p-Index From 2021 - 2026
12.677
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Buletin Udayana Mengabdi E-Jurnal Medika Udayana Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia AL KAUNIYAH Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Molecular and Cellular Biomedical Sciences (MCBS) Qanun Medika - Medical Journal Faculty of Medicine Muhammadiyah Surabaya Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Media Ilmu Kesehatan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Jurnal Bidan Komunitas ISM (Intisari Sains Medis) : Jurnal Kedokteran Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Abdi Insani Science Midwifery Jurnal Peduli Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Bali Membangun Bali Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Jurnal Impresi Indonesia Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal Of Human And Education (JAHE) Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Aesculapius Medical Journal Warmadewa Minesterium Medical Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia World Psychology Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Asian Journal of Healthcare Analytics Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Community Services Journal (CSJ) Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Indonesian Journal of Pharmacology and Therapy Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN KELUARGA BINAAN DESA BAYUNG GEDE, KINTAMANI DALAM PENCEGAHAN STUNTING Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Pandit, I Gde Suranaya; Cahyawati, Putu Nita; Aryastuti, Anak Agung Sri Agung; Lestarini, Asri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29874

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi terhambatnya pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi kronis. Pendampingan Keluarga merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah stunting. Program ini dilakukan di Desa Bayung Gede, Kintamani yang merupakan salah satu desa lokus Stunting di Bali. Program ini diawali dengan pelatihan pendamping keluarga dan dilanjutkan dengan pendampingan kepada keluarga binaan selama 6 bulan. Satu kelompok mahasiswa mendampingi satu keluarga binaan. Evaluasi peningkatan pemahaman keluarga dilakukan melalui pretest dan posttest. Program dijalankan pada bulan September 2023 hingga Januari 2024 dengan sasaran 5 keluarga binaan di Desa Bayung Gede, Kintamani. Sebagian besar anak dalam keluarga binaan memiliki status gizi pendek berdasarkan tinggi badan per umur. Bentuk pendampingan keluarga yang diberikan meliputi identifikasi dan penyelesaian masalah, pemantauan status gizi, dan edukasi kesehatan terkait stunting. Program dikatakan berhasil karena mampu meningkatkan pemahaman keluarga dengan seluruh peserta berhasil mendapatkan nilai lebih dari 70 pada posttest. Untuk meningkatkan efektivitas program, ke depan diperlukan pelatihan yang berkelanjutan terhadap pendamping serta kolaborasi lintas sektor yaitu pemberi layanan kesehatan dan pendidikan.
Pemberdayaan Kader dalam Pencegahan IMS dan HIV/AIDS pada Pedagang Perempuan di Kota Denpasar Pradnyawati, Luh Gede; Cahyawati, Putu Nita; Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 4 No. 2 (2020): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.34 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v4i2.1376

