p-Index From 2021 - 2026
12.456
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Education and Learning (EduLearn) Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship (IJBE) Jurnal Jaffray Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama Al Ishlah Jurnal Pendidikan EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Selaras : Kajian Bimbingan dan Konseling serta Psikologi Pendidikan Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Kurios CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Education Technology Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat BIA': Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Harmoni KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi Jurnal Teologi Berita Hidup International Journal for Educational and Vocational Studies VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN Pengarah: Jurnal Teologi Kristen Jurnal Komunikasi Pendidikan Integritas: Jurnal Teologi Jurnal Pendidikan dan Konseling Abdimas Universal Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Academic Journal of Educational Sciences (Jurnal Akademik bidang Ilmu-Ilmu Pendidikan) Jurnal Gamaliel Teologi Praktika Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Jurnal Shanan JURNAL TERUNA BHAKTI Luxnos : Jurnal Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi JURNAL TEOLOGI GRACIA DEO Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara BONAFIDE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Shift Key: Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan International Journal of Indonesian Philosophy & Theology Didache: Journal of Christian Education Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi Kinaa: Jurnal Kepemimpinan Kristen dan Pemberdayaan Jemaat SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen PEADA': Jurnal Pendidikan Kristen Jurnal Pendidikan Agama Kristen (JUPAK) Jurnal DIDASKO Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan PTK: Jurnal Tindakan Kelas Melo: Jurnal Studi Agama-agama Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia Indonesian Community Journal Real Coster Aletheia Christian Educators Journal International Journal of Humanities Education and Social Sciences KAPATA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen INDONESIAN JOURNAL OF BASIC EDUCATION Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja Journal of General Education and Humanities Dedicatio: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL MISIONER REAL DIDACHE: Journal of Christian Education Harvester: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Journal of Scientific Research, Education, and Technology Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Jurnal Pendidikan Terapan International Journal of Multidisciplinary Sciences Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Riwayat: Educational Journal of History and Humanities International Journal of Applied and Advanced Multidisciplinary Research (IJAAMR) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Scholars: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Jurnal Pendidikan & Pengajaran Jurnal Cendekia Ilmiah Ulil Albab PESHUM Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Budaya Literasi Menulis bagi Guru dalam Penelitian Tindakan Kelas untuk Guru di SMPN Negeri 5 Kupang Tengah Ezra Tari; Martin Ch. Liufeto; Ferdinant Alexander; Deviana Sibulo
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i4.9827

Abstract

Tujuan melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah melatih guru untuk menyajikan ide dalam bentuk tulisan yang dapat diterbitkan. Selain itu, guru diberi pelatihan untuk mengelaborasi pengajuan dan hasil penelitian dengan baik dan tepat. Upaya pelatihan dilakukan agar guru dapat mengembangkan budaya literasi.  Metode pengabdian adalah penyampaian secara langsung dan latihan mandiri. Kegiatan diselenggarakan pada hari kesembilan bulan Agustus tahun 2023. Kegiatan ini dihadiri oleh 20 guru. Pengabdi menemukan ada lima orang guru yang telah memahami cara penyusunan proposal PTK. Sebagian besar guru telah memahami alur berpikir penyusunan penelitian ini. Guru telah menemukan cara memecahkan masalah, merumuskan, dan merancang penelitian.The goal of performing Action Research in the classroom is to prepare instructors to deliver ideas in a published format. Furthermore, teachers are trained to elaborate proposals and study findings correctly and accurately. Training is provided to teachers in order for them to build a literacy culture. Direct delivery and independent training are the service methods. The activity will take place on August 9, 2023. This meeting had 20 teachers in attendance. The servant discovered five instructors who knew how to write Classroom Action Research proposals. Most teachers comprehended the flow of thought in the production of this research. Teachers have learned how to address issues, generate hypotheses, and design research. 
Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas dan Penulisan Artikel Ilmiah bagi Guru SMP Alexander, Ferdinant; Tari, Ezra; Liufeto, Martin Ch.; Messakh, Merling Tonia Litron Litos Conthes; Dami, Zummy Anselmus
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v6i2.2199

