Articles
Kesiapan Sekolah Dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka di Rote Ndao
Ezra Tari;
Hendrik A.E. Lao;
Martin Ch. Liufeto;
Lanny I.D. Koroh
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9320
Salah satu bentuk pembangunan pendidikan nasional adalah perubahan kurikulum. Perkembangan terakhir adalah kurikulum mandiri. Perubahan kurikulum ini ditengarai mengabaikan efisiensi maksimal siswa dalam belajar. Oleh karena itu penelitian ini berfokus untuk mengkaji implementasi kurikulum otonom di SD GMIT Kabupaten Rote Barat. Metode yang digunakan adalah penelitian dengan menggunakan metode purposive sampling. Sumber yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 responden. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa kesiapan sekolah untuk mengimplementasikan kurikulum mandiri di sekolah GMIT di Kecamatan Rote Ndao Kabupaten Rote Barat berada pada level yang cukup siap beraksi. Hal ini disebabkan faktor sosialisasi yang masih kurang pemahaman guru, dukungan referensi dan persiapan kurikulum merdeka yang kurang.
Mengembangkan moderasi beragama di kalangan generasi milenial melalui perspektif Perjanjian Baru
Tari, Ezra
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 8, No 1: April 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30995/kur.v8i1.474
This writing is motivated by anxiety about interreligious conflicts that are still happening, driven by truth claims regarding the teachings of the holy book, assuming that their religion is the most correct. This is due to misunderstandings and differences of opinion. Exclusive attitudes and a lack of respect for the teachings of other religions still exist among religious people. The purpose of this paper is to provide insight to Christians regarding religious moderation from the perspective of the new covenant for the millennial generation so that Christians have a collective awareness of understanding their own religion. This view invites Christians to prioritize moderation. This paper aims to enlighten the thoughts of Christians, especially the millennial generation. The qualitative-descriptive method was used to analyze the various data obtained. Data analysis can be done through preparation and interpretation activities to draw conclusions. The results of the analysis provide solutions to the millennial generation as the driving force of religious moderation. The effort made is that this generation treats other people first. There are efforts to respect each other, not be exclusive and actively involved, and religious organizations and majority awareness to respect minorities. AbstrakTulisan ini dilatarbelakangi pada keresahan terhadap konflik antaragama yang masih terjadi, didorong oleh klaim-klaim kebenaran mengenai ajaran kitab suci, menganggap agamanya yang paling benar. Hal ini disebabkan oleh kesalahpahaman dan perbedaan pandangan. Sikap Eksklusif dan kurang meng-hargai ajaran agama lain masih ada di antara umat beragama. Tujuan tulisan ini untuk memberikan wawasan kepada umat Kristiani mengenai moderasi beragama dalam perspektif perjanjian baru bagi generasi milenial, agar umat kristiani memiliki kesadaran kolektif dalam memahami agama sendiri. Pandangan tersebut mengajak orang Kristen lebih mengedepankan sikap moderat. Tulisan ini bertujuan mencerahkan pemikiran umat kristiani, pada khususnya generasi milenial. Metode kualitatif-deskriptif dipakai untuk menganalisis berbagai data yang didapatkan. Analisis data dapat dilakukan melalui kegiatan penyusunan dan penafsiran untuk menyusun kesimpulan. Hasil analisis memberikan solusi kepada generasi milenial sebagai motor penggerak moderasi beragama. Usaha yang dilakukan adalah generasi ini memperlakukan orang lain lebih dahulu diperlakukan. Ada upaya untuk saling menghargai satu sama lain, tidak bersifat eksklusif dan terlibat aktif dan organisasi keagamaan serta kesadaran mayoritas untuk menghargai minoritas.
PENGARUH POLA BELAJAR DAN GAYA BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI MAHASISWA
Petrus Logo Radja;
Kaleb Lelo;
Ezra Tari
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35672/afeksi.v4i1.65
Pengaruh Pola Belajar dan Gaya Belajar Terhadap Motivasi Berprestasi Mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola belajar dan gaya belajar terhadap motivasi berprestasi mahasiswa semester III Program Studi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini pada Institut Agama Kristen Negeri Kupang. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Penelitian Kuantitatif. Dengan sampel penelitain sebanyak 107 mahasiswa dari total 146 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik Cluster Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pola belajar, kuesioner gaya belajar dan kuesioner motivasi berprestasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola belajar dan gaya belajar memiliki pengaruh terhadap motivasi berprestasi sebesar 39 % dan sisanya 61 % dipengaruhi oleh variabel lain.