Abstract

ABSTRAKMasalah IMS (Infeksi Menular Seksual) saat ini meningkat di negara maju maupun di negaraberkembang. IMS dan HIV/AIDS merupakan satu kelompok penyakit yang penularannyaterutama melalui hubungan seksual. Selain pada kelompok populasi berisiko tinggi, populasiberisiko rendah seperti para pedagang perempuan di pasar juga rentan terkena IMS danHIV/AIDS. Salah satu tempat di Bali yang interaksi masyarakatnya tinggi adalah pasar, dimanapopulasi masyarakatnya tergolong kelompok risiko rendah. Dari hasil wawancara dengan kaderdidapatkan beberapa permasalahan terkait program pencegahan IMS dan HIV/AIDS adalahminimalnya informasi yang didapatkan kader serta rendahnya pengetahuan kader tentangpencegahan IMS dan HIV/AIDS di Pasar Badung Kota Denpasar. Dari hal tersebutpemberdayaan perempuan di Pasar Badung Kota Denpasar sangat diperlukan untuk pencegahanIMS dan HIV/AIDS dimana jumlah kader yang diberdayakan adalah sejumlah 5 orang. Metodeyang digunakan adalah metode dialog interaktif, pelatihan dan pendampingan untukmeningkatkan pengetahuan mitra tentang pencegahan IMS dan HIV/AIDS. Secara umum,program ini dapat dikatakan berhasil karena sudah mencapai indikator-indikator yangditentukan yaitu meningkatnya jumlah pedagang perempuan yang berkunjung ke klinikkesehatan reproduksi di Pasar Badung. Kegiatan “peer” yang dilakukan oleh kader sudahberjalan di kalangan pedagang perempuan. Saran yang dapat disampaikan adalah agar parakader dapat menjadi ujung tombak keberlanjutan program pencegahan IMS dan HIV/AIDSsecara berkesinambungan di wilayah masing-masing sehingga dapat memberdayakan parapedagang yang ada di Pasar Badung Kota Denpasar untuk menurunkan masalah IMS danHIV/AIDS.Kata kunci : pemberdayaan, perempuan, IMS, HIV/AIDS, pasar, DenpasarABSTRACTProblem of STIs (sexually transmitted infections) is currently increasing in developed anddeveloping countries. STIs and HIV/AIDS are a group of diseases which are transmitted mainlythrough sexual contact. In addition to high-risk population groups, low-risk population groupssuch as women traders in the market are also vulnerable to STIs and HIV/AIDS. One of theplaces in Bali where high community interaction takes place is the market, where the populationis classified as a low risk group. From interviews with trainers, several problems related to STIand HIV/AIDS prevention programs were found, one of them was the minimum informationobtained by the cadres and their low level of knowledge related to STI and HIV/AIDSprevention in Pasar Badung of Denpasar City. Based on the facts, empowering women tradersin this location is highly necessary to prevent the STIs and HIV/AIDS. There were 5 cadresempowered. The method used were an interactive dialogue, training and mentoring method toincrease partners’ knowledge of STI prevention and HIV / AIDS. In general, this program issaid to be successful due to the ability reach the prescribed indicators, which is the increasingnumber of female traders visiting reproductive health clinics in the Pasar Badung. “Peering”activities carried out by cadres are already conducted among women traders. It isrecommended that cadres are the most important role to carry out STI and HIV/AIDS prevention programs in a sustainable manner in their respective regions, therefore they can empower traders such as the case in the Pasar Badung of Denpasar City to reduce the problem of STIs and HIV/AIDS.Keywords: empowerment, women, STIs, HIV/AIDS, market, Denpasar
Community Empowerment for Vector Control of Dengue Hemorrhagic Fever: Pemberdayaan Masyarakat untuk Pengendalian Vektor Penyakit Demam Berdarah Dengue Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Cahyawati, Putu Nita; Pandit, I Gede Suranaya; Lestarini, Asri; Aryastuti, Anak Agung Sri Agung
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1871

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is still a health problem in Indonesia, including in Bali. Dengue therapy has not been optimal so far, so that prevention efforts are an effective step in dealing with DHF cases. All of these community service activities were aimed to increase the knowledge and awareness of community living in densely populated settlements in the prevention and control of DHF vectors. The activities carried out included counseling through the media posters regarding DHF and its prevention as well as distribution of mosquito repellent plants to be planted in the yards of each activity participant's house. The activity took place from June to July 2023 and was attended by 35 activity participants. From the analysis of the pretest-posttest scores, this activity succeeded in significantly increasing the knowledge of the activity participants. This activity is expected to be a real implementation of dengue prevention in densely populated residential areas. Abstrak Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, termasuk di Bali. Terapi dengue hingga saat ini belum optimal, sehingga upaya pencegahan menjadi salah satu langkah efektif dalam penanggulangan kasus DBD. Seluruh kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran komunitas Sadar Sehat yang tinggal di pemukiman padat penduduk dalam pencegahan dan pengendalian vektor penyakit DBD. Kegiatan yang diselenggarakan meliputi penyuluhan melalui media poster mengenai DBD dan pencegahannya serta pembagian tanaman pengusir nyamuk untuk ditanam di pekarangan rumah masing-masing peserta kegiatan. Kegiatan berlangsung dari bulan Juni hingga Juli 2023 dan diikuti oleh 35 peserta kegiatan. Dari analisis nilai pretest-posttest kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta kegiatan secara signifikan. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi implementasi nyata dalam penanggulangan DBD di kawasan pemukiman padat penduduk.
Aktivitas Antioksidan pada Ekstrak Limbah Kulit, Biji, dan Ampas Jeruk Siam Kintamani (Citrus nobilis et reticulata) dengan Pelarut Metanol Ni Kadek Novia Puspita Dewi; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; Desak Putu Citra Udiyani; Putu Nita Cahyawati; Ni Wayan Erly Sintya Dewi
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol. 8 No. 5 (2025): Bioedusains: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/2erqy756

