Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Kepuasan Kerja Melalui Penerapan Pembelajaran Dalam Media Sosial Bagi Guru Pendidikan Agama Kristen Chris Pasuhuk; Bernadetha Nadeak; Djoys Anneke Rantung; Lamhot Naibaho
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 8 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7865621

Abstract

Job satisfaction encourages employees to increase performance, commitment to the organization, reduce absenteeism and increase interest in the profession. It is equally important in the private and public sectors, in developed and developing countries and is an important issue to be considered in educational institutions. Learning in social media is a relatively new theory compared to other learning theories. Learn through interaction with a community of experts and fellow learners. Communication between participants relies on social networking media such as online discussions, blogging, vlogging and text messaging. As we know, there are a lot of social media that are currently used by people, especially Indonesia, namely Facebook, Twitter, Google+, LinkedIn, Instagram, Pinterest, Tiktok, Youtube and others. To apply learning in social media we must pay attention to the features that can be used from each of these social media so that they can support a learning process. Then, determine which social media is suitable for the learning process you want to build. Learning in social media, there are many ways to interact between teachers and students with the presence of educational technology in the digitalization era. Likewise social media learning can support and be useful in improving the quality of teaching staff and their job satisfaction and advanced learning for Christian religious education
Mendengarkan dan berbicara untuk berkomunikasi: apa yang guru lakukan dan siswa pelajari dari penilaian kelas Agus Syahrani; Dedi Ari Asfar; Indra Perdana; Petrus Jacob Pattiasana; Bernadetha Nadeak
Jurnal Komunikasi Profesional Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.992 KB) | DOI: 10.25139/jkp.v5i4.3908

Abstract

Choosing the right learning media during the Covid-19 pandemic is very important. Students are helped in understanding the learning material delivered with learning media, even though they are studying at home. The purpose of this study is to find out how Edmodo as a medium is used in teaching and learning activities. This research is a research that uses a qualitative approach and uses a phenomenological method to students and teachers. The conclusion obtained in this study is that the communication that occurs between teachers and students in Edmodo takes place effectively through the delivery of material that is easily understood by students.
Mathematics teacher competency analysis during online learning Jitu Halomoan Lumbantoruan; Bernadetha Nadeak
International Journal of Trends in Mathematics Education Research Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.066 KB) | DOI: 10.33122/ijtmer.v5i2.132

Abstract

This study aims to find out where the difficulty of teacher competence is when implementing online mathematics materials. When online learning mathematics material, many students complain and get low learning outcomes. There are 92% of students have difficulty learning mathematics online. The basis of this problem needs to be analyzed where the difficulty of mathematics teacher competence in online learning. Data collection techniques with observations and shared instruments. The analysis is done by presenting the data, reducing it, and drawing conclusions. Results, 1) Online learning with the 2013 curriculum is still 95%. 2) There is no preparation and only the provision of package books. Student assessment of professional teacher competence 62% disagree and 45% pedagogically disagree, this disagreement is because the module was not prepared by the teacher himself. 3) 57, 14% disagree with the assessment method, the material being tested is more difficult than what is taught, and this is the cause of low learning outcomes. 4) Difficulty operating media, writing symbols, proving, explaining concepts, internet network, and correcting assignments. In conclusion, the difficulty lies in teachers with pedagogical competence with minimal learning aids and professional competence who cannot explain concepts in the media and are not assisted by self-made modules.
Memahami manusia sebagai makhluk paradoksal dalam praktik Pendidikan Agama Kristen Noh Ibrahim Boiliu; Bernadetha Nadeak
Te Deum (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 12 No 2 (2023): Januari-Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v12i2.209

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan sifat paradoks manusia dalam praktik pendidikan. Manusia sebagai makhluk paradoksal adalah makhluk yang bebas namun bertanggung jawab, yang berarti bahwa manusia tidak hanya bergantung dan ada untuk dirinya sendiri, tetapi juga ada secara independen sambil terhubung atau bergantung pada orang lain. Hal ini menegaskan bahwa manusia adalah makhluk sosial. Kesadaran manusia sebagai makhluk sosial paradoks mempengaruhi pandangan mereka tentang hubungan antara manusia. Metode deskriptif analitis digunakan dalam menganalisis artikel untuk mensintesis dan menarik kesimpulan. Dalam kegiatan ini, baik guru dan murid memberi diri mereka untuk terlibat dan belajar bersama. Guru memberikan waktu, energi, dan kompetensinya, sementara murid memberikan diri mereka untuk diajarkan dan bersedia mengikuti petunjuk dan arahan guru. Kesadaran atas tanggung jawab peran dan tugas masing-masing membawa kehangatan ke dalam kegiatan belajar mengajar. Hal ini hanya dapat terjadi jika kedua belah pihak saling bergantung dan menyadarinya.
Pengukuran Kinerja dan Manajemen Pendidikan Agama Kristen Panuturi Sitompul; Bernadetha Nadeak; Lamhot Naibaho
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.529 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i1.11127

