p-Index From 2021 - 2026
9.715
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora Jurnal Borneo Administrator: Media Pengembangan Paradigma dan Inovasi Sistem Administrasi Negara Dia: Jurnal Administrasi Publik Jurnal Manajemen Pelayanan Publik JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Journal of Humanities and Social Studies Jambura Journal of Community Empowerment Sospol : Jurnal Sosial Politik Bantenese Jurnal Pengabdian Masyarakat Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Ilomata International Journal of Social Science Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Jurnal Akuntansi dan Keuangan Jurnal Manajemen Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Journal of Law, Poliitic and Humanities Sciences of Pharmacy Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara PERMANA : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan TOFEDU: The Future of Education Journal JANE (Jurnal Administrasi Negara) Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi IIJSE Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Baktimu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Manajemen : Jurnal Ekonomi Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN USAHA KECIL PEMBUAT TEMPE DENGAN METODE VALUE CHAIN DI DESA CISEMPUR KABUPATEN SUMEDANG Karlina, Nina
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 1, No 2 (2020): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v1i2.26626

Abstract

Tempe merupakan produk pangan yang telah diakui dunia sebagai produk Indonesia. Selain nilai kearifan lokal dan budaya, tempe juga menjadi produk pangan yang kaya akan zat gizi,  kandungan kalsium dalam tempe mempunyai nilai bioavailabilitas sebesar 66%. Selain itu, kandungan asam lemak bebas dan asam amino bebas dalam tempe membuat makanan ini mudah dicerna dan diserap oleh tubuh. Terdapat beberapa tantangan dalam pengembangan tempe, antara lain standar higiene yang harus dipenuhi oleh para usaha kecil menengah (UKM). Diperlukan pula diversifikasi produk dan inovasi serta citra tempe, misalnya pengemasan, inovasi hidangan, dan pengembangan produk dari tempe seperti suplemen bioaktif dari tempe.Metode pengembangan usaha kecil pembuat tempe di Desa Cisempur dilakukan  melalui metode value chain. Yang pertama dilakukan adalah mendakan survei dan wawancara bersama Tim KKNM tematik kewirausahaan. Dengan survey maka diperoleh  masalah dan kendala industry tempe di Desa Cisempur, setelah proses survey maka dilakukan  analisis melalui diferensiasi produk untuk mencari inovasi produk yang dapat dihasilkan dari olahan tempe seperti Susu Soyu dan Keripik Tempe. Setelah melakukan variasi produk maka perluasan daerah pemasaran olahan tempe  menjadi focus pengembangan lebih lanjut. Tempeh is a food product that has been recognized worldwide as an Indonesian product. In addition to the value of local wisdom and culture, tempeh is also a food product that is rich in nutrients, the calcium content in tempeh has a bioavailability value of 66%. In addition, the content of free fatty acids and free amino acids in tempeh makes this food easily digested and absorbed by the body. There are several challenges in the development of tempeh, including hygiene standards that must be met by small and medium enterprises (SMEs). Product diversification and innovation as well as the image of tempeh are also needed, such as packaging, dish innovation, and product development from tempeh such as bioactive supplements from tempeh. The method of developing small-scale tempeh-making businesses in Cisempur Village was carried out through the value chain method. The first step was to conduct a survey and interview with the KKNM Team on the theme of entrepreneurship. With the survey, the problems and constraints of the tempe industry in Cisempur Village were obtained. After the survey process, an analysis was carried out through product differentiation to find product innovations that could be produced from processed tempe such as Soy Milk and Tempe Chips. After making product variations, the expansion of the processed tempe marketing area is the focus of further development,
PERENCANAAN PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI PROVINSI JAWA BARAT (STUDI PADA PELATIHAN KERJA MANDIRI) Setyadharma, Ichsan; Nurasa, Heru; Karlina, Nina
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 16, No 1 (2024): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v16i1.28706

