Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Tingkat Kerusakan Jalan dengan Metode PCI pada Ruas Jalan Tondasi-Wamengkoli (Desa Lakanaha, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat) Wa Ode Oga; Siti Nurjanah Ahmad; Mappa Nashrun; Try Sugiyarto Soeparyanto; Sulha Sulha; Anafi Minmahddun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v7i4.28216

Abstract

Kerusakan jalan yang terjadi di berbagai daerah merupakan permasalahan yang sangat kompleks. Kerusakan tersebut mengakibatkan kerugian, seperti waktu tempuh semakin lama, kemacetan, kecelakaan lalu-lintas dan lain-lain. Nilai kondisi jalan ini nantinya dijadikan acuan untuk menentukan jenis program evaluasi yang harus dilakukan, apakah itu program peningkatan pemeliharaan berkala atau pemeliharaan rutin.  Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah Untuk mengetahui kondisi dan jenis-jenis kerusakan apa saja yang terjadi pada ruas jalan Tondasi-Wamengkoli (Desa Lakanaha, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat),Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya kerusakan permukaan jalan pada ruas jalan Tondasi-Wamengkoli khususnya di desa Lakanaha Kecamatan Wadaga Kabupaten Muna Barat, Untuk mengetahui cara menanggulangi kerusakan permukaan jalan yang terjadi.  Dari data yang diperoleh melalui penelitan dilapangan dan dianalisa menggunakan metode PCI (Pavement Condition Index) sehingga diperoleh kondisi kerusakan jalan dalam kondisi baik (good) dengan nilai PCI adalah 63,6. Jenis-jenis kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Tondasi-Wamemgkoli (Desa Lakanaha, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat) yaitu lubang, tambalan, retak pinggir, retak kulit buaya, pelepasan butir, benjol dan bahu turun. Pada ruas jalan Tondasi-Wamengkoli yang mendominasi jenis kerusakan terbanyak adalah jenis kerusakan lubang, dimana dari hasil penelitian terdapat sebanyak 39 kerusakan lubang.Faktor penyebab utama kerusakan jalan adalah tidak berfungsi atau tidak adanya drainase.Untuk menanggulangi kerusakan jalan dapat di lakukan dengan cara penambalan lubang (patch), melapis retakan (crack sealing), penutupan permukaan, lapisan tambahan, recycle, dan rekostruksi. Karena penyebab utama kerusakan adalah tidak adanya drainase maka perlu adanya pembangunan drainase agar mengurangi adanya kerusakan jalan.
Optimalisasi Penggunaan Alat Berat Pada Proyek Preservasi Jalan Wawotobi (Bts. Unaaha)-Pohara Rustam Rustam; Try Sugiyarto Soeparyanto; Nasrul Nasrul
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v6i3.28759

Abstract

Pembangunan jalan pada ruas jalan Amosilu, Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe merupakan jalan penghubung antar Kabupaten Konawe dan Kota Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi penggunaan alat berat pada proyek preservasi Jalan Wawotobi (batas Unaaha)-Pohara pada item pekerjaan lapis pondasi agregat kelas A. Alat berat yang diteliti adalah wheel loader, dump truck, motor grader, vibrator roller dan water tank truck. Perhitungan Analisa produktivitas alat berat mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 28 Tahun 2016 Bidang Bina marga. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada pekerjaan Lapis pondasi agregat kelas A, 1 unit wheel loader bekerja selama 8 hari dan alat yang digunakan 16 unit alat dump truck, 1 unit alat motor grader, 1 unit alat vibrator roller, 1 unit alat water tank truck.
Pembelajaran kepada Masyarakat Perkotaan Tentang Strategi Mereduksi Urban Heat Island di Kota Kendari Nurgiantoro; Jahidin; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Try Sugiyarto Soeparyanto; Ode Agus Salim Mando; Zakiah Uslinawaty; Wa Kuasa Baka; Armayanti Aris
Sewagati Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.736 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i4.272