Abstract

Sistem pengukuran kinerja diperlukan untuk mengetahui pencapaian organisasi atas tujuan dan misi organisasi/program. Kinerja dan Pengukuran akan diproses dalam managemen. Secara umum, Manajemen kinerja adalah suatu kegiatan manajerial yang bertujuan untuk memastikan bahwa sasaran organisasi sudah tercapai sesuai harapan tentunya melalui cara-cara yang efisien dan efektif. Kinerja merupakan suatu hasil kerja yang diperoleh oleh individu pada syarat pekerjaan tersebut . atau dengan kata lain kinerja sebagai hasil yang baik secara kualitatif dan kuantitas yang telah dicapai oleh individu atau seorang bawahan dalam melakukan tanggung jawabnya terhadap pimpinan tempatnya bekerja. Manajemen kinerja adalah sebuah proses untuk menetapkan apa yang harus dicapai dan pendekatannya untuk mengelola dan pengembangan manusia melalui suatu cara yang dapat meningkatkan kemungkinan bahwa sasaran akan dapat dicapai dalam jangka waktu tertentu baik pendek maupun panjang. Kinerja adalah karya dan buah dari pekerjaan dan pelayanan juga menjadi sesuatu yang berharga dalam Pendidikan Agama Kristen. Dalam manajemen dan konsep serta penerapannya dapat menggunakan sistim dan manajemen pendidikan umum.
Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Untuk Pencehagan Perundungan Udin Firman Hidayat; Bernadetha Nadeak; Lamhot Naibaho
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10326

Abstract

Perundungan merupakan isu penting yang masih terus menerus terjadi hingga saat ini. Perundungan seringkali dilakukan baik oleh sesama teman maupun oleh orang yang lebih tua terhadap korban yang memiliki posisi lebih rentan. Perundungan dapat terjadi karena berbagai faktor termasuk kegagalan manajemen pendidikan dalam menjalankan peran dan fungsinya. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kepustakaan, penelitian ini dilakukan untuk mengupayakan peran PAK dalam mencegah perundungan. Penelitian dilakukan dengan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang dielaborasikan dalam pola manajemen pendidikan. Melalui penelitian ini dihasilkan sebuah projek yang relevan untuk mencegah perundungan dengan penyadaran akan keberadaan manusia sebagai ciptaan yang unik.
Peran Kepala Sekolah Dalam Mewujudkan Budaya dan Iklim Sekolah Jimson Sitorus; Bernadetha Nadeak; Lamhot Naibaho
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11566

Abstract

Mutu pendidikan sangat ditentukan oleh berbagai faktor yang mempengaruhinya seperti sistem, sumber daya, pembiayaan, manajemen, dan lain-lain. Upaya pembaharuan harus terus dilakukan demi tercapainya tujuan pendidikan yang bermutu. Namun demikian, pada sekolah tertentu, terkadang belum mencapai mutu yang dikehendaki sesuai standar. Kemampuan manajerial merupakan salah satu faktor penting agar tercapai mutu pendidikan. Berdasarkan masalah ini, tujuan penelitian dalam tulisan ini adalah untuk menganalisis peran kepala sekolah sebagai manajer dalam menciptakan budaya dan iklim sekolah. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah kualitatif yang berdasarkan pendekatan literature atau studi kepustakaan. Setelah menguraikan pembahasan tentang kepala sekolah, budaya, dan iklim sekolah, ditemukan hasil penelitian bahwa, budaya dan iklim sekolah merupakan upaya yang muncul dari kepala sekolah. Dialah figur penting agar tercipta budaya dan iklim dalam sebuah sekolah, yaitu pembiasaan dan suasana yang baik dan positif untuk mendorong semangat kerja dari para pendidik dan tenaga kependidikan. Bukan hanya itu, budaya dan iklim sekolah juga merupakan pembentukan karakter melalui pembiasaan dan perwujudan sekolah yang kondusif sehingga para peserta didik mendapatkan pembelajaran secara kondusif.
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA MATERI LOGARITMA DIBANTU MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW Jitu Halomoan Lumbantoruan; Evi Deliviana; Hotmaulina Sihotang; Bernadetha Nadeak
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7957

