Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Suhartono Suhartono; Tri Saptuti Susiani; Ngatman Ngatman; Moh Salimi; Ratna Hidayah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2172

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak diberlakukannya pembelajaran daring pada semua mata pelajaran, termasuk Bahasa Indonesia mencakup pengajaran keterampilan berbahasa, yang meliputi keterampilan mendengarkan, membaca, menulis dan berbicara. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menggali fakta tentang pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar pada masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah dasar se-Kabupatan Kebumen, Jawa Tengah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru telah merencanakan pembelajaran bahasa dengan baik, melaksanakan pembelajaran bahasa dengan baik, dan mengevaluasi pembelajaran bahasa dengan cukup baik melalui pemanfaatan media belajar online selama masa pandemic covid. Dengan demikian, pembelajaran bahasa indonesia di sekolah dasar pada masa pandemi berjalan dengan baik.
HUBUNGAN ANTARA KEMANDIRIAN BELAJAR DAN LINGKUNGAN BELAJAR DI SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN SEKECAMATAN KLIRONG TAHUN AJARAN 2021/2022 Nur Isnaeni; Tri Saptuti Susiani; Muhamad Chamdani
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v2i2.2375

Abstract

The study aims to analyze correlation of: (1) independence in learning on natural science learning outcomes, (2) learning environment at schools on natural science learning outcomes, and (3) independence in learning and learning environment at schools on natural science learning outcomes to fifth grade students of public elementary schools. It was multiple correlation quantitative method. The population were 725 students with a sample of 312 students who were randomly selected with cluster random sampling technique. The results indicated that: (1) there was positive and significant correlation between independence in learning and natural science learning outcomes (Sig. 0.000 < 0.05) with coefficient value 0.461; (2) there was positive and significant correlation between learning environment at schools and natural science learning outcomes (Sig. 0.000 < 0.05) with coefficient value 0.446; and (3) there was positive and significant correlation between independence in learning and learning environment at schools on natural science learning outcomes (Sig. 0.000 < 0.05) with coefficient value 0.488. It concludes that there is positive and significant correlation of the independence in learning and learning environment at schools on natural science learning outcomes to fifth grade students of public elementary schools.
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH DI SD NEGERI 1 PANDOWAN TAHUN AJARAN 2019/2020 Rahma Auliya Arsy; Tri Saptuti Susiani; Moh. Salimi
Jurnal Edupena Vol. 1 No. 2 (2020): Volume 1, Nomor 2, Desember 2020
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan literasi merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menguatkan karakter. Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menerapkan Gerakan Literasi Sekolah yang dilakukan 15 menit sebelum pelajaran dilakukan di kelas pada awal pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi Gerakan Literasi Sekolah dan mendeskripsikan dampak positif dari Gerakan Literasi Sekolah di SD Negeri 1 Pandowan. Jenis penlitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan observasi, wawancara, studi dokumen, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah telah mencapai tahap pembiasaan, tahap pengembangan dan tahap pembelajaran. Dampak postitif dari pelaksanaan program tersebut yaitu sikap siswa yang menunjukkan ekosistem literat yang sangat tinggi, peningkatan pengetahuan berupa hasil belajar Bahasa Indonesia, dan kecakapan literasi melalui ketrampilan dari portofolio siswa.
Analisis Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Suhartono, Suhartono; Susiani, Tri Saptuti; Ngatman, Ngatman; Salimi, Moh; Hidayah, Ratna
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2172

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak diberlakukannya pembelajaran daring pada semua mata pelajaran, termasuk Bahasa Indonesia mencakup pengajaran keterampilan berbahasa, yang meliputi keterampilan mendengarkan, membaca, menulis dan berbicara. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menggali fakta tentang pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar pada masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah dasar se-Kabupatan Kebumen, Jawa Tengah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru telah merencanakan pembelajaran bahasa dengan baik, melaksanakan pembelajaran bahasa dengan baik, dan mengevaluasi pembelajaran bahasa dengan cukup baik melalui pemanfaatan media belajar online selama masa pandemic covid. Dengan demikian, pembelajaran bahasa indonesia di sekolah dasar pada masa pandemi berjalan dengan baik.
HUBUNGAN ANTARA KEMANDIRIAN BELAJAR DAN LINGKUNGAN BELAJAR DI SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN SEKECAMATAN KLIRONG TAHUN AJARAN 2021/2022 Nur Isnaeni; Susiani, Tri Saptuti; Chamdani, Muhamad
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v2i2.847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya: (1) hubungan kemandirian belajar terhadap hasil belajar IPA; (2) hubungan lingkungan belajar di sekolah terhadap hasil belajar IPA; dan (3) hubungan kemandirian belajar dan lingkungan belajar di sekolah terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasi berganda. Populasi penelitian ini berjumlah 725 siswa dengan jumlah sampel sebanyak 312 siswa yang dipilih secara acak dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat: (1) hubungan positif dan signifikan kemandirian belajar terhadap hasil belajar IPA (Sig. 0,000 < 0,05) dengan koefisien korelasi 0,461; (2) hubungan positif dan signifikan lingkungan belajar di sekolah terhadap hasil belajar IPA (Sig. 0,000 < 0,05) dengan koefisien korelasi 0,446; dan (3) hubungan positif dan signifikan kemandirian belajar dan lingkungan belajar di sekolah terhadap hasil belajar IPA (Sig. 0,000 <0,05) dengan koefisien korelasi 0,488. Berdasarkan analisis dan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan kemandirian belajar dan lingkungan belajar di sekolah terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar
Analisis Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Suhartono, Suhartono; Susiani, Tri Saptuti; Ngatman, Ngatman; Salimi, Moh; Hidayah, Ratna
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2172

