p-Index From 2021 - 2026
17.649
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Jurnal Berita Ilmu Keperawatan JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) AL ISHLAH Jurnal Pendidikan CARING (Center of Publication in Midwifery and Nursing) : Jurnal Publikasi Penelitian Kebidanan dan Keperawatan Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Medika Malahayati Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah Jurnal Sehat Mandiri Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan Borneo Nursing Journal (BNJ) Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Jurnal Kesehatan Karya Husada Bali Medika Jurnal NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Peduli Masyarakat Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Kesehatan Tambusai Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal EduHealth Journal of Nursing Education & Practice (JNEP) JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION SEHATI: Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Cakrawala Ilmiah Jurnal Pengabdian Mandiri JURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATAN Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Riset Informasi Kesehatan Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute RENATA Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Journal of Advanced Health Informatics Research Java Nursing Journal Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Journal Innovation In Education VISA: Journal of Vision and Ideas Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Gawat Darurat Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Postoperative Cognitive Dysfunction in Craniotomy: Mechanisms, Challenges, and Future Directions Suandika, Made; Yantoro , Awal Tunis; Suhendro , Anton; Wijayanti, Indri; Handayani, Rahmaya Nova; Yulianto, Dwi Agus; Kisdyanti, Yuniar Melissa
Java Nursing Journal Vol. 3 No. 2 (2025): March - June 2025
Publisher : Global Indonesia Health Care (GOICARE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Postoperative cognitive dysfunction (POCD) is a clinical concern that can affect patients undergoing craniotomy, often impairing memory, attention, and executive function. Despite advances in neurosurgical and anesthetic techniques, POCD remains prevalent and under-recognized. This review aims to explore the underlying mechanisms and contributing factors of POCD in the context of craniotomy under general anesthesia. A narrative literature review method was employed to examine publications retrieved from major databases including PubMed, Scopus, and ScienceDirect between 2015 and 2025. Selected studies focused on adult patients and provided insights into both clinical manifestations and molecular pathways linked to POCD. The analysis revealed that factors such as advanced age, duration of anesthesia, and neuroinflammatory responses significantly influence the development of POCD. Mitochondrial dysfunction and oxidative stress were frequently cited as key contributors to neuronal damage following surgery. In terms of clinical management, the literature suggests that early cognitive assessment and tailored anesthetic strategies may reduce the risk of long-term impairment. Although definitive treatment remains elusive, this review highlights the importance of early identification and multidisciplinary approaches to mitigate POCD in post-craniotomy patients. Future research should prioritize standardized diagnostic criteria and explore neuroprotective interventions to improve cognitive outcomes following neurosurgical procedures.
Hubungan Status Fisik American Society of Anesthesiologist (ASA) dengan Pencapaian Waktu Pulih Bromage Score pada Pasien Post Anestesi Spinal di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Salsabila, Kamilia Tasya; Yudono, Danang Tri; Suandika, Made
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Vision and Ideas (VISA)
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v5i2.8433

Abstract

Spinal anesthesia is a method of anesthesia by injecting local anesthetic drugs into the subarachnoid space in the lumbar region. The Bromage Score is used to assess the recovery of motor function in the lower extremities and to determine the patient's readiness to be transferred from the recovery room to the inpatient ward. The recovery level of motor function is influenced by various factors, including the patient's physical status assessed through the American Society of Anesthesiologists (ASA) classification. This study aims to determine the relationship between ASA physical status and the time to achieve the Bromage Score in post-spinal anesthesia patients at RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. This study used a survey research design with a cross-sectional approach, where each subject was observed once, and measurements were conducted simultaneously. The study results showed that the patient age distribution was 22 people (38.5%), gender distribution was 39 people (68.4%), Body Mass Index (BMI) was 31 people (54.4%), and drug type usage was 57 people (100%). Patients with ASA II physical status numbered 35 people (61.4%), and the time to achieve a Bromage Score < 4 hours was found in 32 people (56.1%). The conclusion is that there is a significant relationship between the physical status of the American Society of Anesthesiologists (ASA) and the time to achieve the Bromage Score in post-spinal anesthesia patients at RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga, with a p-value of 0.001 (p < 0.05).
Perbedaan Efektivitas Durasi Video Laringoskopi Dan Laringoskopi Langsung Dalam Intubasi Urutan Cepat Pada Pasien Bedah Di RSD Gunung Jati Kota Cirebon Syabilla Afifuddin Suat; Made Suandika; Rahmaya Nova Handayani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.191