Abstract

Penelitian ini mengenai Perencanaan Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat. Latar belakang penelitian ini Jawa Barat memiliki jumlah penduduk tertinggi di Indonesia dan memiliki tantangan yang besar untuk mengatasi jumlah pengangguran. Dalam target Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja masih terdapat target yang belum tercapai, penelitian ini berusaha mengetahui bagaimana perencanaan Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja. Penelitian ini menggunakan langkah-langkah perencanaan James. A.F. Stoner yang memiliki 4 langkah yaitu tetapkan tujuan atau seperangkat tujuan, definisikan situasi saat ini, identifikasikan hal-hal yang membantu dan menghambat tujuan-tujuan dan kembangkan rencana atau perangkat tindakan untuk mencapai tujuan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan melakukan observasi, wawancara, dan analisis dokumen sebagai teknik pengumpulan data. This research is about the Planning of Workforce Quality and Productivity Improvement Program at the Manpower and Transmigration Office of West Java Province. The background of this study is that West Java has the highest population in Indonesia and has a big challenge to overcome unemployment. In the target of the Workforce Quality and Productivity Improvement Program there are still targets that have not yet been achieved, this study seeks to find out how the planning of the Workforce Quality and Productivity Improvement Program. This research used James A.F Stoner planning steps that have 4 steps, namely setting goals or set of goals, defining the current situation, identifying things that help and hinder goals and develop plans or tools of action to achieve goals. This research used qualitative research by doing observations, interviews and analysis document as data collection techniques.
Indonesian mental revolution movement as a key-drive for accelerating the quality of public services: from idea to implementation Pandiangan, Freddy; Ningrum, Sinta; Karlina, Nina; Mulyawan, Rahman; Madani, Muhlis; Yusuf, Muhammad
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 14, No 2 (2024): August 2024
Publisher : Department of Government Studies Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ojip.v14i2.15023

Abstract

This research aims to find out the implementation of a mental revolution that encourages  the acceleration of innovation and digitalization of public services through the implementation of e-government to build a clean, effective, democratic and trusted government.  The research design uses descriptive qualitative research by analyzing policy documents. This article examines the evolution of public service innovation policies in Indonesia related to the mental revolution initiative. The documents reviewed are laws, government regulations, ministerial regulations, and policy documents related to public service innovation and transformation, as well as e-government from January 2014 to May 2024. The results showed that since the launch of the National Movement for Mental Revolution, through the Indonesia Serves program, there has been an acceleration of the process of developing public service digitization innovations. This initiative encourages the acceleration of changes in the quality of public services by accelerating changes in the mindset, attitudes, and behavior of state civil apparatus to produce service innovations that improve the quality of public services. The acceleration of innovation development through e-government and public service digitalization can be realized with budget support, human resource readiness, sustainable policy commitment, and strong leadership in supporting the sustainability of holistic public service innovation. 
STUDY ON THE OPTIMIZATION OF MULBERRY LEAF EXTRACT BY MACERATING ETHANOL AND MICROWAVE ASSISTED EXTRACTION METHOD (MAE) WITH NATURAL DEEP EUTECTIC SOLVENTS (NADES) Kunaedi, Aan; Indawati, Iin; Karlina, Nina; Fadhillah, Zakie; Cantika, Citra Dhea; Khulfiah, Ade Ayu
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 9 No 1 (January-April 2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v9i1.7915

Abstract

Ethanol extract from the leaves of Morus alba, an herb, has been widely used for medicine, including commercial formulations. This study aims to compare the characteristics of NADES extract using the MAE method and the maceration method. Mulberry leaf simplicia (Morus alba. L) ethanol extract was made with various ethanol concentrations of 50%, 60%, 70%, 80%, and 90%, and NADES (Natural Deep Eutectic Solvents) extract with a solvent ratio of 1:20 and 1: 30 on the MAE (Microwave Assisted Extraction) method with a time of 5 and 10 minutes. Measurement of total flavonoid content and total phenolic content was carried out by UV-vis spectrophotometry with quercetin and gallic acid as reference standards. The results showed that the ethanol extract with ethanol concentrations of 50%, 60%, 70%, 80%, and 90% had an average total flavonoid content; and total phenolic: 0.73%, 0.9%, 1.32%, 1.18%, 0.77%; total phenolic 96.789 mg/g, 71.262 mg/g, 126.465 mg/g, 116.643 mg/g, 93.366 mg/g. NADES extract with a solvent ratio of 1:20 at MAE 5" and 10" minutes obtained flavonoid levels of 0.36%, 0.4%, and total phenolic levels of 36.099 mg/g; 75.621 mg/g. While a ratio of 1:30 with an MAE time of 5" and 10" minutes, the flavonoid content was 0.44%; 0.48%, and the total phenolic content of 61.884 mg/g; 121.237 mg/g. Results of water-soluble essence of ethanol extract; NADES is 26%–31%; 21–24%. Result of ethanol soluble extract content of ethanol extract; NADES is in the range of 36%–42%; 85%–86%. Result of the specific gravity of ethanol extract; NADES is in the range of 0.82 g/mL–0.95 g/mL; 1.08 g/mL–1.18 g/mL. The ethanol extract pH test results were; NADES in the range 6.90–7.01; 7.59–7.89.
ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF THE WHISTLEBLOWING SYSTEM IN THE KENDARI CITY GOVERNMENT Andriansyah, Rizaldi Tri; Widianingsih, Ida; Karlina, Nina
Sosiohumaniora Vol 26, No 1 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v26i1.52962

