p-Index From 2021 - 2026
5.786
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Rekayasa Proses Jurnal Pendidikan Karakter Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN JPTK: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Rotasi METANA Mechatronics, Electrical Power, and Vehicular Technology JURNAL TEKNIK MESIN Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Jurnal Bahan Alam Terbarukan Majalah Ilmiah MOMENTUM Jurnal Manajemen Dayasaing Jurnal Rekayasa Mesin Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Jurnal Akuntansi dan Pajak Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Civil Engineering Journal CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia Journal of Halal Jurnal Rekayasa Proses Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Reka Buana : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia Jurnal Inovasi Teknik Kimia BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Pendidikan Equilibrium Journal of Chemical Engineering Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif International Journal of Business, Economics, and Social Development Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Surakarta Civil Engineering Review Journal of Governance and Social Policy JISIP UNJA (Jurnal Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Jambi) IJLHE: International Journal of Language, Humanities, and Education Jurnal Profesi Insinyur Indonesia International Journal of Renewable Energy Development Jurnal Teknik Indonesia Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL MODEL PEMBELAJARAN COMPETENCE BASED TRAINING (CBT) BERBASIS KARAKTER UNTUK PEMBELAJARAN PRAKTIK Paryanto Paryanto; Arianto Leman Soemawidagdo; Sunarso Sunarso
Jurnal Kependidikan Vol. 43, No.2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v43i2.2262

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan adalah: (1) menghasilkan seperangkat prosedur/tahapan model pembelajaran CBT berbasis karakter; (2) mengetahui tingkat keterlaksanaan proses integrasi aspek karakter melalui model pembelajaran CBT berbasis karakter. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan Research and Development dengan tahapan: (1) studi pendahuluan untuk mengumpulkan informasi tentang kebutuhan pengembangan; (2) penyusunan model konseptual; (3) melakukan validasi model melalui kegiatan FGD; (4) merevisi model konseptual; (5) uji coba model konseptual. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan adalah: (1) tahapan dalam pembelajaran CBT berbasis karakter adalah eksplorasi aspek karakter terkait dengan karakter kerja praktik, grouping, diskusi penyusunan work preparation sheet, pelaksanaan praktik disertai dengan pendampingan dan pembimbingan, proses assessment; (2) berdasarkan hasil uji coba yang telah dilaksanakan, tingkat keterlaksanaan proses integrasi aspek karakter melalui model pembelajaran CBT berbasis karakter adalah 5% belum terlaksana, 12% terlaksana belum konsisten, 16% terlaksana dengan konsisten, dan 70% telah membudaya
Implementasi Model Assessment for Learning (AFL) pada Pembelajaran Proses Pemesinan di Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Ft Uny Paryanto Paryanto; Sudiyatno Sudiyatno
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 20, No 1 (2011): (Mei)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.402 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v20i1.7758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mewujudkan proses pembelajaran dengan menggunakan model assessment for learning (AfL); (2) membuat perangkat pendukung untuk menjalankan model AfL; (3) mengetahui  tingkat efektifitas implementasi AfL dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran praktik pemesinan. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas pada mata kuliah praktik Proses Pemesinan Lanjut yang diselenggarakan di semester ganjil (semester 3). Subjek penelitian adalah mahasiswa kelas D1. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan dipaparkan secara kualitatif. Penelitian mendapatkan hasil: (1) tahap penerapan model AfL pada pembelajaran praktik pemesinan adalah penjelasan materi pembelajaran dan metode AfL yang akan digunakan, pelaksanaan pembelajaran praktik, pemantauan harian, dan penilaian produk akhir; (2) perangkat yang diperlukan untuk menjalankan model AfL adalah lembar pemantauan harian yang terdiri dari lembar penilaian proses kerja pemesinan, lembar penilaian perilaku dan sikap personal mahasiswa, lembar pengamatan harian, dan lembar penilaian akhir produk; (3)  implementasi model AfL pada proses pembelajaran praktik pemesinan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran praktik pemesinan, yaitu mampu meningkatkan proses kerja sebesar 33,08%, perilaku dan sikap personal mahasiswa sebesar 29,5%, serta mampu meningkatkan prestasi belajar sebesar 29,9%.
Evaluasi Pelaksanaan Praktik Pemesinan Mahasiswa D3 Teknik Mesin UNY Paryanto Paryanto
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 17, No 1 (2008): (Mei)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.334 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v17i1.7653

