Claim Missing Document
Check
Articles

PERANAN LEMBAGA PUNYIMBANG ADAT LAMPUNG SAIBATIN DALAM MELESTARIKAN TRADISI BUBALAH Netika Wuri; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 1 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was done in order to describe the roles of Punyimbang Adat Lampung Saibatin as an institution in sustaining Bubalah tradition. The method that was used in this research was a qualitative method. The subjects of the research was Punyimbang Adat (respected figures in the village), the chief of the village and the community in Kedaloman. The data were obtained by using interviews, observation and documentation. Extra time and triangulation were used in this research in order to made the data more valid and credible. The result of this research showed that there is a significant roles from the Institute of Punyimbang Adat Lampung Saibatin in sustaining the tradition of Bubalah by accommodating and distributing the aspirations or public opinion in resolving problems that occurin the community. And also, preserving, developing and empowering the culture Lampung. In addition, creating relationships that democratic and harmonious between Punyimbang Adat and the society is one of the important role.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peranan Lembaga Punyimbang Adat Lampung Saibatin dalam melestarikan tradisi Bubalah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Subjek dalam Penelitian ini adalah Punyimbang Adat, Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat di Desa Kedaloman. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji kredibilitas data menggunakan perpanjangan waktu dan triangulasi. Hasil penelitian ini adalah terdapat peranan Lembaga Punyimbang Adat Lampung Saibatin dalam melestarikan tradisi Bubalah dengan menampung dan menyalurkan aspirasi atau pendapat masyarakat dalam menyelesaikan masalah yang timbul dalam masyarakat, melestarikan, mengembangkan dan memberdayakan kebudayaan Lampung, dan menciptakan hubungan yang demokratis dan harmonis antara punyimbang adat dengan masyarakat.Kata kunci: lembaga punyimbang adat, pelestarian, tradisi bubalah.
Peranan Permainan Gobag Sodor untuk Meningkatkan Civic Skills Siswa di SD Negeri 3 Yesi Surya Resita; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 3 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the role of gobag sodor game in improving students civis skills at SD Negeri 3 Karang Anyar Jati Agung South Lampung. The design used was qualitative descriptive in which purposive sampling and snow ball sampling were used in order to gain the sample of the research, additionally the researcher itself was the key instrument. It was found that the gobag sodor game played an important and good role in improving students civis skills which were intelectual skill, social skill,and participating skill. The Gobag Sodor itself helped students in developing students creativity and the students got the value and experience directly from the game. Besides improving stduents civis skills which was able to support studentsachievements, playing Gobag Sodor game was able to prepetuate the Indonesian traditional games.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peranan permainan gobag sodor untuk meningkatkan civic skills siswa di SD Negeri 3 Karang Anyar Jati Agung Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan metode dekriptif kualitatif. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling dengan peneliti sebagai instrumen kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: permainan gobag sodor berperan baik dalam meningkatkan civic skills siswa yaitu peningkatan keterampilan intelektual, keterampilan sosial dan keterampilan partisipatif siswa. Permainan gobag sodor membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan dan siswa mendapatkan nilai-nilai yang ada dalam permainan gobag sodor melalui pengalaman langsung. Selain meningkatkan civic skills siswa yang dapat menunjang prestasi belajar dan kehidupan sosial siswa juga dapat membantu melestarikan permainan tradisional yang ada di Indonesia.Kata kunci : civic skills, gobag sodor, peranan, permainan .
