p-Index From 2021 - 2026
11.423
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Education and Learning (EduLearn) Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship (IJBE) Jurnal Jaffray Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama AL ISHLAH Jurnal Pendidikan EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Selaras : Kajian Bimbingan dan Konseling serta Psikologi Pendidikan Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Kurios CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Education Technology Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat BIA': Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Harmoni Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi Jurnal Teologi Berita Hidup International Journal for Educational and Vocational Studies VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN Pengarah: Jurnal Teologi Kristen Jurnal Komunikasi Pendidikan Integritas: Jurnal Teologi Jurnal Pendidikan dan Konseling Abdimas Universal Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Academic Journal of Educational Sciences (Jurnal Akademik bidang Ilmu-Ilmu Pendidikan) Jurnal Gamaliel Teologi Praktika Khazanah Theologia Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Jurnal Shanan JURNAL TERUNA BHAKTI Luxnos : Jurnal Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi JURNAL TEOLOGI GRACIA DEO Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara BONAFIDE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Shift Key: Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan International Journal of Indonesian Philosophy & Theology Didache: Journal of Christian Education Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi Kinaa: Jurnal Kepemimpinan Kristen dan Pemberdayaan Jemaat SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen PEADA': Jurnal Pendidikan Kristen Jurnal Pendidikan Agama Kristen (JUPAK) Jurnal DIDASKO Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan PTK: Jurnal Tindakan Kelas Melo: Jurnal Studi Agama-agama Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia Indonesian Community Journal Real Coster International Journal of Humanities Education and Social Sciences KAPATA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen INDONESIAN JOURNAL OF BASIC EDUCATION Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja Dedicatio: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL MISIONER REAL DIDACHE: Journal of Christian Education Harvester: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Journal of Scientific Research, Education, and Technology Sospendis: Jurnal Sosiologi Pendidikan dan Pendidikan IPS Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Jurnal Salome: Multidisipliner Keilmuan International Journal of Multidisciplinary Sciences Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Riwayat: Educational Journal of History and Humanities International Journal of Applied and Advanced Multidisciplinary Research (IJAAMR) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Scholars: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Jurnal Pendidikan & Pengajaran J-CEKI Ulil Albab PESHUM
Claim Missing Document
Check
Articles

Understanding the Parable of the Good Samaritan: HOTS Dimensions Tari, Ezra; Alexander, Ferdinant; Liufeto, Martin Chrisani; Tobing, Oscard Lumban
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 4 No 3 (2024): IJHESS DECEMBER 2024
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v4i3.1383

Abstract

It is critical to comprehend religious precepts that promote tolerance in light of the world's growing religious and societal divisions. The biblical tale of the Good Samaritan is frequently used as an example of moral principles and intergroup empathy. This study attempts to identify the ways in which a more profound comprehension of this fable might promote interfaith tolerance, particularly in a multicultural society. The methodology used in this study consists of a content analysis of the biblical text together with a survey of the literature on theology and sociology that is relevant to understanding the tale. Drawing upon the theoretical frameworks of interfaith discourse and social tolerance, the research highlights the need of valuing diversity in order to foster peaceful cohabitation. The results of the study show that, despite variations in religion or ethnicity, the Good Samaritan narrative offers a universal message of compassion and assistance. The narrative demonstrates the ability of humanitarian action to cut over social divides and ideological differences, which is critical in resolving conflicts in today's multicultural society. The study's main argument is that, in the context of religious diversity, a thorough comprehension of this fable may serve as a strong basis for encouraging interfaith communication and decreasing prejudices while also fostering tolerance.
Analisis Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Transformasi Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka Manga’, Friskianti; Suardana, I Made; Tari, Ezra
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i4.305