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengevaluasi pelaksanaan praktik pemesinan di jurusan Pendidikan Teknik Mesin UNY. Evaluasi yang dilaksanakan meliputi pelaksanaan kurikulum dilihat dari (1) struktur program yang ada, (2) hambatan yang dialami Dosen dalam proses pembelajaran  praktik pemesinan, (3) hambatan yang dialami mahasiswa dalam proses pembelajaran  praktik pemesinan, (4) relevansi kondisi peralatan praktik pemesinan yang ada dengan tuntutan kurikulum, serta (5) prestasi mahasiswa setelah mengikuti perkuliahan praktik pemesinan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif dengan data kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di bengkel Mesin Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNY pada bulan Juli sampai November 2007. Subjek penelitian seluruh mahasiswa D3 Teknik Mesin semester 2 dan 3. Pengumpulan data dengan angket, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) pelaksanaan struktur program kurikulum termasuk dalam kategori sangat baik, (2) dosen mengalami beberapa hambatan, terutama kurangnya motivasi mahasswa dalam melaksanakan praktik dan rendahnya kinerja mesin yang ada, (3) hambatan yang dialami mahasiswa selama praktik terutama karena masalah ketersediaan bahan praktik dan rendahnya kinerja mesin yang ada, (4) kelengkapan sarana praktikyang ada dalam kategori cukup, (5) prestasi mahasiswa setelah mengikuti praktik pemesinan dalam kategori cukup baik.
Implementasi Nilai Karakter dalam Pembelajaran Proses Pemesinan Komplek Menggunakan Metode Pembelajaran Kolaboratif Paryanto Paryanto
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 22, No 1 (2014): (Mei)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.667 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v22i1.8838

Abstract

The objectives of this study were (1) to analysethe changes of the students’ attitudes resulted by the implementation of characters education in the practice of Complex Machining Processes using the collaborative skills based method; (2) to assess the improvement of the students’ achievement after the implementation. This study is a Class Action Research conducted in the practice of Complex MachiningProcesses. The data collection  was conducted using observation, documentation, interviews and assessment results of the practices. The data analysis technique useda quantitative descriptive analysis. The results revealed: (1) the significant positive attitudinal changesof the students with the averages of 30% ; (2) the students increased the achievement with the averages of 7 points.
Penerapan Metode Pembelajaran Kolaboratif Tipe Group Investigation untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Teori Pemesinan Dasar Paryanto Paryanto
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 19, No 2 (2010): (Oktober)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jptk.v19i2.7738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas pembelajaran Teori Pemesinan Dasar setelah menerapkan metode pembelajaran kolaboratif tipe Group Investigation. Peningkatan kualitas pembelajaran yang dimaksud adalah peningkatan aktifitas dan prestasi belajar mahasiswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas pada pembelajaran Teori Pemesinan Dasar yang diselenggarakan di semester ganjil yaitu semester 1. Subyek penelitian adalah mahasiswa kelas A program S1 tahun ajaran 2009/2010. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, tes, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah penerapan metode pembelajaran kolaboratif tipe group investigation, dapat meningkatkan (1) aktifitas belajar mahasiswa pada pembelajaran Teori Pemesinan Dasar sebesar 25%, (2) prestasi belajar mahasiswa pada pembelajaran Teori Pemesinan Dasar sebesar 14%.
UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN KINEMATIKA DAN DINAMIKA MESIN MELALUI IMPLEMENTASI LEMBAR KERJA TERSTRUKTUR DI JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Asnawi Asnawi; Paryanto Paryanto
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 21, No 2 (2012): (Oktober)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.262 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v21i2.3283

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study is to improve the learning quality of Kinematics and Dynamic of  Mechanical System course through a structural worksheet. The improvement in this context referes to students’activities and their learning motivation. This reserach was conducted by using action reserach method on Kinematics and Dynamic of  Mechanical System course in odd semester. The reserach object was the third semester students of Information Technology Department. Data collection techniques were observation, decumentation, and interview. Data analysis technique was using descriptive analysis which was presented in the form of quantitaive.The result of the reserach showed that 1) the implementation of structural worksheet was able to improve the students’learning activities on Kinematics and Dynamic of  Mechanical System course (20%), 2) the implementation of structural worksheet was able to improve the students’learning motivation (40%).Keywords : learning activities, learning achievement and structural worksheet   
PEMBUATAN ALAT PENCELUPAN DAN FIKSASI ZAT WARNA ALAMI MANGROVE JENIS RHIZOPORA STYLOSA, MAHONI, DAN INDIGOFERA Paryanto Paryanto; Rivaldo Zamara; Syamsul Mu’arif Subekhi
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.357 KB)