Abstract

This study aims to analyze the antioxidant activity of waste extracts from the peel, seeds, and pulp of Kintamani tangerines and to implement a practical approach to by-product management based on a zero-waste system. The method used is a pure experimental study with a post-test only design. Extraction was carried out through repeated maceration using methanol as a solvent. Antioxidant activity was tested using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) method and analyzed with a UV-Vis spectrophotometer at a wavelength of 517 nm. The results showed that the peel extract of Kintamani tangerines could fade the purple color of the DPPH solution, whereas the seed and pulp extracts did not show a significant change. The IC50 values were 136.17 ppm for the peel extract, 6727.86 ppm for the seed extract, and 497.57 ppm for the pulp extract. In conclusion, the peel extract of Kintamani  tangerines exhibited the highest antioxidant activity among the three extracts, categorized as moderate based on Blois' classification.   Keywords: Antioxidant Activity, Pulp, Kintamani Tangerine, Seed, DPPH, Peel
Identifikasi Computer Vision Syndrome (Cvs) pada Pegawai Kantor Pemerintahan Kuta Utara, Bali I Komang Satriya Wibawa; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; Ni Wayan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44531

Abstract

Computer Vision Syndrome atau CVS merupakan sekumpulan gejala pada mata dan leher yang disebabkan oleh penggunaan komputer atau layar monitor berlebihan. Penelitian terdahulu menunjukkan hampir 60 juta orang menderita CVS dan 1 juta kasus baru terjadi setiap tahun. Penelitian ini didesain untuk mengidentifikasi keluhan CVS pada pegawai kantor pemerintah. Penelitian akan dilakukan di Kantor Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung-Bali. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain Cross-Sectional. Desain penelitian ini bertujuan untuk dapat mendeskripsikan hasil identifikasi keluhan CVS pada pegawai di Kantor Desa Tibubeneng. Pengumpulan data dilakukan melalui prosedur wawancara menggunakan kuesioner kemudian dilakukan analisa univariate untuk mendeskripsikan distribusi frekuensi dan persentase dari masing-masing variabel. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 orang berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar responden penelitian yaitu pegawai kantor pemerintahan di Desa Tibubeneng Kuta Utara memiliki Computer Vision Syndrome dengan prevalensi sebesar 57,5%. Gejala astenopia terbanyak adalah mata lelah (90,9%). Mata berair merupakan gejala permukaan okuler tertinggi (54,5%). Sebagian besar responden mengeluhkan gejala visual berupa penglihatan kabur (42,4%). Manifestasi gejala ekstraokuler seperti nyeri punggung dan nyeri Pundak/bahu memiliki persentase yang sama yaitu 50%. Hasil penelitian mendorong adanya sosialisasi penggunaan kacamata anti radiasi serta penerapan duduk ergonomis bagi pegawai yang senantiasa bekerja dengan komputer.
Aktivitas Larvasida Eco-Enzyme Berbasis Limbah Kulit Jeruk Siam (Citrus nobilis) Dwiyami, Made Indriyani; Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Sintya, Erly; Lestarini, Asri; Pandit, I Gde Suranaya
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia Vol 25, No 1 (2026): Februari 2026 (In process)
Publisher : Master Program of Environmental Health, Faculty of Public Health, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkli.77435