Abstract

Tulisan ini mengkaji proses penyesuaian guru dengan kurikulum. Karena pergantian kurikulum dan kebijakan pendidikan yang sering terjadi memerlukan adaptasi yang cepat dan berkelanjutan dari pihak guru. Guru sering mengalami kesulitan untuk memperoleh akses ke pelatihan profesional yang berkelanjutan dan dukungan dari rekan kerja serta manajemen sekolah.  Metode yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif. Metode penelitian digunakan untuk menggambarkan dan memahami fenomena atau realitas sosial yang rumit dengan cara menyelidiki pengalaman, persepsi, atau pandangan subjek yang sedang diteliti. Kurikulum Merdeka menekankan pada kebebasan dan fleksibilitas dalam proses belajar-mengajar, dengan tujuan utama untuk mengembangkan kompetensi siswa secara holistik. Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) memiliki peran penting dalam implementasi kurikulum ini, karena mereka tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing spiritual bagi siswa. Guru Pendidikan Agama Kristen diharapkan mampu mengarahkan siswa dalam meningkatkan kemampuan belajar secara mandiri, mengajar mereka cara mengakses dan memanfaatkan berbagai sumber belajar. Pengembangan program pelatihan bagi guru, integrasi teknologi dalam peningkatan kolaborasi dalam pembelajaran untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka dengan lebih efektif.
Guru Pendidikan Agama Kristen Yang Profesional Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik Dami, Friderich Jhonnoto; Tari, Ezra
JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2) Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/jupe2.v2i1.259

Abstract

This paper is founded on the premise that Christian religious education is crucial in forming students' moral character and spiritual life, and that skilled Christian religious education teachers are critical in enhancing students' spiritual intelligence. The author also did secondary research by reading relevant literature. The findings of this article demonstrate how critical it is for effective Christian religious education teachers to enhance students' spiritual intelligence. They have the capacity to assist communities in developing a spiritual attitude consistent with Biblical teachings, a close relationship with God, and a thorough grasp of Christian religious principles. Comprehensive religious knowledge, good communication skills, an outstanding spiritual life, and the implementation of the principles of 2 Timothy 3:10 in teaching practice are some of the teacher competencies and attributes. This paper seeks to improve our knowledge of how professional Christian religious education teachers assist students in developing spiritual intelligence. Based on the principles in 2 Timothy 3:10, the research in this paper provides important guidance for Christian religious education instructors on how to assist students build their spiritual intelligence. This research can also serve as a foundation for improved Christian religious education in forming students' moral fiber and spiritual lives.
Bimbingan Teman Sebaya dengan Pendekatan Konseling Realitas dalam Mengurangi Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa SMP Huan, Arsya Anggrini; Tari, Ezra; Sette, Gusti Yohanis
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i1.425

Abstract

Prokrastinasi akademik adalah jenis penundaan yang terjadi pada tugas formal yang berkaitan dengan akademik. Prokrastinasi akademik menunjukan perilaku yang tidak efisien dalam memanfaatkan waktu. Layanan yang digunakan untuk mengentaskan masalah tersebut adalah bimbingan teman sebaya dengan pendekatan konseling realitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki pengaruh dari program pembimbingan terhadap peningkatan motivasi belajar serta perubahan sikap siswa terhadap tugas-tugas sekolah yang mereka hadapi. Metode yang digunakan peneliti adalah kuantitatif eksperimen dengan model one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 5 orang siswa kelas IX-I di SMP Negeri 13 Kupang. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat penurunan perilaku prokrastinasi akademik setelah melaksanakan layanan bimbingan teman sebaya dengan pendekatan konseling realitas. Perhitungan rata-rata skor sebelum mengikuti layanan adalah 71,25 dan setelah mengikuti layanan mengalami penurunan menjadi 48,75. Maka hasil penelitian ini membuktikan adanya penurunan prokrastinasi akademik atau dengan kata lain layanan bimbingan teman sebaya dengan pendekatan konseling realitas efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik siswa.
Online Learning Evaluation in Higher Education: Study Survey Method Wijaya, Hengki; Sumule, Leonard; Weismann, Ivan Th. J.; Supartini, Tri; Tari, Ezra
Journal of Education Technology Vol. 5 No. 3 (2021): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v5i3.35466