Abstract

Pembentukan pulau panas atau dikenal dengan istilah urban heat island (UHI) merupakan fenomena iklim mikro di suatu wilayah perkotaan yang formasinya dipengaruhi oleh kepadatan penduduk, geometri perkotaan, penggunaan lahan dan tutupan lahan. Potensi UHI di wilayah perkotaan sangat signifikan tak terkecuali di Kota Kendari yang pertumbuhan penduduk, serta aktifitas pembangunan di wilayahnya meningkat pesat tiap tahunnya. Pemahaman masyarakat tentang fenomena tersebut pun masih kurang dan juga belum menyadari pentingnya mitigasi kebencanaan akibat perubahan iklim. Program kemitraan masyarakat (PKM) yang dikemas dalam bentuk pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam strategi mereduksi UHI. Pencapaian tujuan dilakukan dengan metode pembelajaran kepada masyarakat melalui ceramah/diskusi secara langsung, serta kegiatan aksi penanaman vegetasi tipe pohon pada wilayah yang memiliki indeks vegetasi < 0.5. Hasil PKM menunjukkan meningkatnya antusiasme mitra sasaran dalam kegiatan pembelajaran strategi mereduksi UHI melalui rekaya vegetasi tanaman dari tipe pohon, semak, dan rumput, dan melalui rekayasa pewarnaan bangunan seperti penggunaan warna cat yang kurang menyerap panas serta pembelajaan tentang konsep vertical garden. Sedangkan dalam kegiatan aksi penanaman vegetasi tipe pohon, tim dan mitra berhasil menanam sebanyak 30 bibit pohon trembesi di tepi dan median jalan. Pohon-pohon tersebut nantinya akan menjadi sumber vegetasi yang mampu mengurangi efek UHI.
Analisis Kebutuhan Ruang Parkir dan Penataannya pada RSUD Kabupaten Bombana Riswandi Riswandi; Try Sugiyarto Soeparyanto; Ridwansyah Nuhun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 4 (2021)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v6i4.35482

Abstract

Akibat fasilitas dan areal parkir yang kurang memadai di RSUD Kabupaten Bombana mengakibatkan banyaknya kendaraan yang tidak tertata dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kebutuhan ruang parkir pada RSUD Kabupaten Bombana. Metode dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan survey data primer berupa pencatatan kendaraan yang masuk keluar dari parkiran, kendaraan yang parkir dibadan jalan dan kendaraan yang telah terparkir sebelumnya. dan survey data sekunder berupa permintaan data tenaga pekerja dan staf. Hasil analisis kebutuhan lahan parkir kendaraan roda dua untuk memenuhi kondisi lahan parkir existing adalah sebanyak 30 petak parkir atau seluas 45 M2 dan untuk lahan parkir roda empat sebanyak 14 petak parkir atau seluas 180 M2 dan pada 5 tahun mendatang kendaraan roda dua membutuhkan 312 M2 sedangkan untuk kendaraan roda empat sebesar 975 M2.
Analisa Tingkat Kepuasan Pelanggan Terhadap Jasa Terminal Pelabuhan Nusantara Kendari (Studi Kasus Pelabuhan Nusantara Kendari) Ferdiansyah Ferdiansyah; Adris Ade Putra; Try Sugiyarto Soreparyanto; Fitriah Fitriah
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v8i1.28763

Abstract

Moda transportasi laut merupakan transportasi yang menghubungkan antar pulau di Indonesia. Transportasi yang aman, nyaman dan ekonomis menjadi harapan seluruh masyarakat. Pelabuhan penyeberangan nusantara Kendari merupakan salah satu pintu gerbang dalam pertukaran komoditas dan tempat penyeberangan bagi Masyarakat setempat. Pelabuhan ini dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) cabang Kendari di bawah pengawasan pemerintah setempat yaitu Dinas Perhubungan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, yang merencanakan angkutan penyeberangan barang dan jasa yang berupaya untuk memberikan pelayanan sebaik mungkin pada pihak pengguna jasa. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan analisis metode IPA, pengaruh pelayanan dalam dimensi Kehandalan (Reliability), Ketanggapan (Responsiveness), Penampilan Fisik (Tangible) dan Kepastian (Assurance), masing-masing meimiliki tingkat kesesuian diatas 50%
ANALISIS PERKERASAN LANDAS PACU BANDAR UDARA MATAHORA WAKATOBI SULAWESI TENGGARA I Gede Wira Prayuda; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Try Sugiyarto Soeparyanto
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v8i1.35774