Abstract

Latar belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) termasuk dalam masalah kesehatan kompleks dengan angka kematian yang tinggi. Penatalaksanaan yang adekuat hingga saat ini belum optimal, sehingga modalitas yang tersisa adalah pencegahan. Namun program pencegahan konvensional melalui gerakan 3M+ termasuk penggunaan larvasida konvensional belum sepenuhnya efektif menekan kejadian DBD. Salah satu alternatif yang potensial adalah pemanfaatan larvasida berbahan limbah organik yaitu eco-enzyme. Riset ini memiliki tujuan untuk menganalisis potensi aktivitas larvasida dari eco-enzyme berbasis limbah kulit jeruk siam.Metode: Metode eksperimental berbasis post-test only controlled group dengan subjek penelitian berupa larva Aedes aegypti instar III yang masih bergerak aktif. Larva instar I dan II, larva mati, serta larva yang sudah berubah menjadi pupa dieksklusi. Uji larvasida dilakukan pada empat kelompok perlakuan dengan konsentrasi eco-enzyme sebesar 1,5%, 3%, 9%, dan 27%, serta satu kelompok kontrol tanpa pemberian eco-enzyme. Analisis dilakukan dengan menghitung jumlah larva yang hidup dan mati. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal Walis jika data tidak terdistribusi normal, kemudian dilanjutkan dengan analisis Probit untuk menentukan efektivitas larvasida.Hasil: Semakin tinggi konsentrasi eco-enzyme limbah kulit jeruk siam, maka angka mortalitas larva Aedes aegypti juga makin tinggi. Konsentrasi tertinggi yang diberikan adalah 27 % dengan hasil kematian total larva Aedes aegypti sebanyak 60 larva (100%). Sebaliknya, pada konsentrasi 1,5%, tidak ditemukan kematian larva (0%). Pada kelompok kontrol tanpa pemberian eco-enzyme juga tidak terdapat kematian larva Aedes aegypti. Uji analisis menemukan bahwa setiap konsentrasi perlakuan terhadap larva Aedes aegypti memiliki efek yang signifikan (P<0,05), dengan nilai LC50 sebesar 6,77 % dan LC99 adalah 13,72 %. Simpulan:  Eco-enzyme dengan bahan dasar limbah kulit jeruk siam memiliki potensi aktivitas larvasida untuk larva Aedes aegypti. ABSTRACT Title: Larvicide Activity of Eco-enzyme Derived From Siamese Orange Peel Waste (Citrus nobilis)Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a complex health problem with a high mortality rate. Adequate management has not been optimal to date, so the remaining modality is prevention. However, conventional prevention programs through the 3M+ movement, including the use of conventional larvicides, have not been fully effective in suppressing the incidence of dengue fever. One potential alternative is the use of organic waste-based larvicides, namely eco-enzymes. This research aims to analyze the potential larvicidal activity of eco-enzymes made from Siamese orange peel waste.Method: This study employed an experimental method with a post-test only controlled group design. The research subjects were actively moving Aedes aegypti larvae at the third instar stage. Larvae at instar I and II, dead larvae, and larvae that had developed into pupae were excluded. The larvicidal test was conducted on four treatment groups with eco-enzyme concentrations of 1.5%, 3%, 9%, and 27% as well as one control group without eco-enzyme exposure. Analysis was carried out by counting number of live and dead larvae. Data were analyzed using Kruskal Wallis if not normally distributed, followed by Probit analysis to determine larvicidal effectiveness. Result: The higher the concentration of eco-enzyme from Siamese orange peel waste, the higher the mortality rate of Aedes aegypti larvae. The highest concentration administered was 27%, resulting in a total of 60 dead Aedes aegypti larvae (100%). Conversely, at a concentration of 1.5%, no larval deaths were observed (0%). In the control group without eco-enzyme administration, there were also no deaths of Aedes aegypti larvae. The analysis test found that each treatment concentration against Aedes aegypti larvae had a significant effect (P<0.05), with an LC50 value of 6.77% and an LC99 value of 13.72%..Conclusion: Eco-enzyme derived from Siamese orange peel waste (Citrus nobilis) has potential larvicidal activity against Aedes aegypti larvae.
The Urgency of Free Health Service Policy in Increasing Indonesia's Human Development Index Aceng Ali Awaludin; Restu Widyo Sasongko; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; Heppi Syofya; Untung Gunawan
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 5 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i5.8111