Abstract

The whistleblowing system is becoming an increasingly utilized tool worldwide to prevent and detect current violations. However, its implementation is not easy, as individuals require a sense of security and safety guarantees to be willing to participate in preventing violations and corruption. Therefore, adequate structures and processes are needed for its implementation. Kendari City is the only local government in the Southeast Sulawesi Province region that has implemented a whistleblowing system in its administration. This research aims to analyze the structure, mechanisms, and procedures of the whistleblowing system that has been implemented using best practices established by the Deputy of Investigation at the Financial and Development Supervisory Agency. The research employs a qualitative approach, utilizing document studies, observations, and interviews with individuals involved or directly engaged in implementing the whistleblowing system in the Kendari City government. The results indicate that the whistleblowing system implementation’s structure, mechanisms, and procedures have adhered to best practices in policy and institutional aspects as per the Technical Guidance Guidelines for the Implementation of the Thematic Fraud Control Plan System and Internal Whistleblowing Behavior.
Leadership Model of the Nurul Barokah Cikijing Majalengka Islamic Boarding School Kyai: (Between Tradition and Innovation) Ahmad Sahid, Toto; Ahmad Yani; Nina Karlina; Ari Yandi Hidayat
The Future of Education Journal Vol 3 No 5 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v3i5.364

Abstract

This study examines the leadership model of kyai at the Nurul Barokah Islamic Boarding School, Cikijing, Majalengka, which is known as a salafiyah Islamic boarding school with the characteristics of sorogan, bandungan, and yellow book learning traditions. Since its establishment in 1984, this Islamic boarding school has combined tradition-based education with modern innovations, such as the establishment of formal schools (RA, SD, SMP, SMA), tahfidz programs, and Job Training Centers (BLK) in the fields of sewing, farming, and technology training. This Islamic boarding school also involves more than 713 active students and has produced thousands of alumni who have contributed as scholars, community leaders, and professionals in various fields. The study aims to explore the leadership model applied at the Nurul Barokah Islamic Boarding School, Cikijing, Majalengka, with a focus on the interaction between tradition and innovation. This study is expected to provide insight into how traditional values ​​can integrate with modern demands without sacrificing the essence of Islamic boarding schools as Islamic educational institutions. The research method uses a descriptive qualitative approach through in-depth interviews, observation, and documentation. The results of the study indicate that kyai play a central role as a religious-paternalistic leader with a charismatic and visionary character. This leadership model integrates Islamic values ​​with adaptation to modern challenges, creating a harmonious and relevant educational environment. Traditions are maintained, while innovations such as the application of information technology and santri empowerment programs broaden the santri's horizons in facing the global era. The conclusion of the study confirms that the integration of tradition and innovation at the Nurul Barokah Islamic Boarding School is able to maintain the identity of the Islamic boarding school while producing religious individuals, broad-minded, and ready to compete globally. This model can be an inspiration for the development of other Islamic boarding schools in Indonesia.
FORMULASI KRIM BODY SCRUB BERAS KETAN HITAM DAN SARI LABU KUNING SEBAGAI ZAT AKTIF Indriaty, Sulistiorini; Ine Suharyani; Nur Rahmi Hidayati; Yayan Rizikiyan; Nina Karlina; Desy Wulan Dari
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v5i2.1680