Abstract

Bandara Matahora memiliki panjang landasan 2000 meter x 45 meter dengan kekekerasan landasan (PCN) 33 F/B/X/T yang mampu didarati pesawat terbesar yaitu ATR 72-500/600. Selain itu, fasilitas sisi udara lainnya yang dimiliki seperti, taxiway 107 meter x 23 meter, apron 110 meter x 85 meter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapakah tebal perkerasan runway yang dibutuhkan dengan menggunakkan metode CBR dan FAA dibandara matahora. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data California Division Of Highway (CBR), Data lalu lintas Angkutan Udara, dan Jadwal Penerbangan. Kemudian dari data tersebut dianalisis tebal lapisan perkerasan runway menggunakan metode CBR dan FAA. Hasil dari analisis tebal perkerasan runway pada Bandara matahora untuk perencanaan 15 tahun (2023-2037) dengan metode CBR menghasilkan tebal lapisan permukaan 14 cm, pondasi 23 cm dan pondasi bawah 59 cm. Sedangkan dengan metode FAA meghasilkan tebal lapisan permukaan 10 cm, pondasi 27 cm, dan pondasi bawah 61 cm.
Pelatihan Pengelasan Pembuatan Alat Penuang Galon Dalam Meningkatkan Hard Skill Siswa Smk Satria Arman Faslih; St Nawal Jaya; Try Sugiyarto Soeparyanto; Ainussalbi Al Ikhsan; Jumadil Nangi; Aminur Aminur; Suharjito Suharjito; Andi Indarwangi; Arif Munandar; Oscar Ade Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v5i1.43155

Abstract

Bidang ekonomi kreatif yang dipilih dalam kegiatan KKN Tematik ini adalah bidang pengelasan logam dikarnakan pengelasan sangat berpotensi untuk dijadikan wirausaha kedepan yang sangat menguntungkan.maka dari itu dalam kegiatan KKN Tematik sebagai bentuk pemberdayaan siswa SMK SATRIA untuk meningkatkan keterampilan pengelasan sebagai sarana yang strategis dalam membuat produk kerajinan dari hasil keterampilan logam baerupa pembuatan alat penuang air galon.dalam kehidupan sehari hari manusia membutuhkan air putih sebanyak 8 liter air.maka dari itu banyak masyarakat yang membeli air galon.galon pada umumnya di tempatkan pada dispenser yang tingginya kurang lebih 90-100 cm.pengguna harus mengangkat galon yang beratnya kurang lebih 18 kg.pengangkatan galon seberat 18 kg ini dapat berpotensi menimbulkan cidera pada pinggang.maka dari itu kami merancang alat penuang air galon yang cukup sederhana dan pengguna tidak harus lagi mengangkat galon yang beratnya 18 kg.
PENDAMPINGAN SURVEY DAN ASESSMENT KERUSAKAN DRAINASE PADA SISI JALAN BELIMBING DAN JALAN DURIAN KELURAHAN ANDUONOHU-KOTA KENDARI Ahmad Syarif Sukri; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Siti Nurjanah Ahmad; Nasrul Nasrul; Muh. Thahir Azikin; Sulha Sulha; Try Sugiyarto Soepariyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v5i1.43161