Abstract

The goal of Community Service activities with the theme Writing and Publication of Classroom Action Research (CAR) is to increase educators' competence in the field of CAR, inspire innovation and improve learning, disseminate CAR knowledge and practice in the classroom, and encourage collaboration and knowledge sharing. The activity's goal was to reach 35 junior high school teachers in Kupang Regency, NTT Province. Carried out through the use of andragogy learning methodologies, including needs assessment, content preparation, and interactive training. The end findings demonstrate that the training participants' understanding of CAR has greatly expanded, their desire and self-innovation have developed, and they have continued with a commitment to use the outcomes of the CAR training, as well as subsequent training activities will be carried out in order to improve instructors' capacities to enhance their understanding and skills in CAR-related issues.
Eksistensi Pendidikan Agama Kristen dalam Kemaje-mukan di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang R. Seo*, Nolfa; Tari, Ezra; Dethan, Melly P.
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25352

Abstract

Tulisan ini mengulas keberadaan Pendidikan dalam masyarakat. Pendidikan ini ada dalam lingkup agama Kristen. Pada era modern saat ini, pendidikan menjadi salah kebutuhan setiap individu, dalam memperoleh pekerja pun tentunya seseorang perlu menempuh pendidikan terlebih dahulu. Terutama dalam menentukan sikap dan perilaku orang tersebut, diperlukan sikap teladan yang berdasarkan Alkitab. Keberagaman dalam Agama cenderung menciptakan konflik dikalangan umat beragama hal ini disebabkan adanya klaim kebenaran dari masing-masing agama yang tak jarang mengakibatkan sikap intoleransi dan diskriminasi. Hal ini menjadi salah satu alasan yang kuat agar Pendidikan Agama Kristen (PAK) harus hadir ditengah kemajemukan sebagai pemersatu dan pembawa damai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kehadiran PAK dalam ke-beragaman untuk menyikapi tindakan kekerasan antar umat beragama. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif untuk menghasilkan dan pengolahan data yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa PAK hadir dalam kemajemukan sebagai pembawa damai dan pemersatu dalam perbedaan. Ke-beragaman umat Tuhan dapat mewartakan cara hidup dan Kasih Tuhan bagi semua orang secara transparan.
Metode Pembelajaran Reading Guide dalam Meningkatkan Pemahaman Alkitab Andrias Saba; Ezra Tari; Doni Ariani Leowandri Liu
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 4 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v4i2.324

Abstract

Pemahaman Alkitab diupayakan dalam sebuah pembelajaran. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran panduan membaca terkait pengetahuan Alkitab pada Kelas Katekismus di GMIT Silo Seda. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dalam penelitian ini, dengan cara mengamati dan mendokumentasikan. Pendekatan pembelajaran panduan membaca dapat membantu siswa GMIT Silo Seda lebih memahami Alkitab. Berdasarkan hasil penelitian, hasil belajar siswa pada siklus I masih tergolong rendah dengan persentase 70% dengan jumlah siswa katekismus yang tidak tuntas sebanyak 10 siswa (70%) dari 14 siswa katekismus yang tberpartisipasi dalam proses pembelajaran. Pada siklus II mengalami peningkatan, dimana ketuntasan pembelasan siswa mencapai 90% atau sebayak 12 siswa yang tuntas dari 14 siswa katekismus.
Construction Of Drug Abuses (Case Study at Class 11-A Kupang Penitentiary) Maria M. Tri Ratna Sari; Tari, Ezra; Natonis, Harun Y.
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 3 No 3 (2023): IJHESS DECEMBER 2023
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v3i3.704

Abstract

Completers reported higher alcohol use than counterparts. Explores the model's subcategories: “life choices” (substance use, criminal and sexual behavior), static (background and disposition), and dynamic situational influences (occupation, psychological state, recent and past encounters).This research aims to determine the development of drug abuse in the Kupang Class II A Correctional Institution. The method used is an analytical descriptive approach . The data collection method is data from interviews and observations, the data analysis used is qualitative data analysis . The results of the research show that drug abuse guidance in Class IIA Kupang Prison has been achieved implemented in accordance with the Decree of the Minister of Justice of the Republic of Indonesia regarding the pattern of training prisoners/detainees of the Minister of Justice of the Republic of Indonesia, however, its implementation is still not perfect due to various obstacles. The training for narcotics prisoners has so far remained the same as the training for general prisoners . Drug abuse is a special case and should receive special guidance.
Peran Ayah Sebagai Pendidik Berdasarkan Efesus 6:4 Tari, Ezra; Dimu, Maria Darniati; WEny, Nelman A.
SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 1 No. 2 (2020): SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34307/sophia.v1i2.9

