p-Index From 2021 - 2026
10.063
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Linguistika Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Penelitian Pendidikan Language Circle : Journal of Language and Literature Lembaran Ilmu Kependidikan TEFLIN Journal: A publication on the teaching and learning of English INFERENSI English Review: Journal of English Education Celt: A Journal of Culture, English Language Teaching & Literature EDULITE: Journal of English Education, Literature and Culture ELT Forum: Journal of English Language Teaching English Education Journal The Journal of Educational Development Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Journal of English Language Teaching Innovations and Materials (Jeltim) JALL (Journal of Applied Linguistics and Literacy) EDUTEC : Journal of Education And Technology Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Journal of Vocational Education Studies Inovasi: Jurnal Diklat Keagamaan Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Studies in English Language and Education UNNES International Conference on ELTLT Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology English Education Journal Language Circle : Journal of Language and Literature
Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Guru Terhadap Penggunaan Socrative Sebagai Media Penilaian Interaktif Sri Wahyuni; Jan Mujiyanto; Dwi Rukmini; Sri Wuli Fitriati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi di dunia pendidikan hendaknya disambut baik oleh guru dan dijadikanpendorong untuk mengadopsi teknologi bagi kepentingan pembelajaran. Dengan memanfaatkan teknologiguru akan mampu memfasilitasi pembelajaran bermakna bagi siswa. Teknologi dapat dioptimalkan untukmembantu guru pada tahap persiapan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Dalam tahap penilaian gurudapat memanfaatkan berbagai macam aplikasi pembelajaran, salah satunya adalah Socrative. AplikasiSocrative merupakan Web-based Student Responsive System (WSRS) yang dapat digunakan sebagai mediapembelajaran di kelas dan memfasilitasi guru semua mata pelajaran mendesain instrumen penilaian interaktif.Artikel ini focus mengeksplorasi pengalaman para guru setelah mengikuti pelatihan Socrative untukmendesain dan menjalankan instrumen penilaian. Oleh karena itu pendekatan deskriptif kualitatif dengan studikasus dipilih sebagai desain penelitian. Studi ini melibatkan 30 guru mata pelajaran pada sebuah SMPN dikota Semarang. Sesudah pelatihan Socrative, para guru memperoleh pengalaman yang menarik dan meresponpositif penggunaan aplikasi Socrative. Selain itu, mereka berpendapat bahwa kompetensi pedagogi terkaitpenggunaan teknologi juga meningkat. Hal ini dibuktikan para guru mampu mendesain instrumen penilaianberbasis aplikasi Socrative dan menjalankannya di kelas.
Efektifitas Metode Problem Based Learning terhadap Tingkat Berpikir Kritis dalam Pengajaran Listening di Universitas PGRI Semarang Sukma Nur Ardini; Dwi Rukmini; Warsono Warsono; Dwi Anggani Linggar Bharati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan abad ke-21 yang mengacu pada kolaborasi, melek digital, berpikir kritis, dan pemecahanmasalah sangat perlu diintegrasikan dengan empat keterampilan bahasa Inggris termasuk keterampilanlistening supaya mahasiswa mampu berkompetisi di era globalisasi. Di sisi lain, keterampilan listeningcenderung diacuhkan oleh dosen bahasa Inggris dan lebih fokus pada kemampuan reading dan writing. Oleh karena permasalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas metode Problem Based Learning (PBL) dalam pengajaran listening untuk tingkat berpikir kritis mahasiswa tinggi dan rendah yang melibatkan 30 siswa semester dua Universitas PGRI Semarang. Oleh karena itu, penelitian eksperimental telah dilakukan dengan menggunakan tes, treatment dan wawancara guna mengumpulkan data yang kemudian dianalisis menggunakan ANOVA. Hasil penelitian ditemukan bahwa mean dari pre-test sebesar 57,9. Setelah treatment selama 7 kali, ditemukan hasil post-test berjumlah 71,52. Dari kenaikan yang siginifikan tersebut, terbukti bahwa metode PBL efektif dalam mengembangkan tingkat berpikir kritis. Hasil wawancara menunjukkan bahwa mahasiswa lebih tertarik belajar listening menggunakan metode PBL sehingga disarankan untuk dosen pengampu mengaplikasikan metode kreatif dan inovatif seperti PBL, DL, bahkan PjBL dalam mata kuliah listening.