Abstract

Body scrub adalah sediaan farmasi dalam bentuk produk perawatan kulit berbutir kasar. Beras ketan hitam dan sari buah labu kuning dapat dimanfaatkan sebagai zat aktif pada sediaan body scrub, karena beras ketan hitam dan sari labu kuning mengandung komponen antioksidan yaitu beta karoten dan vitamin C, yang membantu menjaga kesehatan kulit dan membantu kulit nampak lebih cerah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakan beras ketan hitam konsentrasi 7% dan sari labu kuning konsentrasi 10%, 15% dan 20% dapat diformulasikan sebagai krim body scrub dan bagaimana hasil evaluasi sediaan tersebut. Krim body scrub beras ketan hitam konsentrasi 7% dan sari labu kuning di buat menjadi tiga formula dengan variasi konsentrasi sari labu kuning formula I 10%, formula II 15% dan formula III 20% pengamatan dilakukan pada hari ke-0, dengan parameter pengujian meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar dan uji tipe emulsi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa formula I berwarna krem, formula II berwarna coklat dan formula III berwarna coklat tua, untuk pH formula I yaitu 6,84, formula II yaitu 6,87, formula III yaitu 6,88. Daya sebar semistiff karna kurang dari <5. Sehingga dapat disimpulkan bahwa beras ketan hitam konsentrasi 7% dan sari labu kuning konsentrasi 10%, 15%, dan 20% dapat diformulasikan sebagai krim body scrub dengan formula tersebut dan hasil evaluasi sediaan body scrub beras ketan hitam dan sari labu kuning dengan variasi konsentrasi sari labu kuning 10%, 15%, dan 20% serta konsentrasi beras ketan hitam 7% dilihat dari uji organoleptis, uji homogenitas, uji daya sebar dan uji tipe krim menunjukkan hasil bahwa sediaan basis dan formula body scrub memenuhi persyaratan evaluasi sediaan yang baik. Kata kunci : Beras ketan hitam, sari labu kuning, body scrub.
ANALISIS INTERAKSI OBAT PADA PASIEN COVID-19 DENGAN PENYAKIT STROKE DI INSTALASI RAWAT INAP RSD GUNUNG JATI CIREBON Rizki Nurbaeti; Nur Rahmi Hidayati; Trisna Lestari; Sulistiorini Indriaty; Nina Karlina; Lela Sulastri; Yayan Rizikiyan
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v5i2.1681

Abstract

Interaksi obat covid-19 dengan penyakit stroke harus mendapatkan perhatian khusus karena pasien membutuhkan berbagai macam obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien, potensi interaksi obat, tingkat keparahan interaksi obat, gambaran jenis obat dan jumlah obat yang berinteraksi, serta hubungan antara karakteristik pasien dengan interaksi obat pada pasien. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel dalam penelitian ini adalah rekam medik pasien terdiagnosa covid-19 dengan penyakit stroke yang memenuhi kriteria inklusi. Terdapat 71 pasien terdiagnosa covid-19 dengan penyakit stroke, sebanyak 43 pasien berpotensi interaksi obat, karakteristik pasien paling banyak dialami oleh perempuan (63,38%), berdasarkan usia 45-59 tahun (33,80%), dan tingkat keparahan tahapan Monitor ketat (61,73%). Obat yang paling banyak interaksi yaitu aspirin + vitamin C (5,56%). Hubungan jumlah obat yang digunakan dan yaitu pasien dengan jumlah obat >5 obat lebih banyak terjadi interaksi sebesar (52,11%). Pasien terdiagnosa covid-19 dengan penyakit stroke beresiko tinggi mengalami interaksi obat karena adanya penyakit penyerta pada pasien sehingga terapi obat lebih banyak. Kata kunci: interaksi obat, covid-19, stroke, rekam medik
Pelatihan dan Penyusunan Peraturan Desa (Perdes) Bagi Perangkat Desa di Desa Pasirmulya Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung Satia Muharam, Riki; Rusli, Budiman; Karlina, Nina; Candradewini, Candradewini; Sukarno, Dedi
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2024): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/mzf20t68

Abstract

Peraturan Desa (Perdes) disahkan oleh Kepala Desa setelah proses pembahasan dan kesepakatan dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai landasan hukum dalam pengelolaan pemerintahan dan pembangunan desa. Penetapan Perdes merupakan realisasi dari wewenang desa yang sesuai dengan regulasi yang lebih tinggi, memastikan Perdes selaras dengan peraturan di tingkat nasional dan tidak merugikan kepentingan umum. Namun, banyak perangkat desa dan masyarakat belum memiliki pemahaman yang cukup mengenai aspek hukum ini, yang dapat mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan Undang-Undang Desa dan berpotensi menimbulkan konflik hukum. Pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan Perdes bertujuan agar perangkat desa memahami standar penyusunan regulasi desa, baik dari aspek filosofis, sosiologis, maupun yuridis. Metode pelatihan dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) dan sesi tanya jawab, yang memungkinkan diskusi mendalam tentang pembuatan Perdes, peraturan kepala desa, dan regulasi lain yang relevan. Dari kegiatan ini, perangkat desa memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis maupun teoritis dalam peraturan desa, membantu perangkat desa menyusun regulasi yang efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.
OPTIMALISASI PENGETAHUAN DAN PRAKTIK TANAMAN OBAT KELUARGA DI SDN 1 PEGAGAN CIREBON Karlina, Nina; Iin Indawati; Arwanto; Ani Fathonah; Elsa Safitri; Nadya Aulia Rahmah; Firda Rahmawati; Luthfiah Khairunnisa; Umi Fatchyatul Wahidah; Dea Martelinda; Angellin Sephia Wulandari; Evi Sinta
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v4i4.1646