Abstract

This article attempts to discover the role of the father in the family. Today's job demands make fathers rarely at home and involved in education. There are even children who live without a biological father. This paper describes the importance of the role of fathers in the family. The investigation uses a phenomenological approach. This approach seeks to see phenomena in the field. Research shows that the father is an essential figure in the family. Not only as a breadwinner. Fathers have a responsibility that is to have a positive impact on children's behaviour. Moreover, a father understands his role in educating children.
Peran Guru Dalam Pengembangan Peserta Didik di Era Digital Tari, Ezra; Hutapea, Rinto Hasiholan
Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi Vol 1, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kharisma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54553/kharisma.v1i1.1

Abstract

The author examines the development of students in the digital age.  This study departs from the writer's anxiety about the condition of students in the digital age.  The students have not been able to use technology maximally. So that teachers are required to act professionally to assist students to develop themselves in the mastery of information technology. On account of these problems, the authors explore the role of teachers in the development of students in the digital age.  The method used is descriptive qualitative.  In this study, the theory used in research is not forced to obtain a complete picture of a matter according to human views. Based on the study conducted by the author in this paper, the ability to manage learners, teachers are responsible for students in the design and implementation of learning outcomes. Development of students, with a number of roles and responsibilities undertaken by the teacher. So the teacher must be proficient, clever, careful, and smart in carrying out work as a teacher.  Teachers are required to be able to actualize pedagogical competencies and able to implement holistic education.Penulis mengkaji tentang pengembangan peserta didik di era digital. Penelitian ini berangkat dari keresahan penulis terhadap keadaan peserta didik di era digital.Para peserta didik belum mampu menggunakan teknologi secara maksimal. Sehingga guru dituntut untuk bertindak profesional untuk mendampingi nara didik untuk mengembangkan diri dalam penguasaan teknologi informasi. Dengan problematika tersebut maka, penulis mengupas tentang peran guru dalam pengembangan peserta didik di era digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini, teori yang digunakan dalam penelitian tidak dipaksakan untuk memperoleh gambaran seutuhnya mengenai suatu hal menurut pandangan manusia. Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh penulis dalam tulisan ini, kemampuan pengelolaan peserta didik, guru bertanggungjawabterhadap peserta didik dalam perancangan dan pelaksanaan hasil belajar.Pengembangan peserta didik, dengan sejumlah peran dan tanggung jawab yang dilakukan guru. Jadi guru wajib mahir, pandai, cermat, dan cerdas dalam menjalankan pekerjaan sebagai guru. Guru dituntut mampu mengaktualisasikan kompetensi pedagogik. Serta mampu mengimplementasikan pendidikan yang holistik.
PENGAJARAN YESUS TENTANG TOLERANSI DALAM MASYARAKAT MAJEMUK Mandala, Yohanes; Tari, Ezra
Melo: Jurnal Studi Agama-agama Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34307/mjsaa.v3i2.155

Abstract

Abstract: In the middle of a pluralistic society, the Indonesian Church exists and develops. The civilization is made up of several tribes, faiths, ethnicities, and nations. Diversity is frequently a source of conflict in the lives of Indonesians. Hate speech in the name of religion, ethnicity, or creed, as well as other acts of intolerance, have become serious issues that must be addressed at this time. Indonesia, which prides itself on its variety, confronts a significant task in moving forward and growing as an independent nation. The teachings of Jesus in Matthew 22:39 can be taken as a call to love and respect one's fellow beings regardless of background, religion, or ethnicity. Tolerance may be defined as an open mindset, tolerance for difference, and respect for human rights. In this context, these teachings can serve as the foundation for a tolerance-based mindset in a diverse society where people from varied origins can coexist peacefully and with mutual respect. Abstrak: Gereja Indonesia tetap eksis dan berkembang di tengah Masyarakat majemuk. Peradaban tersebut terdiri dari beberapa suku, agama, etnis, dan bangsa. Keberagaman seringkali menjadi sumber konflik dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ujaran kebencian yang mengatasnamakan agama, suku, atau keyakinan, serta tindakan intoleransi lainnya, sudah menjadi permasalahan serius yang harus segera diatasi saat ini. Indonesia, yang bangga dengan keberagamannya, mempunyai tugas berat untuk maju dan tumbuh sebagai bangsa yang mandiri. Toleransi merupakan sikap dan cara hidup yang diperlukan dalam masyarakat majemuk. Ajaran Yesus dalam Matius 22:39 dapat diartikan sebagai panggilan untuk mencintai dan menghormati sesama manusia tanpa memandang perbedaan latar belakang, agama, atau suku. Toleransi dapat dipahami sebagai sikap terbuka, menghargai keberagaman, dan menghormati hak-hak asasi manusia. Dalam konteks ini, ajaran tersebut dapat menjadi dasar bagi sikap toleransi dalam masyarakat majemuk, di mana individu-individu dengan berbagai latar belakang dapat hidup bersama secara damai dan saling menghormati.
Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Menggunakan Model Context, Input, Process, and Product Padja, Anita Pa; Tari, Ezra; Lao, Hendrik A.E
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v5i2.893