Abstract

Kondisi ruas jalan Belimbing dan jalan Durian di Kelurahan Anduonohohu secara keseluruhan berada di daerah dataran dekat dengan lapangan dan perumahan, kondisi drainasenya dipengaruhi oleh faktor lingkungan setempat seperti aliran drainase, topografi, kondisi tanah, kondisi material dan kondisi beban kendaraan yang melintasi ruas jalan tersebut. Drainase jalan yang baik harus mampu mengatur debit air yang masuk kedalam saluran, sehingga laju air dapat terkendali. Untuk mengendalikan air saluran samping jalan, kemiringan melintang dan memanjang sangat berpengaruh. penampang memanjang dari saluran drainase air dapat diatur pendistribusian air dan kemana arah air dibuang. Kemudian saluran samping berfungsi untuk menampung debit air untuk didistribusikan. Tujuan dari Pendampingan survei dan assessment ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan drainase (saluran samping) di sepanjang Jalan Belimbing dan jalan Durian Kelurahan Anduonohu, juga untuk mengkaji sistem pembuangan air hujan dan air limbah masyarakat yang langsung masuk ke drainase samping jalan untuk menunjang pengembangan kebijakan tata kelola sistem drainase yang bersih dan berkesinambungan serta merekomendasikan sistem Pengelolaan dan bangunan/konstruksi drainase yang kuat, berfungsi dengan baik efektif dan efisien. Pendampingan ini menghasilkan data survey kerusakan drainase dan assessment pada sisi ruas jalan Belimbing dan jalan Durian Kelurahan Anduonohu dengan dimensi saluran drainase yang tidak seragam, konstruksi bangunan tidak sesuai dengan standar SNI dan Dep PU, kemiringan saluran drainase tidak sesuai lagi karena banyak terdapat sedimen kemudian Saluran drainase sebagian besar tersumbat yang cukup parah akibat sampah dan sedimen serta saluran drainase dibawah trotoar yang tidak memiliki inlet sehingga air menggenangi pada badan jalan.
IDENTIFIKASI KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODESSURFACE DISTRESS INDEX (SDI) (STUDI KASUS: JALAN BELIMBING ANDUONOHU KECAMATAB POASIA KOTA KENDARI) Suratman Aldin; Try Sugiyarto Soeparyanto; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v8i3.35702

Abstract

AbstractBelimbing Anduonohu Road, Poasia District, Kendari City is a local road with a total length of 1.5 km. The purpose of this research is to identify the type of road pavement damage using the SDI Method, determine the value of road surface conditions, provide solutions to road damage. This research method is using the Surface Distress Index (SDI) method and the length of the segment is 100m. The results of this study are that there are 4 elements of damage, namely the percentage of crack area, crack width, number of holes, depth of ruts. With the SDI value obtained, it has an average value of 51 which is included in the value range of 50 - 100 for moderate road conditions, with the worst level of damage found in segment II, with an SDI value of 245 severely damaged conditions, while the lowest value is in segment VII with an SDI value of 0 good conditions. So the way to handle it for moderate conditions is to immediately repair it with maintenance handling. While in severely damaged conditions it can be repaired with periodic maintenance and reconstruction.AbstrakJalan Belimbing Anduonohu Kecamatan Poasia Kota Kendari merupakan jalan lokal dengan panjang keseluruhan 1,5 km, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis kerusakan pekerasan jalan dengan menggunakan Metode SDI, mengetahui nilai kondisi permukaan jalan, memberikan solusi pada kerusakan jalan. Metode Penelitian ini adalah menggunakan metode Surface Distress Indeks (SDI) dan Panjang persegmennya yaitu 100 m. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 4 unsur kerusakan yaitu Persentase luas retak, lebar retak, jumlah lubang, kedalaman bekas roda. Dengan nilai SDI yang di dapatkan yaitu memiliki nilai rata – rata sebesar 51 dimana termasuk pada rentang nilai 50 – 100 untuk kondisi jalan sedang, dengan tingkat kerusakan terparah terdapat pada segmen II, dengan nilai SDI sebesar 245 kondisi rusak berat,  sedangkan nilai terendah terdapat pada segmen VII dengan nilai SDI 0 kondisi baik. Maka cara penangannya untuk kondisi sedang adalah segera diperbaiki dengan penanganan pemeliharaan. Sedangkan pada kondisi rusak berat dapat diperbaiki dengan pemeliharaan berkala dan rekontruksi.
ANALISIS PRASARANA FISIK DAERAH IRIGASI MOWEWE I Rustan, Fathur Rahman; Iramayanti, Iramayanti; Masgode, Muhammad Buttomi; Hidayat, Arman; Soeparyanto, Try Sugiyarto; Mas'ud, Fitriah
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2024):
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v12i1.46606