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak diberlakukannya pembelajaran daring pada semua mata pelajaran, termasuk Bahasa Indonesia mencakup pengajaran keterampilan berbahasa, yang meliputi keterampilan mendengarkan, membaca, menulis dan berbicara. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menggali fakta tentang pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar pada masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah dasar se-Kabupatan Kebumen, Jawa Tengah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru telah merencanakan pembelajaran bahasa dengan baik, melaksanakan pembelajaran bahasa dengan baik, dan mengevaluasi pembelajaran bahasa dengan cukup baik melalui pemanfaatan media belajar online selama masa pandemic covid. Dengan demikian, pembelajaran bahasa indonesia di sekolah dasar pada masa pandemi berjalan dengan baik.
Evaluating the Impact of the DECIDE Model on Decision-Making Skills in Elementary Teacher Education Students in Indonesia Salimi, Moh; Hidayah, Ratna; Suhartono; Susiani, Tri Saptuti; Wahyono; Wahyudi, Achmad Basari Eko; Fajari, Laksmi Evasufi Widi
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 7 No. 3 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v7i3.84231

Abstract

The low level of decision-making skills among students poses a significant challenge in elementary teacher education programs. This study aims to evaluate decision-making skills using the DECIDE model among elementary teacher education students in Indonesia. The research employed a qualitative method with a case study design. The participants consisted of 70 students selected through purposive sampling. Data were collected using open-ended essay tests and non-test techniques, including participant observation and in-depth interviews. The results indicated that students' decision-making skills could be evaluated through the six stages of the DECIDE model: Define the Problem, demonstrated by the ability to define the problem and identify the main aspects requiring resolution; Establish the Criteria, reflected in the ability to establish relevant and objective criteria for evaluating potential solutions; Consider all the Alternatives, shown by the ability to assess all alternatives along with their advantages and disadvantages; Identify the Best Alternative, characterized by the ability to identify the best alternative based on the established criteria; Develop and Implement a Plan of Action, shown through the development of a structured action plan; and Evaluate and Monitor the Solution, demonstrated by continuous evaluation of the implemented solution. This study concluded that elementary teacher education students in Indonesia exhibit good decision-making skills based on the DECIDE model.
PENGUATAN KOMPETENSI GURU DALAM BIDANG PENDIDIKAN SENI MELALUI LESSON STUDY BERBASIS SEKOLAH DI SDIT AL-MADINAH KABUPATEN KEBUMEN Susiani, Tri Saptuti; Salimi, Moh; Suhartono, Suhartono; Suyanto, Imam
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.961 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i1.9288