Abstract

The challenge of online learning for students is the lack of direct interaction between students and lecturers, causing students to have difficulty learning. In addition, unstable internet network constraints cause the learning process not to run optimally. This paper aims to develop online learning in universities. The type of research is a descriptive survey. The research respondents were 96 students. This study examines the effectiveness of the online learning process. Data were analyzed and compared with research results in journal articles. The online learning evaluation analysis from the side of the first student showed that students were more interested in face-to-face learning than online. Second, most students plan to study now for future use. Third, the main obstacles faced by students are internet access and internet quota. Lecturers have an essential role in helping students learn online. Third, students need groups to share the happy learning process. Thus, the readiness of lecturers and students in online learning needs to be improved with the support of learning technology devices.
Peran Guru Agama Kristen Dalam Membentuk Karakter Kristiani Pada Generasi Millenial Di Sekolah Menengah Agama Kristen Kupang Mariantji Kilasaduk; Simon Kasse; Ezra Tari
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 1 No. 5: Agustus 2022
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v1i5.760

Abstract

Masalah dalam penelitian ini dimulai dari hasil observasi peneliti pada karakter generesai millenial saat ini. Tujuan dari penelitian ini yakni : Tujuan penelitian yaitu pertama untuk mengetahui peran Guru Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk kerohanian dan karakter generasi. Kedua untuk mengetahui apa saja nilai-nilai karakter kristiani yang ditanamkan oleh guru Pendidikan Agama Kristen pada generasi millenial di Sekolah Menengah Agama Kristen-Kupang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan beberapa teknik yaitu observasi dan wawancara dan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Cara kerja dan teknik analisis data secara objektif dan deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan bahwa kelebihan dari generasi millenial memiliki rasa ingin tau yang besar, dan ada banyak bentuk keunggulan dari generasi millennial baik agresif dan ambisius sikap kritis,mempunyai peran di bidang pendidikan,suka mencapai hal yang baru dan mampu beadabtasi di dunia luar. Kekurangan generasi millenial pada zaman sekarang tentu harus bekerja keras dalam membimbing dan menanamkan eitutude yang baik pada generasi penerus bangsa, sebab generasi millenial mudah terpengaruh oleh teknologi. Nilai-nilai karakter kristiani, ditanamkan oleh guru Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk kerohanian dan karakter. Pertama, tentang membentuk kerohanian mengalami ketidak pedulian dengan kegiatan pembinaan kerohanian.
Ibadah Online Sebagai Perubahan Dalam Beribadah di Masa Postmodern Mari Magdalena Ide Riwu; Ezra Tari
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7: Juni 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i7.1821

Abstract

Perubahan sosial sangat berpengaruh kepada masa depan gereja, pada abad pertengan perilaku social masyarakat dikuasai oleh otoritas gereja. Apapun yang dilakukan oleh masyarakat/ seseorang harus sesuai dengan doktrin gereja, jika tidak, maka inkuisisi gereja akan menghukumnya. Pada abad ini, gereja masih menjadi pemimpin arah zaman. Pada abad modern, terjadi perubahan otoritas. Otoritas dipegang oleh rasio atau intelektual. Jika perilaku masyarakat/ seseorang tidak sesuai dengan kebenaran, maka tidak dapat diterima. Itulah sebabnya teks-teks kitab suci harus disesuaikan dengan rasio, jika teks-teks tersebut berisi mujizat-mujizat, maka harus didemitologisasikan. Mulai dari sini, gereja telah menjadi pengikut zaman, bukan lagi pemimpin zaman. Metode yang digunakan adalah kualitatif. gereja perlu memikirkan secara serius pelaksaan “Ibadah online” sebagai upaya maksimalkan pelayanan gereja dan pertumbuhan gereja dan nama Tuhan dipermuliakan. Di satu sisi, gereja adalah anggota tubuh Kristus yang keberadaannya tidak terbatasi oleh ruang dan waktu. Di sisi lain, dalam sejarahnya gereja selalu erat dengan perubahan zaman. Dengan demikian, gereja harus bisa berkontekstual terhadap suatu perubahan tanpa kehilanganan esensinya sebagai tubuh Kristus. Berdasarkan hal ini, sebagai rekomendasi, gereja perlu memikirkan secara serius pelaksanaan ibadah online.
Refleksi Makna Pedagogis Upacara Saeba Baun Puah Mate Dalam Masyarakat Nusriwan Chr. Soinbala; Ezra Tari; Simon Kasse
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1: Desember 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v2i1.975