Abstract

Hasil belajar diperoleh siswa dalam matematika tidak bisa dilepaskan dari peran guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran, mempersiapkan materi, implementasi, melakukan penilaian dan mengevaluasi proses pembelajaran. Namun fakta, hasil belajar logaritma masih rendah. Salah satu penyebab rendahnya hasil belajar logaritma, karena guru tidak menyusun materi secara mandiri. Fakta lain, Nilai mean belajar siswa saat observasi 74, 80 di bawah kriteria ketuntasan minimal 75. Adanya kesenjangan antara teori dan realita di lapangan menjadi urgen dilakukan penelitian. Tujuan dari penelitian adalah untuk menghasilkan modul logaritma yang memenuhi kriteria praktis dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi logaritma. Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model analyze, Design, Develop, Implementasi dan Evaluasi (ADDIE). Subjek dan objek penelitian sekolah menengah atas dan siswa berjumlah 32. Teknik pengumpulan data dengan instrumen penilaian kepada ahli materi, guru dan memberikan tes kepada siswa saat uji coba kelompok kecil dan ujicoba kelompok besar. Teknik analisis dengan validasi ahli materi, guru dan siswa. Para validasi menilai instrumen dengan memberikan skor dari 1-5 terhadap instrumen. Hasil tes siswa dianalisis dengan melihat kepraktisan dan keefektifan melalui hasil mean individual dan mean klasikal. Hasil validasi ahli materi, guru matematika dan siswa memberikan penilaian 92. 35%, 91, 45% dan 95.81%, dalam kategori sangat baik. Hasil belajar diperoleh siswa yang dibantu modul logaritma saat pos-tes 90.28 dan hasil siswa yang tidak menggunakan modul adalah 68.40 dengan selisih 25. 48. Kesimpulan, modul matematika materi logaritma ini sudah praktis, efektif dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan
The Influence of Science Comics Learning Media and Problem-Based Learning Methods on the Effectiveness of Support Solution Learning for Students of SMAN 1 Toraja Utara Sulpa Dewi Rantetampang; Bernadetha Nadeak; Mesta Limbong
International Journal of Educational Management and Innovation Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/ijemi.v4i3.8417

Abstract

Education is one of the spearheads of a country's success. In education, the teacher is the spearhead; for this reason, the teacher must continue to improve himself to innovate and be creative in presenting the material being taught so that learning objectives can be adequately achieved. One is in chemistry learning, which must motivate students to continue developing critical thinking skills. For this reason, through this thesis, the writer will examine "The Influence of Science Comic Learning Media with MethodsProblem Based Learning on the Effectiveness of Buffer Solution Learning for SMAN 1 Toraja Utara students. This type of research is correlational and aims to determine the effect of Science Comics and Method media Learning as the independent variable on the effectiveness of learning as the dependent variable. The population of this study were students in class XI of the Mathematics and Natural Sciences Department of SMAN 1 Toraja Utara for the academic year 2022/2023, which consisted of 3 classes with a total of 96 students. The sample was taken randomly with 77 students using the Solvin formula N = n/N (d)2 + 1.  The effect of comic and media methods problem-based learning on the effectiveness of learning using a questionnaire from student observations on teacher teaching activities. The data obtained were analyzed based on descriptive analysis.
Evaluation of Merdeka Belajar program of the Kampus Merdeka Bernadetha Nadeak
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 9, No 2 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020232718