PERAN GURU DALAM PEMBENTUKAN PERILAKU BERTANGGUNG JAWAB PESERTA DIDIK Eko Putra Wijaya; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 8 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe and analyze: The teacher's role in bringing about responsible behavior of student in the civics learning. The method in this research was descriptive by using quantitative approach. The sample in this study were 77 respondents. Data analysis was using Chi Square and data collection techniques were using questionnaires and using interviews and documentation as the supporting techniques. The results showed that: (1) based on the three indicators that consists of giving an example, directing, and overseeing the role of the teacher, it can be concluded that the role of the teacher was categorized enough, (2) Overall, the student responsible behavior consists of three indicators, namely doing the task in schools, implementing school rules and maintaining school facilities can be concluded that the responsible behavior of students at SMAN 15 Bandar Lampung were categorized as responsible.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskrisipkan dan menganalisis: Peran guru dalam mewujudkan perilaku bertanggung jawab peserta didik dalam pembelajaran PKn. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 77 responden. Analisis data menggunakan Chi Kuadrat dan teknik pengumpulan data menggunakan angket serta teknik penunjang menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) berdasarkan ketiga indikator yang terdiri dari memberikan contoh, mengarahkan, dan mengawasi peranan guru dapat disimpulkan bahwa peranan guru dikategorikan cukup berperan, (2) secara keseluruhan, perilaku bertanggung jawab siswa yang terdiri dari tiga indikator yaitu mengerjakan tugas yang diberikan disekolah, melaksanakan tata tertib sekolah dan menjaga fasilitas sekolah dapat disimpulkan bahwa perilaku bertanggung jawab peserta didik di SMA Negeri 15 Bandar Lampung dikategorikan bertanggung jawab.Kata kunci: peran guru, perilaku bertanggung jawab, peserta didik.
Peranan Aparatur Desa dalam Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Intan Bimbing Rakasiwi; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 2 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to analyze and explains how the role of apparatus village in the program implementation indonesia pintar in the village Sidodadi Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran. Metode this research uses the method descriptive with the quantitative approach that sample of this research were 22 basic responden. Technique data collection use chief and analysis of data using analysis descriptive. According to the analysis shows that there are village officials had played an inadequate role on implementation of the Program Indonesia Pintar that causes the implementation of the Program Indonesia Pintar in the village Sidodadi Kecamatan Way lima Kabupaten Pesawaran included in the category not good.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menjelaskan bagaimana peranan aparatur desa dalam pelaksanaan Program Indonesia Pintar di Desa Sidodadi Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran.Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang sampel penelitain berjumlah 22 responden.Teknik pokok pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa ada aparatur desa kurang berperan dalam pelaksanaan Program Indonesia Pintar yang menyebabkan pelaksanaan Program Indonesia Pintar di Desa Sidodadi Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran masuk dalam kategori tidak baik.Kata kunci: aparatur desa, peranan, program Indonesia pintar
PERANAN PEMBELAJARAN PPKN DALAM MENGINTERNALISASI NILAI-NILAI DEMOKRASI Meri Sartika; Irawan Suntoro; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 10 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is to analyze and explain the role of learning PPKn in internalize the values of democracy in SMA Negeri 1 Ulubelu. The research method used in this research is qualitative descriptive with the subject of two PPKn teachers, five students are taken based on the grade level (low, medium, high) and vice principal of student field. Data collection techniques using interview guides, observation guides, and documentation guidelines , while data analysis using credibility test with triangulation. The results of this study show that the learning of PPKn in the process of value transformation is to convey the values of democracy, value transaction is to create mutual relationship, internalization of value is to guide and direct the students. Learners can understand, understand and be able to act in accordance with the values internalized in his personality. The school supports with extracurricular activities that develop democratic values. Penelitian ini untuk menganalisis dan menjelaskan peranan pembelajaran PPKn dalam menginternalisasi nilai-nilai demokrasi di SMA Negeri 1 Ulubelu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian dua Guru PPKn, lima peserta didik diambil berdasarkan tingkatan nilai (rendah, sedang, tinggi) dan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan.Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, pedoman observasi, dan pedoman dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan uji kredibilitas dengan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran PPKn dalam proses transformasi nilai adalah menyampaikan nilai-nilai demokrasi, transaksi nilai adalah menciptakan hubungan timbal balik, internalisasi nilai adalah membimbing dan mengarahkan peserta didik. Peserta didik dapat mengerti, memahami dan mampu bertindak sesuai dengan nilai-nilai yang terinternalisasi dalam kepribadian dirinya. Pihak sekolah mendukung dengan berbagai kegiatan ekstrakulikuler yang mengembangkan nilai-nilai demokrasi.Kata kunci :  internalisasi, nilai-nilai demokrasi, pembelajaran PPKn.