Abstract

Upacara adat adalah tradisi masyarakat adat yang dianggap memiliki ajaran melalui nilai dan makna dalam budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk, nilai dan makna pedagogik upacara SBPM pada masyarakat Kusi, Kec. Kuanfatu Kab TTS. Petunjuk teka-teki silang. Metode yang digunakan adalah teknik pengumpulan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa bentuk pelaksanaan upacara SBPM terdiri dari pendahuluan, isi dan penutup. Nilai-nilai yang terkandung dalam upacara SBPM adalah nilai-nilai sosial, spiritual dan budaya. Artinya menjaga kenyamanan desa dari pencurian dan menjaga agar pinang tidak matang untuk kebutuhan ekonomi, pendidikan dan sosial. Dengan ajaran ini, masyarakat Kusi dapat memahami keberadaan mereka di muka bumi. Makna ini memberikan ajaran refleksi teologis untuk mengingatkan dan merenungkan kehidupan dan keberadaan manusia melalui perintah kedelapan tentang larangan untuk tidak mencuri. Upacara SBPM dilaksanakan dengan baik dan masih dilestarikan hingga saat ini.
Digital Culture and Its Impact on New Testament Interpretations and Religious Practices Tari, Ezra; Revilla, Abdiel Enrique Sánchez
Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat Vol 9 No 1 (2025): March
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Simpson Ungaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46445/ejti.v9i1.854

Abstract

Many aspects of life, including religious ideas and rituals, have been profoundly shaped by technology. It has affected how members of different faith communities interact and commune with God. These days, digital channels act as forums for conversations that could influence religious perspective. Here, the term "digital culture" describes technologically driven social interactions including social media, websites, and easy information access. This study is a quantitative study aimed at investigating the relationship between religious customs and the cultural changes brought about by digitization. Data was collected from 36 respondents by using a questionnaire. The results draw attention to the complicated relationship in modern culture between faith and technology. In Christian communities today, effective communication calls not just for sharing knowledge but also interacting with digital resources. Christians' practice of their faith has evolved with the availability of online worship events and prayer meetings. The findings also underline the need of mutual support—both psychological and financial—through trying circumstances. Christians have additional means to study scriptures and participate in worship because to increasing digital resources.
Ibadah Rumah Tangga dan Komitmen Presbiter Suatu Studi di Jemaat Gereja Pniel Koka Klasis Amarasi Timur Neno, Yoksan Edison; Tari, Ezra; Pairikas, Fenetson
DIDASKO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 3, No 1 (2023): Pendidikan Agama Kristen dan Teologi - April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Diaspora Wamena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52879/didasko.v3i1.85