Abstract

Intubasi urutan cepat merupakan tindakan penting dalam proses anestesi umum untuk mengamankan jalan anpas secara cepat, sehingga risiko aspirasi dan hipoksia dapat dicegah. Pemilihan alat intubasi yang tepat berperan dalam keberhasilan prosedur ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas durasi intubasi urutan cepat menggunakan video laringoskopi dan laringoskopi langsung pada pasien bedah di RSD Gunung Jati Kota Cirebon. Penelitian ini menggunakan desain analitik komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 100 pasien yang dibagi menjadi dua kelompok, 50 pasien menggunakan video laringoskopi dan 50 pasien menggunakan laringoskopi langsung. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 96,0% pasien yang diintubasi dengan laringoskopi langsung berhasil melakukan intubasi kurang dari 60 detik, sedangkan pada video laringoskopi hanya 82,0%. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p = 0,026 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah laringoskopi langsung lebih efektif dalam hal durasi intubasi urutan cepat dibandingkan video laringoskopi. Pemilihan alat tetap harus disesuaikan dengan kondisi klinis pasien.
Gambaran El-Ganzouri Risk Indeks Score Terhadap Keberhasilan Intubasi Pada Pasien Anestesi Umum Febriyanti, Febriyanti; Rahmaya Nova Handayani; Made Suandika
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.204

Abstract

Kesulitan dan kegagalan intubasi pada operasi anestesi umum meningkat dalam tujuh tahun terakhir. Risiko yang mengancam pasien sangat serius, mulai dari cedera saluran napas, pendarahan, aspirasi, hingga hipoksia, gagal napas, dan kematian. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran El-Ganzouri Risk Index Score terhadap keberhasilan intubasi pada pasien anestesi umum di RSUD dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan teknik sampling non-probabilitas (consecutive sampling) pada 58 sampel. Analisis data berfokus pada distribusi frekuensi dari data umum pasien dan skor El-Ganzouri Risk Index yang dikumpulkan sebelum operasi dengan anestesi umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden, yaitu 56 responden (96,6%) memiliki skor El-Ganzouri Risk Index <4 dan berhasil diintubasi dengan cepat. Sebaliknya, satu responden dengan skor ≥4 dan satu responden lain dengan skor <4 mengalami kegagalan intubasi yang membutuhkan waktu lebih dari 60 detik.
Management Jalan Nafas Pada Pasien Obesitas Yang Menjalani Pembedahan Dengan Teknik General Anestesi: Systematic Literature Review Ayuni, Siska Putri; Suandika, Made; Jerau, Emiliani Elsi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.207