Abstract

ABSTRAK Daerah irigasi Mowewe I merupakan salah satu daerah irigasi yang difokuskan untuk mendukung produktitas tanaman pangan daerah persawahan yang berada di desa Ulumowewe dan desa Nelombu. Daerah irigasi ini memiliki luas fungsional 227,774 Ha dan luas potensial 256,774 Ha. Akan tetapi beberapa daerah irigasi Mowewe I sering mengalami kekurangan air. Karena itu penelitian ini bertujuan untuk melakukan penilaian terhadap kinerja jaringan irigasi D. I. Mowewe I dengan cara menilai kondisi jaringan irigasi (prasarana fisik irigasi) berdasarkan PermenPUPR Nomor 12/PRT/M/2015. Berdasarkan kondisi prasarana fisik jaringan Irigasi D. I. Mowewe I yang banyak mengalami kerusakan sehingga mengakibatkan air yang telah tersedia tidak mampu disalurkan ke D. I. Mowewe I. karena hal inilah kinerja jaringan irigasi Mowewe I dikatakan memiliki kinerja yang jelek. Karena hal inilah yang mengakibatkan permasalahan pada daerah irigasi Mowewe I. Kata Kunci: Prasarana Fisik, Kinerja, Irigasi. ABSTRACT The Mowewe I irrigation area is one of the irrigation areas that is focused on supporting the productivity of food crops in the rice fields in Ulumowewe village and Nelombu village. This irrigation area has a functional area of 227,774 Ha and a potential area of 256,774 Ha. However, several Mowewe I irrigation areas often experience water shortages. Therefore, this research aims to assess the performance of the D. I. Mowewe I irrigation network by assessing the condition of the irrigation network (physical irrigation infrastructure) based on Minister of Public Works and Housing Regulation Number 12/PRT/M/2015. Based on the condition of the physical infrastructure of the D. I. Mowewe I Irrigation network, which has suffered a lot of damage, resulting in the available water not being able to be distributed to D. I. Mowewe I. Because of this, the performance of the Mowewe I irrigation network is said to have poor performance. Because of this, it causes problems in the Mowewe I irrigation area. Keywords : Physical Infrastructure, Performance, Irrigation.
Co-Authors Abdul Kadir Adityawan, Muh. Handy Dwi Adiyaksa, Reza Adris Ade Putra Ahmad Syarif Sukri Ahmad, Siti Nurjanah Ahmad, Sitti Nurjannah Alamsyah, Sahrul Alfarezi, Muhammad Hidayat Ali, Muhammad Alfian Aminur Aminur Anafi Minmahddun Anawaydicyta Iv Karamasa Andhy Ilga Nur Aisyah Andi Indarwangi Andi Kukuh Setiawan Andi Mulk Rahim Akbar ANDIKA Andri Andri Andri Andri Anhar, Eddy Apriansyah, Aris Apriansyah Arif Munandar Arman Faslih Arman Faslih Arman Hidayat Armayanti Aris Arsyad, , La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad, La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad, La Ode Muhammad Nurrakhmad Asraf Asraf Asri Asri Baladin, La Ode Baso Mursidi Baso Mursidi, Baso Danu Dirhamsyah Deny, Laode Dewi Dewi Diki Darmawan Djordhy Wira Wira Adyaksa Dzariat, La