Hubungan antara Kefasihan Bahasa Formula dan Kecakapan Siswa Indonesia dalam Ujian Lisan Berbahasa Inggris Radeni Sukma Indra Dewi; Januarius Mujiyanto; Dwi Rukmini; Mursid Saleh
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menyelidiki dengan cara apa siswa menggunakan bahasa formula yang diajarkan dalam kurikulummereka melalui buku pelajaran ketika mengambil ujian kecakapan lisan dengan multi-tugas dan apakah adahubungan antara penggunaan bahasa formula mereka dengan skor kelancaran dan kecakapan keseluruhanmereka. Studi dilakukan dengan 80 siswa Indonesia dengan tingkat kemampuan yang berbeda padaUniversitas Muhammadiyah Semarang. Untuk menemukan cara-cara penggunaan bahasa formula oleh siswa, suatu analisis isi buku pelajaran dilakukan untuk menentukan target daftar bahasa formula dengan frekuensi kemunculan setiap ekspresi dalam buku. Setelah itu, analisis konten dari rekaman video ujian kecakapan lisan dilakukan untuk mengungkapkan penggunaan bahasa formulaik siswa dan hasil dari dua analisis konten dibandingkan untuk menarik kesimpulan. Untuk menghubungkan penggunaan bahasa formulaik siswa dengan kefasihan dan kemahiran mereka secara keseluruhan, skor yang telah diterima siswa untuk kelancaran dan skor kemahiran mereka pada akhir tahun akademik dipertimbangkan.
Implementasi Information Communication Technology (ICT) Berbasis Human-to-Human Interaction dalam Pembelajaran Grammar Atik Rokhayani; Dwi Rukmini; Rudi Hartono; Dwi Anggani Linggar
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Komunikasi merupakan salah satu faktor penting dalam proses pembelajaran. Dewasa ini komunikasi akademik banyak dilakukan secara online. Komunikasi online dapat menggantikan keberadaan orang tanpa interaksi tatap muka. Sekarang ini, banyak mahasiswa berkomunikasi melalui Information Communication Technology (ICT). ICT sangat popular di dunia pendidikan. Integrasi teknologi dalam pembelajaran sangat mutlak diperlukan. Pemanfaatan teknologi membutuhkan peran aktif dosen dan mahasiswa. Oleh karena itu diperlukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa sebagai generasi digital. Di masa pandemi ini, pembelajaran dilakukan secara online. Salah satu strategi yang dapat diterapkan dalam komunikasi online melalui Human-to-Human Interaction. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi dalam pembelajaran Grammar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa komunikasi melalui Human-to-Human Interaction memberi pengalaman yang menarik bagi mahasiswa serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk bereksplorasi dengan dosen dan mahasiswa yang lain. Mahasiswa juga menunjukkan sikap positif selama pembelajaran. Kata kunci: ICT, interaksi antar manusia. Abstract. Communication is one of the important factors in the learning process. Nowadays, academic communication is mostly done online. Online communication can replace the presence of people without face-to-face interaction. Nowadays, many students communicate through Information Communication Technology (ICT). ICT is very popular in education. The integration of technology in learning is necessary. Utilization of technology requires the active role of lecturers and students. Therefore, learning strategies are needed that are in accordance with the needs of students as a digital generation. During this pandemic, teaching and learning is conducted via online mode. One strategy that can be applied is online communication through Human-to-Human Interaction. This study aims to explore the application of technology in learning Grammar. This study used a qualitative approach. The results of this study reveal that communication through Human-to-Human Interaction provides an interesting experience for students and provides opportunities for them to explore with lecturers and other students. The students also show a positive attitude during learning. Key words: ICT, human-to-human interaction