Abstract

Perkembangan batik di Indonesia sangat pesat hal ini dapat dilihat dari banyaknya industri batik yang ada di Indonesia. Bahkan pada tanggal 2 Oktober 2009 batik di Indonesia sudah  mendapatkan pengakuan dari UNESCO yang merupakan kriteria Intangiable Cultural Heritage for Humanity. Studi kasus dilakukan di UKM I yang terletak di Desa Kuwiran, dan UKM II di Desa Denggungan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali alat pencelupan dan fiksasi yang digunakan dalam proses produksi batik masih menggunakan alat pencelup dan fiksasi (penguncian) yang kurang efektif dan efisien sehingga berdampak terhadap produksi batik. Alat pencelup dan fiksasi terdiri atas tiga bagian utama, bagian pertama adalah, volume sebesar 78 Liter, berbahan dasar stainless stell SS 304, tebal 0,5 mm, yang dilengkapi dengan roller. Bagian kedua adalah rangka terbuat dari besi siku (L44) dan besi UNP (U55), dimensi rangka 128 cm x 55 cm x 165 cm. Bagian ketiga pemutar, terbuat dari material galvanis, panjang 120 cm, berfungsi ganda selain sebagai media pemutar kain juga untuk meniriskan kain. Peralatan tambahan adalah peniti dan karet ban digunakan untuk menghubungkan kedua ujung kain agar terjadi pemutaran secara kontinyu, berat alat keseluruhan 105 kg. Alat yang dibuat  lebih efektif dan efisien dengan waktu proses pencelupan lebih singkat dari alat sebelumnya19 menit menjadi 9 menit, peningkatan kapasitas pencelupan dari 25 kali sehari menjadi 53 kali sehari serta peningkatan kapasitas produksi dari 57,5m2kain/hari menjadi 121,9m2kain/hari, meminimalisir hilangnya zat warna alami maupun fiksator dari 147,82 ml/m2 kain menjadi 111,30 ml/m2 kain. Hasil uji ketahanan luntur terhadap gosokan (gosok basah dan kering) dan pencucian  diperoleh hasil pewarnaan terbaik gosok basah dan gosok kering dengan skala Stainning Scale adalah mahoni fiksator kapur dan tawas cd (color different) sebesar 5,6 serta mangrove fiksator kapur cd sebesar 2,7 sedangkan untuk  ketahanan luntur dengan skala Stainning Scale dan skala Grey Scale diperoleh hasil terbaik adalah indigofera fiksator hidrosulfit cd sebesar 0,8 dan mahoni fiksator kapur cd sebesar 1,5.Kata kunci: alat pencelup, pencelupan, fiksasi, zat warna alami
PRODUKSI DAN APLIKASI ZAT WARNA ALAMI DARI KULIT KAYU MAHONI DAN KULIT KAYU TINGI UNTUK BATIK DI DESA KUWIRAN, KECAMATAN BANYUDONO, KABUPATEN BOYOLALI Paryanto Paryanto; Adrian Nur; Desy Nurcahyanti
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v14i2.2505