Abstract

Tujuan dari riset ini ialah mengevaluasi proses belajar dengan menggunakan pendekatan Model Context, Input, Process, Product pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Dalam pra penelitian di SMP Negeri 12 Kupang, peneliti menemukan guru belum mengetahui kebutuhan dasar siswa. Guru belum mengetahui latar belakang siswa serta kurangnya penggunaan media pembelajaran. Tipe riset ini menggunakan pendekatan context, input, process, product. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pertama, pelaksanaan proses belajar dilihat dari segi konteks tergolong baik. Kedua, perencanaan program, ditemukan tidak terdapat analisis kebutuhan. Pelaksanaan program pembelajaran ditinjau dari segi input masuk dalam kategori baik. ketiga, pelaksanaan pembelajaran masih dalam kategori kurang efektif ditinjau dari segi proses. Keempat, guru melaksanakan pendahuluan dengan baik dan benar sesuai dengan rancangan yang ada di dalam RPP. Kelima, program pembelajaran perlu dirancang terstruktur sesuai dengan alokasi waktu karena menjadi faktor penentu dalam proses pembelajaran, keluasan dan kedalam materi pelajaran.
Kompetensi Pedagogi Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Di SMPN 6 Nekamese Widyanti, Lidyasih; Tari, Ezra
REAL DIDACHE: Journal of Christian Education Vol 4, No 2: September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/rdj.v4i2.581