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Kegiatan Menyimak Mahasiswa di Luar Kelas pada Mata Kuliah Extensive Listening Farah Sukmawati Wahidah; Januarius Mujiyanto; Dwi Rukmini; Katharina Rustipa
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Kegiatan belajar mengajar dewasa ini tidak bisa dilepaskan dengan teknologi informasi dan komunikasi. Dosen dan mahasiswa menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mencari informasi, termasuk berkomunikasi dan mencari informasi yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar, maupun untuk mengunggah tugas. Kegiatan menyimak mahasiswa yang dilakukan dalam mata kuliah extensive listening ini adalah kegiatan menyimak mahasiswa yang dilakukan diluar kelas sehingga penting untuk mengetahui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi oleh mahasiswa dalam melakukan kegiatan menyimak di luar kelas. Artikel ini menjelaskan kegiatan menyimak yang dilakukan oleh mahasiswa semester dua di luar kelas pada mata kuliah extensive listening yang erat kaitannya dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, mengenai macam sumber informasi dan teknologi yang digunakan dan bagaimana kegiatan mahasiswa didalamnya. Data diperoleh melalui pengamatan kelas selama satu semester dan analisa isi dari hasil kegiatan menyimak mahasiswa yang ada di dalam beberapa aplikasi yang digunakan oleh mahasiswa dalam melaporkan kegiatan menyimak mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dengan baik. Mahasiswa mencari sumber teks dari youtube, podcast, dan ted talks. Beberapa aplikasi digunakan dalam kaitannya dengan aktivitas menyimak mahasiswa, seperti padlet dan anchor. Kata kunci: extensive listening, teknologi informasi, teknologi komunikasi Abstract. Nowadays, teaching and learning activities are close to information and communication technologies. Lectures and students use information and communication technologies to communicate and access information, including communicating and accessing information concerning teaching and learning activities and uploading learning tasks. The students’ extensive listening activities are done outside the classroom, so it is essential to explore their extensive listening activities by utilizing information and communication technologies. This study focuses on their activities, including sources and applications used by students for doing extensive listening outside the classroom. I observed teaching and learning activities during one semester. I analyzed the content of students’ extensive listening activities recorded in some applications used by students in reporting their extensive listening activities. The results showed that students could maximize the use of information and communication technologies in doing extensive listening. They accessed sources from youtube, podcasts, and ted talks. The applications used to do extensive listening are padlet and anchor. Key words: extensive listening, information technology, communication technology
Implementasi Arah Kebijakan Dan Penyelenggaraan Pendidikan Di Indonesia Pasca Pandemi Covid 19 Mazulfah Mazulfah; Abdurrachman Faridi; Dwi Rukmini; Januarius Mujiyanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan dan penyelenggaraan pendidikan di Indonesia pasca pandemi covid 19. Lembaga mulai tingkatan RA Sampe universitas tidak masuk sekolah sebagai upaya untuk menahan penyebaran wabah covid-19 di seluruh dunia yang berdampak pada milyaran pelajar terutama di Indonesia. Pengaruh dalam proses belajar mengajar antara siswa dan guru dan menurunnya kualitas kreativitas serta keterampilan murid . Beban semacam itu adalah tanggung jawab bersama berbagai kalangan Pendidikan khususnya negara dalam memfasilitasi kelangsungan Madrasah/perguruan tinggi untuk semua elemen pendidikan guna melaksanakan proses belajar mengajar luring .