PENGARUH EKSTRAKURIKULER DALAM MEMBINA POTENSI DIRI TERHADAP AKTUALISASI DIRI SISWA DI MA Suci Daniati; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 6 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to explain the education of extracurricular in fostering potential to studens self-actualization at MA. Matlhaul Anwar Bandar Lampung. The method of this research was descriptive method. The population were 202 students and the sample were 20 respondents. The research used questionnaire to collect the data and the analysis data used Chi square technique. The result showed that there was an influence that occured in the extracurricular activity in fostering studenes potency and studenes self-artualization whcih moderate significant. This research described that extracurricular activity could was significantly moderate. foster and shape students ability and personality to be better.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pendidikan ekstrakurikuler dalam membina potensi diri terhadap aktualisas diri siswa di Ma. Matlhaul Anwar Bandar Lampung. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan populasi penelitian siswa Matlhaul Anwar sebanyak 202 siswa, sampel penelitian sebanyak 20 responden. Tehnik pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan tehnik Chi kuadrat. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang terjadi pada kegiatan ekstrakurikuler dalam membina potensi diridengan aktualisasi diri siswa yang berada pada sigifikan sedangkan hal ini mengisyaratkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler mampu membina dan bentuk kemampuan dan kepribadian siswa menjadi pribadi yang lebih baik.Kata kunci: aktualisasi diri, ekstrakurikuler, potensi diri.
DAMPAK KEPUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI TENTANG PENGHAPUSAN PROGRAM RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL (RSBI) Agus Firdaus; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 5 (2014): Volume 2, No. 5 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe the impact of  the Constitutional Court decision about the removal of a pioneering international school program (RSBI). The research problem is how was the impact of  SMA Negeri 2 Bandar Lampung condition after the decision of Constitutional Court about the removal RSBI program ? Research method used in this research is descriptive method, the sample in this research totalled 72 respondents. Data analysis is using qualitative. Based on the results of research that the impact of the Constitutional Court decision about the removal of a pioneering international school program (RSBI) is commonly said to be quite good.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dampak keputusan Mahkamah Konstitusi tentang penghapusan program rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI). Rumusan masalah dalam penelitan ini adalah bagaimanakah dampak kondisi SMA Negeri 2 Bandar Lampung pasca keputusan Mahkamah Konstitusi tentang penghapusan program RSBI ?.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, sampel dalam penelitian ini berjumlah 72 responden. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa dampak keputusan Mahkamah Konstitusi tentang penghapusan program rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) secara umum dikatakan cukup baik. Kata kunci : dampak, mahkamah konstitusi, rsbi.