Abstract

Some teachers face difficulties in managing classrooms, especially when dealing with students who exhibit challenging behavior or have diverse abilities. The curriculum often changes in line with government policies, and some teachers struggle to adapt quickly, causing the material taught to not always align with the demands of the latest curriculum. This study aims to examine the pedagogical competence of teachers in improving the quality of education within the framework of Merdeka Belajar at SMPN 6 Nekamese. The method used is qualitative research at SMP Negeri 6 Nekamese, Kupang Regency, with the main informants being teachers who actively implement the Merdeka Belajar concept. The "Merdeka Belajar" concept, introduced by the Indonesian government in 2020, aims to transform the educational paradigm by providing students with greater freedom in choosing their learning and emphasizing the development of skills relevant to the real world. This study shows that good pedagogical competence significantly contributes to improving education quality by creating an inclusive and responsive learning environment. Recommendations for further research include examining the development of pedagogical competence in the aspect of technological mastery. Keywords: pedagogical competence; Merdeka Belajar; education quality; technological masteryAbstrakBeberapa guru mengalami kesulitan dalam mengelola kelas, terutama ketika berhadapan dengan siswa yang menunjukkan perilaku menantang atau memiliki kemampuan yang beragam. Kurikulum sering berubah seiring kebijakan pemerintah, dan beberapa guru kesulitan menyesuaikan diri dengan cepat, sehingga materi yang diajarkan tidak selalu selaras dengan tuntutan kurikulum terbaru. Penelitian ini bertujuan mengkaji kompetensi pedagogik guru dalam meningkatkan mutu pendidikan dalam kerangka Merdeka Belajar di SMPN 6 Nekamese. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif di SMP Negeri 6 Nekamese, Kabupaten Kupang, dengan informan utama para guru yang aktif menerapkan konsep Merdeka Belajar. Konsep "Merdeka Belajar," yang diperkenalkan pemerintah Indonesia pada tahun 2020, bertujuan untuk mengubah paradigma pendidikan dengan memberikan kebebasan lebih kepada siswa dalam memilih pembelajaran, serta menekankan pengembangan keterampilan yang relevan dengan dunia nyata. Kajian ini menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik yang baik berkontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan dengan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan responsif. Rekomendasi untuk penelitian lanjutan adalah mengkaji pengembangan kompetensi pedagogik dalam aspek penguasaan teknologi.Kata kunci: kompetensi pedagogik; merdeka belajar; mutu pendidikan; penguasaan teknologi
Co-Authors Abdiel Enrique Sánchez Revilla Adrian Wirya Syahputra Agustinus Woda Laka Alfred Dubu Amsar Amsar Andrias Saba Anita Pa Padja Baok, Deciana M. Biaf, Raymon Imanuel Dami, Friderich Jhonnoto Dami, Zummy Anselmus Dance Manekat Tefbana Daud Saleh Luji Delsi Oktoviana Oematan Dethan, Melly P. Deviana Sibulo Dian R. Prihanto Dimu, Maria Darniati Djawa, Maya Doni Ariani Leowandri Liu Ebenhaizer Nuban Timo Elena Saba Elisabet Selfina Elsye Evasolina Tulaka Ermin Alperiana Mosooli Fajar Gumelar Fenetson Pairikas Ferdinant Alexander Ferdinant Alexander Freitas, Domingos Hana Suparti Hanokh A Tefnay Hanokh A. Tefnay Harun Harun Harun Y. Natonis Hendrik A.E Lao Hendrik A.E Lao Hendrik A.E. Lao Hendrik Sodak Hengki Wijaya Huan, Arsya Anggrini I MADE SUARDANA I Made Suardana I Putu Ayub Darmawan Ishak Nahas Ivan Th. J Weismann Ivan Th. J. Weismann, Ivan Th. J. Ivan Th. Weismann Jatmiko, Bakhoh Jeaprileni A. Eli Manafe Jefrianus Taneo Jeni Isak Lele Jessintha Filardin Laukapitang Johana Manubey Kadang, Yan Kristianus Kaleb Lelo Lanny Isabela Dwisyahri Koroh Lao, Hendrik A.E Liufeto, Martin Ch. Liufeto, Martin Chrisani Magdalena, Emy Mandala, Yohanes Manga’, Friskianti Manguling, Sulaiman Mari Magdalena Ide Riwu Maria M. Tri Ratna Sari Mariantji Kilasaduk Marla Marisa Djami Marselina Bua Marthen Nawa Bangngu Marthin Katelu Martin Ch. Liufeto Martin Ch. Liufeto Mega Lisda Meldy Novita Subu Taopan Melkianus Mone Mangngi Melly P. Dethan Merensiana Hale Messakh, Merling T.L.L.C. Messakh, Merling Tonia Litron Litos Conthes Mieke Yen Manu Nahum Pinat Nelci Nafalia Ndolu Nelci Non Nelman A. Weny Nelman A. Weny Neno, Yoksan Edison Nenosaban, Sakheus Junias Nggiku, Agus Nimrot Doke Para Nolfa R. Seo* Non, Nelci Novi O. Eli Manafe Nusriwan Chr. Soinbala Oscard Lumban Tobing Padja, Anita Pa Petrus Logo Radja Prata, Arriyon Purnama Pasande R. Seo*, Nolfa Rantesalu, Marsi Bombongan Raymon Imanuel Biaf Reinaldy Hank Rouw Revilla, Abdiel Enrique Sánchez Rinto Hasiholan Hutapea Rita Riwayatiningsih, Rika Robi Adison Kause Rolina Kaunang Rusdiaman Rauf Saingo, Yakobus Adi Santriana A. Luruk Sarah, Semarlica Selan, Yeson A. Semarlica Sarah Semi Ndolu Sette, Gusti Yohanis Simon Kasse Sulistyastuti Sutomo Sumiati Ngewi Leo Sumule, Leonard Sumule, Leonard Supartini, Tri Supartini, Tri Syahputra, Andrian Wira Tafonao, Talizaro Talita Tlonaen Talita Tlonanen Talizaro Tafonao Tameon, Sance Mariana Tobing, Oscard Lumban Umar Ali Wauran, Queency Christie Weismann, Ivan Th. Welfrid F. Ruku WEny, Nelman A. Widyanti, Lidyasih Wila, Amelia Wula, Zainur Yanti E. Sole Yasinta Waang Yohanes Baun Zuniasa Nazara