PENGARUH DISIPLIN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMP DI KECAMATAN LAMBOYA KABUPATEN SUMBA BARAT
Agustinus Woda Laka;
Andrian Wira Syahputra;
Fenetson Pairikas;
Ezra Tari
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59698/afeksi.v4i4.143
The work discipline of teachers could be seen in adherence to rules, school governance, and universal social values. Work motivation as a driving factor that encourages a teacher to carry out their duties professionally and responsibly. The combination of these two variables will have a positive impact on performance.The problem of this research is formulated as follow: (1) To what extent does work discipline affect teacher performance? (2) To what extent does work motivation influence teacher performance? (3) To what extent both work discipline and work motivation influence teacher performance? This research involved 99 teachers in 7 schools in Lamboya District, West Sumba Regency as the sample. Data collection techniques consist of questionnaires and documentation, analyzed by multiple regression and analysis of effective and relative contributions. the work discipline variable, work motivation simultaneously influences teacher performance. the calculated F test value of 58.518 with the sig parameter 0.05 seemed to be a linear pattern. The multiple regression equation is known: Y = 11.171 + 0.186X1 + 1.062X2. The total effective contribution both work discipline and work motivation is 54.9%.
Hubungan Religiositas dengan Moralitas: Studi pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Kristen, IAKN Kupang
Marthen Nawa Bangngu;
Ezra Tari;
Johana Manubey
Jurnal Teologi Gracia Deo Vol 5, No 2: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Baptis, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46929/graciadeo.v5i2.149
Morality in the campus environment tells about the lives of students which talks about the actions and behavior of students from Christian education backgrounds—problems about my actions and behavior that can still do things that violate morality. Students can apply a moral life on campus and in the community. First, this study aims to determine the level of religiosity among students of the Kupang State Christian Institute for the 2019 Christian Religious Education study program. Second, the level of morality in the students of the Kupang State Christian Institute for the Study of Christian Religious Education, class 2019. The third is to prove the relationship between religiosity and morality in students. Kupang State Christian Institute, Class of 2019. This study uses a quantitative approach. Based on the results of the research analysis proves that the level of student religiosity is very high. The percentage level of student morality is high. The correlation test results show a significant relationship between religiosity and the morality of students at the Kupang State Christian Institute, Christian Religious Education Study Program. AbstrakMoralitas dilingkungan kampus yang bercerita tentang kehidupan para mahasiswa yang didalamnya berbicara tentang perbuatan dan tingkah laku/ahklak para mahasiswa yang berlatar belakang mahasiswa pendidikan Kristen. Masalah tentang perbuatan dan tingkalaku yang masih kedapat melakukan perbuatan yang melanggar moralitas. Mahasiswa mampu menerapkan kehidupan yang bermoral di lingkungan kampus maupun di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiositas dengan moralitas, berdasarkan studi kasus pada mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri Kupang, Program Studi Pendidikan Agama Kristen angkatan 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis penelitian membuktikan tingkat religiositas mahasiswa sangat tinggi. Persentase tingkat moralitas mahasiswa tinggi. Dari hasil uji korelasi terdapat hubungan yang signifikan antara religiositas dengan moralitas mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri Kupang, Program Studi Pendidikan Agama Kristen.
THE EFFECT OF PRINCIPAL SUPERVISION AND BURNOUT ON TEACHER WORK ETHICS AT RITA KAKA PUBLIC ELEMENTARY SCHOOL
Umar Ali;
Ezra Tari;
Hendrik A.E. Lao;
Lanny I.D. Koroh
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59698/afeksi.v4i4.144
This research begins with the author's anxiety about the decline in the teacher's work ethic. Many factors affect the decline in work ethic. One of them is Burnout. Due to poor collaboration between superiors and subordinates, teacher incompetence is increasing, and teacher interruption rates are high. This is reflected in the work ethic of SD Negeri Rita-Kaka teachers. The teacher's work ethic still needs to be revised. The type of quantitative research used is descriptive regression, characterized by analyzing interactions between endogenous variables consisting of central school control, teacher burnout, and work ethic as exogenous variables. Regarding the impact of the principal's leadership and Burnout on the morale of SD Rita-Kaka Elementary teachers, it was found that, first, the contribution of the principal's leadership to teacher morale was less impressive. Second, Burnout's contribution to teacher morale is quite impressive. Third, the principal's supervision and burnout contribution are very influential.