Abstract

Pengembangan penggunaan pewarna alami sebagai pewarna tekstil baru-baru ini meningkat. Ini karena pewarna alami ramah lingkungan dan mudah diperoleh. Ada sekitar 150 spesies tanaman yang secara intensif menghasilkan pewarna alami. Dari total spesies tanaman yang digunakan sebagai produsen pewarna alam termasuk kayu mahoni dan tingi. Pewarna alami kayu mahoni dan kayu tingi diaplikasikan pada kain 5 kali dan 10 kali pencelupan. Setelah itu penguncian warna pada kain dengan beberapa fixator. Fixator adalah tawas, ferro sulfat, dan kapur. Kemudian kain tetap diuji untuk tahan luntur warna mereka terhadap cucian, pewarnaan, gosok, uji penuaan warna kain, dan uji keringat asam. Hasil eksperimen dengan pencelupan 5 kali menghasilkan warna yang kurang tajam, sedangkan dalam mewarnai 10 kali menghasilkan warna yang lebih tajam dibandingkan untuk warna kain pada pencelupan 5 kali. Hasil analisis percobaan telah menunjukkan bahwa pewarna Mahoni dan Tingi diaplikasikan pada kain batik dan difiksasi menggunakan tawas fixator memiliki nilai evaluasi luntur warna yang optimal. Mengenali warna kain uji penuaan yang memiliki nilai R% terkecil yaitu kain dicelup dengan pewarna mahoni pada pencelupan 10 kali dan difiksasi menggunakan fero sulfat dengan nilai R 6,05. Sedangkan kain yang memiliki nilai R% tertinggi dari kain dicelup dengan pewarna mahoni pada pewarna ke-5 dan difiksasi menggunakan alum fiksator dengan nilai R% sebesar 57,97. Analisis uji ketahanan warna terhadap keringat asam pada kain pewarna Tingi dengan pencelupan 5 kali, nilai perubahan warna kain memiliki skor Gray Scale (GS) 4-5 dengan evaluasi nilai BAIK. Nilai pewarnaan warna dari asetat, kapas, poliamida, poliester, akrilat, dan wol memiliki skor Gray Scale (GS) rata-rata 4 dengan evaluasi nilai BAIK.Kata kunci: mahoni, ramah lingkungan, tingi
PENGAMBILAN ZAT WARNA ALAMI DARI BUAH MANGROVE SPESIES RHIZOPORA MUCRONATA SECARA EKSTRAKSI PADAT-CAIR BATCH TIGA TAHAP DALAM SKALA PILOT PLANT Paryanto Paryanto; Ade Dwi Utama; Fauzia Rahmadita; Rafindra Trisna
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v13i2.2029

Abstract

Pemanfaatan zat warna alami untuk tekstil menjadi salah satu alternatif pengganti zat warna berbahan kimia. Salah satunya merupakan zat pewarna alami dari buah mangrove jenis Rhizopora mucoronata.  Selama ini buah mangrove belum dimanfaatkan padahal buah mangrove mengandung tanin yang merupakan pigmen pewarna alami berwarna coklat.  Pengambilan pigmen tanin dari buah mangrove dilakukan melalui proses ekstraksi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kadar tanin dalam  buah mangrove jenis Rhizopora mucronata sebagai zat pewarna alami. Penelitian ini menggunakan metode ekstraksi padat-cair dilakukan secara batch tiga tahap yaitu ekstraksi yang dilakukan secara berulang-ulang sehingga diharapkan kadar tanin yang terambil lebih banyak. Ekstraksi dijalankan pada ekstraktor-evaporator skala pilot plant. Ekstraksi menggunakan pelarut air dengan rasio  1 kg mangrove : 10 liter air, kondisi operasi temperature dijaga 100 °C selama 1 jam. Parameter pengujian yang diteliti adalah kadar tanin setiap tahap ekstraksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar tanin terbesar terdapat pada ekstrak sebesar 1662 ppm dengan volume esktrak 5,23 Liter. Absorbansi maksium pada ekstrak 15 yaitu 0,541 terjadi pada panjang gelombang 675 nm. Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa ekstraksi buah mangrove jenis Rhizopora mucronata sangat berpeluang untuk dimanfaatkan sebagai zat pewarna alami.Kata Kunci : batch tiga tahap, ekstraksi, mangrove, tanin 
Application of Biogas Production Technology from Various Feedstocks on Small-Medium-Micro Enterprises: A Case Study Ari Diana Susanti; Cornelius Satria Yudha; Leader Firstandika; Paryanto Paryanto; Wusana Agung Wibowo
Equilibrium Journal of Chemical Engineering Vol 2, No 2 (2018): Volume 2 No 2 July 2018
Publisher : Program studi Teknik Kimia UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/equilibrium.v2i2.40433