HUBUNGAN KEMAMPUAN BELAJAR MANDIRI DENGAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PPKN DI PAKET C Meliansari Meliansari; Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 1 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan hubungan kemampuan belajar mandiri dengan hasil belajar mata pelajaran PPKn di Paket C di Desa Wiyono Kecamatan Gedung Tataan Kabupaten Pesawaran tahun ajaran 2016/2017. Metode yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan kuantitatif, subyek penelitian yang berjumlah 38 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan wawancara. Analisi data menggunakan Chi Kuadrat.Hasil penelitian adalah terdapat hubungan yang positif antara kemampuan belajar mandiri dengan hasil belajar mata pelajaran PPKn di Paket C di Desa Wiyono Kecamatan Gedung Tataan Kabupaten Pesawaran, dimana kemampuan belajar mandiri peserta didik cenderung kurang mandiri karena keterbatasan waktu belajar serta minimnya fasilitas belajar dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn cenderung sedang, hanya berkisar antara 60 70 dalam kategori keeratan sedang.The aim of this research was to explain the relationship between self study ability with the study result of Pancasila and civic education of C Package in Wiyono village Gedung Tataan sub district Pesawaran regency in academic year 2016/2017. The method used in this research was correlation by using quantitative approach, subyek of research were 38 respondents. The technique of data collecting used questionnaire, observation, and interview. Data analysis using Chi Square. As the result of this research there is a positive relationship between self study ability with the study result of civics and education of C Package in Wiyono village Gedung Tataan sub district Pesawaran regency, where the self study ability of student most probably low because of less time of learning and lack of learning facilities and the result of the student in civic and education is moderate, it was only between 60 70 and it is categorized as moderateKata kunci: hasil belajar PPKn, kemampuan belajar mandiri, pembelajaran PPKn
Peranan Palang Merah Indonesia Meningkatkan Semangat Nasionalisme Di SMA Negeri 2 Tumujajajar. Widya Pengestu Ningrum; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 8 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This reseach was conducted to find out and analyze of indonesian Red Cross (PMI) in improve the spirit of nationalism in senior high school 2 Tumijajar. The method thad used inthis research was descriptive method with quantitative approarch. The populations were 30 respondents. Data analiysis that used in this research was Chi Square. Besed on the result of this research indicated : (1) The role of Indonesian Red Cross (PMI) (X) be dominant in category have a role with presentage 43,3%, (2) Improve the spirit of nationalism (Y) be dominant in high category with precentage 73,3%, (3) the result of this research indicate that have been postive relation, segnificant, and good relation between Indonesian Red Cross to improve the spirit of nationalism, that increasingly the higher role of Indonesian Red Cross was could to improve the spirit of nationalism. Expected that PMI can maintain its role in improved the spirit of student nationalism.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis Peranan Palang Merah Indonesia (PMI) Dalam Meningkatkan Semangat Nasionalisme di SMA Negeri 2 Tumijajar. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah populasi 30 responden. Analisis data menggunakan Chi Kuadrat. Hasil penelitian ini menujukkan : (1) Peranan Palang Merah Indonesia (X) dominan pada kategori sangat berperan dengan presentase 43,3%, (2) menngkatkan semangat nasionalisme (Y) dominan pada kategori tinggi dengan presentase 73,3 %, (3) hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang sangat positif, segnifikan, dan kategori keeratan cukup antara Peranan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk meningkatkan semangat nasionalisme, artinya semakin beperannya Palang Merah Indonsia (PMI) memungkinkan semakin meningkatkan semangat Nasionalisme. Diharapakan Palang Merah Indonesia (PMI) dapat memepertahankan perannya dalam meningkatkan semangat nasionalisme siswa.Kata kunci :PMI, semangat, nasionalisme