Keefektifan Model Pembelajaran Blended Learning melalui E-Learning UNIPMA (eLMA) dalam Pembelajaran Membaca pada Era Digital Rengganis Siwi Amumpuni; Rudi Hartono; Dwi Rukmini; Rahayu Puji Haryanti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Masa pandemic telah mempengaruhi dunia pendidikan, memaksa pergeseran dari pembelajaran langsung ke pembelajaran online. Sebagai model pembelajaran alternatif, blended learning dapat digunakan dengan eLMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas blended learning menggunakan e-LMA untuk pemahaman bacaan di era digital. Dalam penelitian ini menggunakan populasi eksperimen semu yang mencakup populasi tahun kedua Pengajaran Bahasa Inggris. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas 2A sebagai kelas eksperimen dan kelas 2B sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan dengan uji baca dan dianalisis menggunakan SPSS Tipe 22 dan uji-t independen..Hasil penelitian ini menunjukkan perbedaan antara siswa yang mendapat perlakuan blended learning dengan e-LMAdan tanpa penggunaan Elma, mahasiswa dengan perlakuan mendapatkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa tanpa perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa pengajaran membaca menggunakan blended learning dengan e-LMA lebih efektif dan berpengaruh signifikan terhadap keterampilan membaca siswa Kata kunci: membaca, pengajaran membaca, blended learning, LMS, eLMA. Abstract. The COVID-19 outbreak has influenced education, forcing face-to-face learning to shift to online learning. Thus, blended learning with eLMA can be used as an alternate teaching model. The aim of this study is to know the effectiveness of blended learning using eLMA on reading skill. The study implemented a quasi-experimental with population of all of the second semester of English Teaching Department, Universitas PGRI Madiun. The samples are 2A-class as the experimental class and 2B-class as the control class. The data is collected through reading test which then analyzed using SPSS 22 by independent t-test. The result showed that the students treated using blended learning with eLMA got higher results than those in traditional class. It means that teaching reading using blended learning with eLMA is more effective and has a significance effect on students’ reading skill. Key words: reading, teaching reading, blended learning, LMS, eLMA.
Ketidaksantunan Berbahasa dalam Isu Rasisme pada Film “Two Distant Stangers” Eko Suwignyo; Dwi Rukmini; Rudi Hartono; Hendi Pratama
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesantunan dan ketidaksantunan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Ketika seseorang memberikan penilaian tidak santun maka sesungguhnya orang tersebut juga memiliki pengetahuan tentang kesantunan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk ketidaksantunan dalam film “Two Distant Strangers”. Data penelitian ini diambil dari film tersebut dan dianalisis menggunakan taksonomi Culpeper. Hasil dari penilitian ini menunjukkan bahwa tokoh-tokoh dalam film ini paling sering menggunakan strategi ketidaksantunan positive impoliteness. Selain itu, mereka juga menggunakan strategi lain seperti negative impoliteness, mock politeness, dan bald on record impoliteness. Melalui hasil ini, para penyusun materi ajar, guru bahasa, dan para siswa diharapkan bisa memilah dan memilih bentuk-bentuk ujaran yang santun dan tidak santun dalam berkomunikasi.
Korelasi antara Peer Review Online dengan Gaya Belajar Siswa di Kelas Academic Writing Emilia Ninik Aydawati; Dwi Rukmini; Januarius Mujiyanto; Sri Wuli Fitriati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan pembelajaran di era digital ini adalah sangat penting demi memajukan anak didik. Salah satu peningkatan pembelajaran dapat dilakukan di dalam mengajar  Academic Writing. Di dalam mengajar menulis secara akademik ini, mahasiswa bila melakukan kegiatan online peer review.   Kegiatan ini telah terbukti bermanfaat dalam meningkatkan keterampilan menulis akademik siswa. Namun, materi untuk melatih mereka untuk melakukan kegiatan peer review tidak tersedia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji korelasi kemampuan menulis akademik siswa dan gaya belajar mereka. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah 50 siswa Academic Writing Class. Peserta melakukan praktik peer review sebelum mereka melakukan peer review menggunakan  Google Docs. Kegiatan peer review online ini bisa dilakukan secara synchronous (serentak bersamaan)  atau asynchronous (tidak bersamaan). Metode untuk pengumpulan data dengan menggunakan pre-test dan post-test berupa esai. Sedangkan data tentang gaya belajar dikumpulkan melalui angket yang telah ditulis oleh Grasha (1996). Grasha telah membagi gaya belajar menjadi enam gaya: kompetitif, kolaboratif, penghindaran, peserta, tergantung, dan mandiri.Hasilnya menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan dalam nilai menulis mereka. Siswa yang diklasifikasikan sebagai partisipatif, dependen, kolaboratif tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan, sedangkan untuk siswa independen synchronous peer review cocok untuk mereka karena nilai korelasi lebih tinggi, dan lebih baik bagi siswa yang kompetitif dan avoidant untuk melakukan peer review online dengan cara synchronous.