Abstract

AbstrakSDIT menjadi alternatif lembaga pendidikan yang dipilih memperoleh pendidikan secara umum dan agama islam. Guru kelas di sekolah dasar, termasuk SDIT dituntut untuk terampil semua mata pelajaran sekolah dasar, termasuk mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK). Kenyataannya guru di banyak SDIT bukan berasal dari lulusan PGSD, sehingga merasa kesulitan mengelola mata pelajaran SBK. Guru kelas akhirnya menyerahkan tanggungjawabnya kepada guru mata pelajaran. Keadaan tersebut dialami pula oleh SDIT Al-Madinah, salah satu SDIT yang sudah memiliki nama baik di Kabupaten Kebumen. Tujuan pengabdian ini fokus pada: (1) kemampuan teoritis pendidikan seni; (2) kemampuan perencanaan pembelajaran seni; (3) kemampuan pelaksanaan pembelajaran seni dan evaluasinya. Hasil program pengabdian ini yaitu: (1) sebanyak 67,5% guru mengalami penguatan pengetahuan tentang pendidikan seni; (2) kompetensi merencanakan pembelajaran mengalami penguatan, khusunya keterampilan membuat indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi pokok, kegiatan pembelajaran dan penilaian; (3) kompetensi melaksanakan pembelajaran mengalami penguatan, khusunya kegiatan pengantar, demonstrasi, dan pembimbingan.Kata Kunci: Lesson Study, Kompetensi, Pendidikan Seni AbstractSDIT be an alternative educational institutions that have obtained education in general and Islamic religion. Teachers in primary schools, including SDIT required to skillfully all basic school subjects, including subjects of Arts and Skills (SBK). In fact teachers in many SDIT not come from the graduates of PGSD, so feel the difficulty of managing learning of SBK. Finally, Teachers handed-over responsibility to the subject teachers. The situation is also experienced by SDIT Al-Madinah, one SDIT who already has a good name in Kabupaten Kebumen. The purpose of this study to focus on: (1) the theoretical capability of art education; (2) the ability of the art lesson planning; (3) the ability of the art learning implementation and evaluation. The results of this dedication program, namely: (1) as much as 67.5% of teachers have gained knowledge of art education; (2) strengthening the competency to plan learning experience, especially the skill of creating indicators of achievement of competencies, learning objectives, subject matter, learning and assessment activities; (3) strengthening the competence of implementing the learning experience, especially the introductory activities, demonstrations and coaching.Keywords: Lesson Study, Competence, Arts Education
Peningkatan decision making pada siswa sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran problem-based learning Susiani, Tri Saptuti; Salimi, Moh; Purwanti, Ani; Hidayah, Ratna; Fauziah, Muna
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v13i1.18497

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini yaitu terdapat beberapa siswa yang ragu-ragu dalam menjawab permasalahan, minimnya integrasi decision making oleh guru dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, dan guru belum terlalu mengimplementasikan model Problem-Based Learning pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini yaitu untuk meningkatkan decision making serta menjelaskan kendala dan solusi dalam penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif antara peneliti dan guru kelas. Subjek penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri Jemur tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 26 siswa. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan non tes. Alat pengumpulan data menggunakan lembar evaluasi dan lembar wawancara. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan decision making menggunakan model Problem-Based Learning. Siklus I diperoleh bahwa terdapat 9 siswa cukup terampil dan 17 siswa terampil, sementara itu pada siklus II diperoleh bahwa terdapat 4 siswa terampil dan 22 siswa sangat terampil. Kendala dan solusi dalam pembelajaran dapat diatasi dengan baik. Maka, disimpulkan bahwa model Problem-Based Learning dapat meningkatkan decision making siswa kelas III Sekolah Dasar.   Improving decision-making in elementary school students through the application of the problem-based learning model   Abstract: The background of this research is that there are some students who are hesitant in answering problems, the lack of integration of decision making by teachers in the Civics learning process, and teachers have not really implemented the Problem-Based Learning model in Civics learning. The purpose of this research is to improve decision-making and explain the obstacles and solutions in implementing the Problem-Based Learning learning model. This research is a collaborative classroom action research between researchers and classroom teachers. The subjects of this study were teachers and third-grade students of Jemur State Elementary School in the 2023/2024 school year, totaling 26 students. The data used in this study are qualitative and quantitative data. The data collection techniques used were tests and non-tests. Data collection tools used evaluation sheets and interview sheets. The data validity test uses triangulation of sources and techniques. The analysis techniques used were data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that there was an increase in decision-making using the Problem-Based Learning model. In Cycle I, I obtained that there were 9 moderately skilled students and 17 skilled students, while in Cycle II, I obtained that there were 4 skilled students and 22 very skilled students. Obstacles and solutions in learning can be overcome well. So, it can be concluded that the Problem-Based Learning model can improve the decision-making of third-grade students.
Model Quantum Teaching berbantuan Media Konkret untuk Meningkatkan Hasil Belajar Seni Budaya dan Prakarya Siswa Susiani, Tri Saptuti; Wahyudi, Wahyudi; Arifin, Rizal Naufal; Salimi, Moh
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5349