Abstract

Obesitas merupakan salah satu faktor risiko penting yang dapat menimbulkan tantangan signifikan pada manajemen jalan napas selama pembedahan dengan general anestesi. Perubahan anatomi dan fisiologi pada pasien obesitas, seperti penurunan kapasitas residu fungsional, peningkatan jaringan adiposa di leher dan dada, serta gangguan fungsi paru, meningkatkan risiko kesulitan ventilasi dan intubasi serta komplikasi perioperatif. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis literatur terkait manajemen jalan napas pada pasien obesitas yang menjalani pembedahan dengan teknik anestesi umum. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA, melibatkan 10 artikel yang terbit pada tahun 2019–2025 dan telah dinilai kualitasnya menggunakan instrumen JBI. Hasil kajian menunjukkan bahwa pasien obesitas berisiko lebih tinggi mengalami desaturasi, hipoksemia, ventilasi masker sulit, serta komplikasi pasca ekstubasi. Beberapa faktor prediktor kesulitan jalan napas antara lain lingkar leher, jarak tiromental, serta skor Mallampati, sedangkan teknik intervensi seperti preoksigenasi dengan posisi kepala naik, penggunaan high-flow nasal cannula, videolaringoskop, dan ventilasi non-invasif terbukti efektif dalam menurunkan risiko komplikasi. Studi ini juga menekankan pentingnya kolaborasi tim anestesi, persiapan alat bantu jalan napas, serta strategi ekstubasi yang hati-hati. Kesimpulannya, manajemen jalan napas yang komprehensif dan berbasis bukti pada pasien obesitas sangat penting untuk meminimalkan komplikasi intraoperatif maupun pascaoperatif, serta meningkatkan keselamatan pasien.
Effectiveness of Intravenous Multimodal Analgesic Combination in Postoperative Pain Management in Breast Cancer Patients Undergoing Mastectomy with General Anesthesia: Systematic Literature Review Maharani, Cindy; Suandika, Made; Purnawan, Heru
Jurnal EduHealth Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal EduHealt, Edition July - September , 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Post-mastectomy pain in breast cancer patients is a clinical problem that often has long-term effects, including the development of post-mastectomy pain syndrome (PMPS). The use of single opioids has limitations due to the risk of side effects and dependence, so intravenous multimodal analgesia approaches with various combinations of analgesic agents are increasingly being studied. This study aims to evaluate the effectiveness of multimodal intravenous analgesic combinations in controlling postoperative pain in breast cancer patients undergoing mastectomy with general anesthesia. A systematic review was conducted according to the PRISMA 2020 guidelines through searches in PubMed, Cochrane Library, ScienceDirect, and EBSCO for publications from 2005 to 2025. Articles that met the inclusion criteria were randomized controlled trials (RCTs) and cohort studies that assessed the effectiveness of multimodal intravenous analgesic combinations in mastectomy patients. The methodological quality was assessed using the Joanna Briggs Institute (JBI) instrument. A total of 11 studies involving more than 800 mastectomy patients were analyzed. The combination of pregabalin and esketamine was shown to significantly reduce the incidence of chronic pain up to 6 months post-surgery (14.3% and 7.1% vs. 46.3% and 31.7%; p<0.01), as well as reduce opioid consumption. Remifentanil–dexmedetomidine provided better analgesia while improving the patient's immunological profile. Ketamine-based anesthesia was more effective than opioids in reducing acute pain, while the combination of ketamine–magnesium sulfate was proven to be safe and opioid-sparing. The use of diclofenac reduced opioid consumption but increased the risk of bleeding, while intravenous lidocaine showed inconsistent results. The combination of multimodal intravenous analgesics is effective in optimizing pain control after mastectomy, reducing opioid consumption, and potentially preventing chronic pain. Adjusting the multimodal protocol according to the patient's profile is necessary to maximize benefits while minimizing the risk of side effects.
Edukasi Penanganan Kegawatdarutan Tersedak Di SMK Kesatrian Purwokerto Restania, Tesa; Suandika, Made; Nova H, Rahmaya
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.528

Abstract

Latar belakang: Tersedak atau choking merupakan situasi darurat yang perlu segera ditangani, penundaan pada penanganan ini dapat berdampak terhadap kematian karena tersedak mengakibatkan penyumbatan yang dapat menghalangi pernafasan di paru-paru. Seorang remaja diharapkan dapat melakukan pertolongan pertama khususnya pada seseorang yang mengalami tersedak dikarenakan penanganan tersedak merupakan tindakan yang harus segera dilakukan. Tujuan: mengetahui tingkat pengetahuan dan keterampilan sebelum dan setelah edukasi penanganan kegawatdarutan tersedak di SMK Kesatrian Purwokerto. Metode: metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat yaitu dengan studi deskriptif pada siswa SMK Kesehatan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan keterampilan penanganan tersedak sebelum dan sesudah edukasi. Responden dalam pengabdian kepada masyarakat sebanyak 30 pasien. Alar ukur yang digunakan dengan menggunakan kuesioner pengetahuan dan keterampilan penanganan tersedak. Hasil: Karakteristik peserta berdasarkan usia yang dominan pada umur 17 tahun sebanyak 14 siswa (46,7%). Jenis kelamin yang paling dominan adalah perempuan sebanyak 21 siswa (70%). Tingkat pengetahuan pretest dan posttest pelatihan penanganan kegawatdarutan tersedak di SMK Kesatrian Purwokerto diperoleh hasil rata-rata skor pretest 7,3 dengan nilai minimal 5 dan nilai maksimal 9. Hasil post test mengalami peningkatan menjadi rata-rata 8,93 dengan skor minimal 7 dan skor maksimal 11. Keterampilan penanganan tersedak setalah dilakukan edukasi paling dominan dengan kategori baik (70%).
Penggunaan Multimodal Antiemetik Dalam Pencegahan Post Operative Nausea and Vomiting (PONV): Systematic Literature Review Syawalina, Mutiara; Suandika, Made; Rahmawati, Arni Nur
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i9.21638