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka, hereinafter referred to as MBKM. Provide opportunities for students and lecturers to strengthen student-based learning programs. This program also supports students’ soft skills in their learning process, to improve graduates' competencies, both soft skills and hard skills, so that they are more prepared and relevant to the needs of the times, preparing graduates to become superior future leaders of the nation. This paper aims to evaluate the implementation of this program in teaching and learning activities to improve the quality of education. This research was conducted using a quantitative approach. Data collection was carried out by distributing questionnaires through online surveys. Descriptive statistical analysis was used to analyze the data. The results of the study show that students who have participated in the MBKM program provide benefits such as each student can re-explore themselves to find what they like, what they want to develop even more, and what they want to make or create according to their interests and their talents. also provides additional competencies in solving problems, improving soft skills, job search competencies, and post-college preparation competencies. As for the lecturer himself, the lecturer must be able to interfere with himself (self-disruption), continue to improve their competence from time to time (long-life learner) to be able to become a "companion" for students towards the gateway to the real world of work success and Lecturers are required to have competencies that will be "inherited" to students and have experience in coaching the MKBM program for students, as well as having expertise in designing Postgraduate Learning Outcomes and converting the Semester Credit System.
Co-Authors Abdul Rosid Aden Sutiapermana Aden Sutiapermana Agus Syahrani Agus Syahrani Ali Zaenal Abidin Ambarwati, Riris Anik Lestariningrum Ardhana Januar Mahardhani Ardhana Januar Mahardhani Ari Ratnadi, Ni Nyoman Arniati Batu Sumbung Asfar, Dedy Ari Atep Jejen Atep Jejen Audra Jovani Bambang Widodo Benhur Samaloisa Bincar Nasution Bintang R. Simbolon Bob Foster Bona Simanungkalit Carmen Siagian Cheri Surina Ita Chris Pasuhuk Citra Puspa Juwita Citra Puspa Juwita Dameria Sinaga Dameria Sinaga Daniel Desianto Pasedan Decmoon Destine Dedi Ari Asfar Djoys A. Rantung Djoys Anneke Rantung Elferida Sormin Elsudarma Santi Helena Elya Emma Monica Siahaan Esther Bessie Eva Magdalena Silalahi Evi Deliviana Flowrent Natalia Marpaung Formas Juitan Lase Girang Razati, Girang Hady Sofyan HANDAYANI Hardiyanti, Nurul Rida HOTMAULINA SIHOTANG Hotner Tampubolon Hutari Puji Astuti Imelda Butarbutar Indah Novitasari Indra Perdana Indra Perdana Intan Prastihastari Wijaya Ir. Tarsicius Sunaryo, M.A., Ph.D Ita Musfirowati Hanika Ita Musfirowati Hanika Ita, Cheri Surina Izlan Sentryo Izlan Sentryo Izlan Sentryo Jejen, Atep Jemorang, Servasius S. Jihan Jimson Sitorus Jitu Halomoan Lumbantoruan Junita Tandirenggo Kailola, Lisa G. Kogoya, Willius Ktut Silvanita Mangani Lamhot Naibaho Limbong, Mesta Lisa G. Kailola Lukman Samboteng Lumbantoruan, Jitu Halomoan Manahan Tampubolon Manotar Tampubolon Marthina Mini Marthina Mini Mesta Limbong Miftahus Surur, Miftahus Miswanto Mita Yesyca Mompang L. Panggabean Muh. Zuhdy Hamzah Muhammad Deni Johansyah Muhammad Nuzli Naibaho, Lambot Naibaho, Lamhot Napoleon Sinaga Ni Made Rianita Noh Ibrahim Boiliu Nurul Rida Hardiyanti Nurul Rida Hardiyanti Nuzli, Muhammad Panuturi Sitompul Pattiasina, Petrus Jacob Petrus Jacob Pattiasana Petrus Jacob Pattiasina Praing, Debora Inda Violita Priatna, Isep Amas PRIHANTINI Prihantini Prihantini Primo, Alex Purba, Sudiarjo Puri Pramudini Rachman, Reza Saeful Rantung, Djoys Anneke Ratni Remme Reso Johanes Sofyan Reyta, Fitriani Rhyno Febriyanto Rosmalina Kemala Rosmalina Kemala Rospita A. Siregar Rospita Siregar Rukmini, Ai Samaloisa, Benhur Sidabutar, Nerti Silvanita, Ktut Simbolon, Bintang Siregar, Rospita A Sofyan, Hady Soziduhu Gulo Subandi, Yeyen Sudung O Pardede, Sudung O Sulpa Dewi Rantetampang suparjan suparjan Surya Ningsih Manguma Susan Purnama Susilo Susilo Tampubolon, Manahan Tekat Sukomardojo Tewu, Denny Udin Firman Hidayat William J. Iskandar Wiryadinata, Halim