Peran Guru Dalam Menanamkan Sikap Nasionalisme Pada Anak Usia Dini Rezki Erfinda Dinar; Hermi Yanzi; Abdul Halim
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 2 (2019): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe the role of the teacher in instilling nationalism in early childhood in shaping the nationalist attitude of students in Raudlatul Ulum Kresnomulyo Kindergarten. The research method used in this research is descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques use interviews, observation, and documentation while data analysis uses data validity techniques with triangulation. Based on the results of the study note that; The teachers at Raudlatul Ulum Kindergarten have carried out the planting of nationalism towards their students both in learning activities and outside learning. As for the example of the implementation of planting nationalism in learning activities, the teacher and students sing national songs or nationalities before the learning activities begin. Whereas outside learning activities there is one example of the implementation of the planting of nationalist attitudes, namely the routine activities of flag ceremonies that are held every Monday. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan sikap nasionalisme pada anak usia dini dalam membentuk sikap nasionalis peserta didik di TK Raudlatul Ulum Kresnomulyo. Metode penelitian yang  digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan teknik keabsahan data dengan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa; Para guru di TK Raudlatul Ulum telah melaksanakan penanaman sikap nasionalisme kepada peserta didiknya baik di dalam kegiatan pembelajaran maupun di luar pembelajaran. adapun salah contoh dari pelaksanaan penanaman sikap nasionalisme di dalam kegiatan pembelajaran adalah guru dan peserta didik menyanyikan lagu nasional atau kebangsaan sebelum kegiatan belajara dimulai. Sedangkan di luar kegiatan pembelajaran terdapat salah satu contoh dari pelaksanaan penanaman sikap nasionalisme yaitu kegiatan rutin upacara bendera yang dilakukan setiap hari senin. Kata Kunci : Pelaksanaan, Penanaman, Sikap, Nasionalisme 
Co-Authors A Halim Aan Suardi Abdillah, Ade Arif Abdul Halim Abdul Rozak Abdurahman Abdurrahman Adam Mustapa Ade Aulia Sukma Ade Yoga Pradana ADE YULIASARI Adelina Hasyim Adelina Hasyim Adithya Defriansyah Agus Firdaus Ahmad Rofa'i Ahman Tosi Hartino Aina Fayanti Aj Dara Ajeng Sekar Kinanti Albet Maydiantoro Ana Astriyani Ms Andry Agustinus Angga Yudana Saputra Anggun Novionita Anggun Novionita, Anggun Anggun Septiana Anis Kurnia Anisa Rosdiana aransyah, Ade Arip Gunawan Arista Kurniawati Artika Yasinda Atika Febtiana Sari Ayu Ariskha Mutiya Ayu Lintri Shinta Ayu Purry Purnama Barchah Pitoewas Bercah Pitoweas Berchah Piteoewas Berchah Pitoerwas Berchah Pitoewas Cahaya Erizha Saputri Carollina Berlianti Dara Hayfa Dita Deffy Ariyanti Deni Saepulloh Desi Narita Desi Ratnasari Devi Putri Devi Sutrisno Putri Devita Puspa Sari Dewi Junita Manurung Diah Triani Dian Aprilia Dian Naharani Dian Permata Sari Dina Maulina Dwi Annisa Afriana Dwi Ramadani Prastianingsih Dwi Rimbawan Edi Siswanto Edi Siswanto Edwin Mahendra Pradana Een Yayah Haenilah Eka Apriyani Eka Sapradinata Eko Putra Wijaya Elin Eliawati Elisa Seftiyana Elisa Seftiyana Elisa Seftriyana Elisa Seftriyana Elly Sukmawati Elly Sukmawati, Elly Elsa Nursabrina Ema Triyani Emil