Abstract

This study is a qualitative study with a descriptive approach, namely an approach that details one by one using descriptive text on each main topic used in this article, including Health, Human Development Index, and Free Health Check Policy. The data used in this study are secondary data that researchers obtain from second sources or indirect sources. Although obtained from indirect sources, researchers still select the research sources obtained and it can be ensured that the sources used by researchers are reliable. The research sources used in this study include books, scientific articles, magazines, and various other sources used in each study. The data obtained were analyzed by the stages of data collection, data reduction, data selection, and drawing conclusions.
Urgency of BPJS Policy Specifically for Farmers in Improving Farmer Welfare in Indonesia Rabith Madah Khulaili Harsya; Bunga Mardhotillah; Erlita Khrisinta Dewi; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; Hotnida Nainggolan
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 11 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i11.10350

Abstract

This research is qualitative with a descriptive approach. The data used in this study are secondary data obtained by the researcher from indirect sources such as books, scientific articles, magazines, and so on. The data obtained were analyzed through the stages of data collection, data reduction, data selection, and conclusion drawing. The conclusion in this article show that the implementation of BPJS or health insurance for farmers has a very urgent meaning for the welfare explained in several previous paragraphs, namely related to economic sovereignty, peace, and happiness. With BPJS or health insurance for farmers, it can anticipate unexpected expenses related to farmers' health. Farmers can feel safer and happier, and can focus more on business development, increasing income, and improving product creativity. Thus, the researcher concludes, the implementation of BPJS specifically for farmers has a very close urgency in creating farmer welfare.
Pemberdayaan Kader Posyandu di Desa Bayung-Gede Bangli dalam Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Makanan Bergizi Seimbang Anak Agung Sri Agung Aryastuti; Desak Putu Citra Udiyani; Putu Ayunda Trisnia; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.3.3.2024.252-256

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan linier yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan yang tidak sesuai dengan usia. Anak yang menderita stunting mungkin tidak dapat mencapai potensi genetik dan kesehatan mereka yang ideal. Salah satu faktor yang menyebabkan stunting adalah pemberian makanan bayi dan anak yang tidak memenuhi kebutuhan nutrisi. Pola pengasuhan, keragaman dalam pemberian makanan, dan pengetahuan ibu atau pengasuh tentang makanan dengan gizi seimbang adalah faktor lain yang berkontribusi pada masalah ini. Data di Kabupaten Bangli menunjukkan angka stunting pada balita di Desa Bayung Gede Kecamatan Kintamani-Bangli pada tahun 2022 masih cukup tinggi. Dari data hasil pengukuran angka kecukupan gizi diketahui bahwa asupan protein pada anak balita stunting di Desa Bayung Gede jauh di bawah angka kecukupan gizi anak seusianya. Berdasarkan analisis situasi tersebut maka dilaksanakan kegiatan penyuluhan dan pelatihan kader Posyandu Desa Bayung Gede-Kintamani tentang praktik pemberian makanan bayi dan anak (PMBA) dengan gizi seimbang. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini telah meningkatkan pengetahuan peserta dari rata-rata skor pengetahuan 6,41 menjadi 8,91 (p<0.05) yang dilihat dari peningkatan nilai pre-test dan post-test. Dengan kegiatan ini kader diharapkan dapat memberikan contoh resep makanan dengan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari kepada ibu-ibu di Desa Bayung Gede-Kintamani. Dalam kegiatan ini juga diberikan paket ayam buras serta demplot kepada keluarga balita yang memerlukan sehingga diharapkan keluarga balita tersebut dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara mandiri terutama asupan proteinnya. Kata Kunci: gizi seimbang, kader posyandu, PMBA, Bayung Gede
EDUKASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI PASAR IKAN KEDONGANAN, BALI Putu Nita Cahyawati (Scopus ID: 57203956416); Pande Ayu Naya Kasih; Anak Agung Sri Agung Aryastuti; Desak Putu Citra Udiyani; I Gde Suranaya Pandit
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.6.2.2022.53-59