Profil Pelajar Pancasila dan Pendidikan Warga Negara Lintas Budaya (Intercultural Citizenship Education) pada Pembelajaran Bahasa Inggris Fadhila Yonata; Dwi Rukmini; Sri Wuli Fitriati; Suwandi Suwandi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profil pelajar Pancasila yang menjadi target Pendidikan dalam kurikulum merdeka merupakan upaya pemerintah mempersiapkan peserta didik yang dapat bersaing secara global untuk menghadapi abad ke-21. Pengejawantahan karakteristik pelajar Pancasila tertuang dalam seluruh mata pelajaran di seluruh jenjang Pendidikan. Dalam konteks pembelajaran Bahasa inggris, prinsip yang serupa telah diperkenalkan oleh Byram (1997) dengan sebutan intercultural citizenship education (pendidikan kewarganegaraan lintas budaya) dengan pertimbangan era globalisasi dalam komunikasi dan interaksi memungkinkan peserta didik berinteraksi pada masyarakat multikultural, kondisi dimana terdapat beragam budaya, ras, dan kepercayaan bahkan kewarganegaraan. Sebagai artikel konseptual, studi ingin menganalisis bagaimana profil pelajar Pancasila sebenarnya beririsan dengan dimensi-dimensi kompetensi komunikasi lintas budaya. Dengan kata lain, integrasi intercultural citizenship education pada pembelajaran Bahasa asing secara tidak langsung telah mempromosikan siswa untuk memiliki karakter pelajar Pancasila.
Co-Authors Abdurrachman Faridi Abdurrahman Faridi Agnes Arum Budiana, Agnes Arum Agung Dwi Nurcahyo Agung Dwi Nurcahyo Agus Dwiyanto Agus Prayogo Agus Rofi’i Ahlis Qoidah Noor, Ahlis Ahmad Bukhori Muslim Ahmad Sofwan Ahmad Sofwan Ahmad Sofwan Ahmad Tauchid Alif, Wening Nur Habibah Alifia Junita Cendraa Sari Amalia Rahmawati Andika Farid Abdillah, Andika Anggarsari, Rian Hardika Anie Indriati, Anie Anisah, Nur Anisah, Nur Ardiasih, Lidwina Sri Arif Susanto Ariyanti Rodiah, Hindria Ariyanti Rodiah, Hindria Astani, Widi Astria, Asri Astria, Asri Atik Rokhayani Atiullah, Kurnia Atiullah, Kurnia Auladi, Ahmad Yusron Auladi, Ahmad Yusron Ayu Dewi Fatimah Bedagama, Diana Novietasari Beni Saptiyanto Bharati, Dwi Anggani L. Bintana, Khomsa Bintana, Khomsa Dafi Khusnita, Dafi Damayanti, Lucky Kristina Daud Jiwandono, Daud Dewi Kilas Sinar Nurani, Arsianti Dewi Kilas Sinar Nurani, Arsianti Dewi, Annisa Kumara Djoko Sutopo Dwi Anggani L. Bharati, Dwi Anggani L. Dwi Anggani LB, Dwi Dwi Anggani Linggar Dwi Anggani Linggar Bharati Ekadini, Lulu' Eko Suwignyo Eko Suwignyo Emilia Ninik Aydawati Emilia Ninik Aydawati Ervina Juli Aryani Exnasia Retno Palupi Handayani Fadhila Yonata Fadhila Yonata Fajriati, Retno Dwi Faradilla, Ayu Silvana Faradilla, Ayu Silvana Farah Sukmawati Wahidah Farah Sukmawati Wahidah Faridi, Abdurrachman Ferdika Wijaya Kusuma Ferry Hadriyan Fitri Budi Suryani Fitriani, Walida Wahid Frimadhona Syafri Gisty Listiani, Gisty Glendia Fisca Gracia Nurika Purwanti Hanum Bestari Hari Amirullah, Hari Hartono, Rudi Hendi Hidayat Hendi Hidayat, Hendi Hendi Pratama Hendi Pratama Hendi