Abstract

Biogas production process is an alternative method to reduce dependency on non-renewable fossil-based energy consumption and also can reduce greenhouse gases production both domestically and industrially. The existing biogas technology is suitable to be adapted in small-micro-medium enterprises and domestics, specifically for those who raise cattle. The case study was performed by observation of biogas production with various wastes as feed, namely cow dung, quail manure, and wastewater of tofu production. The study conducted via direct interviews with stake holders and visitations to the instalations. Based on our observation, biogas production from cow dung exhibits the shortest retention time compared to the others, aside from the value of C/N ratio of the biogas feedstocks. The presence of biogas production installations are significantly reducing the energy supplies among the users. Beside as biogas product, the instalations also produce solid and liquid fertilizers as by-products and have relatively high economic value. Socio – engineering problems based on the application of biodigester are also studied.
Co-Authors Aan Ardian Abimanyu, Candra Ade Dwi Utama Adrian Nur AGUS PURWANTO Agus Purwanto Agus Widyianto Agustinus Dimas Krisna Adi Nugroho Ajeng L. Puspitaningrum Alim Harun Pamungkas Alqarni, Wais Aminatun, Tien Anang Rosihan Andhi Nur Rahmadi, Andhi Nur Andrian Riyadi Andrian Wisnu Dewangga Angga Dwi Wibowo Ardianto, Aan Ari Diana Susanti Ari Diana Susanti, Ari Diana Aries Susanty Arrozi, Wahyu Asnawi Asnawi Asri Widowati Azalia Kartika Suri, Azalia Kartika Azhari, Fadlan Azizah, Rifo N Baskoro, Catur Hilman Adritya Haryo Bhakti Baskoro, Sefrian Imam Berkah Fajar TK Busairi, Achmad Cornelius Satria Yudha Desy Sulistyowati, Desy Dewi, Kristina Ratna Dian Retnaningdyah, Dian Dwi Budi Santoso Dyah Kusuma Dewi Eko Riswanto, Eko Endang Kwartiningsih Endang Mastuti F, Nur Kholis Fadillah, Nuzulul Fathika, Rahma N Fauzia Rahmadita Febrianto Amri Ristadi Febrianto Amri Ristadi Felani, Muhamad Iqbal Fendri Ferdian Firdausy, Farah Mutia Firstandika, Leader Gito Sugiyanto Guterres, Natalino Fonseca D.S. Hanifa, Vina Hariana, Hariana Haryanto, Rifqi Hasnan Bachtiar Hermiyanto Hermiyanto Heru Mugiarso Ilham Roy Saputro, Ilham Roy Indrawan, Harry Intan Kusumawati Jati, Andika Seto Kuncoro Joga Dharma Setiawan Laela Khasanah, Isrofiah Lega, Michael Lely Hendarti Lutfiani, Rachmi Azizah M. Yogi Riyantama Isjoni Maghfi, Risya Ulayyar Mamok Suprapto Mansuri, Aly Syariati Margono Margono Maryova, Frieska Maulana, Andra Mochammad Ariyanto Mohammad Samsul Bakhri Mohammad Tauviqirrahman Monot Wicaksono Muhammad Fadilah Arsyad Muhammad Fardan Ibnu Aji Munadi Munadi Munyensanga, Patrick Muslim, Zulkifli Alif Nur Cahyo Nurcahyanti, Desy Nurwijayanti Orlanda Arya Hidayat Penny Rahmawaty Pranolo, Sunu Herwi Pratama, Rakha Rahmadani Prismantoko, Adi Putra, Raka Mancini Putro, Wibisono Handoko Rachmi Azizah Lutfiani Rafindra Trisna Rahmadi, Kristian Jati Rahmanta, Mujammil Asdhiyoga Raka Mancini Putra Ramadhan, Rifky Daffa Ratih Pujiastuti Ratri H. Hapsari Reto Ika Sundari, Reto Ika Ridwan Afandi Rivaldo Zamara Roni Permana Saputra Rossari, Meydiana RR Laksistya Rania Nur Prita Maira Rusnaldy Rusnaldy Rusnaldy Rusnaldy Sachrul Iswahyudi Saputra, Calvin Darma Saputra, Nandika Aji Sarfilianty Anggiani, Sarfilianty Sari Ayu Wulandari Setiawan, Muhammad Farouk SETYAWAN, YOGA Setyawati, Rosana Budi Sigit Mujiarto Simalango, Antonius Simon Dicky Surya Sanjaya Soleh, Mochamad Sudiyatno Sudiyatno Sugeng Riyanto Sukis, Muhamad Sulardjaka Sulardjaka Sumar Hadi Suryo Sunarso . Sunarso Sunarso Sunarta Supriyo Supriyo Surya, Rizqi Diaz Susilo Adi Widyanto Sutrisno AB, Joko Syamsul Mu’arif Subekhi Toriq, Sulthan Totok Apriyanto, Totok Triasdian, Yayak Trismianto, Devout Prakoso Wibowo, Angga Dwi Wijayanto, Ristyan Willy Arafah Willy Arafah, Willy WINARTO Wusana A. Wibowo Wusana Agung Wibowo, Wusana Agung Xander Salahudin Yoga Guntur Sampurno