf 5%. Waktu aplikasi belum terlaksana dengan tepat. Pengelolaan gulma yang dilaksanakan telah mempertimbangkan aspek keberlanjutan ekologis melalui pemilihan bahan aktif, pemanfaatan gulma penting (Nephrolepis biserrata), dan implementasi aturan dalam penggunaan bahan kimia. Dosis 0.5 kg ha-1 metil metsulfuron sangat efektif untuk mengendalikan gulma Asystasia gangetica secara total pada hari ke-20 HSA. Keterampilan aplikasi waktu semprot dipengaruhi oleh usia pekerja berdasarkan analisis F-tukey pada taraf 5%. Pengawasan terhadap kondisi alat penting dilakukan untuk mengoptimalkan keefektifan pengendalian gulma. Kata kunci: kalibrasi, NJD, keterampilan kerja
Jabon (Anthocephalus cadamba Roxb) Potency for Remediating Lead (Pb) Toxicity Under Nutrient Culture Condition Setyaningsih, Luluk; Setiadi, Yadi; Budi, Sri Wilarso; Hamim, Hamim; Sopandie, Didy
BIOTROPIA Vol. 25 No. 1 (2018): BIOTROPIA Vol. 25 No. 1 April 2018
Publisher : SEAMEO BIOTROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11598/btb.2018.25.1.712

Abstract

Information on metal adaptation in plants is essential to understand the mechanism of heavy metal remediation, including lead (Pb), mediated by forest plants in contaminated land. This study aimed to identify the adaptation mechanism of jabon (Anthocephalus cadamba Roxb.) seedlings to excessive lead levels based on the tolerance index of growth performance and lead transport to plant tissue. The seedlings were exposed to lead Pb(NO₃)₂​ at concentrations of 0, 0.5, 1, 1.5, 5, and 10 mM in nutrient culture for 15 days. The results showed that the tolerance index (TI) of the seedlings significantly decreased with Pb exposure up to 1.5 mM, although the TI values remained above 75%. All seedlings died at Pb concentrations of 5 mM and above. Lead accumulated in all parts of the seedlings, with the highest concentration found in the leaves (735.9 ppm) under 0.5 mM Pb exposure. Pb was transported to the upper portion of the seedlings, as indicated by a transport factor (TF) greater than 1. The results suggest that jabon can tolerate excessive Pb exposure up to 1.5 mM and has potential as a phytoremediator plant.
Co-Authors , Hamin , Kisman , Purwono , Suharsono , Syafruddin , Tasliah . SUHARSONO . SUWARNO A. HAITAMI A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Aziz Syarif ABDUL KARIM MAKARIM Abdul Munif Abdul Qadir Adolf Pieter Lontoh, Adolf Pieter Agus Purwito AHMAD JUNAEDI AKIHO YOKOTA AKIHO YOKOTA Akiho Yokota Aksarah Pas, Aris Alce Ilona Noyaa Alifiya Herwitarahman Amris Makmur Amrullah Amrullah Anas D Susila Anas Dinurrohman Susila ANGELITA PUJI LESTARI Angelita Puji Lestari Annisa Fadila Ardie, and Sintho Wahyuning Ardie, dan Sintho Wahyuning Arvita Netti Sihaloho, Arvita Netti ASMARLAILI SAHAR Atang Sutandi Azri Kusuma Dewi Azri Kusuma Dewi Budi Mulyanto Careca Sepdihan Rahmat Hidayatullah Chairani Hanum Chairani Hanum Christoph Leuschner Deden Derajat Matra Desta