Abstract

ABSTRACT Postoperative nausea and vomiting (PONV) is one of the complications that often occur after surgery using general anesthesia. The attempt to prevent PONV can use a multimodal approach, which involves the use of two or more antiemetic agents with different mechanisms of action. This approach is recommended as a more effective strategy compared to monotherapy, especially for patients at high risk of PONV. This study aims to identify, evaluate, and present scientific evidence on the effectiveness of multimodal antiemetics compared to monotherapy in preventing PONV, identify the most commonly used drug combinations, and analyze the factors influencing the occurrence of PONV. This study employs a systematic literature review method with a PICOTS approach on articles found through searches in the PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar databases. Article selection was conducted based on predetermined inclusion and exclusion criteria, and their eligibility was assessed using the JBI Critical Appraisal Tool. A total of 22 articles that met the criteria were subsequently analyzed and data were synthesized. The multimodal approach provides better effectiveness in preventing PONV. The selection of antiemetic drug combinations should be tailored to the characteristics and risks of the patient. Keywords: Combination Antiemetic Drugs, General Anesthesia, Multimodal Antiemetic, PONV  ABSTRAK Postoperative nausea and vomiting (PONV) merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi setelah pembedahan menggunakan anestesi umum. Uapaya pencegahan PONV dapat menggunakan pendekatan multimodal, yaitu penggunaan dua atau lebih agen antiemetik dengan mekanisme kerja yang berbeda. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai strategi yang lebih efektif dibandingkan dengan monoterapi, terutama untuk pasien dengan risiko tinggi PONV.Tujuan: studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan memaparkan bukti ilmiah tentang efektivitas multimodal antiemetik dibandingkan monoterapi dalam pencegahan PONV, mengidentifikasi kombinasi obat yang paling sering digunakan, dan menganalisis mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kejadian PONV. Metode:  Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dengan pendekatan PICOTS terhadap artikel yang ditemukan melalui penelusuran database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan, serta dinilai kelayakannya menggunakan JBI Critical Appraisal Tool. Hasil: Sebanyak 22 artikel yang memenuhi kriteria kemudian dilakukan analisis dan sintesis data. Simpulan: Pendekatan multimodal memberikan efektivitas yang lebih baik dalam pencegahan PONV. Pemilihan kombinasi obat antiemetik sebaiknya disesuaikan dengan karakteristik dan risiko pasien. Kata Kunci: Kombinasi Antiemetik, Anestesi Umum, Multimodal Antiemetik, PONV
EFEKTIVITAS P’ZALM CARE WOUND CLEANSER SPRAY TERHADAP PENURUNAN POPULASI BAKTERI GRAM POSITIF DAN NEGATIF Julianto, Eko; Suandika, Made
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v13i3.740