Pratama Hendrikus Joko Yulianto Henrikus Joko Yulianto Heru Priyatna Hidayat, Rifki Nurlaili Hidayat, Rifki Nurlaili Husna, Zumala I.R. Agustien, Helena I.R. Agustien, Helena Inti Englishtina Ismi Kusumaningroem, Ismi Issy Yuliasri Iswara, Jati Widya Iswara, Jati Widya Jan Mujiyanto Januarius Mujiyanto Januarius Mujiyanto Januarius Mujiyanto, Januarius Januarius Mujyanto Januariyus Mujianto Jumbuh Prabowo Jumbuh Prabowo Junior, Simon Resania Kartika Cahyani, Fransisca Putri Katharina Rustipa Katharina Rustipa Kohar, Hasan Abdul Kohar, Hasan Abdul Kurniawan Yudhi Nugroho, Kurniawan Yudhi kusumaningtyas, yulia shinta kusumaningtyas, yulia shinta Kusumawati, Henny Laksono Trisnantoro Lia Indriyani Lina Puspita Dewi Lina Puspita Dewi Listiyaningsih, Fina Lutfi, Agus Adib Lutfi, Agus Adib M. Syaeful Rizki U, M. Maemonah, Maemonah Maemunah Maemunah Maharani Robiatul Islam Masfa Maiza, Masfa Maulida, Nabiela Mazulfah Mazulfah Mega Mulianing Maharani Meike Imeda Wachyu, Meike Imeda Meylana, Ardhy Mochammad Imron Awalludin Mujahadah, Siti Mujahadah, Siti Mujianto, Yanuarius Murni Wahyanti, C. Murni Wahyanti, C. Mursid Saleh Mursid Saleh Mursid Saleh Mursid Saleh Mursid Saleh Nabila, Zulfa Nadiyatul Uswatul Hasanah Narwianta, Nanang Narwianta, Nanang Nisak, Sukrun Nita Sitta Rachma, Nita Sitta Nor Chotimah, Nor Nurlaely Hidayati Nurrahmah Nurrahmah, Nurrahmah Pangestika, Anindya Pasca Kalisa Pertama, Tia Pertama, Tia Prahita Isnaini Ningtyas Pratiwi, Dita Ayu Priangan, Aulia Qushoy, Mohammad R. Bunga Febriani R. Bunga Febriani Radeni Sukma Indra Dewi Rahayu Puji Haryanti Rahayu Puji Haryanti Rahman, Dian Fathur Ratih Laily Nurjanah Rengganis Siwi Amumpuni Rengganis Siwi Amumpuni Rifqi Aulia Erlangga Rika Riwayatiningsih Rini Susanti Wulandari Rizka Fauziah Ruansyah, Rajif Alif Ruansyah, Rajif Alif Rudi Hartono Rudi Hartono Rudi Hartono Ruli, Ruli Ruminda Ruminda S. Andika Cahya Ari Wibowo Sadam Pamungkas Saleh, Mursid Salimatin Mufidah Saputri, Lenggahing Asri Dwi Eko Sari, Latifa Ika Sarip, Sri Kurnia Setya Rahayu Solihin, Rully Khoeru Sri i Wuli Fitriat Sri Setyarini Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wuli Fitriati Sudaryani, Harlina Sugiati, Ana Sugiati, Ana Sukma Nur Ardini Sumaryanti Sumaryanti Supriyadi, Hermawan Suwandi Suwandi Syaiful Haque Syamsul Arifin Tandiyo Rahayu Titis Sulistyowati Triubaida Maya Ardianti, Triubaida Maya Triwinarsih, Endah Triwinarsih, Endah Tyas, Dyah Ayu Enggaring Tyas, Umi Aisyah Sulistyaning Udi Samanhudi Udi Samanhudi Uju Uju W, Widhiyanto Wahyudi, Roni Wahyudi, Roni Wahyuni, Sri Warsono Warsono Warsono Warsono Welliam Hamer Wendi Kusriandi Wening Nur Habibah Alif Wibowo, S. Andika Cahya Ari Wibowo, Yudha Pambudi Wicaksono, Firman Wicaksono, Firman Wulan, Nawang Wulan, Nawang Yan Mujiyanto Yan Mujiyanto Yoga Prihatin Yuliana Zakiyah Yulita, Eva Yuni Eka Pratiwi, Yuni Eka Yuniarti Yuniarti Yuniarti Yuniarti Zahro, Dewi Sofiyanatiz Zebua, Esterani zulfa Sakhiyya