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, memiliki potensi besar dalam pengembangan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai solusi kesehatan alami. Namun, pengetahuan masyarakat tentang TOGA masih terbatas, terutama di kalangan anak-anak sekolah dasar. Program ini dilaksanakan di SDN 1 Pegagan untuk meningkatkan pengetahuan siswa melalui penyuluhan teori dan praktik penanaman TOGA menggunakan polybag di taman sekolah. Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar siswa memiliki pemahaman yang rendah, dengan nilai rata-rata 60. Setelah program dilaksanakan, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 87% siswa berhasil mencapai nilai sempurna 100. Selain itu, selama praktik seluruh siswa berpartisipasi aktif, menunjukkan antusiasme tinggi dalam penanaman. Program dapat memberikan hasil yang optimal dan meningkatkan pemahaman teoritis siswa, membekali mereka dengan keterampilan praktis dalam bercocok tanam, sehingga diharapkan dapat mengaplikasikan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci : Tanaman Obat Keluarga, Pegagan, penyuluhan
Co-Authors Aan Kunaedi Agustian, Angga Ahmad Sahid, Toto Ahmad Yani Ajeng Antania Putri Amanda Savira Amin Ibrahim Andriansyah, Rizaldi Tri Anestian Rimpaka Angelica, Laura Angellin Sephia Wulandari Ani Fathonah Anisa Tarliyah Annisa Athusholihah Ari Yandi Hidayat Arif Rahman Arif Rahman Arwanto Asep Kartiwa Ashari, Ari Budiman Rusli Candradewini Candradewini Cantika, Citra Dhea Damu, Rheghy Pramudya Darto Darto Dea Martelinda Dedi Sukarno Deni Firmansyah Desy Wulan Dari Dewi Roro Arum Husnul Chotimah Didi Rohadi Didin Ahidin Didin Muhafidin Efa Ida Amaliyah Elis Setiawati, Elis Elisa Susanti Elsa Safitri Entang Adhi Muhtar Entang Adhi Muhtar Entang Adhy Muhtar Eva Novita Evi Sinta Fadhillah, Zakie Falah, Rais Muhamad Farras Fakhirah T Febriana Eureka Halim Firda Rahmawati Gianto, Vinie Regina Putri Haidar, Hilal Hanna Christabella Situmorang Heru Nurasa Hidayat, Salsabila Aulia Hilman Abdul Halim Hulu, Petra Saprialdi Ida Widianingsih IIN INDAWATI Ira Irawati Irawati, R. Ira Islamiyyah Nur Aini Ohorella Jafar Izzudin Jawan, Jayum Anak Khulfiah, Ade Ayu Khurniawan, Agus Kudus, Imanudin Lela Sulastri, Lela Lesmana Rian Andhika, Lesmana Rian Luthfiah Khairunnisa M Haasyir Almaahi M. A Raynanda M.D. Enjat Munajat Maulana, Naufal Bahri Mudiyati Rahmatunnisa Mudiyati Rahmatunnissa Muhammad Furqon Azizi Muhammad Husein Maruapey Muhammad Irfan Maulana Muhammad Yusuf Muharam, Riki Satia Muhlis Madani, Muhlis Muhtar, Entang Adhy Nadya Anggiani Rahmawati Nadya Aulia Rahmah Nandhita Putri Cipta Harsoyo Neneng Weti Isnawaty Nunung Runiawati, Nunung Nur Rahmi Hidayati, Nur Rahmi Pandiangan, Freddy Pradita Putri Suratman Rahman Mulyawan Rahmatunnissa, Mudiyati Ramadhan Pancasilawan Rendi Karyadi Riki Satia Muharam Rita Myrna Riyoldi Riyoldi Riyoldi Rizki Nurbaeti Rosyidah Halim, Ima Safitri, Amanda Satia Muharam, Riki Sawitri Budi Utami Septiyati, Tri Putri Setyadharma, Ichsan Setyaningsih, Indah Sinta Ningrum Siti Nurhuda Soni W. Ramadhan Sri Rezeky Indiani Husnita Suharyani, Ine Sulistiorini Indriaty Syntia Meida Nur’aini Tomi Trisna Lestari Umi Fatchyatul Wahidah Utami, Mima Eliestya Vivi Oktarina Wulandari, Ervina Yadi Supriyadi Yayan Rizikiyan Zam Zam, Muhammad Yani Zamzam, Muhammad Yani