Abstract

This research is the absence of the congregation in household worship and the presbyter does not give attention or motivation to the congregation to attend household worship. The purpose of this study was to determine the presbyter's commitment to household worship, the presbyter's performance in household worship services. The method used in this research is descriptive qualitative. The sample data sources for this research were 14 presbyters, 1 pastor and 7 congregations as subjects. The results of the study show that the presbyter is often late in carrying out household worship and often postpones the worship schedule. The presbyter at the Pniel Koka Church congregation did not carry out their commitment properly in accepting the duties and responsibilities as presbyter. Suggestions to the presbyter should build a new commitment within, encourage the congregation, summarize, and guide the congregation to be faithful in worship. This is because in this study household worship was not active in terms of the presence of the congregation and presbyter.AbstrakPenelitian ini adalah tidak hadirnya jemaat dalam ibadah rumah tangga dan presbiter tidak memberikan perhatian  atau motivasi kepada jemaat untuk hadir dalam ibadah rumah tangga. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui komitmen presbiter dalam ibadah rumah tangga, kinerja presbiter dalam pelayanan ibadah rumah tangga. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sampel sumber data penelitian ini adalah subyek 14 orang presbiter, subyek 1 orang pendeta dan subyek 7 orang jemaat. Hasil penelitian menunjukan bahwa presbiter sering terlambat dalam melaksanakan ibadah rumah tangga dan sering menundakan jadwal ibadah. Presbiter di jemaat Gereja Pniel Koka tidak menjalankan komitmen dengan baik dalam menerima tugas dan tanggung jawab sebagai presbiter. Saran kepada presbiter hendaknya membangun komitmen yang baru dalam diri, memberi semangat kepada jemaat, merangkum, dan membimbing jemaat untuk setia dalam beribadah. Sebab dalam penelitian ini ibadah rumah tangga berjalan secara kurang aktif dilihat dari kehadiran jemaat maupun presbiter.
Co-Authors Adi Saingo, Yakobus Adrian Wirya Syahputra Agustinus Woda Laka Alfred Dubu Amsar Amsar Andrias Saba Anita Pa Padja Biaf, Raymon Imanuel Dami, Friderich Jhonnoto Dami, Zummy Anselmus Dance Manekat Tefbana Daud Saleh Luji Dethan, Melly P. Deviana Sibulo Dian R. Prihanto Dimu, Maria Darniati Djawa, Maya Doni Ariani Leowandri Liu Ebenhaizer Nuban Timo Elena Saba Elisabet Selfina Elsye Evasolina Tulaka Ermin Alperiana Mosooli Fajar Gumelar Fenetson Pairikas Ferdinant Alexander Ferdinant Alexander Filardin Laukapitang, Jessintha Freitas, Domingos Hana Suparti Hanokh A Tefnay Hanokh A. Tefnay Harun Harun Harun Y. Natonis Hendrik A.E Lao Hendrik A.E Lao Hendrik A.E. Lao Hendrik Sodak Hengki Wijaya Huan, Arsya Anggrini I MADE SUARDANA I Putu Ayub Darmawan Ishak Nahas Ivan Th. J Weismann Ivan Th. J. Weismann, Ivan Th. J. Ivan Th. Weismann Jatmiko, Bakhoh Jeaprileni A. Eli Manafe Jefrianus Taneo Jeni Isak Lele Johana Manubey Kadang, Yan Kristianus Kaleb Lelo Lanny Isabela Dwisyahri Koroh Lanny Koroh Lao, Hendrik A.E Liufeto, Martin Ch. Liufeto, Martin Chrisani Magdalena, Emy Mandala, Yohanes Manga’, Friskianti Manguling, Sulaiman Mari Magdalena Ide Riwu Maria M. Tri Ratna Sari Mariantji Kilasaduk Marla Marisa Djami Marselina Bua Marsi Bombongan Rantesalu Marthen Nawa Bangngu Marthin Katelu Martin Ch. Liufeto Martin Ch. Liufeto Mega Lisda Meldy Novita Subu Taopan Melkianus Mone Mangngi Melly P. Dethan Merensiana Hale Messakh, Merling T.L.L.C. Messakh, Merling Tonia Litron Litos Conthes Nahum Pinat Nelci Nafalia Ndolu Nelci Non Nelman A. Weny Nelman A. Weny Neno, Yoksan Edison Nenosaban, Sakheus Junias Nggiku, Agus Nimrot Doke Para Nolfa R. Seo* Non, Nelci Novi O. Eli Manafe Nusriwan Chr. Soinbala Oktoviana Oematan, Delsi Padja, Anita Pa Petrus Logo Radja Prata, Arriyon Purnama Pasande R. Seo*, Nolfa Rantesalu, Marsi Bombongan Raymon Imanuel Biaf Reinaldy Hank Rouw Revilla, Abdiel Enrique Sánchez Rinto Hasiholan Hutapea Rita Riwayatiningsih, Rika Rolina Kaunang Rusdiaman Rauf Saingo, Yakobus Adi Santriana A. Luruk Sarah, Semarlica Selan, Yeson A. Semi Ndolu Sette, Gusti Yohanis Simon Kasse Sulistyastuti Sutomo Sumiati Ngewi Leo Sumule, Leonard Sumule, Leonard Supartini, Tri Supartini, Tri Tafonao, Talizaro Talita Tlonaen Talizaro Tafonao Tobing, Oscard Lumban Umar Ali Wauran, Queency Christie Weismann, Ivan Th. Welfrid F. Ruku WEny, Nelman A. Widyanti, Lidyasih Wila, Amelia Yanti E. Sole Yohanes Baun Zuniasa Nazara