Abstract

ABSTRACT Background: Guava (Psidium guajava Linn) is a medicinal plant that is easy to find and can be grown in almost all areas. The content of active compounds in guava leaves, among others, are flavonoids and tannins that can reduce the incidence of infection in both acute and chronic wounds. Objective: This study aims to determine the effectiveness of P'Zalm Care Wound Cleanser Spray on decreasing the population of Gram Positive and Negative Bacteria. Methods: This study uses an experimental method with a pre-post test design approach with control. The sample was divided into an intervention group and a control group. The intervention group received P'zalm Care Wound Cleanser Spray without dilution and the control group, namely P'zalm Care Wound Cleanser Spray at a dilution of 1: 10, with an evaluation looking at the initial bacterial population and 30 seconds after being given the intervention then comparing the 3 types of Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Escherichia coli. Data collection is carried out after passing the ethical test. Results: The results showed that there was a significant effect of giving P'zalm Care Wound Cleanser Spray in the experimental group and the control group on gram-positive and gram-negative bacteria with a decrease in bacterial colonies of Log 6 log redox 99.9%. Conclusion: This research is guava leaf infusion has an antibacterial effect against Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Escherichia coli in Vitro with an effective concentration close to 100%. The increasing concentration of guava leaf infusion showed the larger the diameter of the growth inhibition zone of Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Escherichia coli. Keywords: P'zalm Care Wound Cleanser Spray, Psidium guajava Linn, gram negative bacteria
BEHAVIOR PROBLEM IMPACT TO DECREASING KIDNEY FUNCTION AMONG MIGRANT WORKERS isroin, laily; Suandika, Made
Kesmas Vol. 14, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesian Workers were undergoing 18% of hemodyalysis from the number of hemodyalysis patients. They did not know about CRF. The study aimed to analyze the behavior of migrant workers who were suffering hemodyalysis. The study used a qualitative design with a phenomenological approach, that is carried out on former migrant workers who suffer from chronic kidney failure. Indepth interview used as data collection. While data validation used triangulation and confirmability. Data analysis techniques was done by reducing and interpreting the data. The study show migrant workers behavior before becoming migrant workers were very pathetic. They often drunk kind of energy drinks. Further, following the lifestyles of migrant countries such as drinking alcohol, soft drinks, fast food becoming their routine activities as lack of drinking water, vegetables, fruit, and also rarely did exercises. Migran workers activities influenced by the work system and individual interests to get excess income, then they chose to work overtime as their priority. In conclusion, the problem of migrant workers' behavior and hypertensive hereditary disease has an impact on decreasing kidney function. Migrant workers have no knowledge of healthy lifestyles and CRF. Wrong perceptions and attitudes of migrant workers to support culture in migrant countries.
Co-Authors A, M Aryadi Adhiansyah, Rama Bagus Adiratna Sekar Siwi Aditrisna, Dita Arum Adriani, Prasanti Afdaleni Afifah, Ishma Rayhana Afriansyah, Iqbal Anggi Afrilies, Marlia Hafny Agus Triyanto Agus, Dwi Agustin, Ayu Tri Agustin, Seli Ais Asri Sanubari. NM Akbar, Fazri Alfian Heri Triyono Amalia, Cindy Amana, Titin Selwia Amar Hanif, Muhammad Amin Susanto Amin Sutanto Amir, Melani Setiaputri An An Farida Anas, Fauriza Hayatul Andini, Amelia Anggiani Nuralinda Ania, Fegy Indahliani ANISA FATMAWATI Anita Lontaan Apriliano, Raihan Rafiif Apriliyanti, Risni Ardyani, Meyla Livia Arie Pahlawan Arif Imam Hidayat Aris Ahmat Arni Nur Rahmawati Asiyah, Ruth Sabadilla Fitri Ayu Kartika Sari, Venna Ayuni, Siska Putri AZ ZAHRA, FITRAH ANNISA Azizah, Wafa Nur Azkiyah, Isnaeni Maulina Bagas Arya Wibawa Bagus Tyas Anggoro Bambang P, Yohanes Bintang Khaerunnisa, Masayu Bisma