Abstract

Pasar tradisional merupakan salah satu pilar perekonomian daerah di Indonesia. Salah satu pasar tradisional di Bali adalah Pasar Ikan Kedonganan. Lokasinya yang strategis memungkinkan pasar ini dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun internasional. Pedagang pasar tradisional merupakan kelompok masayarakat yang sangat rentan mengalamai risiko kesehatan dan keselamatan kerja khususnya selama pandemi Covid-19. Hal ini dikarenakan jarak fisik antara pedagang dan pembeli yang sangat dekat, ruang kerja terbatas, penggunaan alat pelindung diri yang minim, serta kebersihan yang buruk. Kurangnya informasi kesehatan dan perkembangan kesehatan kerja pada sektor informal ini merupakan salah satu pemicu terjadinya permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian pada kelompok pedagang di Pasar Ikan Kedonganan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mitra tentang kesehatan dan keselamatan kerja. Kegiatan diawali oleh diskusi, penyuluhan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menemukan bahwa partisipasi mitra selama kegiatan sangat baik (100%). Kegiatan penyuluhan juga dapat meningkatan pengetahuan mitra. Hal ini dinilai berdasarkan hasil nilai pretest dan posttest. Nilai pretest sebelum kegiatan adalah 18,82 dan nilai posttest pada akhir kegiatan yaitu 40. Peningkatan pengetahuan mencapai 2 kali lipat dari nilai awal namun belum mencapai nilai 70. Kesimpulan yang diperoleh antara lain pelaksanaan kegiatan telah berlangsung dengan baik sesuai dengan rencana. Terdapat peningkatan nilai prettest dan posttest dari 18,82 poin pada awal kegiatan menjadi 40 poin pada akhir kegiatan. Walaupun demikian, diperlukan upaya berkesinambungan dalam mendampingi mitra dalam penerapan edukasi yang telah diberikan.
Co-Authors Aceng Ali Awaludin Agus Santosa Anak Agung Gede Budhitresna, Anak Agung Gede Anak Agung Gede Raka Gunawarman Anak Agung Istri Kaila Kirtaniya Anak Agung Raka Budayasa Anak Agung Sri Agung Aryastut Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anny Eka Pratiwi Apriliasari, Komang Vitri Apriliasari Aryastuti , Anak Agung Sri Agung Asri Lestarini Asri Lestarini Asri Lestarini Asri Lestarini Asri Lestarini Bayuningrat I Gusti Ngurah Made Bunga Mardhotillah Cahyawati , Putu Nita Cahyawati, Putu Nita Cokorda Agung Prasetya Dwipayana D. Wijaya Dariraditya Pemayun, Tjokorda Gde Agung Deivita, Yan Desak Putu Citra Udiyani Desak Putu Citra Udiyani Dewa Ngakan Gede Sathyananda Wacika Dewi, Erly Sintya Dewi, Ni Kadek Evi Komala Dewi, Ni Wayan Erly Sintya Dewvi, Putu Ayu Savitri Didik Cahyono Dwiyami, Made