El Faisal Emil El Faisal, Emil El Endang Lestari Endang Lusiati Eva Handayani Evi Susanti Evi Yunita Sari evvi ari widyawati Faradila Hayuning Utami Farasiska, Jihan Tama Fatimatuz Zahrah Febi Putri Nuri Febra Anjar Kusuma, Febra Anjar Febran Karlos Felia Mutiara Sari Feni Desna Sari Fera Erfita Ferba Linda Fitra Endi Fernanda Fitria, Anita Fredy Novari Frentia Riskiyani Gangsar Juhanggito Gita Faolina Gita Rahmi Pertiwi Hadi Hartono Haliza, Mirna Nur Haris Fajrin Hasan Hariri Hasven Stama Dova Hendra Mawan Heni Istiani Heni Lestiawati Hikmah Fito'ah Tyas Utami Hikmah Nur Azizah Holilulloh Holilulloh Holilulloh Holilulloh Idris Suma Afandi Ima Wati Indah Permata Sari Indah Permata Sari Indri Eka Septiani Inka Attahu Ulfa Intan Ayu Pratiwi, Intan Ayu Intan Bimbing Rakasiwi Inten Putri Resmi Zaini Iqbal Haries Suhada Irawan Suntoro Irawan Suntoro Irene Desy Palupi Ismi Rakhmawati Janah, Maidatul Jayawarsa, A.A. Ketut Jeck Prodes Wijaya Jesi Devialita Joshua Ritonga Juanda Hadi Saputra Karyadi Hidayat Kayla Zahara Salsabila Ketut Linda Dewi Koko Nurcahyo Arianto Kurnia Nurkaromah Kurnisar Kurnisar Lady Anst Laeni Novita Amin Leni Puspita Lia Septika Liana Rizki Putri Lilis Suhaeti Linda Wati Lintang Ajeng Astrini Lintang Sharastuti Luki Susanto Lusi Linda Sari, Lusi Linda M. Efendi Marelita Devisa Maria Desti Rita Marsella Faranina Putri Maya Yulianti Meishya Puspita Andiyana Meli Septania Meliansari Meliansari Mentari, Ana Meri Sartika Meta Ambarsari Mey Rizka Zayulate Muhamad Ilham Satria P. Muhammad Haris Septiawan Muhammad Mona Adha Mukhlis Effendi Muklas Nurahman Mustakim Mustakim Mutya Safitri Nabila Nabila Nadiya Adista Putri Nanda Amalia Mirza Naufal Halim Neillisa Regga Syahputri Neni Hasnunidah Netika Wuri nevita safutri warganegara Ni Wayan Sayuwaktini Niken Kusumaning Palupi Nita, Risva Novi Liani Novita Hariyani Novita Widiyaningrum Nur Afni Destia Fani Nur Anggraini Nur Anita Sari Nur Shelina Nur Sidik Nur Widiati Nurhayati Nurhayati Nurhayati nurhayati nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurma Juwita Nurul Alliah Nyoman Atyani Okta Darmayati Oktavianna Hidayati Oktralika, Oktralika Pantiana Eli Lestari Pita Normalia Pluto Wurdiman Prayit Prayit Raharjo, Makmun Ramadhan Hidayattulloh Rantika Kurniati Renita Dean Sari Renna Oktavia Sari Rentika Oktapiani Resta Melisa Benanza Resti Febriyanti Retno Ningsih Reysti Ani Safitri Reza Pahlevi Reza Wahyuni Rezki Erfinda Dinar Rian Kusumawati Rika Warnita Rima Permata Sari Rio Teguh Setyono Risdiyanto Prayoga Rismawati Silalahi Risva Nita Ritonga, Joshua Riyo Nur Buana Rizal Maulana, Rizal Rohman Rohman Rohman Rohman Rohman Rohman Roma Aprizon Rony, Zahara Tussoleha Rosidah Nurul Latifah Roy Kembar Habibi Roy Kembar Habibi, Roy Kembar Septa Polentari Septilia Septilia Septri Yanti Seri Sudiwito Serli Serli Sharastuti, Lintang Sharastuti, Lintang Sinta Ronauli Sitinjak Sirun Atora Siska Yanti Siswanto, Edi Sita Oktaviani Siti Amalia Susanti Siti Munawaroh Siti Nuraini Siti Rahmadina Siti Rohani Sonia Octaviani Sri Endarlina Sri Hastuti Noer SRI LESTARI Sri Sumarni Sri Sumarni Suci Daniati Suciati Nurmala Sunyono - - Susanti, Emi Susi Novita Sutri Handayani Syamsul Arifin Syarifuddin Tambat Nurhasan Tesa Lonika Silvia Tika Listiana Tony Susetyo Tori Seldesani Tri Wahyuni Tri Yukanti Triana Desita Sari Umi Chotimah Umi Farida Umi Wulandari Utami, Faradila Hayuning Vianasari Vianasari Viki Septian viyanti Viyanti Viyanti Wahyu Lestari Yuliana Wegi Aprianto Widya Hestiningtyas Widya Pengestu Ningrum Wiji Riyani Wita Herlina Wulandari Wulandari Wulandari, Selva Yela Tranica Sanur Yesi Eka Pratiwi Yesi Surya Resita Yesi Suryanti Yolanda Regina Your Nety Yuliana Yuliana Yuni Purwaningsih Yunisca M.Pd S.Pd Nurmalisa Yunisca urmalisa Yunusca Nurmalisa Yuri Andriyadi Yusan Elpriani Simanjuntak Yusuf, Muhammed Zulfikar Zulfikar