ode Edward Ngii Eko Prasetyo, Bagus EKO WAHYU PRASETYO Elisabet Elisabet Evika Hatma Fadil, La Ode muhammad Fahruddin Fahruddin Ferdiansyah Ferdiansyah Fidmasari, Rezki Firman, Andi Fitriah Masud Gilang Firmansyah Hado Hado Hado, Hado Hartani Minsi, Salfin Haryanto, Vian Marantha Herdianto Herdianto Hermanto Hermanto I Gede Wira Prayuda Ice Jayanti Ikhsan, Ainusalbi Al Ikhsan, Ainussalbi Al Iramayanti, Iramayanti Ishak Kadir Ishak Kadir, Ishak Ismayana, Ismayana Jahidin Jaya, St. Nawal Jayawarsa, A.A. Ketut Jimin Jimin Jumadil Nangi Kias, Nur Intan La Ode Abdul Razak La Ode Muh. Hamid La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad La Ode Muhammad Nurrakhmad Arsyad La Ode Rizki Darmawan La Welendo La Welendo, La Laode Haji Laode M. Iradat Laode Muhammad Nurrakhmad Laode, Ringo Taufan M. Yamin Mandaya , Iradaf Mappa Nashrun Mappa Nashrun Mappa Nasrun Marakka Tandungan, Joanna Lauro Mas'ud, Fitriah Masgode, Muhammad Buttomi Masikki, Sultan Machmud Hasan Masykur Kimsan Maudhy Satyadharma Maudhy Satyadharma Meri Apriani, Meri Minsi, Salfin Hartani Muammar Makmur Muh. Handy Dwi Adityawan Muh. Jun Sawal Muh. Miftahul Fadli Muh. Thahir Azikin Muh. Thahir Azikin Muhamad Aslan Muhamad Faza Almaliki Muhammad Akbar Kurdin Muhammad Isra Muhammad Syarif Prasetia Muhammad Syarif Prasetia Muhammad Syarif Prasetia, Muhammad Syarif Mulawati, Mulawati Nasar, Ahrun Nasruddin Nasruddin Nasrul Nasrul Nasrul Nasrul Nini Hasriyani Aswad Nirah, Jalba Nuhun, Ridwan Syah Nuhun, Ridwansyah Nuhun, Ridwasyah Nur Salam Saleng Nurgiantoro, Nurgiantoro Nurrakhmad Arsyad, La Ode Muhamad Ode Agus Salim Mando Oscar Ade Nur Palulungan, Albert Rokky Prasetya, Dhalmaz Prasetyo, Reza Pratama, Elko Edy Pratiwi, Endang Priskhal, Priskhal PS, Marthen Putra P, Dwi Bayu Putri Indah Rahayu Putri Ramadhani, Putri Rachim Arsat, Abdul Rachman, Ranno Marlany Rachmat Sofyan Rahayu, Pipit Krida Rahayu, Putri Indah Rahmawan, Rial Hadi Rajulan, Muhamad Ramadan, Kadir Ramal Ramal Ramsi, Ramsi Rasi, Laode Mulia Ridwan Syah Nuhun Ridwan Syah Nuhun Riswandi Riswandi Royani, Waode Rustam Rustam Safar Juniad Mbaru, Muhammad Edhi Sakti, Surya Salam, M. Salam, Muhammad Samsudin Samsudin Sani, La Ode Ashari Santi Santi Satyadharma, Maudhy Satyadharma, Maudhy Satya Seto, Gentur Ari Siti Nurjanah Ahmad Siti Nurjanah Ahmad Statiswaty Statiswaty Suharjito Suharjito Sujono Sujono, Sujono Sulha Sulha Sulha Sulha Sulistyo, Galih Adi Sunarjo, Ida Sriwaty Suratman Aldin Surlan, Rindiani Aulia Susanti Djalante Susilowati Susilowati Susilowaty, Susilowaty Sustriyani, Sustriyani Sutrayasa, Gede Agus Syafar, Muh. Ismail Syafrin, Muhammad Syah Nuhun, Ridwan Taufik Halik, La Ode Muhammad Thasman, Thasman Tondasi, Asrullah Tri Ade Putra Umar, Sustriyani Umran Sarita Umran Sarita Uniadi Mangidi Uslinawaty, Zakiah WA KUASA Wa Ode Oga Wa Ode Rezkaleonita Dawayanti Wayan Mustika Yusran Yusran