Indriyani Eka Ariawan Suyasa Erlita Khrisinta Dewi Gde Candra Yogiswara Gede Budhitresna, Anak Agung Gunawan, Untung Gusti Ayu Putu Ratna Wati Heppi Syofya, Heppi Hotnida Nainggolan I Gde Suranaya Pandit I Gde Suranaya Pandit I Gede Suranaya Pandit I Gede Suranaya Pandit I Gede Suranaya Pandit I Gusti Agung Made Adnyana Putra I Gusti Ngurah Kezawa Arisurya I Ketut Irianto I Komang Satriya Wibawa I Made Wandia, I Made I Made Wira Supanji I Nengah Suaria I Putu Gede Eka Ariawan Suyasa, I Putu Gede Eka Ariawan I Putu Jaya Suputra I Putu Rustama Putra I Putu Wirasatya Eka Putra I Wayan Eka Arsana I Wayan Putu Sutirta Yasa I Wayan Sudiarta I Wayan Sumardika I Wayan Wesna Astara Ian Astarina Mas'ud Imam Jayanto Ivan Permana Putra Kobayashi, Riko Komang Vitri Apriliasari Apriliasari Lestarini, Asri Lim, Sofia Luh Gde Evayanti Luh Gede Pradnyawati Luh Gede Sri Yenny Made Indra Wijaya MADE RATNA SARASWATI . Maidelwita, Yani Meilla Ayu Suryaningsih Ni Kadek Inka Widyasastrawati Ni Kadek Novia Puspita Dewi Ni Ketut Witri Cahyani Ni Luh Anik Puspa Ningsih Ni Luh Putu Eka Kartika Sari Ni Made Wenny Novtana Dharma Putra Ni Nyoman Yuni Wiastri Ni Putu Indah Kusumadewi Riandra Ni Wayan Ni Wayan Diana Ekayani Ni Wayan Erly Sintya Dewi Ni Wayan Erly Sintya Dewi Ni Wayan Rusni Ni wayan Sedani, Ni wayan Ni Wayan Widhidewi Ningsih, Ni Luh Anik Puspa Nirmalasari, Ni Kadek Diah Ayu Nita Cahyawati, Putu Pandit I Gde Suranaya Parameswara, A A Gde Agung Paramitha, I Gusti Ayu Mas Diah Pebrianti, Kadek Tari Pradnyawati, Luh Gede Prima Dewi Kusumawati Pt Amelia Agustini Siadja Pt Amelia Agustini Siadja Putra, I Putu Rustama Putra, Made Rangga Dwinanta Putu Nita Cahyawati Putu Nita Cahyawati Putu Nita Cahyawati Putu Nita Cahyawati Putu Nita Cahyawati Rabith Madah Khulaili Harsya Ratna Juwita Ratna Juwita, Dewa Ayu Putu Restu Widyo Sasongko Ruspita Sari, Ni Ketut Adelia Sari, Made Harlina Purnama Sari, Ni Luh Putu Eka Kartika Sintya, Erly Sri Agung Aryastuti Sri Agung Aryastuti, Anak Agung Sri Agung Aryatuti Suarni, Ertati Sudiadewi, Ni Putu Eka Sumadewi, Komang Trisna Sunariasih, Ni Nyoman Suyasa, Eka Ariawan Suyasning Hastiko Indonesiani Tan, Ethan Tanjung Subrata Tjokorda Gde Agung Dariraditya Pemayun Trisnia, Putu Ayunda Udiyani , Desak Putu Citra Udiyani, Desak Putu Citra Utami, Cahyaning Rini Wacika, Dewa Ngakan Gede Sathyananda Wardana, Made Kusuma Wesna Astara, I W2 Widya Lusi Arisona Wijaya, D. Winarningsih, Rahayu Arum Wirajaya, Anak Agung Ngurah Mayun Wirajaya, Anak Agung Ngurah Mayun Yamamoto, Sota Yogiswara, Gde Candra Yoni, Putu Diah Paramitha Dwi Zulfayeni Zulfayeni