Wirnas Dhika Prita Hapsari DWI ANDREAS SANTOSA Edi Santosa Edi Santosa Edi Santosa Efendi, Darda Enny Sudarmonowati Enny Sudarmonowati Enung Sri Mulyaningsih Enung Sri Mulyaningsih Eny Widajati Erma Prihastanti Fadliah Salim Faqih Udin Gusmaini Gusmaini GUSMAINI GUSMAINI GUSMAINI GUSMAINI, GUSMAINI HAJRIAL ASWIDINNOOR Hajrial Aswidinoor Halimatus Syahdia Hasibuan Hamim Hamim Hanedi Darmasetiawan HANNA ARTUTI EKAMAWANTI Hapsoh Hidayah, Agus Nur I Ketut Suada IBNUL QAYIM Ida Hanarida Soemantri Ika Mariska Ika Mariska Ika Mariska Ilona Noyaa, Alce Imam Widodo Inez Hortense Slamet Loedin Inez Hortense Slamet Loedin Inez Hortense Slamet-Loedin INEZ HORTENSE SLAMET-LOEDIN Iskandar Lubis Joko Prasetiyono Joko Prasetiyono Juang Gema Kartika K. Idris Karlin Agustina Kartika Ning Tyas Ketty Suketi KINYA AKASHI KINYA AKASHI Kisman Kisman Komaruddin Idris Komaruddin Idris La Muhuria Laela Sari Laela Sari laela Sari, laela Lukman Chakim Luluk Setyaningsih Lutfy Ditya Cahyanti, Lutfy Ditya M A Chozin M. A. Chozin Maemonah, Maemonah Mahpuzah, Marfiatun Mariska, Ika Masdiar Bustamam Masdiar Bustamam Masumi Moritsugu Matra, Deden Derajat Maya Melati Mayang Sari Meliala, Merry Gloria Moh. Yani Momongan, Jorex Daniel Muhamad Syukur Muhammad Arif Yudiarto Muhammad Jusuf Munarti Munif Ghulamahdi Muzuni, Muzuni Nani Heryani Nasution, Annisa Andrini Ni Made Armini Wiendi Nurliani Bermawie Nurliani Bermawie NURLIANI BERMAWIE Nurul Khumaida Osmat Azzam Jefferson Osmat Azzam Jefferson, Osmat Azzam OuwerkerV, Pieter BF Pieter B.F. Ouwerkerk Pieter BF OuwerkerV Putri Andini Mandasari RADITE TISTAMA Ragapadmi Purnamaningsih RAGAPADMI PURNAMANINGSIH Ratna Yuniati Rini, Erin Puspita Roedhy Poerwanto Rossa Yunita Rossa Yunita Rossa Yunita Rosyad, Astryani S. Suharsono Saepudin, Adam Sandi, Yusri Iryas Sandra Arifin Aziz Saragih, Ery Leonardo Sari, Laela Sarsidi Sastrosumarjo SATRIYAS ILYAS Satya Nugroho Sinaga, Falencia Sinaga, Parlin H. Sintho Wahyuning Ardie Siti Marwiyah Slamet Loedin, Inez Hortense Sobir Sobir SOEKISMAN TJITROSEMITO Soeranto Human Sri Mulatsih SRI RAHAYU Sri Setyati Harjadi Sri Wilarso Budi Sudarmonowati, Enny Sudirman Yahya Sudirman Yahya Sugianta Sugianta Sugianta, Sugianta SUGIONO MOELJOPAWIRO Sugiono Moeljopawiro Suharsono . Suharsono Suharsono Suharsono Suharsono Suhartanto, Muhammad Rahmad Sumiati, dan Sungkono Sungkono Supijatno Surjono Hadi Sutjahjo Suwarno Suwarno Suwarno Suwarno Suwarto Suwarto Syamsidah Rahmawati Syamsidah Rahmawati, Syamsidah T. Kawasaki T. M. H. Oelim Tanari, Yulinda Tintin Suhartini Titin Handayani Toshio Kawasaki Toyip Toyip TRI KOESOEMANINGTYAS Tri Lestari Trikoesoemaningtyas Utami, Nita Nur UTUT WIDYASTUTI UTUT WIDYASTUTI Utut Widyastuti Utut Widyastuti Suharsono Wage Ratna Rohaeni Wahju Q. Mugnisjah Wahju Qamara Mugnisjah Yadi Setiadi YADI SETIADI Yadi Setiadi Yadi Setiadi Yonny Koesmaryono Yopie Moelyohadi Yuli Sulistyowati YULIN LESTARI Yuniati, Ratna Yunita, Rossa