Eksistensi Pendidikan Agama Kristen dalam Kemaje-mukan di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang
Nolfa R. Seo*;
Ezra Tari;
Melly P. Dethan
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25352
Tulisan ini mengulas keberadaan Pendidikan dalam masyarakat. Pendidikan ini ada dalam lingkup agama Kristen. Pada era modern saat ini, pendidikan menjadi salah kebutuhan setiap individu, dalam memperoleh pekerja pun tentunya seseorang perlu menempuh pendidikan terlebih dahulu. Terutama dalam menentukan sikap dan perilaku orang tersebut, diperlukan sikap teladan yang berdasarkan Alkitab. Keberagaman dalam Agama cenderung menciptakan konflik dikalangan umat beragama hal ini disebabkan adanya klaim kebenaran dari masing-masing agama yang tak jarang mengakibatkan sikap intoleransi dan diskriminasi. Hal ini menjadi salah satu alasan yang kuat agar Pendidikan Agama Kristen (PAK) harus hadir ditengah kemajemukan sebagai pemersatu dan pembawa damai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kehadiran PAK dalam ke-beragaman untuk menyikapi tindakan kekerasan antar umat beragama. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif untuk menghasilkan dan pengolahan data yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa PAK hadir dalam kemajemukan sebagai pembawa damai dan pemersatu dalam perbedaan. Ke-beragaman umat Tuhan dapat mewartakan cara hidup dan Kasih Tuhan bagi semua orang secara transparan.
Metaverse Challenges and Opportunities in the Gospel Message
Ezra Tari
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 6, No 2 (2023): Social and Religious Aspect in History, Economic Science and Law
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jr.v6i2.29774
The metaverse is a new environment in the technology world that offers the same situation as the real world. This world offers meetings without having to face to face. The situation is up-to-date. The Church does not yet have a virtual fellowship format headed for augmented reality. The challenge of this media is the limited signal coverage. The operational cost of procuring equipment to support this service is prohibitive. The researcher used the library study method. This study seeks to explore material related to the metaverse. To delve into the world of the metaverse, its opportunities, and challenges. The Church compiles age-appropriate content but does not omit the message it wants to convey. The Bible can be understood in the local language and culture. The Church Develops an online learning curriculum.
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah dan Pengelolaan Open Journal System (OJS) di Sekolah Tinggi Teologi Gereja Kristen Sumba
Ezra Tari;
Ferdinant Alexander;
Martin Ch. Liufeto
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 3 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33379/icom.v3i3.3183
Persoalan yang ditemukan pengabdi adalah masih kurangnya publikasi artikel ilmiah dari dosen dan mahasiswa. Dosen dan mahasiswa belum membuat artikel ilmiah dari hasil penelitian. Hasil penelitian mahaiswa belum ada dipublikasikan di rumah jurnal yang sudah dimiliki oleh kampus. Disini pengabdi memilih topik penulisan artikel ilmiah dengan tujuan untuk meningkatkan kekuatan isi naskah yang telah dibuat. Tujuan kegiatan pengelolaan Open Journal System diselenggarakan untuk mengatasi keterbatasan pengetahuan dalam memulai penerbitan jurnal. Pengabdi menemukan kurangnya semangat dan usaha untuk memulai dan berkomitmen untuk menerbitkan hasil penelitian. Metode pelaksanaan pelatihan ini didasarkan pada cara penyampaian materi dan penerapan latihan. Bukti pengabdian merefleksikan keseriusan dan Dedikasi dari peserta untuk memulai menulis. Selain itu, juga merangkum temuan penelitian untuk diajukan ke jurnal. Hal itu terlihat pada usaha pendaftaran jurnal yang berhasil.
PENGUATAN MODERASI BERAGAMA BAGI TOKOH AGAMA DI OINLASI, TIMUR TENGAH SELATAN
Fenetson Pairikas;
Ezra Tari;
Daud Saleh Luji;
Harun Yermia Natonis;
Ebenhaizer Nuban Timo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19930
Alasan memilih topik moderasi beragama, karena minimnya penghargaam agama tertentu terhadap yang lainnya. Kurangnya Kerjasama antar umat beragama dalam berinteraksi. Moderasi beragama penting untuk menciptakan harmoni dan kerukunan antara penganut agama yang berbeda. Dalam konteks masyarakat yang multikultural dan multireligi, moderasi beragama membantu mengurangi konflik, ketegangan, dan diskriminasi yang mungkin timbul. Metode yang dipakai adalah ceramah, tanya jawab dan tindak lanjut. Moderasi beragama mendorong pemahaman agama yang holistik dan seimbang. Ini melibatkan penekanan pada nilai-nilai universal seperti kasih sayang, keadilan, dan perdamaian, sambil menghindari penafsiran yang sempit atau ekstremistik.