Yudha, Magenda Burhan, Asmat Cahyaningrum, Etika Dewi Chintya Chintya Dewi Nurul Khayati Danang Tri Y Danang Tri Yudono Danang Tri Yudono Dani Prastiwi Debi Ari Setiawan Debi Ari Setiawan Desy Dwi Kustiyanti Desy Nawangsari Dewi, Anggi Gusti Dewi, Hefty Kusuma DM, Peppy Octaviani Dwi ASTUTI Dwi Astuti Dwi Mustikasari Dwi Novitasari Edi Wibowo Edi Wibowo Eko Julianto El Fawwaz, Febbry Rayhan Elvina, Windy Ema Wahyu Ningrum Emiliani Elsi Jerau Eni Fathatun Nisa Anwari Erik Kuncoro Erikson Tjeleni, Stevanus Erni Erlina Fajar Ilham Fathoni Fanisa Wulandari Farhan Fawwaz Farhan, M Faristanty, Audria Noviand Fauzan Zulqifni febriyanti febriyanti Feti Kumala Dewi Fety Kumala Dewi Feybe Meyti Kindangen Firda Nugrahani Firdaus Firdaus Firdaus, Eza Kemal Fitriani Nissa Rahayu Fredy, Fredy Marta Fristela Takaliuang Galih Samodra Hadi Heri Nurhanto Hadi Kurniawan, Hadi Hani, Winarni Haniif Jaka Pradipta Hanni Arfien Eman Harahap, Flora Juliyanti Harus, Sigit Hasan, Adhariannur Hasanah, Sintiya Hendrik Eko Santoso Heri Wibowo, Tophan HERU PURNAWAN Hidayanti, Fadila I Kadek Suardana I Nyoman Sunarta ibadillah yusmana Icha Ervina Agustin Imam Fauzan Arifin Indra, Indra pranata Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti, Indri Heri Indri Wijayanti Indriyani Suci Pangestu Ira Patriani Irine Dwitasari Wulandari Irine Dwitasari Wulandari Isrofah Ita Apriliviani Jerau, Emiliani Elsi Julianus, Julianus Karina, Yuni Khaerul Amin Trisetyo Khairin Wanda Aurelia Khofifah Shinta Anggraini kilimandu, Rivandi umbu Kisdyanti, Yuniar Melissa Lailatul Nisa Laily Isroin, Laily Leni Hartati Lestishiyami, Lesy Lintang Suryani, Roro Livia Ardyani, Meyla Lolandia Septin, Cita luthfi, Ahmad Luthfi Virgiawan Habibi M. Aidil M. Alfarizi Made Bintang Langga Bayang Bujangga Maemunah Sa&#039;diyah Magenda Bisma Yudha Maharani, Cindy Manurung, Noritha Mariah Ulfah Martin, Weddy Martyarini Budi Martyarini Budi S Martyarini Budi S Meiyrlina, Seftya Dwi Mixrova Sebayang, Septian Mochammad Farrel Rizki Ramdhani Mukti, Refa Teja Mulina, Napa Muris, Theresia Uci Ikayun Murniati Murniati Murniati Muti, Refa Teja Nabitha, Kanaya Nailli, Yuris Tri nasihhudin - - Nata Lia Putri, Tia Naufal Ulil Albab Nida Fitriani Niken Oktaviani Nisha, Zuhrotun Noor Yunida Triana Nova H, Rahmaya Nur Baety Sa’diyah Nurdiamsyah, Pratomo Peppy Octaviani Peppy Octaviani Peppy Octaviani DM Permata Sari, Ayu Eka Pramesti Dewi Pramesti Dewi Priyatama, Rajendra Puput Dwi Agustianingsih Putri, Ferra Ayu Apriliya Rahayu, Fitriani Nissa Rahmadani, Retno Dea Rahmannisa, Putri Haifa Rahmawati, Oktaviani Nur Rahmaya Nova Handayani Rahmaya Nova Handayani Rahmiwati Aprian Rani Prabandari Refa Teja Muti Refa Teja Muti Refianti Putri Kusuma Kusuma Reni Dwi Setyaningsih Restania, Tesa Rifqi Pratama Wahyuaji Riranto, Jepri Ririn Isma Sundari Riski Ardi Saputro Rista, Rista Rochmat, Tri Rochyati, Ida Romdani, Rifki Maulana Roro Lintang Suryani Roro Lintang Suryani Rumantika Rumantika Salsabila, Kamilia Tasya Salsabila, Salwa Dwi Sapitri, Novi Sebayang, Septian Sebayang, Septian Mixrova Seli Febriyanti Septian Mixrova Sebayang Septian Mixrova Sebayang Setianingsih, Sitti Setyawati, Martyarini Budi Setyawati, Martyarini Budi Shafiyah Rizky Handayani siti fadilah Siti Haniya Siti Haniyah suci khasanah Sufyan, Muhammad Ali Suhendro , Anton Sukma Satriyawan, Ade Sulistianingrum, Andini Sumarno , Altharikh Syah Alam Sunarti Sunarti Surtiningsih Surtiningsih Suryani, Roro Lintang Susanto, Amin Suseno, Sodri Susilo Rudatin Sutanto Sutanto Syabilla Afifuddin Suat Syahputra, Yoga Syawalina, Mutiara Tanjung, Ar-Rahman Teja Muti, Refa Thopan Heri Wibowo Tin Utami Tophan Heri Wibowo Tophan Heri Wibowo Tophan Heri Wibowo Tophan Heri Wibowo Tri Sumarni Tri Yudono, Danang Triana, Noor Yunida Triyudono, Danang Tumbey, Chrynscialdy Waldi Rahman Wantonoro Wantonoro, Wantonoro Wasis Eko Kurniawan Wasis Eko Kurniawan Wibowo, Tophan Heri Widya, Chandra Lucyana Wijayanti, Indri Wilis Sukmaningtyas Wirakhmi, Ikit Netra Wismoyo, Novantyadi Gayuh Woung Ru Tang Woung Ru-Tang Woung-Ru Tang Yantoro , Awal Tunis Yantoro, Awal Tunis Yudha, Magenda Bisma Yudono, Danang Tri Yulianto, Dwi Agus Yunian, Puput Yunida Triana, Noor Yurindani, Nabila Azizah Yuris Triliani