Abstract

Kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran SBdP SD mendorong perlunya penerapan model pembelajaran inovatif guna meningkatkan hasil belajar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk untuk meningkatkan hasil belajar SBdP melalui penerapan model quantum teaching dengan media konkret. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah 18 siswa kelas III yang terdiri dari 2 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan serta satu guru kelas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model quantum teaching dengan media konkret dapat meningkatkan hasil belajar SBdP pada kelas III. Hal tersebut dapat dilihat dari persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I = 77,77, siklus II = 88,88%, dan siklus III = 94,44%. Simpulan penelitian ini yaitu penerapan model quantum teaching dengan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran SBdP.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Achmad Basari Eko Wahyudi Aditya Aldi Pamungkas Agung Pambudi Agustin, Nely Rosyalina Akmal, Alfian Zainul Ali Djamhuri Aliffah Aliffah Alya Zuhdiyanti Amiliyah Amiliyah Ana Nur Fajriyati Andini, Mila Esa Ani Purwanti Arifin, Rizal Naufal Arina Firdaningrum Arsy, Rahma Auliya Arum Banarsari Atika Dwi Nursanti Aulia, Rahma Futri AULIYA ARSY, RAHMA Ayu Setiya Munika chamdani, muhamad Darobi, Akhmad Desti Maya Windasari Desy Widya Astuti Diah Palupi Dian Candra Wati Diana Roshy Dita Pratiwi Dwi Puji Lestari, Dwi Puji Dyah Anis Nuresti Efendi, Astika Rizkiana Ellie Syafitri Erlin Wahyuningasti Ernawati, Fitri Evariantie Kusumawardhany Fadila, Hanifah Imannur Fadiyah, Hana' Fajari, Laksmi Evasufi Widi Fakhrul Sani Fathia Qothrunnada Nurrohima Fauziah, Muna Fauziah, Syifa Fitri, Hardhina Renata Fitriana, Arbangatun Fityan Ferry Sukma P. Hanaan Rofiiqoh Hasna Nur Hanifah Heni Pratiwi Herlina Herlina Herra Safari Putri Apriliana Hesti Hidayati Hidayanti, Fahni Hulwatun Niswah Ikhwana, Sari Imam Suyanto Ingtiarti Ingtiarti Intan Permatasari Irfan Fadilah Irfan Yoni Tama Irma Kumala Sari Isna Putri Utami Isnaeni Aprilia Kartikasari Ivo Anggriani Uzi Sabrina Izzatul Ma&#039;rifah Jayawarsa, A.A. Ketut Joharman Joharman Joharman Joharman Joharman Karsono Karsono Karsono Karsono Kartika Chrysti Suryandari Khafidatun Nafi’ah Khafidhatun Nafi&#039;ah Khanasah, Noviatun Khasanah, Wahyu Khimatun Nafilah Kurnia Indrawati Laely Rizki Amalia Lala Ayu Fauzia Laras Tantifah Latifah, Sholehatun Leny Retno Indriani Liftahul Sekar Aji Mahta, Hafika Nuri Mar&#039;atu Sholiah Mar’atus Sholihah Maulida Ajeng Priyatnomo Maulida Ajeng Priyatnomo Maulidyanawati Aqmarina Ma&#039;ruufah Moh Salimi Muh Chamdani Muhamad Chamdani Muhamad Chamdani Muntafi&#039;ah Risqi Kurniawati Murwani Dewi Wijayanti, Murwani Dewi Ngatman, Ngatman Nur Isnaeni Nur Isnaeni Nur Sangadah Nur Ulil Absoriah Nur Widia Ningsih Nurjihan Hasanah Nurohmah, Fatia Palupi, Bening Sri Prabaningrat, Fonda Hidayah Pratiwi, Iska Ayu Prihatin, Wiwit Priyatnomo, Maulida Ajeng Pusaka, Semerdanta Putri, Shela Nonda Rachma, Lhinatul Arivvia Rahayu, Puji Dwi Rahma Arifah Ludfiani Rahma Auliya Arsy Rahmadhani, Frizky Rahmahwati Rahmahwati Rahmasari, Hanidya Rahmatin, Dwi Ana Indra Rahmawati, Annisa Fajar RAKASIWI, INTAN Ratna Hidayah Ridha Assyifa Nisatulloh Rifda Aulia Rahmawati Rimba Nadi Putantri Rizki Kurnianto Rizky Eka Oktavia Rokhmaniyah Rokhmaniyah, Rokhmaniyah Rosyda, Annisa Luthfiyatur S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sa'diyah, Awalus Sabrina Ayunani Salma, Muthiah Salsabila, Hana Santoso, Akhmad Yusron Sari, Apriliani Indah Septiani, Qori Sholihah, Annis Fathimatus Sholikhah, Alsafina Maratus Siska Fitri Purbayani Siswahyudianto Siti Aminah Siti Fatimah Siti Nurhayati Siti Rochmah Fitria Solly Aryza Sri Etika Sari Steffina Indri Hapsari Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono, Suhartono Sulistianingsih Sulistianingsih Syamsul Arifin Tantifah, Laras Tiyar Okti Indriati Tiyara Mahardini Tri Yuniantari Redyoningrum Tria Mugi Safitri Triyono Triyono Ummah, Hafidlotul Utomo, Hasto Vena Nur Litasari Wahyono Wahyono Wahyono Wahyono Wahyono Wahyu Khasanah Wahyu Retnoningsih Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wati, Monalisa Darma Wati, Suci Anggar Wiwin Setiyaningsih Yoga Yuniadi Yunia Nur Arifah Zahara Nur Oktaviani Zahrotun Nafi